P. 1
Seputar Liberalisme

Seputar Liberalisme

|Views: 10|Likes:
Published by Ines Maulyna Tora

More info:

Published by: Ines Maulyna Tora on Nov 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/18/2013

pdf

text

original

PENGERTIAN LIBERLISME

Liberalismeadalahsuatu ideology atauajarantentang Negara, ekonomidanmasyarakat yang mengharapkankemajuan di bidangbudaya, hukum, ekonomisertatatakemasyarakatanatasdasarkebebasanindividu, agar dapatmengembangkanbakatdankemampuanyaitusebebasmungkin.Intipokokliberalismeadalahterj aminnyakemerdekaanindividumengingatmasyarakat di bentukdariindividu-individu.

CIRI POLITIK LIBERALISME
Ciri-cirinyayaitu: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Menjaminkemerdekaandankebebasanberekspresisetiapindividu Persainganekonomi di jalankanolehgolonganswasta Setiap orang berhakmenganutmaupuntidakmenganut agama Kekuasaanpolitikberdasarkansuaradominan Negara tidakmencampuriurusanpribadiwarganegaranya Solidaritassosialtidakberkembangkarenatumbuhnyakebebasanindividu

LATAR BELAKANG PAHAM LIBERALISME
Liberalismetimbulkarenareaksiataspenindasan yang di lakukanolehkaumbangsawadankaumagampadajamanmokartiabsolut.Orang-orang yang kebebasannya di kekangketikaitu, akhirnyamenuntutkemerdekaandalambidanpolitik, ekonomi, sastra, dan agama.Liberalismepadaawalnyaberkembang di Eropadan di peloporiolehkelompokgolomganborjuis.Kaumborjuismerupakanwargakota yang cukupmemilikikekuatandalambidangekonomidancukupterpelajar. Kaum liberal yang ssebagianbesaradalahkelompokborjuisterseutmenentangtindakan yang di anggapmenekankebebasanindividu.Kebebasanindividu di inggristertuangdalam Magna Charta (1215)yang mengatakanbahwaseseorangkecualibudak, tidakboleh di tangkap, di asingkan, dandi siksaataudisitamiliknyatanpa alas an yang kuatmenuruthukum. Kemudianperaturan yang tertuangdalam The Great Charter Liberties (1927) menjaminpengakuantentangkebebasanbertindakdanberdagangbagiwargakota. Sedangkandalam Habeas Corpus Act (1679) menetapkanbahwa hakim dapatmemintapolisiuntukmenunjukan alas anlengkapmengapaseseorangditangkapdan orang yang ditangkapituharusdiperiksaselambat-lambatnyadalamwaktuduahari. Seseorang yang telahdituntutdalamsuatuperkaratidakbolehlagidiadiliuntukperkara yang sama. Dalam Bill of Rights (1689) dicantumkanbahwamembuatundang-undang, menaikkanpajak,

danmembentuktentaraharusmendapatizindariParlemen.Parlemenjugamempunyaikebebasanberbic aradanmemgeluarkanpendapat. PerkembanganLiberalisme di bidangperekonomianpadaabadke -18 dipeloporioleh Adam Smith dalambukunya Wealth of Nations tahun 1776.Smith berpendapatbahwakesejahteraanumumdapatdicapaiapabiladiberikankebebasankepadasetiapindivi duuntukberusahatanpacampurtangandaripihakpemerintah.Pernyataanitumendorongsetiapindividu untuksemakinmemperhatikankepentinganpribadi.Perhatianmyanglebihbesarkepadakepentinganpr ibadiituakanmeningkatkanproduktifitasdengansendirinya. Doronganserta motif berdasarkankeuntungandirisendirimenjadilatarbelakangsegalakegiatanmanusia.Itulahdasarkelahir anajaran liberal yang berawaldarikepentinganperekonomian.

PengaruhPolitikLiberalisme
Politikliberalismeberpengaruhterhadapperkembanganpahamdemokrasidannasionalismeatasbangs a-bangsadidunia .Setiapindividumempunyaihakuntukmenjalankankepentingan yang diwujudkandalam system demokrasi liberal sehinggamelahirkanfungsiparlemensebagailembagapemerintahanrakyat .Seterusnya ,pemilihanumumdilakukanuntukmemilihparaanggotaparlemen , dansetiap orang berhakmemberikansatusuara .Dalampemiluseringterjadipersainganmencarikekuasaanpolitik . MasuknyaseseorangmenjadianggotaprlemenotomatisakanberpengaruhterhadappenetapanUndang – undangataujatuhbangunnyasebuahcabinet . Bagibangsa yang sedangterjajah ,liberalismesejalandenganpertumbuhanpahamnasionalisme yang sama – samamementingkanterbentuknya Negara yang berpemeritahansendiri . Kesadarantersebuttumbuhkarenasetiabangsamemilikihakuntukmenentukannasibnyasendiri. Dalambidangagama ,penerapanpahamliberalismeberartibahwasetiapindividubebasmemilihdanmenentukanagamanyas endiri . Hal inisangatberbeda ,misalnyasituasipadamasasebelumterjadinyaReformasiGerejamasyarakatEropadiwajibkanuntukm emeluk agama yang dianutrajanya . Selainitu ,liberalismedibidang agama inimenghendakiadanyakebebasanberfikirindividu . artinya ,individumempunyaihakuntukmengungkapkanekspresinyadanbukanberdasarataskehendakgereja . GerejatersebutpadaakhirnyamelahirkanReformasiGereja yang kemudianmemunculkan agama baruyaitu Kristen protestan . Di bidangpers ,politikliberalismemungkinkanseorangwartawanbebasmemuatberitaapapun yang iaketahui , sementaraparasastrawanbebasmengeluarkanpendapatdanungkapanhatinya.

Masyarakatumumberhakmembacadanmenilaisendiritulisan tulisanparawartawandansastrawantersebut .

-

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->