Apa Itu Sosiologi?

Paulus Wirutomo (Modifikasi oleh Diatyka Widya)

kekuatan dari luar individu yang memaksa manusia  Apakah manusia bebas? Siapa yang boleh dinikahi? Manusia bisa memilih. pendidikan. kelas sosial dsb. tetapi masyarakat membatasi pilihan.Sosiologi  Studi sistematis terhadap kehidupan manusia  Social Forces . Berdasarkan pertimbangan: agama.) .

.Mengapa belajar Sosiologi? Manusia “mahluk yang bermasyarakat”  masyarakat merupakan “misteri!” Diperlukan ilmu khusus untuk mempelajari masyarakat demi “kesejahteraan Manusia”.

Sifat Sosiologi  Eksploratif  Deskriptif  Eksplanatif  Preskriptif  Tetapi tidak sama dengan ilmu alam .

 Kasus Ryan: psikologis atau sosiologis? .Apa itu Sosiologi?  SOSIOLOGI= studi sistematis tentang masyarakat .  PSIKOLOGI=studi tentang (jiwa) individu.

sistem nilai. pikiran “sehat” yang “bias” karena diganggu oleh: kepentingan.)  Sosiologi bersifat : “beyond commonsense” . kepercayaan.Perspektif Sosiologi  Belajar sosiologi adalah belajar melepaskan diri dari commonsense. tradisi dsb.

agama.  Jadi Sosiologi mempelajari gejala yang “general” . pendidikan. sukum dll.Perspetif Sosiologi 1 Seeing the general in theparticular:  Individu pada derajat tertentu memiliki “keseragamaan” karena dibentuk oleh “Kekuatan Sosial”. Melalui kelas sosial.

Perspektif Sosiologi 2 Seeing the strange in the familiar  Sosiologi selalu mempertanyakan hal-hal yang nampaknya “biasabiasa saja” membongkar rahasia dibalik hal yang biasa  Mengapa kamu sekolah ? Mengapa orang lain tidak?  Mengapa kamu masuk UI?  pilihan pribadi?. apakah semua orang bisa memilih masuk UI?. mengapa tidak? kekuatan apa yang menentukan? .

Perspektif Sosiologi 3 Seeing Personal choice in social Context .menjelaskan bagaimana “pilihan pribadi” dipengaruhi oleh “kekuatan sosial”  Jumlah anak ditentukan oleh siapa?  Mengapa orang bunuh diri?  Mengapa angka bunuh diri berbeda-beda di setiap masyarakat .

 Bagaimana dengan Sosiolog? .  Orang-orang terpinggirkan biasanya lebih sensitif dari kelas menengah.Memandang Secara Sosiologis  Sensitif terhadap ketimpangan sosial dan ketidak adilan.

atau masyarakat? .melalui perspektif sosiologi  Pengemis .sampah masy atau korban Pembangunan?  Migrasi dari Desa ke Kota karena faktor “push” atau “pull?”  Menghilangkan kemiskinan: merubah individu.Kekuatan Sosiologi  Bisa merubah tatanan masyarakat .

Bagaimana menjawab secara sosiologis:  Mengapa orang Jakarta tidak tertib berlalu lintas?  Mengapa orang cenderung lambat menikah?  Mengapa orang bercerai?  ingat melihat secara “beyond commonsense” .

Sociological Imagination .C Wright Mills  “Transforming personal problems into public issues”  Masalah individu harus dilihat dalam konteks sosial” .

 Untuk membantu para pengambil keputusan atau undang-undang  Untuk pribadi: menambah sensitivitas dan kesadaran  berpikir “beyond commonsense”  Memberdayakan kita untuk berpartisipasi di masyarakat (untuk perubahan)  Bisa melihat kekurangan masyarakat kita dan kelebihan masyarakat lain Kegunaan Sosiologi .

Mengapa kita harus melihat konteks Global?  Hidup kita ditentukan tempat kita hidup  Masyarakat dunia semakin “berdekatan”  Masalah sosial adalah masalah Global  Melalui perspektif Global: Kita bisa makin mengenal diri kita .