P. 1
Artikel Madu

Artikel Madu

|Views: 11|Likes:
Published by Deri ZerQthra

More info:

Published by: Deri ZerQthra on Nov 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/16/2013

pdf

text

original

Nama NIM Prodi Judul Artikel A.

Kandunga madu

: Deri Febiola Putra : 1101520 : Kimia : Kandungan madu dan khasiatnya

Percayakah anda bahwa rasa manis gula yang terdapat pada madu itu berlipat-lipat jika dibandingkan dengan rasa manis gula buatan. Dan bahwa jenis gula yang terkandung dalam madu adalah lebih dari lima belas jenis. Di antaranya adalah fruktosa (gula buah), glukosa (gula anggur), sukrosa (gula tebu), dan maltosa (gula

gandum).

Di dalam madu juga terkandung berbagai vitamin yang barangkali telah memenuhi seluruh vitamin yang dibutuhkan oleh manusia, yaitu : A, B1, B2, B3, B5, B6, D, K, E, Uric Acid, dan asam nikotinat.

Vitamin A

Vitamin B1

Vitamin B3 Vitamin B5 Vitamin B2

Di dalam madu juga terdapat kandungan mineral dan garam. karena semua mineral tersebut merupakan komposisi tanah yang darinya manusia diciptakan. klorin. enzim katalase. Berbeda dari berbagai vitamin yang terdapat secara terpisah-pisah pada berbagai makanan lain yang lebih lambat penyerapannya dibandingkan vitamin yang terdapat di dalam madu. sodium. besi. Di dalam madu juga terkandung bermacam-macam enzim dan asam yang sangat penting untuk kehidupan dan aktivitas tubuh manusia. misalnya: enzim amylase. zink. lithium. aurum.Vitamin B6 Vitamin D Ini semua merupakan vitamin-vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh dan dengan mudah bisa terserap oleh tubuh selama satu jam setelah minum madu. Enzim Amilase . Seperti. silica. sulfur. dan beberapa enzim lainnya. nikel. kalsium. dan titanium. kalium. enzim fosfolirase. magnesium. mangan. Sungguh menakjubkan. alumininum. krom. lead. tembaga. thin.

Konjungtivitis Emarah (1985) melakukan penelitian untuk melihat kemampuan madu dalam menyembuhkan konjungtivitis (radang konjungtiva/belekan). B. Baik madu maupun sirop diberikan sebanyak 20 gram per hari. Semua pasien mengalami kesembuhan dengan madu tersebut.Adapun macam-macam asam yang terkandung dalam madu adalah: formic acid. Perbaikan gizi Tingginya energy dalam madumenginspirasi peneliti dari Center for Research and Development of Nutrition and Food melakukan penelitian pengaruh madu terhadap status gizi anak balita di Kodya Bogor. Kombinasi madu dengan vitamin B kompleks dan C akan menurunkan angka kesakitan anak- . asam fosfat. 2. tartaric acid. Balita berumur 13-36 bulan yang menderita gizi kurang diberi madu dibaningkan dengan kelompok umur tersebut yang diberi sirop. oxalid acid. Khasiat madu 1. dan asam glukomat. lactic acid. Enzim katalase Asam glukomat Tartaric acid Oxalic acid Asam pospat Formic acid Lactic acid Citric acid Karena itu di dalam madu juga terkandung antibioitik yang melindungi manusia dari seluruh penyakit dan membunuh berbagai bakteri dan mikroba. Di dalam madu juga terkandung hormon-hormon kuat yang berfungsi menggiatkan dan memacu kerja organ-organ tubuh. Madu dioleskan selama 2-3 kali sehari pada sekitar mata. Kedua perlakuan dikombinasikan dengan vitamin C dan B kompleks. atric acid. Telah diketahui pula bahwa di dalam madu terdapat dotorium (hydrogen berat) yang berfungsi sebagai anti kanker. Pemberian perlakuan tersebut dilakukan selama dua bulan.

kadar tembaga dalam darah. kadar protein serum. Gangguan saluran pencernaan Salem (1985) memberikan madu 30 ml sebelum makan sebanyak tiga kali sehari pada penderita gastritis.. 2006). lilin lebah (komposisi 1:1:1) selama 12 jam. benkak. Dua pertiga pasien mengalami perbaikan dari penyakitnya setelah pemberian madu secara oral tersebut. 3. diberi madu sebanyak 80 gram selama 21 hari. utamanya terhadap sakit panas dan pilek. Terbukti campuran bahan berisi madu mampu mengurangi adanya perdarahan. Penghilang rasa sakit Madu yang berasal dari bunga akasia diuji dengan menggunakan tikus mencit yang dirangsang rasa nyeriya dengan menjepit ekor dan telapak kakinya. ditambah madu diberikan kepada 169 pasien anak usia 8 hari-11 tahun penderita diare. Madu mampu menghambat rasa nyeri walaupun daya hambatnya berkisar satu jam. porsi makan (50%). dan ulkus duodenum. 2007). Selain itu. duodenitis. dan gatal-gatal secara bermakna. 6. Kadar hemoglobin (Hb) pasien juga meningkat. sementara yang diberi formula WHO butuh waktu 93 jam. 5. minyak zaitun.. 7. Kanker Oksigen reaktif memegang peran penting pada proses kanker dan penyebaran kanker (metastasis). Peneliti menduga bahwa selain pengaruh vitamin. dkk. gatal-gatal. 8. dkk. Masa penyembuhan dari dehidrasi terbukti lebih cepat dengan formula madu . sedangkan indometasin mampu menghilangkan rasa sakit hingga menit ke-120 (Azimi. jumla platelet. yang menderita hemoroid derajat 1 hingga 3 diberi campuran berisi madu. madu berperan besar dalam merangsang nafsu makan karena mempunyai kadar gula yang tinggi dan dalam bentuk molekul yang mudah diserap oleh saluran pencernaan. Bahan lainnya sama persis dengan formula WHO. kadar albumin. 2006). Hemoroids Sejumlah 15 pasien usia 28-70 tahun. 4. dan frekuensi makan (31%). Ditemukan adanya penurunan kadar prostaglandin. yakni natrium. AIDS Pasien AIDS berusia 40 tahun. Dilaporkan tidak muncul adanya efek samping penggunaan bahan berisi madu pada penyembuhan hemoroid tersebut (Al-Waili. Oralit Jika selama ini yang kita kenal adalah oralit formula WHO menggunakan glukosa sebagai sumber karbohidrat. yakni 58 jam. kalium. madu akan meningkatkan nafsu makan (60%). nitritoksida. Haffeje dan Moosa (1985) mencoba mengganti sumber karbohidrat dalam oralit dengan madu. Keefektifan penyembuhan dinilai dengan perbandingan sebelum dengan sesudah perlakuan selama empat minggu.. Madu mampu menghambat terjadinya rasa nyeri hingga menit ke-60. dkk. Salah satu ramuan terkenal yang digunakan untuk mengobati kanker adalah . rasa sakit. jumlah limfosit. terjadi perdarahan. dan kemerahan serta rasa sakit dinilai dengan score.anak balita. dilakukan pemeriksaan fungsi biokimiawi dan hematologi pasien AIDS tersebut untuk melihat pengaruh madu. Ternyata. Setelah diberikan selama 21 hari. dan klorida. Tampaknya madu mampu meningkatkan keadaan biokimiawi hematologo pasien AIDS (Al-Waili.

Madu yang diuji berasal dari 12 wilayah. dkk. diuji kemampuannya dalam menghambat kanker payudara pada tikus yang diinisiasi dengan sel kanker paudara. 2007). enzim aspartat aminotransferase (AST). Antioksidan Kemampuan madu sebagai antioksidan diteliti dengan menggunakan metode elektrokimia yang menunjukkan kemampuan bahan dalam mereduksi radikal bebas. dkk. 2006). madu mampu menurunkan efek samping terjainya mukositis secara nyata (tinggal 20%). Delapan hari setelah bleeding. ginjal. dan Emblica officinalis). kepatuhan pasien dalam menggunakan madu setelah radioterapi juga baik (Biswal. serta menaikkan kadar hemoglobin (Hb). semuanya menunjukkan kemampuan antioksidan yang memadai (nilai 0. Gangguan hati Untuk melihat kemampuan madu sebagai hepato protektif/pelindung hati. Ternyata. terjadi peningkatan peroksida lemak. 11. 12. 10.. Dengan demikian. Pemberian diet madu 50% mampu menurunkan kadar gula darah. sel darah putih. Madu Venezuela juga diuji kemampuan antioksidannya menggunakan metode oksidasi ferro dengan xylenol oranye. dan aktivitas antioksidan. alanin aminotransferase (ALT) dan triasilgliserol. Kosentrasi pembentukan hidroperoksida lemak dan malonilalhedid diturunkan secara nyata oleh madu. . Semecarpus anacardium. kadar madu 50% setara dengan asam urat 0. Pendarahan Pengaruh madu terhadap parameter hematologi dan biokimiawi tubuh setelah perdarahan (bleeding) juga tak luput dari pengamatan para ahli.. AST dan ALT akan naik secara tajam setelah perlakuan CCl. Pada keadaan kanker. 9. yang diminum 15 menit sebelum radioterapi. 15 menit dan 6 jam sesudahnya.. diperoleh hasil adanya penurunan kadar peroksida lemak dan peningkatan kadar antioksida.. 2003). dkk. dimungkinkan madu dan bahan lainnya dalam Kalpaamruthaa mampu menjadi pelindung terhaadp terjadinya kanker payudara (Veena. Selain itu. seperti hati. Dengan pemberian madu pada tikus setelah pemberian CCl. dkk. 2006). sementara antioksidannya menurun. an organ vital. yang menunjukkan kemampuannya sebagai antioksidan yang setara dengan melatonin dan vitamin E. dkk. 2007). Tampak bahwa madu mempunyai kemampuan menjadi pelindung hepar. 2006).. dkk. Parameter-parameter ini menunjukkan adanya kemampuan madu sebagai diet dalam penanganan perdarahan (Al-Waili. CCl mengakibatkan adanya kerusakan di sel-sel hati sehingga tampak pada parameter AST dan ALT.. Pada pasien kanker orofaring sering muncul efek samping mukositis. Hewan uji yang telah diberi ramuan Kalpaamruthaa diamati kadar peroksida lemak dan antioksidannya dari sampel darah. diperoleh hasil bahwa madu mampu menurunkan kadar AST dan ALT secara bermakna (Al-Waili.Kalpaamruthaa (berisi madu. asam tiobarbiturat. dan jaringan payudara. tikus diberi diet yang dibandingkan. Dengan pemberian Kalpaamruthaa yang mengandung madu. Tikus Sprague-Dawly digunakan sebagai subjek penelitian yang diberi perlakuan 50% diet berisi madu dibandingkan dengan 50% dextrose. diberi kombinasi pemberian madu 20 ml.9 terhadap kandungan fenol) (Buratti. maka dilakukan penelitian dengan menggunakan karbon tetraklorida (CCl).62m yang bersifat antioksidan (Perez. dan serum albumin. Mengurangi efek radioterapi pada kanker Penyembuhan kanker dengan raioterapi sering menimbulkan berbagai efek samping. Empat puluh pasien yang mendapatkan radioterapi.

Madu juga diteliti pada kelainan kulit akibat radioterapi pada pasien-pasien kanker payudara. Madu yang dioleskan setelah radioterapi ternyata mampu menurunkan kejadian kelainan kulit akibat radioterapi (Moolenaar. radioterapi juga menimbulkan efek samping kelainan di kulit. 2006). .Pada kanker payudara.. dkk.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->