P. 1
Makalah Hepatitis

Makalah Hepatitis

|Views: 278|Likes:
Published by Eny WaHid QuCemout

More info:

Published by: Eny WaHid QuCemout on Nov 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2014

pdf

text

original

(PENYAKIT HEPATITIS

)

Disusun Oleh:

LALE AKHYAN APRIYANI Nim: P07131010022

KEMENTRIAN KESEHATAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MATARAM JURUSAN GIZI 2011/2012

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah IKM yang berjudul “ PENYAKIT HEPATITIS ” ini dengan lancar. Makalah ini ditulis dari hasil penyusunan data – data sekunder yang penulis peroleh dari buku panduan serta informasi dari media massa.Tak lupa penulis mengucapkan terimakasih pada dosen pengajar atas bimbingan dan arahan dalam penulisan makalah ini. Juga kepada rekan – rekan mahasiswa yang telah mendukung sehingga dapat diselesaikannya makalah ini. Kami mengharapkan dengan membaca makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, dalam hal ini dapat menambah pengetahuan, khususnya bagi penulis. Kami sadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna maka kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca demi perbaikan menuju arah yang lebih baik.

Mataram, 5 Juni 2011

Penulis,

Bentuk hepatitis yang dikenal adalah HAV ( Hepatitis A ) dan HBV (Hepatitis B). kuku dan bagian putih bola mata. kedua istilah ini lebih disukai daripada istilah lama yaitu hepatitis infeksiosa dan hepatitis serum. gangguan metabolisme. hasil komplikasi dari penyakit lain.Salah satu gejala penyakit hepatitis (hepatitis symptoms) adalah timbulnya warna kuning pada kulit. Hepatitis virus yang tidak dapat digolongkan sebagai Hepatitita A atau B melalui pemeriksaan serologi disebut sebagai Hepatitis non-A dan non-B (NANBH) dan saat ini disebut Hepatitis C (Dienstag. yang pertama dapat ditularkan secara parenteral (Parenterally Transmitted) atau disebut PT-NANBH dan yang kedua dapat ditularkan secara enteral (Enterically Transmitted) disebut ET-NANBH (Bradley.1990. Telah ditemukan 5 kategori virus yang menjadi agen penyebab yaitu Virus Hepatitis A (HAV). kesuksesan pencangkokan hati hingga saat ini masih sangat kecil persentasenya. bahkan semua bagian dari organ hati (liver). Virus Hepatitis D (HDV). konsumsi alkohol. Virus Hepatitis C (HVC). Virus Hepatitis B (HBV).BAB I PENDAHULUAN A. sebab kedua penyakit ini dapat ditularkan secara parenteral dan non parenteral. Virus Hepatitis E (HEV). Peradangan pada sel hati dapat menyebabkan kerusakan sel-sel. Hepatitis virus akut merupakan penyakit infeksi yang penyebarannya luas dalam tubuh walaupun efek yang menyolok terjadi pada hepar. Jika semua bagian organ hati (liver) telah mengalami kerusakan maka akan terjadi gagal hati (liver) yang menyebabkan kematian. efek samping dari konsumsi obat-obatan maupun kehadiran parasit dalam organ hati (liver). tetapi selain biayanya sangat mahal. penyakit autoimun. Selanjutnya ditemukan bahwa jenis hepatitis ini ada 2 macam. Purcell. Meskipun saat ini telah ada teknologi pencangkokan/transplantasi organ hati (liver) untuk mengganti organ hati (liver) yang telah tidak berfungsi. LATAR BELAKANG Dalam masyarakat kita. Centers for Disease Control. Faktor penyebab penyakit hepatitis atau sakit kuning ini antara lain adalah infeksi virus. . 1990). yang dapat bervariasi dari keadaan sub klinis tanpa gejala hingga keadaan infeksi akut yang total. Sebenarnya hepatitis adalah peradangan organ hati (liver) yang disebabkan oleh berbagai faktor. 1990). tetapi kesemuanya memberikan gambaran klinis yang mirip. jaringan. penyakit hepatitis biasa dikenal sebagai penyakit kuning. Walaupun kelima agen ini dapat dibedakan melalui petanda antigeniknya. Tata nama terbaru menyebutkan PT-NANBH sebagai Hepatitis C dan ET-NANBH sebagai Hepatitia E (Bradley. 1990). 1990.

Virus delta atau virus Hepatitis D (HDV) merupakan suatu partikel virus yang menyebabkan infeksi hanya bila sebelumnya telah ada infeksi Hepatitis B. tetapi jumlah yang sebenarnya dari penyakit ini diduga beberapa kali lebih banyak. Sekitar 60. Penyakit ini menduduki peringkat ketiga diantara semua penyakit menular yang dapat dilaporkan di Amerika Serikat (hanya dibawah penyakit kelamin dan cacar air dan merupakan penyakit epidemi di kebanyakan negara-negara dunia ketiga.000 kasus telah dilaporkan ke Center for Disease Control di Amerika Serikat setiap tahun. HDV dapat timbul sebagai infeksi pada seseorang pembawa HBV. Hepatitis menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting tidak hanya di Amerika tetapi juga diseluruh Dunia. tetapi penyakit ini sering dikaitkan dengan angka morbiditas dan kerugian ekonomi yang besar. Walaupun mortalitas akibat hepatitis virus ini rendah. .

mudah lelah. Tingkat zat ini yang tinggi dalam darah mungkin menandai hepatitis. GEJALA DAN PENGOBATAN HEPATITIS  HEPATITIS Istilah "Hepatitis" dipakai untuk semua jenis peradangan atau pembengkakan hati (liver) karena toxin. Tes hepatitis virus dianjurkan untuk semua Odha. narkoba sampai dengan obat-obatan. Nafsu makan yang buruk dan nyeri ulu hati sering dijumpai pada hepatitis akut atau hepatitis kronis yang telah berkembang menjadi sirosis (cirrhosis). demam. kelelahan. Adakalanya contoh sel hati diambil dengan memakai jarum dan diperiksa untuk menemukan tanda infeksi. alkohol. mual dan muntah serta nyeri pada perut. kulit dan bagian putih mata berwarna kuning. misalnya bilirubin. Hepatitis merupakan penyakit yang sangat umum.BAB II PEMBAHASAN  DEFINISI. dan kulit serta mata menguning (disebut ikterus atau jaundice). muntah. Tes fungsi hati tersebut mencakup pengukuran tingkat bahan kimia tertentu.  GEJALA KLINIS HEPATITIS Pada fase awal. lemas. dan kegagalan fungsi hati yang bisa mematikan. mulai dari virus. Beberapa orang mungkin mengalami air seni yang menjadi berwarna gelap. Penyakit ini dapat terjadi bahkan pada orang yang sistem kekebalannya sehat. Perut bagian atas membesar dan penurunan berat badan juga biasa dialami penderita penyakit hepatitis . stamina menurun dan kebutuhan akan tidur meningkat. Hepatitis juga bisa mengakibatkan parutan hati (sirosis). Gejala hepatitis yang paling umum adalah nafsu makan hilang. Tes darah juga dapat dipakai untuk mencari virus penyebab hepatitis. hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut "hepatitis kronis". buang air besar berwarna pucat. pegal sekujur tubuh. feses berwarna putih. AST/SGOT dan ALT/SGPT. Banyak kasus hepatitis tidak diobati karena tidak ada gejala atau gejala dikira diakibatkan hanya oleh serangan flu biasa. Dokter akan memeriksa darah kita untuk melihat apakah hati kita bekerja secara normal. Gejala-gejala tersebut di atas juga biasa disertai dengan demam. Keluhan yang umum dirasakan penderita adalah mual. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut "hepatitis akut". termasuk obat tradisional ataupun agen penyebab infeksi oportunistik. penderita penyakit hepatitis belum merasakan gejala yang spesifik. tidak nafsu makan. Gejala fisik yang mudah terlihat adalah urine berwarna gelap. sedangkan kuku.

C. akupresure. 3. simtomatis dan kausatif. 2. Pengobatan yang diberikan dapat berupa tindakan medis (kedokteran) maupun non medis. Terapi simtomatis diberikan pada pasien untuk meringankan gejala penyakit. Istirahat di tempat tidur Pola makan sehat Pemberian obat dan antivirus  JENIS-JENIS VIRUS HEPATITIS Virus hepatitis juga ada beberapa jenis. Terapi secara medis dapat berupa terapi suportif.Terapi medis yang biasa diberikan pada penderita penyakit hepatitis diantaranya adalah: 1. Tujuan jangka pendek pengobatan ini adalah membatasi peradangan hati dan memperkecil kemungkinan fibrosis (jaringan ikat) pada hati maupun sirosis. terutama salah satu dari kelima virus hepatitis. Sedangkan terapi kausatif berguna untuk menghilangkan penyebab dari penyakit hepatitis itu sendiri. hepatitis B. biasanya berupa antivirus pada kasus penyakit hepatitis yang disebabkan oleh virus.  PENGOBATAN Saat ini telah banyak jenis pengobatan yang diberikan pada pasien penyakit hepatitis. demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. D atau E. . pengobatan herbal. seperti mononukleosis infeksiosa. Tindakan non medis ini dapat diberikan sebagai tindakan komplementer dari tindakan medis ataupun alternatif. PENYEBAB Hepatitis biasanya terjadi karena virus. dan lain-lain.Terapi medis untuk kasus hepatitis B kronis bertujuan untuk menekan replikasi virus hepatitis B (VHB). B. yaitu A. Penyebab hepatitis non-virus yang utama adalah alkohol dan obat-obatan. Sementara tujuan jangka panjangnya adalah mencegah meningkatnya kadar serum transminase dan komplikasi hepatitis yang lebih buruk. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya. D. Terapi suportif adalah terapi yang membantu agar fungsi-fungsi penting tubuh tetap bekerja dengan baik. Manifestasi penyakit hepatitis akibat virus bisa akut ( hepatitis A ) dapat pula hepatitis kronik ( hepatitis B.C ) dan adapula yang kemudian menjadi kanker hati ( hepatitis B dan C ). C. reflesiologi. F dan G. E. Tindakan non medis antara lain adalah akupunktur. hepatitis A.

Gejala kuning tidak selalu ditemukan. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus. hilang nafsu makan. dll. TBC. Untuk memastikan diagnosis dilakukan pemeriksaan enzim hati.oral). Penyebaran ini terjadi akibat buruknya tingkat kebersihan. Pendahuluan (prodromal) dengan gejala letih. Di negara-negara berkembang sering terjadi wabah yang penyebarannya terjadi melalui air dan makanan. demam. SGPT. bukan melalui aktivitas seksual atau melalui darah. penyakit kuning (kulit dan mata menjadi kuning). Stadium dengan gejala kuning (stadium ikterik) 3. Pada beberapa kasus. air kencing berwarna tua. Hepatitis A paling ringan dibanding hepatitis jenis lain (B dan C). Thypus. MASA INKUBASI Waktu terekspos sampai kena penyakit kira-kira 2 sampai 6 minggu. dan lesu. Karena pada . B. lemah. kehilangan selera makan dan mual 2.VIRUS HEPATITIS A Penyakit Hepatitis A disebabkan oleh virus yang disebarkan oleh kotoran/tinja penderita biasanya melalui makanan (fecal . tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada Demam Berdarah. GEJALA Seringkali tidak ada bagi anak kecil. lesu. penderita akan mengalami gejala-gejala seperti demam. tinja pucat. Sementara hepatitis B dan C disebarkan melalui media darah dan aktivitas seksual dan lebih berbahaya dibanding Hepatitis A. Stadium kesembuhan (konvalesensi). letih. seringkali terjadi muntah-muntah yang terus menerus sehingga menyebabkan seluruh badan terasa lemas. muntah. SGOT. Hepatitis A dapat dibagi menjadi 3 stadium: 1. A. demam tiba-tiba. mual.

Mereka yang sebaiknya mendapatkan imunisasi ini adalah: 1. PENCEGAHAN Pencegahan dapat dilakukan dengan tepat jika kita mengetahui cara-cara penularan berbagai penyakit hepatitis. Imunisasi hepatitis A diberikan pada anak-anak usia antara 2 hingga 18 tahun sebanyak satu kali. Pekerja dan anak-anak pada tempat penitipan anak. Hepatitis A menular melalui makanan dan minuman yang tercemar feses penderita hepatitis A. Pasien juga diharapkan menjaga kebersihan. Kebiasaan jajan makanan dan minuman di sembarang tempat meningkatkan resiko tertular penyakit hepatitis A. maka pemeriksaan gama-GT dan alkali fosfatase dapat dilakukan di samping kadar bilirubin.hepatitis A juga bisa terjadi radang saluran empedu. Orang dewasa membutuhkan imunisasi ulang (booster) setelah 6 hingga 12 bulan imunisasi pertama. Imunitas sementara Mereka yang sering bepergian ke daerah lain sebaiknya mendapatkan kekebalan sementara untuk mencegah infeksi VHA terutama jika daerah tujuannya adalah . 3. Orang yang menderita penyakit hati menahun 5. Setelah imunisasi tubuh akan menghasilkan antibodi yang merupakan zat kekebalan tubuh terhadap penyakit tersebut. 4. Kekebalan yang didapat dari imunisasi ini dapat bertahan selama 15 hingga 20 tahun. Imunisasi Imunisasi sangat efektif mencegah infeksi suatu penyakit. karena pada saat itu tubuh belum menghasilkan antibodi dalam jumlah cukup. Makanan mentah maupun setengah matang berpotensi terkontaminasi virus ini. Namun seseorang yang telah diimunisasi dapat terkena hepatitis A jika ia terinfeksi VBA antara waktu 2 hingga 4 minggu setelah imunisasi. D. Remaja yang tinggal di asrama pelajar yang mengalami kontak erat dengan teman-temannya. Pekerja laboratorium 2. MASA PENGASINGAN Selama 2 minggu setelah gejala pertama atau 1 minggu setelah penyakit kuning muncul. Pekerja restoran atau yang biasa menangani makanan 2. Beberapa cara pencegahan terhadap penyakit hepatitis A: 1. C.

Penularan biasanya terjadi di antara para pemakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-sama. mengolah dan menyiapkan makanan. Untuk mereka yang harus menetap di daerah endemic. 3. atau di antara mitra seksual (baik heteroseksual maupun pria homoseksual). VIRUS HEPATITIS B Adalah suatu penyakit hati yang disebabkan oleh "Virus Hepatitis B" (VHB). Ibu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis B bisa menularkan virus kepada bayi selama proses persalinan. Menjaga kebersihan Mencuci tangan dengan menggunakan sabun setiap kali selesai buang air besar dan kecil sangat dianjurkan untuk menghambat penularan VHA.daerah endemik hepatitis A atau daerah yang sanitasinya buruk. Virus hepatitis B ditularkan melalui darah atau produk darah. suatu anggota famili Hepadnavirus yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati. Hal yang sama perlu dilakukan pula pada saat sebelum makan. Awasi dan berikan pngertian pada anak-anak agar tidak memasukkan benda-benda ke dalam mulutnya. Hepatitis B bisa ditularkan oleh orang sehat yang membawa virus . Mulamula dikenal sebagai "serum hepatitis" dan telah menjadi epidemi pada sebagian Asia dan Afrika. Penularannya tidak semudah virus hepatitis A. Imunitas sementara dapat diperoleh dengan pemberian immunoglobulin (Ig). Ig untuk pencegahan hepatitis A berisi antivirus hepatitis A yang sangat efektif setelah 2 minggu pemberian. Hepatitis B telah menjadi endemik di Tiongkok dan berbagai negara Asia. Ig anti VHA sebaiknya diulang setiap 3 hingga 5 bulan.

Gejala tersebut dapat berupa selera makan hilang. Oleh sebab itu pasien dengan kadar ALT normal dipertimbangkan untuk tidak diterapi. fosfor. Oleh karena itu pemeriksaan ini dipertimbangkan sebagai prediksi gambaran histologi. Hepatitis B kronis ditandai dengan HBsAg positif (> 6 bulan) di dalam serum. pemeriksaan yang dianjurkan untuk diagnosis dan evaluasi infeksi Hepatitis B kronis adalah : HBsAg. rasa tidak enak di perut. Peningkatan kadar ALT menggambarkan adanya aktivitas kroinflamasi. dan sepuluh kali lebih banyak (sering) menularkan. Sedangkan Hepatitis B kronis eksaserbasi adalah keadaan klinis yang ditandai dengan peningkatan intermiten ALT>10 kali batas atas nilai normal (BANN). A. Keracunan obat. beberapa kasus hepatitis B berkembang menjadi hepatitis menahun. Zat-zat kimia ini mungkin saja tertelan. chloroform. Pasien dengan kadar ALT normal memiliki respon serologi yang kurang baik pada terapi antiviral. Diagnosis infeksi Hepatitis B kronis didasarkan pada pemeriksaan serologi. Pasien dengan kadar ALT yang menunjukkan proses nekroinflamasi yang lebih berat dibandingkan pada ALT yang normal. Kebanyakan gejala Hepatitis B tidak nyata. anti HBe dan HBV DNA (4. virus Hepatitis B (HBV) seratus kali lebih ganas (infectious). terhirup atau diserap melalui kulit penderita. HBeAg. Hepatitis B kronis merupakan penyakit nekroinflamasi kronis hati yang disebabkan oleh infeksi virus Hepatitis B persisten. Secara serologi. dan zat-zat lain yang digunakan sebagai obat dalam industri modern. menyisihkan diagnosis penyakit hati lain. Jika banyak sekali zat kimia beracun yang masuk ke dalam tubuh. gejala penyakit Hepatitis B ringan. prognosis dan menentukan manajemen anti viral. Sedangkan tujuan pemeriksaan histologi adalah untuk menilai tingkat kerusakan hati. dilakukan untuk mengukur jumlah HBV DNA serum sangat penting karena dapat menggambarkan tingkat replikasi virus. sirosis dan kanker hati. mual sampai muntah.5). Menetralkan suatu racun yang beredar di dalam darah adalah pekerjaan hati. arsen. dan paparan berbagai macam zat kimia seperti karbon tetraklorida. Penyebab Hepatitis ternyata tak semata-mata virus. Pada umumnya. Carrier HBsAg inaktif diartikan sebagai infeksi HBV persisten hati tanpa nekroinflamasi. Setelah satu minggu akan  . demam ringan. hati bisa saja rusak sehingga tidak dapat lagi menetralkan racun-racun lain. biokimiawi dan histologi. DIAGNOSIS Dibandingkan virus HIV. petanda virologi.hepatitis B. chlorpromazine. tingginya kadar HBV DNA dan berlangsungnya proses nekroinflamasi kronis hati. Pemeriksaan biokimiawi yang penting untuk menentukan keputusan terapi adalah kadar ALT. kecuali bila hasil pemeriksaan histologi menunjukkan proses nekroinflamasi aktif. Pemeriksaan virologi. bisa juga menyebabkan Hepatitis. Di daerah Timur Jauh dan Afrika. kadangkadang disertai nyeri sendi dan bengkak pada perut kanan atas.

tidak ada salahnya untuk memeriksakan pasangannya untuk menenularan penyakit ini. . Bagi pasangan yang hendak menikah. jika tanggapan kekebalan tubuh lemah maka pasien tersebut akan menjadi carrier inaktif. Dari hasil pemeriksaan darah. tusuk jarum. kulit seluruh tubuh tampak kuning dan air seni berwarna seperti teh.dll) atau luka yang mengeluarkan darah) serta hubungan seksual dengan penderita. tetapi penyembuhannya memerlukan waktu berbulan-bulan dengan diet dan istirahat yang baik. jika tanggapan kekebalan tubuh adekuat maka akan terjadi pembersihan virus. PENULARAN Hepatitis B merupakan bentuk Hepatitis yang lebih serius dibandingkan dengan jenis hepatitis lainnya. Kedua. Sebagai antisipasi. transfusi darah. B. gusi berdarah. atau bahkan virusnya sudah tidak ada. Sesungguhnya. pasien sembuh. dapat terjadi akibat penggunaan alat suntik yang tercemar. jika tanggapan tubuh bersifat intermediate (antara dua hal di atas) maka penyakit terus berkembang menjadi hepatitis B kronis. cara penularan vertikal terjadi dari Ibu yang mengidap virus Hepatitis B kepada bayi yang dilahirkan yaitu pada saat persalinan atau segera setelah persalinan.timbul gejala utama seperti bagian putih pada mata tampak kuning. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan virus Hepatitis B ini menular :   Secara vertikal. Sipilis dan HIV. Kemungkinan pertama. dapat terungkap apakah ada riwayat pernah kena dan sekarang sudah kebal. Secara horisontal. Penderita Hepatitis B bisa terjadi pada setiap orang dari semua golongan umur. PERAWATAN Hepatitis yang disebabkan oleh infeksi virus menyebabkan sel-sel hati mengalami kerusakan sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. penggunaan pisau cukur dan sikat gigi secara bersama-sama (Hanya jika penderita memiliki penyakit mulut (sariawan. sel-sel hati dapat tumbuh kembali dengan sisa sedikit kerusakan. Ketiga. tindik telinga. tidak semua yang positif Hepatitis B perlu ditakuti. C. Pada umumnya. Ada 3 kemungkinan tanggapan kekebalan yang diberikan oleh tubuh terhadap virus Hepatitis B pasca periode akut. biasanya terhadap darah-darah yang diterima dari pendonor akan di tes terlebih dulu apakah darah yang diterima reaktif terhadap Hepatitis.

yaitu meningkatkan produksi empedu oleh hati. antara lain yaitu temulawak (Curcuma xanthorrhiza). Pemberian imunisasi hepatitis B sebaiknya sedini mungkin yaitu saat bayi hendak pulang dari rumah bersalin. hanya 10% menjadi Hepatitis B kronik (menahun) dan dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati. D. Imunisasi hepatitis B sangat dianjurkan untuk kelompok orang berikut: . buah mengkudu (Morinda citrifolia). jamur kayu/lingzhi (Ganoderma lucidum). Anti HBS adalah antibodi terhadap antigen permukaan VHB (HBs-Ag). sambiloto (Andrographis paniculata). Perawatannya tersedia dalam bentuk antiviral seperti lamivudine dan adefovir dan modulator sistem kebal seperti Interferon Alfa ( Uniferon). PENCEGAHAN Pencegahan terhadap hepatitis B dapat dilakukan dengan beberapa sebagai cara berikut: 1. Imunisasi pertama dan kedua diberikan dalam jarak 1 bulan. Selain itu. Imunisasai hepatitis B diberikan sebanyak 3 kali. akar alang-alang (Imperata cyllindrica). jombang (Taraxacum officinale). sebaiknya dilakukan terlebih dahulu pemeriksaan untuk melihat kadar anti HBS. Sedangkan imunisasi ketiga diberikan 5 bulan setelah imunisasi kedua. meniran (Phyllanthus urinaria). daun serut/mirten. Dengan begitu dapat dinilai apakah tubuh telah memiliki kekebalan terhadap hepatitis B atau tidak. kolagogum dan khloretik. yaitu melindungi hati dari pengaruh zat toksik yang dapat merusak sel hati. Imunisasi Imunisasi lengkap hepatitis B dapat mencegah infeksi VHB selama 15 tahun. juga bersifat anti radang. Bagi orang dewasa sebelum diimunisasi. Tumbuhan obat atau herbal yang dapat digunakan untuk mencegah dan membantu pengobatan Hepatitis diantaranya mempunyai efek sebagai hepatoprotektor. Namun pada kenyataannya pemeriksaan kadar anti-HBs lebih mahal daripada harga vaksin hepatitis B.Hepatitis B akut umumnya sembuh. Jika tubuh telah memiliki cukup kekebalan terhadap hepatitis B maka imunisasi hepatitis B tidak diperliukan lagi. pegagan (Centella asiatica). rumput mutiara (Hedyotis corymbosa). kunyit (Curcuma longa). buah kacapiring (Gardenia augusta). Saat ini ada beberapa perawatan yang dapat dilakukan untuk Hepatitis B kronis yang dapat meningkatkan kesempatan bagi seorang penderita penyakit ini. ada juga pengobatan tradisional yang dapat dilakukan. Dengan begitu bagi mereka yang beresiko tinggi tertular VHB imunisasi bisa langsung diberikan. Beberapa jenis tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk pengobatan Hepatitis.

Pekerja seks Pengguna narkoba Pecinta tato 2. sikat gigi. Jika ternyata sejumlah darah pada bank darah terinfeksi virus hepatitis B maka darah tersebut akan dimusnahkan. Jika terinfeksi hepatitis B jangan mendonorkan darah Palang merah Indonesia akan melakukan serangkaian pemeriksaan pada darah yang di donorkan. 3. Barang-barang tersebuat antara lain pisau cukur. Tidak menggunakan barang orang lain Barang-barang yang dapat menyebabakan luka dapat menjadi media penularan virus hepatitis B. gunting kuku. 4. 5. dan lain-lain. Penggunaan larutan pemutih pakaian diyakini dapat membunuh virus.         Bayi baru lahir Anak dan remaja yang belum mendapat imunisasi hepatitis B Keluarga yang salah satu anggota keluarganya terinfeksi virus hepatitis B Pekerja medis Pekerja laboratorium Penderita gangguan penyakit yang sering cuci darah atau mendapat transfusi darah. Bersihkan ceceran darah Jika ada ceceran darah meski sedikit harus segera dibersihkan. Melakukan hubungan seks sehat dan aman Melakukan hubungan seks dengan bergonta ganti pasangan beresiko tinggi tertular hepatitis B. Jika suami atau istri terinfeksi hepatitis B maka sang suami wajib menggunakan kondom saat berhubungan seksual. VIRUS HEPATITIS C .

dan lain-lain. Jarang terjadi penularan melalui hubungan seksual.Adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis C. dan proporsi pasien dapat dibersihkan dari virus oleh pengobatan anti virus jangka panjang. orang dengan sejarah penggunaan jarum suntik. Menyebabkan minimal 80% kasus hepatitis akibat transfusi darah seseorang yang terinfeksi. penderita "penyakit hati alkoholik" seringkali menderita hepatitis C. GEJALA Gejala dapat secara medis ditangani. PENCEGAHAN Hingga saat ini belum ditemukan vaksin yang dapat digunakan untuk mencegah hepatitis C. Di Amerika Serikat. sikat gigi. ditemukan bahwa rendahnya rasio plasma vitamin D pada genotipe 1 membuat fibrosis hati menjadi ganas. A. . tato atau sirkulasi darah yang telah terpapar melalui seks tidak aman yang meningkatkan risiko penyakit ini. gunting kuku. B. Sedangkan pencegahan lainnya dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti pada pencegahan infeksi virus hepatitis B yaitu: 1. Hepatitis C adalah akibat dari transplantasi hati di Amerika Serikat.Pada penelitian. penggunaan narkoba. Barang-barang tersebuat antara lain pisau cukur. orang yang mengalami infeksi virus hepatitis C sering mengalami gejala ringan. Untuk alasan yang masih belum jelas. Virus hepatitis C ini paling sering ditularkan melalui pemakai obat yang menggunakan jarum bersama-sama. tetapi hepatitis kronik yang berlanjut dapat menyebabkan sirosis dan kanker hati. Diperkirakan 150-200 juta orang di seluruh dunia terinfeksi hepatitis C. Infeksi virus ini dapat menyebabkan peradangan hati atau hepatitis yang biasanya asimtomatik. dan sebagai sebab dari tidak melakukan perawatan. Tidak menggunakan barang orang lain Barang-barang yang dapat menyebabkan luka dapat menjadi media penularan virus hepatitis C. Walaupun intervensi medis awal dapat membantu.

Penggunaan larutan pemutih pakaian diyakini dapat membunuh virus. Bersihkan ceceran darah Jika ada ceceran darah meski sedikit harus segera dibersihkan. Angka kematian akibat penyakit ini tergolong tinggi. Melakukan hubungan seks sehat dan aman Hubungan seks dengan bergonta ganti pasangan beresiko tinggi dalam penularan hepatitis C. 4. infeksi virus hepatitis B menjadi semakin parah. yang tidak lengkap dan untuk replikasi memerlukan keberadaan virus hepatitis B dan virus hepatitis D . Jika suami atau istri terinfeksi hepatitis C maka sang suami wajib menggunakan kondom saat berhubungan seksual. Virus ini sering menjadi rekan infeksi dari virus hepatitis B. Hepatitis D merupakan kasus hepatitis tiba-tiba dan parah. Penularan melalui hubungan seksual. 3.2. serta lewat proses kelahiran dari ibu yang menderita hepatitis D. dapat muncul sebagai gejala yang ringan (ko-infeksi) atau amat progresif. . Penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis D dan ditularkan melalui hubungan seksual. Jika terinfeksi hepatitis C jangan mendonorkan darah Palang merah Indonesia akan melakukan serangkaian pemeriksaan pada darah yang di donorkan. jarum suntik dan transfusi darah. Gejala penyakit hepatitis D bervariasi. Jika ternyata sejumlah darah pada bank darah terinfeksi virus hepatitis C maka darah tersebut akan dimusnahkan. VIRUS HEPATITIS D Hepatitis D Virus ( HDV ) atau virus delta adalah virus yang unik. penggunaan jarum suntik bersamaan. Akibatnya.

rata-rata adalah 40 hari. Afrika. B.A. Hepatitis E umumnya terjadi pada negara-negara terbelakang. Dan lebih banyak diderita oleh anak-anak dan wanita hamil. banyak menyerang orang yang kembali dari daerah endemis seperti India. Masa inkubasi 15-60 hari. yang hanya terjadi di negara-negara terbelakang. Tipe E. penyakit kuning. lelah. Virus hepatitis E kadang menyebabkan wabah yang menyerupai hepatitis A. Jika sudah parah. Amerika Tengah. feses berwarna hitam kemerahan. serta pembengkakan organ hati. Seringkali hepatitis E menjadi wabah bagi negara tersebut. VIRUS HEPATITIS E Adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Hepatitis E. demam pegel linu. Pencegahan bisa dengan memberikan vaksin hepatitis. khususnya trimester ketiga. dapat mematikan. Gejala mirip hepatitis A. bisa dipertimbangkan untuk melakukan transplantasi hati. Penyakit yang akan sembuh sendiri ( self-limited ). Merupakan penyakit non-kronik. Dengan masa inkubasi 15 hingga 60 hari. PENAGANAN DAN PENCEGAHAN Hepatitis ini diobati dengan memberikan obat jenis interferon alfa. urin berwarna hitam. hepatitis E merupakan penyakit non kronik yang disebabkan oleh virus hepatitis E. keculai bila terjadi pada kehamilan. Virus ini ditemukan pada feses . Konsultasikan dengan dokter untuk cara mencegah hepatitis D yang terbaik.GEJALA Gejala biasanya muncul tiba-tiba seperti flu. demam. Virus ini menurut sumber diatas lebih mudah menyebar pada daerah yang memiliki sanitasi yang buruk. hilang nafsu makan dan sakit perut. Adapun penyebarannya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh virus ini (feces). Asia.

B. hilang nafsu makan. Cuci buah dan sayuran sebelum dimakan mentah.PENGOBATAN Tidak ada. Biasanya muncul tiba-tiba.dan C. rasa letih. terutama pada 3 bulan terakhir masa kehamilan. C. Ditemukan di feses orang atau hewan pengidap hepatitis E.PENYEBAB Hepatitis E virus (HEV). Umumnya tidak ada gejala pada anak-anak. Bila terjadi hepatitis kronis. penyakit kuning. Biasanya penyakit ini akan hilang sendiri dalam waktu beberapa minggu atau beberapa bulan. A. Makanan dan minuman yang telah terkontaminasi virus ini juga bisa menjadi faktor penyebab penyakit hepatitis E. warna kekuningan pada mata dan kulit. Cara pencegahan yang terbaik adalah menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar.orang ataupun hewan yang terinfeksi hepatitis E. urin berwarna hitam dan mual.GEJALA Tanda-tanda orang yang terkena hepatitis E ini mengalami Gejala-gejala lebih sering dimiliki orang dewasa dari pada anak-anak. sakit perut. Makanan dan minuman yang terkontaminasi HEV. E. seperti demam.DIAGNOSA Ditanyakan gejalanya bila ternyata ditemukan hepatitis virus maka akan dilakukan tes darah untuk memastikan diagnosis dan jenis virus. . maka dianjurkan dilakukan biopsi. Penyakit Hepatitis E terjadi lebih parah pada wanita hamil. Masa inkubasi hepatitis E rata-rata 40 hari (rentang: 15-60 hari) diagnosa jika terjangkit virus ini apabila anda tidak terdiagnosa oleh Hipatitis A. Biasanya akan sembuh setelah beberapa minggu atau bulan. Selalu gunakan air bersih. gejala biasanya muncul secara tiba-tiba. Orang dewasa mungkin mengalami gejala seperti flu dengan sakit perut.Selalu cuci tangan dengan sabun dan air.PENCEGAHAN Tidak ada pengobatan spesifik untuk hepatitis E. D. rasa mual. air seni berwarna tua.B. Jika ada.

PENYEBAB Disebabkan oleh hepatitis G virus (HGV).PENGOBATAN Tidak ada perawatan spesifik untuk penyakit hepatitis akut ini.GEJALA Kebanyakan orang tidak memiliki gejala akut. . Penderita harus banyak istirahat. Sebanyak 20 % dari penderita hepatitis C juga menderita hepatitis ini. virus itu sendiri telah menghilang. Virus Epstein-Barr. Virus-virus lain yang dapat menyebabkan hepatitis :Virus Mumps. Kontak dengan darah yang terinfeksi HGV. yang mirip dengan virus hepatitis C. C. Pencegahannya dengan menghindari kontak dengan darah yang terkontaminasi.DIAGNOSA Metode yang digunakan untuk mendeteksi HGV sangat komplek untuk mengetahui adanya antibodi HGV. Tidak menyebabkan hepatitis fulminan ataupun hepatitis kronik. E.DEFINISI Hepatitis G adalah penyakit inflamasi hati yang baru ditemukan. Namun ketika antibodi telah ditemukan. Virus Herpes. seringkali infeksi bersamaan dengan hepatitis B dan/atau C.PENCEGAHAN Hepatitis G ditularkan melalui infeksi melalui darah. Jangan gunakan jarum suntik atau peralatan lain secara bersamaan. D.VIRUS HEPATITIS G A. Virus Rubella. Virus Cytomegalovirus. F. Gejala serupa hepatitis C. menghindari alkohol dan makan makanan bergizi. Penularan melalui transfusi darah jarum suntik B.

Masa inkubasi 26 – 160 hari dengan rata. Virus hepetitis A (HAV) terdiri dari RNA berbentuk bulat tidak berselubung berukuran 27 nm b. sanitasi yang jelek. Ditularkan melalui jalur parenteral dan kemungkinan juga disebabkan juga oleh kontak seksual. d.rata 70 – 80 hari. perawat dan terapis respiratorik. Masa inkubasinya 15 – 49 hari dengan rata – rata 30 hari d. c. Hepattitis E (HEV) a. Virus hepatitis E (HEV) merupakan virus RNA kecil yang diameternya + 32 – 36 nm. staf dan pasien dalam unit hemodialisis serta onkologi laki-laki biseksual serta homoseksual yang aktif dalam hubungan seksual dan para pemaki obat-obat IV juga beresiko. Hepatitis D (HDV) a. kontak antara manusia. c.blogspot. Hepatitis A a. 3. Penularan perinatal dari ibu kepada bayinya. minum minuman yang terkontaminasi. dokter gigi. dibawah oleh air dan makanan c. Virus hepatitis B (HDP) merupakan virus RNA berukuran 35 nm b. Infeksi ini mudah terjadi didalam lingkungan dengan higiene dan sanitasi yang buruk dengan penduduk yang sangat padat. b. Hepatitis C (HCV) a. Masa inkubasi virus ini 15 – 60 hari dengan rata – 50 hari Authorized www. pekerja laboratorium. Penularannya terutama melalui serum dan menyerang orang yang memiliki kebiasaan memakai obat terlarang dan penderita hemovilia c. Penularan virus ini melalui jalur fekal-oral.ruslanpinrang. kontak seksual dan fekal-oral. Ditularkan melalui jalur fekal – oral. Hepetitis B (HBV) a. d. Virus hepatitis C (HCV) merupakan virus RNA kecil. 5. Masa inkubasi 15 – 65 hari dengan rata – rata 42 hari. Faktor resiko bagi para dokter bedah. 2. kontak antara manusia dimungkinkan meskipun resikonya rendah. Masa inkubasi dari virus ini 21 – 140 hari dengan rata – rata 35 hari d. Faktor resiko hepatitis D hampir sama dengan hepatitis B. c. ETIOLOGI DAN FAKTOR RESIKO 1. terbungkus lemak yang diameternya 30 – 60 nm. Faktor resiko perjalanan kenegara dengan insiden tinggi hepatitis E dan makan makanan. b. Virus hepatitis B (HBV) merupakan virus yang bercangkang ganda yang memiliki ukuran 42 nm b. .com 4. Ditularkan melalui parenteral atau lewat dengan karier atau penderita infeksi akut.

Birma. 4 % kasus hepatitis disebabkan oleh hepatitis virus dan 50 % terjadi akibat penggunaan obat secara intra vena 4. Hepatitis terjadi dari yang asimptomatik samapi dengan timbunya sakit dengan gejala ringan. Hepatitis D Selalu ditemukan dengan hepatitis B. Individu yang dengan kronik akan sebagai karier penyakit dan resiko berkembang biak menjadi penyakit kronik hati atau kanker hati . Hepatitis C 90 % kasus terjadi akibat post transpusi dan banyak kasus sporadik. Hepatitis E Adalah RNA virus yang berbeda dari hepatitis A dan eterovirus biasanya terjadi di India. sehingga meningkat dalam darah sebagai hiperbilirubinemia. Sel hati mengalami regenerasi secara komplit dalam 2 sampai 3 bulan lebih gawat bila dengan nekrosis hati dan bahkan kematian.  MENCEGAH KANKER HATI KANKER hati merupakan kanker yang sering dijumpai di Indonesia. khususnya area dengan sanitasi yang buruk. Walaupun epidemik juga terjadi pada negara – negara dengan sanitasi baik. Kanker ini dihubungkan dengan infeksi Hepatitis B atau Hepatitis C. Proses ini menyebabkan degrenerasi dan nekrosis sel perenchyn hati. Alberia. Hepattis dengan sub akut dan kronik dapat permanen dan terjadinya gangguan pada fungsi hati. Respon peradangan menyebabkan pembekakan dalam memblokir sistem drainage hati. dan Meksiko. Artinya pada umumnya penderita . dimana lebih dari 80 % karier hepatitis B dapat menyebabkan infeksi 5. 2.  PATOFISIOLOGI Virus hepatitis yang menyerang hati menyebabkan peradangan dan infiltrat pada hepatocytes oleh sel mononukleous. dalam urine sebagai urobilinogen dan kulit hapatoceluler jaundice. Hepatitis B Ditemukan dibeberapa negara insidennya akan meningkat pada area dengan populasi padat dengan tingkat kesehatan yang buruk. INSIDEN 1. delta agent adalah indemik pada beberapa area seperti negara mediterania. Keadaan ini menjadi statis empedu (biliary) dan empedu tidak dapat diekresikan kedalam kantong empedu bahkan kedalam usus. sehingga terjadi destruksi pada sel hati. 3. Hepetitis A Penyakit endemik dibeberapa bagian dunia. Afganistan.

Setelah terserang Hepatitis A pada umumnya penderita sembuh secara sempurna. virus biasanya dimulai dengan demam. . mata menjadi kuning. Pada umumnya dewasa ini di negeri kita transfusi darah sudah aman. Hepatitis B juga sebagian besar akan sembuh dengan baik dan hanya sekitar 5-10 persen yang akan menjadi kronik. jarum suntik. Namun. Kedua penyakit ini ditularkan melalui cairan tubuh. Mudahmudahan masyarakat kitapun peduli terhadap imunisasi Hepatitis B ini. Salah satu cara yang efektif untuk menurunkan kekerapan kanker hati adalah dengan imunisasi Hepatitis B. Obat ini berupa tablet yang dimakan sekali sehari. Virus Hepatitis B dan Hepatitis C dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Gejala Hepatitis C biasanya lebih ringan dibandingkan dengan Hepatitis A atau B. Hanya sebagian kecil saja penderita Hepatitis B yang berkembang menjadi kanker hati. Hasil pemeriksaan darah yang menunjukkan anti HBs positif berarti Anda pernah terinfeksi virus Hepatitis B. Sekarang memang ada obat baru untuk Hepatitis B yang disebut lamivudin.kanker hati pernah terinfeksi Hepatitis B atau C. mual. Pada Hepatitis C penderita yang menjadi kronik jauh lebih banyak. dan HIV. pegal otot. Imunisasi Hepatitis B dapat dimulai sejak bayi. Ternyata. darah yang akan diberikan diskrining Hepatitis B. Karena itu selama kadar antibodi anti HBs Anda tinggi. Sampai sekarang ini belum ada vaksin untuk Hepatitis C sehingga Anda dianjurkan agar berhati-hati sehingga tidak tertular Hepatitis C. Bila hepatitis B menjadi kronik maka sebagian penderita hepatitis B kronik ini akan menjadi sirosis hati dan kanker hati. tidak ada yang menjadi kronik. Penyakit Hepatitis B dan Hepatitis C sering dialami penduduk Indonesia. Biasanya diperlukan waktu 17 sampai dengan 20 tahun seorang yang menderita Hepatitis C untuk berkembang menjadi sirosis hati atau kanker hati. dan air seni berwarna kemerahan seperti air teh. Anti HCV negatif artinya Anda belum pernah terinfeksi Hepatitis C. dan transfusi darah. tidak semua orang mengalami gejala seperti itu. Gejala penyakit Hepatitis. Jadi hindari kontak dengan cairan tubuh orang lain. maka Anda tak perlu lagi divaksinasi. Namun penggunaan obat-obat tersebut memerlukan pengawasan dokter. Sebagian penderita Hepatitis C kronik akan menjadi sirosis hati dan kanker hati. Sedangkan jika diperlukan pengobatan untuk Hepatitis C tersedia obat Interferon (suntikan) dan Ribavirin (kapsul). Ini telah dibuktikan di banyak negara. Hepatitis C. Begitu pula pada penderita Hepatitis C hanya sebagian yang menjadi kanker hati. Dengan demikian kemungkinan penularan Hepatitis dan HIV melalui transfusi darah sudah menjadi kecil. negara-negara yang mempunyai program imunisasi Hepatitis B yang baik kekerapan kanker hati menurun dengan nyata. Itu bahkan menunjukkan bahwa Anda sekarang sudah mempunyai kekebalan terhadap Hepatitis B (anti HBs positif). namun virus tersebut sudah tidak ada lagi dalam darah Anda (HbsAg negatif).

dan kegagalan fungsi hati yang bisa mematikan. Perut bagian atas membesar dan penurunan berat badan juga biasa dialami penderita penyakit hepatitis  PENYEBAB Hepatitis biasanya terjadi karena virus. Penyakit ini dapat terjadi bahkan pada orang yang sistem kekebalannya sehat. D atau E. muntah. mudah lelah. yaitu A. mulai dari virus. narkoba sampai dengan obat-obatan. Nafsu makan yang buruk dan nyeri ulu hati sering dijumpai pada hepatitis akut atau hepatitis kronis yang telah berkembang menjadi sirosis (cirrhosis). Hepatitis merupakan penyakit yang sangat umum. alkohol. demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. stamina menurun dan kebutuhan akan tidur meningkat. kulit dan bagian putih mata berwarna kuning. terutama salah satu dari kelima virus hepatitis. Penyebab hepatitis non-virus yang utama adalah alkohol dan obat-obatan. lemas. hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut "hepatitis kronis". Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut "hepatitis akut". B. . Gejala fisik yang mudah terlihat adalah urine berwarna gelap. seperti mononukleosis infeksiosa.  GEJALA KLINIS HEPATITIS Pada fase awal. C. Gejala-gejala tersebut di atas juga biasa disertai dengan demam.BAB III PENUTUP A. sedangkan kuku. Hepatitis juga bisa mengakibatkan parutan hati (sirosis). KESIMPULAN "Hepatitis" dipakai untuk semua jenis peradangan atau pembengkakan hati (liver) karena toxin. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya. termasuk obat tradisional ataupun agen penyebab infeksi oportunistik. Keluhan yang umum dirasakan penderita adalah mual. tidak nafsu makan. feses berwarna putih. penderita penyakit hepatitis belum merasakan gejala yang spesifik.

Tindakan non medis antara lain adalah akupunktur. simtomatis dan kausatif. PENGOBATAN Saat ini telah banyak jenis pengobatan yang diberikan pada pasien penyakit hepatitis. dan lain-lain. hepatitis B. 2. Terapi secara medis dapat berupa terapi suportif. F dan G. Pengobatan yang diberikan dapat berupa tindakan medis (kedokteran) maupun non medis. hepatitis A. Terapi suportif adalah terapi yang membantu agar fungsi-fungsi penting tubuh tetap bekerja dengan baik. Tindakan non medis ini dapat diberikan sebagai tindakan komplementer dari tindakan medis ataupun alternatif. 3. . Manifestasi penyakit hepatitis akibat virus bisa akut ( hepatitis A ) dapat pula hepatitis kronik ( hepatitis B. pengobatan herbal. Sedangkan terapi kausatif berguna untuk menghilangkan penyebab dari penyakit hepatitis itu sendiri. Tujuan jangka pendek pengobatan ini adalah membatasi peradangan hati dan memperkecil kemungkinan fibrosis (jaringan ikat) pada hati maupun sirosis. Sementara tujuan jangka panjangnya adalah mencegah meningkatnya kadar serum transminase dan komplikasi hepatitis yang lebih buruk.Terapi medis yang biasa diberikan pada penderita penyakit hepatitis diantaranya adalah: 1. E.C ) dan adapula yang kemudian menjadi kanker hati ( hepatitis B dan C ). reflesiologi. Istirahat di tempat tidur Pola makan sehat Pemberian obat dan antivirus  JENIS-JENIS VIRUS HEPATITIS Virus hepatitis juga ada beberapa jenis.Terapi medis untuk kasus hepatitis B kronis bertujuan untuk menekan replikasi virus hepatitis B (VHB). C. akupresure. D. biasanya berupa antivirus pada kasus penyakit hepatitis yang disebabkan oleh virus. Terapi simtomatis diberikan pada pasien untuk meringankan gejala penyakit.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->