P. 1
kalkulus-2

kalkulus-2

|Views: 18|Likes:
Published by Neng Afit

More info:

Published by: Neng Afit on Nov 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/12/2013

pdf

text

original

TEKNIK INFORMATIKA

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI
2009
Satuan Acara Perkuliahan
Mata Kuliah Kalkulus 2
 Integrasi (Pengertian Integral, rumus – rumus dasar
integral, integral tak tentu, integral tertentu)
 Metode Integrasi (Integral dengan substitusi, Integral
Parsial, Integral fungsi trigonometri, integral fungsi
rasional, substitusi khusus, rumus – rumus reduksi)
 Fungsi Transenden (Logaritma dan Eksponen, Invers
fungsi trigonometri)
 Luas dan integral tertentu (luas, integral tertentu, sifat –
sifat integral tertentu)
 Volume benda putar
 Luas permukaan benda putar
 Integral tak wajar dan integral lipat dua
 Differensial parsial orde tinggi
 Kalkulus dan geometri

Untuk sumber
materi silakan
gunakan buku2
kalkulus yang
mendukung/ dari
internet
Kesepatakan Perkuliahan
 Prosentase Nilai
 Absensi = 20%
 Tugas = 20 %
 Quiz = 20 %
 UTS = 20 %
 UAS = 20 %
 Nilai Mutu

Nilai Mutu Range Nilai
A
B
C
D
E
Silakan disepakati…
80-100 -> A…. oK?!
PENGERTIAN INTEGRASI
 Integral adalah lawan diferensiasi. Penulisan
simbol integral:


 Rumus – rumus dasar integrasi



( ) ( ) f x dx F x C = +
í
1
, 1
1
n
n
ax
ax dx C n
n
+
= + = ÷
+
í
Nah…. ini contoh2 nya bu…. pa…..
1.

2.

3.

4.

5.
1 1 2
2
6 6
6 3
1 1 2
x x
xdx x
+
= = =
+
í
3 1 4
3 4
12 12
12 3
3 1 4
x x
x dx x
+
= = =
+
í
1 3
1
1 3
2 2
2 2
6 6
6 6 4
1 3
1
2 2
x x
xdx x dx x
+
= = = =
+
í í
1 1 0 1
2
2 3
(2 3) 3
1 1 0 1
x x
x dx x x
+ +
+ = + = +
+ +
í
1 5 1
7 1
2 2 1
2 2 2 2 2
2 2
( ) ( 2 ) 2 4
7
x x dx x x x dx x x dx x x
x
÷
÷
÷ = ÷ = ÷ = ÷
í í í
Silakan dicoba Tugas 1 nya,,,
saya yakin ibu-ibu dan bapa-bapa pasti bisa…..
 Tentukanlah nilai
integral dari:
1. dx
2. dx
3.
4.
5.
2
9x
í
2
(3 4 ) x x +
í
1 1
2 2
(3 2 ) x x dx
÷
÷
í
1
2
2
( 3) x x dx
÷
+
í
2
( 3) x
dx
x
+
í
6.

7.
2
(1 2 ) x
dx
x
÷
í
2
1
( 1) x dx
x
÷
í
Dikumpulkan hari Selasa
tanggal 12 Mei 2009 ya……… ^^

Integral Tertentu
 Integral tertentu biasa digunakan untuk
menghitung luas daerah yang dibatasi kurva
y=f(x) dan sumbu x, dengan batas tertentu



 Sifat – sifat integral tertentu
1.

2.
| |
( )
( )
b
b
a
a
f x dx Fb Fa
F x
= = ÷
í
( ) ( )
b b
a a
kf x dx k f x dx =
í í
| |
( ) ( ) ( ) ( )
b b b
a a a
f x g x dx f x dx g x dx + = +
í í í
Sifat – sifat integral tertentu (Lanjutan…)
3.

4.

5.

6.
( ) ( ) ( ) ,
b c c
a b a
f x dx f x dx f x dx a b c + = < <
í í í
( ) ( )
b a
a b
f x dx f x dx = ÷
í í
( ) 0
a
a
f x dx =
í
( ) ( )
b b
a a
f x dx f t dt =
í í
Kira – kira
perlu
contoh2nya
ga????
Luas daerah yang dibatasi kurva y=f(x) dan
sumbu x
Dengan batas x1=a dan x2=b
( )
b
a
L f x dx =
í
( )
b
a
L f x dx = ÷
í
Luas Daerah Antara Dua Kurva
 Untuk interval [a,b] dengan f(x)>=g(x), maka:


| |
( ) ( )
b
a
L f x g x dx = ÷
í
Metode Integrasi
 Integral dengan Substitusi
contoh:

Diusahakan menjadi bentuk
Substitusi u=2x-3
Cari turunan dari u =
Cari nilai dx:


2 3 ? x dx ÷ =
í
n
u du
í
2
du
dx
=
2
du
dx =
 Maka:





 Hasil akhir, dikembalikan ke nilai awal u = 2x-3,
yaitu:




1
2 3 .
2
x dx u du ÷ =
í í
3 1
2 2
1 1 2
.
2 2 3
u du u C = = +
í
3
2
1
2 3 (2 3)
3
x dx x C ÷ = ÷ +
í
3
2
1
3
u C = +
Integral Parsial
 Bila bertemu dengan integran yang
pengintegralannya tidak dapat dibawa ke bentuk
dasar. Salah satu cara penyelesaiannya dengan
metode integral parsial.
Dengan pemisalan: u = f(x) dan v = g(x). Metode
integral parsial memiliki bentuk:



udv uv vdu = ÷
í í
Keterangan:
u = f(x) - du = turunan dari u
v = g(x) - dv = turunan v

Contoh:


Jawab:
Jadikan bentuk
Pemisalan:
u = dv =
Cari du dan v
du = 2x dx v =

v =

Masukan ke bentuk


2
3 x x dx ÷
í
udv
í
2
x
3 x dx ÷
3 x dx ÷
í
3 1
2 2
2
( 3) ( 3)
3
x x ÷ = ÷
í
udv uv vdu = ÷
í í
3 3
2 2
2 2
2 2
3 . ( 3) ( 3) .2
3 3
x x dx x x x xdx ÷ = ÷ ÷ ÷
í í
udv uv vdu = ÷
í í
3 3
2
2 2
2 4
( 3) ( 3)
3 3
x x x x dx = ÷ ÷ ÷
í
Integral Parsial
Tahap 2:
3
2
( 3) x x ÷
í
VOLUME BENDA PUTAR
 Benda putar yang sederhana dapat kita ambil
contoh adalah tabung dengan besar volume
adalah hasilkali luas alas ( luas lingkaran ) dan
tinggi tabung. Volume dari benda putar secara
umum dapat dihitung dari hasilkali antara luas
alas dan tinggi.
 Bila luas alas kita nyatakan dengan A(x) dan
tinggi benda putar adalah panjang selang [ a,b
], maka volume benda putar dapat dihitung
menggunakan integral tentu sebagai berikut :

Lanjutan……
 Untuk mendapatkan volume benda putar yang
terjadi karena suatu daerah diputar terhadap
suatu sumbu, dilakukan dengan menggunakan
dua buah metode yaitu metode cakram dan kulit
tabung.
 Metode Cakram
Misal daerah dibatasi oleh y = f(x), y = 0, x = a
dan x = b diputar dengan sumbu putar sumbu
X. Volume benda pejal/padat yang terjadi dapat
dihitung dengan memandang bahwa volume
benda padat tersebut merupakan jumlah tak
berhingga cakram yang berpusat di titik-titik pada
selang [a,b].




Lanjutan………
Misal pusat cakram dan jari-jari r = f(xo).
Maka luas cakram dinyatakan :
Oleh karena itu, volume benda
putar :




Dapat juga ditulis

f(x) = y
2
b
a
V y dx t =
í
Lanjutan……..
Sedangkan bila grafik fungsi dinyatakan dengan
x = w(y), x=0, y = c dan y = d diputar mengelilingi
sumbu Y maka volume benda putar :




Dapat juga ditulis:

w(y) = x
2
d
c
V x dy t =
í
VOLUME BENDA PUTAR ANTARA DUA
KURVA
Jika suatu daerah dibatasi oleh kurva y=f(x), y = g(x),
x=a dan x=b diputar sekeliling sumbu X sejauh 360
derajat, maka isi benda putar yang terjadi adalah:


2 2
[( ( )) ( ( )) ]
b
a
V f x g x dx t = ÷
í
Dimana f(x)> g(x)
Contoh Soal:
1. Tentukan isi benda putar yang terjadi jika suatu
daerah tersebut dibatasi oleh kurva
, sumbu y, y=0 dan y=2!
2. Daerah yang dibatasi kurva dan sumbu x,
diputar sekeliling sumbu x sejauh 360 derajat.
Tentukan isi benda putar yang terjadi!
3. Daerah yang dibatasi oleh kurva y=x+3, y=3
dan y=7 diputar mengelilingi sumbu y sejauh
360 derajat. Tentukan isi benda putar yang
terjadi!
4. Buktikan bahwa isi kerucut:
5. Buktikan bahwa isi bola:

2
1 y x = ÷
2
2 y x x = ÷
2
1
3
V r t t =
3
4
3
V r t =
INTEGRAL TAK WAJAR
 Bentuk integral disebut Integral Tak
Wajar , jika:
a. Paling sedikit satu batas integrasinya tak
berhingga, atau
b. Integran f(x) mempunyai titik tak kontinu pada [
a , b ]
• Paling sedikit satu batas integrasinya tak
hingga



( )
b
a
f x dx
í
 Bila limit pada ruas kanan ada dan bernilai
hingga, maka integralnya disebut Konvergen ke
nilai limit tersebut. Sedang bila limit tidak ada
atau nilainya menuju tak hingga maka disebut
Divergen

Integran mempunyai titik
diskontinu pada [ a ,b ]


You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->