Sawi Hijau (Caisin) Caisin atau sawi hijau atau sawi kembang, caisim, caisin atau sawi bakso

(Indonesia); sawi bunga (Malaysia); phakkwangtung atau phakkatkheokwangtung (Thailand); False pakchoi, Mock pakchoi (Inggris); Cai xin (Cina) (Brassica rapa convar. parachinensis; suku sawi-sawian atau Brassicaceae) merupakan jenis sayuran yang cukup populer., sayuran ini mudah dibudidayakan dan dapat dimakan segar (biasanya dilayukan dengan air panas) atau diolah menjadi asinan.

Tanah yang cocok untuk ditanami caisin adalah tanah gembur, banyak mengandung humus, subur serta drainase yang baik. Misalnya tanah lempung berpasir atau lempung berliat. Derajat kemasaman (pH) tanah berkisar antara 5.5-6.5 merupakan pH yang optimum bagi pertumbuhan caisin.

Klasifikasi ilmiah Sawi hijau : Kingdom Subkingdom Super Divisi Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae (Tumbuhan) : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) : Spermatophyta (Menghasilkan biji) : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) : Dilleniidae : Capparales : Brassicaceae (suku sawi-sawian) : Brassica : Brassica rapa var. parachinensis L.

Kerabat Dekat Sawi Putih, Sawi Daging, Kol Rabi, Brokoli, Kubis, Kembang Kol, Rutabaga, Kol Rabi, Kol Tunas, Kol Keriting, Sesawi Hitam A. LATAR BELAKANG.

JENIS SAWI A. serta memperbaiki dan memperlancar pencernaan. Fe. KLASIFIKASI BOTANI. Penyembuh penyakit kepala. Spesies : Brassica Juncea. Selain itu juga sangat potensial untuk komersial dan prospek sangat baik. memperbaiki fungsi ginjal.. B. dan Vitamin C. JENIS-JENIS SAWI. bahan pembersih darah. dan tidak berkrop. Orang Jawa. Ca. Kelas : Dicotyledonae. aspek teknis. Di antara tanaman sayur-sayuran yang mudah dibudidayakan adalah caisim. halus. karbohidrat. sehingga memiliki kelayakan untuk diusahakan di Indonesia. Genus : Brassica. lemak. P. sedang orang Sunda menyebut sasawi.Jagad Indonesia ini memungkinkan dikembangkan tanaman sayur-sayuran yang banyak bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan bagi manusia. Sedangkan kandungan yang terdapat pada sawi adalah protein. Divisi : Spermatophyta. indian mustard ataupun sarepta mustard. tidak berbulu. Petani kita hanya mengenal 3 macam sawi yang biasa dibudidayakan yaitu : sawi putih . Sehingga ditinjau dari aspek klimatologis Indonesia sangat tepat untuk dikembangkan untuk bisnis sayuran. chinese mustard. Vitamin A. Karena caisim ini sangat mudah dikembangkan dan banyak kalangan yang menyukai dan memanfaatkannya. Manfaat sawi sangat baik untuk menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk. B. Famili : Cruciferae (Brassicaceae). Vitamin B. Secara umum tanaman sawi biasanya mempunyai daun panjang. Subdivisi : Angiospermae. Ordo : Rhoeadales (Brassicales). aspek ekonomis dan aspek sosialnya sangat mendukung. Madura menyebutnya dengan sawi. MANFAAT. Perdagangan internasional dengan sebutan green mustard. Ditinjau dari aspek klimatologis. Sebutan sawi orang asing adalah mustard.

Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah gembur. penyediaan pupuk dan pestisida. sehingga dapat di tanam sepanjang tahun. Pada musim kemarau yang perlu diperhatikan adalah penyiraman secara teratur. Budidaya konvensional di lahan meliputi proses pengolahan lahan. Daunnya lebar memanjang. wortel. Meskipun demikian pada kenyataannya hasil yang diperoleh lebih baik di dataran tinggi. tanaman ini cocok bils di tanam pada akhir musim penghujan. Sawi dapat ditanam secara monokultur maupun tunmpang sari. sawi hijau. menurut asalnya di Asia.200 meter di atas permukaan laut. . Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7. Tanaman sawi tahan terhadap air hujan. Caisim alias sawi bakso ada juga yang menyebutnya sawi cina.(sawi jabung). sehingga dapat diusahakan dari dataran rendah maupun dataran tinggi.. langsing. BUDIDAYA TANAMAN SAWI Cara bertanam sawi sesungguhnya tak berbeda jauh dengan budidaya sayuran pada umumnya. berwarna putih kehijauan. penyiapan benih. Selain enak ditumis atau dioseng. Sekarang ini masyarakat lebih mengenal caisim alias sawi bakso. juga untuk pedangan mie bakso. dengan sedikit sekali rasa pahit. Tangkai daunnya panjang. atau restoran cina. teknik penanaman. segar. Sedangkan menanam benih sawi ada yang secara langsung tetapi ada juga melalui pembibitan terlebih dahulu. cuaca dan tanahnya sehingga dikembangkan di Indonesia ini. Tanaman yang dapat ditumpangsarikan antara lain : bawang dau. Karena Indonesia mempunyai kecocokan terhadap iklim. kangkung darat. Daerah penanaman yang cocok adalah mulai dari ketinggian 5 meter sampai dengan 1. lebih cepat tumbuh apabila ditanam dalam suasana lembab. bayam. Berikut ini akan dibahas mengenai teknik budidaya sawi secara konvensional di lahan. mie ayam. tipis dan berwarna hijau. subur. Selain itu juga ada pula jenis sawi keriting dan sawi sawi monumen. Namun biasanya dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 meter sampai 500 meter dpl. Berhubung dalam pertumbuhannya tanaman ini membutuhkan hawa yang sejuk. merupakan jenis sawi yang paling banyak dijajakan di pasar-pasae dewasa ini. banyak mengandung humus. SYARAT TUMBUH Sawi bukan tanaman asli Indonesia. serta pembuangan airnya baik. Tanaman sawi dapat tumbuh baik di tempat yang berhawa panas maupun berhawa dingin. serta pemeliharaan tanaman. Akan tetapi tanaman ini juga tidak senang pada air yang menggenang. dan sawi huma. Dengan demikian. Rasanya yang renyah.

tidak berbulu. Daun merupakan bagian terpenting dari tanaman ini karena merupakan bagian yang dapat dikonsumsi. tetapi rangkaian tandan lebih pendek. mencegah dan mengobati penyakit pelagra. Sawi hijau yang sudah tua akan berbunga dan akan membentuk bakal biji yang akan digunakan untuk benih. Ukuran kuntum bunganya lebih kecil dengan warna kuning pucat spesifik. Daun sawi hijau berbentuk bulat tetapi agak sedikit lonjong dengan warna hijau tua. Sawi Hijau diketahui banyak mengandung serat. tembaga. dan protein. Sawi hijau merupakan sayuran yang bersifat musiman banyak dibudidayakan karena banyak mengandung khasiat dan manfaat. Sawi hijau dapat tumbuh di ketinggian 1000 – 1500 meter di atas permukaan laut. dan penyakit jantung. vitamin B6. vitamin A.Sawi (brassica juncea) termasuk ke dalam famili Curciferae merupakan tanaman semusim yang berdaun lonjong. Ia mempunyai akar tunggang dengan banyak akar samping yang dangkal. sawi lebih banyak ditanam di dataran rendah terutama di pekarangan karena perawatannya lebih mudah. dan berpasir. serta menghindarkan ibu hamil dari anemia. zat besi. dan tidak berkrop. Sawi hijau dipanen dengan cara memotong langsung bagian batangnya. Bijinya berukuran kecil dan berwarna hitam kecokelatan serta terdapat dalam kedua sisi dinding sekat polong yang gemuk. vitamin B. membantu kesehatan sistem pencernaan. Sawi hijau (brassica juncea) adalah salah satu jenis sayuran penghasil daun yang banyak di budidayakan oleh masyarakat indonesia. magnesium. kalium. vitamin B2. Sawi hijau dapat tumbuh dengan baik apabila tumbuh pada medya yang tepat yaitu pada tanah yang subur. Jenis sawi huma baik sekali jika ditanam di tempat yang agak kering (tegalan). Sawi Hijau berkhasiat untuk mencegah kanker. . Dengan kandungannya tersebut. Sawi hijau dapat di panen pada umur 1 bulan setelah tanam. halus. Namun. Batang tanaman sawi pendek dan lebih langsing dari tanaman petsai. Bunganya mirip petsai. fosfor. vitamin C. gembur. Sawi mudah ditanam di dataran rendah maupun tinggi. Karena cara budidaya yang simpel dan efisien. Sawi hijau mempunyai bentuk batang pendek dan bulat dengan warna hijau. hipertensi.

Ulat-ulat daun ini dapat diberantas dengan cara disemprotkan insektisida. Seperti halnya tanam petsai. Setelah berumur 3-4 minggu dari waktu sebar (kira-kira berdaun 4 helai) bibit dapat dipindahkan ke bedengan. lahan diolah terlebih dahulu dengan dicangkul sedalam 30 cm dan diberi pupuk kandang sebanyak 10 ton/ha. Pupuk diberikan di sekeliling tanaman sejauh 5 cm dari batangnya sebanyak 3 g tiap tanaman. Penyediaan biji tidak tergantung pada impor. Menurut teori. tanaman dapat pula ditanam pada musim kemarau asalkan tersedia cukup air. Tanaman sawi dapat dipungut hasilnya setelah berumur 2 bulan. Waktu tanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). dan pH tanahnya 6-7. banyak mengandung humus (subur). ' Walaupun demikian. 1 ha lahan hanya diperlukan 350 g dengan daya kecambah 75%. sawi dikembangbiakkan dengan bijinya. Decis 2. lahan dibuat 3 baris tanaman dengan jarak tanam 30 cm dan jarak antarbaris 40 cm. Namun. Setelah itu. .5 EC. ada pula yang memungut hasilnya dengan cara memetik daunnya satu per satu. Dengan demikian. Untuk lahan seluas 1 ha diperlukan 700 biji sawi. Sawi dipungut dengan cara tanaman dicabut atau dipotong bagian batang di atas tanah. Pupuk ini sebaiknya diberikan bersamaan waktu tanah didangir. petani pun dapat menghasilkan sendiri karena tanaman ini sangat mudah berbunga dan berbiji di Indonesia. drainasenya baik. untuk lahan 1ha diperlukan 250 kg urea. Biji-biji sawi perlu disemaikan terlebih dahulu. seperti Ambush 2 EC.Adapun syarat-syarat penting bertanam sawi adalah tanahnya gembur. Sebelum biji disemai. Selanjutnya tanaman diberikan pupuk urea saat umur 10 hari di bedengan. Memelihara tanaman sawi yang penting adalah mengendalikan serangan ulat daun.

Pupuk kandang diberikan saat penggemburan agar cepat merata dan bercampur dengan tanah yang akan kita gunakan. Bila daerah yang mempunyai pH terlalu rendah (asam) sebaiknya dilakukan pengapuran. Tanah yang hendak digemburkan harus dibersihkan dari bebatuan. suhu dan tempat menyimpannya. Dan penanaman sawi yang akan dijadikan benih terpisah dari tanaman sawi yang lain.Cara pungutan yang terakhir ini bertujuan agar tanaman tahan lama. Pengolahan tanah secara umum melakukan penggemburan dan pembuatan bedengan. semak atau pepohonan yang tumbuh. Benih sawi berbentuk bulat. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. Sehingga waktu yang baik dalam melakukan penggemburan tanah yaitu 2 4 minggu sebelum lahan hendak ditanam. seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan. *cip/berbagai sumber A. karena tanaman sawi suka pada cahaya matahari secara langsung. BENIH. tempat penyimpanan dan diharapkan lama penggunaan benih tidak lebih dari 3 tahun. yaitu kira-kira 2 sampai 4 minggu sebelumnya. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. B. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik. Dan bebas dari daerah ternaungi. Warna kulit benih coklat kehitaman. varietas. Juga memperhatikan proses yang akan dilakukan mesilnya dengan dianginkan. Benih yang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan bagus. Tanaman sawi yang terawat dengan baik dan sehat dapat menghasilkan 10-15 ton/ha. misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Hasil produksi sawi saat ini masih untuk pasar lokal. Sedangkan kedalaman tanah yang dicangkul sedalam 20 sampai 40 cm. Jenis kapur yang digunakan adalah kapur kalsit (CaCO3) atau dolomit (CaMg(CO3)2). Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Tahaptahap pengemburan yaitu pencangkulan untuk memperbaiki struktur tanah dan sirkulasi udara dan pemberian pupuk dasar untuk memperbaiki fisik serta kimia tanah yang akan menambah kesuburan lahan yang akan kita gunakan. Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Pemberian pupuk organik sangat baik untuk penyiapan tanah. kecil-kecil. Pengapuran ini bertujuan untuk menaikkan derajad keasam tanah. pengapuran ini dilakukan jauh-jauh sebelum penanaman benih. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu. kadar air. rerumputan. Sebagai contoh pemberian pupuk kandang yang baik yaitu 10 ton/ha. PENGOLAHAN TANAH. .

30 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm. Selanjutnya tahap yang dilakukan adalah penyulaman.4 minggu sejak disemaikan tanaman dipindahkan ke bedengan. Tinggi bedeng 20 . lalu disiram dengan sprayer. E. bila musim penghujan dirasa berlebih maka kita perlu melakukan pengurangan air yang ada. PENANAMAN. Tahap selanjutnya yaitu penjarangan. Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah penyiraman.2 cm. penyulaman ialah tindakan penggantian tanaman ini dengan tanaman baru. Bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang sesuai dengan ukuran petak tanah. PEMELIHARAAN. lalu membuat lubang dengan ukuran 4 . disesuaikan dengan kondisi keberadaan gulma pada bedeng penanaman. Curah hujan lebih dari 200 mm/bulan. Dua minggu sebelum di tabur benih. penyiraman ini tergantung pada musim. Pemupukan tambahan diberikan setelah 3 minggu tanam.10 cm. 10 gram TSP. Pembibitan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk penanaman. Apabila perlu dilakukan penggemburan dan pengguludan bersamaan dengan penyiangan. Sehingga akan sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan didapat.5 hari benih akan tumbuh setelah berumur 3 . Bila tidak terlalu panaspenyiraman dilakukan sehari cukup sekali sore atau pagi hari. pindahkan bibit dengan hati-hati. Pemeliharaan adalah hal yang penting. seminggu sebelum penanaman dilakukan pemupukan terlebih dahulu yaitu pupuk kandang 10 ton/ha. Kcl 75 kg/ha. Pilihlah bibit yang baik.5 gram Kcl. tinggi bedengan 20 . 30 x 30 dan 20 x 20 cm. Cara melakukan pembibitan ialah sebagai berikut : benih ditabur. TSP 100 kg/ha.120 cm dan panjangnya 1 . tetapi sebaliknya bila musim kemarau tiba kita harus menambah air demi kecukupan tanaman sawi yang kita tanam.4 kali selama masa pertanaman sawi. bedengan pembibitan ditaburi dengan pupuk kandang lalu di tambah 20 gram urea. PEMBIBITAN. dan 7. Caranya sangat mudah yaitu tanaman yang mati atau terserang hama dan penyakit diganti dengan tanaman yang baru. Biasanya penyiangan dilakukan 1 atau 2 minggu setelah penanaman.C.30 cm. Sedang jarak tanam dalam bedengan 40 x 40 cm .8 x 6 . lalu ditutupi tanah setebal 1 . yaitu dengan urea 50 . Karena lebih efisien dan benih akan lebih cepat beradaptasi terhadap lingkungannya. penjarangan dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Sedang ukuran bedengan pembibitan yaitu lebar 80 . Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Penyiangan biasanya dilakukan 2 . D. kemudian diamati 3 .3 meter.

4.kg/ha. Polibag yang sudah ditanami disusun pada rak-rak yang tersedia pada Lath House.4 cm. 3. bibit dicabut dengan hatihati. Langkah-langkah penanaman secara hidroponik adalah sebagai berikut : 1.4 minggu0.10 cm.5 helai.5 helai (umur 3 . 2. pupuk kandang. Tanaman yang dipindahkan biasanya telah berdaun 3 . PENANAMAN HIDROPONIK. Taburkan benih sawi di atasnya selanjutnya tutupi kembali dengan lapisan pasir setebal 0.langkah penanaman secara vertikultur adalah sebagai berikut : 1. . Dapat juga dengan satu sendok the sekitar 25 gram dilarutkan dalam 25 liter air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Bak penanaman diisi bagian bawahnya dengan kerikil steril setebal 7 . selanjutnya di sebelah atas ditambahkan lapisan pasir kasar yang juga sudah steril setebal 20 cm. selanjutnya bagian akarnya dicuci dengan air hingga bersih.5 cm. PENANAMAN VERTIKULTUR Langkah . pasir dan kompos dengan perbandingan 2:1:1:1 yang dicampur secara merata. akar yang terlalu panjang dapat digunting. Benih disemaikan pada kotak persemaian denagn media pasir. Siapkan wadah persemaian . 3. Setelah bibit tumbuh dan berdaun 3 . Bibit dirawat hingga siap ditanaman pada umur 14 hari sejak benih disemaikan. Masukkan campuran media tanam tersebut ke dalam polibag yang berukuran 20 x 30 cm. 5. 2. Masukkan media berupa pasir halus yang disterilkan setebal 3 . Sediakan media tanam berupa tanah top soil. Pindahkan bibit tanaman yang sudah siap tanam ke dalam polibag yang tersedia.

3. 2. Berikan larutan hidroponik lewat penyiraman. PENYAKIT. Busuk daun. Cacing bulu (cut worm). 4. Penyakit akar pekuk. Penyakit rebah semai (dumping off). usahakan posisi bibit tegak lurus dengan media. Penyakit embun tepung (downy mildew). 5. 5. Busuk basah (soft root). Ulat tritip (Plutella maculipennis).4. HAMA. Ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis Zell.). Ulat Thepa javanica. 2. masukkan bibit ke lubang tersebut. 6. 3. 5. Siput (Agriolimas sp. 1.). Buat lubang penanaman dengan jarak sekitar 25 x 25 cm. 1. dapat pula pemberian dilakukan dengan sistem drip irigation atau sistem lainnya. B. HAMA DAN PENYAKIT A. tutupi bagian akar bibit dengan media hingga melewati leher akar. 4. . Bercak daun alternaria. busuk Rhizoctonia (bottom root). 7. tanaman baru selanjutnya dipelihara hingga tumbuh besar.

4. Bercak daun. Dalam hal pemanenan penting sekali diperhatikan umur panen dan cara panennya. Terlebih dahulu melihat fisik tanaman seperti warna. Paling pendek umur 40 hari. Umur panen sawi paling lama 70 hari. bentuk dan ukuran daun. 3. Pencucian dan pembuangan kotoran. Penympanan. Pengolahan. Cara panen ada 2 macam yaitu mencabut seluruh tanaman beserta akarnya dan dengan memotong bagian pangkal batang yang berada di atas tanah dengan pisau tajam. Sortasi. Pasca panen sawi yang perlu diperhatikan adalah : 1. PANEN DAN PENANGANAN PASCA PANEN. 2. .8. 9. Pengemasan. 5. Virus mosaik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful