Studi Kasus Jaringan Terdistibusi dan Jaringan Akses pada Lantai 2 Gedung H5 Universitas Negeri Malang

1. Teori

a. Jaringan Terdistribusi Jaringan terdistribusi merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu. Jaringan ini merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu. Sebuah jaringan terdistribusi adalah jenis jaringan yang memiliki prosesor terpusat dan node yang mengelilingi prosesor terpusat. Hal ini juga mungkin memiliki gateway untuk mengakses prosesor atau untuk sistem cadangan sekunder dalam kasus kegagalan. Sistem kontrol terdistribusi yang digunakan untuk mengurangi biaya dalam instalasi dan juga membuat solusi pemeliharaan yang lebih layak. Idenya adalah bahwa jika istirahat fungsi satu pada jaringan, sisa fungsi tidak akan gagal (Kopetz H., Sistem Real-Time, Desain Prinsip untuk Aplikasi Terdistribusi Tertanam, Kluwer Academic Publishers, 1997). Ada dua tipe generic arsitektur sistem terdistribusi, yaitu: - Arsitektur Client-Server Sistem dianggap sebagai salah satu set layanan yang disediakan untuk klien. Server dan Client diperlakukan berbeda. - Arsitektur Obyek terdistribusi Tidak ada perubahan antara client dan server, sistem dapat sebagai satu set objek yang berinterkasi yang lokasinya tidak relevan. Tidak ada perbedaan antara client dan server. Jaringan terdistribusi merupakan suatu bagian penting dari jaringan komputer. Namun, dari kedua jaringan tersebut terdapat perbedaan-perbedaan, antara lain:

Antar node bisa saling bertukar file atau Antar terminal tidak dapat saling resource yang dimiliki. namun tiap pekerjaan ditangani sendiri sendiri oleh komputer yang meminta dan dimintai layanan. Metode komunikasi antar komputer Metode komunikasi antar komputerter dengan model Peer-to-Peer atau Client sentralisasi (terpusat pada komputer Server. Masing-masing terminal membutuhkan host (komputer utama) untuk dapat aktif melakukan pekerjaan dan berkomunikasi dengan terminal lain. Lamanya suatu proses dipengaruhi oleh Lamanya suatu proses tergantung Sisspesifikasi hardware masing-masing tem Operasi yang akan memilih prosestation yg meminta layanan. User dapat mengetahui proses yang sedang berlangsung (di komp station User tidak dapat mengetahui proses atau di server). komputer. sesuai sharing file atau resource tanpa campur keinginan/permission yg diatur pemilik tangan host (supervisor host). yang sedang berlangsung di host. sor komputer mana yang akan digunakan. oleh sistem. utama/host) Masing-masing node atau workstation (pada metode peer-to-peer) tidak membutuhkan komputer server khusus untuk menangani seluruh pekerjaan. Jaringan Terdistribusi Komputer yang terhubung terdiri dari host (komputer utama) dan terminalterminal (komputer yang terhubung dengan komputer host) Beberapa host komputer terhubung agar dapat mengerjakan sebuah atau beberapa pekerjaan besar bersama.Jaringan Komputer Komputer yang terhubung merupakan gabungan yang terdiri dari beberapa workstation atau juga gabungan komputer server dan client Beberapa komputer terhubung agar dapat sharing. Host melayani beberapa terminal dan melakukan proses berdasarkan input dari terminal-terminal Kualitas komunikasi data dipengaruhi Kualitas komunikasi data dipengaruhi oleh media transmisi yang digunakan. Masing-masing user disetiap Masing-masing user disetiap terminal . Server hanya melayani permintaan sesuai antrian yang sudah diatur sistem.

kalau ingin secara otomatis oleh sistem tanpa memanfaatkan resource yang dimiliki diketahui user. bersifat transparan (jelas) bagi user. Secara explisit seorang user pada tiap terminal juga menyampaikan tugasnya dari jauh. namun Admin/Supervisor sistem dapat merubah dengan hanya mengijinkan satu ID untuk tiap terminal. biasanya berada dalam suatu area lokasi. harus login untuk bisa memanfaatkan secara explisit memindahkan file-file. Spesifikasi hardware server tidak harus Spesifikasi hardware host (komputer lebih baik dari hardware client utama) harus lebih baik dari terminal. secara explisit. untuk login ke server. namun policy seorang Admin dapat merubah aturan ini agar sebuah ID dapat digunakan bersama-sama secara terbatas. Keberadaan sejumlah komputer dalam jaringan tidak harus transparan disatu lokasi. Umumnya beberapa terminal dapat menggunakan ID yang sama untuk login ke komputer host. namun secara umum menangani sendiri seluruh manajemen jaringan. Keberadaan sebuah atau sejumlah komputer atau terminal autonomous. dengan application layer . Merupakan sistem yang Merupakan suatu sistem perangkat menggabungkan kinerja perangkat dan lunak yang dibuat dan bekerja pada aplikasi dari physical layer sampai lapisan atas sebuah sistem jaringan.workstation (client) sadar betul akan tidak dapat menyadari proses yang proses yang sedang terjadi apabila ia berlangsung pada sistem meminta layanan atau mengirimkan User tidak perlu melakukan pekerjaan data keserver. resource host. Tiap user juga memiliki ID dan password untuk dapat login ke host & menggunakan resource yang disediakan. Tiap user memiliki identitas & password yang unik untuk dapat login serta menggunakan resource yang terdapat di server. Umumnya user tidak bisa menggunakan ID yang sama. Meskipun secara umum oleh server. karena semua proses User secara explisit (nyata) harus dan manajemen dilakukan/ ditangani “login” pada server. sehingga secara fisik tidak dapat dilihat oleh user lain yang berada dalam jaringan.

hybrid fiber-coax Untuk CATV. FTTC. dengan skema QAM. yang kemudian terhubung ke akses kabel logam ke rumahrumah. HFC. digital subscriber line xDSL adalah sekelompok teknologi yang menggunakan akses kabel logam untuk menghantarkan beberapa Mbps melalui jarak tertentu. ONU ditempatkan di dalam bangunan. Jaringan akses menyediakan UNI (user-network interface) ke terminal pelanggan. fiber to the house Untuk rate yang sangat tinggi. Akses Satelit Arah turun disalurkan melalui transmisi satelit digital QPSK dalam band 1015 GHz atau 2-6 GHz. Beberapa teknologi xDSL lain akan dirinci dalam artikel lain. kedua jaringan ini saling berhubungan erat dan saling mendukung agar suatu jaringan dapat berfungsi secara optimal. 5. Maka dibangun jaring serat optik hingga gardu berisi perangkat ONU (optical network unit). FTTH. 2. dapat diinstal jaring serat optik yang langsung masuk ke bangunan pelanggan. Arah naik yang berfungsi sebagai pengontrol dilakukan melalui line telepon biasa atau line ISDN. akses logam menggunakan VDSL. MMDS/LMDS. xDSL. 6. fiber to the curb Untuk rate beberapa puluh Mbps. jaringan gabungan serat optic dan kabel koaksial memuat data MPEG atau sinyal ATM dalam rate 20 hingga 50 Mbps. Jaringan Akses Jaringan akses merupakan kelanjutan dari jaringan komputer. Jaringan akses terhubung ke setiap layanan dalam jaringan inti melalui SNI (service node interface). sementara jaringan inti menyediakan layanan telekomunikasi dan transportasi antar jaringan akses. antara lain: 1. 3. Jaringan akses ini memiliki berbagai macam penerapan. multichannel/local multipoint distribution point .b. Yang sedang naik daun adalah ADSL (asymmetric DSL) yang menghantar 6 Mbps ke satu arah (disebut arah turun) dan 640 kbps ke arah lain (arah naik). Untuk kecepatan hingga 30 Mbps. 4. jarak tempuh kabel tidak dapat terlalu jauh.

sedang untuk LMDS lebih dari 10 GHz.9. IP address yang diberikan untuk jaringan ini adalah DHCP yang berkisar antara 192. Gambar jaringan di atas adalah salah satu jaringan dari jurusan Pendidikan Teknik Informatika yang letak server-nya berada di gedung G4. Topologi Berdasarkan wawancara kepada Pak Fauzi yang kami lakukan. Menurut informasi yang kami dapat. Untuk access .9. Transmisi melalui gelombang mikro. Frekuensi yang digunakan untuk MMDS kurang dari 10 GHz.Saluran asimetris untuk CATV.220 dengan default gateway 192.192.5 yang termasuk dalam kelas C. diperoleh gambar topologi sebagai berikut : Gambar Topologi Jaringan pada Lantai 2 Gedung H5 TIK (Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi) merupakan server pusat dari keseluruhan jaringan komputer yang ada pada Universitas Negeri Malang.180 .9.168. Di bawah server pusat ini terdapat server lagi yang menjadi pusat data khusus fakultas tertentu tertentu.168. 2.168.

di wifi kita sering tuh menggandakan IP. Data dari pusat bisa didistribusikan ke semua jurusan. Implementasi Jaringan Terdistribusi pada Lantai 2 Gedung H5 Jika dilihat dari pengertian jaringan terdistribusi yang dibahas pada poin teori. menggunakan radio server yang mengharuskan user untuk login terlebih dahulu sebelum mengakses internet melalui Wi-Fi. jadi yang punya IP asli nggak bisa ngakses internet. aku wes mumet… . letak jaringan terdidtribusi terdapat pada server-server mulai dari server pusat hingga fakultas. namun data dari antar jurusan tidak bisa didistribusikan (atau tidak bisa melakukan transfer file). (Sam. Pembahasan a. Gun. b. gimana tuh solusinya? enaknya dibahas di sini nggak?) 3. Implementasi Jaringan Akses pada Lantai 2 Gedung H5 Jaringan akses pada topologi lantai 2 gedung H5 terdapat pada setiap komputer atau PC yang ada pada Lab serta Access Point yang terpasang pada jaringan tersebut yang tujuannya mempermudah mobile device mengakses internet dari server. tambahin Sam. padahal IP dalam 1 jaringan nggak boleh sama.point untuk jaringan wireless (Wi-Fi). Jenis dari arsitektur yang digunakan pada topologi tersebut adalah Client Server karena kedua peran tersebut memiliki tugas yang berbeda. Gun aku tuh kemaren ditanyai pak Fauzi.

pdf 2. http://202.Daftar Pustaka 1.15.91.com/2010/05/12/jaringan-akses/ 6.org/wiki/Jaringan_komputer 5. http://deniign.wordpress.wordpress.bloggersragen. http://id.com/2010/03/12/perbedaan-antarajaringan-komputer-dan-sistem-terdistribusi/ 3. http://www.wikipedia.com/2011/10/pstn-public-switched-telephonenetwork.14/upload/files/4254_BAB_X_ARS_SIST_TERDISTRB. http://riyadi2405.com/2010/05/pengenalan-dasar-tentangjaringan.html 4. http://cyberjagaditha.html .blogspot.

110533430680 NIM. 110533430677 NIM. Fatoni M. 110533430678 NIM. Abriguna Mintarum Nur Fitria Dahlina Nur Kholiyati Sindhi Faristin Putri NIM. 109533423209 JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS NEGERI MALANG 2011 . 110533430679 NIM.TUGAS MATA KULIAH KOMUNIKASI DATA DAN JARINGAN KOMPUTER “STUDI KASUS JARINGAN TERDISTRIBUSI DAN JARINGAN AKSES” Oleh : Irsam M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful