P. 1
Analisis Jurnal Ke 8

Analisis Jurnal Ke 8

|Views: 15|Likes:
Published by Ervina Witriana

More info:

Published by: Ervina Witriana on Nov 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/09/2013

pdf

text

original

ANALISIS JABATAN Ervina Witriana Putri 1511410034

ANALISIS JURNAL Pengaruh Perencanaan Strategis dan Pengembangan Organisasi Terhadap Perencanaan Sumberdaya Manusia (Kasus Pada Sekertariat Daerah Indragiri Kabupaten Hilir) Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Pergeseran peran pemerintah yang asalnya mengurus dan melaksanakan sekarang hanya sebagai motivator, dinamisator dan fasilitator belaka. Karena itu diharapkan dapat terjalin hubungan yang harmonis antara masyarakat dan aparat pemerintah dalam pembangunan. Pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia pada dasarnya sebagai perubahan paradigma dari sentralistik ke desentralistik. Implemantasi otonomi daerah ialah memberikan kewenangan yang lebih luas kepada daerah untuk mengatur rumah tangga sendiri dalam pemanfaatan berbagai sumber daya yang dimiliki termasuk memberdayakan masyarakat. Suatu pemerintahan pasti memilliki visi dan misi, dan perencanaan strategis yang efektif diperlukan untuk membantu memastikan bahwa strategi yang digunakan telah sesuai dengan kebutuhan organisasi. Perencanaan strategis diharapkan dapat membantu pemerintah kearah tujuan yang hendak dicapai baik pada masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Selain perancanaan strategis, pengembangan organisasi merupakan hal penting yang diperlukan bagi peningkatan adaptabilitas pemerintah daerah terhadap tututan dan kebutuhan lingkungan. Tanpa pengembangan organisassi setiap organisasi cenderung sulit untuk menyesuaikan diri dengan perubahan- perubahan yang terjadi.

Perencanaan dan pengembagan organisasi membawa tuntutan baru terhadap kebutuhan sumber daya manusia, terutama dalam menentukan jumal jenis aparatur yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi secara optimal. Upaya untuk menentukan sumberdaya manusia ini dapat dilakukan melalui perencanaan sumber daya manusia. Perencanaan sumberdaya sebagai suatu proses yang secara sistematis mengkaji keadaan sumber daya manusia untuk memastikan bahwa jumlah pegawai dengan ketrampilan yang tepat akan tersedia pada saat dibutuhkan. 1.2 Perumusan Masalah 1) Apakah perencanaan strategis berpengaruh terhadap perencanaan suber daya manusia? 2) Apakan pengembang organisasi berpengaruh terhadap perencanaan sumber daya manusia? 3) Apakan simultan perencanaan strategis dan pengembangan organisasi berpengaruh terhadap perencanaan sumber daya manusia? 1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perencanaan strategis, pengembangan organisasi dan perencanaan sumber daya aparatur pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. 1.4 1) 2) Manfaat Penelitian Sumbangan pemikiran dalam menyusun kebijakan kepegawaian Bahan informasi bagi pihak- pihak yang terkait dalam bidang kajian ini sebagai

bahan untuk kajian lebih lanjut tentang masalah yang sama.

TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Perencanaan sumber daya manusia

Nawawi (1999) member batasan perencanaan sumberdaya manusia adalah serangkaian kegiatan berkaita dengan peramalan kebutuhan tenaga kerja dimasa yang akan datang pada suatu organisasi, meliputi penyediaan tenaga kerja baru dan pendayagunaan yang sudah ada. Menurut saya pada dasarnya perencanaan sumber daya manusia merupakan proses mengantisipasi kondisi sumberdaya manusia melalui pembuatan estimasi tentang tenaga kerja yang dibutuhkan dimasa yang akan datang. 2.2 Perencanaan Strategis

Pada dasarnya perencanaan strategis banyak berkaitan dengan kebijaksanaan organisasi dan proses pengambilan keputusan. Keputusan disini merupakan keputusan strategis yaitu sarana- sarana untuk mencapai tujuan akhir, Keputusan ini mencakup ruang lingkup bisnis, produk dan pasar yang harus dilayani, fungsi yang harus dilaksanakan dan kebijakan untuk mengatur pelaksanaan keputusan demi mencapai sasaran (Jauch dan Willian, 1995). Dengan demikian, menurut saya perencanaan strategis merupakan langkah untuk mengoptimalkan seluruh aspek- aspek manajemen dalam organisasi dalam mencapai misi, sasaran dan tujuan yang encak dicapai. 2.2.1 Komponen dari perencanaan strtegis Menurut Gibson et al, (1987) komponen perencanaan strategis dari (1) Misi, (2) Sasaran dan (3) Strategi. Perencanaa strategis merupakan suatu langkah yang dirancang untuk mencapai hasil yang efektif denga mengoptimalkan seluruh aspekaspek manajemen dalam organisasi dengan berlandaskan kepada misi organisasi yang sudah ditetakan. Misi tersebut merupakan penjelasan dari alasan organisasi agar tujuan fundamental bertahan. Dengan menetapkan misi berarti organisasi menetapkan peraturan dasar terhadap pendekatan dalam pelaksanaan pemerintahan. Karena itu misi harus berfokus pada potensi sumberdaya manusia, perilaku terhadap kualitas pelayana, hubungan antar pegawai, serta perilaku terhadap publik. Setelah merumuskan misi, selanjutnya merumuskan sasaran- sasaran yang ingin dicapai oleh organisasi. Disini misi organisasi tersebut diterjemahkan menjadi sasaran- sasaran khusus, target- target dan rencana aksi secra spesifik dan terperinci agar dapat dilaksanakan pada semua tingkatan organisasi yang ada. Fokus utama dari penentuan sasaran organisasi adalah tindakan dan alokasi sumberdaya

organisasi dalam kegiata organisasi. Keberhasillan pencapaian sasaran organisasi sangat penting ditinjau untuk antisipasi keadaan yang akan datang, strategi akan memberikan arah dan dorongan kegiatan operasi pada para pelaksana kegiatan organisasi. Dengan demikian strategi akan dapat memberikan kesatuan pandang dalam melaksanakan tujuan dan saran yang telah ditetapkan. 2.3 Pengembangan Organisasi Beckhard dalam Indrawijaya (1989) mendefinisikan pengembangan organisasi adalah suatu upaya (1) yang terencana, (2) dalam lingkup ornganisasi, dan (3) dikelola dari atas, untuk (4) meningkatkan efektivitas dan kesehatan organisasi melalui (5) campur tangan yang dilaksanakan di dalam proses- proses organisasi dengan menggunakan ilmu perilaku. Pengembanga organisasi merupakan upaya yang dilakukan secara sadar dan berencana serta berkelanjutan. Dengan demikian, pengembangan organisasi adalah sebuah proses perubahan dan bukan hanya kegiatan yang hanya bersifatsesaat saja. Inisiatif pengembangan organisasi biasanya datang dari manajemen puncak atau paling tidk memperoleh dukungan dari atas. Tanpa adanya kondisi seperti ini, tiak mungkin ada perubahan secara terencana dan berkesinambungan.

Metode Penelitian 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Dilakukan du Sekertariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau pada bulan MeiJuli 2004. 3.2 Sasaran Kajia dan Teknik Sampling Sasaran kajian adalah aparatur Pemerintah pada sekertariat daerah Kabupaten Indragiri Hilir. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik stratified random sampling, dengan golongan ruang dijadikan data stratifikasi. 3.3 Data dan Sumber Data Data yang dikupulkan adalah data primer dan sekunder. Untuk mendapatkan data tersebut digunakan teknik angket dan wawancara dengan responden. Data sekunder diperoleh dari Sekertariat Daerah, Bawasda dan Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir.

3.4 Metode Pengolahan dan Analisis Data Vailiditas instrument menggunakan vailiditas internal yang berupa uji vailiditas dengan analisis butir pada masing- masing peubah. Setelah itu dilakukan pengujian reliabilitas. Selanjutnya kuesioner diuji dengan uji reiabilitas. Pengujian reliabilitas instrument dulakuan dengan internal consistency dengan teknik belah dua yang dianalisis dengan rumus Spearman Brown. Hasil Penelitian dan Pembahasan 4.1 Analisis Deskripif Peubah Kesimpulan dan Saran Kesimpulan : 1) Perencanaan strategis berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan sumber daya manusia. Secara deskriptif, ketiga dimensi perencanaan strategis yag meliputi misi, sasaran dan strategi mengandung makna positif, artinya respondenmenanggapi positif ketiga dimensi bagi kepentingan perencanaan sumberdaya manusia.
2) Pengembangan organisasi berpengaruh terhadap perencanaan sumber daya manusia.

Secara deskriptif pengembangan organisasi melalui dimensi- dimensinya memberikan kontribusi yang berarti bagi kepentingan perencanaan sumber daya manusia.
3) Perencanaan strategis dan pengembangan organisasi secara

bersama- sama juuga

berpengaruh terhadap perencanaan sumber daya manusia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->