REFORMASI PENDIDIKAN ISLAM

Karya tulis Diajukan sebagai salah satu syarat menempuh ujian akhir Madrasah Aliyyah Futuhiyyah 1 Tahun ajaran 2011/2012

DI SUSUN OLEH NAMA : ULUL FAHMI

NOMOR INDUK : PROGRAM :BAHASA

MADRASAH ALIYYAH FUTUHIYYAH -1 MRANGGEN DEMAK 2012

Si KH. M. M. Lc.Pd Ketua panitia Karya Tulis 2012 Mengetahui Kepala MA Futuhiyyah – 1 Ali Nur Taufiq..Pd.Si Arif Rahman. M.HALAMAN PENGESAHAN Karya tulis ini disusun oleh: Nama : Ulul Fahmi Nomor Induk : 09. Pembimbing Penguji Ahcmad Ashif. M.6185 Program : Bahasa Telah diuji dan disahkan Pada tanggal : Dengan Hasil : Mranggen. A Adib Masruchan.I .

Pd. M. para malaikat meletakan sayapnya (mengayunkan sayapnya) kepada penuntut ilmu karena senang (cinta) dengan yang ia tuntut (HR Abdul harr)” PERSEMBAHAN Karya tulis ini penulis persembahkan kepada: 1. Teman – teman senasib dan seperjuangan .MOTTO DAN PERSEMBAHAN “Carilah Ilmu meskipun dinegeri Cina! Karena sesungguhnya mencari ilmu itu merupakan kewajiban pada setiap orang islam. Adib Masruhan. Bapak Achmad – Ashif. Bapak bapak guru yang telah mencurahkan ilmunya kepada penulis 4. Bapak kepala madrasah KH.I 2.Si selaku pembimbing 3. Lc. M. Ayah dan Ibu tercinta yang telah mengasuh sejak kecil hingga dewasa 5.

... Teman – teman yang turut memberikan bantuan dalam pembuatan karya tulis. Bapak kepala sekolah KH.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis haturkan kehadirat Alloh SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayahnya..I 2. Adib Masruhan. M.Si selaku pembimbing yang telah banyak memberikan pengarahan kepada penulis dalam menyelesaikan karya tulis ini. sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ini dengan judul “ REFORMASI PENDIDIKAN ISLAM” yang merupakan salah satu syarat untuk mengikuti ujian nasional dan ujian madrasah Dalam penyusunan karya tulis ini penulis banyak mendapatkan kesulitan namun berkat hubungan dan pengaran serta saran – saran dari pihak pembimbing serta semua pihak karya tulis ini dapat terselesaikan. Akhirnya besar harapan penulis semoga karya tulis ini dapat bermanfaat dan mencapai sasaran untuk mencapai ridlo Alloh semata khususnya bagi penulis dan umunya bagi pembaca. jika para pembaca bersedia memberikan kritik yang membangin demi kesempurnaan karya tulis ini yang semoga bermanfaat bagi penulis maupun pembaca. Penulis .Pd. Penulis menyadari bahwa karya tulis masih jauh dari sempurna mengingat kekurangan yang ada pada penulis dan merupakan suatu kebanggaan. Segenap dewan Guru MA. Futuhiyyah – 1 yang selalu memberikan nasehat – nasehat kepada penulis 5... M.. 4. terutama kepada yang terhormat: 1.. Amin.. Bapak Ir Bambang Sukmadji selaku wali kelas III Program Bahasa 3. Lc. Bapak Achmad Ashif. Oleh karena itu dalam kesempatan kali ini penulis ingi mengucapkan terimakasih yang setulus – tulusnya.

keempat bimbingan yang memiliki dasar dan tujuan. maka penulis menegaskan Judul yaitu: REFORMASI PENDIDIKAN ISLAM Reformasi suatu perubahan yang dilakukan untuk menuju sebuah arah yang lebih baik Pendidikan pendidikan dalam menentukan arah atau mencapai bagian tujuan kearah yang lebih jelas Islam suatu agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. atau pembimbing. maka tidak jarang ada orang yang tidak mau belajar. Dengan ajaran – ajaran yang menuntun kita kejalan yang benar. Karena memotivasi penulis untuk mengetahui pentingnya pendidikan. kedua. ketiga muridnya atau pelajar. Penegasan Judul Supaya pembaca tidak beranggapan lain dengan apa yang dimaksudkan oleh penulis. karena tidak mengerti apa itu pendidikan. Metode penulisan Metode yang digunakan dalam penyusunan karya tulis adalah . yaitu pertama usaha (kegiatan) yang bersifat bimbingan (pimpinan atau pertolonga) dan dilakukan secara. B. Tujuan penulisan Tujuan penulisan karya tulis ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat guna untuk mengikuti Ujian Akhir Nasional dan Ujian Akhir Madrasah bagi penulis. Berdasarkan batasan ini pendidikan sekurang – kurangnya mengandung lima unsur penting. Latar belakang Masalah Pendidikan dapat diartikan sebagai bimbingan atau pimpinan secara dasar oleh guru baik secara jasmani dan rohani para murid menuju terbentuknya kepribadian yang utama. Oleh karena itu penulis sangat tertarik untuk menulis karya tulis yang berjudul. Reformasi pendidikan islam adalah? C.BAB I PENDAHULUAN A. E. Guru. kelima dalam usaha itu terdapat alat – alat yang dipergunakan. Rumusan Masalah 1. Namun tujuan yang paling penting badalah penulisan ini memberitahukan bahwa pendidikan itu sangat penting demi kelangsungan hidup kita dan juga mempunyai manfaat untuk mendapat Ilmu Pengetahuan. D. Apakah yang dimaksud pendidikan itu? 3. Bagaimanakah cara untuk memajukan pendidikan Islam? 2. Namun tidak semua orang mengerti apa arti pendidikan. REFORMASI PENDIDIKAN ISLAM.

Penegasan judul E. maka penulis menyajikan sistematika penulisan sebagai berikut : Bagian pertama : Halaman judul. Sistematika penulisan BAB II A. Metode literatur : metode yang menyangkut sumber bacaan untuk memperoleh keterangan dengan karaya tulis ini Metode diskriptif : metode penulisan dengan cara memaparkan apa adanya. Kesimpulan B.- Metode Komparatif : metode dalam mencari data penulisa dengan cara membadingkan data – data buku. Reformasi itu kompleks dan penting ditinjau ulang secara sistematis B. Strategi pengembangan pendidikan Islam dalam era reformasi B. halaman pengesahan. Membangun masyarakat islam BAB III pendidikan yang diperoleh dari proses reformasi A. Rumusan masalah C. kata pengantar. daftar isi Bagian kedua atau inti : Berisi empat bab yang di uraikan menjadi beberapa sub bab sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN A. Tanggapan umat islam D. Skala reformasi itu panjang E. F. Latar belakang masalah B. halaman motto dan persembahan. Strategi pengembangan iman dan takwa melalui pendidikan agama C. Kesuksesan reformasi selalu membutuhkan sumber daya BAB IV PENUTUP A. Metode penulisan F. Tujuan penulisan D. Kata penutup Bagian ketiga: Daftar pustaka dan daftar riwayat hidup . Guru adalah reformasi penting di semua kelas C. Sistematika penulisan Supaya karya tulis ini mudah di pahami. Reformasi itu dinamis dan sering tidak bisa diprediksi D. Saran – saran C.

Semua menyadari bahwa hingga saat ini lembaga pendidikan tinggi islam Belum mampu mengupayakan secara optimal mewujudkan islam sesuai dengan cita – cita idealnya Sementara masyarakat masih memprosesikan lembaga pendidikan Islam sebagai pilar utama yang menyangga kelangsungan islam dalam mewujudkan cita – citanya. yaitu keyakinan jiwa terhadap kebenaran yang dibawa oleh . Ayitu masyaradkat yang menjunjung tinggi nilai – nilai kemanusiaan seperti nilai – nilai keadilan. Kelemahan sumber daya manusia (SDM) manajemen maupun dana. imanan yang berarti mepercayai. yu’minu. meyakini dan mengakui tentang adanya sesuatu didalam hati sabubari yang paling dalam. Kata iman digunakan untuk menunjukan pada nama bagi syariat (agama) yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW dan terkadang digunakan pula untuk menunjukan pada jalan yang terpuji. kederajatan. yaitu memberi rahmat bagi seluruh alam 3. Melihat lembaga pendidikan tinggi islam belum mampu mewujudkan islam secara transformatif Kita masih melihat bahwa masyarakat bahwa masyarakat dalam mengamalkan ajaran agamanya telah berhenti pada dataran simbol dan farmalistik. Pada saat ini semua dalam era reformasi Pada era ini kecendrungan masyarakat untuk mewujudkan masyarakat madani demikian kuat. manajemen dan dana 2. 4.BAB II RESPON TERHADAP REFORMASI PENDIDIKAN A. individualistik. yaitu sumber daya manusia. B. anama. Pengertian Keimanan dan ketakwaan Iman berasal dari bahasa arab. dan perilaku yang tidak manusiawi. Strategi Pengembangan Pendidikan Islam Dalam Era reformasi Hingga saat ini penulis menyadari bahwa secara umum kondisi lembaga pendidikan islam di indonesia masih ditandai oleh berbagai kelemahan 1. Sementara itu mengetahui jika sesuatu lembaga pendidikan ingin tetap eksis secara fungsional ditengah – tengah arus kehidupan yang ingin tetap eksis secara fungsional ditengah – tengah arus kehidupan yang makin kompetitif seperti sekarang ini harus didukung pleh ketiga hal tersebut. kesenjangan sosial. kebersamaan. Strategi pengembangan pendidikan islam dan takwa melalui pendidkan agama islam Strategi pendidikan keimanan dan ketakwaan dan ketakwaan yang efektif melalui pendidikan agama islam a.

Jadi keimanan dan ketakwaan itu pastui pada jiwa setiap umat islam. Kata takwa berarti memelihara diri dari sesuatu yang dapat membawa pada dosa. Tanggapan Umat islam Telah benar bahwa revolusi tekhnologi serta meningkatkan ekonomi dunia merupakan kemasan daru dari kapitalisme. yaqi . Penulis juga ingin agar benar – benar pendidikan agama islam itu dapat mengantarkan anak – anak didik memiliki keimanan dan ketakwaan itu. politik. fisika. seperti ilmu biologi. qiwayat yang berarti memelihara sesuatu dari hal – hal yang dapat menyakiti dan mengusahakanya. Jadi agama islam telah banyak menemukan ilmu pendidikan yang kini banyak dipelajari oleh para pelajar. waqa. Pertama. Kedua. pengetahuan yang sumbernya alam raya yang diperoleh melalui penelitian empirik dengan menggunakan dan praktek laboratorium yang menghasilkan ilmu kealamiahan (sains). Strategi Pendidikan Iman dan takwa melalui PAI Semua juga ingin agar iman dan takwa yang ada dalam diri seseorang benar – benar kokoh dan berpengaruh terhadap berbagai aktifitas dalam berbagai bidang kehidupan yakni dalam bidang ekonomi. tadabur. pendidikan. dan sebagainya. kedokteran dan sebagianya. pengetahuan yang sumbernya diperlukan manusia yang diperoleh nelalui penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif yang mengasilkan ilmu – ilmu sosial seperti ilmu hukum. menyatakan dalam ucapan. . ekonomi. siapapun harus menempatkan diri didalamnya. Telah benar pula bahwa zaman baru ini akan menghancurkan siapapun yang tidak mampu menahanua namun inilah realitas aktual yang sedang berlangsung. b. jiwa dan sebagainya. Adapun kata takwa berasal dari bahasa arab. C. Dalam artian yang lebih umum kata takwa dapat diartikan menjalankan segala perintah Alloh dan menjauhi laranganya dalam rangka mendekatkan diri kepadaNya. kehidupan. Ketiga pengetahuan yang sumbernya wahyu ilusi dan ilham dari Tuhan yang diperoleh melalui pendekatan diri kepada Alloh. epistimologi banyak mengenal ada tiga ilmu pengetahuan. Kita harus menyadari bahwa masyarakat islam dalam klaim terminologiss maupun (tradisional atau modern)akan sangat sulit mewujudkan cita – cita kerakyatan yang diyakini jika tidak mampu melakukan aksi – aksi nyata di era ini. dan mengamalkan dengan segenap anggota. bertafakur. tekhnologi. c. Pendidikan Agama Islam Secara ontologis. pengetahuan. menyatakan yang dibawa oleh agama dengan meyakini dalam hati.agama dengan meyakini dalam hati. tazakur dan takziyah Al Nafs (pembersihan jiwa) yang menghasilkan ilmu agama. yaitu dengan menjauhi hal – hal yang dilarang oleh agama. politik. pertanian.

Membangun Masyarakat Islam Dalam sejarah islam memang telah di catat adanya negara islam atau negara ideal pada masa Rosululloh dan khalifah empat dimana syariat ditegakan. mulanya meperjuangkan dasar negara dengan dasar islam. Cita – cita itu telah diperjuangkan dalam beberapa dekade.D. Cita – citan itu dilanjutkan oleh partai – partai islam dimasa orde lama dan baru. Dari sejarah Rosululloh umat islam ditanah air mencita – citakan hal itu menjadi keyakinan. . diawal – awal kemerdekaan.

Dengan begitu unsur – unsur sistem dipusatkan menetapkan kondisi – kondisi mencanangkan perubahan agar berlangsung disebagian besar menyoritas sekolah dan menyediakan dukungan yang terus menerus kepada mereka untuk mencapai ini W. ketenagakerjaaan sosial. yakni level makro.BAB III PENDIDIKAN YANG DIPEROLEH DARI PROSES REFORMASI A. Struktur yang semata – mata mendekati perubahan dengan top down juga tidak dengan bottom up tetapi menggunakan strategi sistem terpadu yang dapat mengkobinasikan energi dan keterlibatan profesional dari aktivitas reformasi berbasis sekolah yang ada dengan menentang struktur negara mampu menyamarkan perubahan – perubahan disemua sekolah itu didalm yurisdiksinya sebagai diusulkan oleh smith dan Oday. perumahan dan lain lain. Ini mengarah pada kegagalan strategi pendidikan yang sering terjadi untuk menangani sepenuhnya cukup isu yang bersangkutan dengan biaya tertinggi mereka. Rancangan yang besar secara luas pada masa pengajaran dan pelajaran dilangsungkan. Mengenai karakter perubahan pendidikan yang sistemik ini tidak berarti bahwa segala sesuatu perlu untuk diubah pada waktu yang sama. Reformasi itu kompleks dan penting di tinjau ulang secara sistematis Disadari sebagai perubahan yang tidak mungkin diamalkan. dan struktur yang kompleks dari banyak sistem pendidikan kontenporer. ilmu pengetahuan dan teknologi. Ada kecendrungan yang salah diantara para pembuat kebijakan yang berasumsi bahwa maslah – masalah dan isu – isu wilayah perhatian langsung mereka sendiri akan di tanggapi oleh pihak terkait. Pengintregrasian perlu dipertimbangan pada berbagai level yang berbeda. sub sektoral dan mikro. tetapi lebih sebagai catatan yang sepantasnya harus diambil dalam rangka melanjutkan hubungan yang saling timbal balik antara unsur – unsur denga perubahan – perubahan yang dibuat secara bertahap. Konteks langsung yang mendukung semacam itu tentu saja sering harus meregang diluar keterbatasan – keterbatasn kementrian pendidikan untuk menarik kedalma suatu garis edar strategis sebagaimana kolaborasi pada kementrian yang lain seoerti keuangan. Sekalipun ini tampak merupakan proses yang sulit dan berpotensi kaku. atau akan lenyap secara mendadak tanpa memiliki pengaruh tertentu terhadap pilihan kebijakan dan priorutas mereka. lingkungan. ini menebarkan kelemahan dan kegagalan dimasa lampau menimbulkan situasi penuh konflik kebijakan dan duplikasi terutama sekali di area pendidikan. kesejahteraan sosial. kesehatan. menjelaskan bahwa proses reformasi itu pasti kompleks dan memiliki banyak wajah. bermacam kompleks yang memiliki kepentingan yang sah di dalam reformasi.F .

leserasian dan orientasi profesionalnya tiap – tiap individu guru baik melalui kegiatan preservice harus ditekankan pada belajar mengajar ditiap – tiap ruang kelas pada tiap – tiap sekolahan. C. Reformasi yang mengakibatkan didalam sistem gabungan yang longgar seperti itu sangat tergantung pada tindakan – tindakan yang diambil tindakan yang diambil oleh masing – masing guru didalam suasana tiap – tiap kelas yang terpisah itu. Reformasi itu dinamis dan sering tak bisa diprediksi Hasil – hasil yang rak terduga. Penulis berpendapat kebanyakan hasil pengajaran cangkok yang diamati. yang sangat menstrukturkan semua aspiran tersebut bagi jabatan yang lebih tinggi di dalam sistem yang perlu mengahabiskan suatu periode subtansial di dalam keduanya. dan rasa membutuhkan mereka sendiri. B. Reformasi perlu untuk dilihat sebagai perjalanan sepanjang yang mana rute yang jelas itu dianggapsebagai hal yang tidak terduga seperti halnya peluang dan . sepanjang delapan tahun study kedua ada kebutuhan untuk membantu perkembangan kecendrungan yang lebih besar diantara para guru untuk kengadopsi pendekatan reformasi. keahlian kepribadian. Ruang lingkup pencapaian perubahan yang di mulai selain oleh akses yang tidak langsung dan akses yang dimediasi untuk kelompok – kelompok ini.pertama. disatu pihak. Fullan menagatakan bahwa para pembaharu harus melihat masalah tersebut sebagai normal dan sebagai teman dibanding sebagai halangan yang merepotkan didalam proses reformasi. Adapun regulasi atau desakan guru – guru mungkin diarahkan pada pengalaman pendidkkan para siswa yang pada akhirnya ditengahi oleh individu guru yang menginterprstasikan tanggung jawab profesional mereka menurut pengalaman. Persialitas ketidak dapatan diprediksi dan non linieritas semacam itu terjadi karena perubahan yang muncul keluar dari interaksi sosial berlangsung dalam sitauasi – situasi sosial yang terbuka untuk dipengaruhi oleh berbagai faktor. batasan – batasan struktural barang kali dikendurkan sebagaiamana yang telah terjadi.comel menarankan dua corak yang dapat membantu merivitalisasi perubahan dan inovasi didalam sistem: penetapan basis permanen di semua sistem pendidikan tentang biro in service pendidikan: dan biro perubahan dan inovasi pendidikan. baik eksternal maupun informal yang mana banyak dari faktor tersebut berada diluar kendali para pembaru itu. Guru adalah reformasi penting di semua ruang kelas Semua sistem pendidikan. parsial dan busa dimodifikasi disalam perubahan dan reformasi pendidikan kemudian sebagai norma bukanya sebuah perkecualian. misalnya. betapa penting dan kompleksnya tugas dan dipihak lain pentingnya karakter. pertukaran pengajaran dan belajar antar kelompok siswa dan keseluruhan para individu guru di ruang – ruang kelas yang terpisah di bagi – bagi dalam penetapan sekolah diseluruh masing – masing negara. Penulis menggaris bawahi. Untuk membantu pengembangan kultur yang reform minded diantara para guru tampak jelas terdapat dua perdebatan.

rintangan yang diharapkan. Dengan demikian reformasi harus mengandung masyarakat umum dan kelompok – kelompok kepentingan mereka. Jenis – jenis perubahan tertentu dapat dicapai dengan cepat (misalnya) perubahan – peruabahan administratif di dalam struktur sistem. suasana reformasi dapat berjalan dengan flesibel dan dapat secara produktif. Skala waktu reformasi itu panjang Pencapaian perubahan penting didalam sistem pendidikan terlihat menjadi proses yang tak seimbang dan lambat. dengan jadwal generasi yang normal. ia mungkin saja salan petunjuk untuk menjadi terputus dan spesifik didalam perubahan yang dicari. Fakta bahwa pemerinta telah mengeluarkan undang – undang pendidikan baru atau sering kali regulasi tidak berarti bahwa sistem pendidikan baru atau praktek – prantek yang kelas baru secara otomatis nampak teknologi inovasi menggambarkan suatu pola yang diamati secara umum dengan mana sejumlah kecil adaptor inovasi paling awal terhadap bernagai pertimbangan untuk melakukan inovasi kemudian dikuti oleh sebagian besar para adapter. D. apa yang dipenting bukanlah rencana pusat (meskipun rencana pusat itu kadang – kadang diperlukan) tetapi masyarakat pembaru yang mereka sendiri akan kerja untuk mengingatkan situasi sebagaimana yang mereka lihat dan mereka pahami. Perubahan fundamental didalam pengarjarn dimana berbagai wilayah pendidikan didalam ruang kelas yang banyak sekali adalah proses dari target adalah usaha yang paling panjang sebagai tambahan kelompok – kelopok seperti guru. . Ketika hasil – hasil yang ada dianggap sebagai hal yang bersifat sementara dan diarahkan untuk melanjutkan proses review dan mengarahkan kembali. politikus dan kelompok bisnis lokal boleh jadi milik harpaan yang berbeda mengenai apa capaian – capaian baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang yang akan mengatur kesuksesan reformasi. orang tua. dengan mengekor adaptor yang mengekor terakhir. Ketika pencapaian untuk mencapai perubahan kemuida. Melainkan. siswa. Dimana ada usaha untuk memaksa langka perubahan yang telah dirancang dan alat – alat legeslatif yang memaksa diguanakan untuk menentang resistensi yang kuat dari kelompok – kelompok kepentingan yang penting. untuk melakukan penyesuaian strategi dan untuk melihat peluang didalam hasil tak terantisipasi atas dasar perubahan ini. apa yang bisa tampak sebagai perubahan untuk sementara waktu terbukti menjadi superfisial dan dangkal sebagai resistensi yang direncanakan yang mengikis dan mengasikan perubahan itu. ketika perlu mencoba bertindak atas prinsip – prinsip tertentu untuk mencapai tujuan yang tentukan untuk menjaga orientasi kritis terus menerus. Kelesuan dan kekakuan kelembagaan yang kuat menandai institusi – institusi pendidikan dimana struktur dan prakteknya dibentuk oleh tradisi – tradisi utama yang panjang.

Bahkan pada kasus perubahan yang selama ini yang nyata – nyata mengukur efisiensi seperti misalnya pemerintah pusat melepaskan diri dari tanggung jawab tertentu mereka terhadap pendidikan. Itu menunjukan bahwa biaya – biaya telah dipindah ketempat lain kedalam sistem namun masih diperlukan untuk dimunculkan dibeberapa anggaran yang lain Sumber daya harus memasukan ketepatan bagi manajemen aktifitas perubahan yang lebih baik.E. Bukan eksatra tambahan ketika anggaranya baik. insisiatif memerlukan usaha subtansial untuk diabadikan bagi monitoring implementasi menjaga orang – orang agar mengetahui apa yang sedang terjadi menghubung hubungkan proyek perubahan yang berbeda yang dirancang bersama – sama. melokalisasi maslah – masalah yang belum terpecahkan dan sebagainya. Pengembangan sumber daya manusia dan invesatsi tampil sebagai hal yang fundamental bagi suksesnya reformasi. Inisiatif tidak menjalankan dari mereka sendiri. Kesuksesan reformasi selalu membutu sehkan sumberdaya Baik sumber daya fisik dan manusia penting sekali untuk membuat perubahan dan hampir semua reformasi yang penting melakukan sumber daya tambahan dari kedua macam sumberdaya tersebut. . Usaha – usaha seperti itu ditemukan sepuluh kali lebih sering sebagai peruabahan yang sukses dibandingkan dengan sekolah sekolah yang tidak berubah.

ilusi. atau agama dalam suatu masyarakat negara. pengetahuan yang sumbernya diperoleh penelitian lapangan dengan adanya pendekatan kualitatif yang mengahasilkan ilmu soial Ketiga.ilham dari Tuhan yang peroleh melalui pendekatan di ke Alloh 2. Perluaslah ilmu pengetahuanmu dan janganlah engkau sekali – kali puas dengan apa yang kamu dapat 2. bangsa dan negara. pengetahuan yang sumbernya wahu. Jadikanlah pendidikan sebagai sarana untuk mengejar kesuksesanmu dimasa depan. 3. Untuk memajukan ilmu pendidikan ada tiga ilmu pengetahuan: pertama. 3. pengendalian diri kepribadian Akhlak mulia dan ketrampilan yang diperlukan dirinya. Pendidikan adalah usaha yang terencana untuk mewujudkan dan mengembangkan potensi dirinya untuk memliki kekuatan spritual keagaman. B. pengetahuan yang sumbernya dari alam raya. Saran – saran Setelah penulis mengeuraikan pokok – poko dalam karya tulis ini penulis ingin menyampaikan saran – saran sebagai berikut: 1. Kesimpulan 1. Gunakanlah ilmu yang kamu dapat untuk memajukan generasi penerusmu . Perubahan secara dratis untuk perbaikan dibidang sosial politik.BAB IV PENUTUP A. diperoleh dari penelitian dan praktik laboratorium Kedua. masyarakat.

2003. 2005 jakarta. Refromasi pendidikan. . Nate Abudin Paradigma Pendidikan Islam. Rida Mulia 3. Connel. Hellen. Miftahur dan chamad pendidkan Islam melawan Globalisasi. 2001 jakarta Grassindo. Logos 2.DAFTAR PUSTAKA 1.

DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nama NIS TTL Agama OrangTua Alamat : Ulul Fahmi : 09.6185 : Demak. 19 juli 1994 : Islam : ASROR : Desa Kebonbatur .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful