P. 1
Pengaruh Pembelajaran Bahasa Inggris Terhadap Karakter Anak Usia Dini(1)

Pengaruh Pembelajaran Bahasa Inggris Terhadap Karakter Anak Usia Dini(1)

|Views: 141|Likes:

More info:

Published by: Ditha Cutegirl'z D'angeLiey on Nov 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/02/2013

pdf

text

original

PENGARUH PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS TERHADAP KARAKTER ANAK USIA DINI

Oleh: Melinda Roza.1 Abstract

Foreign language teaching in Indonesia is still not optimal since most of the application of the teaching concerns much on the language, not the use of the langauge. Thus, the students are only get the theory about the language and lack of practicing the language itself. Foreign language, especially English, for children may influence their attitude toward Indonesian as their second language and their first language or their mother tongue. It also influences their character since foriegn language brings its culture and the children can absorb and imitate it easily. Kata Kunci: Bahasa Asing, Karakter. Anak Usia
Dini

Pendahuluan
Pengajaran bahasa asing di Indonesia, dalam tulisan ini adalah bahasa Inggris ternyata dirasakan masih kurang optimal. Hal ini terlihat dari hasil pembelajaran bahasa asing yang tidak bisa menunjukkan hasil yang cukup bisa dibanggakan. Dalam pembelajaran bahasa Inggris, anak cenderung hanya diberi pengetahuan tentang struktur
1 Lektor bidang Language Teaching Method pada IAIN Raden Intan Lampung.

75

Bersab Vol. 1 No. 1 Januari 2012

bahasa asing saja, tapi kurang diterapkan dalam komunikasi sehari-hari. Akhirnya, anak hanya menerima teori tanpa dibarengi dengan praktik yang mendukung. Selain itu, pembelajaran bahasa Inggris di negara kita ternyata juga membawa pengaruh yang cukup signifikan terhadap rasa cinta tanah air dan nasionalisme, serta kebanggaan terhadap budaya dan bahasa Indonesia sendiri. Ini menjadi ironis karena bahasa Indonesia menjadi asing di negerinya. Berdasarkan hal tersebut, perlu perhatian baik dari pihak sekolah, khususnya guru, orang tua, dan kesadaran dari diri anak agar rasa nasionalisme dan kebanggaan terhadap bahasa Indonesia tetap terjaga. Yang menjadi permasalahan adalah Bagaimanakah pengaruh pengajaran bahasa Inggris terhadap pemerolehan bahasa anak?; Bagaimana pengaruh pengajaran bahasa Inggris bagi anak terhadap karakter dan kebanggaan pada bahasa Indonesia? Opeeh karena itu penelitian ini ditujukan untuk: Mendeskripsikan pengaruh pengajaran bahasa Inggris terhadap kemampuan bahasa anak; dan Mendeskripsikan pengaruh pengajaran bahasa Inggris terhadap karakter dan kebanggaan pada bahasa daerah dan nasional, jika bahasa Inggris diajarkan sejak usia kanak-kanak. A. Pemerolehan Bahasa Asing Istilah bahasa asing atau second language digunakan untuk menggambarkan bahasa-bahasa yang pemerolehannya atau penguasaannya dimulai setelah masa anak-anak awal (early childhood), termasuk bahasa ketiga atau bahasa-bahasa lain yang dipelajari kemudian. Dalam istilah lain, bahasa-bahasa yang dipelajari ini juga dikenal dengan istilah bahasa target (target language).

82

Mempelajari bahasa asing kemudian dianggap sebagai kebutuhan karena adanya saling ketergantungan yang terjadi antara berbagai negara karena adanya globalisasi. Bahasa asing dipelajari untuk memenuhi keperluan di bidang ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan politik.

Pengaruh Pembelajaran Bahassa Inggris terhadap Karakter Anak Usia Dini/ Melinda Roza.

Proses pemerolehan bahasa asing tidak sama dengan pemerolehan bahasa asing. Jika dalam bahasa pertama, siswa belum menguasai bahasa apapun dan bahasa pertama berkembang sesuai dengan perkembangan fisik dan psikisnya. Maka, pada pemerolehan bahasa asing siswa sudah mampu menguasai bahasa pertama dengan baik dan bahasa kedua berkembang tidak seiring dengan perkembangan fisik dan psikisnya. Bahasa pertama dipelajari secara informal dengan sadar dan motivasi tinggi karena siswa membutuhkannya untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat yang ada dalam kelompoknya. Sedangkan, bahasa asing dipelajari secara formal dan motivasi yang umumnya tidak terlalu tinggi karena bahasa ini tidak digunakan secara intens untuk berkomunikasi dengan masyarakat sekitarnya. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa siswa cenderung lama untuk menguasai bahasa asing, seperti bahasa Inggris. Beberapa hal yang menjadi aspek pembelajaran bahasa asing antara lain adalah: 1. Kemampuan bahasa Umumnya, saat seseorang ingin mempelajari bahasa asing, ia akan mengambil pendidikan formal dan melalui tes kemampuan berbahasa yang dilakukan oleh lembaga kursus bahasa untuk menilai seberapa tinggi bakat bahasa yang dimilikinya. Ujian yang seperti ini biasa digunakan untuk memprediksi kemampuan para siswa.

81

Bersab Vol. 1 No. 1 Januari 2012

Tapi, penilaian tentang kemampuan bahasa dinilai tidak relevan dengan masalah yang dihadapi siswa. Apalagi dengan adanya penelitian yang menyatakan bahwa kemampuan berbahasa tidak dapat dirubah. 2. Usia Belajar bahasa asing saat usia telah dewasa memang terasa lebih sulit. Tapi mereka yang belajar bahasa asing setelah dewasa dapat mencapai keberhasilan yang cukup tinggi. Hanya saja, pebelajar dewasa tidak akan mampu merubah aksen mereka seperti para penutur asli karena aksen orang dewasa adalah aksen bahasa pertama yang sulit dirubah. Kelebihan pebelajar dewasa adalah ketika mereka belajar dengan terjun langsung ke lapangan mereka akan lebih cepat menguasai bahasa asing daripada anak-anak. Hal ini dikarenakan otak orang dewasa lebih matang dan orang dewasa memiliki pengalaman berbahasa yang lebih dibandingkan dengan anak-anak. 3. Strategi yang digunakan Strategi yang efektif akan memberikan hasil yang lebih maksimal pada pembelajaran bahasa asing. Strategi yang sering digunakan adalah strategi belajar dan berkomunikasi. Strategi belajar adalah strategi yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa asing, seperti penggunaan kamus dan siaran-siaran TV yang menggunakan bahasa asing. Sedangkan strategi berkomunikasi adalah cara yang digunakan untuk berkomunikasi antara penutur asli dengan siswa yang sedang belajar bahasa asing jika terjadi kebuntuan, misalnya dengan mimic dan isyarat tangan. 4. Motivasi Motivasi berkaitan erat dengan tingkat keberhasilan seseorang dalam pembelajaran bahasa asing. Ini karena

82

siswa yang memiliki motivasi tinggi akan sukses dan kesuksesannya akan semakin meningkatkan motivasinya. Salah satu hal yang mempengaruhi motivasi adalah guru dalam kelas yang juga dapat menjadi motivator bagi siswa.

Pengaruh Pembelajaran Bahassa Inggris terhadap Karakter Anak Usia Dini/ Melinda Roza.

Dalam proses pemerolehan bahasa asing, aspekaspek tersebut harus diperhatikan dan dimanfaatkan dengan maksinal agar bahasa asing dapat mencapai hasil yang maksimal. B. Bahasa Inggris di Indonesia Penggunaan bahasa Inggris telah menjadi perdebatan panjang sejak masa Sutan Takdir Alisyahbana pada tahun 60-an. Bangsa kita masih terombang-ambing antara mengadopsinya menjadi bahasa asing atau menganggapnya sebagai bahasa asing. Karena jelas, antara asingnya akan muncul perlakuan yang berbeda. Di negara kita, belajar bahasa Inggris diyakini akan dapat meningkatkan kerja para pegawai. Bangsa kita juga meyakini bahwa dengan belajar bahasa Inggris akan membuat negara kita menjadi negara yang maju di era globalisasi ini. Karena itulah, penguasaan bahasa Inggris kemudian menjadi syarat yang penting agar seseorang dapat lulus dalam ujian menjadi pegawai. Tapi, yang terjadi di negara kita adalah ternyata dengan masuk lembaga pendidikan bahasa Inggris yang paling bergengsi sekalipun tidak menjadi syarat mutlak yang membuat kita mampu mendongkrak kemampuan berbahasa Inggris. Anggapan bangsa kita yang seperti itu sebenarnya adalah anggapan yang keliru. Kita seharusnya mengambil falsafah orang Jepang yang dalam belajar bahasa asing mereka beranggapan ‘get the content, leave lhe language behind’ (dapatkan ide yang ada dalam bahasa tersebut

81

Bersab Vol. 1 No. 1 Januari 2012

dan tinggalkan bahasa asing tersebut). Mereka berkeyakinan bahwa tanpa menguasai bahasa Inggris pun, mereka akan sanggup menjadi bangsa yang besar. Dengan menterjemahkan buku-buku ilmu pengetahuan ke dalam bahasa sendiri tentu akan lebih membawa manfaat karena akan lebih mudah dibaca oleh masyarakat kita, daripada harus sibuk membaca buku-buku barat dengan menyanding kamus besar bahasa Inggris. Di negara kita, kemampuan penggunaan bahasa Inggris juga belum dimanfaatkan dengan optimal bagi mereka yang sudah menguasai bahasa asing ini. Masyarakat atau orang yang menguasai bahasa tersebut cenderung tidak mampu menggunakan kemampuannya untuk ikut mengembangkan masyarakat sekitarnya. Jadi, kemampuan itu hanya untuk kepentingan pribadinya, misalnya saja dalam ekonomi dan politik. Lalu bagaimana dengan anggapan bahwa menguasai bahasa Inggris mampu membuat bangsa kita maju sedangkan fakta yang terjadi di lapangan seperti itu? Penguasaan bahasa Inggris harus dibersamai dengan aplikasinya dalam kehidupan bermasyarakat agar terasa manfaatnya. Jadi, bukan hanya untuk sekedar memenuhi gengsi kita atau ‘kerenkerenan’. C. Pengajaran Bahasa Asing di Sekolah Dasar Polemik di negara kita yang berkaitan dengan bahasa asing memang masih menjadi bahan kajian yang panjang. Misalnya, dengan pengajaran bahasa Inggris di sekolah dasar. Secara pedagogis, pembelajaran bahasa asing sejak usia dini mungkin tepat sasaran karena usia kanak-kanak memang menjadi waktu yang tepat untuk memberikan pendidikan bahasa. Tapi, ketika yang diajarkan adalah bahasa asing, apakah ini menjadi cara yang tepat sasaran? Karena fakta di lapangan menunjukkan bahwa

82

hal ini semakin membuat eksistensi bahasa Indonesia semakin terpinggirkan dalam fungsinya sebagai bahasa nasional. Anak-anak mengalami gangguan dalam kemampuannya untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia. Anak-anak sekarang lebih suka berbicara dengan bahasa asing yang diyakini membuat mereka lebih ‘keren’. D. Karakteristik dan Pengajaran Bahasa Inggris Realita yang aneh terjadi di negara kita. Berkaitan dengan bahasa Inggris, bangsa kita terlalu mengagungkan ketika seseorang mampu menguasai bahasa Inggris begitu juga dengan pengajaran bahasa Inggris. Berbeda dengan masyarakat kita. Sering juga ditemukan orang yang berbicara dengan bahasa campuran, mencampuri bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris. Meskipun, tidak salah dengan menguasai bahasa asing, tapi jangan membuat kita ikut dan mengagungkan bahasa asing tersebut di atas bahasa kita. Kita harus menjaga sikap cinta tanah air dan bangga pada produk anak negeri. Bahasa dan budaya yang ada di Indonesia adalah contoh karya anak bangsa yang harus dilestarikan dan dijaga eksistensinya.

Pengaruh Pembelajaran Bahassa Inggris terhadap Karakter Anak Usia Dini/ Melinda Roza.

Satu hal yang membedakan kenapa bahasa Inggris mampu menjadi bahasa internasional dan tidak dengan bahasa Indonesia adalah karena mereka mempunyai jati diri dan mampu mempertahankan yang seharusnya mereka pertahankan. Dan inilah yang belum dimiliki oleh bangsa kita. Bangsa kita belum mampu menunjukkan jati diri sebagai bangsa Indonesia sehingga kehilangan identitas dirinya di kancah pergaulan internasional. Pembelajaran bahasa Inggris seajak usia dini juga harus diperhatikan dalam pelaksanaannya agar tujuan

81

Bersab Vol. 1 No. 1 Januari 2012

pembelajaran yang ada tetap dapat tercapai secara maksimal. Dan di sisi lain, pembelajaran yang dilakukan tidak melunturkan karakteristik dan kebanggaan terhadap bahasa dan budaya Indonesia sejak Anak Usia Dini. E. Simpulan Bahasa adalah sarana yang digunakan manusia untuk berkomunikasi dan saling berinteraksi dalam kelompok masyarakatnya. Dengan media bahasa pula, manusia dapat memahami dan mengetahui gagasan yang dimiliki orang lain juga mengungkapkan konsep yang sebelumnya masih abstrak. Selain terdapat kelompok pertama yang bahasanya langsung dapat dikuasai anak, terdapat kelompok di luarnya yang mempunyai bahasa tersendiri. Hal ini terjadi karena bahasa bersifat arbitrer dan merupakan kesepakatan umum dari kelompok pemakai bahasa tersebut. Bahasa yang dimiliki kelompok asing ini selanjutnya disebut sebagai bahasa asing. Manusia perlu mempelajarinya jika ingin berkomunikasi dengan masyarakat pengguna bahasa asing agar komunikasi yang ada berjalan lebih lancar. Pembelajaran bahasa asing kemudian diberikan untuk memenuhi kebutuhan ini. Dampak yang timbul karena pembelajaran bahasa asing diberikan sejak usia dini antara lain membuat pemerolehan bahasa pada anakanak bertambah. LAD sebagai perangkat bahasa yang diperoleh anak sejak lahir akan menjadi lebih aktif sehingga meningkatkan pemerolehan bahasa anak. Dampak yang lain adalah pembelajaran bahasa asing yang diberikan sejak usia dini dapat mempengaruhi kebanggaan anak-anak pada bahasa Indonesia atau bahasa daerah sebagai bahasa pertama (bahasa ibu). Pembentukan karakteristik dan cinta tanah air selanjutnya menjadi hal yang dipertaruhkan karena pembelajaran

82

bahasa asing dibersamai dengan globalisasi yang membawa arus ide, paham, dan budaya asing dengan sangat mudah.

Pengaruh Pembelajaran Bahassa Inggris terhadap Karakter Anak Usia Dini/ Melinda Roza.

----------------------------------------

81

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->