P. 1
harga saham

harga saham

|Views: 157|Likes:
Published by Susi Gavin

More info:

Published by: Susi Gavin on Nov 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/28/2015

pdf

text

original

“ ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ45 YANG ADA DI BURSA EFEK

INDONESIA ”

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan antara kinerja keuangan pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ45 untuk periode 2004-2008, baik secara parsial maupun simultan pada masing-masing sektor. Metodologi Penelitian dalam penelitian ini berupa data sekunder yaitu ikhtisar keuangan (annual report) dan ringkasan kinerja. Adapun data tersebut diperoleh dari Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM) BEJ. Untuk menilai kinerja antara lain dengan menggunakan ROA, ROE, NPM, OPM, DER, PBV, EPS dan PER. Teknis analisis dengan menggunakan SPSS, pengujian hipotesis penelitian dengan uji t (secara parsial) dan uji F (simultan). Kata kunci : Kinerja Keuangan, LQ45, Harga Saham

PENDAHULUAN
Kebijakan moneter yang ditetapkan akibat krisis moneter dan prospek perusahaan yang semakin tidak jelas, secara langsung mempengaruhi perilaku pemodal dengan kinerja emiten. Setiap harinya harga saham di pasar sekunder selalu bergerak, terkecuali saham-saham yang telah dikategorikan tidur ataupun tidak ada yang menginginkan saham tersebut. Perubahan ini disebabkan banyaknya perputaran saham atau frekuensi yang match pada pasar sekunder. Melalui pasar modal perusahaan dapat memperoleh dana baik berupa modal sendiri maupun modal pinjaman. Apabila ingin memperoleh modal sendiri maka perusahaan yang bersangkutan dapat menerbitkan saham kemudian dijual sehingga memperoleh modal sendiri. Untuk mendapatkan modal melalui penjualan saham, maka perusahaan tersebut harus mencatatkan efeknya di pasar modal melalui proses go public. Mengingat perusahaan yang telah go public adalah milik masyarakat umum yang telah menanamkan modalnya, maka perusahaan wajib menginformasikan hasil-hasil yang telah dicapai yang disajikan dalam bentuk laporan keuangan perusahaan.

1

2 . dapat dijadikan acuan sebagai bahan untuk menilai kinerja perdagangan saham. Indeks ini hanya terdiri dari 45 saham yang telah terpilih setelah melalui beberapa kriteria pemilihan sehingga akan terdiri dari saham-saham dengan likuiditas tinggi. 2. Kinerja adalah ukuran keberhasilan dari setiap bisnis. Price to book value. Return on equity. Net profit margin. investor akan mempertimbangkan dengan sebaik-baiknya ke perusahaan mana modal akan ditanamkan. Return on equity. Hal ini menunjukkan bahwa analisis rasio keuangan. Debt to equity ratio. Net profit margin. Dalam menanamkan modalnya. Kinerja manajemen dan kegiatan operasional yang baik dapat meningkatkan laba bersih sehingga membuat harga per saham menjadi tinggi. Untuk mengetahui apakah kinerja keuangan (Return on assets. Price to book value. Debt to equity ratio. Untuk mengetahui apakah kinerja keuangan (Return on assets. yang ditujukan untuk menunjukkan perubahan dalam kondisi keuangan atau prestasi operasi di masa lalu dan membantu menggambarkan trend pola perubahan tersebut. Earning per share dan Price earning ratio) berpengaruh secara parsial terhadap harga saham pada masing-masing sektor pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di BEI. Perusahaan yang dipilih tentu saja perusahaan yang sehat dan menghasilkan kinerja yang baik Indeks LQ 45 sebagai salah satu indikator indeks saham di BEI. Earning per share dan Price earning ratio) berpengaruh secara simultan terhadap harga saham pada masing-masing sektor pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di BEI. tujuan yang hendak dicapai dalam skripsi ini adalah: 1. Operating profit margin. meskipun didasarkan pada data dan kondisi masa lalu tetapi dimaksudkan untuk menilai resiko dan peluang di masa yang akan datang. Rasio keuangan sebagai instrumen analisis prestasi perusahaan yang menjelaskan berbagai hubungan dan indikator keuangan. Berbagai teknik pengukuran kinerja telah dikembangkan untuk memberikan gambaran yang tepat dari setiap bisnis. untuk kemudian menunjukkan resiko dan peluang yang melekat pada perusahaan yang bersangkutan.Laporan keuangan merupakan informasi yang penting bagi calon investor karena dari laporan keuangan inilah dapat diketahui kinerja dari suatu perusahaan. Tujuan Penelitian Berdasarkan masalah yang telah dirumuskan. Operating profit margin.

jumlah modal yang disetor tidak berubah. Dalam pemecahan saham tidak terjadi pemindahbukuan dari laba ditahan ke dalam modal disetor sebagai mana yang dilakukan dalam deviden saham. Waran (Warrant) Saham Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyerta atau pemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. (Darmadji. Obligasi Konversi (Convertible Bond) 5. Dengan pemecaham saham. Obligasi (Bond) 4. Wujud saham adalah. b. Faktor yang mempengaruhi Harga Saham a. c. Saham (Stock) 2. Saham Preferen (Preferred Stock) 3. Pemecahan Saham (Stock Split) Pemecahan saham adalah pemecahan satu saham lama menjadi beberapa saham baru. Right (Right) 6. 2006:17). Pembelian Kembali Saham (Repurchase Of Stock) Pembelian kembali saham adalah salah satu pilihan bagi perusahaan dalam memanfaatkan dana hasil operasi perusahaan. Saham biasa yang telah beredar 3 . selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. adalah : 1. Deviden Deviden adalah bagian laba atau pendapatan dalam perusahaan yang ditetapka oleh direksi dan disyahkan oleh RUPS untuk dibagikan kepada pemegang saham. hanya saja jumlah saham biasa yang beredar akan ditambah. Porsi kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut.TELAAH PUSTAKA Pasar Modal Pasar modal merupakan alternatif pendanaan bagi perusahaan dalam rangka memperkuat struktur modal perusahaan sehingga perusahaan dapat memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan investasi tanpa harus menunggu tersedianya dana bagi operasi perusahaan. Efek yang diperdagangkan di Pasar Modal Indonesia.

dengan pembelian kembali saham maka saham biasa yang beredar akan berkurang. Pengakuan dan pengukuran penghasilan dan beban. 4.itu dibukukan sebagai treasury of stock. Kriteria pemilihan saham untuk indeks LQ45 adalah sebagai berikut: ( Farid & Siswanto. Besarnya jumlah saham yang akan diterbitkan menentukan dalam rasio sahan baru dibandingkan saham yang beredar atau yang sudah ada. 1998 ) 1. 4 . Right Issue Right issue adalah penawaran saham kepada pemeganh saham lama yang ada dimana pemegang saham lama berhak untuk membeli saham baru dengan harga yang ditetapkan (excercise price). Pemikiran logis dari pembelian kembali saham adalah sebagai berikut. namun tidak boleh dibawah harga normal. 2007 : 17).” (Ikatan Akuntan Indonesia. Rangking berdasarkan kapitalisasi pasar (rata-rata kapitalisasi pasar selama 12 bulan terakhir ) 3. d. Keadaan keuangan perusahaan dan prospek pertumbuhannya. tergantung sebagian pada konsep modal dan pemeliharaan modal yang digunakan perusahaan dalam penyusunan laporan keuangannya. Masuk dalam rangking 60 terbesar dari total transaksi saham di pasar regular (rata-rata nilai transaksi selama 12 bulan terakhir) 2. pengertian kinerja perusahaan terkait dengan tujuan laporan keuangan. yaitu : “Penghasilan bersih (laba) seringkali digunakan sebagai ukuran kinerja atau sebagai dasar bagi ukuran yang lain seperti imbalan investasi (return on investement) atau penghasilan per saham (earnings per share). Berkurangnya saham biasa yang beredar diharapkan akan meningkatkan laba per saham. Kinerja Keuangan Menurut Standar Akuntansi Keuangan. Harga tersebut harus dibawah harga pasar. Indeks LQ 45 Indeks ini hanya terdiri dari 45 saham yang telah terpilih setelah melalui kriteria pemilihan sehingga akan terdiri dari saham-saham dengan likuiditas tinggi dan juga mempertimbangkan kapitalisasi pasar saham tersebut. dan karenanya juga penghasilan bersih (laba). Unsur yang langsung berkaitan dengan pengukuran penghasilan bersih (laba) adalah penghasilan dan beban. frekuensi dan jumlah hari perdagangan transaksi pasar reguler. Telah tercatat di BEJ minimal 3 bulan.

kewajiban dan modal) 2. laporan laba rugi. Laporan Perubahan Modal (bertambah atau berkurangnya modal) 4. laporan perubahan posisi keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai cara misalnya. Rasio ini tidak menggambarkan seberapa besar presentase keuntungan bersih yang 5 .” (Ikatan Akuntansi Indonesia. Laporan Laba/Rugi (pendapatan. catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan. Disamping itu juga termasuk skedul dan informasi tambahan yang berkaitan dengan laporan tersebut. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca. Bentuk Laporan Keuangan 1. Rata-rata ekuitas diperoleh dari ekuitas awal periode ditambah akhir periode dibagi dua. Return On Equity (ROE) Laba bersih dibagi rata-rata ekuitas. Rasio ini juga memberikan ukuran yang lebih baik atas profitabilitas perusahaan karena menunjukkan efiktivitas manajemen dalam menggunakan aktiva untuk memperoleh pendapatan. informasi keuangan segmen industri dan geografis serta pengungkapan pengaruh perubahan harga. biaya dan laba/rugi) 3. sebagai laporan arus kas. Rasio ini berguna untuk mengetahui seberapa besar kembalian yang diberikan oleh perusahaan untuk setiap rupiah modal dari pemilik.Laporan Keuangan Untuk mengetahui kinerja keuangan suatu perusahaan. Laporan Arus Kas (arua kas masuk dan keluar) Variabel Rasio Sebagai Ukuran Kinerja Perusahaan Return On Assets (ROA) Rasio ini menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan dari setiap satu rupiah asset yang digunakan. Dengan ini kita bisa menilai apakah perusahaan ini efisien dalam memanfaatkan aktivitasnya dalam kegiatan operasional perusahaan. Rasio ini menggambarkan besarnya laba bersih yang diperoleh oleh perusahaan pada setiap penjualan yang dilakukan. Neraca (aktiva. 2007:2). Beberapa pendapat yang dikemukakan oleh para ahli mengenai arti dari laporan keuangan adalah sebagai berikut : Menurut Prinsip-prinsip Akuntansi Indonesia dikatakan bahwa : “Laporan keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. atau laporan arus dana). Net Profit Margin (NPM) Laba bersih dibagi penjualan bersih. misalnya. diperlukan informasi keuangan dalam bentuk laporan keuangan yang memungkinkan analisis untuk menelaah kondisi dan hasil dari suatu usaha.

Earning Per Share (EPS) Rasio ini menggambarkan besarnya pengembalian modal untuk setiap satu lembar saham. Oleh karena itu perusahaan yang stabil biasanya memperlihatkan stabilitas pertumbuhan EPS setiap triwulannya dan berfluktuatif jika sebaliknya. rasio ini merupakan suatu indikasi tentang harapan masa depan perusahaan. Price Earning Ratio (PER) PER mempunyai arti yang cukup penting dalam menilai suatu saham. Laba operasi merupakan kemampuan perusahaan di dalam menjalankan operasi. Dari perspektif kemampuan membayar kewajiban jangka panjang. Rasio dari PBV bisa dikatakan juga sebagai rasio untuk mengukur kinerja dari perusahaan tersebut. Semakin besar tingkat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan perlembar saham bagi pemiliknya maka semakin profitable dan menarik investasi pada perusahaan tersebut. Hal ini akan memberikan efek positif pada harga saham. Operating Profit Margin (OPM) Operating Profit Margin (OPM) merupakan ukuran tingkat laba operasi dibandingkan dengan penjualan bersih. semakin rendah rasio akan semakin baik kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka panjang. 6 . semakin rendah pendanaan perusahaan yang disediakan oleh pemegang saham. PER merupakan fungsi dari pendapatan yang diharapkan di masa yang akan datang. semakin tinggi tingkat pertumbuhan dari pendapatan yang diharapkan. Debt to Equity Ratio (DER) Rasio ini menjelaskan presentase penyediaan dana oleh pemegang saham terhadap pemberi pinjaman.Semakin tinggi rasio. Kelemahan dari rasio ini adalah memasukan pos atau item yang tidak berhubungan langsung dengan aktivitas penjualan seperti biaya bunga untuk pendanaan dan biaya pajak penghasilan. maka semakin tinggi pula PER.diperoleh perusahaan untuk setiap penjualan karena adanya unsure pendapatan dan biaya non operasional. Price to Book Value (PBV) Price to Book Value (PBV) merupaakan rasio yang menunjukkan apakah harga pasar saham diperdagangkan di atas atau di bawah nilai buku saham tersebut atau biasa disebut apakah harga saham tersebut overvalued atau undervalued.EPS adalah rasio keuangan yang paling sering digunakan untuk mengukur kondisi dan pertumbuhan perusahaan. Laba operasi juga mencerminkan seberapa besar efisiensi dan efektifitas dari operasi perusahaan untuk mendapatkan laba. Dari penelitian-penelitian yang dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa kinerja dari perusahaan mempunyai pengaruh terhadap harga saham suatu perusahaan.

Price to book value. Net profit margin. Ha : Secara parsial ada pengaruh signifikan antara kinerja keuangan (Return on assets. Return on equity. Net profit margin. Debt to equity ratio. Operating profit margin. Debt to equity ratio. 7 . Return on equity. Price to book value. Earning per share dan Price earning ratio) secara simultan terhadap harga saham. Price to book value. Earning per share dan Price earning ratio) secara simultan terhadap harga saham. Operating profit margin. H0 : Tidak ada pengaruh secara signifikan antara kinerja keuangan (Return on assets. Ha : Ada pengaruh secara signifikan antara kinerja keuangan (Return on assets.METODOLOGI PENELITIAN Objek yang digunakan dalam skripsi ini adalah saham perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia pada periode 2004 sampai dengan 2008 dan termasuk dalam indeks LQ45 dan tercatat sebagai emiten sejak tehun 2004 sampai dengan 2008. Price to book value. Return on equity. Debt to equity ratio. Return on equity. Debt to equity ratio. Operating profit margin. Net profit margin. Hipotesis yang digunakan dalam skripsi ini adalah : H0 : Secara parsial tidak ada pengaruh signifikan antara kinerja keuangan (Return on assets. Operating profit margin. Net profit margin. Earning per share dan Price earning ratio) dengan harga saham. Earning per share dan Price earning ratio) dengan harga saham.

PEMBAHASAN KINERJA KEUANGAN Analisis Regresi Analisis regresi dan pengujian hipotesa secara parsial (uji t) Variable independent yang berpengaruh dari masing-masing sektor adalah : a. Artinya harga pasar saham yang diperdagangkan oleh perusahaan di bawah nilai buku saham. Karena t hitung > t table maka HO ditolak.025 df = 21 t tabel = 2. Sektor Pertanian Menentukan t Tabel a = 0. Hipotesis menyatakan bahwa Price Book Value (PBV) berpengaruh secara parsial terhadap Harga Saham.080.447. tetapi berpengaruh secara positif terhadap harga saham. Hal ini terlihat dari β yang bernilai positif. Hasil uji regresi dari PBV dapat dilihat nilai t hitung adalah 2. Karena t hitung > t table maka HO ditolak. Hasil uji regresi dari PER dapat dilihat nilai t hitung adalah 3.528 dan t tabel sebesar 2.447 1.080 1.025 df = 6 t tabel = 2. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa Price Book Value (PBV) berpengaruh secara parsial terhadap Harga Saham. Artinya secara parsial ada pengaruh antara PBV terhadap harga saham pada sektor Pertambangan. Hasil uji regresi dari PBV dapat dilihat nilai t hitung adalah 4.374 dan t tabel sebesar 2.397 dan t tabel sebesar 2. PER berpengaruh secara positif terhadap harga saham. 2. Karena t hitung > t table maka HO ditolak. Hal ini terlihat dari β yang bernilai positif. Artinya perusahaan benar-benar maksimal dalam menghasilkan pendapatan yang diharapkan di masa yang akan datang 8 . Artinya secara parsial ada pengaruh antara PER terhadap harga saham pada sektor Pertambangan.080. Sektor Pertambangan Menentukan t Tabel a = 0. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa Price Earning Ratio (PER) berpengaruh secara parsial terhadap Harga Saham. b. Artinya secara parsial ada pengaruh antara PBV terhadap harga saham pada sektor pertanian. Yaitu harga pasar saham yang diperdagangkan oleh perusahaan di diatas nilai buku saham. Hal ini terlihat dari β yang bernilai positif. tetapi berpengaruh secara positif terhadap harga saham.

158 dan t tabel sebesar 2. Karena t hitung > t table maka HO diterima. 9 .769 dan t tabel sebesar 2. semakin tinggi ROA akan semakin tinggi harga saham yang ditentukan.706 Pada sektor aneka industri tidak ada variable independent yang berpengaruh. Artinya harga pasar saham yang diperdagangkan oleh perusahaan di bawah nilai buku saham. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa Return On Assats (ROA) berpengaruh secara parsial terhadap Harga Saham.447 1.447 1. Karena t hitung > t table maka HO ditolak.025 df = 6 t tabel = 2. Sektor Industri dasar dan kimia Menentukan t Tabel a = 0. Artinya perusahaan kurang maksimal dalam pengelolaan asset untuk menghasilkan laba. Hal ini terlihat dari β yang bernilai positif.atau tingkat pertumbuhan PER rendah dengan harga saham yang ditentukan terlalu tinggi (overvalued).321 dan t tabel sebesar 2. Hasil uji regresi dari PBV dapat dilihat nilai t hitung adalah 4. Sektor Industri Barang dan Konsumsi Menentukan t Tabel a = 0. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa Price Book Value (PBV) berpengaruh secara parsial terhadap Harga Saham.447. Hal ini terlihat dari β yang bernilai positif. tetapi berpengaruh secara positif terhadap harga saham. 2. e. begitu juga sebaliknya. Sektor Aneka Industri Menentukan t Tabel a = 0. Artinya secara parsial ada pengaruh antara PBV terhadap harga saham pada sektor Industri barang dan konsumsi. tetapi berpengaruh secara positif terhadap harga saham. d. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa Price Book Value (PBV) berpengaruh secara parsial terhadap Harga Saham.447. Artinya secara parsial ada pengaruh antara ROA terhadap harga saham pada sektor Industri dasar dan Kimia. Karena β bernilai negatif sehingga ROA berpengaruh negatif terhadap harga saham. Karena -t hitung < -t table maka HO ditolak. Hasil uji regresi dari ROA dapat dilihat nilai t hitung adalah -3.025 df = 1 t tabel = 12. Hasil uji regresi dari PBV dapat dilihat nilai t hitung adalah 3.447. Artinya secara parsial ada pengaruh antara PBV terhadap harga saham pada sektor Industri dasar dan Kimia. c.025 df = 6 t tabel = 2. Artinya harga pasar saham yang diperdagangkan oleh perusahaan di bawah nilai buku saham.

f. Artinya secara parsial ada pengaruh antara PBV terhadap harga saham pada sektor Property dan real estat. Artinya harga pasar saham yang diperdagangkan oleh perusahaan di bawah nilai buku saham. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa Price Book Value (PBV) berpengaruh secara parsial terhadap Harga Saham. berpengaruh secara positif. Artinya secara parsial ada pengaruh antara EPS terhadap harga saham pada sektor Industri barang dan konsumsi. tetapi berpengaruh secara positif terhadap harga saham.025 df = 6 t tabel = 2. Hal ini terlihat dari β yang bernilai positif. Sektor Property dan Real Estat Menentukan t Tabel a = 0. Hasil uji regresi dari EPS dapat dilihat nilai t hitung adalah 11. Sektor Infrastruktur Menentukan t Tabel a = 0.447. Hal ini terlihat dari β yang bernilai positif. Artinya harga pasar saham yang diperdagangkan oleh perusahaan di bawah nilai buku saham. Karena t hitung > t table maka HO ditolak. Hal ini terlihat dari β yang bernilai positif. 2.201 1. Hasil uji regresi dari PBV dapat dilihat nilai t hitung adalah 4.2. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa Earning Per Share (EPS) berpengaruh secara parsial terhadap Harga Saham. Hasil uji regresi dari PBV dapat dilihat nilai t hitung adalah 3.447.863 dan t tabel sebesar 2. Artinya secara parsial ada pengaruh antara PBV terhadap harga saham pada sektor Infrastruktur.201. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa Price Book Value (PBV) berpengaruh secara parsial terhadap Harga Saham. Karena t hitung > t table maka HO diterima. Karena t hitung > t table maka HO ditolak. Hal ini terlihat dari β yang bernilai positif.447 1. Artinya secara parsial ada pengaruh antara EPS terhadap harga saham pada sektor Infrastruktur. Karena t hitung > t table maka HO ditolak. berpengaruh secara positif.025 df = 11 t tabel = 2. Artinya tingkat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan per lembar saham benar-benar maksimal. tetapi berpengaruh secara positif terhadap harga saham. Hasil uji regresi dari EPS dapat dilihat nilai t hitung adalah 3.201. g. Artinya tingkat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan per lembar saham benar-benar maksimal 10 .734 dan t tabel sebesar 2.889 dan t tabel sebesar 2.337 dan t tabel sebesar 2. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa Earning Per Share (EPS) berpengaruh secara parsial terhadap Harga Saham.

Price to Book Value (PBV). Artinya kemampuan perusahaan kurang maksimal dalam menggunakan modal sendiri untuk menghasilkan laba. Net Profit Margin (NPM).151 dan t tabel sebesar 2.519 dan t tabel sebesar 2.147 Hasil uji regresi diatas adalah α =5% nilai Fhitung 8 variabel dari sektor pertanian menunjukkan angka 13. jika tingkat pertumbuhan nilainya tinggi maka nilai harga saham yang ditentukan juga akan semakin tinggi. Hal ini terlihat dari β yang bernilai positif.336 dan Ftabel adalah 4. Sektor Keuangan Menentukan t Tabel a = 0. Karena β bernilai nigatif sehingga ROE berpengaruh negatif terhadap harga saham. Sektor Pertanian Menentukan F Tabel a = 0. Disimpulkan bahwa Return on Assets (ROA).447. 2.05 df2 = 6 df1 = 8 F tabel = 4.025 df = 6 t tabel = 2. Artinya secara parsial ada pengaruh antara EPS terhadap harga saham pada sektor keuangan. Hasil uji regresi dari ROE dapat dilihat nilai t hitung adalah -4. Artinya tingkat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan per lembar saham benar-benar maksimal i. Hasil uji regresi dari EPS dapat dilihat nilai t hitung adalah 2. Karena t hitung > t table maka HO ditolak.h. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa Return On Equity (ROE) berpengaruh secara parsial terhadap Harga Saham.706 Pada sektor aneka industri tidak ada variable independent yang berpengaruh. Karena Fhitung > Ftabel maka Ho ditolak. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa Earning Per Share (EPS) berpengaruh secara parsial terhadap Harga Saham. 11 . Earning Per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) secara simultan berpengaruh terhadap harga saham. Tetapi berpengaruh sacara negative.447 1.147. Analisis pengaruh variabel-variabel independen secara simultan terhadap variabel dependen (uji F) a. Artinya secara parsial ada pengaruh antara ROE terhadap harga saham pada sektor keuangan. Operating Profit Margin (OPM).447. berpengaruh secara positif.025 df = 1 t tabel = 12. Debt to Equity Ratio (DER). Sektor Perdagangan Menentukan t Tabel a = 0. Return on Equity (ROE). Karena -t hitung < -t table maka HO ditolak.

Karena Fhitung > Ftabel maka Ho ditolak. Earning Per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) secara simultan berpengaruh terhadap harga saham. Operating Profit Margin (OPM).147. Earning Per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) secara simultan berpengaruh terhadap harga saham.420 Hasil uji regresi diatas adalah α =5% nilai Fhitung 8 variabel dari sektor pertambangan menunjukkan angka 17. Karena Fhitung > Ftabel maka Ho ditolak. Earning Per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) secara simultan berpengaruh terhadap 12 . Net Profit Margin (NPM). Net Profit Margin (NPM).147 Hasil uji regresi diatas adalah α =5% nilai Fhitung 8 variabel dari sektor industry dasar dan kimia menunjukkan angka 13. Operating Profit Margin (OPM). Karena Fhitung > Ftabel maka Ho ditolak. Price to Book Value (PBV). d. Disimpulkan bahwa Return on Assets (ROA). Price to Book Value (PBV). Return on Equity (ROE).679 dan Ftabel adalah 4. Disimpulkan bahwa Return on Assets (ROA). Disimpulkan bahwa Return on Assets (ROA). Return on Equity (ROE). b.897 dan Ftabel adalah 238.05 df2 = 1 df1 = 8 F tabel = 238. Hal tersebut dikarenakan investor pada sektor industry dasar dan kimia di dalam berinvestasi akan selalu mempertimbangkan ke 8 variabel independen tersebut di atas sehingga secara otomatis harga saham akan terpengaruh. Hal tersebut dikarenakan investor pada sektor pertambangan di dalam berinvestasi akan selalu mempertimbangkan ke 8 variabel independen tersebut di atas sehingga secara otomatis harga saham akan terpengaruh. Sektor Aneka Industri Menentukan F Tabel a = 0.Hal tersebut dikarenakan investor pada sektor pertanian di dalam berinvestasi akan selalu mempertimbangkan ke 8 variabel independen tersebut di atas sehingga secara otomatis harga saham akan terpengaruh. Sektor Pertambangan Menentukan F Tabel a = 0. Operating Profit Margin (OPM). Sektor Industri dasar dan kimia Menentukan F Tabel a = 0. Debt to Equity Ratio (DER). Price to Book Value (PBV). Debt to Equity Ratio (DER).420. Debt to Equity Ratio (DER).05 df2 = 21 df1 = 8 F tabel = 2.884 Hasil uji regresi diatas adalah α =5% nilai Fhitung 8 variabel dari sector aneka industri menunjukkan angka 246.05 df2 = 6 df1 = 8 F tabel = 4. Net Profit Margin (NPM). Return on Equity (ROE).464 dan Ftabel adalah 2.884. c.

147 Hasil uji regresi diatas adalah α =5% nilai Fhitung 8 variabel dari sector property dan real estat menunjukkan angka 20. Net Profit Margin (NPM). Disimpulkan bahwa Return on Assets (ROA). Hal tersebut dikarenakan investor pada sektor industry barang dan konsumsi di dalam berinvestasi akan selalu mempertimbangkan ke 8 variabel independen tersebut di atas sehingga secara otomatis harga saham akan terpengaruh. Sektor Property dan Real Estat Menentukan F Tabel a = 0. Sektor Infrastruktur Menentukan F Tabel a = 0. Price to Book Value (PBV).05 df2 = 6 df1 = 8 F tabel = 4.05 df2 = 11 df1 = 8 F tabel = 2. Operating Profit Margin (OPM).147. Debt to Equity Ratio (DER). Sektor Industri Barang dan Konsumsi Menentukan F Tabel a = 0. Earning Per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) secara simultan berpengaruh terhadap harga saham.301 dan Ftabel adalah 4. Earning Per Share 13 . Hal tersebut dikarenakan investor pada sektor aneka industri di dalam berinvestasi akan selalu mempertimbangkan ke 8 variabel independen tersebut di atas sehingga secara otomatis harga saham akan terpengaruh.147.046 dan Ftabel adalah 2. Net Profit Margin (NPM). g. Debt to Equity Ratio (DER). Operating Profit Margin (OPM). Earning Per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) secara simultan berpengaruh terhadap harga saham.948. Operating Profit Margin (OPM).harga saham. Karena Fhitung > Ftabel maka Ho ditolak. Disimpulkan bahwa Return on Assets (ROA). Return on Equity (ROE).591 dan Ftabel adalah 4.948 Hasil uji regresi diatas adalah α =5% nilai Fhitung 8 variabel dari sector infrastruktur menunjukkan angka 78. Karena Fhitung > Ftabel maka Ho ditolak. Price to Book Value (PBV).147 Hasil uji regresi diatas adalah α =5% nilai Fhitung 8 variabel dari sector industry barang dan konsumsi menunjukkan angka 77. Hal tersebut dikarenakan investor pada sektor property dan real estat di dalam berinvestasi akan selalu mempertimbangkan ke 8 variabel independen tersebut di atas sehingga secara otomatis harga saham akan terpengaruh. f. Disimpulkan bahwa Return on Assets (ROA).05 df2 = 6 df1 = 8 F tabel = 4. Return on Equity (ROE). e. Price to Book Value (PBV). Debt to Equity Ratio (DER). Karena Fhitung > Ftabel maka Ho ditolak. Return on Equity (ROE). Net Profit Margin (NPM).

Return on Equity (ROE). Hal tersebut dikarenakan investor pada sektor keuangan di dalam berinvestasi akan selalu mempertimbangkan ke 8 variabel independen tersebut di atas sehingga secara otomatis harga saham akan berpengaruh.884 Hasil uji regresi diatas adalah α =5% nilai Fhitung 8 variabel dari sector perdagangan menunjukkan angka 42. Sektor Perdagangan Menentukan F Tabel a = 0. Earning Per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) secara simultan berpengaruh terhadap harga saham.147. sehingga harga saham pada sektor perdagangan tidak akan berpengaruh. Price to Book Value (PBV). Debt to Equity Ratio (DER). Sektor Keuangan Menentukan F Tabel a = 0. 14 . Net Profit Margin (NPM).147 Hasil uji regresi diatas adalah α =5% nilai Fhitung 8 variabel dari sector Keuangan menunjukkan angka 7. Hal tersebut mungkin disebabkan para investor dalam berinvestasi tidak mempertimbangkan ke 8 variabel independen yang digunakan perusahaan sebagai perhitungan kinerja keuangan. Return on Equity (ROE).(EPS) dan Price Earning Ratio (PER) secara simultan berpengaruh terhadap harga saham.634 dan Ftabel adalah 238. Karena Fhitung > Ftabel maka Ho ditolak. Net Profit Margin (NPM).05 df2 = 6 df1 = 8 F tabel = 4. Debt to Equity Ratio (DER). i. Price to Book Value (PBV). Hal tersebut dikarenakan investor pada sektor infrastruktur di dalam berinvestasi akan selalu mempertimbangkan ke 8 variabel independen tersebut di atas sehingga secara otomatis harga saham akan terpengaruh. h.597 dan Ftabel adalah 4. Disimpulkan bahwa Return on Assets (ROA). Operating Profit Margin (OPM).884 Karena Fhitung < Ftabel maka Ho diterima. Earning Per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) secara simultan tidak berpengaruh terhadap harga saham. Disimpulkan bahwa Return on Assets (ROA). Operating Profit Margin (OPM).05 df2 = 1 df1 = 8 F tabel = 238.

sektor industri barang konsumsi rasio PBV & EPS yang berpengaruh secara parsial terhadap harga saham. 15 . hanya sektor perdagangan saja yang tidak berpengaruh dari 8 rasio yang digunakan dalam penelitian. dan sektor perdagangan tidak ada satu rasiopun yang berpengaruh. sektor property hanya rasio PBV saja yang berpengaruh. sektor pertambangan rasio PBV & PER yang berpengaruh tar hadap harga saham.KESIMPULAN Kesimpulan yang diperoleh dalam skripsi ini bahwa kinerja keuangan yang terdiri dari ke 8 variable independent tersebut adalah secara parsial yang berpengaruh terhadap harga saham yaitu sektor Pertanian hanya PBV saja yang berpengaruh. sektor infrastrukturrasio PBV & EPS yang berpengaruh. sektor industri dasar & kimia ROA & PBV yang berpengaruh. Sedangkan untuk pengaruh secara simultan. sektor aneka industri tidak ada satu pun rasio yang berpengaruh. sektor keuanganhanya dua rasio yaitu ROE & EPS yang berpengaruh terhadap harga saham.

Mandiri Belajar SPSS. Februari 2005. Standart Akuntansi Keuangan per 1 September 2007. 16 . Jakarta: Salemba Empat. 2007. 2000. Dwi Priyatno. Yogyakarta : Mediakom.DAFTAR PUSTAKA Adiningsih Sri. Analisis Rasio-rasio Keuangan Sebagai Dasar Penilaian Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pada Industri Barang Konsumsi yang Listed di BEJ. Yogyakarta : BPFE. Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham Pada Perusahan Sektor Makanan Dan Minuman Yang Tercatat Di Bursa Efek Surabaya. Akuntansi Keuangan Dasar. 2004. 2006.google. Astutik Esti Puji. Jakarta : PT Bursa Efek Jakarta. Jonathan Sarwono. Yogyakarta : ANDI. Arif Pratisto. 2009. Perangkat dan Teknik Analisis Investasi. 1998.. Mardiasmo. John J.Jakarta : Liberty.. 1. Vol 1 No. Munawir. Edisi ke 4 cetakan ke 13. Farid Harianto. Jakarta : Salemba empat. Markus Apriono & M. R. 2004. 2005. Halsey. Yogyakarta : ANDI. Robert F. K. Buku 2. Pedoman praktis memahami Laporan Keuangan.com : 9 Mai 2009). Pengaruh Earning Per Share. Statistik memjadi mudah dengan SPSS 17. Shodiqin. Analisa Laporan Keuangan. 2008. Analisis Data Penelitian menggunakan SPSS. Darsono dan Ashari. Subramanyam. Edisi 8. 2005. Jurnal Akuntansi & Keuangan. Price Earning Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap Return Saham pada Perusahaan Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Adytia. Semarang: Universitas Negeri Semarang. Jakarta : Elex Media Komputindo. (www. Wild. Ikatan Akuntansi Indonesia. Isti Fadah. 2005. Analisis Laporan Keuangan.

Ulupui. Pasar Modal di Indonesia. Cara sehat investasi di pasar modal. 2006.google. 2006.com : 29 mei 2009). Roa. (www.com : 7 Mei 2009). Jakarta : PPM (Pengembangan Eksekutif). 2005. Analisa Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan LQ-45 di Bursa Efek Jakarta. Edisi revisi. Perbandingan Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Metode Eva. Jakarta: Salemba Empat. Dan Pengaruhnya Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Yang Tergabung Dalam Indeks Lq 45 Di Bursa Efek Jakarta (www. K. Leverage. www. 2001. G.google. Aktivitas dan Probabilitas terhadap Return Saham (Studi Pada Perusahaan Pada Perusahaan Makanan dan Minuman Dengan Industri Barang Konsumsi di BEJ). Sawidji Widoatmodjo. (www.id 17 . Bali: Universitas Udayana. Toto Prihadi. elex media komputindo. Mudah memahami Laporan Keuangan. 2007. Analisis Pengaruh Ratio Likuiditas. Tjiptono Darmadji dan Hendy M. A. Cetakan pertama. 2005. Jakarta : PT.Rahman Hakim . Pendekatan Tanya Jawab. Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. 1. Fakhruddin.idx. Susilo Raharjo.google.co. Yogyakarta : UPP AMP YKPN. Suad Husnan.com : 23 Mei 2009).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->