P. 1
Prajurit Jaga Malam Karya Khairil Anwar

Prajurit Jaga Malam Karya Khairil Anwar

|Views: 12|Likes:
Published by Didi Scooter Braun
Puisi Bertemakan Pahlawan
Puisi Bertemakan Pahlawan

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Didi Scooter Braun on Nov 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/14/2013

pdf

text

original

PRAJURIT JAGA MALAM

Chairil Anwar Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ? Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras, bermata tajam Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya kepastian ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini Aku suka pada mereka yang berani hidup Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu...... Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu !

1948 Siasat, Th III, No. 96 1949

Makna Esensial : Makna yang terkandung dalam puisi Prajurit Jaga Malam yaitu menggambarkan keberanian prajurit dalam berjaga malam. “aku tidak tahu apa nasib waktu”. Maksudnya mereka tidak dapat menerka apa yang akan mereka hadapi, entah ancaman apa yang mengintai mereka ketika berjaga malam, hanya dengan bermodalkan rasa percaya bahwa suatu saat nanti mereka pasti merdeka, seperti terlihat pada baris “mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya kepastian”, itulah yang membuat mereka mampu bertahan melewati malam-malam yang suram.

Kata Kunci

: Kata kunci dalam puisi Prajurit Jaga Malam yaitu „aku‟ karena diulang

sebanyak empat kali. Kata „aku‟ pada baris pertama dan terakhir mewakili prajurit yang berjaga malam. Sementara kata „aku‟ pada baris ke-7 dan ke-8 mewakili sang penulis, bahwa ia kagum pada para prajurit yang melakukan jaga malam tanpa gentar, meskipun nyawa taruhannya.

Kata Inti

: Kata inti pada puisi Prajurit Jaga Malam terdapat pada kata

„kemerdekaan‟, „kepastian‟, „menjaga‟, dan „nasib waktu‟. Rangkaian kata tersebut cukup mewakili puisi Prajurit Jaga Malam, demi mewujudkan mimpi-mimpinya bahwa mereka pasti merdeka, mereka pun dengan tangguh menjaga daerahnya pada malam hari sekalipun, meskipun mereka tak tahu nasib waktu, asalkan mereka telah berusaha.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->