1. Apa hubungan antara Bobot Badan, Tinggi dan Luas Permukaan tubuh ditinjau dari sisi Farmasi? 2.

Tuliskan cara menentukan Bobot badan seseorang sudah Ideal atau Tidak. 3. Apa yang dimaksud dengan Body Mass Index? 4. Apa kegunaan Luas Permukaan Tubuh bagi Farmasis? 5. Tuliskan minimal 10 Obat yang pemberian Dosisnya bergantung pada Luas Permukaan Tubuh. 6. Jelaskan Proses Pengaturan Suhu Tubuh

organ pa yg berhubungan dengan saraf otonom dan bmna prosesnya.

bmna proses impuls-impuls saraf
gambarkan sel saraf dengan funfsinya masing2

BOBOT BADAN, LUAS PERMUKAAN DAN SUHU TUBUH
Oleh : Sitti Amirah dan Irma Santi 1. Bobot badan dan luas permukaan tubuh Tujuan percobaan ini adalah untuk melihat relevansi bobot badan,usia dan luas permukaan tubuh terhadap perhitungan dosis Usia,bobot badan dan,luas permukaan tubuh dapat digunakan untuk menghitung dosis anak dari dosis dewasa. Bobot badan digunakan untuk menghitung dosis yang dinyatakan dalam mg/kgbb.akan tetapi perhitungan dosis anak dari dosis dewasa berdasarkan bobot badan saja, seringkali menghasilkan dosis anak yang terlalu kecil karena anak mempunyai laju metabolisme yang lebih tinggi sehingga per kg berat badannya seringkali membutuhkan dosis yang lebih tinggi daripada orang dewasa(kecuali pada neonatus). Luas permukaan tubuh lebih tepat untuk menghitung dosis anak karena banyak fenomena fisik lebih erat hubungannya dengan luas permukaan tubuh. . Menghitung dosis untuk anak-anak ada yang berdasarkan usia,bobot badan dan luas permukaan tubuh.

3964 x 0.94 35. Menghitung dosis berdasarkan bobot badan dengan menggunakan rumus Clark yaitu dosis anak = W / 68 x Dosis dewasa 3.98 14.5 % 15 % 20 % 25 % 33 % 50 % 60 % 75 % 80 % 90 % 1.5 – 5 % 4–8% 5 10 % 12. 2.misalnya dengan parameter eliminasi seperti filtrasi glomerulus.permukaan badannya relatif lebih besar daripada bobot badannya.68 29. 2. SUHU TUBUH .13 1.024265 m2 Daftar berikut ini adalah perkiraan dosis bayi dan anak terhadap dosis dewasa yang dihitung berdasarkan bobot badan Umur Bayi prematur Bobot badan(dalam kg) 1.81 2.36 54.97 22. volume dan arusnya di ginjal lagi pula pada nak-anak.5738 x W l / 0.1.35 9.dengan rumus Dosis anak = 0.Semakin bertambah usia.43 Dosis bayi dan anak terhadap dosis dewasa 2.18 4. Menghitung dosis berdasarkan usia dengan rumus young dan rumus Augsberger.27 Bayi baru lahir 2 bulan 4 bulan 12 bulan 3 tahun 7 tahun 10 tahun 12 tahun 14 tahun 16 tahun 3. Ditentukan berdasarkan luas permukaan badan. Menghitung dosis berdasarkan luas permukaan badan sebetulnya paling tepat mengingat ada hubungan langsung antara permukaan badan dengan kecepatan metabolisme obat.52 45.maka perbandingan antara permukaan badan dan bobotnya akan menjadi lebih kecil apalagi untuk obat-obat yang mempunyai luas terapi sempit.54 6.

Jika suhu tubuh turun atau naik sampai diatas titik ini . sisanya melalui : membran mukosa saluran pencernaan dapat mengakibatkan pernafasan mengakibatkan Penguapan saluran urinaria menjadi Urinasi. pemindahan panas dlm bentuk sinar infrared antar objek yg tdk bersentuhan. Hipotalamus memperthankan pengaturan suhu dengan menyeimbangkan produksi panas dan kehilangan panas untuk menjaga suhu tubuh Mekanisme penahanan panas 1. pemindahan panas ke media bergerak (udara & air) saat suhunya lebih rendah 4. ›50% panas dikeluarkan dgn radiasi 2.8 C .akan mengurangi aliran darah dan pengeluaran panas melalui kulit. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi suhu tubuh yaitu irama diurnal.jantung 12 % panas tubuh dan sisanya oleh otot. akibat stimulasi saraf simpatis .enzim berfungsi dalam rentang suhu tubuh yang pendek yaitu dari 36.hati memproduksi 20%. defekasi Pengaturan suhu tubuh Pusat termoregulator hipotalamus merupakan sekelompok saraf pada area preoptik dan hipotalamus posterior yang berfungsi sebagai termostat yaitu memelihara suhu tubuh antara 35 dan 41 C . pemindahan dan pengeluaran panas melalui difusi molekul air yg menembus permukaan tubuh ke udara (keringat) Sisanya 80 % melalui kulit. Peningkatan aktivitas muskular. Vasokonstriksi pembuluh darah perifer. Dalam kondisi basal.otak 15 % . Konduksi.seperti kontraksi otot volunter dan involunter akan meningkatkan produksi panas. Pengeluaran panas 20 % terjadi melalui proses-proses fisik seperti: 1.serta menahan darah hangat pada bagian inti tubuh 2.Suhu tubuh konstan penting untuk aktivitas enzimatik normal. jenis kelamin dan usia individu. pemindahan panas antara objek yg bersentuhan (kompres) 3.pusat akan memulai impuls untuk menahan panas atau meningkatkan pengeluran panas. Evaporasi.1 – 37. 2. Radiasi. . Konveksi. Produksi panas berlangsung melalui reaksi katabolisme makanan dan regulator aktivitas otot. Keseimbangan antara produksi panas dan pengeluaran panas dipertahankan oleh mekanisme homeostatik oleh hipotalamus 1. Termostat hipotalamus memiliki semacam titik kontrol yang disesuaikan untuk mempertahankan suhu tubuh.

2004.1993.5 dan 1 C lebih rendah daripada yang sebenarnya. 2.2002.menyebabkan peningkatan aliran darah ke permukaan tubuh untuk memperbesar pengeluaran panas dan mengurangi tonus otot sehingga produksi panas berkurang.Anatomi dan fisiologi untuk pemula.tiroksin dan glukokortikoid. Tan hoan tjong dan kirana rahardja.Obat-obat penting edisi kelima.Jakarta.ISO indonesia.akibat inhibisi saraf simpatis.PT.termometer digital dan termometer bentuk strip .Jakarta.3. 4. Sloane ethel. Anonim. Vasodilatasi pembuluh darah perifer . Mekanisme hormon yang meliputi peningkatan produksi efinefrin. .Depkes. Tan hoan tjong dan kirana rahardja.yaitu termometer di masukkan dalam liang dubur.Pengukuran di dalam dubur memberikan suhu yang tepat .. Referensi 1.Elex media komputindo. 2.penerbit buku kedokteran EGC. Peningkatan sekresi kelenjar keringat akan meningkatkan pengeluaran panas melalui evaporasi Alat dan cara mengukur suhu tubuh Alat pengukur suhu tubuh yaitu ada termometer air raksa.meningkatkan metabolisme dan produksi panas Mekanisme pengeluaran panas 1.Jakarta.terbuat dari plastik Ada 3 cara untuk mengukur suhu. 3. di bawah lidah atau diketiak selama 3-5 menit.Swamedikasi.ISFI.dibawah lidah dan ketiak menghasilkan suhu yang masing-masing lebih kurang 0.norefinefrin.Jakarta.2002.