P. 1
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

|Views: 535|Likes:

More info:

Published by: Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas on Nov 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2012

pdf

text

original

Sections

0 21

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

2011

1 Juli - 31 Desember 2011

Terima kasih kepada: Penulis: Sapto Subagio, Dedy Purnadibrata Editor: Syahrin Noor, Muhammad Ramadhan, Tri Suharsih, Jum'atil Fajar

1

2

Contents
HUT BHAYANGKARA BERLANGSUNG HIKMAD HUT BHAYANGKARA BERLANGSUNG HIKMAD DISIPLIN JAM KERJA WAJIB BAGI PNS MANTIR ADAT DUKUNG KEBERADAAN PROYEK REDD RAKORDAL SARANA EVALUASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN RAPERDA PERTANGGUNGJAWABAN APBD 2010 DIAJUKAN KE DPRD MARI PEDULI TERHADAP KELUARGA DIKLATPIM IV RESMI DITUTUP SENAM BERSAMA DAN JALAN SEHAT MERIAHKAN HARI KOPERASI 87 GRUP SYAIR MAULID BERSAING SECARA UMUM RAPERDA PERTANGUNGJAWABAN APBD 2010 DAPAT DIBAHAS LEBIH... SEKTOR INDUSTRI MOTOR PENGGERAK PERTUMBUHAN EKONOMI WABUP LEPAS PESERTA KEMAH ELY KAPUAS PEJABAT KAPUAS UNJUK KEBOLEHAN NURUL AIN JUARA UMUM PARADE SYAIR MAULID BKPRMI GELAR SUNATAN MASSAL KAPUAS TUAN RUMAH KEJURDA BALAP MOTOR PMI PENGEMBAN TUGAS KEMANUSIAAN RAPERDA APBD 2010 DISEPAKATI PENDIDIKAN AGAMA PENTING BAGI ANAK JELANG PUASA, PEMKAB GELAR PASAR MURAH 14 14 15 16 16 17 18 19 20 20 22 23 23 24 25 25 26 27 28 28 29

3

BERSAMA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN TINGKATKAN PEMAKMURAN MASJID APLIKASIKAN ILMU YANG DIDAPAT JADWAL TARLING BUPATI KAPUAS PASAR WADAI RAMADHAN RESMI DIBUKA BUPATI BERBUKA PUASA BERSAMA PARA WARTAWAN KAPUAS SIAP JADI TUAN RUMAH MTQ TINGKAT PROVINSI KALTENG RAMADHAN PERBANYAK AMAL IBADAH 77 PEJABAT LINGKUP DIKNAS DILANTIK MK NILAI PERMOHONAN JUDICIAL REVIEW UU 41/1999 MEMADAI PANGDAM TANJUNG PURA SAFARI RAMADHAN DI KAPUAS HM MAWARDI PEMBICARA DISKUSI TRANSMIGRASI DI INDONESIA WARGA ANTUSIAS SAMBUT TARLING BUPATI DI TAJEPAN BUPATI KEMBALI INGATKAN BAHAYA KEBAKARAN WARGA SEI HAUR DAMBAKAN LISTRIK DAN PERBAIKAN JALAN WABUP KUKUHKAN 70 PESERTA PASKIBRAKA ZIARAH WARNAI HUT KE 66 RI UPACARA BENDERA HUT RI KE 66 BERLANGSUNG HIKMAD PRAMUKA PENYELAMAT GENERASI MUDA EKS PLG BISA JADI SENTRA PRODUKSI PERTANIAN BARU BUPATI KAPUAS KEMBALI TERIMA PENGHARGAAN P2BN PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN DI DAERAH HULU JADI PERHATIAN

30 31 31 32 33 33 34 35 36 37 38 38 39 40 41 42 42 43 44 45 46 47

4

JAGA FASILITAS YANG TELAH DIBANGUN SYUKURAN HUT RI, PENUTUPAN TARLING, SAFARI RAMADHAN NU DAN ANSOR DI... PAWAI TANGLONG DAN BAGARAKAN SAHUR SEMARAKKAN RAMADHAN TAHUN 2012 KALTENG MILIKI EMBARKASI HAJI BUPATI HARAPKAN PERBAIKAN JALAN DI BASARANG DIPERCEPAT 7 DESA TERIMA INSENTIF REDD PLUS MENJELANG LEBARAN BUPATI TINJAU PASAR BUPATI HM MAWARDI OPEN HOUSE UNTUK MASYARAKAT PARADE BEDUG MENJADI DAYA TARIK WISATA BUPATI SAHUR BERSAMA ANAK YATIM DI PANTI ASUHAN BUPATI LEPAS PAWAI TAKBIRAN IDUL FITRI MOMENT MEMPERERAT SILATURAHMI USAI LIBUR PANJANG, BUPATI PIMPIN LANGSUNG APEL PAGI BUPATI IKUT SHOLATKAN JENAZAH HABIB YAHYA 273 JCH KAPUAS IKUTI MANASIK HARI PERTAMA KERJA, WABUP SIDAK PNS 161 KEPALA SDN DILANTIK BUPATI SAMBUT RESES DPRD PROVINSI KALTENG 83 KAFILAH KONTINGEN FASI DILEPAS JALAN SEHAT DAN SENAM MERIAHKAN HAORNAS BUPATI KUNJUNGI KAFILAH FASI KAPUAS DI KUALA PEMBUANG MANTIR BERI HADIAH MANDAU PADA BUPATI BUPATI RESMIKAN GEREJA PANTEKOSTA

48 49 50 50 51 52 53 54 54 55 56 56 57 58 58 59 60 60 61 62 63 64 64

5

ANGKUTAN BARANG JANGAN LEBIHI MUATAN WABUP TINJAU PROYEK DI TIGA KECAMATAN DUBES AUSTRALIA DAN MENHUT CANANGKAN DESA MODEL REDD WAGUB PUJI BUPATI KAPUAS TRANSPARAN SERAHKAN BANTUAN DARI KFCP WABUP RESMIKAN PROYEK PNPM-MP PARPOL WUJUD PERJUANGAN BANGSA BUPATI HARAPKAN GENERASI MUSLIM TANGGUH BUPATI LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID AL-HIJRAH 451 SERTIFIKAT ANGGOTA PLASMA DI TITIPKAN WABUP RESMIKAN TK DARUL AMAN KARTU PNS ELEKTRONIK RESMI DILUNCURKAN WABUP TINJAU PERKEBUNAN SAWIT PENGURUS PENGAJIAN AL MAR’ATUSSHOLIHAH DIKUKUHKAN HARUSNYA KAWASAN HUTAN DITETAPKAN BUKAN DITUNJUK PENGURUS DWP KAPUAS RESMI DIKUKUHKAN BUPATI MAWARDI KOREG APKASI KALIMANTAN TUKIMAN : PEMBANGUNAN SANGAT DIRASAKAN MANFAATNYA BUPATI SAMPAIKAN KEGIATAN KFCP DI KAPUAS BUPATI MAWARDI BUAT e-KTP PENGHARGAAN YANG DITERIMA DARI KERJA KERAS KITA H SULAIMAN HM MENGAJAK KKB DUKUNG PEMBANGUNAN KAPUAS

66 66 67 69 69 70 71 72 72 73 74 75 75 76 77 78 78 79 80 81 82

6

DWP BANJAR KUNJUNGI KAPUAS PENYULUH PERTANIAN IKUTI BIMTEK PESERTA GCF KUNJUNGI KE DESA MODEL REDD+ PENYERAPAN KREDIT UMKM LEBIH Rp500 MILIAR BUPATI KOTABARU PUJI PEMBANGUNAN KAPUAS ISTRI BUPATI KOTABARU KUNJUNGI SENTRA KERAJINAN DI KAPUAS BUPATI MELAYAT ISTRI KETUA DPRD 78 LULUSAN AKPER RESMI DI WISUDA PEMKAB KAPUAS DAN KOTABARU TANDA TANGANI MoU BUPATI SAMBUT POSITIF PROGRAM PNPM JALAN GANG DALAM KOTA MULAI DI ASPAL UPACARA HAPSAK PANCASILA BERLANGSUNG KHIDMAT BUPATI PIMPIN LANGSUNG RAPAT MTQ TK PROV KALTENG MUSDA MUI MOMENTUM PERKUAT PERAN ULAMA MUSDA MUI MOMENTUM PERKUAT PERAN ULAMA BUPATI IKUT PEMAKAMAN ISTRI KETUA DPRD KAPUAS DUA PERINGATAN DIRANGKAI SEKALIGUS KUA DAN PPAS PERUBAHAN APBD TA 2011 DISEPAKATI MAWARDI : PENUNJUKAN KAWASAN HUTAN TIDAK BERIMPLIKASI HUKUM, Dari S... TP PKK KAPUAS KUNJUNGI KABUPATEN JEMBRANA BUPATI HM MAWARDI PEMBICARA PADA SEMINAR NASIONAL TERPESONA LIHAT PENGOLAHAN KAIN SONGKET BALI BUPATI PANEN PADI DI EKS PLG

83 83 84 85 86 87 87 88 89 90 90 91 92 93 94 94 95 96 97 98 99 100 101

7

JAJARAN PEMKAB TIDAK BEKERJA APA ADANYA TERUS JALIN KERJASAMA YANG BAIK PENGENDALIAN JAMIN PEMBANGUNAN BERJALAN DENGAN BAIK DUA PNS SETDA PURNA TUGAS PENGURUS DPK GPDI KAPUAS RESMI DIKUKUHKAN KUALA KAPUAS – Secara umum seluruh fraksi pendukung DPRD Kabupaten ...

102 102 103 104 105 105

SECARA UMUM FRAKSI DPRD SETUJUI PERUBAHAN APBD 2011 107 PEMUDA MUHAMMADIYAH AUDIENSI DENGAN BUPATI NANI DEGO FC, BOYONG PIALA HM MAWARDI PROGAM KELUARGA HARAPAN TANGGULANGI KEMISKINAN TERIMA ESTAFET TUNAS KELAPA NASIONAL PEMBANGUNAN KESEHATAN MENGEDEPANKAN KEMANUSIAAN PROGAM KELUARGA HARAPAN TANGGULANGI KEMISKINAN SENAM BERSAMA PT ASKES 282 CALON HAJI DIBERANGKATKAN KEBERANGKATAN CALON HAJI DI ASRAMA HAJI SYAMSUDDIN NOOR KEBERANGKATAN CALON HAJI DI ASRAMA HAJI SYAMSUDDIN NOOR PEMUDA MUHAMMADIYAH SIAP SUKSESKAN PEMBANGUNAN KAPUAS YANG AMANAH ETK DISERAHKAN DIPERBATASAN KALTENG-KALSEL PENGURUS GERAKAN MANDAU TELAWANG PANCASILA DIKUKUHKAN 108 109 109 110 111 112 112 113 114 115 115 116 117

8

KAMPANYE IMUNISASI CAMPAK DAN POLIO RESMI DICANANGKAN BUPATI AJAK RAJIN BERSEDEKAH RAPERDA PERUBAHAN APBD 2011 DISEPAKATI MENDAGRI KUKUHKAN HM MAWARDI KOORDINATOR APKASI KALIMANTAN PEMKAB KAPUAS MOU DENGAN INVESTOR CINA HM MAWARDI MODERATOR DENGAN NARASUMBER 2 MENTERI TIM PENILAI PENGHARGAAN MENKES TURUN KE KAPUAS BATAS WILAYAH PENTING DALAM PEMERINTAHAN 70 PEMUDA IKUTI IKRAR BERSAMA ANAK BANGSA PELAYANAN KESEHATAN GRATIS DISOSIALISASIKAN PEMUDA BERPERAN DALAM PEMBANGUNAN PKK DUKUNG KAMPANYE IMUNISASI JEMAAH HAJI KAPUAS SEHAT DAN SUDAH BAYAR DAM JADIKAN KERAGAMAN SUKU, SATU KESATUAN JALAN SEHAT, BUPATI BERBAUR DENGAN MASYARAKAT KAJATI TERKESAN KEINDAHAN KOTA KAPUAS KEPALA SKPD DAN CAMAT DIMINTA REALISASIKAN PAD KAJATI JELASKAN EMPAT KEWENANGAN JAKSA 2.478 SISWA KURANG MAMPU DIBANTU SERAGAM SEKOLAH BUPATI LANTIK 190 PEJABAT KESEPAKATAN KUA DAN PPAS APBD 2012 DITANDATANGANI WABUP TINJAU PELAYANAN E-KTP DI MANTANGAI WABUP HARAPKAN PROGRAM PNPM-MP BERLANJUT

118 119 119 120 121 123 123 125 125 126 127 128 129 129 131 132 132 133 134 135 137 138 139

9

DADAHUP SASARAN KAMPANYE IMUNISASI CAMPAK DAN POLIO GERIMIS, PESERTA TAKBIRAN TETAP ANTUSIAS IBADAH QURBAN BUKAN HANYA SEREMONIAL BASARANG TEMPAT PESTANI KALTENG BUPATI LEPAS 408 PESERTA KKN STAI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KAPUAS KESIAPSIAGAAN PENANGGULANGAN BENCANA PUTING BELIUNG WABUP RESMIKAN GEDUNG GBI HARI PAHLAWAN MOMENT UNTUK ATASI MASALAH BANGSA POSYANDU TINGKATKAN KESEHATAN IBU DAN ANAK FKUB KAPUAS STUDI BANDING KE BALI HKN DIISI SENAM BERSAMA DAN TES KESEHATAN RUMAH IBADAH LIMA AGAMA BERADA SATU KOMPLEK JEMAAH HAJI KAPUAS BERANGKAT DARI MEKAH 22 NOPEMBER 2011 JABATAN CAMAT KAPUAS TIMUR DISERAH TERIMAKAN SOSIALISASI MENUJU DESA TANGGUH PEMKAB SUBSIDI PUPUK PETANI MELALUI GAPOKTAN ERA GLOBALISASI TANTANGAN PERSANDIAN RUMUSKAN PRIORITAS PEMBANGUNAN AMPL NOTA KEUANGAN RAPBD 2012 DISAMPAIKAN HUT KORPRI DIRANGKAI DENGAN BERBAGAI KEGIATAN PROGRAM COMDEV PT TOP SANGAT BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT

139 140 142 143 144 145 146 146 147 148 149 150 151 152 152 153 154 155 156 156 157 158

10

DANA ALOKASI DESA 2012 DIALOKASIKAN RP 12 MILIAR PEMKAB KAPUAS IMPLEMENTASIKAN KEBIJAKAN KIP BUPATI LEPAS KONTINGEN LIGA MEDIA KAPUAS

159 160 161

SKPD DIMINTA MEMBUAT PELAYANAN PUBLIK UNGGULAN 162 MENCIPTAKAN MASYARAKAT BERADAB BAGIAN DARI JIHAD BUPATI SAMPAIKAN JAWABAN PANDANGAN UMUM FRAKSI DEWAN KAPUAS IKUTI PENILAIAN MDGs AWARD 162 163 164

HUT KORPRI DAN HARI KESEHATAN DIRANGKAI UPACARA BENDERA 165 DWP KAPUAS GELAR LOMBA PADUAN SUARA TIM PENILAI CITRA ABDI BHAKTI NEGARA KUNJUNGI KAPUAS KAPUAS HARAPKAN DUKUNGAN DPRD KALTENG DPRD TABALONG BELAJAR PENGELOLAAN LAHAN GAMBUT DI KAPUAS BUPATI JADI PEMBICARA PERUBAHAN IKLIM DI DURBAN AFRIKA SELATAN DIHARAPKAN PERAN MUHAMMADIYAH MEWUJUDKAN KAPUAS AMANAH RAPERDA APBD 2012 DAN IZIN USAHA PERKEBUNAN DISETUJUI 5000 ORANG LEBIH IKUTI PAWAI MUHARRAM MASYARAKAT LUPAK ANTUSIAS DENGARKAN PENYULUHAN HUKUM KARYA BAKTI TNI WUJUD KERJASAMA DAN GOTONG ROYONG BUPATI AJAK UMAT KRISTIANI TERLIBAT AKTIF DALAM PEMBANGUNAN 166 166 167 168 168 169 170 171 171 172 173

11

PEMBANGUNAN MERUPAKAN UPAYA BERSAMA BERIKAN KEPASTIAN KETERSEDIAAN LAHAN PERKEBUNAN BUPATI TINJAU JEMBATAN SEI TARAN DI KAPUAS HULU KAPUAS TERIMA 8 MOBIL INTERNET KECAMATAN SOSIALISASI SPIP SANGAT STRATEGIS

174 174 175 176 177

KEGIATAN DWP MENINGKATKAN KUALITAS ANGGOTANYA 177 MENYAMBUT NATAL, PEMKAB GELAR PASAR MURAH PKK SOSIALISASIKAN HASIL KUNKER KE JEMBRANA JUNJUNG TINGGI PERSATUAN DAN KESATUAN KAPUAS HARUS MENJADI KABUPATEN TERMAJU DI KALTENG PEMBANGUNAN DESA AMANAH MULAI TAHUN 2012 LPTQ YAKIN KESERIUSAN PEMKAB KAPUAS GELAR MTQ KALTENG TERBUKANYA JALAN PERMUDAH PELAYANAN JEMAAT TINGKATKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT TINGKATKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT 178 179 180 180 181 182 183 184 185

JANGAN PERCAYA OKNUM MENGATASANAMAKAN BUPATI 186 BUPATI SERAHKAN BOP PONPES MASYARAKAT DIAJAK TURUT AKTIF DALAM PENGELOLAAN SAMPAH KAGAMA GELAR SEMINAR PEMBINAAN KARAKTER KEWIRAUSAHAAN 105 KK TRANSMIGRAN DITEMPATKAN DADAHUP C-3 50 PESERTA IKUTI PELATIHAN PENYELENGGARAAN JENAZAH ISTRI INSPIRATIF MENDUKUNG SUAMI MEMBANGUN BANGSA 186 187 188 189 190 190

12

KAPUAS TERIMA BANTUAN KAPAL PERIKANAN PELAYANAN e-KTP GRATIS DIPERPANJANG HINGGA 30 APRIL 2012 PROGRAM P2KP BERMANFAAT BAGI IBU-IBU JAGA KEBERSIHAN KOTA KAPUAS MANFAATKAN PROGRAM KHITAN GRATIS NATAL, BUPATI KUNJUNGI WABUP,KETUA DPRD,TOKOH AGAMA/MASYARAKAT KAPUAS BAGIKAN DAN TANAM 30.210 BIBIT POHON PELIHARA HASIL KARYA BAKTI TNI MOU PENGEMBANGAN KOMUDITI UNGGULAN PADI DAN KLASTER PERBERASAN BUPATI LAKUKAN TELECONFERENCE DENGAN GUBERNUR PT SSK BAYAR GANTI RUGI LAHAN WARGA PERAN NU MEMBANGUN EKONOMI KERAKYATAN NU DIHARAPKAN BERPERAN MEMBANGUN KAPUAS AMANAH BUPATI LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID AL AMIN KEBERHASILAN KAPUAS MEMBAWA KEMAJUAN KALTENG

191 192 193 194 194 195 196 197 197 198 199 200 201 202 203

13

HUT BHAYANGKARA BERLANGSUNG HIKMAD
Friday, July 01, 2011
KUALA KAPUAS – Suasana hikmad sangat terasa ketika HUT Bhayangkara ke 65 yang tepat jatuh tanggal 1 Juli 2011. Kegiatan diawali dengan upacara yang dipimpin langsung oleh inspektur upacara Kapolres AKBP Wisnu Putra SH, Sik dengan komandan upacara Iptu Tri Bowo Handoko (Kapolsek Kapuas Murung). Upacara sendiri dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Dandim 1011 Kapuas Letkol Arm M Ermansyah, Ketua DPRD Robert L Gerung serta sejumlah pejabat Polres Kapuas dan sejumlah Kepala SKPD Pemkab Kapuas. Sebelum upacara dimulai, inspektur upacara melakukan pengecekan pasukan dengan dikawan oleh komandan upacara. Peserta upacara juga di ikuti oleh TNI, Satpol PP, Regu Pemadam Kebakaran dan Sipir Penjara Rutan Kapuas. Pada kesempatan itu juga dilakukan pembacaan Tri Brata Polri yang dilanjutkan dengan pembacaan amanat Presiden RI Susilo Bambang Yuhoyono dalam rangka peringatan HUT Bhayangkari ke 65. Usai kegiatan juga dilakukan pemberian tali asih kepada Purnawirawan Polri yang diserahkan oleh Kapolres Kapuas. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada anggota Polri yang berprestasi. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan ramah tamah dengan para undangan yang hadir yang diisi dengan pemotongan nasi tumpeng. Adapun tema yang diangkat adalah “Dengan Semangat Kemitraan Kita Mantapkan Revitalisasi Polri Guna Mewujudkan Pelayanan Prima”. (humas)

HUT BHAYANGKARA BERLANGSUNG HIKMAD
Friday, July 01, 2011
KUALA KAPUAS – Suasana hikmad sangat terasa ketika HUT Bhayangkara ke 65 yang tepat jatuh tanggal 1 Juli 2011. Kegiatan diawali dengan upacara yang dipimpin langsung oleh inspektur upacara Kapolres AKBP Wisnu Putra SH, Sik dengan komandan upacara Iptu Tri Bowo Handoko (Kapolsek Kapuas Murung). Upacara sendiri dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Dandim 1011 Kapuas Letkol Arm M Ermansyah, Ketua DPRD Robert L Gerung serta sejumlah pejabat Polres Kapuas dan sejumlah Kepala SKPD Pemkab Kapuas. Sebelum upacara dimulai, inspektur upacara melakukan pengecekan pasukan dengan dikawan oleh komandan upacara. Peserta upacara juga di ikuti oleh TNI, Satpol PP, Regu Pemadam Kebakaran dan Sipir Penjara Rutan Kapuas. Pada kesempatan itu juga dilakukan pembacaan Tri Brata Polri yang dilanjutkan dengan pembacaan amanat Presiden RI Susilo Bambang 14
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Yuhoyono dalam rangka peringatan HUT Bhayangkari ke 65. Usai kegiatan juga dilakukan pemberian tali asih kepada Purnawirawan Polri yang diserahkan oleh Kapolres Kapuas. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada anggota Polri yang berprestasi. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan ramah tamah dengan para undangan yang hadir yang diisi dengan pemotongan nasi tumpeng. Adapun tema yang diangkat adalah “Dengan Semangat Kemitraan Kita Mantapkan Revitalisasi Polri Guna Mewujudkan Pelayanan Prima”. (humas)

DISIPLIN JAM KERJA WAJIB BAGI PNS
Tuesday, July 05, 2011
KUALA KAPUAS –Upaya mewujudkan PNS yang handal dan profesional sebagai penyelenggara pemerintahan yang menerapkan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik (good governance ), maka PNS wajib untuk mentaati aturan Jam Kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal itu ditegaskan Asisten III Setda Kapuas Drs.Johansyah pada Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Kapuas Hulu, Senin (4/7) pagi. Dengan penerapan Sikap disiplin dalam hal mentaati aturan jam kerja dapat menjamin terpeliharanya tata tertib dan kelancaran pelaksanaan tugas PNS sebagai aparatur Pemerintah. Apalagi untuk Kantor, Badan atau Dinas yang sifatnya pelayanan, disiplin jam kerja sangat ditekankan karena apabila aparatur yang bertugas ditempat tersebut tidak disiplin maka hal tersebut dapat berdampak terhadap kelancaran roda pemerintahan, terang Johansyah. “TMT 1 Juli 2010 kita sudah menggunakan aturan jam kerja yang baru”. Tutur Johansyah. Dari hari senin s/d Jumat bekerja dari Pukul 07.00 s/d15.30, istirahat pada pukul 12.30 s/d 13.30, kecuali hari jumat istirahat pada pukul 11.30 siang bagi PNS Struktural sedangkan bagi Fungsional jam kerja tidak berubah. Lebih lanjut Johansyah menjelaskan bahwa PP Nomor 53 Tahun 2010 mengatur tentang Kewajiban, Larangan, dan Hukuman disiplin yang dapat dijatuhkan kepada PNS yang telah terbukti melakukan pelanggaran. Penjatuhan hukuman disiplin baik itu tingkat ringan, sedang maupun berat dimaksudkan dalam rangka Pembinaan bagi PNS dan PP ini merupakan pedoman bagi pejabat yang berwenang untuk menjatuhkan hukuman disiplin, pada kesempatan itu juga ditegaskan secara jelas jenis hukuman disiplin yang dapat dijatuhkan terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh aparatur pemerintah yang dalam hal ini adalah PNS. Johansyah menghimbau kepada para peserta yang hadir pada kegiatan tersebut agar menyampaikan kepada masyarakat sekitar tentang program-program pemerintah yang secara langsung menyentuh kepentingan masyarakat yang diantaranya yaitu pembuatan KTP. KK dan Akta Kelahiran gratis dan 11 Pelayanan Dasar Kesehatan gratis termasuk persalinan gratis bagi masyarakat miskin. Sosialisasi diisi dengan tanya jawab, dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. I. Made Sumartha, Camat Kapuas Hulu Vitrianson Rangin, S.Sos, Camat Mandau Talawang Ruko A. Sebayang, AP, unsur kecamatan, dan sejumlah PNS setempat. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

15

MANTIR ADAT DUKUNG KEBERADAAN PROYEK REDD
Friday, July 08, 2011
KUALA KAPUAS – Sedikitnya 26 mantir adat dan damang adat yang berada di Kecamatan Mantangai dan Timpah mendukung proyek REED kerjasama Pemerintah Indonesia dan Australia. Hal tersebut tertuang dalam penyataan sikap para mantir adat pada pertemuan yang digelar pada 27 Juni 2011 di Balai Pertemuan Kecamatan Mantangai. Demikian diungkapkan oleh Ketua Dewan Adat Kabupaten Kapuas Angie Rohan BA menyikapi munculnya surat penyataan mantir adat yang menolak program REDD yang dikerjakan oleh KFCP. “Pernyataan sikap mantir adat kedamangan Mantangai yang berjumlah 10 orang pada tanggal 7-8 Juni 2011 tersebut untuk menghentikan proyek REDD adalah tidak benar,” kata Angie Rohan dalam siaran pers yang diterima awak redaksi, Jumat (8/7) malam. Menurutnya pernyataan penolakan tersebut tidak benar dan bukan dibuat oleh mantir adat kedamangan Mantangai, melainkan dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Sampai saat ini hubungan kami, mantir-mantir adat kedamangan Mantangai dan Timpah terhadap KFCP tetap dalam keadaan harmonis, sepanjang saling menghormati, menghargai dan melindungi hak-hak masyarakat adat,” kata Angie. Namun demikian, tambah Angie dalam perntaan sikap tersebut juga dijelaskan kedepan diharapkan program KFCP agar disusun bersama lembaga adat dan masyarakat adat setempat. Surat pernyataan itu ditandatangi oleh 26 mantir adat dan damang di wilayah Kecamatan Mantangai dan Timpah. Bahkan pernyataan tersebut juga ditembuskan kepada 25 pihakpihak terkait termasuk para pejabat. (humas)

RAKORDAL SARANA EVALUASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN
Monday, July 11, 2011
KUALA KAPUAS – Pengendalian Pelaksanaan Rencana Pembangunan Triwulan II tahun 2011 memegang peranan penting dalam pelaksanaan program/kegiatan tahun 2011 secara keseluruhan dalam rangka mengawal program/kegiatan sehingga dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan pada tahun 2011 ini. Hal ini disampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Suraria Nahan, Pada Acara Pembukaan Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) rencana pembangunan triwulanII, yang dilaksanakan di Aula Bappeda Kapuas, Senin (11/7) pagi. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa tahun 2011 ini dari periode waktu pelaksanaan program kerja lima 16
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

tahunan yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah kabupaten kapuas tahun 2008-2013 adalah merupakan tahun ketiga dari periodisasi program kerja tersebut. terkait dengan itu maka semua SKPD harus konsisten dan fokus dalam merealisasikan target-target kinerja sesuai tugas pokok dan fungsinya sehingga pada akhir periode waktu rencana tersebut dapat diukur dan dievaluasi capaian kinerjanya sesuai target waktu dan kinerja yang telah ditetapkan. Mawardi mengatakan rakordal hendaknya dapat melaksanakan evaluasi terhadap realisasi pelaksanaan rencana pembangunan sampai dengan triwulan II Tahun anggaran 2011 yang tidak terlepas dari hasil pemantauan yang disajikan dalam bentuk laporan. pelaporan ini dilakukan untuk memberikan informasi yang cepat, tepat dan akurat kepada pemangku kepentingan sebagai bahan pengambilan keputusan sesuai dengan kondisi yang terjadi dan penentuan kebijakan yang relevan. ‘’Saya berharap kewajiban penyampaian laporan berkala dan berjenjang dapat dilaksanakan secara konsisten oleh semua SKPD, karena hal ini merupakan salah satu gambaran indikator kinerja kita bersama sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,’’ kata Bupati Kapuas. Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas Herson B Aden mengatakan Rakordal Rencana Pembangunan Kabupaten Kapuas Triwulan II bertujuan untuk mengetahui secara langsung realisasi pelaksanaan pembangunan baik fisik maupun keuangan dari masing-masing SKPD, menginventarisasi permasalahan, kendala dan tindak lanjut yang diperlukan dalam pelaksanaan pembangunan serta mengetahui capaian program dan kegiatan secara khusus yang bersumber dana dari DAK, TP dan UB. ”Dengan evaluasi, kita dapat memantau dan mengendalikan jalannya proses pembangunan di daerah, baik kegiatan-kegiatan yang dananya bersumber dari APBD Kabupaten maupun APBN, yang semuanya telah tertuang dalam dokumen pelaksanaan anggaran satuan kerja perangkat daerah (DPA-SKPD) dan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) untuk dana-dana yang bersumber dari APBN,” kata Herson. Selain itu, akan diketahui masalah dan hambatan atas kegiatan yang dilaksanakan untuk dibahas bersama-sama, dikaji dan dicari alternatif-alternatif solusi pemecahannya sehingga pelaksanaan kegiatan yang akan datang dapat berjalan lancar, tepat waktu, tepat sasaran dan tepat kualitas, sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah. Mekanisme Rakordal dilaksanakan melalui rapat pleno yang meliputi penyampaian paparan dari kepala bappeda, kepala dinas pendapatan daerah, kepala BPS dan kepala bagian keuangan, Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian paparan dari kepala SKPD. (humas)

RAPERDA PERTANGGUNGJAWABAN APBD 2010 DIAJUKAN KE DPRD
Tuesday, July 12, 2011
KUALA KAPUAS - Pemkab saat ini mengajukan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2010 kepada DPRD untuk dibahas bersama sesuai mekanisme yang berlaku, sehingga pada saatnya nanti dapat ditetapkan menjadi sebuah peraturan daerah. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan saat menyampaikan pidato penyampaian Raperda Pelaksanaan APBD TA 2010 pada Rapat Paripurna, Selasa

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

17

(12/7) pagi. Dijelaskan berdasarkan ketentuan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah sebelum dilaporkan kepada masyarakat melalui DPRD, maka laporan keuangan tersebut perlu diperiksa terlebih dahulu oleh BPK-RI. “Diinformasikan bahwa BPK-RI selaku auditor independen telah melaksanakan audit atas laporan keuangan Pemkab Kapuas sesuai dengan standar audit yang berlaku,” kata Bupati. Hasil penilaian BPK-RI atas laporan keuangan Pemda Kabupaten Kapuas TA 2010 yang telah diterima bersama Ketua DPRD tanggal 10 Mei 2011, Kabupaten Kapuas mendapat opini wajar dengan pengecualian (WDP). “Kita patut bersyukur karena dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng, Kabupaten Kapuas adalah kabupaten yang pertama kali menerima hasil audit dari BPKRI atas audit laporan keuangan pemerintah daerah TA 2010,” jelasnya. Opini WDP yang diterima adalah opini WDP yang kedua kalinya, dan diantara 14 kabupaten/kota sekalteng dari TA 2009 hanya dua kabupaten yang mendapat opini WDP, sedangkan selebihnya mendapat opini tidak wajar maupun tidak memberikan pendapat atau disclaimer. Terhadap opini yang telah diterima ini tentunya tidak lantas membuat berpuas diri, untuk itu diharapkan semua pihak, dari tingkatan paling bawah sampai jajaran yang paling tinggi didaerah ini untuk mendukung pengelolaan keuangan daerah yang baik, yang dapat menciptakan pemerintahan yang baik (good government) dan pemerintahan yang bersih (clean government), sehingga kedepan harapan kita adalah mendapatkan opini yang terbaik, yaitu WTP atau wajar tanpa pengecualian. Dijelaskan lebih lanjut pendapatan daerah pada tahun anggaran 2010 ditargetkan sebesar Rp720 milyar lebih dan terealisasi sebesar Rp735 milyar lebih atau sebesar 102,08 persen. Kemudian dari sisi realisasi belanja didalam APBD TA 2010, dijelaskan belanja Kabupaten Kapuas TA 2010 dianggarkan sebesar Rp783 milyar lebih dan terealisasi sebesar Rp727 milyar lebih atau sebesar 92,90 persen. “Perlu disampaikan pula bahwa sebagian silpa tersebut telah kita gunakan pada APBD Kabupaten Kapuas TA 2011 sebesar Rp43 milyar lebih lebih. Selain itu juga terdapat anggaran yang harus dikembalikan sesuai peruntukannya, diantaranya adalah sisa dana alokasi khusus yang harus dikembalikan sesuai bidangnya dan dianggarkan serta dipergunakan kembali sesuai petunjuk teknis dari Kementerian terkait. Usai kegiatan dilakukan penyampaiakn Raperda APBD TA 2010 antara Wakil Bupati Kapuas dengan Ketua DPRD Robert L Gerung. (humas)

MARI PEDULI TERHADAP KELUARGA
Wednesday, July 13, 2011
KUALA KAPUAS – Mari peduli terhadap keluarga karena keluarga menjadi tanggung jawab bersama untuk menuju keluarga yang berkualitas dan sejahtera. Ajakan itu disampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas Drs Zahirsyah Rovieq pada Acara Kegiatan Road Show Semarak KB PKK Hari Keluarga ke XVIII Provinsi Kalteng dilaksanakan di Gedung Wanita Lawang Kameloh, Rabu (13/7) pagi. HM Mawardi mengharapkan seluruh masyarakat di Kabupaten Kapuas dapat kembali mengingat dan menyadari betapa pentingnya peran dan fungsi keluarga bila dijalankan dengan sebaik-baiknya. Selanjutnya Mawardi menyampaikan 11 (sebelas) pelayanan kesehatan gratis, seperti sunat gratis serta pelayanan keluarga berencana (KB). Dengan adanya pelayanan KB gratis kepersertaan keluarga menjadi akseptor KB di Kabupaten Kapuas semakin meningkat. Selain dilaksanakn sunatan massal, juga 18
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

dilaksanakan pelayanan KB, khususnya medis operasi pria, implant dan IUD. Dengan dilaksanakannya kegiatan Road Show ini, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang baik terutama kepada BKKBN Provinsi Kalteng, rombongan Road Show, panitia serta instansi terkait dan seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas, ungkap Mawardi. Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng Drs Beni Beno MSi mengatakan kegiatan Road Show digelar dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) XVIII dan Hari Kependudukan Dunia, dengan maksud mengingatkan kembali tentang pentingnya keluarga agar dapat tercipta keindahan, keutuhan dan keharmonisan dalam keluarga. Pada kesempatan itu, diserahkan bantuan antara lain alat permainan edukasi (APE KIT) kepada Kader Bina Keluarga Balita Kecamatan Pulau Petak, IUD KIT, Implant KIT dan Obgyn Bed. Dihadiri Staf ahli Gubernur Kalteng bidang Kesra dan SDM drg Elly Estalita, Unsur Muspida Kapuas, Kepala SKPD, dan sejumlah masyarakat peserta pelayanan KB dan khitanan gratis. (humas)

DIKLATPIM IV RESMI DITUTUP
Thursday, July 14, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 40 peserta telah selesai mengikuti kegiatanPendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Angkatan IX yang dilaksanakan Pemkab Kapuas. Mereka telah menempuh pendidikan selama kurang lebih 5 Minggu mulai tanggal 8 Juni hingga 14 Juli 2011. Menurut Kabid Diklat Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kapuas, Hernika selama kegiatan seluruh peserta Diklatpim angkatan IX Pemkab Kapuas terdapat satu orang sakit diakhir kegiatan namun semua materi pokok telah diselesaikan dan ada beberapa sakit ringan tetapi bisa mengikuti kegiatan sampai selesai. “Diklatpim berjalan lancar, semua materi dalam kurikulum diklat telah selesai diberikan oleh para widyaiswara kepada peserta,” terang Hernika saat penutupan Diklatpim di Hotel Roos, Kamis (14/7) pagi. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan yang dibacakan Kepala BKPP, Suhardjono saat menutup kegiatan mengatakan tujuan diadakan Diklatpim agar dapat meningkatkan kompetensi PNS sesuai bidang tugas pada unit kerja masing-masing. Diklatpim bukan hanya merupakan persyaratan untuk menduduki suatu jabatan struktural semata, akan tetapi sebagai upaya untuk mewujudkan aparatur pemerintah yang profesional, tanggap dan peka dalam menanggapi setiap dinamika tuntutan perubahan yang terjadi, terutama perwujudan pelayanan yang cepat, tepat, transparan dan memuaskan masyarakat demi terwujudnya pemerintahan yang baik ( Good Governance ) “Sebagai PNS yang dipercayakan menduduki suatu jabatan pada instansi pemerintah, dituntut untuk selalu meningkatkan performance kinerja terutama dalam era otonomi daerah sekarang ini,” ungkap Bupati. Dalam pelaksanaan Diklatpim ada beberapa hal yang mendasari akan perlunya pendidikan dan pelatihan bagi aparatur Pemerintah Daerah antara lain integritas, kepemimpinan, perencanaan dan pengorganisasian kemudian kerjasama, fleksibelitas serta komunikatif. Diharapkan kepada peserta diklat agar dapat menempatkan diri sesuai dengan porsi dan posisi kedudukan masing-masing sebagai pejabat eselon IV yang mampu menganalisa, menelaah data dan permaalahan organisasi secara akurat, utuh dan cermat sebagai bahan pertimbangan kebijakan atau keputusan bagi pimpinan. (humas)
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

19

SENAM BERSAMA DAN JALAN SEHAT MERIAHKAN HARI KOPERASI
Friday, July 15, 2011
KUALA KAPUAS – Suasana berbeda tampak terasa di Halaman Kantor Bupati Kapuas Jalan Pemuda km 5,5 Kuala Kapuas, Jumat (15/7) pagi. Jika sebelumnya kegiatan rutin yang dilakukan hanya senam bersama, kini ditambah dengan jalan sehat. Menariknya kegiatan yang merupakan rangkaian Hari Koperasi ke 64 Tahun 2011 ini juga dibanjiri dengan puluhan hadiah doorprize. Hadiah terdiri dari satu unit sepeda, kemudian ditambah dengan televisi, kipas angin, jam dinding, payung dan aneka hadiah menarik lainnya. Bahkan pada kegiatan tersebut tampak sejumlah pejabat Pemkab Kapuas. Mulai dari Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Asisten I Lesmeriadi, Asisten II Zahirsyah Rovieq, Asisten III Johansyah serta sejumlah Kepala SKPD. Selain itu tampak pula pejabat dari Polres Kapuas, jajaran Kodim 1011 Kapuas. Sementara itu Kabag Administrasi Perekonomian Setda Kapuas Nor Alamsyah menambahkan selain kegiatan jalan sehat dan senam bersama, rangkaian Hari Koperasi juga diisi dengan pelaksaan pasar murah yang digelar menjelang puasa di bulan Ramadhan. Kemudian dilaksanan pula upacara peringatan Hari Koperasi yang digelar di Aula Kantor Bupati Kapuas pada tanggal 26 Juli 2011. ”Upacara Hari Koperasi ini juga bersamaan dengan pelaksanaan pasar murah di Halaman Kantor Bupati Kapuas,” jelas Alamnsyah. Selain kegiatan diatas juga telah dilaksanakan lomba cerdas cermat dalam rangka Hari Koperasi tingkat SLTA. (humas)

87 GRUP SYAIR MAULID BERSAING
Monday, July 18, 2011 KUALA KAPUAS – top.contentBuilder.createInlineImage(document,
10000, "http://colowww.sharedbook.com/proxy/serve/is/article/?url=http%3A%2F%2Fcolowww.s haredbook.com%2Fserve%2Fis%2Fretrieve%2F%3Furl%3Dhttp%253A%252F%252Fka puaskab.go.id%252Fimages%252Fstories%252FWEBSITE_PARADE_KE_7.jpg", 0, 0, "", "PemerintahDaerahKabupate", "", "left", "", "sb_api_scriptId_10000", "http://kapuaskab.go.id/images/stories/WEBSITE_PARADE_KE_7.jpg", "", "null");

20

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Menurut Ketua Panitia yang juga ketua Obsesi H Nor Aliansyah , Parade Syair Maulid merupakan agenda tahunan Organiasi Budaya dan Seni Islam (OBSESI) Kabupaten Kapuas dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1432 H Dari 87 grup/kelompok peserta, melibatkan 1822 orang, terdiri dari 940 orang laki-laki dan 882 orang perempuan. Berlansung dari Tanggal 17 – 23 Juli 2011. “Kegiatan Parade Syair Maulid dari tahun ke tahun semakin besar, karena kuantitas kelompok yang berpartisipasi semakin meningkat, baik dari Kabupaten Kapuas maupun dari luar Kabupaten Kapuas,’’ terang Aliansyah. Dia yakin kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat muslim untuk semaraknya syiar dan pencerahan jiwa dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1432 H. Disamping itu akan menambah kecintaan kepada baginda Rasulullah SAW, juga menjadi kegiatan kreatif, menghimbur dan menghindarkan generasi muda khususnya dan masyarakat muslim umumnya dari perbuatan maksiat , yang tidak diridhai Allah SWT. Sementara itu, Sekda Nurul Edy atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas menyambut baik kegiatan tersebut serta menyampaaikan terima kasih dan penghargaan kepada Obsesi yang telah melaksanaan kegiatan tersebut selama 7 tahun berturut-turut. “Saya merasa bangga, peserta Parade Syair Maulid dari tahun ke tahun terus bertambah , lebih meriah dan semarak, diimasamasa mendatang kegiatan seperti ini agar terus dilanjutkan dan dikembangkan , “ pinta Nurul Edy. Menyambut bulan Suci Ramadhan 1432 H, Sekda Nurul Edy mengajak umat Muslim Kabupaten Kapuas untuk lebih meningkatka keimanan dan ketaqwaa kepada Allah SWT, dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik dan benar, meningkatkan infaq dan ibadah-ibadah lainnya. Pembukaan Parade Syair Maulid ditandai dengan penabuhan tarbang oleh Sekda Kapuas Nurul Edy. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

21

S E C A R A U M U M R A P E R D A PERTANGUNGJAWABAN APBD 2010 DAPAT DIBAHAS LEBIH...
Tuesday, July 19, 2011
KUALA KAPUAS – Secara umum seluruh fraksi-fraksi pendukung DPRD Kabupaten Kapuas telah mempelajari dan memahami Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pelaksanaan APBD TA 2010 yang diajukan Pemkab Kapuas untuk dibahas lebih lanjut Dalam Rapat Paripurna ke-7 masa persidangan II, Selasa (19/7) pagi. Bupati Kapuas HM Mawardi menjelaskan jawaban eksekutif terkait pemandangan fraksi-fraksi pendukung dewan. Saat itu sidang paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung didampingi Wakil Ketua DPRD H Asrani, dan dihadiri sejumlah anggota DPRD Kapuas. Kemudian tampak pula sejumlah unsur muspida, Sekda Kapuas Drs Edy Nurul dan sejumlah Kepala SKPD. Saat menanggapi pemandangan umum fraksi PDIP, Bupati menjelaskan atas saran fraksi PDIP untuk lebih meningkatkan lagi sistem pengendalian intern sebagai upaya menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih patut didukung. Terselenggaranya dan terciptanya sistem pengendalian intern Pemkab yang handal dan efektif tentunya merupakan tanggungjawab bersama, tanggungjawab dari semua level pemerintahan dan melekat disetiap jenjang organisasi. Kemudian terkait dengan tanggapan fraksi Golkar berkaitan menurunnya capaian target PAD 2010 dibandingkan dengan, dapat dijelaskan bahwa dengan terbitnya UU 28 Tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah, maka terdapat beberapa Perda Kabupaten kapuas yang tidak diberlakukan lagi, sehingga terdapat beberapa obyek pendapatan yang tidak lagi dilakukan pemungutan. Pajak dan retribusi daerah memang seharusnya merupakan andalan untuk mendongkrak pendapatan daerah, dan kita telah menetapkan beberapa buah perda terkait penerimaan daerah, dan hal tersebut tidak mungkin serta merta dapat meningkatkan PAD, karena diperlukan sosialisasi yang baik, sehingga dapat dipahami oleh masyarakat,” terangnya. Selanjutnya ketika menanggapi pemandangan umum fraksi PPP dijelaskan kenaikan pendapatan daerah Kabupaten Kapuas TA 2010 terutama berasal dari dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah, sedangkan dari PAD dari semua obyek realisasinya masih belum mencapai 100 persen. Laporan secara rinci mengenai hal tersebut terdapat dalam laporan keuangan Pemkab Kapuas telah disampaikan kepada DPRD. Kemudian menanggapi fraksi PAN dijelaskan Pemda juga sangat mendukung terhadap apa yang disampaikan oleh, yakni perlunya sinkronisasi anggaran belanja secara umum. Sinkronisasi itu sangat diperlukan guna percepatan dari cita-cita pembangunan berdasarkan visi dan misi daerah yang telah ditetapkan dan juga cita-cita pembangunan secara nasional. Realisasi anggaran pada TA 2010 yang dianggap belum maksimal terutama dibidang pelayanan publik, juga akan menjadi perhatian pemerintah daerah, namun kita sudah berupaya secara terus-menerus untuk peningkatan pelayanan publik, sehingga publik juga dapat diharapkan ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Rencananya setelah rapat paripurna ini dilaksanakan, akan digelar rapat komisi DPRD untuk membahas raperda dengan pihak eksekutif. Sesuai jadwal akan dilaksanakan pada Rabu (20/7) dan Kamis (21/7). (humas)

22

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

SEKTOR INDUSTRI MOTOR PENGGERAK PERTUMBUHAN EKONOMI
Wednesday, July 20, 2011
KUALA KAPUAS – Sektor industri dapat menjadi tolak ukur kinerja dalam menilai perkembangan suatu negara. Hal ini disebabkan sektor industri menyumbangkan kontribusi yang nyata dalam memberikan nilai tambah dan kesempatan kerja serta sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM-Industri Kecil Bekerja Sama dengan Kementrian Perindustrian, Rabu (20/7) siang di Aula Disperindakop UKM. Menurut Bupati, hasil dari pembangunan industri tersebut adalah berujung pada peningkatan ekonomi daerah yang diiringi dengan perbaikan kesejahteraan masyarakat. Era otonomi daerah memberikan keleluasaan pada daerah untuk meningkatkan kemandiriaannya, memungkinkan daerah memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki secara efesien dan optimal. ”Hal ini akan menumbuhkan daya saing daerah melalui pengembangan kompetensi daerah,” terang Bupati. Lebih jauh dijelaskan guna mencapai pertumbuhan wirausaha baru diperlukan langkah yang jelas dan strategis yang tepat, dalam rangka meningkatkan kesempatan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang. Kabupaten Kapuas sebagai kabupaten di Provinsi Kalteng memiliki berbagai keunggulan kompetitif daerah yang meliputi berbagai keanekaragaman hayati. Sesuai dengan hasil studi Sekjen Kementrian Perindustrian terdapat lima unggulan daerah sebagai prioritas unggulan. Hal itu meliputi pengelolaan karet, perberasan, kerajinan rotan, purun, getah nyatu, perikanan serta bahan olahan kayu. Selain itu dijelaskan upaya untuk meningkatkan industri kecil menengah di Kabupaten Kapuas adalah langkah yang diperlukan untuk mendukung visi dan misi Kabupaten Kapuas yang mengarah pada ekonomi kerakyatan, serta berbasis pada bidang perdagangan dan industri. Pada sisi lain tanpa mempertahankan kompetensi yang dimiliki daerah akan menyebabkan lemahnya daya saing dalam upaya untuk memposisikan eksistensi dalam persaingan global, baik dari kemajuan teknologi, ketersediaan material industri yang spesipik dan unik serta rendahnya nilai tawar keekonomiannya. ”Melalui pelatihan ini saya berharap dapat meningkatkan kemampuan pengrajin di daerah Kabupaten Kapuas yaitu inovasi yang dapat menjadi leverage guna meningkatkan daya saing produk saing daerah ini, baik tingkat regional dan mancanegara,” tukasnya. (humas)

WABUP LEPAS PESERTA KEMAH ELY KAPUAS
Thursday, July 21, 2011
KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas dipastikan ambil bagian dalam kemah bakti eksekutif, legislatif dan yudikatif (ELY) Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2011 di Bumi Perkemahan Panglima Batur Muara Teweh Kabupaten Barito Utara. Pelepasan peserta ELY ini dilakukan langsung oleh wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan di halaman Kantor
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

23

Bupati Kapuas, Kamis (21/7) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta yang berasal dari eksekutif, legislatif dan yudikatif. Ketua rombongan ELY Kabupaten Kapuas Zahirsyah Rovieq dalam laporannya menyebutkan jumlah peserta yang ikut serta sebanyak 29 orang yang terdiri dari unsur Muspida, legislatif, yudikatif dan pimpinan SKPD. Selain itu terdapat pula 26 orang peserta yang terdiri dari panitia, pengikut, peninjau yang terdiri dari para Camat dan anggota Kwarcab Pramuka Kabupaten Kapuas. ”Kontingen ELY Kapuas berangkat secara serentak usai acara pelesapan, sedangkan tim orientasi untuk mempersiapkan segala keperluan di Muara Teweh telah berangkat Hari Rabu lalu,” kata Zahirsyah yang kesehariaannya dipercaya sebagai Asisten II Setda Kabupaten Kapuas ini. Dijelaskannya maksud kegiatan kemah bakti ELY ini untuk meningkatkan tali silahturahmi antara pimpinan daerah, pimpinan eksekutif, legislatif dan yudikatif di Provinsi Kalteng khususnya di Kabupaten Kapuas. Kemudian tujuan kegiatan ini guna menjalin rasa persaudaraan, persatuan dan kekompakan diantara peserta kemah bakti serta tertanamnya kecintaan dan keperdulian akan lingkungan sekitarnya. Sementara itu ditempat yang sama Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan berpesan kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun. ”Pupuk rasa kebersamaan, jaga kekompakan dan keamanan selama perjalanan. Tetap saling menghormati dan selamat dalam perjalanan sampai tujuan begitu pula kembali dengan sehat walafiat,” kata Suran yang ikut pula dalam rombongan ELY. Bahkan pada kesempatan itu Wabup juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik unsur eksekutif, legislatif, yudikatif, tokoh pemuda dan pramuka yang telah mendukung dalam keikutsertaan Kapuas pada kegiatan ini. Sesuai jadwal perkemahan ELY tingkat Provinsi Kalteng ini akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 22 sampai 24 Juli 2011 di Bumi Perkemahan Panglima Batur Muara Teweh Kabupaten Barito Utara. (humas)

PEJABAT KAPUAS UNJUK KEBOLEHAN
Sunday, July 24, 2011
KUALA KAPUAS – Kemah Bakti Eksekutif, Legislatif dan Yudikatidf (ELY) Ke-3 Tingkat Provinsi Kalteng di Bumi Perkemahan Panglima Batur Muara Teweh , 22-24 Juli 2011, di isi dengan berbagai macam lomba dan permainan , diantaranya lomba yel-yel (kata-kata penyemangat) dan menulis dalam lingkaran. Pada lomba tersebut pejabat Kabupaten Kapuas , seperti Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST, Dandim 1011/KLK Letkol Arm Moch Erwansyah, Wakil Ketua DPRD Mahmud Iip Syafrudin SIP, yang mewakili Kapolres Kapuas AKP Didit Chun dan Asisten II Drs H Zahirsyah Rovieq S Hut, ambil bagian untuk menunjukan kebolehannnya . Saat tomba yel-yel, tim Kabupaten Kapuas yang dipimpin langsung Wakil Bupati Suraria Nahan , tampak tampil begitu bersemangat , percaaya diri dan kompak, jelas Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas Setda Kapuas Sapto Subagio , Minggu (24/7). Yel-yel yang 24
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

didegungkan tim Kapuas , adalah “ Kapuas Kota AIR (Aman, Indah dan Ramah) , lihatlah kami datang untuk menang, sudahlah kamu pulang dari pada malu , kemudian menyanyi , we wont we will lose you ( kami akan mengalahkan kamu )”, tutur Sapto. Selesai tampil unjuk kebolehan, tim Kapuas mendapat applause (tepuk tangan) yang cukup meriah dari penonton dan anggota kontingen Kapuas, yang hadir menyaksikan di lapangan bumi perkemahan Panglima Batur Muara Teweh. Berdasarkan penilaian dari dewan juri, tim Kapuas keluar sebagai juara II, Kota Palangka Raya juara I dan Lamandau juara III , dari 13 peserta Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah. Ditambahkan Sapto, kegiatan lomba lainnya yang diikuti kontingen Kabupaten Kapuas meliputi , titian ban, bolduser , mematikan obor , balon perut, naga buta, lomba kebersihan kemah, dan sosialisasi kepramukaan (Humas).

NURUL AIN JUARA UMUM PARADE SYAIR MAULID
Sunday, July 24, 2011
KUALA KAPUAS – Setelah digelar selama 6 hari sejak Minggu (17/7) akhirnya Parade Syair Maulid ke 7 se Kalimantan resmi ditutup, Sabtu (23/7) malam. Hasilnya gruop Nurul Aini Jalan Mahakam Kaala Kapuas berhasil merebut juara umum. Mereka berhasil menjuarai dua kategori lomba yakni juara I kategori dewasa putri dan juara I kategori dewasa putra. Perlombaan ini diikuti oleh 87 group/kelompok yang melibatkan 1.822 orang, terdiri dari 940 laki-laki dan 882 perempuan. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Bukit Ngalangkang. Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi kepada para pemenang yang hadir saat itu. Menariknya saat acara berlangsung tampak ribuan peserta dan penonton yang hadir. Apalagi sebelum penyerahan hadiah sejumlah peserta tampil dipanggung. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas HM Mawardi menjelaskan kegiatan ini telah terselenggara dengan baik dengan even diantaranya gerakan-gerakan maupun lagu-lagu bernuasa Islam. ”Adapun sumber dari semua itu adalah mencintai Rasulullah dan menjadikan teladan dalam kehidupan,” kata Mawardi. Bahkan pada kesempatan itu Bupati juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan kepada yang belum terus giatlah berlatih. Sebab yang terpenting dari kegiatan ini diharapkan dapat tercipta kader-kader orang yang selalu menjalankan kehidupan penuh keimanan dan ketaqwakanan kepada Allah SWT. ”Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kiprahnya selama ini dan terselenggaranya Parade Syiar Maulid ini,” tukasnya. Sekedar diketahui kegiatan Parade Syair Maulid ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari Kabupaten Kapuas melainkan luar Kapuas. Disamping itu kegiatan ini juga digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1432 hijriah yang sebentar lagi dimasuki. (humas)

BKPRMI GELAR SUNATAN MASSAL
Sunday, July 24, 2011
KUALA KAPUAS – Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat masyarakat yang tidak mampu maka Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Kapuas (BKPRMI) menggelar khitan massal di Masjid Darul Muttaqin, Minggu (24/7) pagi. “Kegiatan ini juga merupakan program kerja masa bakti 2011-2015,” ungkap Direktur DPD BKPRMI Kabupaten Kapuas, Junaidi A.Durja. Menurutnya jumlah anak yang dikhitan sebanyak 30 orang, sedangkan tim medis berasal dari Dinas Kesehatan Kapuas. Sementara itu ditempat yang sama Bupati Kapuas, HM
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

25

Mawardi menyambut positif kegiatan khiatanan massal ini, menurutnya selain bersifat sosial kegiatan ini juga memiliki nilai spiritual, karena berdasarkan syariat Islam khitan adalah kewajiban bagi setiap muslim dan merupakan implementasi nilainilai ajaran Islam yaitu sikap hidup bersih dan sehat baik jasmani maupun rohani. Mawardi memberikan apresiasi positif terhadap eksistensi dan urgensi DPD BKPRMI Kabupaten Kapuas yang selama ini telah banyak berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan sebagai bentuk kepedulian dalam membantu masyarakat yang kurang mampu terutama anak yatim piatu untuk berkhitan dan dalam upaya menunjang program pembangunan daerah dalam membangun mental spiritual yang diharapkan nantinya dapat menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, bermoral, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Ditempat yang sama Kasubdit Ibadah Sosial Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, H Juraidi mengatakan khitan ini adalah syariat Islam yang bertujuan untuk kemaslahatan umat, baik dari aspek agama, kesehatan dan pendidikan. (humas)

KAPUAS TUAN RUMAH KEJURDA BALAP MOTOR
Sunday, July 24, 2011
KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas kembali dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan tingkat provinsi. Kali ini Pengprov IMI Kalteng mempercayakan Kapuas sebagai tempat penyelenggaraan Kejurda Seri I yang dikemas dalam Bupati Kapuas Motoprix 2011. Kegiatan dipusatkan di sirkuit Panunjung Tarung dengan peserta sekitar 135 pembalap. ”Kepercayaan ini kami sambut dengan semangat olah raga yang tinggi, sehingga Kapuas kedepan lebih terpacu untuk selalu didepan,” kata Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka kegiatan secara resmi, Minggu (24/7) pagi. Namun demikian kata Bupati, disamping kebahagian sebagai tuan rumah, tentu tentunya ada kecemasan mengingat Kapuas pernah mengalami sebuah insiden yang sangat menyedihkan ditahun-tahun sebelumnya. Tapi karena kenyakinan dan support penggiat olah raga di Kapuas khususnya IMI Kapuas dan IMI provinsi, maka Bupati optimis kegiatan yang dikelola secara propesional akan berjalan dengan lancar dan aman. ”Selamat datang juga saya sampaikan kepada para pejantan tangguh, penguasa kuda besi dari seluruh Kalimantan. Saya menyiapkan satu unit sepada motor untuk pemacu dan pemicu semangat lomba,” kata Bupati. Bahkan pada kesempatan itu Bupati juga berpesan kepada peserta untuk selalu menjunjung tinggi spotifitas. Kemudian kepada orang tua yang membawa putra putrinya untuk lebih waspada dan berhati-hati, sebab keselamatan lebih utama dari kegiatan ini. Kemudian kepada panitia dan seluruh aparat terkait, Bupati juga mengucapkan terima kasih untuk pengorbanan waktu, tenaga dan pikirannya mengawal kegiatan ini sampai berakhir. ”Jalin terus kerjasama tanpa ada

26

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

arogansi masing-masing. Saya nyakin kerja keras kita semua ini akan menjadikan Kabupaten Kapuas lebih Amanah,” tukasnya. Ditempat yang sama Ketua Panitia Pelaksana Timotius Mahar menambahkan kegiatan ini dimaksudkan untuk mencari bibitbibit unggul para pembalap khususnya di Kabupaten Kapuas. Adapun kelas yang dilombakan sebanyak 11 kelas yang terdiri dari 7 kelas kejurda dan 4 sporting race. ”Para peserta tak hanya berasal dari Kalteng, tetapi ada juga dari Kalsel dan Kaltim. Nantinya juara umum akan mendapatkan satu unit sepeda motor,” terangnya. Pada kesempatan itu juga diserahkan baju dan topi IMI yang diserahkan langsung oleh Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalteng Andre L Narang. (humas)

PMI PENGEMBAN TUGAS KEMANUSIAAN
Monday, July 25, 2011
KUALA KAPUAS – Palang Merah Indonesia (PMI) menyuarakan agar peringatan yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan bersama masyarakat dapat semakin menguatkan motivasi dan dedikasi, melalui jajaran masing-masing untuk mengemban tugas-tugas kemanusiaan dengan lebih baik. Hal ini disampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi yang diwakilkan Asisten Administrasi Umum Drs Johansyah pada Acara Pelatihan Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM), dengan tema “Bersama Untuk Kemanusiaan yang dilaksanakan di Aula Hotel Raudah, Senin (25/7) pagi. Pada kesempatan itu,Bupati juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada seluruh anggota PMI yang telah membaktikan tenaga dan waktunya untuk memberikan pelayanan kemanusiaan di setiap masa darurat maupun masa normal. “Seluruh anggota PMI tanpa mengenal lelah telah melakukan hal yang terbaik untuk pelayanan kemanusiaan. Hal ini dilakukan tidak hanya untuk merespon kejadian pada skala lokal namun juga skala nasional,” jelasnya. Untuk saat ini sesuai dengan program gerakan, PMI juga berpartisipasi aktif dalam memberikan advokasi tentang safety road yaitu bagaimana berkendaraan yang aman guna mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Respon tanggap darurat pada skala nasional yang baru-baru ini terjadi adalah meletusnya Gunung Sinabung di Sumatera Utara. “Respon cepat kita lakukan untuk membantu masyarakat sekitar yaitu dengan membantu melakukan evakuasi dan memenuhi kebutuhan lain bagi korban misalnya dengan memberikan bantuan pangan dan kesehatan,” ungkap Bupati. Pada tingkat internasional, PMI dapat menempatkan diri sebagai perhimpunan nasional yang cukup diperhitungkan. Keterlibatan anggota PMI pada respon tanggap darurat di Negara lain, yaitu dengan membantu operasi tanggap darurat pada bencana banjir di Pakistan yang telah menelan korban ribuan jiwa, membuktikan sumber daya yang dimiliki PMI layak diperhitungkan. “Semuanya itu, menuntut kita untuk terus menerus berupaya meningkatkan kemampuan dan profesionalitas,” tungkas Mawardi. Sekedar diketahui saat ini organisasi PMI telah tersebar di 33 provinsi dan lebih dari 400 kabupaten/kota. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

27

RAPERDA APBD 2010 DISEPAKATI
Wednesday, July 27, 2011
KUALA KAPUAS – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Kapuas tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2010 akhirnya disepakati bersama antara Legislatif dan Eksekutif, Kamis (27/7) pagi. Selanjutnya Raperda itu akan disampaikan kepada Gubernur Kalteng untuk dilakukan evaluasi dan diharapkan dapat selesai dengan tepat waktu. Hal itu disampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya pada Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan II. Lebih jauh dikatakan Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2010 yang telah disampaikan Pemda Kapuas kepada DPRD pada tanggal 12 Juli lalu telah dilakukan beberapa tahapan sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan. Walaupun sempat tertunda akhirnya dapat dilaksanakan dengan baik sebagaimana telah diatur dalam tata tertib dewan serta peraturan dan ketentuan yang berlaku. “Pemda telah berupaya dengan maksimal untuk dapat menyajikan data-data yang dapat menggambarkan kondisi keuangan yang benar dan wajar berupa perhitungan anggaran 2010 baik pendapatan, belanja maupun pembiayaan,” kata Mawardi. Pemda juga berupaya untuk dapat menyajikan informasi mengenai sumber dan penggunaan kas dalam aktivitas opera, investasi dan pembiayaan serta informasi mengenai posisi aktiva, utang dan ekuitas dana anggaran 2010. Terkait dengan pengendalian dan pengelolaan aset tetap milik pemda, yang pada tahun 2010 dirasa belum memadai maka perlu dilakukan pembenahan untuk perbaikan. Kita akan berupaya untuk memperkecil kesalahan dengan bekerja lebih cermat, yang harus didukung seluruh entitas di Kabupaten Kapuas sehingga kedepan diharapkan mendapatkan penilaian yang lebih baik atau pendapat yang lebih baik lagi. Dari opini wajar dengan pengecualian menjadi wajar tanpa pengecualian dalam laporan keuangan pemerintah Kapuas. “Didalam setiap pembahasan tentu sudah menjadi hal yang wajar apabila terjadi perbedaan pendapat. Untuk itu saya memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam setiap tahapan pembahasan terdapat rasa ketidaknyamanan,” tukasnya. Sebelumnya tujuh fraksi pendukung dewan menyampaikan pemandangan akhir dari Raperda APBD 2010. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dan penyerahan Raperda 2010 dari Ketua DPRD Robert L Gerung kepada Bupati Kapuas. (humas)

PENDIDIKAN AGAMA PENTING BAGI ANAK
Thursday, July 28, 2011
KUALA KAPUAS – Pendidikan agama sangat penting diberikan kepada anak sebagai generasi penerus, disamping pendidikan yang bersifat umum. Pendidikan umum maupun agama merupakan investasi yang sangat berharga untuk masa depan anak dan sebagai bekal kebahagiaan hidup didunia dan diakhirat. Demikian diutarakan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada peresmian Madrasah Tsanawiyah Al-Muttaqin Kelurahan Mandomai, Kecamatan Kapuas Barat, Rabu (27/7) siang. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kapuas HM Mawardi menyampaikan, terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Pendidikan Islam Al-Muttaqin 28
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Mandomai yang telah membangun sarana pendidikan untuk masyarakat. Kepada masyarakat setempat agar dapat bergotong royong bersama-sama membantu kelanjutan pembangunan Madrasah ini, karena pembangunan sektor pendidikan merupakan tanggungjawab bersama pemerintah dan masyarakat, ungkap Mawardi “Manfaatkan dengan sebaikbaiknya keberadaan Madrasah tersebut untuk menimba ilmu bagi anak-anak kita,” pinta Mawardi. Kepada umat Islam Kabupaten Kapuas yang sebentar lagi melaksanakan ibadah puasa dibulan suci ramadhan , HM Mawardi mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. “Mari kita tingkatkan amal ibadah di bulan suci ramadhan tahun ini,” ajak Mawardi. Kepada masyarakat non muslim , Mawardi menghimbau agar menghormati saudara-saudaranya yang melaksanakan ibadah puasa, bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan. Pada kesempatan itu, Bupati Kapuas HM Mawardi secara pribadi memberikan bantuan kepada Yayasan Pendidikan Islam Al-Muttaqin Mandomai dan memberikan santunan kepada para jompo dan anak yatim. Selesai peresmian Madrasah, HM Mawardi berkesempatan melakukan tendangan kehormatan pada pertandingan sepak bola babak final Bupati Kapuas Cup antara kesebelasan Nyaru Menteng berhadapan dengan kesebelasan Panser. Bupati juga bertatap muka dan berdialog tentang pembangunan Kapuas yang AMANAH (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh) dengan Camat Kapuas Barat, Kepala Desa, Tokoh Mayarakat, Tokoh Agama dan LSM di Kecamatan Kapuas Barat. (humas)

JELANG PUASA, PEMKAB GELAR PASAR MURAH
Thursday, July 28, 2011
KUALA KAPUAS – Menjelang tibanya bulan suci ramadhan 1432 H dan rangkaian kegiatan Hari Koperasi Ke-64, Pemkab Kapuas bekerjasama dengan distributor menggelar Pasar Murah di Halaman Kantor Bupati Kapuas. Pasar murah untuk masyarakat tersebut dibuka dengan resmi oleh Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM usai peringatan Hari Koperasi ke-64 Tingkat Kabupaten Kapuas, di Aula Kantor Bupati, Kamis (28/7) pagi. “Kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Kantor Bupati Kapuas khususnya, dan masyarakat Kabupaten Kapuas umumnya, dipersilahkan berbelanja kebutuhan bahan pokok di pasar murah ini” , tutur Mawardi. Sementara itu pada acara peringatan hari Koperasi ke-64, Bupati HM Mawardi berpesan, kepada Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM beserta jajarannya agar meningkatkan pembinaan perkoperasian di daerah ini. “Budayakan jiwa, semangat dan nilai-nilai koperasi bagi warga masyarakat. Pinta Mawardi. Lanjutkan pemberdayaan kaum perempuan, generasi muda dalam memajukan gerakan koperasi, saling bersinergi dan bekerjasama dalam mengembangkan profesionalisme pengelolaan koperasi. Perluas dan fasilitasi promosi serta akses permodalan bagi koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

29

Menengah (UMKM). Kepada penerima penghargaan HM Mawardi mengucapkan selamat atas prestasi, pengabdian, dan kerja kerasnya dalam pengembangan koperasi di daerah masing-masing. “Pertahankan dan Tingkatkan prestasi tersebut dalam upaya memajukan koperasi di daerah ini, harap Mawardi”. Jadilah pejuang-pejuang koperasi yang giat bekerja dengan tulus ikhlas dan tanpa pamrih dalam mewujudkan masyarakat sejahtera melalui wadah Koperasi Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi menyerahkan piagam penghargaan kepada koperasi berprestasi, koperasi pertama memperoleh badan hukum di Kabupaten Kapuas, penghargaan kepada peserta lomba tangkas terampil koperasi tingkat SLTA.dan koperasi penerima dana bergulir dari Pemerintah Kabupaten Kapuas. Dihadiri ketua DPRD Kapuas Robert L gerung SE MM, unsur Forkompimda, kepala SKPD dan sejumlah insan koperasi.

BERSAMA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN
Friday, July 29, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengharapkan dukungan kita bersama terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan sebagaimana basis utama pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Kapuas khususnya dan di di Kalteng-Indonesia pada umumnya. Harapan itu disampaikan HM Mawardi pada peresmian gedung baru Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan Kecamatan Kapuas Murung di Palingkau, Jum’at (29/7) pagi. Dukungan itu dapat diwujudkan sebaik-baiknya dengan mengembangkan funsi tenaga pengajar, manajemen sekolah dan pelaksana bidang pendidikan baik di lini Kecamatan maupun Kabupaten. Kemudian dukungan yang optimal diharapkan HM Mawardi, dapat diberikan pula oleh orang tua siswa, aparat pemerintah disemua jenjang serta seluruh komponen masyarakat yang ada di wilayah tersebut. Dengan berdirinya gedung baru UPTD pendidikan ini, maka salah satu fasilitas pendukung peningkatan kualitas SDM diharapkan dapat bersinergi oleh berbagai komponen , menjadi wadah pelaksanaan tugas bidang pendidikan di Kecamatan Kapuas Murung, tutur HM Mawardi. Yang tidak kalah pentingnya, tegas Mawardi, bagaimana kita semua untuk memelihara hasil pembangunan tersebut dengan sebaik-baiknya. Peresmian gedung baru tersebut ditandai dengan pembukaan selubung papan nama gedung dan pembukaan kunci pintu masuk oleh Bupati Kapuas HM Mawardi, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ruangan gedung Dihadiri Asisten II Drs H Zahirsyah Rovieq S Hut, Kadis Pendidikan Kapuas Drs H Made Sumartha, Camat Kapuas Murung Drs Fahkruransi, Unsur Tripika, Tokoh Masuarakat, Tokoh Agama dan sejumlah tenaga pendidik (Humas)

30

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

TINGKATKAN PEMAKMURAN MASJID
Saturday, July 30, 2011
KUALA KAPUAS – Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Drs H Mahli menghimbau kepada pengurus Masjid agar lebih meningkatkan kegiatan pemakmurkan Masjid dilingkungannya masing-masing. Karena Masjid merupakan salah satu sarana pembinaan ummat, keberadaannya sangat senteral, yakni menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi sosial dan pusat kegiatan masyarakat. Hal itu disampaikan H Mahli pada pembukaan Pembinaan Pengurus Masjid se Kabupaten Kapuas di Aula Kementerian Agama Kapuas, Sabtu (30/7) pagi. Peranan dan fungsi Masjid yang sangat stratgis itu sebagai upaya peningkatan kualitas kesejahteraan ummat, masyarakat dan jemaah. Sebagai seorang muslim semestinya kita memiliki perhatian dan kecintaan yang sangat besar terhadap keberadaan Masjid, sebagai rasa tanggung jawab terhadap pemakmuran Masjid, ungkap H Mahli. Pembinaan pengurus Masji ini di harapkan H Mahli , dapat memperkaya pengetahuan tentang arah kebijakan Kementerian Agama tentang pemberdayaan Masjid serta pengenalan cara menentukan awal bulan hijriah , arah kiblat dan waktu sholat Sementara itu menurut Ketua Panitia Miftahul Aqli S Sos I, tujuan pembinaan pengurus Masjid adalah untuk menambah wawasan dan kemampuan pengurus Masjid dalam upaya pemakmuran Masjid yang lebih maksimal menuju Masjid yang ideal. Sehingga Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah mahdhah saja, akan tetapi menjadi wadah pembinaan ummat. Pembinaan itu diikuti 30 orang peserta pengurus Masjid , berlangsung selama dua hari , 30 -31 Juli 2011. Ditambahkan Aqli, jumlah Masjid yang tersebar di Kabupaten Kapuas sebanyak 931 buah, terdiri dari 309 buah Masjid, 600 buah Langgar, dan 22 buah Musholla (Humas).

APLIKASIKAN ILMU YANG DIDAPAT
Saturday, July 30, 2011
KUALA KAPUAS – Jangan berhenti belajar, berupayalah terus menerus membekali diri, perbanyaklah membaca dan aplikasikan ilmu yang didapat agar antara gelar dengan kemampuan juga antara gelar wawasan terpelihara sehingga bisa dibanggakan. Jangan sia-siakan ilmu pengetahuan yang dimiliki, gunakan dan amalkan sehingga bermanfaat bagi diri sendiri dan bermanfaat pula bagi orang lain. Demikian pesan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM kepada para wisudawan/wisudawati ,pada Wisuda XIII Sarjana (S1) jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggai Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas di Aula Kantor Bupati Kapuas, Sabtu (30/7) pagi. HM Mawardi juga berpesan, tanamkan dalam diri sifat rela berkorban, karena daerah kita masih memerlukan pendampingan dari tenaga-tenaga yang handal. “Ujilah diri anda sendiri,
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

31

apakah mampu memberi warna postif pada masyarakat atau stagnan dan tenggelam tanpa makna yang berarti “, tutur HM Mawardi. Untuk saat ini , STAI sebagai lembaga pendidikan perguruan tinggi terbesar di lingkup Kabupaten Kapuas , karena memiliki jumlah mahasiswa paling banyak. Tentunya akan melahirkan banyak sarjana setiap tahun, ungkap Mawardi. STAI melahirkan para sarjana pendidikan agama Islam , Insya Allah, kata HM Mawardi , merupakan aset yang bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Kapuas. Memberikan kontribusi dalam program pendidikan untuk Kabupaten Kapuas khususnya dan wilayah Kalteng pada umumnya. Pada kesempatan yang sama Ketua STAI Kuala Kapuas Drs H Nafiah Ibnor MM mengatakan, jumlah yang diwisuda pada angkatan XIII program Sarjana (S1) jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 529 orang, terdiri dari 212 orang laki-laki dan 317 perempuan. Tujuan program studi sarjana (S1) PAI antara lain, menyiapkan kader ulama yang mengedepankan ilmu amaliah dan amal ilmiah yang memiliki daya saing ditingkat nasional maupun internasional. Menyiapkan guru agama yang profesional dan kompetitif, serta peka terhadap perkembangan Iptek dan tantangan zaman, terang Nafiah Ibnor. Turut memberikan sambutan, Rektor IAIN Antasari Banjarmasin yang juga Ketua Kopertais XI Kalimantan Prof DR Ahmad Fauzi Asri MA.(Humas).

JADWAL TARLING BUPATI KAPUAS
Tuesday, August 02, 2011
KUALA KAPUAS – Seperti tahun sebelumnya Bupati Kapuas HM Mawardi akan kembali menggelar safari Ramadhan 1432 hijriah. Kegiatan ini nantinya akan difokuskan di tujuh masjid yang tersebar di Kabupaten Kapuas. Ketujuh masjid tersebut adalah Masjid Tajudin Pasar Sabtu Kecamatan Selat, Masjid Al Wardah di Kecamatan Pulau Petak, Masjid Baital Abrar di Kapuas Timur, Masjid Nurul Huda di Kapuas Murung, Masjid Al Mukarram di Kapuas Murung. Kemudian Masjid Jami Al Kautsar di Dadahup dan Masjid Al Furqon di Pujon Kecamatan Kapuas Tengah. Bahkan seperti tahun sebelumnya Bupati juga melaksanakan kegiatan tarawih keliling di rumah jabatan. Demikian ungkap Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas Drs M Hafizi dalam siaran pers yang disampaikan pada hari Kamis (4/8). Menurut Hafizi nantinya dalam tarawih keliling ini juga akan diikuti oleh para pejabat, tokoh masyarakat, tokoh agama. ”Kegiatan ini untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT serta dalam rangka untuk menyemarakkan syiar Islam,” kata Haifizi. Disamping itu kegiatan itu juga untuk menjalin silahturahmi secara langsung, demi kelancaran terselenggaranya dawah ukhuwah Islamiyah antara ulama, umara dan umat secara terpadu dan berkesinambungan. Bahkan pada kesempatan itu Hafizi juga mengungkapkan suasana di lingkungan Setda Kabupaten Kapuas pada Bulan Suci Ramadhan 1432 H tahun ini nampak berbeda. Dibandingkan tahun lalu tahun ini dalam rangka mengisi bulan suci ramadhan jajaran PNS di lingkungan Setda Kabupaten Kapuas mengikuti kegiatan berupa Tausiah dan tadarrus Al-Qur’an yang dilaksanakan mulai tanggal 1 s/d 25 Agustus 2011 bertempat di mesjid Al-Ittihad Jl. Pemuda KM 5.5 Lingkungan Kantor Bupati Kapuas. (humas) (JADWAL)

32

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

PASAR WADAI RAMADHAN RESMI DIBUKA
Tuesday, August 02, 2011
KUALA KAPUAS – Menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1432 H Pemerintah bekerjasama dengan pihak swasta membangun Pasar Wadai Ramadhan guna memenuhi kebutuhan tempat berjualan bagi pedagang dan tersedianya kebutuhan berbuka puasa bagi masyarakat, yang bertempat dilapangan Bukit Ngalangkang. Pasar Wadai Ramadhan secara resmi dibuka oleh Bupati Kapuas HM. Mawardi, Senin (1/8) sore. Pembukaan dimulai dengan pemotongan pita oleh Hj Aliyah Mawardi. Acara pembukaan juga dihadiri oleh sejumlah unsur Muspida dan Kepala SKPD. Menyambut Bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah “Mari kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ungkap Mawardi. Jalankan Ibadah puasa dengan penuh keikhlasan, Shalat Tarawih berjamaah, perbanyak baca Alquran, rajin bersedekah dan perbanyak amaliah lainnya, lanjutnya. Pemilihan tempat/ lokasi pasar wadai ini, merupakan suatu program yang telah ditetapkan dengan pertimbangan bahwa agar terjaganya keamanan dan ketertiban, aman dari segala gangguan, tertib dalam pelaksanaannya sehingga tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas umum. Selain itu kebersihanpun terjaga sehingga terlihat rapi dan indah serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi pengunjung dalam berbelanja untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa maupun keperluan makan dan minum masyarakat umum. Pada kesempatan ini, Mawardi mengatakan Mari kita muliakan dan jaga kesucian bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, demi syi’ar agama Islam serta membina persatuan dan kesatuan demi terciptanya suasana aman, damai dan tentram di tanah air kita khususnya Kabupaten Kapuas. Pada tempat yang sama, Ketua Panitia Drs. Yusransyah mengatakan pedagang wadai yang terdaftar untuk berjualan di Pasar Wadai Ramadhan sebanyak 36 pedagang, pedagang local (kaki lima dan pedagang keliling), serta perusahaan. Yang setiap tahunnya, ditambah dengan partisipasi dari Ibu-ibu PKK Kecamatan Selat. Terselenggaranya pasar wadai Ramadhan 1432 H sudah barang tentu tidak terlepas dari adanya bantuan dan kerjasama yang baik antara panitia dengan berbagai pihak. (humas)

BUPATI BERBUKA PUASA BERSAMA PARA WARTAWAN
Friday, August 05, 2011
KUALA KAPUAS – Rangkaian kegiatan tarawih keliling (tarling) Bupati Kapuas HM Mawardi kembali dilakukan, Kamis (4/8). Seperti tahun sebelumnya tarling perdana ini mengambil tempat di rumah jabatan Bupati. Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat unsur Muspida, sejumlah Kepala SKPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, anak yatim piatu serta ibu-ibu pejabat termasuk Hj Aliyah Mawardi. Bahkan pada kesempatan itu tampak pula hadir para pemburu berita yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kalteng serta PWI Kuala Kapuas. Mereka datang dari Kota Palangka Raya untuk segaja hadir pada kegiatan tersebut. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

33

HM Mawardi menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda tahunan dari Pemkab Kapuas dengan menggelar safari ramadhan berupa tarling. “Saya selaku pimpinan daerah mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu pada kegiatan ini. Terutama kepada PWI dan jajarannya yang hari ini kebetulan bertandang ke Kota Kuala Kapuas,” kata Mawardi. Menurutnya sebagai umat muslim, kita harus terus menjalin silahturami. Sebab dengan silahturahmi niscaya akan dipanjangkan umur dan dimurahkan rezeki termasuk akan mendapatkan ridho dari Allah SWT. Dijelaskan Bupati dengan dipertemukannya lagi dengan bulan ramadhan merupakan suatu rahmat dari Allah SWT dan patut disyukuri. Karena diketahui bersama bahwa bulan suci ramadhan memiliki makna yang luar biasa yaitu bulan yang penuh ampunan, mahpirah dan bulan penuh berkah. “”Kita patut bersyukur karena kita kembali terpilih untuk bertemu dengan bulan Ramadhan. Mudah-muhanan nantinya kita bisa kembali menjadi fitrah dan suci,” kata Mawardi. Pada kesempatan itu Bupati juga mengajak para undangan yang hadir untuk mendoakan bangsa Indonesia agar menjadi negara yang aman, tentram, maju dan sejahtera. Ditempat yang sama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kalteng Sutransyah mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari PWI Cabang Kalteng kepengurusan tahun 2009-2014 yakni melaksanakan safari ramdhan. Dimana, sebelumnya PWI Cabang Kalteng bersama Gapensi dan TVRI Kalteng pada tanggal 1 Agustus lalu telah melaksanakan berbuka puasa bersama. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang. “Kunjungan kami ke Kabupaten Kapuas ini merupakan rangkaian kedua dari safari ramadhan PWI Cabang Kalteng,” kata Sutran. Pada kesempatan ini kami juga mengucapkan terima kasih sudah dapat diterima oleh jajaran Pemkab Kapuas. Usai sambutan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kabupaten Kapuas KH Abdul Muthalib menjelang berbuka puasa. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sholat magrib bersama, sholat isya dan tarawih berjamaan. Disela acara juga dilaksanakan ceramah agama yang disampaikan oleh KH Abdul Mutahalib. (humas)

KAPUAS SIAP JADI TUAN RUMAH MTQ TINGKAT PROVINSI KALTENG
Friday, August 05, 2011
KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas dipastikan siap menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalteng pada tahun 2012 mendatang. Sebagai tuan rumah saat ini Pemkab Kapuas terus berbenah untuk menyiapkan pelaksanaan MTQ tersebut. Demikian disampaikan oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy saat melakukan audensi dengan jajaran PWI Cabang Kalteng di Rujab Bupati Kapuas, Kamis ((4/8) malam. Kegiatan audensi ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi serta Kepala Kementerian Agama Kapuas H Mahli. Menurut Nurul Edy saat ini SK penetapan sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi dari Gubernur Kalteng telah diterima. Bahkan pihaknya telah menindaklanjuti dengan membentuk kepanitian daerah. “Sebagai ketua umum dipercayakan kepada Bapak Bupati Kapuas dan saya sendiri sebagai ketua harian,” kata Nurul. Kemudian untuk sekretaris umum dipercayakan

34

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

kepada Asisten II Setda Kapuas H Zahirsyah Rovieq. Lebih jauh untuk kesiapan utama MTQ akan dipusatkan di Lapangan Panunjung Tarung. Kemudian sejumlah tempat juga disiapkan untuk menunjang perlombaan seperti gedung pertemuan dan Lapangan Bukit Ngalangkang. Lebih lanjut dijelaskan untuk menampung para kafilah, pihaknya telah menyiapakn rumah-rumah penduduk untuk lokasi pemondokan ditambah penginapan berupa hotel yang tersebar di Kota Kuala Kapuas. “Dana untuk penyelenggaraan MTQ ini diperkirakan mencapai Rp9 miliar. Nantinya sumber dana berasal dari APBD Provinsi Kalteng, APBD Kabupaten Kapuas serta sumbangan dari pihak ketiga yang tidak mengikat,” ungkapnya. Bahkan Sekda mengaku pihaknya akan berusama maksimal menjadi tuan rumah yang baik sehingga bisa sukses melaksanakan kegiatan MTQ. Disamping sukses pelakasanaan pihaknya juga ingi sukses prestasi. Ditempat yang sama Kepala Kementerian Agama Kapuas H Mahli menambahkan sebelum ditunjuk sebagai tuan rumah, piahknya telah mengajukan permohonan kepada LPTQ agar dapat menjadi tuan rumah MTQ. Saat itu ada tiga daerah yang menyatakan kesanggupannya yakni Kabupaten Kotim, Kota Palangka Raya dan Kabupaten Kapuas. “Allhamdulillah Kapuas yang akhirnya terpilih menjadi tuan rumah. Perlu diketahui sebelumnya Kapuas belum pernah melaksanakan MTQ tingkat provinsi, namun untuk STQ tingkat provinsi pernah menjadi tuan rumah,” ungkapnya. Lebih jauh dijelaskan pihaknya dalam pelaksanaan MTQ tersebut akan mempersiapakn putra dan putri di daerah Kapuas untuk mengikuti rangkaian lomba MTQ. Caranya sebelum MTQ tingkat provinsi dilaksanakan akan digelar MTQ tingkat kabupaten yang direncakanakan akan dilaksanakan di Kecamatan Kapuas Timur. (humas)

RAMADHAN PERBANYAK AMAL IBADAH
Sunday, August 07, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM Mengajak ummat Islam di Kabupaten Kapuas agar pada bulan suci Ramadhan ini memperbanyak amal ibadah, untuk dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Amal ibadah tersebut diantaranya, membaca ayat suci Al Qur’an, Sholat Taraweh, berinpaq , pesantren ramadhan dan amalan-amalan ibadah lainnya. Tutur HM Mawardi pada kegiatan Taraweh Keliling (Tarling) di Masjid Tajuddin Kelurahan Selat Hulu Kecamatan Selat, Sabtu (6/8). “ Segala amal ibadah yang kita lakukan pada bulan suci ramadhan ini , pahalanya akan di lipat gandakan oleh Allah SWT “ , ungkap HM Mawardi . Selanjutnya dia mengajak, mari tingkatkan jalinan ukhuwah Islamiyah , agar Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini khususnya, dan negara Indonesia umumnya , diberikan berkah oleh Allah SWT, selalu dalam keadaan aman , damai dan tenteram. Mendahulukan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi atau golongan , untuk bersama-sama kita membangun Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

35

dan Tangguh), terang HM Mawardi. Sementara itu Ketua STAI Kuala Kapuas Drs H Nafiah Ibnor MM dalam tausiyahnya mengingatkan ummat akan pentingnya menjaga dan memelihara hati , agar selalu tetap suci dan bersih. Dengan hati yang suci dan bersih akan berdampak pada perilaku yang baik dalam hidup dan kehidupan ini , terangnya. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi secara pribadi memberikan bantuan uang untuk peningkatan pembangunan Masjid Tajuddin, diterima Ketuanya H Ahmad Tuhalus Hudairi, dan memberikan santunan kepada anak yatim dan jompo. Kemudian bantuan lainnya untuk Masjid Tajuddin berupa uang dan barang seperti, kipas angin, sejadah rol dan Al Qur’an berasal dari Sekda, Asisten, Kepala SKPD,Ibu Hj Aliyah Mawardi dan Ketua STAI. Turut mendampingi Bupati pada Tarling tersebut , Ibu Hj Aliyah Mawardi , Wakil Ketua DPRD Mahmud Iip Syafrudin SIP, Unsur Forkompimda, Ketua Pengadilan Agama Dra Hj Nurcaya HI Mufti MH, Sekda Drs H Nurul Edy MSi , Asisten II Drs H Zahirsyah Rovieq S Hut, Kepala SKPD, Kepala Kantor Kemenag Drs H Mahli, Ketua MUI KH Abdul Muthalib , Ketua NU Drs H Nurani Sarji MPd, Ketua FUI Drs H Masyumi Rifai MAP dan sejumlah ulama lainnya .(Humas)

77 PEJABAT LINGKUP DIKNAS DILANTIK
Wednesday, August 10, 2011
KUALA KAPUAS – Kepala Dinas Pendidikan Drs H I Made Sumartha secara resmi melantik 77 pejabat struktural eselon IV, Pengawas Sekolah, Penilik Luar Sekolah serta Kepala Sekolah SMP, SMA dan SMK, yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Rabu (10/8) pagi. Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis dibacakan Drs H I Made Sumartha mengatakan pelantikan dan pengambilan sumpah janji ini merupakan suatu kebutuhan guna menjawab tantangan dan dinamika pembangunan pendidikan di Kabupaten Kapuas sekaligus proses regenerasi serta penyegaran organisasi. Alih tugas dan promosi jabatan sebagai PNS merupakan suatu proses alami sebagai bentuk pembinaan karir kepegawaian. Proses ini lumrah terjadi baik di organisasi pemerintah maupun swasta. Dengan begitu, pegawai akan merasakan tantangan dan beban tugas yang berbeda serta memperkaya pengalaman bertugas di lingkungan kerja yang variatif. ”Peralihan tugas atau mutasi ini tentu telah dipertimbangan dengan matang serta melalui proses Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dengan berpijak pada peraturan kepegawaian yang berlaku,” katanya. Selain itu, mutasi ini juga mempertimbangkan situasi, kondisi serta tantangan yang berubah-rubah sehingga kitapun harus menyesuaikan dengan dinamika yang berkembang.tugasnya berak ”Kepala sekolah yang masa tugasnya berakhir, tetap melaksanakan tugas sebagai guru sesuai dengan jenjang jabatannya dan berkewajiban melaksanakan proses pembelajaran atau bimbingan dan konseling sesuai dengan ketentuan berlaku,” ungkapnya. Pengawas sekolah adalah guru yang diberi tugas tambahan merupakan kepercayaan untuk melaksanakan pengawasan dan pengelolaan pada satuan pendidikan bersama Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan, mengingat bahwa kondisi satuan pendidikan pada saat ini masih sangat beragam dan sebagian besar kualitasnya masih berada di bawah Standar Nasinal Pendidikan (SNP). Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai strategi pertahapan menuju SNP yaitu standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses, standar pendidik tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana kemudian standar pembiayaan, standar 36
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

pengelolaan dan standar penilaian. Ada 13 Indikator pemenuhan SPM yang merupakan tanggung jawab kepala sekolah meliputi buku dan media pembelajaran, kurikulum dan rencana pembelajaran, proses pembelajaran, selanjutnya penjaminan mutu dan evaluasi pendidikan serta manajemen sekolah. Sementara 14 Indikator pemenuhan SPM lainnya merupakan tanggung jawab Pemerintah yaitu sarana dan prasarana, guru, kepala sekolah, pengawas sekolah dan penjaminan mutu. (Humas)

MK NILAI PERMOHONAN JUDICIAL REVIEW UU 41/1999 MEMADAI
Wednesday, August 10, 2011
JAKARTA – Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang diketuai M Alim , anggota Haryono dan Anwar Usman menilai materi permohonan Pengajuan Judicial Review ( Peninjauan Kembali ) Undang Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, sudah memadai dan mencukupi untuk di proses lebih lanjut . Tanggapan Hakim MK tersebut disampaikan pada sidang pendahuluan Permohonan Pengajuan Judicial Review Undang Undang Nomor 41 Tahun 1999, di ruang sidang Panel II MK, Rabu (10/8) pagi . Terang Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio di Jakarta. Dalam resume pengajuan judicial review yang dibacakan DR Agus Surono (tim pengacara) , para pemohon , memohon kepada Hakim MK diantaranya menyatakan pasal 1 angka 3 UU Kehutanan sepanjang : frasa “ ditunjuk dan atau “ tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat , sehingga berbunyi “ kawasan hutan adalah wilayah tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai hutan tetap “. Sebagaimana diketahui permohonan Judicial Review diajukan oleh Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM , Bupati Gunung Mas, Katingan , Bartim dan Bupati Sukamara selaku pemohon Ditambahkan Sapto, selesai sidang Bupati HM Mawardi yang juga Koordinator Wilayah Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Kalteng menjelaskan ,pengajuan Judicial Review tersebut merupakan tindak lanjut kesepakatan bersama Bupati se Kalteng pada pertemuan APKASI di Kuala Kapuas Februari lalu. Diharapkan HM Mawardi dengan kita mengajukan judicial review ada suatu kepastian kawasan tata ruang , yang didalam pembangunan ini nantinya tidak dalam penapsiran, dianggap pelanggaran-pelanggaran. “ Karena kalau kita lihat dari SK penunjukan kawasan hutan dari Menteri Kehutanan, bahwa hampir 90 persen kawasan Kalteng adalah kawasan hutan’ ungkap HM Mawardi. Kalau 90 persen kawasan hutan, banyak hak-hak konstitusi kepala daerah dilanggar, tiga fungsi kepala daerah , memberikan pelayanan, pembangunan dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial, tidak bisa terlaksana. " Ketika menyangkut pelayanan, kita tidak boleh memberikan pelayanan perizinan dalam kawasan hutan, walaupun disana ada kegiatan perkebunan rakyat dan perkebunan besar , hak kita sebagai penyelenggara pemerintah teramputasi ", ungkap HM Mawardi. Begitu juga ketika membangun, kalau kota kita dianggap kawasan hutan, artinya bangunan yang dibuat pemerintah tidak bisa dijadikan aset, karena tidak bisa disertifikasi. BPN tidak akan memberikan pelayanan sertifikasi, kalau itu berada dikawasan hutan, katanya, Kita ingin katanya, bahwa sebenarnya didalam penetapan kawasan hutan harus mempertimbangkan , wilayah

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

37

kota,wilayah Kecamatan,wilayah yang menjadi lahan pertanian dan perkebunan. “Tidak mungkin semua kawasan itu harus ditunjuk, tetapi harus ditetapkan sehingga tidak ada deliniasi, mana yang harus ditetapkan menjadi kawasan hutan dan mana sebagai kawasan non hutan, tegas HM Mawardi. Kita menguji pasal 1 angka 3 UU Kehutanan , bahwa berharap didalam keputusan sidang nanti kita minta, dengan penetapan bukan hanya penunjukan, yang selama ini dijaadikan dasar oleh Kementerian Kehutanan, seolah-olah masyarakat yang sudah turun temurun yang melakukan kegiatan pertanian , perkebunan dan peternakan, dianggap melanggar ketentuan kehutananan, tutur HM Mawardi ( Humas).

PANGDAM TANJUNG PURA SAFARI RAMADHAN DI KAPUAS
Thursday, August 11, 2011
KUALA KAPUAS – Suasana berbeda tampak di markas Kodim 1011/Klk, Rabu (10/8) sore. Sebab, Pangdam XII/Tanjung Pura, Mayjen TNI Geerhan Lantara mengawali safari ramadhan di Kabupaten Kapuas. Sebelum tiba Kodim 1011/Klk, Pangdam sempat meninjau ke Koramil 02/Barimba Kapuas Hilir. Kegiatan safari ramadhan ini juga dirangkai dengan buka puasa bersama dan sholat magrib berjamaah. Tampak saat itu Sekda Kapuas H Nurul Edy yang mewakili Bupati Kapuas HM Mawardi, sejumlah Kepala SKPD, Ketua PBNU, anak-anak panti asuhan dan masyarakat lainnya. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran. Dalam sambutannya Sekda Kapuas Nurul Edy mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Gerhan Lantara. ”Sebelumnya saya menyampaikan permohonan maaf karena Bapak Bupati tidak dapat hadir sebab diwaktu yang bersamaan ada kegiatan di luar daerah yang tidak bisa ditinggalkan,” kata Nurul Edy. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan Dandim 1011/Klk Letkol Arm M Erwansyah sekaligus melaporkan hal-hal menonjol di wilayah Kodim 1011/Klk serta penyerahan tali asih dari dari Dandim kepada Panti Asuhan Budhi Sejahtera pimpinan H Aspihani. Dalam rangkaian buka puasa itu pula dilakukan sholat magrib, isha dan teraweh berjamaah, serta tausiah dari KH Muchtar Ruslan yang membawakan materi tentang rasa syukur yang telah diberikan Allah SWT kepada umatnya. (humas)

HM MAWARDI PEMBICARA DISKUSI TRANSMIGRASI DI INDONESIA
Friday, August 12, 2011
JAKARTA - Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mendapat kehormatan dan kepercayaan sebagai pembicara pada Diskusi Panel , bertema “ Masih Relevankah Program Transmigrasi di Indonesia ? “. Bersama Menteri Tenaga Kerja danTransmigrasi RI Drs H Muhaimin Iskandar MSi , Mantan Menteri Transmigrasi Siswono Yudo Husodo dan pembicara lainnya. Diskusi tersebut digelar harian Kompas bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, berlangsung di Gedung Kompas 38
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Gramedia lantai 3 Jakarta , Jum’at (12/8) siang . Terang Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio di Jakarta , Jum’at (12/8). Dalam paparannya dikatakan Sapto, Bupati HM Mawardi menjelaskan, transmigrasi ke depan masih dipandang relevan dan diperlukan sebagai suatu pendekatan keberhasilan yang optimal, jika berbagai sektor eksternal turut mendukungknya, antara lain mencakup kondisi keamanan regional, dukungan masyarakat lokal (setempat). Kemauan politik pemerintah, dan pendanaan, serta sesuai dengan tuntutan pembangunan daerah. Dengan pendekatan bottom up dan partisipatif (melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat tujuan). Pembangunan UPT terpadu dan terintegrasi dengan pembangunan desa-desa sekitar (untuk menghindari kecemburuan dan rawan konflik). Penentuan lokasi sinkron dan selaras dengan program pembangunan daerah. Untuk memenuhi daya tampung transmigrasi di kawasan eks Proyek Lahan Gambut (PLG) , HM Mawardi menyatakan , masih terbuka peluang untuk penempatan transmigran sebanyak 5.000 KK . Pengoptimalan dukungan pemerintah pusat dan daerah. Lintas sektor serta partisipasi swasta dan masyarakat (lokal,nasional, maupun intenasional) Pembangunan transmigrasi akan berjalan dengan baik apabila asumsiasumsi otonomi daerah berjalan dengan baik, kestabilan politik semakin mantap, perkembangan perekonomian cenderung membaik, serta kondisi sosial , budaya dan lingkungan semakin mantap, ungkap HM Mawardi, Potensi yang ditawarkan untuk meningkatkan kesejahteraan transmigrasi , diantaranya lahan cadangan di Kabupaten Kapuas cukup luas untuk program transmigrasi dan kecendrungan peningkatan aksesibilitas transportasi, jelasnya. Tujuan diskusi ini kata Sapto, untuk mendapatkan masukan dari stakeholders ( pemangku kepentingan ) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Mencari solusi dari persoalan dengan memunculkan sejumlah reverensi program transmigrasi yang ideal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Diikuti para pelaku dan pemerhati transmigrasi , wartawan serta LSM (Humas).

WARGA ANTUSIAS SAMBUT TARLING BUPATI DI TAJEPAN
Sunday, August 14, 2011
KUALA KAPUAS – Perjalanan tarawih keliling (tarling) Bupati Kapuas HM Mawardi kembali berlanjut. Kali ini tarling dipusatkan di Masjid Nurul Huda Desa Tajepan Kecamatan Kapuas Murung, Sabtu (13/8). Disini rombongan Bupati yang saat itu didampingi oleh istri Hj Aliyah Mawardi disambut ratusan warga. Bahkan ketika ingin memasuki masjid masyarakat berjejer rapi untuk bisa bersalaman dengan orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini. “Sebenarnya tarling ditempat ini merupakan tarling ke lima, namun dua diantaranya tidak bisa dilaksanakan tepat waktu karena tugas kedinasan yang tidak bisa ditinggalkan,” kata Mawardi. Pada kesempatan itu tak lupa

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

39

Bupati kembali mengajak umat muslim yang hadir saat itu untuk selalu berlomba-lomba berbuat kebajikan dan meningkatkan amal ibadah di bulan puasa. Menurutnya ibadah puasa ibarat kupu-kupu yang sebelumnya seperti kepompong. Artinya ibadah puasa dapat menjadikan diri kita suci kembali. “Mari perbanyak pahala di bulan yang penuh rahmat dan berkah ini,” ungkapnya. Sementara itu bantuan yang diterima Masjid Nurul Huda meliputi Satu rool sajadah dari Hj Aliyah Mawardi, lalu dari Bappeda, Disnakersos, Dishubkuminfo, Dinas Pertanian, Bagian dibawah Koordinasi Asisten II masing – masing satu unit kipas angin. Kemudian lima buah Alquran dari Kemenang. Disamping bantuan berupa barang, bantuan berupada dana tunai juga diberikan kepada pengurus masjid. Total bantuan yang diperoleh malam itu berjumlah Rp22.570.500. Dana tersebut diantaranya berasal dari bantuan pribadi Bupati Kapuas sebesar Rp5 juta. Kemudian dari Dinas Pendidikan Rp2,5 juta, Dinkes Rp1 juta, RSUD Rp1 juta, Dirut PDAM Rp1 juta serta bantuan dari Sekda, Asisten II dan III. Lalu dana juga terkumpul dari celengan yang diedarkan pada saat tarling berlangsung. Pada kegiatan tarling tersebut tampak mendampingi Bupati yakni Ketua MUI KH Abdul Muthalib, sejumlah unsur muspida, Sekda Nurul Edy, Asisten III Johansyah dan sejumlah Kepala SKPD. Disela kegiatan Bupati menyerahkan santunan bagi ibu-ibu jompo dan anak yatim piatu. Sementara itu kegiatan tarling juga diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh H Abdul Haliq dengan imam tarawih H Aspihani. (Humas)

BUPATI KEMBALI INGATKAN BAHAYA KEBAKARAN
Monday, August 15, 2011
KUALA KAPUAS – Memasuki musim kemarau Bupati Kapuas HM Mawardi kembali mengingatkan akan bahaya kebakaran hutan, lahan dan pekarangan. Makanya masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran karena dapat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat menggelar kegiatan tarawih keliling (tarling) yang dilaksanakan di Masjid Baital Abrar Desa Anjir Serapat Barat Kecamatan Kapuas Timur, Minggu (14/8). “Dimusim kemarau ini mari kita menjaga lingkungan jangan sampai terjadi kebakaran karena akan berdampak pada kabut asap,” kata Mawardi yang saat tarling di masjid tersebut di dampingi istri Hj Aliyah. Selain itu Bupati juga memuji Desa anjir Serapat Barat yang mampu meningkatkan produski padinya. Bahkan di daerah ini termasuk daerah yang produksi padinya tinggi. “Terus tingkatkan produksi padi, apalagi daerah Kapuas menjadi salah satu lumbung padi di Kalteng,” terangnya. Sementara itu ditempat yang sama pengurus Masjid Baital Abrar, Baharuddin mengucapkan terima kasih atas kehadiran rombongan Bupati yang telah mengagendakan tarling di Desa Anjir Serapat. “Kami mohon maaf jika dalam pelayanan disini ada yang tidak berkenan,” kata Baharuddin. Kegiatan tarling ini selain diikuti oleh sejumlah Kepala SKPD juga dihadiri oleh Kapolres Kapuas, Ketua MUI, Kepala Kementerian Agama serta anggota DPRD Kabupaten Kapuas. Seperti biasa usai memberikan sambutan, Bupati kembali memberikan bantuan kepada pengurus masjid. Bantuan yang diberikan berupa barang dan uang tunai. Selain itu Bupati juga menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu dan ibu-ibu jompo. Sementara itu untuk imam tarawih dipimpin oleh H Kursana S.Ag

40

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

dengan penceramah KH Suryani Lc. (humas)

WARGA SEI HAUR DAMBAKAN LISTRIK DAN PERBAIKAN JALAN
Tuesday, August 16, 2011
KUALA KAPUAS – Warga Sei Haur Kelurahan Palingkau Baru Kecamatan Kapuas Murung mendambakan pemasangan jaringan listrik ke tempat mereka. Pasalnya hingga saat ini warga setempat masih mengandalkan lampu tembok sebagai penerangan bila malam hari. Harapan ini diungkapkan oleh pengurus Masjid Al Mukarram, Guru H Kaspul Anwar saat memberikan sambutan pada kegiatan tarawih keliling (tarling) Bupati Kapuas HM Mawardi di desa setempat, Senin (15/8). ”Saya mewakili warga disini mengharapkan agar jaringan listrik dapat dipasang. Apalagi saat ini tiang listrik telah terpasang dimuara desa ini,” kata Kaspul Anwar yang disambut tepuk tangan warga yang hadir saat itu. Selain mengharapkan pemasangan listrik, pihaknya juga meminta kepada Pemkab Kapuas untuk dapat melakukan perbaikan jalan di desa mereka sepanjang 4,5 km. Menurutnya kondisi jalan jika hujan becek dan kemarau berdebu. ”Kalu bisa di sirtu, syukur-syukur dapat diaspal,” ungkapnya. Pada kesempatan itu Kaspul juga mengungkapkan jika dulunya Sei Haur menjadi salah satu lumbung padi di Kapuas. Namun saat ini produksi padi mengalami penurunan karena tingkat keasaman air yang tinggi. Maka dari itu pihaknya berupaya mengembangkan tanaman lain seperti palawija atau karet serta kolam ikan. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi mengungkapkan pihaknya akan melakukan koodinasi dengan SKPD teknis terkait dengan usulan warga. Dia berharap usulan tersebut dapat diakomodir sehingga dapat terlaksana. ”Saya minta Dinas PU, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan dan dinas Perikanan dapat memprogramkan usulan warga ini,” ungkapnya. Menariknya pada kesempatan itu Bupati juga memuji makanan yang disajikan oleh masyarakat. ”Allhamdulillah makanan yang dihidangkan sungguh enak. Terima kasih atas pelayanan yang telah diberikan,” kata Mawardi. Disela kegiatan Bupati juga menyerahkan bantuan barang dan uang tunai yang diterima pengurus masjid. Selain itu anak yatim piatu dan orang tua jompo tak lupa juga diberikan santunan. Kegiatan tarling itu juga dihadiri oleh Ketua MUI, Kepala Kemenang, sejumlah Kepala SKPD serta tokoh agama dan masyarakat. Perjalanan tarling kali ini ditempuh menggunakan jalur sungai menggunakan speedbout. Kemudian dari muara sungai dilanjutkan dengan kelotok untuk dapat masuk menuju lokasi tarling. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

41

WABUP KUKUHKAN PASKIBRAKA
Tuesday, August 16, 2011

70

PESERTA

KUALA KAPUAS – Sedikitnya 70 (tujuh puluh) siswa-siswi SMA/SMK berhasil lolos sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kapuas. Mereka berhasil menyisihkan sedikitnya 267 orang pendaftar. Pengukuhan Paskibraka dilakukan oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan di GOR Panunjung Tarung, Senin (15/8) malam. Sebelumnya pasukan Paskibraka mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar Kepemimpinan (DIKLATDASPIM) yang dilaksanakan sejak tanggal 29 Juli s/d 16 Agustus 2011, diisi oleh tenaga pelatih profesional yang berasal dari Kodim 1011 KLK dan Polres Kapuas. Kepala Disporabudpar Kabupaten Kapuas Edy Lukman Hakim dalam laporannya bahwa tujuan dari Pendidikan dan Pelatihan Dasar Kepemimpinan (DIKLATDASPIM) Paskibraka adalah untuk mewujudkan pasukan pengibar bendera merah putih yang berprestasi, penuh semangat dan memiliki kompetensi. Kegiatan DIKLATDASPIM Paskibraka diselenggarakan dilapangan olah raga panunjung tarung, selama kegiatan para peserta di asramakan di hotel Ross Kuala Kapuas. Pada kesempatan itu dalam sambutannya Bupati Kapuas yang dibacakan oleh Wakil Bupati mengatakan bahwa generasi muda sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani perlu ditingkatkan pembinaan dan pengembangannya serta diarahkan menjadi kader penerus bangsa dan manusia pembangunan nasional yg berjiwa pancasila. “Pemuda Indonesia haruslah mampu mengambil peran yang signifikan dalam merespon berbagai persoalan yang tengah dihadapi bangsa” terangnya. Lebih lanjut ditegaskan pemuda haruslah memiliki akhlak yang mulia, sehat, cerdas, terampil dan berprestasi serta memiliki komitmen untuk berupaya melakukan yang terbaik bagi kejayaan bangsa dan negara. Inti dari kegiatan ini adalah menyiapkan dan membekali peserta Diklat Paskibraka yang akan bertugas mengibarkan bendera pusaka. Dengan adanya pelatihan ini petugas paskibraka dapat melaksanakan kewajibannya dengan baik dan penuh tanggung jawab, Harapnya. Disamping itu juga guna menumbuhkan sikap dan integratif , Dinamis, Kreatif, Inovatif dan selektif dalam mengantisipasi kejadian-kejadian disekitarnya maupun kejadian atau permasalahan sosial dan kemasyarakatan lainnya. ((humas)

ZIARAH WARNAI HUT KE 66 RI
Tuesday, August 16, 2011
KUALA KAPUAS – Berbagai kegiatan mewarnai Hari Ulang Tahun (HUT) ke 66 Kemerdekaan Republik Indonesia 2011 di Kabupaten Kapuas, diantaranya ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kencana Kuala Kapuas, Selasa (16/8) pagi. Bertindak selaku inspektur upacara pada ziarah tersebut , Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra,SH 42
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

SIK dan komandan upacara Ipda Joko S. Diikuti Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST, Ketua DPRD Robert L Gerung SE MM, Forum Komonikasi Pimpinan Daerah, Ketua Pengadilan Negeri Agus Setya Wahyu SH, Sekda Drs H Nurul Edy MSi ,dan sejumlah Kepala SKPD. Kemudian pasukan Polres Kapuas, Kodim 1011/KLK, Satpol PP, PNS. Ormas Pemuda, Mahasiswa,dan Organisasi Wanita. Pada upacara ziarah dlakukan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningan cipta , peletakan karangan bunga Irup. Juga dilakukan penaburan bunga di makam. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sidang paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI di Gedung DPRD Kapuas. (humas)

UPACARA BENDERA HUT RI KE 66 BERLANGSUNG HIKMAD
Wednesday, August 17, 2011
KUALA KAPUAS – Upacara peringatan HUT RI ke 66 Tahun 2011 berlangsung hikmad di Stadion Panunjung Tarung Kabupaten Kapuas, Rabu (17/8) pagi. Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Kapuas HM Mawardi dengan komandan upacara Lettu CPM Setiawan SH. Acara juga diisi dengan detik-detik proklamasi, mengeningkan cipta, pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Robert L Gerung dan pembacaan pembukaan UUD 1945 oleh Ketua KNPI Paturahman. Upacara juga dihadiri para peserta upacara yang berasal dari PNS, TNI/Polri, pelajar serta anggota pramuka. Sedangkan di tribun utama diisi oleh para undangan yang berasal dari warakauri, legiun veteran Indonesia yang merupakan mantan penjuang. Sementara itu pengibaran bendera merah putih berlangsung sukses tanpa mengalami hambatan. Sebanyak 70 pasukan paskibrakan yang berasal dari siswa siswi SMK/SMA di Kabupaten Kapuas tampak kompak dalam baris berbaris. Walaupun saat ini masih dalam suasana berpuasa di bulan ramadhan tapi meraka tampak begitu serius menjalankan tugas yang diemban yakni membawa bendera merah putih dan mengibarkannya. Usai acara dilanjutkan dengan penyerahan lencana pengabdian PNS selama 30 tahun yang diserahkan oleh Bupati Kapuas kepada Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Selain

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

43

itu juga diserahkan lencana pengabdian 20 dan 10 tahun kepada sejumlah PNS. Disamping itu juga diserahkan piagaram penghargaan kepada PNS berprestasi mulai dari golongan I, II, III, IV di lingkungan Pemkab Kapuas. Selain itu juga diserahkan piala untuk juara lomba kebersihan dan pengemudi teladan. Upacara ini juga dihadiri oleh Kapolres Kapuas, Kajari Kapuas, Ketua Pengadilan Tinggi. Selain itu tampak pula istri pejabat mulai dari Ny Hj Aliyah Mawardi serta istri forkomimda lainnya. (humas)

PRAMUKA PENYELAMAT GENERASI MUDA
Thursday, August 18, 2011
KUALA KAPUAS – Revitalisasi Gerakan Pramuka yang telah berjalan selama lima tahun, dengan tujuan untuk memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka serta untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka dan telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan. Namun, harus diakui bahwa tantangan yang dihadapi oleh Gerakan Pramuka dan Kaum Muda Indonesia juga semakin berat. Gerakan Pramuka erupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda yang dituntut untuk dapat berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda. Hal ini disampaikan Ketua Kwartil Nasional Gerakan Pramuka Prof DR dr H Azrul Azwar MPH dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Kapuas Nurul Edy MSi. Pada Acara Peringatan Hari Pramuka ke-50, yang dilaksanakan di Sanggar Pramuka, Selasa (16/8) sore. Peringatan Hari Pramuka ke-50 atau Tahun Emas jatuh pada tanggal 14 Agustus 2011, sekaligus memperingati 50 tahun Presiden RI Ir Soekarno menyerahkan panji kepramukaan kepada gerakan pramuka pada tanggal 14 Agustus 1961. “Dengan tema ‘Penyelamat Generasi Muda’ diharapkan dapat memacu kita untuk lebih memajukan Generasi Pramuka,” katanya. Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan berperan melengkapi pendidikan formal bagi Generasi Muda sejak dicanangkannya revitalisasi tahun 2006 lalu, terus menerus membenahi diri. Pada saat ini dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, tentu saja upaya pembenahan diri tersebut harus semakin ditingkatkan. “Hasil yang dicapai sejauh ini cukup menggembirakan, minat kaum muda terhadap Gerakan Pramuka tampak semakin meningkat,” ujarnya. Untuk tercapainya visi dan misi yang dimiliki, yakni mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang memiliki kepribadian dan akhlak mulia pada masa depan sehingga dapat mempertahankan keberhasilan yang telah dicapai dan bahkan dapat meningkatkannya. Peranan Pramuka adalah penting. Karena gerakan pramuka sebagai satu lembaga pendidikan yang menghimpun berbagai suku bangsa, agama dan kepercayaan, serta merupakan suatu intrumen yang andal dalam mempersatukan bangsa dan Negara. 44
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Pada saat ini, sadar atau tidak nilai-nilai asing langsung atau tidak langsung telah memberikan banyak pengaruh negatif kepada generasi muda Indonesia. Untuk mengatasinya sangat diperlukan keterlibatan aktif generasi muda dalam kegiatan kepramukaan. Karena sesungguhnya salah satu kewajiban setiap anggota Gerakan Pramuka, sebagaimana yang telah dirumuskan oleh Bapak Pramuka Dunia Baden Powell disamping ditujukan terhadap Tuhan (duty to the God), terhadap sesama (duty to the others) kemudian terhadap diri sendiri (duty to self) serta terhadap tanah air, bangsa dan Negara (duty to country). “Untuk kepentingan bangsa dan Negara pada masa depan berbagai masalaha tau tantangan yang dihadapi harus segera dapat ditanggulangi,” ungkapnya. Disinilah peranan penting Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendididkan non formal yang bertujuan membentuk karakter kaum muda, menanamkan semangat kebangsaan serta meningkatkan keterampilan generasi muda. Revitalisasi Gerakan Pramuka adalah mengaktifkan kembali gugus depan diseluruh Indonesia, tidak akan terlaksana apabila tidak mendapat dukungan dari orang tua, masyarakat dan pemerintah. Setelah kegiatan juga diserahkan Piagam Tanda Penghargaan Kwartil Nasional dan Penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa II, sesuai dengan Surat Keputusan Kwartil Nasional No. 090 tahun 1983 Juncto No. 171 tahun 1988 yang menandai kesetian, kepatuhan, kerajinan, ketekunan, kesungguhan dan ketertiban sebagai seorang anggota dewasa gerakan pramuka dalam menunaikan tugas dan kewajiban selama lima tahun. (humas)

EKS PLG BISA JADI SENTRA PRODUKSI PERTANIAN BARU
Friday, August 19, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi menyakini jika kawasan eks proyek lahan gambut (PLG) bisa menjadi sentra produksi pertanian baru di Kabupaten Kapuas. Apalagi kawasan eks PLG khususnya di daerah Lamunti saat ini telah ditunjuk oleh Pemerintah Pusat sebagai kawasan kota terpadu mandiri (KTM). Demikian diungkapkan oleh Mawardi saat menggelar tarawih keliling (tarling) di Masjid Al Kausar Desa Sumber Alaska Kecamatan Dadahup, Kamis (18/8) malam. Dijelaskan Bupati kawasan eks PLG tidak bisa dikatakan gagal tapi belum berhasil. Artinya kawasan ini dapat dikelola secara maksimal agar mampu mendongkrak pendapatan bagi warga transmigrasi yang bermukim di daerah tersebut. “Coba kita lihat daerah Basarang yang saat ini telah menjadi daerah yang berhasil dalam program transmigrasi. Bahkan jalur daerah tersebut menjadi jalan nasional sehingga akses untuk menjual hasil pertanian bisa dilakukan dengan baik,” ungkap Bupati. Dia menggambarkan kawasan eks PLG dulunya masih sulit dijangkau melalui jalan darat karena masih bergantung dengan jalur sungai. Tapi sekarang untuk menuju kawasan eks PLG sudah tembus, sehingga diharapkan pedagang dan pembeli bisa langsung menuju lokasi ini. “Saya ingin kisah kesuksesan transmigrasi yang ada di daerah Basarang dan juga Kalampangan (Kota Palangka Raya, red) dapat terjadi di daera hini. Bahkan beberapa waktu lalu saya telah berbicara dengan Kementerian Transmigrasi agar dapat terus membantu kawasan eks PLG ini,” ucapnya. Sementara itu ditempat yang sama Pengurus Masjid Al Kausar, Abdul Kadir mengucapkan terima kasih atas kehadiran rombongan Bupati yang sudi untuk melakukan tarling di desa mereka. “Pada kesempatan ini kami juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam pelayanan ada hal yang tidak berkenan,” kata transmigran

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

45

asal Lampung ini. Dalam kegiatan tarling ini Bupati Kapuas didamping ibu Hj Aliyah Mawardi. Selain itu tampak pula Ketua MUI, Kapolres, Dandim, Kajari, sejumlah Kepala SKPD serta tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan. Dipenghujung kegiatan juga diisi dengan siramah rohani yang disampaikan oleh H Marino. Sebelumnya Bupati juga menyerahkan bantuan barang dan uang tunai yang diterima langsung oleh pengurus masjid setempat (humas)

BUPATI KAPUAS KEMBALI TERIMA PENGHARGAAN P2BN
Friday, August 19, 2011
JAKARTA – Prestasi kembali ditoreh Kabupaten Kapuas , tiga tahun dipimpin Bupati Ir HM Mawardi MM , tiga kali juga berturut-turut menerima penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dari Presiden RI, disamping perhargaan tingkat nasional lainnya yang telah diterima. Penghargaan P2BN dari Presiden kali ini , diserahkan oleh Menteri Pertanian Ir H Suswono MA, di Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta, Jum’at (19/8) siang. Sebelumnya , Bupati HM Mawardi juga menerima penghargaan serupa , saat itu penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, kata Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio , di Jakarta, Jum’at (19/8) petang. Penghargaan P2BN diraih oleh 160 Bupati dan Walikota dari 22 Provinsi atas prestasinya dalam menaikkan jumlah produksi beras nasional dengan peningkatan produksi diatas 5 persen. Pada kesempatan itu kata Sapto, Bupati HM Mawardi menuturkan penghargaan P2BN ini diberikan untuk para petani dan masyarakat Kabupaten Kapuas atas peranya dalam memajukan pembangunan pertanian Ditambahkan Sapto, Bupati Kapuas HM Mawardi tidak lupa menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani yang telah bekerja keras , ulet dan tekun dalam mengolah lahannya juga kepada masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Kapuas. Keberhasilan pembangunan pertanian di Kabupaten Kapuas sebagai sentra produksi pangan dalam menyediakan kebutuhan masyarakat khususnya beras bagi daerah tidak terlepas dari peran petani, pemerintah dan swasta/masyarakat, ungkap HM Mawardi. Untuk mempercepat dan mendorong tumbuh kembangnya usaha pertanian terutama ketahanan pangan bagi daerah. Kedepannya diharapkan akan lebih baik dan meningkat bagi daerah Kabupaten Kapuas sebagai “lumbung padi” di Kalteng , yang berbasis agribisnis dan industri melalui pemanfaatan potensi dan sumberdaya alam (lahan) dan sumberdaya manusia (petani), kata HM Mawardi (Humas),

46

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN DI DAERAH HULU JADI PERHATIAN
Sunday, August 21, 2011
KUALA KAPUAS – Prioritas pembangunan tak hanya dilakukan di dalam kota Kuala Kapuas tapi juga dilakukan di daerah hulu Kabupaten Kapuas seperti Timpah, Pujon dan Sei Hanyo. Pembangunan yang dilakukan dengan melakukan peningkatan jalan dan perbaikan jembatan sehingga akses ke daerah tersebut dapat lancar seperti yang ada di ruas Timpah menuju Pujon. “Sebelum saya ke sini (Pojon, red) saya menyempatkan melihat hasil pembangunan di Timpah yakni pengaspalan jalan masuk kota. Allhamdulillah telah selesai dikerjakan,” kata Bupati Kapuas HM Mawardi saat menggelar tarawih keliling di Masjid Al Furqon Desa Pujon Kecamatan Kapuas Tengah, Sabtu (20/8) malam. Menurutnya saat ini pemerintah daerah juga fokus melakukan kegiatan pembangunan di daerah hulu. Bahkan rencananya pengaspalan jalan dalam kota Pujon maupun Sei Hanyo juga akan dikerjakan. Bahkan pada kesempatan itu Bupati juga meminta kepada Camat Kapuas Tengah untuk melakukan inventarisasi desa-desa yang belum dialiri listri, sebab saat ini pemkab tengah melakukan penjajakan untuk mendapatkan bantuan program listrik masuk desa dari pemerintah pusat. ”Selain itu juga tolong data sekolah yang rusak. Jika bangunan itu madrasah atau tsanawiyah maka akan dikoordinasikan dengan Kementerian Agama, sedangkan untuk sekolah umum menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” terangnya. Ditempat yang sama Kepala Dinas PU Kabupaten Kapuas Amry Baharuddin menambahkan pihaknya selaku pelaksana teknis di lapangan saat ini telah melakukan sejumlah kegiatan. Diantaranya melakukan pengaspalan jalan ruas Timpah Pujon sepanjang 3,7 km. Bahkan saat ini ruas jalan tersebut telah dilakukan peningkatan dari penimbunan (sirtu) menjadi agregat B. “Target kami pada tahun depan ruas sepanjang 45,3 km sudah agregat B, saat ini 24 km telah agregat sisanya pada tahun 2012,” ucap Amry. Semebtara itu untuk pembangunan jembatan juga telah merencanakan dan membuat 12 jembatan box colvest serta tiga buah jembatan dengan kontruksi rangka baja. “Untuk pengaspalan menuju jalan dalam kota Pujon dan Sei Hanyo akan dilakukan tahun depan. Saat ini untuk ruas jalan masuk dalam kota Timpah telah selesai di aspal,” tambahnya. Pengurus Masjid Al Furqon H Abdul Hair dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati beserta rombongan di masjid ini. “Masjid ini dibangun sejak tahun 1981 dan pada tahun 2006 lalu telah dilakukan pelebaran masjid,” ucapnya. Tampak hadir mendampingi Bupati Kapuas diantaranya Dandim, Ketua MUI, Kepala Kemenag, Asisten I, Asisten II, Asisten III, Ketua NU, Ketua FKUB serta sejumlah Kepala SKPD dan anggota dewan. Disela kegiatan Bupati juga berkenan menyerahkan bantuan barang dan uang tunai kepada pengurus masjid. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu dan ibu jompo. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

47

JAGA FASILITAS YANG TELAH DIBANGUN
Monday, August 22, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara fasilitas-fasilitas pembangunan yang telah dibangun oleh pemerintah, seperti bangunan sekolah, Puskesmas dan fasilitas lainnya. Ajakan itu disampaikan HM Mawardi pada kegiatan Taraweh Keliling (Tarling) di Masjid Al-Wardah Desa Bunga Mawar Kecamatan Pulau Petak, Minggu (21/8). HM Mawardi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat setempat yang telah mendukung pembangunan pemasangan jaringan pipa PDAM. “ Dengan pembangunan jaringan pipa ini, diharapkan air yang akan diambil dari Palingkau Kecamatan Kapuas Murung, tahun 2013 dapat selesai, sehingga masyarakat Kabupaten Kapuas bila musim kemarau panjang tidak lagi kesulitan air bersih/tawar “, kata HM Mawardi. Mudah-mudahan pembangunan jaringan pipa ini bisa cepat selesai, sehingga dapat bermanfaat untuk kehidupan kita, karena air bersih merupakan kebutuhan pokok . Selanjutnya HM Mawardi mengajak masyarakat untuk dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya program yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Kapuas, diantaranya 11 pelayanan kesehatan dasar gratis, bahkan katanya, sekarang telah ditambah satu, yaitu pelayanan sunat/khitan gratis. “ Jangan kalau sakit, ditahan/dibiarkan nanti bisa menjadi parah, cepat bawa ke Puskesmas/Puskesdes terdekat, manfaatkan program pelayanan kesehatan gratis dari pemerintah, tutur HM Mawardi. Kepada masyarakat HM Mawardi menghimbau agar dapat memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk lahan pertanian , tidak hanya untuk menanam padi tetapi juga untuk menanam sayur, buah-buahan , sehingga bermanfaat dan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pada kesempatan yang sama Drs H Darwis yang juga Kabag Kesra Setda Kapuas dalam tausiyahnya mengatakan, orang yang diangkat derajatnya oleh Allah SWT, pertama, orang yang bersatu atau menjaga persatuan dan kesatuan. Kedua, orang yang memelihara dirinya. Ketiga, mempunyai keimanan yang kuat dan keempat, orang yang selalu memohon kepada Allah SWT. Pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan uang dari Pemkab Kapuas dan dari pribadi Bupati untuk peningkatkan pembangunan Masjid Al-Wardah Desa Bunga Mawar. Juga secara pribadi Bupati HM Mawardi memberikan santunan kepada para jompo dan anak yatim . Kemudian bantuan barang/uang berasal dari Sekda Drs H Nurul Edy MSi , Asisten III Drs Johansyah dan kepala SKPD. Turut menyertai Tarling Bupati, Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Syafrudin S IP, Unsur Forkompimda, Sekda Drs H Nurul Edy MSi, Asisten III Drs Johansyah, Ketua Forum Umat Islam (FUI) Drs H Masyumi Rifai MAP dan sejumlah ulama (Humas).

48

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

SYUKURAN HUT RI, PENUTUPAN TARLING, SAFARI RAMADHAN NU DAN ANSOR DI...
Tuesday, August 23, 2011
KUALA KAPUAS – Dalam rangka memperingati HUT RI ke 66 Pemkab Kapuas Gelar acara syukuran, dirangkai dengan kegiatan penutupan Tarling Ramadhan Bupati Kapuas dan Safari Ramadhan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW-NU) serta Gerakan Pemuda (GP) Anshor Provinsi Kalteng di pendopo rumah jabatan Bupati Kapuas, Senin (22/8) malam. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi beserta istri, Wakil Bupati Suraria Nahan, seluruh unsur Muspida, kemudian pasukan paskibraka serta ibu-ibu pengajian yang ada di Kota Kuala Kapuas. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan sudah 66 tahun lamanya Republik Indonesia (RI) telah merdeka dari penjajahan. Kemerdekaan merupakan sebuah momentum, pernyataan, ikrar dan ikatan seluruh rakyat Indonesia sebagai sebuah bangsa yang merdeka, berdaulat dan sejajar dengan bangsabangsa lain di dunia. “Mari kita maknai kemerdekaan ini tidak hanya sebagai seremonial semata”, himbaunya. Namun lebih dari itu kemerdekaan dapat dijadikan sebagai titik balik untuk merubah kehidupan kita untuk menjadi yang lebih baik lagi. Kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan namun merupakan sebuah awal untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur. Pada kesempatan yang sama dijelaskan bahwa kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Bupati Kapuas Tahun 1432 H / 2011 telah selesai dilaksanakan. Pelaksanaan Tarling dilaksanakan pada 7 masjid yaitu, masjid Tajudin Kelurahan Selat Hulu Kecamatan Selat, Masjid Nurul Huda Desa Tajepan, masjid Baital Abrar desa Anjir Serapat Barat, masjid Al Mukarram Desa Sei Haur, Al Kautsar Desa Sumber Alaska, Al Furqon Kecamatan Pujon dan Terakhir Masjid Al Wardah Desa Bunga Mawar Kecamatan Pulau Petak. Sebelum dilaksanakan sholat tarawih berjamaah Bupati berkenan menyerahkan plakat kepada pengurus PW NU. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

49

PAWAI TANGLONG DAN BAGARAKAN SAHUR SEMARAKKAN RAMADHAN
Tuesday, August 23, 2011
KUALA KAPUAS – Ratusan masyarakat tumpah ruah menyaksikan pawai tanglong dan festival bagarakan sahur dalam rangka menyemarakan bulan ramadhan, Senin (22/8) malam. Menariknya para peserta tahun ini lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. Jika tahun lalu hanya 10 peserta/tim, kini peserta lebih dari 20 peserta lebih. ”Peserta juga terdiri dari pasukan pemadam kebakaran, remaja langgar serta sekolah-sekolah yang ada di Kota Kuala Kapuas,” kata Ketua Panitia Jalaluddin. Nantinya pemenang lomba ini akan mendapatkan piala bergilir dari Bupati Kapuas dan jika dalam tiga tahun berturutturut menang akan menjadi piala tetap. Kegiatan ini dilepas langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi didampingi istri Ny Hj Aliyah Mawardi di depan rumah jabatan Bupati. Dalam sambutannya Bupati menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan ini. Menurutnya kegiatan yang digagas oleh KNPI merupakan bentuk suka cita dalam menyambut bulan ramadhan. ”Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun,” kata Mawardi. (humas)

TAHUN 2012 KALTENG MILIKI EMBARKASI HAJI
Thursday, August 25, 2011
KUALA KAPUAS – Warga Kalteng yang ingin menunaikan ibadah haji tahun depan patut bahagia. Sebab, mulai 2012 Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya telah menjadi embarkasi haji. Artinya jika jamaah haji asal Kalteng ingin menunaikan rukun Islam ke lima tidak perlu lagi melewati Banjarmasin ataupun Kota Solo. Hal ini dikatakan oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang saat melakukan kegiatan safari ramadhan di Masjid Nurul Yakin Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, Rabu (24/8) malam. Menurutnya saat ini Bandara Tjilik Riwut terus berbenah agar kriteria sebagai embarkasi 50
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

haji dapat terpenuhi. “Mudah-mudahan tahun depan keinginan kita ini bisa terwujud,” jelas Teras. Diungkapkannya saat ini jamaah Kalteng masih ikut penerbangan di embarkasi Banjarmasin dan Solo. Wilayah Solo khusus bagi warga Kalteng di Kabar, Lamandau dan Sukamara. Selain itu, Gubernur juga berjanji akan memperjuangkan kouta haji kepada Menteri Agama untuk dapat ditambah. Saat ini kouta haji untuk Kalteng 1.350 jamaah, diharapkan tahun depan bisa naik menjadi 1.500 jamaah. ”Hal ini kita lakukan untuk mengurangi jumlah daftar tunggu yang semakin panjang. Coba bayangkan daftar tunggu untuk bisa menunaikan ibadah haji selama sembilan tahun,” terangnya. Selain itu Gubernur juga kembali mengingatkan bahaya kebarakan hutan dan lahan. Teras sangat menyayangkan, pihak yang membakar lahan ini sama sekali tidak bertanggung jawab. Karena hanya berani membakar tapi tidak berani memadamkan apinya. “Cobalah kalau membakar lahan harus secara terkendali dan bertanggung jawab. Berani membakar, juga harus berani memadamkan. Bukannya malah ditinggalkan begitu saja,” tandas Gubernur. Menurut ramalan cuaca, ungkapnya, keadaan musim kemarau sekarang ini sudah mulai makin memprihatinkan, dan diperkirakan sampai dengan bulan Oktober mendatang. Karena itu, kalau ini tidak kita jaga bersama, maka akan semakin membahayakan bagi warga Kalteng sendiri. “Kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat, tolong kita sampaikan bahwa apabila kabut asap ini terus terjadi maka akan mengganggu kesehatan, perekonomian dan tidak tertutup kemungkinan akan menimbulkan kecelakaan-kecelakaan, yang berakibat merugikan kita semua,” ucap Teras. Dalam safari ramadhan Pemerintah Provinsi Kalteng tersebut, Teras disambut oleh Bupati Kapuas HM Mawardi bersama jajarannya. Selain Gubernur yang memberikan bantuan kepada pengurus masjid, Bupati juga berkenan memberikan bantuan dan menyantuni anak yatim piatu dan orang tua jompo. (humas)

BUPATI HARAPKAN PERBAIKAN JALAN DI BASARANG DIPERCEPAT
Thursday, August 25, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi menginginkan agar Pemerintah Provinsi Kalteng dapat segera melakukan perbaikan jalan trans Kalimantan poros selatan tepatnya di ruas jalan Basarang. Apalagi saat ini pengguna jalan tersebut sekalin tinggi seiring semakin dekatnya perayaan Hari Raya Idul Fitri 1432 hijriah. Bahkan tingkat kecelakaan di daerah tersebut cukup tinggi karena banyaknya jalan berlobang. Harapan itu disampaikan oleh Bupati Kapuas saat menyambut kedatangan Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang ketika melakukan kegiatan safari ramadhan di Masjid Nurul Yakin Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, Rabu (24/8) malam. “Dalam bulan ini saja ada empat orang yang meregang nyawa di ruas jalan Basarang. Kami berharap jalan tersebut untuk bisa diperbaiki untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” pinta Mawardi. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kalteng

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

51

Agustin Teras Narang mengatakan ruas jalan tersebut merupakan jalan nasional yang dalam perbaikannya menggunakan dana APBN. Namun kendala yang dihadapi saat ini adalah ruas jalan nasional di Kalteng mencapai 1.700 km. “Untuk bisa terus menggenjot perbaikan jalan nasional di Provinsi Kalteng kita harus berjuang dan bersaing dengan provinsi lain di Indonesia dalam memperoleh dana dari Kementerian PU,” ucap Teras yang saat itu didampingi sejumlah Kepala SKPD Provinsi Kalteng termasuk Kadis PU Provinsi Kalteng. Namun demikian Gubernur dua periode ini mengaku akan memprioritaskan pembangunan dan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan. “Perbaikan jalan terus kita lakukan,” terang mantan Ketua Komisi III DPR RI ini. Keterlambatan pengerjaan jalan karena keterlambatan lelang yang dananya bersumber dari APBN. Tapi saat ini proses lelang telah selesai dilakukan. ”Saya minta Dinas PU provinsi untuk dapat ngebut melakukan perbaikan jalan. Apalagi sisa waktu efektif hanya tinggal beberapa bulan saja,” ungkapnya. Dalam safari ramadhan tersebut Gubernur Kalteng berkenan memberikan bantuan barang dan uang kepada pengurus masjid Nurul Yakin. Bantuan berupa uang tunai Rp20 juta diterima langsung oleh pengurus masjid. (humas)

7 DESA TERIMA INSENTIF REDD PLUS
Friday, August 26, 2011
KUALA KAPUAS – Tujuh desa di Kecamatan Timpah dan Mantangai yang menjadi pelopor pelaksana kegiatan percontohan REDD+ di Kabupaten Kapuas menerima insentif melalui kegiatan KFCP yang merupakan kerjamasa Pemerintah Indonesia dan Australia. Pemberian insentif ini diserahkan langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi di Gedung Lawang Kameloh disaksikan oleh Ketua DPRD, Kapolres, Kajari dan Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Kapuas, Jumat (26/8) pagi. Menurut Koordinator Working Group KFCP di Kkabupaten Kapuas, Ir Herson B Aden M.Si warga tujuh desa ini pada Juni lalu sudah menerima insentif tahap pertama sebesar Rp 635 juta lebih. Kemudian pada saat ini masyarakat kembalii menerima dana insentif kegiatan pembibitan tahap kedua sebesar Rp 785 juta lebih dari total lebih dari sebesar Rp. 2,3 Milyar “Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui kegiatan KFCP telah membantu melakukan peningkatan masyarakat untuk mempersiapkan diri agar kegiatan kedepan lebih mandiri pada pasca kerjasama pemerintah RI-Australia ini berakhir,” terang Herson yang juga sebagai Kepala Bappeda Kapuas ini. Kegiatan pembibitan dilaksanakan di lokasi 120.000 ha ex PLG di kecamatan Mantangai dan Timpah, Kabupaten Kapuas. Dari tujuh desa di lokasi ini, lima desa terletak di Blok A, dan dua desa lainnya di Blok E. Warga Blok E yang memiliki hutan dengan kondisi baik ikut berpartisipasi melaksanakan kegiatan pembibitan, hasilnya akan menyumbang ke lima desa lainnya di Blok A yang kondisi hutannya rusak. “Dana yang diterima oleh masyarakat ini tidak ada pemotongan artinya dana langsung ditransfer ke rekening masing-masing desa sesuai dengan insentif yang diberikan,” terangnya Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya menjelaskan telah 52
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

ditetapkannya Kapuas sebagai lokasi program percontohan uji coba pelaksanaan REDD maka sebagai bagian dari program prioritas pemerintah dalam komitmen mengurangi emisi karbon melalui KFCP akan dilakukan kegiatan-kegiatan untuk merestorasi dan memperbaiki ekosistem hutan gambut yang pernah rusak akibat adanya PLG. „Kehadiran KFCP hendaknya tidak hanya melakukan penelitian semata akan tetapi juga merupakan bagian dari serangkaian kegiatan Pemkab kapuas untuk mensejahterakan masyarakatnya,” ungkapnya. Dengan demikian maka program kerja yang disusun dan dirancang harus harmonis, sinkron dan sinergi dengan program kerja pemerintah daerah. Bahkan Pemkab Kapuas berencana akan mencanangkan wilayah atau areal program percontohan uji coba pelaksanaan REDD melalui program KFCP di Kabupaten Kapuas, sebagai “desa model redd” dengan aktivitas yang diharapkan dari desa model konservasi ini meliputi : eco and culture tourism, laboratorium riset lapangan, jasa lingkungan lainnya - dengan ikon : air hitam gambut, anggrek mantangai, madu lebah hutan, dan lain – lain. “Terkait dengan rencana tersebut maka saya minta melalui working group kfcp agar segera menyusun langkah-langkah strategis dan konkrit yang akan dilakukan untuk persiapan rencana pencanangan itu,” tukasnya. (humas)

MENJELANG LEBARAN BUPATI TINJAU PASAR
Friday, August 26, 2011
KUALA KAPUAS – Guna mengantisipasi kenaikan harga menjelang lebaran 1432 H Bupati Kapuas HM Mawardi bersama unsur forkompimda dan unsur SKPD turun langsung ke pasar besar meninjau harga bahan-bahan kebutuhan pokok, Jumat (26/8) pagi. Awalnya dari wilayah simpang empat Danau Mare Bupati Kapuas HM Mawardi beserta rombongan bergerak kearah salah seorang pedagang pupuk yang berada tidak berjauhan dari kantor bank BNI di Jl. Achmad Yani dan sempat terjadi dialog antara Mawardi dengan pedagang. Saat itu terungkap harga pupuk tetap stabil seperti biasanya. Selanjutnya dari situ rombongan langsung berjalan kearah pasar sembako dan pasar ikan, beberapa kali Mawardi sempat mampir untuk berbicara langsung kepada para pedagang, baik itu pedagang sembako, pedagang beras, pedagang minyak goreng dan yang lainnya. “Mudah-mudahan menjelang lebaran harga kebutuhan pokok tetap stabil” harap Mawardi kepada para pedagang. Seandainya tetap ada kenaikan sebaiknya tetap dipantau agar masih dalam batas-batas kewajaran. Jangan sampai ketika mendengar gaji pegawai akan naik, harga bahan-bahan kebutuhan pokok di pasar malah dinaikan duluan oleh para pedagang, kan kasihan para pegawai, ungkap Mawardi sambil tersenyum simpul. Pada kesempatan itu Mawardi juga sempat berbincang dengan kepala Dinas Pembangunan Umum (PU) tentang perkembangan pembangunan pasar di wilayah Blok R yang sedang berjalan, hadir juga Kepala Dinas Pendapatan Ir. Afiadin Husni dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi dan UMKM Agung Alfian Lintar . (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

53

BUPATI HM MAWARDI OPEN HOUSE UNTUK MASYARAKAT
Friday, August 26, 2011
KUALA KAPUAS – Sebagaimana pada tahun - tahun sebelumnya, pada lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah/ 2011 M kali ini Bupati Kapuas HM Mawardi kembali akan menggelar acara open house (menerima tamu). Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi mengatkan, Bapak Bupati HM Mawardi pada Lebaran 1 Syawal 1432 H nanti , beserta keluarga akan membuka pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat luas untuk berkunjung. ”Bupati HM Mawardi ingin masyarakat berkunjung dan saling mengucapkan Selamat Idul Fitri, Minal Aidhin Wal Faidzhin. Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Sekali lagi silahkan datang ke Rumah Jabatan Bupati Kapuas ,” kata Sekda Nurul Edy. Selain masyarakat, Bupati Mawardi juga mengundang para tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, wartawan, dan kepala SKPD dapat berkunjung ke Rumah Jabatan Bupati pada Hari Raya Idul Fitri, sekaligus bersilahturahmi. Adapun jadwal open house Bupati Kapuas pada 1 Syawal 1432 H sebagai berikut : Pagi pukul 08.00 s/d 11.00 WIB, siang pukul 14.00 s/d 17.00 WIB dan malam pukul 19.00 s/d 21.30 WIB , terang Nurul Edy. (humas)

PARADE BEDUG MENJADI DAYA TARIK WISATA
Sunday, August 28, 2011
KUALA KAPUAS – Parede bedug ramadhan sebagai bagian dari tradisi dan budaya masyarakat Kabupaten Kapuas , sudah selayaknya dipertahankan dan terus dikembangkan untuk masa yang akan datang. Perlu di kemas secara lebih menarik sebagai salah satu kegatan tidak hanya berfungsi sebagai syiar agama tetapi juga dapat berfungsi sebagai daya tari pariwisata di Kabupaten Kapuas. Demikian diharapkan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM saat membuka final parade bedug dan musik religi ramadhan , di Lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas, Sabtu (27/8) malam.. “ Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada panitia pelaksana parade bedug dan musik religi ramadhan 1432 H , yang telah bekerja keras mensukseskan kegiatan ini,”, tutur HM Mawardi. Kepada para peserta final parede bedug dan musik religi , diharapkan HM Mawardi dapat 54
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

memberikan nuansa baru di bulan suci ramadhan 1432 hijriah. “ Saya mengharapkan agar memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana untuk memperluas syiar Islam sekaligus meningkatkan kualitas keimanan kita kepada Allah SWT,” ungkap HM Mawardi. Pada kesempatan yang sama Ketua Pantia Ali Surahman menjelaskan , lomba parede bedug dan musik religi bertujuan menjalin tali silaturahmi , melestarikan tradisi bedug dan menyemarakan bulan suci ramadhan. Kegiatan ini digelar PT Kapuas Multimedia , didukung Pemkab Kapuas, Polres dan KNPI Kapuas. Diikuti 9 peserta parade bedug dan 15 peserta musik religi..

BUPATI SAHUR BERSAMA ANAK YATIM DI PANTI ASUHAN
Sunday, August 28, 2011
KUALA KAPUAS – Suasana berbeda tampak terlihat dari sahur sebelumnya di Panti Asuhan Budi Sejahtera Kuala kapuas , yang dihuni 38 orang anak yatim. Pada sahur , Minggu (28/8) , orang nomor satu di Kabupaten Kapuas Ir HM Mawardi MM berbaur bersama anak-anak yatim untuk bersantap sahur. Juga tampak terlihat keceriaan dan kebahagian dari raut wajah anak-anak yatim ,saat bersantap sahur bersama pemimpin yang mereka cintai dan banggakan. Sekitar pukul 03.00 WIB,Bupati HM Mawardi tiba di Panti asuhan Budi sejahtera yang terletak di jalan Jawa Kuala Kapuas, diterima pengurus Panti asuhan H Aspihani dan H Abdul Munir. Di panti asuhan Budi Sejahtera, HM Mawardi tidak hanya bersantap sahur bersama , tetapi juga melaksanakan sholat hajat dan sholat tasbih berjemaah bersama anak-anak yatim, di musholla Kaafilul yatim , yang diimami Ketua MUI Kapuas KH Abdul Muthalib. Selesai sholat tersebut, Bupati HM Mawardi menuju aula panti asuhan, untuk bersantap sahur bersama-sama anak-anak yatim. Saat itu Bupati didampingi , Dandim 1011/KLK Letkol Arm Moch Erwansyah SIP, Kepala Kantor Kementerian Agama Drs H Mahli, Kabag Kesra Drs H Darwis dan Kabag Humas dan Protokol Drs M Hafizi. Sekitar setengah jam bersantap sahur bersama , dilanjutkan dengan sholat subuh berjemaah , dengan imam H Aspihani. Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kapuas Drs H Mahli dalam kuliah subuhnya berdoa, semoga amaliah-amaliah yang kita laksanakan selama bulan suci ramadhan tahun ini diterima oleh Allah SWT dan lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. “ Kita patut bersyukur diciptakan oleh Allah SWT sebagai mahluk yang sempurna dimuka bumi ini , bila dibandingkan dengan mahluk-mahluk lain,” tutur H Mahli. Dia juga mengutarakan pentingnya peranan ilmu untuk hidup didunia dan hidup diakhirat , agar memperoleh keselamatan dan kebahagiaan.(Humas).

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

55

BUPATI LEPAS PAWAI TAKBIRAN
Wednesday, August 31, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM melepas peserta takbiran keliling menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah , di depan rumah jabatan Bupati Kapuas, Selasa (30/8) malam. Pelepasan takbiran keliling ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati Kapuas. Di saksikan Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Syafrudin SIP, Unsur Forkompimda, Ketua TP PKK Hj Aliyah Mawardi, Kepala SKPD, Kepala Kantor Kemenag Drs H Mahli, Ketua MUI KH Abdul Muthalib ,dan sejumlah kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi jalan didepan rumah jabatan Bupati, Pada kesempatan itu HM Mawardi mengajak, marilah kita syukuri kedatangan hari yang mulia ini, sebab hakekat kebesaran ini adalah persatuan umat, yang merupakan ajaran Islam yang harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari antara lain bagaimana pelaksanaan sholat berjemaah. Kepada peserta takbiran HM Mawardi mengharapkan, agar selalu mewaspadai dan tidak terpengaruh adanya isu-isu yang akan memecah persatuan dan kesatuan ummat. Mari kita laksanakan pawai takbiran ini dengan penuh khusu menyuarakan Takbir,Tahlil dan Tahmid, ajak Mawardi. Agungkan kebesaran Ilahi serta kita syukuri rahmatnya. Jagalah ketertiban, keamanan serta menjauhi diri dari hal-hal yang dapat merugikan kita semua. Marilah bersama-sama kita ciptakan suasana yang aman , tertib, tenteram dan damai, pesan Mawardi. Menurut ketua pantia H Kasiyan SE SH MM , takbiran keliling diikuti , Remaja Masjid/Langgar, Kelompok Maulid Habsy , mobil hias , sepeda motor, SKPD , serta sejumlah kaum muslimin dan muslimat. Mereka mengelilingi jalan-jalan protokol dalam kota Kuala Kapuas. Pada kesempatan itu HM Mawardi menyerahkan tropy bergilir Bupati Kapuas, tropy tetap, piagam dan uang , kepada juara pertama lomba tanglong dan musik bagarakan sahur, yang dimenangkan kelompok Nurul Hidayah Pasar Baru Kapuas. Juara II dan III Langgar Miftahul Jannah dan Langgar Al –Inayah , serta juara harapan I, II dan III masing-masing MAN Selat, MA Manarul Huda dan Masjin Nurul Iman. Lomaba tersebut digelar DPD KNPI Kabupaten Kapuas.(Humas).

IDUL FITRI MOMENT MEMPERERAT SILATURAHMI
Wednesday, August 31, 2011
KUALA KAPUAS – Idul Fitri sebagai moment untuk memperarat tali silaturahmi , mempererat tali persaudaraan diantara umat Islam. “Insya Allah dengan selalu menjaga tali silaturahmi diantara kita maka Kabupaten Kapuas yang AMANAH (Aman , Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh) dapat terwujud, “ , ungkap Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM sebelum Sholat Ied di Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, Rabu (31/8). Selanjutnya HM Mawardi mengatakan, kita telah selesai melaksanakan puasa selama sebulan penuh. Ibadah puasa penuh dengan latihan bagaimana kita dibiasakan untuk berperang melawan hawa nafsu mengendalikan diri. Jadi selepas dari bulan suci ramadhan ini hendaklah kita menjadi orang yang penyabar, menjadi jiwa-jiwa yang 56
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

tenang, menjadi orang yang selalu tawadhu dan istiqomah kepada Allah SWT, tutur HM Mawardi. Kita harus lakukan apa yang didapat selama sebulan penuh , adalah melakukan perbuatan-perbuatan yang baik, kasih sayang terhadap sesama. Juga telah melaksanakan kewajiban ibadah Zakat Fitrah. Zakat fitrah mempunyai makna yang sangat penting sebagai wujud kepedulian kepada saudara-saudara kita , jelas HM Mawardi,. Dengan ibadah zakat fitrah HM Mawardi berharap , khususnya di Kabupaten Kapuas selalu bersama-sama meningkatkan ukhuwah Islamiyah , meningkatkan kepedulian, bukan saja untuk hari ini akan tetapi setelah selesai hari raya , kita tetap menjaga dan meningkatkan ukhuwah Islamiah. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas beserta keluarga mengucapkan Minal Aidin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. HM Mawardi juga mengundang dan mempersilahkan kepada masyarakat Kabupaten Kapuas datang kerumah jabatan Bupati pada open house 1 syawal 1432 hijriah, Rabu ( 31/8), sekaligus untuk mempererat tali silaturrahmi Selasai pelaksanaan Sholat Ied Bupati Kapuas beserta istri Hj Aliyah Mawardi bersalaman mendapat ucapan selamat Idul Fitri dari jemaah yang memenuhi ruangan dan halaman Masjid Agung Al Mukarram. HM Mawardi juga menyempatkan diri meninjau perkembangan pembangunan Masjid Agung Al Mukarram. Sesuai rencana pembangunan Masjid Agung selasai 2012 , yang dapat menampung sekitar enam ribu jemaah dengan bagian lapangan , jelas HM Mawardi (Humas)

USAI LIBUR PANJANG, BUPATI PIMPIN LANGSUNG APEL PAGI
Monday, September 05, 2011
KUALA KAPUAS – Setelah menjalani libur panjang pasca lebaran, Bupati Kapuas HM Mawardi berkenan memimpin langsung apel pagi di lingkungan Setda Kabupaten Kapuas, Senin (5/9) pagi. Apel ini diikuti oleh seluruh pegawai mulai tingkat staf, kasubag, kabag, para asisten, staf ahli, sekda serta Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Walaupun cuaca hujan gerimis namun tidak menyurutkan semangat para peserta apel. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas menyampaikan ucapan selamat hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir bathin kepada seluruh pegawai yang hadir saat itu. “Atas nama pribadi dan keluarga saya mohon maaf jika ada kesalahan selama ini,” terangnya. Disamping itu orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini juga mengingatkan pencapaian kinerja dalam tahun anggaran 2011. Pasalnya saat ini telah memasuki triwulan ketiga. Apalagi diketahui bersama pencapaian untuk triwulan satu dan dua belum mencapai terget yang diinginkan. “Harusnya sesuai petunjuk triwulan pertama capaian 20 persen, triwulan dua 50 persen dan triwulan ketiga sudah mencapai 80 persen. Tolong kerjasamanya dalam menyelesaikan program-program yang telah direncanakan,” ungkapnya. Pada bagian lain Mawardi juga menginginkan dalam audit

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

57

Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) RI, Kabupaten Kapuas dapat mencapai opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk tahun anggaran 2011. Maka itu, dia berharap agar seluruh SKPD dapat mendukung hal tersebut. “Tanpa komitmen kita bersama mustahil hal tersebut dapat terwujud,” terangnya. Pada kesempatan itu Bupati juga mengingatkan untuk menjaga fasilitas dan keamanan terhadap aset-aset milik Pemerintah Daerah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan hanya bisa memakai tapi harus juga bisa menjaga agar aset terpelihara dengan baik. (humas)

BUPATI IKUT SHOLATKAN JENAZAH HABIB YAHYA
Tuesday, September 06, 2011
Kuala Kapuas – Orang nomor satu di Kabupaten Kapuas Ir HM Mawardi MM berbaur dengan jemaah lainnya untuk bersama-sama mensholatkan jenazah almarhum Habib Yahya Bin Muhammad Balghaist, di Masjid Nurul Yakin Desa Sei Asam Kecamatan Kapuas Hilir, Senin (5/9) siang Almarhum Habib Yahya Bin Muhammad Balghaist merupakan ulama kharismatik , penasehat di beberapa Majelis Ta’lim, juga merupakaan orang tua dari Habib Ismail Balghaist anggota DPRD Prov. Kalteng. Wafat pada hari Minggu (4/9) malam , pukul 20.30 WIB , dalam usia 70 tahun di kediaman almarhum Desa Sei Asam Kecamatan Kapuas Hilir. Almarhum meninggalkan 1 orang istri, 5 orang anak, dan 14 orang cucu. Bapak Bupati HM Mawardi atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas dan pribadi menyatakan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Habib Yahya Bin Muhammad Balghaist, terang Kabag Humas dan Protokol Drs M Hafizi. Bupati HM Mawardi juga mendoakan, semoga amal ibadah almarhum diterima disisi Allah SWT dan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan dan ketabahan oleh Allah SWT, kata M Hafizi. Bukan hanya mensholatkan, tutur M Hafizi, Bupati HM Mawardi juga ikut menghantarkan ke pemakaman di Desa Maluen Kecamatan Basarang. Di pemakaman, Bupati HM Mawardi berdoa dengan Habaib, Alim Ulama, dan ratusan jemaah lainnya. Kemudian Bupati HM Mawardi meletakan karangan bunga di pusara almarhum Habib Yahya Bin Muhammad Balghaist, ujar Kabag Humas dan Protokol M Hafizi. (Humas)

273 JCH KAPUAS IKUTI MANASIK
Tuesday, September 06, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 273 orang Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kapuas mengikuti manasik haji, yang dibuka Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM di Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, Selasa (6/9) pagi Dalam sambutannya HM Mawardi mengatakan, pemerintah memiliki tanggung jawab serta perhatian yang besar terhadap pelaksanaan ibadah haji. Oleh sebab itu, pemerintah berusaha untuk terus menerus meningkatkan pelayanan dan kelancaran penunaian ibadah haji. Pemerintah merasa perlu melaksanakan bimbingan manasik haji yang meliputi berbagai kegiatan mulai dari pendaftaran, bimbingan manasik haji, pemberangkatan, sampai kembali ke tanah air. “ 58
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Semuanya itu merupakan upaya pemerintah dalam usaha untuk meningkatkan pelayanan terhadap calon jama’ah haji, “ tutur HM Mawardi. Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui koordinator urusan haji selalu berusaha mempersiapkan pelayanan, pembinaan dan bimbingan serta dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya. HM Mawardi mengatakan, dengan dilaksanakan manasik haji, calon jema’ah haji mampu menyerap materi bimbingan sehingga dapat melaksanakan ibadah haji sesuai dengan syariat dan ketentuan yang berlaku. Kemudian , calon jema’ah haji yang telah mengikuti bimbingan mampu menerapkan ilmunya dan pada akhirnya dapat terlaksana ibadah haji yang sempurna. Serta selalu menjaga persatuan dan kesatuan diantara sesama calon jemaah haji Kabupaten Kapuas, pinta HM Mawardi. Sementara itu Kepala Kanwil Kementerian Agama Prov Kalteng Drs H Juwahrie Tantowi MM menilai Pemerintah Kabupaten Kapuas cukup berhasil mensosialiasikan dakwah , salah satu indikasinya adalah banyaknya jemaah calon haji yang berangkat setiap tahunmya dan banyaknya daftar tunggu JCH Kabupaten Kapuas yang mencapai 2.419 orang. Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Kementerian Agama Kapuas Drs H Mahli mengatakan, bimbingan haji dilaksanakan tanggal 6 – 13 September 2011, dengan 15 kali pertemuan , 11 kali bimbingan kelompok dan 4 kali bimbingan missal. Diikuti 131 orang JCH laki-laki dan 142 orang perempuan. (Humas).

HARI PERTAMA KERJA, WABUP SIDAK PNS
Wednesday, September 07, 2011
KUALA KAPUAS - Hari pertama masuk kerja, Senin (5/9) lalu, Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak). Sasarannya, mengecek tingkat kehadiran pegawai di sejumlah dinas maupun kantor. Dimulai di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Suraria Nahan langsung menemui kepala dinas Agus Jamaluddin. Di kantor itu, dia juga memeriksa daftar hadir pegawai. Sidak kemudian dilanjutkan ke Dinas Tenaga Kerja dan Sosial, RSUD Kapuas, Dinas Pendidikan, Badan Pelayanan Perijinan Terpadu, Dispenda serta Bappeda. Saat itu Wabup didampingi Sekda Nurul Edy, Asisten III Johansyah, Inpektur Kapuas Rianova serta Kepala BKPPD Suharjon. Sementara itu dari pantauan, hampir seluruh PNS masuk kerja mencapai 98 persen lebih. Dalam sidak ini juga tampak Kabag Humas dan Protokol Hafizi serta Kabag Organisasi dan Tata Laksana Sinday. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

59

161 KEPALA SDN DILANTIK
Wednesday, September 07, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 161 Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Kabupaten Kapuas telah dilantik oleh Camat di wilayahnya masing-masing , atas nama Bupati Kapuas. Kepala Sekolah Dasar yang dilantik, baik promosi jabatan maupun perpindahan masing-masing, Kecamatan Selat 34 orang, Kapuas Timur 8 orang, Kapuas hilir 15 orang, Pulau Petak 3 orang, Kapuas Murung 18 orang, Basarang 25 orang, Kapuas Barat 10 orang, Kapuas Kuala 6 orang, Mantangai 16 orang, Timpah 5 orang, Kapuas Tengah 8 orang dan Kecamatan Kapuas Hulu 12 orang. Pelantikan kepala SDN di Kecamatan Kapuas Hulu , berlangsung di Aula Kantor Kecamata Kapuas Hulu, Selasa (6/9) pagi, oleh Camat Vitrianson Rangin S Sos Pada kesempatan itu Camat Kapuas Hulu Vitrianson Rangin S Sos membacakan sambutan tertulis Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, yang anatara lain mengatakan, Dalam pelaksanaan tugasnya, keberhasilan dan kesuksesan kerja seorang Kepala Sekolah tidak akan bisa diraih tanpa dukungan penuh dari anggota dewan guru, Bagi semua kepala sekolah yang baru mari kita ciptakan suasana kerja yang kondusif dan kerjasama yang baik diantara dewan guru agar tugas-tugas dan tanggung jawab dapat dicapai dengan hasil maksimal, ajak Mawardi. Lebih lanjut dijelaskan bahwa kepala sekolah dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensi diri (Skill) dan seni kepemimpinan sehingga potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di masing-masing sekolah dapat dioptimalkan dalam rangka meraih pemenuhan kurikulum. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 2010 tentang Displin Pegawai Negeri Sipil (PNS), dengan nara sumber Asisten Administarsi Umum Setda Kapuas Drs Djohansyah , Kepala BKPPD Suhardjono,SH dan Kepala Dinas Pendidikan Drs H I Made Sumartha (Humas)

BUPATI SAMBUT RESES DPRD PROVINSI KALTENG
Wednesday, September 07, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi menyambut kedatangan reses anggota DPRD Provinsi Kalteng di Kabupaten Kapuas, Selasa (7/9) pagi. Kunjungan anggota dewan dapil V (Kapuas dan Pulang Pisau) ini dimaksudkan untuk menggali informasi terkait pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemkab Kapuas. Selain dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Kalteng, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur forkominda, ormas, LSM dan pejabat di Lingkup Pemkab Kapuas. Pada pertemuan tersebut ketua rombongan DPRD Provinsi Kalteng dipimpin oleh Iber H Nahason. 60
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Kemudian anggota DPRD Provinsi Kalteng yang ikut serta yakni H Iwan Kuniawan, Punding LH Bangkan, Pudji Rustati Narang, Kamsiah A Mamat, Ade Supriadi, Saidah serta Awaluddin Noor. Pada pertemuan tersebut Bupati Kapuas menjelaskan secara singkat tentang pembangunan yang telah dilaksanakan temasuk program kerakyatan. Diantaranya soal pertanian, infrastruktur, pendidikan dan kesehatan termasuk ekonomi kerakyatan. Khusus ekonomi kerakyatan, Mawardi menyinggung tentang sektor pertanian, dimana hampir 54 persen sektor ini mampu menopang pendapatan domistik regional bruto (PDRB). “Saat ini sektor pertanian khususnya padi menjadi primadona di Kabupaten Kapuas sebab Kapuas menjadi salah satu lumbung padi di Kalteng. Namun ironisnya hasil padi Kapuas malah dibawa keluar dan kembali lagi menjadi beras dengan harga yang tinggi,” kata Mawardi. Makanya untuk menekan para pengijon yang ada saat ini, Pemkab Kapuas telah menggulirkan dana tanpa bunga yang dimaksudkan untuk membantu para petani dalam bercocok tanam. Untuk tahun ini saja telah dialokasikan dana sekitar Rp3 milair dan telah tersalur Rp2 miliar. Namun dalam penyalurannya tetap mengacu pada tingkat kelancaran dan kepastian angsuran. Sehingga diharapkan dana tersebut tidak bermasalah dikemudian hari. Disamping itu Bupati juga menjelaskan tentang pelayanan kesehatan dasar gratis termasuk pembuatan KTP, kartu keluarga dan akte kelahiran gratis yang telah terlaksana sejak tiga tahun lalu. Kemudian dijelaskan pula tentang pembangunan pelabuhan Batanjung dinyakini kedepan juga mempu menopang sektor perekonomian di Kabupaten Kapuas khususnya dan Provinsi Kalteng pada umumnya. Selain itu juga dijelaskan tentang pembangunan infratruktur jalan mulai Timpah, Pujon ke Sei Hanyo serta perbaikan jalan dari Kecamatan Kapuas Timur, Tamban Catur menuju Kapuas Kuala. “Walaupun anggaran yang ada terbatas tapi tetap berupaya untuk terus melakukan perbaikan,” ungkapnya. Pada kesempatan itu Bupati juga meminta dukungan dari DPRD Provinsi Kalteng dalam hal alokasi pendanaan di Kabupaten Kapuas. Sementara itu Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Kapuas Darwandie yang mewakili Ketua DPRD Kapuas mengatakan saat ini pihaknya telah melihat keseriusan dan konsistensi dari Pemkab Kapuas dalam melakukan pembangunan. “Kami dari DPRD Kapuas juga sesuai fungsinya melakukan pengawasan,” terangnya. Ditempat yang sama Iber H Nahason mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas yang telah melakukan pembangunan di Kabupaten Kapuas. Bahkan pihaknya mendukung rencana Pemkab Kapuas yang berencana membanguna industri perberasan di Kapuas. (humas)

83 KAFILAH KONTINGEN FASI DILEPAS
Thursday, September 08, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi secara resmi melepas 83 kontingen Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) VIII Tingkat Provinsi Kalteng, asal Kabupaten Kapuas, yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis (8/9) pagi. Dengan mengikut sertakan anak-anak santri TKA, TPA dan TQA bukan hanya sekedar partisipasi dan rutinitas belaka akan tetapi memiliki makna penting bagi generasi penerus di masa mendatang. “Partisipasi kafilah kita, menandakan bahwa Kabupaten Kapuas memiliki Generasi Qur’ani yang patut dibanggakan tentu pantas menjadi duta kita, dan atas dukungan serta doa kita semua, santri/santriwati akan sukses menjadi duta yang berprestasi dan membanggakan,” kata Bupati. Kepada seluruh
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

61

rombongan kafilah, saya mengucapkan selamat jalan, selamat mengikuti FASI di Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan, semoga selamat sampai tujuan. “Saya berpesan untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan, kekompakan dan nama baik Kabupaten Kapuas serta jangan lupa berdoa semoga meraih prestasi yang dicita-citakan, kemudian saya mengucapan terima kasih kepada para ustadz/ ustadzah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pihak yang telah memberikan dukungannya dalam keberangkatan kafilah Kabupaten Kapuas,” ungkap Mawardi. Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Kafilah Miftahul Aqli menyampaikan kegiatan FASI merupakan program nasional yang dilaksanakan secara berkesinambungan adalah upaya untuk menciptakan anakanak yang taat kepada agama, orang tua, guru, bangsa dan negara. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 9 - 13 September, yang akan dibuka Bapak Gubernur Kalteng Teras Narang pada tanggal 10 September, kemudian Kafilah Kapuas akan segera menuju kota Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan. Disamping penanaman secara dini nilai-nilai religi, juga mencetak kader-kader bangsa yang memiliki akhlakul karimah dimasa yad dan sebagai penyemangat bagi anak-anak dan orang tua, belajar dan mendidik serta pengamalan ilmu agama. “Nilai-nilai agama harus ditanamkan sedini mungkin dalam kehidupan anak-anak agar mereka mempunyai pegangan yang kuat dan arah yang benar serta menjadikan benteng yang kokoh terhadap pengaruh kenakalan remaja dan pergaulan bebas yang tidak diinginkan karena merupakan harapan bangsa,” kata Miftahul. Pelepasan kontingen FASI dihadiri oleh unsur muspida, forkompimda serta kepala SKPD. (humas)

JALAN SEHAT DAN SENAM MERIAHKAN HAORNAS
Friday, September 09, 2011
KUALA KAPUAS – Kegiatan jalan sehat dan senam bersama meriahkan Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXVIII di Kuala Kapuas, Jum’at (9/9) pagi. Jalan sehat dan senam bersama pimpin langsung orang nomor satu di Kabupaten Kapuas Ir HM Mawardi MM , didampingi Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST, Unsur Forkompimda, Sekda Drs H Nurul Edy MSi, kepala SKPD dan sejumlah anggota TNI dan PNS. Pada kegiatan Haornas juga dilaksanakan Upacara di halaman kantor Bupati Kapuas jalan Pemuda KM 5.5, Jumat (9/9) pagi. Bupati Kapuas membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (MENPORA) Andi Malaranggeng. Dengan tema “Satu Indonesia Bangkit dan Maju” menegaskan pentingnya pengarasutamaan olahraga yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk bersatupadu melakukan pembibitan dan pembinaan olahraga untuk berjaya meraih kejayaan prestasi pada tingkat regional maupun internasional. Kepada segenap lembaga pemerintahan dan pemerintah daerah mari kita wujudkan pengarasutamaan olahraga dalam setiap kebijakan pemerintahan, tingkatkan terus jumlah sarana dan prasarana olahraga dilingkungan masing-masing, dan jangan lupa laksankan jam Krida Olahraga pada setiap hari jumat sesuai dengan Keppres Nomor 17 tahun 1984. “Mari kita dukung suksesnya penyelenggaraan Sea Games 2011 di Indonesia” Kita dukung dan doakan atlet-atlet kita agar mereka dapat mengibarkan bendera merah putih dan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam setiap ajang internasional.

62

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Himbaunya, Semoga peringatan HAORNAS dapat dijadikan sebagai bahan renungan dan refleksi untuk terus bekerja keras dalam rangka pencapaian prestasi terbaik dibidang pembangunan olahraga, harapnya (Menpora). Pada kesempatan itu Bupati Kapuas dalam sambutannya menyatakan dukungannya atas himbauan Menpora dalam rangka pencapaian prestasi dalam bidang pembangunan Olahraga. Khususnya dalam rangka menggali bibit unggul yang ada di daerah dan wujud dari hal tersebut adalah kegiatan event-event olahraga yang telah dilaksanakan selama ini, atas nama Pemkab Kapuas saya ucapkan “Dirgahayu Hari Olahraga Nasional ke XXVIII tahun 2011” Kata Mawardi. (humas)

BUPATI KUNJUNGI KAFILAH FASI KAPUAS DI KUALA PEMBUANG
Sunday, September 11, 2011
KUALA PEMBUANG – Ada yang berbeda di pemondokan kafilah Festival Anak Shaleh (FASI) Kabupaten Kapuas di Kota Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan, Minggu (11/9) pagi. Sebab saat itu mereka kedatangan orang nomor di Kabupaten Kapuas HM Mawardi. Kedatangan Bupati Kapuas beserta ibu Hj Aliyah Mawardi itu tentu saja mampu membangkitkan semangat anak-anak yang akan ikut lomba FASI VII Tingkat Provinsi Kalteng. Bahkan saat itu mereka sempat meneriakkan yelyel AMANAH sambil bertepuk tangan. Saat itu Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan pesan kepada seluruh kafilah agar dapat menjaga kesehatan selama berada di Kota Kuala Pembuang. Selain itu dia juga meminta untuk dapat mengikuti seluruh lomba dengan perasaan enjoy tanpa beban. “Bertandinglah dengan ikhlas tak perlu minder dan terus bersemangat. Bagaimana makan disini enak ya,” tanya Mawardi. Mendengar hal tersebut anak-anak dengan kompak menjawab enak. Disamping itu Bupati juga mengingatkan agar sebelum mengikuti lomba agar selalu berdoa agar dapat diberikan petunjuk dan hidayah dari Allah SWT. ”Saya juga mendoakan agar kalian semua menjadi anak-anak yang shaleh dan shalehah sehingga bisa meneruskan bangsa dan negara. Nyakinlah suatu saat nanti kalian akan menjadi pemimpin,” ungkapnya. Pada kesempatan yang sama, ketua rombongan kafilah Kabupaten Kapuas Miftahul Aqli mengaku terharu dengan kedatangan Bupati Kapuas beserta ibu. Sebab menurutnya baru kali ini ada kunjungan Bupati saat FASI berlangsung. “Seluruh kafilah saat ini dalam kondisi sehat wal afiat dan siap mengikuti rangkaian lomba. Kami juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan Bapak Bupati dalam keikutsertaan kafilah FASI ini,” terangnya. Sebelumnya pada malam hari, Sabtu (10/9) Bupati bersama ibu ikut pula hadir saat pembukaan FASI yang ketika itu dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran didampingi Bupati Seruyan H Darwan Ali. Saat itu 83 orang kontingen Kapuas disambut lambaian

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

63

tangan dari Bupati Kapuas serta seluruh undangan yang hadir saat itu. Disamping itu kafilah Kabupaten Kapuas juga mengikuti pawai taaruf pada sore hari. (humas)

MANTIR BERI HADIAH MANDAU PADA BUPATI
Monday, September 12, 2011
KUALA KAPUAS - Sebagai wujud penghormatan dan rasa bangga kepada kepala daerahnya , Mantir (pemangku adat dayak) Desa Katunjung Kecamatan Mantangai, Nurdin Zaman memberikan hadiah sebuah mandau kepada Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM. Pemberian mandau tersebut diserahkan usai acara Hasupa Hasundau (pertemuan) di Desa Katunjung, Senin (12/9) sore . Selain mengelar Hasupa Hasundau , Bupati juga meninjau persiapan tempat yang akan dikunjungi Menteri Kehutanan RI dan Duta Besar Australia di Desa Katunjung, Kamis (15/9). Setibanya di tempat hasupa hasundau, HM Mawardi disambut antusias warga masyarakat , dengan pengalungan bunga dan acara adat potong patang. Pada kesempatan hasupa hasudau tersebut Bupati HM Mawardi menjelaskan bahwa, dari Desa Mantangai Hulu sampai ke Desa Petak Puti adalah daerah program Kalimantan Forest and Climate Partnhersif (KFCP) , yaitu suatu program pelestarian hutan, yang melibatkan masyarakat. HM Mawardi mengharapkan, ketika KFCP selesai dengan programnya, kita bisa melanjutkan melestarikan hutan, tetapi juga ada nilai ekonominya , yang nanti bisa dirasakan oleh masyarakat. Kedepan, bagaimana melestarikan hutan , kemudian nanti dari hasil penelitian pihak KFCP , areal pelestarian hutan kita dijadikan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) nanti dicanangkan menjadi Desa- Desa konservasi , kemudian mendapat mendapat sertifikasi. HM Mawardi mengharapkan, kesunguhan masyarakat melestarikan hutan yang ada didaereh ini diberikan apresiasi dunia. Masyarakat diberikan bantuan atas kegiatan peletarian hutan. “ Areal pelestarian hutan yang sudah kita kelola ini , sebagai suatu bukti ada kesungguhan dari masyarakat , juga kedepan dijadikan sebagai obyek wisata, ” ungkap HM Mawardi. Bupati HM Mawardi, juga menyampaikan program pelayanan gratis yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Kapuas kepada masyarakat , seperti 12 pelayanan kesehatan dasar gratis dan pembuatan KTP gratis. Kemudian bantuan sebesar Rp.500 ribu , kepada orang yang meninggal dunia dari keluarga yang betul-betul miskin. Sebelum tiba di Desa Katunjung , Bupati HM Mawardi meninjau pembangunan jalan Sei-Kayu – Lamunti – Mantangai. Kemudian di Desa Mantangai Hilir HM Mawardi menyempatkan diri menghadiri pemakaman W Dugilson , mantan anggota DPRD Kapuas serta meletakan karangan bunga. Dalam kunjungan kerjanya itu, Bupati HM Mawardi didampingi Sekda Drs H Nurul Edy MSi, para Asisten, dan sejumlah kepala SKPD terkait (Humas).

BUPATI RESMIKAN GEREJA PANTEKOSTA
Tuesday, September 13, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi meresmikan dan mentahbiskan Gedung Gereja Pantekosta (GPdi) jemaat Eben Ezer, Selasa (13/9) pagi. Pembangunan gedung GPdi jemaat Eben Ezer Kuala Kapuas merupakan bukti bahwa partisipasi aktif warga di 64
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

lingkungan gereja dalam kegiatan pembangunan di Kota Kuala Kapuas khususnya dan Kabupaten Kapuas yang pada umumnya kini semakin tinggi. Dengan demikian masyarakat semakin menyadari arti pentingnya pembangunan rumah ibadah sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan lahir batin dan sekaligus merupakan aset kerohanian nasional yang sangat strategis bagi pembangunan moral bangsa. “Saya berharap dengan momen ini dapat kita jadikan sebagai wadah untuk mempertahankan dan melestarikan kebersamaan antar umat beragama dan antar etnis yang hingga saat ini terjalin dengan baik di Kabupaten Kapuas,” kata Bupati. Warga GPdi jemaat Eben Ezer yang telah turut serta berpartispasi dalam program pembangunan untuk bersama mewujudkan visi dan misi program pembangunan pemda yang antara lain meningkatkan kualitas SDM dan mendorong terwujudnya masyarakat yang bermoral, beretika dan berbudaya. “Dengan pembangunan Gedung Gereja akan berpengaruh positif terhadap peningkatan kualiitas SDM, sejalan dengan pola hidup jemaat yang religious sehingga akan lebih menjamin suksesnya pembangunan disegala bidang khususnya dalam menciptakan Kabupaten Kapuas yang AMANAH (aman, maju, mandiri, sejahtera dan tangguh),” ungkap Mawardi. Kondisi masyarakat Kapuas yang heterogen yakni yang terdiri dari berbagai suku, agama dan etnis, maka menjadi perhatian untuk bertekat memantapkan tri kerukunan beragama seperti terwujudnya kerukunan intern umat beragama, kerukunan umat beragama serta kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah. “Melalui peresmian dan pentahbisan gereja ini saya atas nama pemkab Kapuas mengucapkan selamat kepada pimpinan gembala siding GPdi jemaat Eben Ezer Kuala Kapuas yaitu Ibu Pendeta Meryam Purba, seluruh jemaat, dengan harapan dan doa semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melimpahkan segala rahmat dan karunia-NYA kepada saudara dan semua pihak yang telah terlibat dalam pembangunan Gedung GPdi ini,” kata Mawardi. Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pembangunan Gereja Imanuel SH MH menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Kapuas yang selama ini telah menyokong/ membantu pembangunan gereja ini. Peresmian gereja ditandai dengan penandatanganan prasasti, pembukaan selubung nama serta peninjauan ruangan gereja oleh Bupati Kapuas. Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua DPRD Robert Gerung, unsure forkompimda, ketua FKUB, dan kepala SKPD. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

65

ANGKUTAN BARANG JANGAN LEBIHI MUATAN
Wednesday, September 14, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengingatkan kepada para penggangut barang yang melintasi jalan umum , untuk tidak mengakut barangnya melebihi muatan yang telah ditetapkan , sehingga jalan tidak mudah rusak. “ Apabila masyarakat melihat angkutan barang yang melebihi muatan , misalnya lebih 4 ton , segera laporkan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, “ pinta HM Mawardi Permintaan itu disampaikannya pada pertemuan Kepala Desa beserta perangkatnya yang berada di Kecamatan Tamban Catur dan Kapuas Kuala , di Balai Desa Warna Sari Kecamatan Tamban Catur, Selasa (13/9). HM Mawardi mengharapkan , kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi angkutan barang yang melebihi muatan sesuai ketentuan, agar jalan terpelihara dengan baik dan bertahan lama. “ Dengan adanya infrastruktur jalan yang baik , maka dengan sendirinya pertumbuhan ekonomi kerakyatan akan maju dan meningkat, “ tutur HM Mawardi. Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berusaha meningkatkan jalan-jalan Desa dan jalan-jalan sentra produksi. Kepada masyarakat setempat , HM Mawardi mendorong agar pembangunan pertanian dapat lebih maju, dan diminta mengembangkan usaha pertaniannya , tidak hanya menanam padi, tetapi juga berternak dan berkebun. Kepada Kepala Desa, Camat dan Kepala SKPD , diingatkannya untuk sering turun kelapangan untuk memantau keadaan masyarakat dan jalannya pembangunan . “ Apabila ada permasalahan dilingkungan masyarakat , agar dimusyawarahkan dengan baik , “ harap Mawardi. Kemudian para Camat diminta untuk memantau pelaksanaan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) gratis . Peralatan pembuatan e-KTP agar dicek , apakah benar-benar berfungsi dengan baik, kata Mawardi. Dalam kunjungan kerjanya itu , Bupati HM Mawardi juga meninjau pelaksanaan pembangunan jalan Anjir Serapat – Sei Teras. Kepada pihak kontraktor jalan , diingatkan HM Mawardi untuk dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang telah ditetapkan. Turut mendampingi kunjungan kerja Bupati HM Mawardi , Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas Drs H Zahirsyah Rofieq S Hut, dan sejumlah kepala SKPD terkait (Humas)

WABUP TINJAU PROYEK DI TIGA KECAMATAN
Thursday, September 15, 2011
KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan melakukan peninjauan beberapa proyek di tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Pulau Petak, Kapuas Murung dan Kecamatan Dadahup, Rabu (14/9) Monitoring ini dilakukan untuk melihat langsung proyek-proyek yang sudah selesai dikerjakan maupun yang masih berlangsung, dan sebagai bahan evaluasi. Peninjauan dimulai ke Kecamatan Pulau Petak, disini Wabup melakukan pengecekan pembangunan sarana PDAM, dan jalan desa petani yang berada di Desa Palinget. Selanjutnya meninjau proyek Program Nasional Pemberdayaan 66
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Masyarakat (PNPM) di Kapuas Murung yang berada di Kelurahan Palingkau Lama dan berada desa-desa. Terakhir Wabup mininjau proyek di Kecamatan Dadahup. “Di Kecamatan Kapuas Murung Suran panggilan akrab Wabup melakukan pertemuan dengan Camat Kapuas Murung, Lurah , Kepala Desa dan masyarakat , kemudian menyerahkan secara simbolis bantuan/ pinjaman kepada kelompok simpan pinjam perempuan . Pada pertemuan itu, Suraria Nahan mengharapkan agar bukan hanya proyek PNPM saja yang mencuat berkembang ,tetapi juga untuk pembangunan sektorsektor lain seperti pertanian, pendidikan maupun kesehatan dapat berkembang juga. Proyek yang dikerjakan dengan konsisten akan menghasilkan yang terbaik, kata Suran. “ Pembangunan jembatan penghubung jalan agar menggunakan gorong-gorong, sehingga jembatan menjadi kokoh dan kuat,” harap Suran. “ Kepada SKPD yang tidak melaporkan pekerjaannya baik dari Provinsi maupun dari Kabupaten agar dapat melaporkan tiap pekerjaan yang dilakukan kepada Camat/ Lurah serta Kepala Desa setempat,” ungkap Suran Dalam kunjungan kerjanya, Wabup Suraria Nahan didampingi beberapa pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait (Humas).

DUBES AUSTRALIA DAN MENHUT CANANGKAN DESA MODEL REDD
Friday, September 16, 2011
KUALA KAPUAS – Desa Katunjung dijadikan pusat percontohan program uji coba pelaksanaan REDD ( Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) melalui program Kalimantan Forest Climate Partnership (KFCP) di Kabupaten Kapuas. Selain Desa Katunjung terdapat pula Desa Mantangai Hulu, Kalumpang, Sei Ahasdan Tumbang Muroi yang masuk wilayah Kecamatan Mantangai. Kemudian terdapat pula satu desa Petak Puti di Kecamatan Timpah. Pencanangan desa model REDD dilakukan langsung oleh Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan, Dubes Australia Gregory Laurence Moriarty, Gubernur Kalteng yang diwakili Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran serta Bupati Kapuas HM Mawardi dengan melakukan penandatangan prasasti di Desa Katunjung, Kamis (15/9) pagi. Dalam kunjungan kerja ini selain tampak rombongan pejabat dari Kementeria Kehutanan dan Dubes Australia, juga hadir pula Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Kepala SKPD

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

67

Provinsi Kalteng serta dari Kabupaten Kapuas. Sebelum tiba di Desa Katunjung rombongan Menhut, Dubes Australia, Wagub dan Bupati Kapuas menempuh perjalanan dari Kota Palangka Raya menggunakan helikopter super puma milik Susi Air dan mendarat di Desa Tanjung Kelanis Kecamatan Mantangai tepatnya base camp PT Kapuas Tunggal Persada (KTP). Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan jalur air menggunakan speedbout untuk menuju Desa Katunjung yang menjadi pusat kegiatan acara. Disini rombongan disambut dengan acara adat pontong pantan yang dipandu oleh tokoh adat setempat. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan dari uji coba pembibitan 1,2 juta pohon yang telah dilakukan oleh masyarakat pada tahun 2011 ini pada tujuh desa dengan jumlah penduduk kurang lebih sebanyak 9 ribu ribu jiwa untuk coba pembayaran pengurangan emisi sebagai imbal jasa pengelolaan lingkungan melalui kegiatan pembibitan dan penanaman. Masyarakat telah menerima insentif sebesar Rp635 juta pada bulan Juni 2011 dan sebesar Rp785 rupiah pada bulan Agustus 2011 dan alokasi anggaran yang akan dibayar sebagai insentif yang akan diterima masyarakat untuk kegiatan pembibitan dan penaman sampai dengan Maret 2012 sebesar Rp6 milar. Selanjutnya dari kegiatan pembibitan tersebut telah menyerap tenaga kerja masyarakat sebanyak 1.684 tenaga kerja dari ke tujuh desa lokasi kegiatan KFCP. Jumlah tersebut tidak termasuk masyarakat yang bekerja di luar kegiatan penaman dan pembibitan seperti penyedia jasa transportasi, pedagang makanan atau minuman, bahan penunjang kerja dan lain-lain yang merupakan multiflier effect dari kegiatan-kegiatan tersebut. ”Dengan demikian maka indikator keberhasilan kegiatan KFCP tidak hanya dinilai semata-mata dari indikator keberhasilan pengurangan emisi karbon, melainkan juga keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitarnya,” terangnya. Sehingga mengurangi tekanan terhadap hutan dan eksploitasi sumber daya alam; keniscayaan hubungan ini sangat jelas, yaitu masyarakat melakukan pembukaan lahan atau eksploitasi sumber daya alam didorong oleh pemenuhan kebutuhan hajat hidup. Oleh karena itu agar tercapai peningkatan kesejahteraan masyarakat secara siginifikan kegiatan pemberdayaanmasyarakat merupakan bagian terpenting dari demonstration activity dan menjadi syarat mutlak agar program kerja yang dilaksanakan dapat berkesinambungan dan merasa dimiliki oleh masyarakat. Sementara itu Menhut Zulkipli Hasan menyampaikan keinginannya untuk membantu masyarakat melalui program kebun bibit rakyat (KBR) masing-masing desa Rp50 juta untuk 50 ribu bibit tanaman. ”Selain bibit dimaksud Kementerian Kehutanan juga akan memberikan biaya tanam dan pemeliharaan. Artinya kawasan ini akan dikelola oleh masyarakat sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi pengurangan emisi,” terang Zulkifli. Bahkan pada kesempatan itu Menhut juga mengatakan pihaknya tidak akan lagi memberikan izin menebang hutan pasalnya hal tersebut dapat merusak lingkungan. ”Dulu pengelolaan sumber daya alam khususnya hutan dilakukan oleh perusahaan namun sekarang kebijakan pemerintah pengelolaan lahan atau hutan harus dilakukan oleh masyarakat 68
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

misalnya dengan membuat hutan tamanan rakyat,’ ungkapnya. Ditempat yang sama Dubes Australia Gregory Laurence Moriarty mengatakan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, provinsi dan daerah yang telah bersama-sama membuat komitmen dalam membuat desa REDD. Disela kegiatan juga dilakukan tanya jawab dengan masyarakat dan tokoh adat setempat terkait program yang dilakukan oleh KFCP. Usai kegiatan kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pembibitan tanaman di Dusun Tumbang Mangkutup yang dilakukan oleh warga. Disini rombongan juga menyempatkan menanam pohon. (humas)

WAGUB PUJI BUPATI KAPUAS TRANSPARAN SERAHKAN BANTUAN DARI KFCP
Saturday, September 17, 2011
KUALA KAPUAS – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah Ir H Achmad Diran memuji Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM yang begitu transparan/terbuka menyampaikan bantuan-bantuan dari program Kalimantan Forest and Climate Partnhersif (KFCP) kepada masyarakat. Diantaranya bantuan keuangan, pembibitan dan teknologi. Hal itu diungkapkan Wagub Achmad Diran pada acara makan malam, bersama Dubes Australia untuk Indonesia Gregory Laurence Moriarty beserta istri , Bupati Kapuas HM Mawardi beserta istri di Palace Balloom Hotel Aquarius Palangka Raya, Kamis (15/9) malam. Juga dihadiri unsur Forkompimda Kalteng, Wakil Walikota Palangka Raya Maryono beserta istri, Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi, dan sejumlah pejabat Provinsi Kalteng dan Kabupaten Kapuas. Wagub Achmad Diran juga merasa bangga terhadap pelaksanaan program KFCP , dengan programnya merehabilitasi hutan dan lahan di Kabupaten Kapuas. Rasa bangga itu disampaikan Wagub Achmad Diran setelah melihat secara langsung wilayah kerja program KFCP di Desa Katunjung Kabupaten Kapuas, bersama Dubes Australia untuk Indonesia Gregory Laurence Moriarty dan Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan. Menurut Achmad Diran, kerjasama program KFCP ini sangat bagus, program ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Australia dan Indonesia , kemudian ditindak lanjuti ditingkat Kalimantan Tengah dan di Kabupaten Kapuas, “ Setelah saya melihat secara langsung wilayah kerja program KFCP di Kabupaten Kapuas, hasil kerjasama ini luar biasa ” , ungkap Achmad Diran (Humas)

WABUP RESMIKAN PROYEK PNPM-MP
Saturday, September 17, 2011
KUALA KAPUAS – Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST, Jum’at (16/9) pagi, di Desa Saka Batur Kecamatan Kapuas Hilir meresmikan proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di wilayah Kecamatan Kapuas Hilir . Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wabup Suraria Nahan, disaksikan Kepala SKPD, Camat Kapuas Hilir Dra Hartini, Kepala Desa , Tokoh masyarakat,dan sejumlah warga masyarakan lainnya. Peresmian proyek
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

69

tersebut dalam rangka Kunjugan Kerja (Kunker) Wabup melakukan monitoring dan evaluasi program kerja SKPD yang berada di wilayah Kecamatan Kapuas Hilir. Proyek yang diresmikan Wabup itu, diantaranya, pembangunan cor beton jalan usaha tani di Kelurahan Hampatung, Jalan Rt 5 dan 6 di Desa Bakungin, cor beton jalan Desa Sakabatur dan pelaksanaan pekerjaaan yang lainnya sesuai dengan program PNPM-MP. Wabup Suraria Nahan beserta rombongan juga meninjau langsung kegiatan lanjutan peningkatan ruas jalan Sei Asam - Sei Tatas seberang , meninjau bangunan Sekolah Dasar , dan mengadakan pertemuan dengan warga masyarakat desa setempat. Pada kesempatan itu, Suran panggilan akrab Wabup menghimbau, kepada Dinas terkait agar pada tahun 2011 ini penanganan jalan dan jembatan yang menuju Desa Sakabatur dapat segera diselesaikan. “Mari kita sama-sama saling mengisi dalam rangka pembangunan” imbuh Suran . Apabila ada harapan warga yang belum terealisasi dapat disampaikan kepada Pemerintah Daerah untuk kita tampung dan mudah-mudahan nantinya dapat dilaksanakan, ungkapnya. Pada bagian lain Wabup Suraria Nahan selaku Ketua Badan Narkotika Kabupaten Kapuas mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat tentang bahaya narkoba terhadap kehidupan kita, mari kita bersama-sama menjaga dan menjauhi keluarga kita dari bahaya narkoba, pesan Suran. (Humas)

PARPOL WUJUD PERJUANGAN BANGSA
Saturday, September 17, 2011
KUALA KAPUAS - Partai Golongan Karya (Golkar) maupun partai politik lainnya merupakan salah satu bentuk perwujudan nilai perjuangan bangsa yang juga selalu berupaya dan berjuang membangun dan memajukan bangsa dan negara. Kesemuanya itu tersusun dan terencana dalam program perjuagan Partai Politik (Parpol) serta prektek politik kader-kader Parpol yang berada dilingkungan masyarakat secara luas, baik di lembaga kemasyarakatan/swasta maupun lembaga pemerintah. Hal ini disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM selaku Pembina Parpol di Kabupaten Kapuas pada pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I dan Pendidikan dan Latihan Kader Penggerak Teritorial Desa (Diklat Karakterdes) Partai Golkar Kabupaten Kapuas, di Aula DPD Golkar Kapuas, Jum’at (16/9) sore. “ Kader partai sebagai generasi bangsa yang strategis, haruslah senantiasa menyadari dirinya yang merupakan bagian mata rantai yang vital dalam proses kepempimpinan masyarakat, bangsa dan negara,” tutur HM Mawardi. Suatu bangsa tertumpu pada kader/generasi yang berkualitas, yang pada masanya mampu menggantikan geneasi sebelumnya dengan upaya dan karya yang lebih maju dan berkualitas. Sementara itu , Ketua Panitia Eryanto Kamis SE MM menjelaskan, maksud dan tujuan Rakerda I dan Diklat Karekterdes , antara lain , menyusun program kerja DPD Golkar Kabupaten Kapuas, memantapkan mutu para kader partai Golkar sebagai sumber daya manusia, menjamin kelangsungan partai , terjadinya regenerasi secara alamiah Diikuti peserta dari 70
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Unsur DPP Partai Golkar , DPD Prov.Kalteng, DPD Kabupaten Kapuas, Unsur Dewan Pertimbangan DPD Golkar Kalteng, unsur Kecamatan serta pengurus Desa partai Golkar se Kabupaten Kapuas. Berlangsung tanggal 16 – 18 September 2011 (Humas).

BUPATI HARAPKAN GENERASI MUSLIM TANGGUH
Saturday, September 17, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengharapkan dengan adanya kegiatan Pramuka di kalangan pondok pesantren di Kabupaten Kapuas , akan mecul generasi-generasi muslim yang tangguh, ulet, mandiri dan tentunya punya wawasan keislaman yang luas dan rasa kebangsaan yang kuat. Harapan itu disampaikan HM Mawardi ketika membuka dengan resmi Perkemahan Pramuka Santri Pokdok Pesantren se Kabupaten Kapuas, di Lapangan Pondok Pesantren Babussalam Kuala Kapuas, Jum’at (16/9) sore. “ Saya juga mengharapkan kegiatan ini dapat dijadikan sarana untuk memperkuat dan mengukuhkan fungsi dan eksistensi pesantren sebagai salah satu alternatif wahana pembangunan yang berpusat pada masyarakat ,” ungkap HM Mawardi. Dan sekaligus sebagai pusat pengembangan pendidikan yang berorientasi pada nilai, terutama nilai-nilai keagamaan. Dewasa ini semakin banyak pondok pesantren yang terlibat dalam aktivitas-aktivitas kejuruan di sektor perekonomian secara luas. Makin bervariasinya dinamika pasentren mengisyaratkan bahwa tradisi dunia Islam dalam segi-segi tertentu masih sangat relevan ditegah deru modernisasi dan globalisasi saat ini, ungkap HM Mawardi. Melalui dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas pada kegiatan ini , kegiatan kepramukaan dikalangan santri pondok pesantren dapat memperkokoh ukhuwah Islamiyah sekaligus mampu membangkitkan rasa nasionalisme, yang selama ini semakin terkikis, katanya. Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia H Sajarwan M Pd melaporkan, perkemahan Pramuka santri pondok pesantren se Kabupaten Kapuas diikuti 140 orang peserta, berlangsung Tanggal 16 – 18 September 2011 , di Pondok Pesantren Babussalam Kuala Kapuas. Bertujuan, untuk meningkatkana rasa pengabdian dan kepedulian anggota Pramuka terhadap masyarakat, bangsa dan negara. Mendukung dan melaksanakan program unggulan daerah. Menumbuhkan nasionalisme dan mempererat jiwa persahabatan dan persaudaraan dalam Bhinika Tunggal Ika. Hadiri pada kesempatan itu, Ketua Kwarcab Pramuka yang juga Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi beserta unsur pengurus Kwarcab lainnya , Kepala Kantor Kemenag Drs H Mahli, dan sejumlah pimpinan Pondok Pesantren (Humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

71

BUPATI LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID AL-HIJRAH
Monday, September 19, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM saat menghadiri Halal Bihalal bersama masyarakat Lamunti Permai A-1 Kecamatan Mantangai, berkesempatan meletakan batu bata pertama renovasi pembangunan Masjid Al - Hijrah Lamunti Permai A-1 , Minggu (18/9) pagi. HM Mawardi mengajak kepada masyakarat untuk bersama-sama bergotong royong membantu merenovasi pembangunan Masjid ini , sehingga dapat selesai sesuai rencana dan Masjid menjadi lebih indah, bagus dan luas. Pada bagian lain HM Mawardi mengatakan, dengan Halal Bihalal yang dilaksaanakan saat ini , lebih mempererat jalinan silaturahmi diantara kita dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah. Dengan silaturhami dapat memanjang umur dan murah rezeki. Halal Bihalal juga memupuk rasa persatuan dan kesatuan . Lebih lanjut HM Mawardi mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara hasilhasil pembanggunan, diantaranya infastruktur jalan, sehingga dapat dipergunakan lebih lama. Pada kesempatan yang sama tokoh masyarakat setempat Tembus Upandi menuturkan bahwa, Kabupaten Kapuas selama dipimpin Bapak Bupati HM Mawardi , ekonomi masyarakat disini mengalami peningkatan. Sementara tausiyah Halal Bihalal disampaikan H Marino Spdi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi menyerahkan bantuan uang dari Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk pembangunan Masjid Al-Hijrah Lamunti A-1, juga diserahkan bantuan rumah ibadah lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Mantangai Secara pribadi, HM Mawardi memberikan sumbangan uang untuk pembangunan Masjid AlHijrah dan memberikan santuan kepada beberapa anak yatim dan orang jompo. Penyumbang uang lainnya untuk pembangunan Masjid Al –Hijrah, berasal dari Dandim 1011 Kapuas Letkol Arm Erwansyah, Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Ketua FUI Drs H Masyumi Rifai MAP, dan sejumlah kepala SKPD yang hadir. Pada acara Halal Bihalal tersebut, juga digelar pelayanan kesehatan gratis dan khitanan gratis untuk masyarakat (Humas).

451 SERTIFIKAT ANGGOTA PLASMA DI TITIPKAN
Monday, September 19, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 451 sertifikat hak milik asli anggota plasma perkebunan sawit dititipkan . Penitipan sementara sertifikat itu dilakukan dari Ketua Koperasi Globalindo Mitra Sejati (GMS) Bambang SH, atas nama anggota plasma perkebunan sawit , kepada Asem PT Globalindo Agung Lestari (GAL) Ir Suparman, di halaman Kantor GMS Desa Manyahi UPT lamunti II A-2 Kecamatan Mantangai, Minggu (18/9) siang, disaksikan langsung Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM. Dikatakan Bambang, jumlah anggota koperasinya hingga 31 Agustus 2011 sebanyak 2.483 Kepala Keluarga 72
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

(KK), dengan luas tanam kurang lebih 4.124,24 hektar dari rencana keseluruhan luas kebun plasma sawit 6.000 hektar. “PT GAL masih berkomitmen bahwa, dari 18 ribu hektar luas izin yang diberikan, 6 ribu hektar akan diperuntukan petani plasma,” tegas Suparman. Sementara itu Bupati HM Mawardi mengungkapkan, pembangunan yang sifatnya ada investasi, wajib hukumnya dalam pembangunan itu penyertaan masyarakat disekitarnya, ada yang nama nya inti, ada yang plasma. “Kedepan PT GAL bukan hanya memproduksi CPO tapi sampai produksi turunan, seperti minyak makan, ini adalah cita-cita kita membangun ekonomi kerakyatan,” ungkap HM Mawardi. Sesuai keputusan pemerintah, HM Mawardi menegaskan, minimal kebun plasma itu 20 persen. “Yang belum menjadi anggota plasma perkebunan sawit, segera mendaftarkan , untuk nantinya mendapat surat keputusan dari pemerintah sebagai peserta kebun plasma, “ ajak HM Mawardi. Ini kesempatan untuk meningkatkan pendapatan, katanya. Antara pemilik lahan dengan pemilik modal, bekerja bersama –sama untuk membangun kesejahteraan, “ maka inilah sejatinya membangun ekonomi kerakyatan’,” tutut HM Mawardi. Kepada pemilik lahan/tanah, diingatkan Mawardi, jangan lupa membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). (humas)

WABUP RESMIKAN TK DARUL AMAN
Tuesday, September 20, 2011
KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST meresmikan gedung TK Darul Aman Unit 01 di Desa Anjir Serapat Baru Kecamatan Kapuas, Senin (19/9) pagi. Peresmian tersebut ditandai dengan pemukulan gong, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti oleh Wabup Suraria Nahan, disaksikan Kepala SKPD, Camat Kapuas Timur Sudani, Guru TK, Tokoh masyarakat, dan sejumlah warga masyarakan lainnya. Pada peresmian itu, Wakil Bupati Suraria Nahan memberikan secara langsung bantuan simpan pinjam perempuan kepada kelompok simpan pinjam perempuan pada saat melakukan peresmian TK Darul Aman Unit 01 Anjir Serapat Baru Kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan evaluasi dan monitoring kinerja SKPD yang berada di wilayah Kecamatan Kapuas Timur. Selanjutnya Wabup Suraria Nahan yang lebih akrab disapa Suran beserta rombongan juga meninjau langsung jalan handel sederhana kemudian meninjau bangunan tempat pengepakan hasil pertanian
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

73

serta meninjau jalan usaha tani handel melati. “Program ini dilakukan sesuai dengan rancangan, seperti musyawarah perencanaan pembangunan (musrembang) desa, kecamatan, serta SKPD yang akan membuahkan program-program kerja yang akan dilaksanakan baik yang sudah selesai dilaksanakan ataupun yang belum dilaksanakan,” papar Suran. Pelaksanaan evaluasi dan monitoring ini, agar setiap SKPD dapat menyampaikan jumlah anggaran masing-masing SKPD sebagai pemegang anggaran serta dapat melaporkan beragam masalah untuk dapat dipecahkan bersama-sama. “Dari hasil monitoring ini dapat terlihat kesiapan masing-masing SKPD yang telah menyusun rencana strategis pelaksanaan kegiatan serta beragam jenis pogram kegiatan,” tungkas Suran. (humas)

KARTU PNS ELEKTRONIK RESMI DILUNCURKAN
Tuesday, September 20, 2011
PALANGKA RAYA – Kartu Pengawai Negeri Sipil Elektronik yang yang lebih dikenal dengan KPE resmi diluncurkan, Senin (20/9) sore di Kota Palangka Raya. Kegiatan lonching KPE ini mengambil tempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng yang ditandai dengan perjanjian kerjasana antara Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Gubernur, Bupati/walikota dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalteng. Bupati Kapuas HM Mawardi pada kesempatan itu juga melakukan penandatanganan kerjasama atas nama Pemkab Kapuas dengan Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Kalteng Arthemas E Assan disaksikan oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang dan Deputi Bidang Kepegawaian BKN Yulina. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kapuas Suhardjono SH yang ikut hadir pada saat louncing KPE menjelaskan KPE dirancang oleh BKN dengan fungsi multi. Diantaranya selain memuat profil dari PNS itu sendiri, sidik jari dan foto yang didukung oleh sistem teknologi informasi kepegawaian yang mutakhir. Selain itu menurut mantan Kabag Hukum Setda Kapuas ini, KPE juga dapat digunakan penarikan uang tunai melalui ATM Bersama, layanan kesehatan, tabungan hari tua, tabungan perumahan serta layanan lainnya. “Yang pasti dengan KPE nantinya akan banyak kemudahan yang dapat dirasakan oleh PNS karena kartu ini tidak mungkin dapat dipalsukan,” terang Suhardjono. Lebih jauh dikatakan saat ini sebagian PNS di lingkup Pemkab Kapuas telah melakukan foto dan pengambilan sidik jari untuk pembuatan KPE. Tercatat 328 PNS yang tersebar di lingkungan Setda Kapuas, Sekretariat DPRD, Inspektorat dan sebagai Kantor Sandi Daerah yang telah dilakukan pemotretan untuk pembuatan KPE. Pemotretan telah dilakukan pada tanggal 30 sampai 31 Mei 2011 yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati Kapuas. Menurutnya saat ini total PNS yang ada di Pemkab Kapuas

74

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

sebanyak 8.364 orang, baik yang bekerja sebagai tenaga kesehatan dan guru maupun yang ada di lingkungan SKPD. “Kita berharap pada tahun 2012 mendatang seluruh PNS sudah dapat memiliki KPE,” terangnya. Lebih jauh dikatakan untuk pembuatan KPE saat ini masih terfokus untuk enam kabupaten dan kota. Mereka adalah Kabupaten Kapuas, Sukamara, Lamandau, Katingan, Murung Raya, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya. Diakhir kegiatan dilakukan demo penggunaan mesin KPE yang dilakukan oleh Sekda Provinsi Kalteng Siun Jarias. Dalam peragaan ini terlihat jelas data kepegawaian milik Sekda Provinsi Kalteng yang tidak hanya memuat data pribadi sebagai PNS juga lengkap beserta keluarganya. Selain itu juga diperagakan penarikan uang tunai melalui anjungan tunai mandiri (ATM) melalui Bank Pembangunan Daerah Kalteng. (humas)

WABUP TINJAU PERKEBUNAN SAWIT
Wednesday, September 21, 2011
KUALA KAPUAS – Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Suraria Nahan melakukan kunjungan kerja ke PT Graha Inti Jaya (GIJ) di Desa Manusup Kecamatan Mantangai, Selasa (20/9) siang. Pada pertemuan tersebut Suraria Nahan mengatakan PT GIJ adalah sebuah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dari negeri China dibawah subsidiary Tianjin Julong Group Pte Ltd yang telah mulai aktif di Indonesia sejak tahun 2006. Perusahaan ini bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit terutama di wilayah Kalteng-Kalsel. Dengan misi utamanya adalah untuk menjadi salah satu perusahaan perkebunan yang terbesar di Indonesia. Disana, Wabup melakukan pertemuan dengan Manager Pabrik PT GIJ Mukaya beserta para pekerja disana. Saat itu Wabup didampingi sejumlah pejabat Pemkab seperti Asisten I Lesmiriadi, Asisten II Zahirsyah Rovieq, Camat Mantangai M. Nuch serta sejumlah pejabat setingkat eselon IV dan III. Saat itu terungkap masih terjadi sengketa lahan perkebunan antara warga setempat dengan pihak perusahaan. Menjawab hal tersebut Suran mengatakan selaku pimpinan daerah akan menyikapi hal tersebut sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. ”Jika ada masalah mari kita selesaikan secara bijak, mari diskusikan dan cari solusinya,” terangnya. Pada kesempatan yang sama, Manager Pabrik PT GIJ Mukaya mengatakan dari 342.283 hektare izin perkebunan sawit itu. Dari jumlah tersebut telah digarap seluas 186.723 hektare, sedangkan sisanya masih belum. (humas)

PENGURUS PENGAJIAN AL MAR’ATUSSHOLIHAH DIKUKUHKAN
Wednesday, September 21, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 16 orang pengurus pengajian Al-Mar’atussholihah Kabupaten Kapuas resmi dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas No. 09/SK/DP-K-MUI-04-XVII/II/2011. Pengukuhan dilakukan langsung oleh penasehat Pengajian Al Mar’atussholihah Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi mengambil tempat di Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Selasa (20/9) sore.
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

75

Acara ini juga dihadiri ratusan ibu-ibu pengajian yang ada di Kabupaten Kapuas serta pengurus TP-PKK serta Dharma Wanita Persatuan. Dalam sambutannya Hj Aliyah Mawardi mengatakan kelompok pengajian sebagai tempat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dan juga sebagai moment untuk mempererat ukhuwah islamiyah diantara sesama muslim. “Dengan terbentuknya pengurus pengajian AlMar’atussholihah Kabupaten Kapuas yang baru diharapkan nantinya pengajian ini dapat kita laksanakan secara rutin dan bergiliran pada tiap Kecamatan,” ucap Hj Aliyah yang juga sebagai Ketua TP PKK dan juga selaku Penasehat DWP Kabupaten Kapuas. Pada kesempatan itu istri orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini meminta kepada ibu-ibu kepala dinas dan camat agar mengaktifkan dan menggiatkan kegiatan pengajian di wilayah kerjanya masing-masing. Hal ini, selain untuk mengikuti suri tauladan junjungan Nabi Muhammad SAW juga berguna untuk menyambung tali silaturahmi diantara kita. Pada waktu yang sama Ny Hj Aliyah mengatakan bahwa kita telah melewati bulan suci Ramadhan yang penuh hikmah. “Mudah-mudahan apa yang kita dapat pada bulan puasa dapat direalisasikan pada 11 bulan berikutnya. Saya atas nama pribadi dan keluarga juga menyampaikan permohonan maaf apabila ada salah dan khilaf,” terangnya. Usai pengukuhan kegiatan pengajian di isi dengan kegiatan yasinan dan shalawat dan kemudian tausiyah. Acara juga dengan tausiah yang disampaikan oleh ustad Abdul Hamid S Ag dari Kementerian Agama Kapuas dengan tema “Dengan Silaturahmi Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah”. (humas)

HARUSNYA KAWASAN HUTAN DITETAPKAN BUKAN DITUNJUK
Wednesday, September 21, 2011
JAKARTA – Penunjukan kawasan hutankalau tidak dengan ditetapkan tidak berdampak hukum, inilah yang kita persoalkan, seharusnya kawasan hutan ditetapkan bukan ditunjuk. “ Kalau berbicara hanya ditunjuk, masyarakat tidak tau mana kawasan hutan, mana area publik, karena semua itu tidak jelas, hanya dalam peta buta, harusnya dilapangan sudah ada pemetaan, “, tegas Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM Penegasan Bupati HM Mawardi itu selaku Pemerintah Daerah juga pemohon, usai sidang Pleno atas permohonan Pengujian Pasal 1 angka 3

76

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No.19 Tahun 2004 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-Undang N0.1 Tahun 2004 tentang Kehutanan Menjadi UndangUndang Terhadap Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. Sidang pleno tersebut berlangsung di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Lantai IV Jakarta, Rabu (21/9), dipimpin Ketua Majelis Hakim MK Achmad Sodiki, didampingi 7 Majelis Hakim MK , dengan agenda mendengarkan keterangan Pemerintah ( Kementerian Kehutanan dan Kementerian Hukum dan HAM RI ) serta ahli/saksi dari Pemerintah. Terang Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio, di Jakarta , Rabu (21/9). Penjelasan-penjelasan dari Pemerintah, saya menganggap tidak konsisten, kalau memang pemerintah mau mengatakan kawasan hutan itu dengan cara ditetapkan, harusnya ditetapkan, tidak berbicara ditunjuk seolaholah itu selasai, inilah yang menjadi persolaan sekarang, ungkap HM Mawardi. “ Ketika masyarakat menebang kayu ditanahnya sendiri , tetapi ini dikatakan didalam kawasan hutan, karena tidak jelas, mana itu yang menjadi publik areal , mana yang menjadi kawasan hutan pemerintah”, tegas Mawardi. Dia berharap majelis Mahkamah Konstitusi bisa memahami apa yang menjadi persoalan sekarang. Sebagaimana diketahui , pemohon lainnya dalam pengujian Undang-Undang tersebut adalah Drs Hambit Binti (Bupati Gunung Mas), Drs Duwel Rawing (Bupati Katingan), H Ahmad Dirman (Bupati Sukamara),Drs H Zain Alkim (Bupati Bartim), dan Akhmad Taufik (REI Kalteng). Selain Bupati Kapuas HM Mawardi , hadir pada sidang tersebut Bupati Katingan dan dari REI Kalteng. Sidang pleno selanjutnya digelar Tanggal 4 Oktober 2011, dengan agenda mendengarkan keterangan pemohon dan ahli/saksi pemohon, terang Sapto (Humas).

PENGURUS DWP KAPUAS RESMI DIKUKUHKAN
Thursday, September 22, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 53 orang pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kapuas periode 2010-2015 resmi dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan Ketua DWP Provinsi Kalteng No. SKEP 13/SK/DWP PROV KALTENG.VI/2011. Pengukuhan itu dilaksanakan di Gedung Wanita Lawang Kameloh, Kamis (22/9) pagi. Dalam sambutannya Penasehat DWP Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi mengatakan tuntutan reformasi dan kehidupan globalisasi abad XXI mensyaratkan adanya tata kehidupan yang menghormati dan melindungi hak asasi manusia, demokratis,keterbukaan serta tegaknya supremasi hukum. Hal tersebut merupakan ciri kehidupan masyarakat madani yang akan mendorong terwujudnya tujuan nasional. “Sejalan dengan tuntutan dan perubahan kehidupan tersebut, isteri PNS yang terhimpun dalam satu wadah/ organisasi DWP menjalankan organisasi dengan netral secara politis, demokratis dan mandiri dalam menentukan visi misi dan kebijaksanaan organisasi yang bertujuan meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraan anggota,” kata Aliyah. DWP bersifat netral tidak terikat langsung dengan jabatan suami dan netral tidak terkait dengan politik. Kemandirian organisasi dapat terlihat pada visi dan misi serta program/ kegiatan yang meliputi bidang pendidikan, ekonomi serta sosial budaya. Sebagai pengurus DWP harus memiliki komitmen untuk kemanjuan organisasi, menjalankan visi dan misi dengan baik , dapat memainkan peran sebagai pendamping suami kemudian mampu memberikan semangat dan dorongan moril serta mendidik anak dengan baik bersama suami, ungkap Isteri orang no satu dikapuas. Pada kesempatan yang sama, Ketua DWP Ruseni Edy Lukman mengatakan tugas pokok DWP adalah melakukan pembinaan mental dan spritual agar menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

77

YME, berkepribadian kemudian berbudi pengerti luhur serta mampu membina anggota dalam memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan. Adapun pengurus DWP berasal dari DWP SKPD/Instansi/Dinas/Badan se Kabupaten Kapuas. Mohon maaf bila banyak Ibuibu yang tidak menjadi pengurus DWP Kabupaten Kapuas, tetapi saya yakin Ibu-ibu adalah yang terbaik di DWP SKPD masing-masing, terangnya. (humas)

BUPATI MAWARDI KOREG APKASI KALIMANTAN
Thursday, September 22, 2011
JAKARTA – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mendapat kepercayaan sebagai Koordinator Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Regional Kalimantan yang juga merangkap sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Kalteng. Masuknya Bupati Kapuas dalam jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Apkasi berdasarkan hasil Munaslub Apkasi di Kubu Raya (Kalbar) Juni 2011 lalu, sesuai Keputusan Tim Formatur Penyusunan DPP Apkasi Masa Bakti 2011-2015. Sesuai rencana Bupati HM Mawardi beserta pengurus DPP Apkasi lainnya akan dikukuhkan oleh Menteri Dalam Negeri Gumawan Fauzi pada 5 Oktober 2011, sekaligus dengan pelaksanaan Rekernas VIII Apkasi di Bali , yang rencananya akan dibuka oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Demikian dijelaskan Koordinator Bidang Diklat dan Seminar Sekretariat Apkasi Korwil Kalteng John Phita Kadang S.Sos, M.Si, usai mengikuti Rapat Persiapan Rakernas Apkasi VIII di Jakarta, Selasa (20/9), melalui Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas Setda Kapuas, Sapto Subagio. Ditambahkan John, kami sudah mengirim melalui faximile kepada kepada seluruh Bupati se Kalteng selaku anggota Apkasi untuk hadir dalam kegiatan Pengukuhan dan Rakenas VIII tersebut. Dia mengharapkan, untuk konfirmasi kehadiran Bupati sebagai peserta agar menyampaikan formulir pendaftaran yang sudah dikirim melalui nomor fax 021 5711463 (Sekretariat DPP Akpasi Jakarta. (Humas)

TUKIMAN : PEMBANGUNAN SANGAT DIRASAKAN MANFAATNYA
Friday, September 23, 2011
KUALA KAPUAS –“Pembangunan yang ada sekarang sangat terasa manfaatnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, ungkap Tukiman, salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Basarang. “Saya sejak tahun 1960 sudah berdomisili disini dan melihat banyak perubahan, jalan jembatan dan Infrastruktur banyak dibangun, dan terlebih lagi ada 11 Pelayanan kesehatan gratis yang dapat 78
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

langsung terasa manfaatnya bagi masyarakat”, tutur Tukiman. Dia juga mengharapkan, kepada Pemerintah Daerah mudah-mudahan kegiatan monitoring dan evaluasi ini dapat terus dilaksanakan. Pernyataan Tukiman tersebut disampaikan saat pertemuan dengan Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST, di aula Kantor Kecamatan Basarang, Kamis (22/9) Siang. Pertemuan itu di gelar dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) Wabup di wilayah tersebut. Dikatakan Suran, panggilan akrab Wabup, Kunker bertujuan guna memonitor dan mengevaluasi secara langsung program kerja SKPD yang telah dilaksanakan maupun yang sedang berjalan dan sudah sampai sejauh mana realisasinnya. Selesai pertemuan, Wabup meresmikan Posyandu dari proyek PNPM, yang terletak di Desa Basarang. Kemudian meninjau bangunan Sekolah Taman KanakKanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), serta menyerahkan bantuan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) PNPM kepada 2 kelompok yaitu Nurul Fastabiqul dan Aqidah senilai total Rp. 72.500.000 yang berada di Desa Desa Tarung Manuah KM 14. Meninjau Pekerjaan jalan sirtu di Desa Batu Nindan, Pabrik pupuk organik PD Panunjung Tarung, proyek peningkatan jalan malang timur, dan terakhir meninjau kolam ikan . Turut mendampingi Kunker Wabup, beberapa Kepala SKPD atau yang mewakili , Camat Basarang Drs H Agus Danang W M Hum dan Unsur Tripaka Basarang (Humas).

BUPATI SAMPAIKAN KEGIATAN KFCP DI KAPUAS
Friday, September 23, 2011
PALANGKA RAYA – Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan sejumlah informasi yang terkait dengan pemberdayaan masyarakat dalam upaya rehabilitasi hutan dan lahan yang di lakukan oleh Kalimantan Forest and Climate Partnership(KFCP) di Kabupaten Kapuas. Menurutnya KFCP merupakan kerjasama Pemerintah Indonesia dan Australia untuk mengelola kegiatan dengan luas 120.000 hektare yang meliputi tujuh desa dan 14 pemukiman di wilayah Kecamatan Mantangai dan Timpah. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kapuas saat menggelar acara makan malam Penutupan Pertemuan Kelompok Kerja Iklim dan Hutan Gubernur Negara Sahabat atau yang lebih dikenal dengan Governors’s Climate and Forest di Resort Rungan Sari Kecamatan Bukit Batu Palangka Raya, Kamis (22/9) malam. Menurut Bupati yang saat itu didampingi ibu Hj Aliyah Mawardi bahwa kegiatan yang telah dan akan dilakukan KFCP adalah penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa yang melibatan partisifatif masyarakat. Kemudian pengembangan proses perjanjian desa sebagai dasar kemitraan yang setara antara KFCP dengan desa dalam penurunan emisi melalui proses-proses yang sesuai dengan prinsif FPIC (free and prior inform consent). ”Selain itu KFCP juga melakukan uji coba sekolah lapang karet untuk meningkatkan mutu karet dengan upaya peningkatan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

79

kualitas dan harga jual karet masyarakat di seluruh desa,” ungkapnya. Lebih jauh dikatakan dengan telah ditetapkan Kalteng sebagai provinsi pilot REDD dan Kabupaten Kapuas dalam bagian dari program prioritas pemerintah dalam komitmen mengurangi emisi karbon akan dilakukan kegiatan merestorasi dan perbaikan ekosistem hutan gambut yang pernah rusak akibat adanya PLG. ”Program kerja KFCP harus sinergis dan harmonis serta fokus pada pilar pembangunan yang meliputi ekonomi, lingkungan dan masyarakat. Dimana mahaga lewu atau membangun kampung merupakan pondasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Pada kesempatan itu Bupati juga menjelaskan Kabupaten Kapuas telah ditetapkan oleh Menteri Kehutanan, Dubes Australia serta Gubernur Kalteng sebagai ”Desa Model REDD” pada tanggal 15 September lalu. Bahkan pada saat itu Mawardi juga mengundang peserta delegasi dan pertemuan GCF untuk mengikuti kunjungan lapangan ke Desa Patak Puti di Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas yang merupakan salah satu dari tujuh desa di areal REED yang dilaksanakan oleh KFCP. Rencananya kunjungan akan dilakukan pada hari Jumat (23/9). Usai pertemuan Bupati dan perwakilan delegasi berkenan saling bertukar cendera mata. Kegiatan juga diisii dengan makan malam bersama dan hiburan tarian khas Dayak. Selain para peserta pertemuan GCF juga tampak sejumlah pejabat Pemkab Kapuas. Diantaranya Sekda Kapuas H Nurul Edy, Asisten II Zahirsyah Rovieq, Kepala BPMDes Ferly Sangen serta Kepala BLH Andarias Lempang serta Kepala Bappeda Herson B Aden. (humas)

BUPATI MAWARDI BUAT e-KTP
Saturday, September 24, 2011
KUALA KAPUAS – Sebagai warga negara dan untuk memberikan contoh kepada masyarakat tentang pentingnya indentitas diri , Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM membuat Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Pembuatan e–KTP oleh Bupati , menandai pencangan pembuatan e-KTP untuk wilayah Kabuaten Kapuas, berlagsung di Halaman Kantor Camat Selat, Jum’at (23/9) pagi. Pada kesempatan itu , istri orang nomor satu di Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi, Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST, Dandim 1011 Kapuas Letkol Arm Moch Erwansyah, dan Sekda Nurul Edy juga turut membuat e –KTP. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Dalam Negeri melakukan terobosan baru dan solusi yang inovatif melalui melalui penerapan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis nomor induk kependudukan (NIK) secara nasional dilengkapi sidik jari dan chip yang bertujuan untuk mewujudkan tertib database kependudukan, tertib penertiban NIK dan tertib penerbitan dokumen kependudukan (Kartu Keluarga,KTP,dan akta-akta pencatatan sipil). Penerapan E-KTP sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan UU No. 23 Tahun 2006 tentang administrasi kependudukan, yag mewajibkan kepada pemerintah bahwa KTP harus disediakan ruang untuk memuat kode keamanan dan rekaman elektronik data kependudukan. Sesuai hasil kesepakatan Rakernas Kependudukan dan Catatan Sipil Tahun 2010 pada tanggal 28-30 Nopember 2010 di Batam. Pemkab Kapuas menyatakan kesanggupannya untuk mensukseskan tiga program strategi nasional di bidang kependudukan dan pencatatan sipil yang terdiri dari pemuktahiran data kependudukan kemudian penerbitan NIK Nasional serta penerapan E-KTP. “Sebagai bentuk dukungan, saya menginstruksikan kepada seluruh jajaran 80
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Pemkab Kapuas untuk bekerja sama dan berkoordinasi dalam pelaksanaan kegiatan penerbitan NIK maupun pemantauan pelaksanaannya dilapangan guna mensukseskan penerapan E-KTP,” kata Mawardi. Dengan diterapkannya E-KTP secara online di Kabupaten Kapuas memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat bangsa dan Negara antara lain mencegah dan menutup peluang adanya KTP ganda dan KTP palsu . Selanjutnya dengan adanya E-KTP dapat mendukung terwujudnya database kependudukan yang benar-benar akurat, mendukung peningkatan keamanan Negara dengan tertutupnya peluang beredarnya KTP ganda dan KTP palsu serta E-KTP berlaku secara Nasional yang dapat digunakan untuk memperoleh layanan publik baik dari lembaga Pemerintahan maupun Lembaga Swasta. Saya berharap NIK Nasional yang dicantumkan dalam setiap dokumen kependudukan benar-benar dijadikan dasar penerbitan berbagai dokumen penting seperti paspor, SIM, NPWP,Polis Asuransi, Sertifikat Tanah, serta penerbitan dokumen identitas diri lainnya, terangnya. Diminta perhatian kepada Camat,Lurah dan Kepala Desa di Kabupaten Kapuas agar lebih pro aktif mensosialisasikan penerapan E-KTP kepada masyarakat yang masih menggunakan KTP local untuk mengganti dengan E-KTP tanpa dipungut biaya (gratis). Menurut Kadis Dukcapil Kapuas Drs H Agus Jamaludin, berdasarkan hasil tim suvervisi pengawasan koordinator wilayah V , yang terdiri dari Tim dari Adminduk, ITB, LSM, konsorsium Kuadra, jaringan komunikasi dan sucofindo meliputi tujuan Provinsi dan 41 Kabupaten/Kota, hanya Kabupaten Kapuas yang pertama sudah melaporkan kesiapannya untuk menerapkan e-KTP secara nasional pada hari ini. (humas)

PENGHARGAAN YANG DITERIMA DARI KERJA KERAS KITA
Sunday, September 25, 2011
KUALA KAPUAS –.Apa yang dicapai selama ini merupakan upaya dan kerja keras kita semua, sebagaimana beberapa pengharagaan dari Pemerintah Pusat kepada masyarakat yang telah diterima Bupati Kapuas dapat terus memotivasi kita untuk berbuat yang terbaik bagi sesama, cita-cita mulai yang ingin kita raih kedepan dan terus kita perjuangkan salah satunya adalah Penghargaan Adipura, yang merupakan penghargaan tertinggi bagi Kabupaten/Kota yang di tata, rapi, bersih dan indah. Cita –cita itu pasti dapat diraih apabila kita bersama / semua mengimplementasikan nilai-nilai kehidupan beragama yang mengajarkan hidup bersih dan sehat. Hal itu disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada Halal Bi Halal Gabungan MUI, Ormas Islam, Perkeban, Paguyuban Sasono Karyo, Lembur Kuring, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKS) ,Kerununan Keluarga Bakumpai (KKB), dan Fron Pembela Islam (FBI) se Kabupaten Kapuas, Sabtu (24/9) malam di Lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas. Keaneka-ragaman budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat kita , perbedaan keyakinan, daerah asal kelahiran, etnis, status dan lain sebagainya tidak mungkin dapat kita lebur, karena memang Allah SWT menciptakan hambanya dalam kelompok-kelompok, tutur HM Mawardi. Perbedaan tersebut justru menjadikan kita untuk saling melengkapi, kekurangan satu sama lainnya dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Selanjutnya HM Mawardi mengatakan, bahwa disamping adanya keberhasilan pembangunan yang telah dicapai selama ini,

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

81

seperti infrastuktur jalan, dan jembatan, sarana dan prasarana pendidikan, ekonomi, perhubungan dan sebagainya, masih membutuhkan perhatian dan komitmen serta dukungan penuh masyarakat Kabupaten Kapuas. Untuk itu dia mengajak kepada seluruh masyarakat menatap kedepan untuk membangun Kabupaten Kapuas. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi menyampaikan turut prihatin atas terjadinya musibah kebakaran di Kabupaten Murung Raya, kepada masyarakat Kabupaten Kapuas dia menghimbau agar dapat memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita disana. Ceramah Halal Bi Halal disampaikan KH Akhmad Bakri. Dihadiri Unsur Forkompimda, Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy M.Si, Kepala SKPD, Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Ketua TP PKK Hj Aliyah Mawardi, Tokoh Agama dan Tokoh Maysrakat serta sejumlah kaum muslimin dan muslimat ( Humas)

H SULAIMAN HM MENGAJAK KKB DUKUNG PEMBANGUNAN KAPUAS
Sunday, September 25, 2011
KUALA KAPUAS – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) Pusat H Sulaiman HM mengajak , KKB Kabupaten Kapuas untuk mendukung pembangunan yang ada di daerah ini. Hal itu ditegaskan Ketua KKB Pusat H Sulaiman HM dalam sambutan diluar teks pada acara Halal Bi Halal KKB Kabupaten Kapuas , Minggu (25/9) pagi di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas. Selanjutnya dalam sambutan tertulisnya, H Sulaiman HM mengingatkan, keberadaan KKB janganlah menimbulkan permasalahan dikalangan masyarakat, lebihlebih bertantangan program pemerintah. Tetapi sebaliknya KKB berusaha bersama Pemerintah Daerah untuk memberikan kontribusi dalam mengisi pembangunan daerah. Organisasi KKB bukanlan bertujuan untuk menunjukan eklusivitasnya diantara komunitas lainnya , tetapi lebih dari itu dari organisasi memiliki visi dan misi yang jelas dan terukur, ungkap Sulaiman HM. Sementara itu selaku Pemerintah Kabupaten Kapuas , Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengharapkan kepada KKB Kabupaten Kapuas dapat menunjang dan turut mempercepat terwujudnya misi Kabupaten Kapuas , yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusian dan mendorong terwujudnya masyarakat yang bermoral, beretika , dan berbudaya. “ Kami menyadari bahwa seluruh program pembangunan di Kabupaten Kapuas ini tidak akan berjalan secara optimal tanpa dukungan dari seluruh komponen masyarakat , karena masyarakat mempunyai andil/peranan penting dalam pelaksanaan pembangunan, “ tutur HM Mawardi. Dia mengharapkan kepada masyarakat Bakumpai di wilayah Kabupaten Kapuas untuk dapat berperan aktif melalui bidangnya masing-masing , dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini, agar terwujud visi pembangunan Kabupaten Kapuas yang AMANAH ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Tanggung) dalam limpahan rahmat dan berkah Alllh SWT. Pada kesempatan itu Ketua Umum KKB Pusat H Sulaiman HM memberikan bantuan uang Rp.75 juta untuk KKB Kabupaten Kapuas, diterima ketuanya Radiansyah M.Ag, juga memberikan bantuan uang kepada kelompok Maulid Habsy. Kemudian digelar aksi penggalangan dana untuk korban kebakaran di Kabupaten Murung Raya , yang menghasilan dana Rp.3 juta lebih , ditambah dengan hari sebelumnya sebesar Rp.5 juta. Pada Halal Bi Halal tersebut, panitia menghadirkan

82

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

penceramah Prof DR KH Sarwani Juhri dari Kaltim. Dihadiri Unsur Forkompimda, jajaran pengurus KKB Pusat, Kabupaten Kapuas ,dan sejumlah KKB Kecamatan yang berada di Kabupaten Kapuas yang memenuhi ruangan Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas (Humas)

DWP BANJAR KUNJUNGI KAPUAS
Monday, September 26, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 50 orang pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Banjar Provinsi Kalsel melakukan pertemuan dan silaturahmi dengan DWP Kabupaten Kapuas yang dilaksanakan di Gedung Wanita Lawang Kameloh, Sabtu (24/9) pagi. Dalam sambutannya penasehat DWP Kabupaten Kapuas Hj Wiwid Nurul Edy menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Kapuas dan terima kasih atas kunjungan ibu-ibu dari Kabupaten Banjar. “Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya atas keterlambatan kami menerima kunjungan ibu-ibu karena ketua dan pengurus DWP Kabupaten Kapuas pada tahun 2010 banyak yang pindah mengikuti suami di kota lain,” terangnya. Berdasarkan hasil Muskab DWP Kabupaten Kapuas tanggal 28 Maret 2011 terpilih Ketua DWP yaitu Ny Ruseni Edy Lukman Hakim dan selanjutnya kepengurusan yang terdiri dari 53 orang disahkan oleh Ketua DWP Provinsi Kalteng. Dengan Surat Keputusan No. : SKEP.13/DWP.Prov.Kalteng/IV/2011 yang dikukuhkan pada tanggal 28 Maret 2011. “Semoga pertemuan/silaturahmi ini dapat dijadikan ajang untuk saling bertukar pengalaman, saling melengkapi serta mempererat tali silaturahmi antara kita. Kami berharap suatu saat kami dapat membalas kunjungan ini,” kata Wiwid. Pada kesempatan yang sama Ketua DWP Kabupaten Banjar Hj Budiarti menyampaikan ucapan terima kasih kepada DWP Kabupaten Kapuas yang sudah menerima kedatangan ini. Bahkan pihaknya mengucapkan selamat untuk pengurus DWP Kabupaten Kapuas yang baru dikukuhkan. “Kami menunggu kedatangan ibu-ibu di kota Martapura,” katanya. Kegiatan silaturahmi ini diisi dengan pertandingan bola voli yang dilakukan di halaman RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo. (humas).

PENYULUH PERTANIAN IKUTI BIMTEK
Monday, September 26, 2011
KUALA KAPUAS – 180 orang peserta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), mantri tani, POPT serta koordinator BPP mengikuti acara Pembukaan Pertemuan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluh Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura. Pertemuan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kapuas HM Mawardi yang diwakilkan Setda Kapuas Drs H Nurul Edy, yang dilaksanakan di
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

83

GPU Manggatang Tarung, Senin (26/9) pagi. Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya yang dibacakan Setda Kapuas Drs H Nurul Edy menyampaikan pertanian merupakan salah satu leading sektor yang memegang peranan penting terhadap pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat Kabupaten Kapuas. Kontribusi nyata sektor pertanian adalah mampu menyediakan pangan (beras) secara swasembada berkelanjutan di Kabupaten Kapuas khususnya di Kalteng. Hal lainnya, sektor pertanian juga menjadi andalan dalam meningkatkan sumber pendapatan asli daerah dimana PDRB pertanian Kapuas pada tahun 2010 meningkat mencapai 44,74% diantara sektorsektor basis lainnya. ”Tantangan pembangunan pertanian di masa depan akan semakin berat, kita dituntut bukan hanya meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan dasar (Basic Need) yang terus meningkat seiring dengan bertambahnya penduduk,“ ungkap Mawardi. Oleh sebab itu, kita dituntut untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Namun disis lain petanipada umumnya masih dihadapkan dengan berbagai kendala dan permasalahan seperti penguasaan teknologi yang masi rendah, rendahnya akses terhadap informasi, sarana produksi, sumber permodalan/ pembiayaan dan akses pasar yang masi terbatas. Ini semua merupakan tantangan bagi para penyuluh pertanian khususnya tanaman pangan dan hortikultura Kabupaten Kapuas. “Saya berharap agar para penyuluh pertanian yang sebagai ujung tombak pembangunan pertanian dapat lebih berperan dan mengambil bagian yang lebih besar dalam membantu dan mendorong tumbuh kembangnya usaha tani dan laju pembangunan pertanian,” terangnya. Pada kesempatan yang sama, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Ir M Ishak Basseri mengatakan pembangunan pertanian di Kabupaten Kapuas sejak beberapa tahun sampai sekarang telah berhasil meningkatkan ketahanan pangan, sumber pendapatan petani, PAD dan PDRB serta bahan baku pabrik/ industri. Isu pertanian di Kabupaten Kapuas untuk meningkatkan ketahanan pangan khususnya padi 400.000 ton (2011) merupakan tantangan realities karena keberhasilan dan tidaknya sangat ditentukan bagaimana strategis dan kebijakan yang ditetapkan serta kinerja semua pihak terkait. (humas)

PESERTA GCF KUNJUNGI KE DESA MODEL REDD+
Monday, September 26, 2011
KUALA KAPUAS - Pemerintah kabupaten Kapuas melalui Program Kalimantan Forest and Climate Partnership (KFCP) menerima kunjungan Lapangan peserta Governors Climate and Forest (GCF) di Desa Petak Puti Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Ir. Herson B. Aden, M.Si selaku Ketua Working Group REDD Kabupaten Kapuas yang saat itu mendampingi peserta ke lapangan mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan salah satu program dari kegiatan GCF yang dilaksanakan sejak tanggal 19-23 September 2011 di Palangka Raya Kalimantan Tengah. Herson mengatakan bahwa para peserta telah belajar banyak dari Kalteng bagaimana pengelola program REDD+ dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku dari REDD+ itu sendiri . Desa Petak Puti adalah 1 dari 7 Desa dan 14 Pemukiman dengan 9000 jiwa yang berada di Areal uji Coba REDD+ di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah, selanjutnya para peserta di ajak melihat keindahan danau

84

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Hai yang berada di dekat desa petak puti dengan menggunakan kloktok atau Ces. “Di Danau tersebut para peserta GCF melakukan diskusi aktif dengan masyarakat , pemangku adat tentang mekanisme pengelolaan REDD yang dilakukan oleh masyarakat bersama dengan Working Group REDD+ dan KFCP,” Kepala Bappeda Kapuas. Dengan demikian program REDD+ yang dilakukan KFCP harus sinergi dan harmonis serta focus pada tiga pilar pembangunan yang meliputi ekonomi, lingkungan dan masyarakat dimana MAHAGA Lewu merupakan pondasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya ini menambahkan bahwa indikator keberhasilan REDD+ tidak hanya dinilai semata mata dari indikator keberhasilan pengurangan emisi karbon. Melainkan juga keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitarnya , sehingga mengurangi tekanan terhadap hutan dan eksploitasi sumberdaya alam. (humas)

PENYERAPAN KREDIT UMKM LEBIH Rp500 MILIAR
Tuesday, September 27, 2011
KUALA KAPUAS – Dalam upaya memberdayakan sektor riil dan UMKM setelah UU No 23 Tahun 1999 antara lain dalam bentuk promotional role dalam bentuk bantuan teknis dan tidak bisa menyalurkan kredit secara langsung. Demikian disampaikan oleh Pimpinan Bank Indonesia Palangka Raya Amanlison Sembiring dalam sambutan tertulis yang dibacakan Rustamsyah mewakili Pimpinan BI saat pembukaan acara Fasilitasi Akses Permodalan dan Sosialisasi Kredit Program di Gedung Gandang Garantung, Selasa (27/9) pagi. Salah satu bantuan teknis tersebut yakni dengan mendorong penyerapan kredit/pembiayaan perbankan yang produktif. “Sebagai gambaran total kredit di Kabupaten Kapuas pada bulan Juni sebesar 613.904.000.000. Dimana, Kabupaten Kapuas berkontribusi 5,66 persen dari total kredit di Provinsi Kalteng,” terangnya. Lebih jauh dikatakan menurut skala, kredit UMKM di Kabupaten Kapuas Rp579.316.000.000 atau 94,37 persen, sehingga kontribusi UMKM sangat besar bagi serapan kredit di Kabupaten Kapuas. Salah satu alternatif skim pembiayaan yaitu melalui kredit program pemerintah. Dimana Bank Indonesia berusaha mensukseskan penyerapan kredit program pemerintah tersebut dengan melaksanakan sosialisasi program di kabupaten/kota. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten II Zahirsyah Rovieq mengatakan pemerintah telah menyediakan berbagai skim kredit program bagi UMKM antara lain kredit usaha rakyat (KUR), kredit pengembangan energi nabati revitalisasi perkebunan (KPEN-RP), kredit ketahanan pangan dan energi (KKPE) dan kredit usaha pembibitan sapi (KUPS). Skim kredit tersebut ditujukan pada bidang usaha tertentu dan dengan syarat dan ketentuan yang tidak sama, sehingga perlu

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

85

adanya sosialisasi. Dalam UU RI Nomor 20 Tahun 2008 tentang usaha mikro, kecil dan menengah ditegaskan antara lain tentang penumbuhan iklim usaha. Pemerintah dan pemerintah daerah menumbuhkan iklim usaha dengan menetapkan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang meliputi aspek pendaan, sarana dan prasana serta informasi usaha. Selain itu kemitraan, perijinan usaha, kesempatan berusaha, promosi dagang dan dukungan kelembagaan. “Kami memberikan aspresiasi kepada bank-bank atas kerjasamanya dalam sosialisasi kredit ini. Besar harapan kami agar sosialisasi ini dapat bermanfaat bagi tercapainya tujuan meningkatkan serapan kredit guna mensejahterakan UMKM di Kabupaten Kapuas,” tukasnya. (humas)

BUPATI KOTABARU PUJI PEMBANGUNAN KAPUAS
Wednesday, September 28, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kotabaru H Irhami memuji pembangunan yang ada di Kabupaten Kapuas. Menurutnya banyak hal yang patut ditiru dari Kota Kuala Kapuas khususnya menyangkut tata kota dan tata lingkungan. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Korabaru saat kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas. Menurut Bupati hasil pilkada 2011 ini, kunjungan ini merupakan kunjungan balasan dari Pemkab Kapuas ke Kotabaru tahun lalu. “Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan sebelum saya jadi bupati disana. Dan Bupati Kapuas merupakan sahabat kami karena beliau saat masih muda banyak berkiprah di Kotabaru,” kata Irhami saat jamuan makan malam di Rujab Bupati Kapuas, Selasa (27/9) Menurut Bupati yang memiliki delapan anak ini, banyak hal yang pantas ditiru dari Kabupaten Kapuas. Bahkan dia mengaku akan ada bagian-bagian yang akan dibawa ke Kotabaru untuk bisa diterapkan disana. Diantaranya model pembangunan gues hause yang merupakan rumah unik yang berada di tepi sungai yang berfungsi sebagai penginapan. Selain itu penataan kota dan lingkungan yang cantik. ”Terus terang kami kalah cepat dengan Kapuas, apalagi usia Peemerintah kabupatennya hampir sama dengan kami. Jika Kapuas 60 tahun maka kami 61 tahun,” terang Irhami yang kala itu didampingi sejumlah pejabat Pemkab Kotabaru termasuk Ketua DPRD. Selain itu dirinya selaku Bupati Kotabaru juga mengundang Bupati Kapuas untuk dapat kembali berkunjung ke Kotabaru. Sementara itu ditempat yang sama Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati Kotabaru yang telah datang ke Kota Kuala Kapuas. Apalagi dengan perjalanan darat yang cukup melelahkan sekitar delapan jam. ”Kami berharap kunjungan balasan ini merupakan sarana untuk lebih mempererat tali silahturahmi antara jajaran Pemkab Kapuas dan Pemkab Kotabaru,” terang Mawardi. Bahkan lingkup kerjasama daerah tentunya tidak hanya sebatas pada pengembangan potensi daerah tetapi juga kerjasama daerah dalam pengelolaan kawasan, SDA, pelayanan publik dan lainnya. Hal ini dinyakini mampu menunjang percepatan pembangunan daerah masing-masing sesuai dengan kewenangan kabupaten yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dengan demikian diharapkan dalam pengembangan dan percepatan pembangunan daerah dapat saling melangkapi kelebihan serta menutupi kekurangan masing-masing daerah yang semuanya bermuara pada peningkatan kapasitas sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah. Pada pertemuan

86

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

tersebut tampak pula hadir Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iif Saifrudin , Unsur Forkompimda dan sejumlah Kepala SKPD. Kemudian hadir pula Hj Aliyah Mawardi yang saat itu mendampingi istri Bupati Kotabaru. Sebelumnya kedatangan Bupati Kotabaru disambut dengan acara adat dan tarian daerah di halaman Rujab Bupati pada sore hari, Selasa (27/9). (humas)

ISTRI BUPATI KOTABARU KUNJUNGI SENTRA KERAJINAN DI KAPUAS
Thursday, September 29, 2011
KUALA KAPUAS - Ketua TP-PKK Kotabaru Hj Sri Maria Ningsih Irhami melakukan kunjungan ke sejumlah tempat di Kota Kuala Kapuas. Ketua TP-PKK Kabupaten Kotabaru beserta rombongan didampingi langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Kapuas Ny Erwansyah serta Penasehat DWP Kapuas Hj Wiwid Nurul Edy. Istri orang nomor satu di Kotabaru tersebut, mengunjungi beberapa tempat seperti Kantor Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Perindagkop). Kemudian mengunjungi Kantor Bupati Kapuas serta mengunjungi tempat kerajinan khas Kalteng di Hampatung. Di Disperindagkop Sri Maria melihat beberapa hasil kerajinan khas Kalteng serta alat teknologi cepat guna untuk pengolahan berbagai macam keripik. Kemudian rombongan melanjutkan kunjungan ke Kantor Bupati Kapuas untuk melihat secara langsung letak Kantor yang berada di Jalan Pemuda KM 5,5 yang selanjutnya rombongan bertolak langsung ke Hampatung untuk melihat bermacam-macam kerajinan tangan khas Kalteng. Disana, Sri terlihat begitu kagum akan kerajinan khas Kalteng seperti mandau, kerajinan dari getah nyatu, tas purun, serta bermacam-macam kerajinan lainnya. Bahkan dia menyempatkan diri membeli kerajinan khas Kabupaten Kapuas. (humas)

BUPATI MELAYAT ISTRI KETUA DPRD
Thursday, September 29, 2011
KUALA KAPUAS–Bupati HM Mawardi menyempatkan diri melayat Pendriyana (52) istri Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung, Kamis (29/9) siang. Saat itu Mawardi disambut oleh Sekwan DPRD Tatang Lesmana di kediaman pribadi Ketua DPRD di Jalan Seroja No. 18 B. Kemudian Bupati memasuki rumah duka untuk melihat secara langsung kondisi almarhum Pendriyana didampingi Robert L Gerung. Disini Mawardi sempat berdoa sejenak. ”Saya secara pribadi dan keluarga serta Pemerintah Kabupaten Kapuas ikut berduka cita,” kata Mawardi saat itu. Menurut Robert,
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

87

istrinya meninggal pada hari Rabu (28/9) pagi karena serangan kanker setelah sebelumnya dirawat di RS Darmais Jakarta. ”Kami telah berusaha sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik bagi almarhum tapi takdir berkata lain,” terang politisi PDI Perjuangan ini. Sementara itu diwaktu yang bersamaan, rombongan Tim Penggerak PKK Kapuas yang dipimpin langsung oleh ketuanya Hj Aliyah Mawardi. Saat tampak pula Ny Wisnu Putra, Ny Wiwid Nurul Edy, dan Ny Erwansyah. Selain itu tampak pula rekan-rekan sejawat Robert di DPRD seperti Edy Fahriansyah dan Eliser Timbung. Kemudian Ketua Pengadilan Negeri Agustinus Setya Wahyu serta Dandim Letkol Arm Erwansyah juga terlihat di rumah duka. Sekadar diketahui almarhum Pendriyana merupakan buah hati dari pasangan Baku kaya dan Lindu Badun yang dilahirkan di Desa Batapah Kecamatan Timpah pada 26 Pebruari 1959 lalu ini anak ke 6 dari 11 bersaudara. Almarhum sendiri memulai kariernya sejak menamatkan sekolah SLTA di Kapuas pada tahun 1979 lalu hanya berselang 1 tahun saja sudah diterima menjadi PNS dan mengabdi di Dinas Pendapatan pada tahun 1981, kemudian berpindah ke Kantor Kesbanglinmas, BKD, Kecamatan Kapuas Hilir, PMD yang selanjutnya di Kantor Perpustakaan dengan Golongan IIId sedangkan di keorganisasian almarhum menjabat sebagai Ketua Ikiawan DPRD Kapuas, Ketua I PKK Kapuas dan sebagai Penasehat di Majelis Jemeaat Efrata. Almarhum dikaruniai empat orang anak yaitu Stepanus Gerung, Willem Gerung, dan sikembar Conny dan Corry Gerung. Rencananya almarhum akan dimakamkan di pemakaman keluarga pada hari Sabtu (1/10) di Kelurahan Hampatung seberang Kapuas. (humas)

78 LULUSAN AKPER RESMI DI WISUDA
Friday, September 30, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 78 orang lulusanAkper dari kelas regular di wisuda setelah selesai menempuh akademik keperawatan, yang dilaksanakan di GPU ManggatangTarung, Kamis (29/9) pagi. Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian Drs Zahirsyah Rovieq mengatakan kesehatan adalah salah satu misi pemkab Kapuas dalam rangka mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Kapuas tahun 2008 s/d 2013 yakni Bersama membangun ekonomi kerakyatan berbasis pada agribisnis dan agroindustry menuju Kapuas yang AMANAH (Aman, Maju, Sejahtera dan Tangguh). Sejalan dengan program tersebut, untuk memberikan jaminan layanan dasar dibidang kesehatan bagi masyarakat pada umumnya dan khususnya keluarga miskin/ kurang mampu. Untuk mewujudkan hal itu, Pemkab Kapuas masih memerlukan tambahan tenaga guna memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan yang akan ditempatkan didaerah, prasyarat utama memiliki komitmen yang kuat dan mau ditempatkan di wilayah terpencil. “Saya sepakat dengan visi akper Kapuas yaitu mencetak tenaga ahli madya keperawatan yang berjiwa pancasila, memiliki integritas tinggi serta berdaya saing tinggi,” kata Mawardi. 88
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Dan saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan/ wisudawati serta selamat memasuki babak selanjutnya. Pada kesempatan yang sama, Direktur Akper Pemkab Kapuas Mantikey F Lambong mengatakan selama tiga tahun mahasiswa mengikuti pembelajaran meliputi pengalaman belajar ceramah (PBC) dan pengalaman belajar dikusi (PBD). “Saya atas nama institusi Akper Pemkab Kapuas mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dan Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya manusia (SDM) Kesehatan yang telah melakukan bagiannya sebagai perpanjangan tangan dari pusat pendidikan tenaga kesehatan,” terangnya. (humas)

PEMKAB KAPUAS DAN KOTABARU TANDA TANGANI MoU
Friday, September 30, 2011
KUALA KAPUAS – Pemkab Kapuas dan Kotabaru menandatangani memorandum of understanding (MoU) yang dilaksanakan di Gedung Wanita Lawang Kameloh, Rabu (28/9) lalu. MOU tersebut berisi kesepakatan antara Pemkab Kapuas dan Kotabaru tentang pembangunan daerah. Penandatangan ini disaksikan sejumlah unsur Forkominda, para Kepala SKPD Kotabaru dan Kapuas. Bupati Kapuas Ir HM Mawardi bertindak sebagai Pihak Pertama dan H Irhami Ridjani bertindak sebagai Pihak Kedua. Pihak Pertama dan Pihak Kedua secara bersama-sama disebut sebagai Para Pihak. Isi nota kesepakatan tersebut merupakan rencana kerjasama pelaksanaan urusan pemerintahan yang telah menjadi kewenangan Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Kotabaru yang dilakukan dengan prinsip efisiensi, efektivitas, sinergi, saling menguntungkan, kemudian itikad baik, mengutamakan kepentingan nasional dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, persamaan kedudukan, transparansi, keadilan dan kepastian hukum. Tujuan kesepakatan tersebut adalah untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. Yang melingkupi bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, kebudayaan dan pariwisata, pelayanan publik, penataan ruang, jasa lingkungan, pendapatan daerah, kemudian pertanian, perkebunan, pertambangan, perhubungan, serta pemuda dan olahraga. Usai penandantangan dilanjutkan dengan dialog tentang pembangunan yang telah dilakukan di Kabupaten Kapuas. Diantaranya tentang keberhasilan Kapuas sebagai salah satu lumbung padi di Kalteng. Kemudian menyangkut pengelolaan tata kota mulai dari kebersihan lingkungan hingga pembuatan taman kota. Selain itu dijelaskan pula tentang telah adanya Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) yang menjadi tempat pengurusan perijinan satu pintu. Setelah melakukan pertemuan, kegiatan kembali dilanjutkan dengan olahraga persahabatan yang meliputi pertandingan futsal, tenis dan bulu tangkis. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

89

BUPATI SAMBUT POSITIF PROGRAM PNPM
Friday, September 30, 2011
KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas HM Mawardi menyambut baik Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan yang telah dilaksanakan selama ini. Pasalnya program ini dinilai langsung menyentuh pada kepentingan masyarakat. Demikian disampaikan oleh Bupati saat Rakor PNPM Mandiri Pedesaan se Kecamtan Kabupaten Kapuas yang dilaksanakan di Aula Kantor Lurah Selat Dalam Jalan Tjilik Riwut Kuala Kapuas, Jumat (30/9) pagi. Menurutnya saat ini program PNPM telah banyak membantu pemerintah daerah. Misalnya dalam perbaikan jalan maupun pembuatan sarana pendidikan seperti taman kanak-kanak. ”Saya berharap program PNPM juga dapat disinergiskan dengan program pemerintah daerah agar mewujudan penyelesaian perbaikan infrastruktur yang ada selama ini,” terang Mawardi yang saat itu didampingi oleh Kepala BPMDes Ferly A Sangen. Bahkan dia juga meminta program PNPM juga dapat membangkitkan sektor perekonomian. Misalnya jika disuatu daerah ada terdapat keunggulan makan PNPM diharapkan bisa membantu menjual atau mempromosikannya. ”Fasilitator PNPM juga diharapkan agar mampu mendorong perekonomian di daerahnya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terang Bupati saat itu. Kemudian dibagian yang saya Bupati juga berjanji akan melihat secara langsung dan meresmikan program PNPM yang telah dilaksanakan. Sementara itu Kepala BPMDes Ferly Sangen menjelaskan kegiatan itu diikuti oleh Kasi PMD Kecamatan, Fasilitator Kabupaten, Fasilitator Kecamatan, Fasilitaor Teknis serta Unit Pelaksana Kegiatan. Tidak hanya itu, Ferly juga menekankan kepada pelaksana PNPM yang hadir agar selalu meningkatkan kwalitas pekerjaan yang di laksanakan baik fisik maupun infrastruktur. Lanjut Ferly, dalam hal penyaluran Simpan Pinjam Perempuan (SPP) juga ditekankan agar UPK selalu memperhatikan dan bila mana perlu di lakukan previkasi yang selektif, hal ini agar jangan sampai terjadi kebocoran,” ungkapnya. Sementara itu Fasilitator Kabupaten Erwan mengatakan kegiatan rakor di bulan ini merupakan salah satu persiapan untuk melaksanakan kegitan pelaksanaan PNPM di tahun 2012 yang akan datang. ”Sehingga di pandang perlu untuk di lakukan rakor, untuk melakukan evaluasi dan revio kegiatan di tahun 2011 ini, guna pencapaian dalam pelaksanaan program PNPM tahun 2012 yang seyogiyanya dilakukan secara bersama-sama,” papar Erwan. (humas)

JALAN GANG DALAM KOTA MULAI DI ASPAL
Friday, September 30, 2011
KUALA KAPUAS – Pembangunan infrastruktur khususnya jalan terus di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas. Bahkan tak hanya jalan-jalan utama yang menjadi prioritas tapi juga akses jalan gang juga jadi perhatian. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kapuas Ir Amry Baharuddin, Jumat (20/9) menjelaskan untuk pengaspalan gang dalam kota dilakukan dengan tiga jenis kontruksi yakni aspal, cor beton dan paving. ”Jadi untuk pengerjaan jalan di gang disesuaikan dengan kondisi di lapangan, kalau berair akan dilakukan cor beton. Sedangkan yang tinggi akan di aspal. 90
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Kita tergetkan tahun 2014 seluruh gang dalam kota akan di aspal,” terang Amry. Lebih lanjut dijelaskan pekerjaan perbaikan jalan gang telah dilakukan di sejumlah titik. Diantaranya di gang Jalan Anggrek, Seroja, Mahakam Tjilik Riwut dan di Jalan Pemuda. Tak hanya jalan dalam kota yang menjadi perhatian. Melainkan sejumlah ruas jalan dalam kota di sejumlah kecamatan juga dilakukan perbaikan. Pada tahun ini misalnya Dinas PU telah melakukan pengaspalan di jalan dalam kota Timpah dan Sei Hanyo. Selain itu perbaikan jalan juga dilakukan di Kecamatan Basarang tepatnya di Desa Bungai Jaya dan Malang timur, termasuk jalan dalam kota Dadahup dan Mantangai. Bahkan rencananya tahun 2012 jalan masuk kota Pujon juga akan dilakukan pengaspalan. Disinggung tentang pendanaan, Amry mengatakan untuk pembangunan jalan tersebut dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Cipta Karya dan Bina Marga yang bersumber dari APBN. Selain itu ada pula Dana Alokasi Umum (DAU) dari APBD kabupaten. ”Sebenarnya kita ingin perbaikan jalan di dalam kota khususnya gang dapat diselesaikan tahun depan tapi mengingat anggaran yang terbatas makanya dilakukan secara bertahap,” pungkasnya. (humas)

UPACARA HAPSAK PANCASILA BERLANGSUNG KHIDMAT
Saturday, October 01, 2011
KUALA KAPUAS – Hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2011 , di peringati di Kuala Kapuas dalam suatu upacara, bertempat di Stadion Olahraga Panunjung Tarung Kuala Kapuas. Jalannya upacara Hari Peringatan Kesaktian (Hapsak) Pancasila di Kuala Kapuas berlangsung khidmat, bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dan komandan Upacara (Danup) Lettu Inf Syahidin SH serta Perwira Upacara Kapten Inf Saifudin SE. Upacara diawali dengan penghormatan pasukan, mengheningkan cipta dipimpin Irup, Pembacaan Naskah Pancasila oleh Irup, Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

91

Sekretaris KNPI Kabupaten Kapuas Suwarno Muryat M.Pd, dan Pembacaan Naskah Ikrar oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Mahmud Iip Syafrudin S.IP dan diakhiri pembacaan doa oleh Nabhan S.Ag dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas. Dihadiri Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST, Unsur Forkompimda, Ketua Pengadilan Negeri Kapuas Agustinus Setya SH , Sekda Drs H Nurul Edy M.Si , Staf Ahli Bupati, para Asisten , Kepala SKPD, pimpinan Ormas ,pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) , anggota Pepabri, PKK dan Dharma Wanita Persatuan. Kemudian diikuti anggota TNI, Polri, Satpol PP, Polisi Rutan, PNS, Resimen Mahasiswa , Mahasiswa STAI dan AKPER, Pramuka , pelajar SLTP dan SLTA dan sejumlah peserta upacara lainnya. (Humas).

BUPATI PIMPIN LANGSUNG RAPAT MTQ TK PROV KALTENG
Sunday, October 02, 2011
KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM memimpin langsung Rapat Pantia Pelaksana Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan dilaksanakan di Kota Kuala Kapuas tahun 2012 mendatang. Rapat yang dihadiri seluruh panitia pelaksana itu, berlangsung di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas, Sabtu (1/10) sore , dengan agenda utama mendegarkan pengarahan Bupati Kapuas selaku Ketua Umum Panitia Pelaksana MTQ XXVI Tingkat Prov.Kalteng, didampingi Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy M.Si selaku Ketua Harian. Menurut rencana, kata Nurul Edy, MTQ Tingkat Prov Kalteng tersebut dilaksanakan pada bulan Mei 2012 , minggu kedua , diikuti 1.576 orang kafilah , diluar official. Panitia menyiapkan 18 buah rumah , ditambah 3 rumah jabatan Asisten sebagai cadangan untuk pemondokan para kafilah dari 14 Kabupaten/Kota se Kalteng, juga hotel untuk dewan hakim. Pada MTQ tingkat Prov.Kalteng , panitia menginginkan , Tri Sukses dapat terwujud, yaitu, Sukses penyelenggaraan, Sukses sebagai tuan rumah dan Sukses prestasi, ungkap Nurul Edy. Sementara itu Bupati HM Mawardi mengatakan, untuk mewujudkan Tri Sukses tersebut diperlukan kerja keras , kesungguhan , kerjasama dan koordinasi yang baik dari panitia. Pembagian tugas masing-masing bidang, sub bidang, dan anggotanya harus jelas . Begitu juga perencanaan , pejadwalan waktu dan pelaksanaan harus benar-benar diperhatikan dan dicermati dengan baik. Ditunjukan Kabupaten Kapuas sebagai tuan rumah MTQ tingkat Prov Kalteng merupakan suatu kepercayaan dan kehormatan, untuk itu HM Mawardi mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar dapat mensukseskannya. “ Pada upacara pembukaan dan penutupan MTQ nanti , serta kegiatan lomba-lomba , panitia harus melibatkan masyarakat sebanyak-banyakanya “, pinta Mawardi. Terkait dengan itu diperlukan sosialisasi yang baik, efektif , dan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan, katanya. Masalah

92

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

pemondokan kafilah, hotel dewan hakim dan transportasi , perencanaannya harus benarbenar diperhatikan dengan baik , pinta Mawardi. Hal lain yang cukup penting juga di bidang keamanan, agar dikoordinasikan dengan baik , sehingga pelaksanaan MTQ dapat berjalan dengan aman, tertib.dan lancar , sebagaimana yang kita harapkan bersama , tutur Mawardi “ Buatlah perencanaan program secara ril “, katanya. (Humas)

MUSDA MUI MOMENTUM PERKUAT PERAN ULAMA
Sunday, October 02, 2011
KUALA KAPUAS – Melalui Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas hendaknya dapat dijadikan momentum untuk memperkuat peran ulama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sesuai dengan tujuan awal didirikan lemabaga MUI. Harapan itu disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada saat membuka Musda MUI Kabuaten Kapuas, di Gedung Wanita Lawang Kameloh Kuala Kapuas, Minggu (2/10) pagi. “ Jaga dan pelihara selalu kebersamaan , persatuan dan kesatuan baik intern umat beragama maupun antar umat beragama “, harap HM Mawardi. Jangan mudah terpancing dan terprovokasi oleh isu-isu yang bernuansa Sara sehingga menciptakan kondisi instanbilitas yang pada akhirnya merugikan kita semua. Beri pemahaman dan persepsi yang benar tentang Islam baik bagi ummat Islam sendiri maupun penganut agama lainnya. Agar kebenaran dan kemuliaan ajaran Islam tidak dinodai oleh segelintir kelompok yang menterjemahkan Islam dalam sudut pandang sempit, radikal dan tidak mendasar, tutut Mawardi. “Bangun dan perkuat hubungan antara Ulama dan Pemerintah , yang selama ini telah terjalin dengan baik, melalui pelibatan para ulama dalam rangka mendorong dan memotivasi ummat untuk ikut serta berpartisipasi secara aktif serta dalam penyelenggaraan pembangunan, pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. Sementara itu Ketua MUI Prov Kalteng Prof Dr KH Ahmadi Isa MA mengatakan, MUI harus menjadi teladan ummat Islam, harus bersifat jujur, amanah, tabligh (menyampaikan apa yang dipercayakan) , cerdas , dan berwawasan luas. MUI harus berperan sebagai pembaharu, mau dan mampu mencari terobosan baik dan jitu untuk kemajuan umat, kesejahteraan umat dan berupaya keras mewujudkan agar umat sejahtera dan bermartabat, ungkap KH Ahmadi Isa. Musda MUI berlangsung Tanggal 1 – 2 Oktober 2011, diiktui 114 orang peserta, terdiri dari pengurus MUI Kecamatan, Kabupaten Kapuas dan Pengurus MUI Prov Kalteng . Turut memberikan sambutan pada kesematan itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Drs H Mahli dan Ketua MUI Kapuas KH Abdul Muthalib. Dihadiri Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Safrudin SIP, Unsur Forkompimda, Kepala SKPD dan sejumlah peserta Musda. (Humas).

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

93

MUSDA MUI MOMENTUM PERKUAT PERAN ULAMA
Sunday, October 02, 2011
KUALA KAPUAS – Melalui Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas hendaknya dapat dijadikan momentum untuk memperkuat peran ulama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sesuai dengan tujuan awal didirikan lemabaga MUI. Harapan itu disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada saat membuka Musda MUI Kabuaten Kapuas, di Gedung Wanita Lawang Kameloh Kuala Kapuas, Minggu (2/10) pagi. “ Jaga dan pelihara selalu kebersamaan , persatuan dan kesatuan baik intern umat beragama maupun antar umat beragama “, harap HM Mawardi. Jangan mudah terpancing dan terprovokasi oleh isu-isu yang bernuansa Sara sehingga menciptakan kondisi instanbilitas yang pada akhirnya merugikan kita semua. Beri pemahaman dan persepsi yang benar tentang Islam baik bagi ummat Islam sendiri maupun penganut agama lainnya. Agar kebenaran dan kemuliaan ajaran Islam tidak dinodai oleh segelintir kelompok yang menterjemahkan Islam dalam sudut pandang sempit, radikal dan tidak mendasar, tutut Mawardi. “Bangun dan perkuat hubungan antara Ulama dan Pemerintah , yang selama ini telah terjalin dengan baik, melalui pelibatan para ulama dalam rangka mendorong dan memotivasi ummat untuk ikut serta berpartisipasi secara aktif serta dalam penyelenggaraan pembangunan, pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. Sementara itu Ketua MUI Prov Kalteng Prof Dr KH Ahmadi Isa MA mengatakan, MUI harus menjadi teladan ummat Islam, harus bersifat jujur, amanah, tabligh (menyampaikan apa yang dipercayakan) , cerdas , dan berwawasan luas. MUI harus berperan sebagai pembaharu, mau dan mampu mencari terobosan baik dan jitu untuk kemajuan umat, kesejahteraan umat dan berupaya keras mewujudkan agar umat sejahtera dan bermartabat, ungkap KH Ahmadi Isa. Musda MUI berlangsung Tanggal 1 – 2 Oktober 2011, diiktui 114 orang peserta, terdiri dari pengurus MUI Kecamatan, Kabupaten Kapuas dan Pengurus MUI Prov Kalteng . Turut memberikan sambutan pada kesematan itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Drs H Mahli dan Ketua MUI Kapuas KH Abdul Muthalib. Dihadiri Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Safrudin SIP, Unsur Forkompimda, Kepala SKPD dan sejumlah peserta Musda. (Humas).

BUPATI IKUT PEMAKAMAN ISTRI KETUA DPRD KAPUAS
Monday, October 03, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi disela rutinitasnya, meluangkan waktu untuk mengikuti pemakaman istri Ketua DPRD Kapuas Pendriyana BK Gerung, dipemakaman keluarga di Muara Anjir, Sabtu (01/10) lalu. Beliau wafat pada tanggal 28 September 2011, pukul 09.35 WIB dalam 94
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

usia 52 tahun di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Slipi Jakarta Barat. Almarhumah meninggalkan 1 orang suami, 4 orang anak dan 2 orang cucu. Mawardi menyampaikan ucapan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas kepergian Ibu Pendriyana istri Bapak Robert Gerung. “Saya secara pribadi melihat beliau sebagai sosok Ibu rumah tangga yang baik, merupakan pendamping suami yang begitu baik termasuk mengabdi pada pemkab Kapuas selama 30 tahun lebih merupakan pengabdian yang luar biasa,” terangnya. HM Mawardi juga mendoakan semoga beliau nanti mendapat tempat disisi Tuhan Yang Maha Kuasa, dalam ketenangan, dalam peristirahatan beliau. “Kami berharap kepada keluarga agar tabah karena kita yakin kebaikan-kebaikan beliau selalu hidup diantara kita,” lanjutnya. Pada pemakaman itu, Bupati Kapuas HM Mawardi didampingi Wakil Bupati Suraria Nahan beserta istri, Sekda Drs H Nurul Edy, para Asisten dan sejumlah Kepala SKPD. (humas)

DUA PERINGATAN DIRANGKAI SEKALIGUS
Monday, October 03, 2011
KUALA KAPUAS - Dua peringatan dirangkai sekaligus ini dilaksanakan di halaman kantor Bupati Kapuas, Senin (03/10) pagi. Peringatan yang dirangkai menjadi satu tersebut adalah Peringatan Hari Perhubungan Nasional Ke-40 dan Hari Perumahan Nasional Ke-4. Upacara bendera dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi selaku inspektur upacara. Kemudian peserta upacara berasal dari PNS lingkup SKPD Kapuas, TNI/ Polri, Pegawai BUMD. Bupati Kapuas HM Mawardi pada kesempatan itu membacakan amanat tertulis Menteri Perhubungan Nasional Freddy Numberi. Dalam amanatnya Menteri Perhubungan Nasional mengatakan, Hari Perhubungan Nasional Ke-40 seperti yang kita peringati pada hari ini menegaskan bahwa keselamatan merupakan faktor yang paling utama dalam penyelenggaraan jasa transportasi yang berkualitas. Upaya sosialisasi yang kita lakukan dalam berbagai bentuk kegiatan, kesemuanya ditujukan untuk terwujudnya transportasi yang semakin tertib, selamat, aman dan nyaman. Dengan Tema “Melalui Peringatan Harhubnas, Kita Wujudkan Pelayanan Jasa Transportasi Yang Berkualitas Kepada Masyarakat.”
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

95

“Yang mana sebagai wahana meningkatkan prestasi serta pengabdian diharapkan akan meningkatkan kinerja Kementerian Perhubungan di masa yang akan datang, serta sekaligus memperkokoh rasa persatuan dan persaudaraan diantara kita segenap keluarga besar Perhubungan,” kata Mawardi. Sementara itu untuk Tema Hari Perumahan Nasional Ke-4 “Dengan Sinergi Pusat, Daerah, dan Mitra, Kita Wujudkan Rumah Murah Untuk Rakyat”. Tema tersebut terang Mawardi dipilih karena penyelenggaraan pembangunan rumah murah tersebut tidak semata-mata hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, namun harus disinergikan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya, yang dimulai dari penyiapan regulasi, penyediaan lahan, dukungan pendanaan, koordinasi pelaksanaan, maupun pengendalian dan pengawasan pembangunannya. “Saya mengajak kita semua untuk mendukung dan melaksanakan apa yang telah disampaikan oleh Menteri Perhubungan dan Menteri Negara Perumahan Rakyat sebagaimana sambutan yang telah saya sampaikan tadi,” ungkap Mawardi. Atas nama Pemerintah Daerah, saya ucapkan dirgahayu perhubungan nasional ke-4 tahun 2011. Semoga Tuhan YME memberikan rahmat dan hidayah-NYA kepada kita semua. (humas)

KUA DAN PPAS PERUBAHAN APBD TA 2011 DISEPAKATI
Monday, October 03, 2011
KUALA KAPUAS - Keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah adalah tanggung jawab kita bersama, dengan kerjasama yang baik antara Pemerintah dan DPRD maka kualitas pelayanan kepada masyarakat serta kualitas pelaksanaan kegiatan-kegiatan pembangunan akan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Hal itu disampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi pada saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD ke I masa persidangan III Tahun 2011 di Aula Gedung DPRD Kabupaten Kapuas, Senin (3/10) pagi. Sidang paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Mahmud Iip Syafruddin S IP, dan dihadiri sejumlah anggota DPRD Kapuas. Kemudian tampak pula sejumlah unsur muspida, Sekda Kapuas Drs Nurul Edy dan sejumlah Kepala SKPD. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas HM Mawardi dan pimpinan DPRD Kabupaten Kapuas yang diwakili oleh Wakil Ketua DPRD Mahmud Iip Syafruddin S IP dan H. Asrani SE menandatangani nota kesepakatan antara eksekutif dan legislatif tentang Kebijakan Umum, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD Kabupaten Kapuas TA 2011. Secara garis besar dijelaskan tujuan dari penyusunan kebijakan umum perubahan APBD dan PPAS TA 2011 antara lain menyesuaikan asumsi dasar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dengan perkembangan internal dan eksternal yang terjadi, baik yang berpengaruh terhadap proyeksi pendapatan daerah, belanja daerah. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas penggunaan anggaran melalui penambahan, pengurangan, dan pergeseran anggaran baik antar unit organisasi, antar kegiatan maupun antar jenis belanja. Memanfaatkan

96

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun 2010 untuk perubahan APBD tahun 2011 dan mengamankan pelaksanaan APBD Tahun 2011 dengan melakukan penyesuaian terhadap sasaran pendapatan daerah, rencana belanja serta sumbersumber pembiayaan daerah agar menjadi lebih realistis dan mampu mendukung pencapaian sasaran-sasaran pembangunan jangka pendek dan menengah, ungkap Mawardi. (humas )

MAWARDI : PENUNJUKAN KAWASAN HUTAN TIDAK BERIMPLIKASI HUKUM, Dari S...
Tuesday, October 04, 2011
JAKARTA - Perjuangan 5 Bupati di Kalteng dan 1 Pengusaha properti , yang dipelopori Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, tentang Pengujian Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan di Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia terus berlanjut. Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM selaku pemohon menegaskan , penunjukan kawasan hutan tidak berimplikasi hukum. Peryataan HM Mawardi itu disampaian usai Sidang Pleno Pengujian Pasal 1 angka 3 Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah dengan UndangUndang No.19 Tahun 2004 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Penganti UndangUndang N0.1 Tahun 2004 tentang Kehutanan Menjadi Undang-Undang Terhadap Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. Jalannya sidang dipimmpin langsung Ketua MK Mahfud MD didampingi 7 anggota, berlansung di ruang sidang gedung MK RI lantai 2 Jakarta, Selasa (4/10) siang. Jelas Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio, di Jakarta , Selasa (4/10) sore. Penegasan HM Mawardi itu dikuatkan lagi dengan pendapat Tommy Hendra Purwaka SH LLM PHD sebagai ahli Hukum sumber daya alam (Univesitas Atmajaya), dalam sidang pleno saat itu dia mengatakan, Pasal 1 angka 3 UU Kehutanan bertantangan dengan tujuan kegiatan penguasaan hutan sebagaimana diatur dalam pasal 10 s/d 65 UU Kehutanan. Oleh karena itu Pasal 1 angka 3 UU Kehutanan tidak dapat mempu menciptakan hubungan yang adil dan selaras antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam pemanfaatan hutan sebagaimana ditetapkan pasal 18A ayat (2) UUD 1945. Dengan demikian , Pasal 1 angka 3 UU Kehutanan telah bertantangan dengan Pasal 18A ayat (2) UUD 1945 dan oleh karena itu dapat dipandang sebagai bertentangan dengan Pasal 18A ayat (2) UUD 1945. Konsekwensinya adalah Pasal 1 angka 3 UU Kehutanan tersebut tidak berlaku karena batal demi hukum.Ahli lainnya Prof Dr HM Hadin Muhjad SH H Hum (Guru Besar Fakultas Hukum Unlam) berpendapat, Pasal 1 angka 3 UU No.41 Tahun 1999 bertantangan dengan Pasal 28D ayat (1) UUD 1945 menyangkut kepastian hukum. Kemudian Pasal 1 angka 3 UU No.41 Tahun 1999 bertantangan dengan Pasal 27 ayat (1), Pasal 28D ayat (3) , Pasal 28 F, dan Pasal 28 I ayat (2) UUD 1945 menyangkut hak-hak warga negara dalam pemerintahan, memperoleh informasi dalam pemerintahan dan mendapat perlindungan dari perlakuan diskriminatif Sekedar diketahui bunyi Pasal 1 angka 3 UU No 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan menyatakan “ kawasan hutan adalah wilayah tertentu yang ditunjuk dan atau ditetapkan oleh Pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

97

sebagai hutan tetap. Selalin Bupati Kapuas HM Mawardi. pemohon lainnya dalam pengujian Undang-Undang tersebut adalah Drs Hambit Binti (Bupati Gunung Mas), Drs Duwel Rawing (Bupati Katingan), H Ahmad Dirman (Bupati Sukamara),Drs H Zain Alkim (Bupati Bartim), dan Drs Akhmad Taufik MPd (pengusaha REI Kalteng). Sedangkan pihak Pemerintah Pusat dari Kementerian Kehutanan Hadir pada sidang tersebut Bupati Gunung Mas, Katingan, Seruyan, Bupati Lamndau Ir Marukan, Wakil Bupati Sukamara Karyadi , Wakil Bupati Kotim HM Taufik Mukri, dan Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Safrudin SIP. Sidang selanjutnya menunggu jadwal dari MK, terang Sapto (Humas).

TP PKK KAPUAS KUNJUNGI KABUPATEN JEMBRANA
Wednesday, October 05, 2011
BALI – Guna menambah pengetahuan dan keterampilan pengurus Tim Penggerak (TP-PKK) Kabupaten Kapuas mengunjungi Kabupaten Jembrana Provinsi Bali, Selasa (4/10). Mereka mendatangi TP PKK Kabupaten Jembrana di Jalan Udayana Kota Negara dan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kapuas Hj Aliyah Mawardi. Saat tiba disana rombongan langsung disambut oleh Ketua TP PKK Jembrana Ny Ari Sugiarti Artha yang merupakan istri dari Bupati Jembrana I Putu Artha. Kegiatan yang juga diikuti oleh pengurus TP PKK Jembrana itu diisi dengan sambutansambutan dan tanya jawab. Dalam sambutannya Ketua TP PKK Jembrana Ny Ari Sugiarti Artha menjelaskan berdasarkan data sekretariat PKK Jembrana tercatat 249 kelompok PKK dusun/lingkungan. Dengan jumlah kelompok dasa wisma seluruhnya berjumlah 6.452 kelompok. Sementara jumlah tim penggerak dari desa hingga kelurahan, kecamatan sampai kabupaten sebanyak 1.494 orang dengan jumlah kader umum sebanyak 18.904 orang. “Jumlah kecamatan di Jembrana ada lima yakni Kecamatan Melaya, Negara, Jembrana, Mendoyo dan Perkutatan. Disini mayoritas penduduknya berpropesi sebagai nelayan dan petani. Kemudian ada pula yang bekerja membuat kerajinan tangan,” terangnya. Ditempat yang sama Ketua TP PKK Kapuas Hj Aliyah Mawardi menyebutkan kunjungan kerja ke Jembrana ini untuk menambah pengetahuan, keterampilan dan wawasan. Diharapkan hasilnya dapat dikembangkan demi kemajuan 10 program PKK di wilayah Kapuas yang terdiri dari 17 kecamatan, 204 kelurahan dan desa. Bahkan pada kesempatan itu Hj Aliyah juga berkenan secara langsung mengundang TP PKK Jembrana untuk dapat datang ke Kabupaten Kapuas. “Kami kesini untuk melihat secara langsung pengembangan 10 Progam Pokok PKK di Jembrana agar bisa memotivasi kami dalam memberdayakan kader-kader PKK di Kapuas,” terangnya. Disela kegiatan juga diisi dengan penyerahan cederamata berupa plakat, perahu dan miniatur bundaran Kapuas dari getah nyatu. Kemudian dilanjutkan dengan penyarahan plakat dan oleh-oleh khas Jembrana dari Ketua TP PKK Jembrana

98

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

kepada Ketua TP PKK Kapuas. (humas)

BUPATI HM MAWARDI PEMBICARA PADA SEMINAR NASIONAL
Wednesday, October 05, 2011
BOGOR - Setelah sebelumnya sukses sebagai pembicara pada Diskusi Nasional tentang Ketransmigrasian di Jakarta beberapa waktu lalu, kini Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM yang juga Ketua Koordinator Regional Kalimantan Asosiasi Pemeritah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) , kembali mendapat kepercayaan sebagai pembicara pada Seminar dan Lokakarya tingkat nasional , tentang Pengembangan Perkebunan Kelapa sawit versus Konservasi Hidupan Liar Indonesia (Menciptakan Sinergi Kepentingan Ekonomi dan Ekologi dalam Pengelolaan Yang Berkelanjutan). Seminar itu di gelar Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB), di Gedung IPB Internasional Convention Center (IICC) Botani Town Square Bogor, Rabu (5/10) siang. Terang Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio, di Bogor , Rabu (5/10) sore.. Dalam paparannya HM Mawardi berbicara tentang “ Permasalahan dan Manfaaat Perkebunan Kelapa Sawit Bagi Masyarakat dan Pembangunan Daerah di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah “. Dikatakan Mawardi, manfaat perkebunan sawit di Kabupaten kapuas dan Kalteng pada umumnya , dapat membuka lapangan pekerjaan yang luas bagi penduduk lokal dan pendatang. Dapat membuka keterbukaan daerah dan pengembangan infrastruktur baru. Dan membuka kantong-kantong pusat pertumbuhan wilayah ekonomi baru sehingga dapat mengakibatkan efek ganda bagi wilayah sekitarnya. “ Pemerintah Kabupaten Kapuas akan secepatnya membuat Peraturan Bupati (Perbup) tentang pengelolaan CSR guna melaksanakan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan mempercepat proses pembangunan di daerah ,” tutur HM Mawardi. Mewajibkan kepada seluruh investor perkebunan kelapa sawit guna membangun kebun kas Desa seluas 25 hektar tiap Desa yang berfungsi sebagai dana abadi kas Desa. Pada aspek lingkungan , kata Mawardi, efesiensi dan keberlangsungan sumber daya alam (SDA) , sehingga perkebunan kelapa sawit dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tetap memperhatikan daya dukung lahan dan kelestarian SDA. Pada aspek ekonomi , investasi usaha perkebunan sawit harus menciptakan kesinambungan usaha dengan meminimalisir konplik yang terjadi antara masyarakat dengan perusahaan, juga dipaparkan HM Mawardi dari aspek sosial dan aspek hukum. Menurut Sapto, seminar dan lokakarya bertujuan tersebut mengindentifikasi dan merumuskan penanggulangan dampak negatif pembukaan perkebunan kelapa sawit terhadap kelestarian hidupan liar. Menyusun strategi/kebijakan pengembangan perkebunan kelapa sawit berwawasan konservasi hidupan liar. Pembicara lainnya , diantaranya Joko Supriyanto (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia).Jefri Gideon (Sawit Wactch), Luthiaralda Syahfirdi (Fakultas Biologi Universitas Indonesia). Dengan pembicara kunci (keynote speakers ), Menteri Kehutanan, Menteri Pertanian dan Menteri Lingukungan Hidup, turut mendampingi Bupati, Kepala Bappeda Kapuas Ir Herson B Aden MSi , jelas Sapto ( Humas).

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

99

TERPESONA LIHAT PENGOLAHAN KAIN SONGKET BALI
Thursday, October 06, 2011
BALI – Rombongan TP PKK Kabupaten Kapuas terpesona melihat pengolahan hasil kerajinan tangan yang dilakukan warga di Kabupaten Jembrana Provinsi Bali, beberapa hari lalu. Kegiatan ini dilakukan usai melakukan pertemuan dengan pengurus TP PKK Jembrana yang saat itu langsung disambut oleh Ketua TP PKK Jembrana Ari Sugiarti Artha. Tercatat dua tempat yang menjadi fokus kunjungan. Pertama pusat pembuatan kerajinan benang rajut di Rumah Rajut yang terletak di lingkungan Pangkuh Gundang Kelurahan Sangkar Agung Kecamatan Jembrana. Disini Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi melihat hasil dari rajutan benang yang dibuat. Barang kerajinan yang ada berbagai macam barang seperti topi, tas, rompi, cardigan dan sarung tangan. Menurut penjelasan pemilik toko rajut, bahwa para pengrajin, membuat langsung kerajinan tersebut di rumah masing-masing. Setelah selesai, diantarkan langsung ke tempat rumah rajut. Harga pun terbilang murah mulai Rp25 ribu hingga Rp100 ribu. Kunjungan kedua di lokasi yang berdekatan, rombongan juga melihat pusat pembuatan kain tenun songket khas Bali. Bahkan istri orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini sempat bertanya kepada kepada para pengrajin. ”Berapa lama pembuatan kain dan bahan apa yang digunakan serta bagaimana cara pemasarannya?,” kata Aliyah kala itu. Mendengar pertanyaan tersebut Ni Made salah satu pembuat kain tenun mengatakan untuk pembuatan kain tenun memakan waktu satu minggu hingga satu bulan tergantung kerumitan motif yang dibuat. ”Untuk bahan kain menggunakan benang biasa dan ada juga dari benang sutera. Sedangkan untuk pemasaran tidak sulit sebab pembeli khususnya turis asing maupun turis lokal datang langsung ke desa ini dan kami mempunyai pelanggan tetap dari berbagai negara,” terangnya panjang lebar. Lebih jauh dikatakan keahlian membuat kain tenun ini merupakan pekerjaan turun temurun dari nenek moyang. Sedangkan untuk harga kain tenun terbilang mahal sebab dijual mulai harga Rp300 ribu hingga Rp1,5 juta. Hal ini dikarenakan proses pengerjaannya yang cukup rumit. (humas)

100

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

BUPATI PANEN PADI DI EKS PLG
Friday, October 07, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM beserta Unsur Forkompimda, jajaran Direksi PT Wahana Mega Hijau (WMH), beberapa Kepala SKPD dan Camat Dadahup melakukan Panen Demplot Padi di Desa Bentuk Jaya Dadahup A-5 eks PLG, Kecamatan Dadahup, Kamis (6/10) siang. Panen Demplot/Uji coba varietas padi ini merupakan hasil kerjasama antara Pemkab Kapuas dengan PT Wahana Mega Hijau (WHM) dalam rencana kegiatan pengembangan padi dengan memanfaatkan lahan restan menjadi lahan pertanian produktif. Pada kesempatan itu Direksi PT. Wahana Mega Hijau (WMH) Ir Syahrir mengatakan bahwa setelah ujicoba ini pihak WHM rencananya melakukan penangkaran bibit padi unggul seluas 20 Ha untuk selanjutnya melakukan penanaman padi secara luas di wilayah Kecamatan ini. Pengolahan lahan dan hasil pertanian akan dilakukan secara mekanis dengan menggunakan alat-alat modern, terang syahrir. Bupati Kapuas HM Mawardi menyambut baik dan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. “Saya mengarap agar hasil ujicoba penangkaran bibit padi unggul ini dapat diaplikasikan untuk pengembangan selanjutnya, kemudian ingin nantinya PT. WMH melakukan action tentang masalah penanaman padi ini dan bisa membawa kesuksesan di lahan PLG ini ” tutur Mawardi Lebih jauh orang nomor satu di Kabupaten kapuas ini mengatakan, bahwa penanaman padi secara luas ini juga harus dipikirkan masalah manajemen airnya, bagaimana agar air tetap bisa mengairi sawah pada saat musim kemarau, , masalah penanganan hama tanaman dan masalah pupuk juga perlu dipikirkan, katanya, alangkah baiknya bila nantinya pupuk yang digunakan adalah pupuk organik, yang dalam hal ini hubungannya terkait terhadap lingkungan hidup, ungkap Mawardi. Kepada PT WMH agar dapat melibatkan masyarakat setempat dalam kegiatan usahanya, pada areal-areal yang lain yang bisa dimanfaatkan agar bisa diberdayakan untuk jenis usaha yang lain untuk peningkatan ekonomi masyarakat, hal ini sesuai dengan Visi dan Misi pembangunan yang berdasarkan Ekonomi Kerakyatan untuk menjadikan Kapuas menjadi pusat Agribisnis dan Agroindustri , terang Mawardi. Berdasarkan hasil perhitungan tim Badan Pusat Statistik ( BPS) dilapangan , Suparso, selaku Kordinator Statistik Kecamatan (KSK) hasil pelaksanaan ubinan di wilayah UPT Dadahup A-5 Kecamatan Dadahup penghitungan secara acak dari 23 varietas dilaporkan 3 varietas, untuk varietas IPB 1 R Dadahup hasil perhitungan produksi 4,29 ton/Ha Gabah Kering Panen (GKP) setara dengan 3,69 Ton/Ha Gabah Kering Giling (GKG), Inpara 3 adalah 3,52 Ton/Ha GKP setara 3,03 Ton/Ha GKG, dan Inpara 2 menghasilkan 5,20 Ton/Ha GKP setara dengan 4,48 Ton/Ha GKG. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi melakukan dialog/temu wicara dengan masyarakat setampat.(Humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

101

JAJARAN PEMKAB TIDAK BEKERJA APA ADANYA
Friday, October 07, 2011
KUALA KAPUAS - Kepada seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Kapuas untuk merubah pola pikir tidak hanya bekerja dengan apa adanya akan tetapi selalu mengutamakan profesionalisme, iniasitif, kreativitas dan inovasi dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sesuai kewenangan masing-masing sehingga pelaksanaan tugas kita sebagai pelayan masyarakat dapat optimal. Penegasan itu disampaiakan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM saat membuka rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pelaksanaan Rencana Pembangunan Program-Program APBN dan APBD Kabupaten Kapuas Triwulan III tahun anggaran 2011, di Aula Bappeda Kapuas, Jum’at (7/10) pagi Diharapkan Mawardi,sasaran pembangunan dapat efektif untuk mengatasi isu dan masalah yang dihadapi masyarakat. Upaya untuk meningkatkan perbaikan kualitas laporan Pemerintah Kabupaten Kapuas agar dapat memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP ) pada tahun 2012 , orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini minta, semua jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam pelaksanaan tugasnya harus secara serius dan sungguh-sungguh memperhatikan bahwa opini atas laporan keuangan akan dinilai. Penilaian itu berdasarkan empat perspektif atau kriteria yaitu kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern. Karena laporan atau kualitas dari laporan keuangan wajar tanpa pengecualian adalah persyaratan bagi adanya birokrasi yang baik, handal dan efektif.Hal tersebut akan berdampak pada peningkatan kepercayaan masyarakat dan investor kepada pemerintah yang pada gilirannya akan berpengaruh positif terhadap kelangsungan pembangunan daerah dan nasional, ungkap HM Mawardi. Sementara itu Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi menjelaskan, rapat pleno Rakordal dipimpinan langsung Bupati HM Mawardi, dengan agenda paparan Kepala Bappeda Kapuas, Kepala Dinas Pendapatan, Kepala BPMD, para Asisten, Kepala BPS Kapuas dan Kabag Keuangan Setda Kapuas. Acara diisi dengan diskusi/tanya jawab. Dihadiri Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Syafrudin SIP, kemudian diikuti Ketua Komisi DPRD Kapuas, Para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala SKPD, Camat, dan pimpinan Perusahaan Daerah (Humas).

TERUS JALIN KERJASAMA YANG BAIK
Saturday, October 08, 2011
KUALA KAPUAS – Kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini agar terus dilanjutkan dan ditingkatkan, untuk bersama-sama bertugas mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Kapuas yang kita cintai. Harapan itu disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada malam Pisah Sambut Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kuala Kapuas dari Agustinus Setya Wahyu Triwiranto SH kepada pejabat Baru Mochamad Arifin SH M Hum, di Cafe Terapung Kuala Kapuas, Sabtu (7/10). 102
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Selanjutnya orang nomor satu di Kabupaten Kapuas itu mengungkapkan , bahwa dia sangat terkesan dengan pribadi bapa Agustinus Setya Wahyu Triwiranto , masukan-masukan yang diberikan sangat terbuka untuk kemajuan pembangunan dan masyarakat Kabupaten Kapuas, ungkap HM Mawardi. “ Saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kapuas menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan bapa Agustinus Setya Wahyu Triwiranto di Kabupaten Kapuas, itulah persembahan terbaik, ” tutur HM Mawardi. Seraya dia mengajak yang hadir saat itu mendokan semoga kariernya terus meningkat. Kepada pejabat Ketua PN Kuala Kapuas yang baru , bapa Mochamad Arifin , Bupati HM Mawardi mengucapkan selamat datang di Kota AIR (Aman, Indah , dan Ramah) dan selamat menjalankan tugas di Kabupaten Kapuas. HM Mawardi juga menyampaikan sekilas profil Daerah Kabupaten Kapuas. Sementara itu, Agustinus Setya Wahyu Triwiranto menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kapuas atas kerjasama dan kekompakan yang telah terjalin dengan baik dalam melaksanakan tugas . Dia juga mohon doa restu , agar dalam melaksakan tugas ditempat yang baru , di Medan (Sumut) dapat berjalan dengan baik . Pada kesempatan itu Ketua PN Kapuas yang baru Mochamad Arifin didampingi istri memperkenalkan diri dan menyampaikan riwayat singkat perjalanan tugasnya. Dikatakan pria berkumis , berusia 53 tahun ini , bahwa dia mempunyai 3 orang anak, 2 laki-laki dan 1 perempuan. Mulai bekerja di Provinsi Jawa Tengah, kemudian pernah bertugas , diantaranya di Provinsi Bali, Aceh , dan sebagai Wakil Ketua PN Nunukan (Kaltim) kemudian dipromosikan sebagai Ketua PN Kuala Kapuas. “ Mohon saya beserta keluarga diterima sebagai warga Kabupaten Kapuas,” harap Mochamad Arifin. Selanjutnya dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Pengadilan Negeri yang lama , yang telah memberikan kemajuan terhadap Pengadilan Negeri Kuala Kapuas. (Humas).

PENGENDALIAN JAMIN PEMBANGUNAN BERJALAN DENGAN BAIK
Monday, October 10, 2011
KUALA KAPUAS – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kapuas Ir Herson B Aden M.Si mengatakan pengendalian ditujukan untuk menjamin agar pembangunan yang direncanakan dan dilaksanakan sebaik mungkin. Artinya mempergunakan tata-cara pemerintahan yang baik, efisien dan efektif, menurut peraturan dan perundanganundangan pemerintah yang berlaku, pelaksanaan kegiatan pembangunan selesai pada waktu yang telah ditetapkan, menghasilkan manfaat yang optimal bagi masyarakat luas dan menjamin kelangsungan pelaksanaan pembangunan selanjutnya. Hal ini dijelaskan Herson menjawab hasil rumusan Rapat Koordinasi Pengendalian Rencana Pembangunan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

103

(Rakordal) Triwulan III yang digelar Jumat (7/10) lalu. Hasil rumusan ini ditandatangani langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi bersama natulis Kepala Bappeda Kapuas. Lebih lanjut dijelaskan laporan perkembangan pelaksanaan program/kegiatan SKPD baik yang bersumber dari APBD Kabupaten dan APBN tahun anggaran 2011 harus dilaporkan secara tepat waktu, tertib dan berkualitas yaitu setiap tanggal 5 pada setiap bulan kepada Bupati Kapuas melalui Bappeda Kabupaten Kapuas. Kemudian dalam mendukung rangka komitmen Pemerintah Daerah untuk mencapai Opini Keuangan “Wajar Tanpa Pengecualian” terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2011 maka implementasi dari rencana aksi agar didukung oleh semua SKPD dengan aksi secara nyata dengan memperhatikan empat kriteria penilaian Laporan Keuangan Pemerintah. Yaitu kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern. “Mengingat waktu pelaksanaan program/kegiatan tahun anggaran 2011 kurang lebih sisa 2 bulan efektif maka semua SKPD agar segera merealisasikan pelaksanaan pekerjaan dan untuk kendala tenaga panitia pengadaan barang jasa di lingkungan kerjanya agar dapat meminjam tenaga panitia dari SKPD lain yang mempunyai kompetensi dan memenuhi persyaratan ketentuan yang berlaku,” terangnya. Lalu untuk mengetahui capaian kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya maka semua SKPD agar menyampaikan laporan kinerja tahun 2008-2010 dengan mengacu pada Indikator Kinerja Kunci (IKK) yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Kapuas Tahun 2008-2013 paling lambat 1 Nopember 2011. “Dalam pelaksanaan program/kegiatan Tahun Anggaran 2011 semua Satuan Kerja Perangkat Daerah harus memperhatikan target realisasi fisik dan keuangan untuk semua kegiatan baik yang dananya bersumber dari APBN maupun dari APBD tahun 2011 untuk triwulan berikutnya yaitu paling lambat tanggal 15 November 2011 seluruh kegiatan fisik harus sudah mencapai 100 persen,” tukasnya. Semua Kepala SKPD dan Camat harus proaktif untuk mendukung upaya peningkatan Pendapatan Asli melalui ekstensifikasi dan intensifikasi sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah. (humas)

DUA PNS SETDA PURNA TUGAS
Monday, October 10, 2011
KUALA KAPUAS – Dua pegawai negeri sipil di linngkungan kerja Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas mengakhiri masa tugas sebagai PNS. Mereka secara dilepas oleh Sekda Kapuas Nurul Edy usai apel pagi pada hari Senin (10/10). PNS adalah Riduan BBA yang merupakan mantan Kabag Umum Setda Kabupaten Kapuas. Kemudian M. Kardin salah satu staf pada bagian Humas dan Protokol Setda Kapuas. Selain itu dilepas pula satu orang PNS yang akan pindah tugas ke BKPPD Provinsi Kalteng yakni Kartiane, SE, M.Si yang merupakan Kasubag Analisis Jabatan dan Kepegawaian Bagian Organisasi. Kemudian Kardin juga menyerahkan bibit pohon batang garing pada Sekda. Pada kesempatan itu Sekda Nurul edy menyerahkan bingkisan tali asih kepada ketiga orang tersebut. ”Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas saya menyempaikan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian yang diberikan selama bertugas,” terangnya. (humas) 104
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

PENGURUS DPK GPDI KAPUAS RESMI DIKUKUHKAN
Tuesday, October 11, 2011
KUALA KAPUAS – Dewan Pengurus Kabupaten Gerakan Pemuda Dayak Indonesia (DPK GPDI) Kabupaten Kapuas periode 2010-2015 resmi dilantik dan dikukuhan, Senin (10/10) malam. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Gandang Garantung dengan dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP GPDI Provinsi Kalteng Yansen Binti. Acara pelantikan ini juga diisi dengan penandatangan berita acara serta pembacaan ikrar GPDI. Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda Kapuas Nurul Edy menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. Sebab pelantikan ini mendapat perhatian yang cukup baik, tidak hanya dari pengurus dan anggota tetapi juga dari kalangan masyarakat. “Pelantikan pengurus GPDI ini merupakan amanah dan kepercayaan yang perlu dihargai, tetapi harus disadari pula dalam pelaksanaannya nanti tidaklah mudah karena penuh tantangan yang harus diatasi sebaik-baiknya,” ungkapnya. Namun demikian dinyakini bahwa tugas dan tanggungjawab kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, tanggungjawab kepada masyarakat, bangsa dan negara, walaupun seberat apapun tugas yang dihadapi. Sementara itu Ketua Umum DPP GPDI Provinsi Kalteng Yansen Binti menjelaskan tujuan pembentukan gerakan ini sebagai upaya bersama untuk mencapai tujuan luhur nenek moyang guna mengangkat harkat dan martabat agar bisa membangun bangsa dan negara ini. “Kepada pengurus yang baru dilantik diharapkan dapat menyumbangkan pikiran dan tenaganya untuk bersama-sama membangun Kabupaten Kapuas ini,” terang Yansen yang kesehariannya tercatat sebagai anggota DPRD Kota Palangka Raya ini. Ketua Panitia Kusuma Adji mengatakan Gerakan Pemuda Dayak Indonesia adalah wadah untuk kesatuan pemuda Dayak, baik yang asli maupun campuran sebagai putra putri Tambun Bungai. “Pelantikan ini juga untuk merealisasikan keputusan DPP GPDI Kalteng. Sedangkan yang diundang pada acara ini adalah pengurus DPD GPDI Provinsi Kalteng, parpol, tokoh masyarakat, ormas dan wartawan,” terang Kusuma. Terpilih sebagai Ketua DPK GPDI Kabupaten Kapuas periode 2010-2015 adalah Ketua Umum Thosiba Limin. (humas)

KUALA KAPUAS – Secara umum seluruh fraksi pendukung DPRD Kabupaten ...
Wednesday, October 12, 2011
KUALA KAPUAS – Secara umum seluruh fraksi pendukung DPRD Kabupaten Kapuas menyetujui perubahan APBD 2011 yang diajukan oleh eksekutif. Hal itu tergambar dalam jawaban pemerintah daerah terhadap terhadap fraksi-fraksi DPRD pada rapat paripurna ke-4 masa sidang III tahun 2011, Rabu (12/10) pagi. Sidang ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Robert L Gerung bersama Wakil Ketua DPRD H Asrani dengan dihadiri oleh anggota DPRD, Sekda Kapuas Nurul Edy, Kepala SKPD serta unsur Forkominda Kabupaten Kapuas. Dalam jawabannya Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

105

terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, khususnya kepada pimpinan dan anggota fraksi-fraksi pendukung dewan, atas pemandangan umum yang disampaikan pada rapat paripurna ke 3 masa persidangan III tahun sidang 2011 pada tanggal 10 oktober 2011 yang lalu. Saat menjawab pemandangan umu dari Fraksi PDI Perjuangan, Bupati menyampaikan terima kasih atas dukungannya kepada pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan saat sekarang dan tahun-tahun yang akan datang. “Saya juga sepakat, bahwa untuk mencapai tujuan bersama diperlukan dorongan dan peran aktif dari semua pihak untuk menumbuhkan perekonomian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kapuas,” terangnya. Kemudian menanggapi pemandangan umum Fraksi Golkar yang dalam pemandangan umumnya, tergambar telah memahami sepenuhnya pengajuan rancangan perubahan APBD APBD. Beberapa hal yang disinggung oleh Fraksi Golkar, bahwa dalam rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2011 masih sangat tergantung dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu atau silpa, maka dapat disampaikan bahwa silpa tahun anggaran 2010 hasil audit BPK-RI sebagian telah digunakan dalam APBD murni tahun anggaran 2011, dan sebagian digunakan dalam perubahan APBD tahun anggaran 2011. Ini memang menjadi tantangan dan pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah dan kita semua, agar dapat mengoptimalisasi peningkatan pendapatan asli daerah, sehingga ketergantungan terhadap silpa dan dana perimbangan dapat dikurangi. Terhadap pandangan umum Fraksi PPP, Bupati menjelaskan mengenai kecermatan adaptasi asumsi ekonomi makro nasional kepada asumsi makro lokal, yang diharapkan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan laju inflasi saja. Maka dapat dijelaskan bahwa peran data indikator makro ekonomi daerah sangat penting dan strategis, karena sebagaimana kita ketahui produk domestik regional bruto atau pdrb merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi suatu wilayah atau daerah. Beberapa hal yang disampaikan oleh fraksi PAN dalam rangka peningkatan pendapatan daerah akan menjadi perhatian pemerintah daerah terutama peningkatan pelayanan perijinan, pemanfaatan aset-aset daerah, juga transparansi penerimaan daerah. Dari sisi belanja fraksi partai amanat nasional mengharapkan peningkatan mutu hasil pertanian dan menghindari gagal panen dengan meng-aktifkan tenaga penyuluh pertanian, kita sangat sependapat dengan hal tersebut, karena kita berkeinginan mempertahankan kapuas sebagai lumbung padi utama di kalimantan tengah, dan kedepan produksi pertanian harus terus kita tingkatkan. Lalu menanggapi pemandangan umum Fraksi Partai Demokrasi Kebangsaan tentang itu sumber-sumber penerimaan harus kita perjuangkan, tidak hanya peningkatan pendapatan asli daerah saja, tetapi juga dana-dana transfer dari pemerintah, baik dari dana perimbangan maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah. Dengan menyampaikan data-data yang tepat dan akurat kita berharap mendapatkan alokasi dana untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Kapuas. Menanggapi pemandangan umum Fraksi Gerakan Peduli Daerah terkait kenaikan target pendapatan yang hanya 8,98 persen, perlu disampaikan bahwa kenaikan tersebut sangat dipengaruhi oleh adanya peningkatan target pendapatan pada dana perimbangan, serta adanya alokasi dana penyesuaian yang merupakan bagian dari lain-lain pendapatan daerah yang sah. Sedangkan dari sisi pendapatan asli daerah kenaikan target pendapatan sebesar 0,56 persen. Dan apabila kita meninjau realisasi pendapatan daerah sampai pada saat pengajuan nota keuangan rancangan perubahan apbd tahun anggaran 2011 masih telah mencapai 83,37 persen, dan realisasi pad sebesar 77,74 persen, untuk itu masih diperlukan kerja keras untuk 106
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

memenuhi realisasi dari target yang telah ditentukan. (humas)

SECARA UMUM FRAKSI DPRD SETUJUI PERUBAHAN APBD 2011
Wednesday, October 12, 2011
KUALA KAPUAS – Secara umum seluruh fraksi pendukung DPRD Kabupaten Kapuas menyetujui perubahan APBD 2011 yang diajukan oleh eksekutif. Hal itu tergambar dalam jawaban pemerintah daerah terhadap terhadap fraksi-fraksi DPRD pada rapat paripurna ke-4 masa sidang III tahun 2011, Rabu (12/10) pagi. Sidang ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Robert L Gerung bersama Wakil Ketua DPRD H Asrani dengan dihadiri oleh anggota DPRD, Sekda Kapuas Nurul Edy, Kepala SKPD serta unsur Forkominda Kabupaten Kapuas. Dalam jawabannya Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya, khususnya kepada pimpinan dan anggota fraksi-fraksi pendukung dewan, atas pemandangan umum yang disampaikan pada rapat paripurna ke 3 masa persidangan III tahun sidang 2011 pada tanggal 10 oktober 2011 yang lalu. Saat menjawab pemandangan umu dari Fraksi PDI Perjuangan, Bupati menyampaikan terima kasih atas dukungannya kepada pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan saat sekarang dan tahun-tahun yang akan datang. “Saya juga sepakat, bahwa untuk mencapai tujuan bersama diperlukan dorongan dan peran aktif dari semua pihak untuk menumbuhkan perekonomian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kapuas,” terangnya. Kemudian menanggapi pemandangan umum Fraksi Golkar yang dalam pemandangan umumnya, tergambar telah memahami sepenuhnya pengajuan rancangan perubahan APBD APBD. Beberapa hal yang disinggung oleh Fraksi Golkar, bahwa dalam rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2011 masih sangat tergantung dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu atau silpa, maka dapat disampaikan bahwa silpa tahun anggaran 2010 hasil audit BPK-RI sebagian telah digunakan dalam APBD murni tahun anggaran 2011, dan sebagian digunakan dalam perubahan APBD tahun anggaran 2011. Ini memang menjadi tantangan dan pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah dan kita semua, agar dapat mengoptimalisasi peningkatan pendapatan asli daerah, sehingga ketergantungan terhadap silpa dan dana perimbangan dapat dikurangi. Terhadap pandangan umum Fraksi PPP, Bupati menjelaskan mengenai kecermatan adaptasi asumsi ekonomi makro nasional kepada asumsi makro lokal, yang diharapkan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan laju inflasi saja. Maka dapat dijelaskan bahwa peran data indikator makro ekonomi daerah sangat penting dan strategis, karena sebagaimana kita ketahui produk domestik regional bruto atau pdrb merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi suatu wilayah atau daerah. Beberapa hal yang disampaikan oleh fraksi PAN dalam rangka peningkatan pendapatan daerah akan menjadi perhatian pemerintah daerah terutama peningkatan pelayanan perijinan, pemanfaatan aset-aset daerah, juga transparansi penerimaan daerah. Dari sisi belanja fraksi partai amanat nasional mengharapkan peningkatan mutu hasil pertanian dan menghindari gagal panen dengan meng-aktifkan tenaga penyuluh pertanian, kita sangat sependapat dengan hal tersebut, karena kita berkeinginan mempertahankan kapuas sebagai lumbung padi utama di kalimantan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

107

tengah, dan kedepan produksi pertanian harus terus kita tingkatkan. Lalu menanggapi pemandangan umum Fraksi Partai Demokrasi Kebangsaan tentang itu sumber-sumber penerimaan harus kita perjuangkan, tidak hanya peningkatan pendapatan asli daerah saja, tetapi juga dana-dana transfer dari pemerintah, baik dari dana perimbangan maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah. Dengan menyampaikan data-data yang tepat dan akurat kita berharap mendapatkan alokasi dana untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Kapuas. Menanggapi pemandangan umum Fraksi Gerakan Peduli Daerah terkait kenaikan target pendapatan yang hanya 8,98 persen, perlu disampaikan bahwa kenaikan tersebut sangat dipengaruhi oleh adanya peningkatan target pendapatan pada dana perimbangan, serta adanya alokasi dana penyesuaian yang merupakan bagian dari lain-lain pendapatan daerah yang sah. Sedangkan dari sisi pendapatan asli daerah kenaikan target pendapatan sebesar 0,56 persen. Dan apabila kita meninjau realisasi pendapatan daerah sampai pada saat pengajuan nota keuangan rancangan perubahan apbd tahun anggaran 2011 masih telah mencapai 83,37 persen, dan realisasi pad sebesar 77,74 persen, untuk itu masih diperlukan kerja keras untuk memenuhi realisasi dari target yang telah ditentukan. (humas)

PEMUDA MUHAMMADIYAH AUDIENSI DENGAN BUPATI
Wednesday, October 12, 2011
KUALA KAPUAS – Jajaran Pengurus inti Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kapuas , Rabu (12/10) sore melakukan audiensi dengan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM di rumah jabatan Bupati. Audiensi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kapuas , dipimpin langsung Ketuanya M Jalaluddin S.Pd.I, didampingi Wakil Ketua Ngadio, Farianoor Iswani, Sekretaris Ritwan Ilham dan Wakil Sekretaris Syamsuddinor. Pada audinsi itu , Jalaluddin menyampaikan rencana kegiatan Pelatihan Melati Muda dan Pelantikan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kapuas. Tujuan kegiatan ini , kata Jalaluddin antara lain, meningkatkan mutu anggota dan pimpinan untuk menjadi kader Pemuda Muhammadiyah yang berwawasan daerah, wilayah dan nasional. Terbentuknya kader dakwah yang mampu berkembang , kader diri dalam kegiatan amar makruf nahi mungkar, mampu mengantisipasi aspirasi ummat , memiliki komitmen dan keperpihakan kepada perjuangan ummat Islam dan Muhammadiyah. “ Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kapuas mengharapkan Bupati HM Mawardi dapat membuka kegiatan tersebut pada Tanggal 15 Oktober 2011, sekaligus memberikan sambutan/pengarahan, “ jelas Jalaluddin. Tema yang diangkat” Pemuda Sebagai Gerakan Perubahan Menuju Kapuas Yang Amanah”. Bupati HM Mawardi menyambut baik kegiatan tersebut dan memberikan aprisiasi . Dia mengharapkan Pemuda Muhammadiyah Kapuas sebagai gerakan perubahan untuk menjadi bagian solusi dari kompleksitas problematika masyarakat Dapat mendorong dan memotivasi masyarakat untuk ikut serta berpatisipasi secara aktif dalam penyelenggaraan pembangunan Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini. Memberikan pembinaan kepada masyarakat , khususnya generasi muda . Pada audiensi yang berlangsung penuh keakaraban dan kekeluargaan itu , Bupati HM Mawardi didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas Drs M Hafizi. (Humas)

108

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

NANI DEGO FC, BOYONG PIALA HM MAWARDI
Thursday, October 13, 2011
KUALA KAPUAS - Setelah melalui perjuangan yang cukup berat pada pertandingan di final , akhirnya Club Futsal Nani Dego berhasil keluar sebagai juara I , setelah mengalahkan lawanya GSM FC ,dengan skor 7 -2, dan berhak memboyong piala HM Mawardi, uang pembinaan Rp.5 Juta dan piagam. Sedangkan GSM FC harus puas diurutan kedua , menerima piala, uang pembinaan Rp 3 jutan dan piagam. Juara III Plastik FC, mendapatkan piala , uang pembinaan Rp 2 juta, piagam , dan juara IV Kelawa FC, menerima piala, uang pembinaan Rp.1 juta serta piagam Sedang top skor diraih oleh Giong dari Nani Dego FC, dia berhasil mengoleksi 5 gol, mendapat uang pembinaan Rp 250 ribu. Pertandingan final berlangung di GOR 88 Kapuas, Rabu (12/10) malam, disaksikan langsung Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, Dandim 1011 Kapuas Letkol Arm Mochamad Erwansyah, Kapolres Wisnu Putra SIK SH dan Ketua Pengadilan Negeri Mochamad Arifin SH M Hum. Menurut Ketua Panitia Ali Surahman, turnamen futsal Ir HM Mawardi MM Cup 2011 diikuti 44 club, dimulai Tanggal 5 – 12 Oktober 2011. “ Piala dan uang pembinaan berasal dari Bupati Kapuas HM Mawardi,” ucap Rahman, Tujuan turnamen, untuk mengaktualisasikan diri dalam proses pengembangan potensi para pemuda generasi penerus , khususnya di bidang olahraga cabang futsal. Sementara itu, Bupati Kapuas HM Mawardi mengucapkan selamat kepaada para pemanang, prestasi yang telah diraih ini merupakan hasil dari latihan yang baik, sungguh-sungguh dan penuh semangat. “ Terus asah kemampuan, ketrampilan dan tehnik bermain yang baik, dan jangan cepat puas , “ pesan Mawardi. Terus raih prestasi pada turnamen futsal lainnya yang berskala lebih besar. Kepada club yang belum beruntung, HM Mawardi mengingatkan agar jangan putus asa , “ terus berlatih dengan giat dan bersungguh-sungguh, kesempatan untuk mengikuti turnamen futsal lainnya masih terbuka, “tutur Mawardi. Usai penyerahan piala, uang pembinaan dan piagam, Bupati Kapuas HM Mawardi beserta Unsur Forkompimda berkesempatan foto bersama dengan para juara. (Humas).

PROGAM KELUARGA HARAPAN TANGGULANGI KEMISKINAN
Thursday, October 13, 2011
KUALA KAPUAS – Komitmen untuk mengentaskan kemiskinan bukan hanya merupakan prioritas pembangunan secara nasional yang dituangkan dalam rencana pembangunan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek akan tetapi merupakan komitmen internasional dalam tujuan pembangunan millenium (MDG’S). Hal ini disampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Drs Raden Ledi, pada acara Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH), yang dilaksanakan di Aula Bappeda, Kamis (13/10) pagi. Secara nasional strategis pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat, pemerintah terus berupaya
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

109

menurunkan angka kemiskinan melalui perbaikan kondisi sosial, ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin. Untuk mencapai kondisi tersebut, pemerintah menetapkan tiga jalur strategi pembangunan yaitu : pro pertumbuhan, pro lapangan kerja serta pro masyarakatan miskin. “Kebijakan penanggulangan kemiskinan menitikberatkan pada upayaupaya optimalisasi dan harmonisasi program penanggulangan kemiskinan,” kata Mawardi. Harmonisasi program penanggulangan kemiskinan yaitu kelompok pertama program bantuan sosial berbasis keluarga, kedua kelompok program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat, kemudian ketiga kelompok program pemberdayaan usaha mikro dan kecil dan keempat kelompok program lainnya. Ketua Panitia Apolonia menjelaskan berdasarkan pengelompokan program tersebut, maka PKH masuk pada kelompok program bantuan sosial berbasis keluarga yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin dengan karakteristik. Secara umum tujuan kegiatan ini menjadi sangat strategis untuk menyatukan gerak langkah, menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan (stakeholders) dan memantapkan koordinasi dan komitmen lintas sektor/instansi terkait serta mensinergikan kebijakan-kebijakan yang akan diselaraskan dalam perkembangan pelaksanakan uji coba PKH di Kabupaten/Kota. (humas)

TERIMA ESTAFET TUNAS KELAPA NASIONAL
Thursday, October 13, 2011
KUALA KAPUAS – Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kapuas Drs Nurul Edy M.Si secara resmi menerima Estafet Tunas Kelapa (ETK) Nasional dari Wakil Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Pulang Pisau Drs Jhon Oktober Iman, M.Si, Kamis (13/1) pagi di Lapangan Sepak Bola Basarang Jaya Km 10. Kegiatan ini sebelumnya dirangkai dengan pembina upacara Drs Nurul Edy M.Si yang diikuti oleh para andalan cabang, mabigus, gugus depan, pramuka siaga, penggalang, penagak dan pandega. Dalam sambutannya Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kapuas Drs Nurul Edy M.Si mengatakan sebuah kebanggan dan kehormatan untuk menerima kegiatan ETK yang nantinya akan mengantarkannya ke Provinsi Kalteng. “Selama tiga hari berada di Kapuas. Hari pertama ETK akan diarak berjalan kaki sejauh 2 km dan dilanjutkan dengan konvoi keliling kota dan malam harinya renungan suci,” terangnya. Kemudian pada hari kedua (14/10) akan diarak 110
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

berjalan kaki dalam bentuk lomba pawai karnaval sejauh 5 km, malam harinya diadakan panggung hiburan sekaligus penyerahan piala lomba. Hari terakhir (15/10) akan dilakukan konvoi sejauh 30 km hingga perbatasan Provinsi Kalteng dan Kalsel. Dalam acara serahterima tersebut akan dirangkai pula dengan pelantikan mabiran dan kwaran Kapuas Timur serta pengurus KNPI Kecamatan Kapuas Timur. ”Diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat lebih memasyarakatkan gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan generasi muda,” ungkapnya. Pembentukan karakter yang bagi generasi muda merupakan hal yang amat penting dan bahkan menentukan nasib bangsa dan negara di masa depan. Pada saat ini, sadar atau tidak nilai-nilai asing langsung maupun tidak langsung, telah memberikan pengaruh negatif kepada generasi muda Indonesia. Rasa cinta terhadap tanah air serta kesediaan untuk membela negara tampak semakin rendah. Untuk mengatasinya sangat diperlukan keterlibatan aktif generasi muda dalam kegiatan kepramukaan. Usai upacara dilanjutkan dengan pelepasan ETK dengan semboyan Satu Pramuka untuk Satu Indonesia, Jayalah Indonesia”. (humas)

PEMBANGUNAN KESEHATAN MENGEDEPANKAN KEMANUSIAAN
Thursday, October 13, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengharapkan kepada seluruh pelaku pembangunan kesehatan untuk dapat bekerjasama dengan baik dan profesional serta mengedepankan rasa kemanusiaan dalam menolong sesama yang berada dalam kesulitan . Secara khusus dia memininta untuk mendukung secara penuh program District Health accout (DHA). Hal Itu disampaikan HM Mawardi pada pembukaan Workshop Penyampaian Hasil Perhitungan Pembiayaan Kesehatan Daerah ( District Health Accout -DHA), di Aula Dinas Kesehatan Kapuas, Kamis (13/10) pagi. Sistem kesehatan harus mampu memberikan manfaat kepada masyarakat dengan distribusi yang adil. “ Sistem kesehatan tidak hanya menilai dan berfokus pada tingkatan manfaat yang diberikan , tetapi juga bagaimana tujuan-tujuan tersebut, “ tutur HM Mawardi. DHA sangat diperlukan untuk perumusan kebijakan kesehatan, khususnya pembiayaan kesehatan. Juga diperlukan dalam perencanaan dan penganggaran kesehatan, baik di pusat maupun di daerah, terlebih-lebih dengan adanya kebijakan nasional untuk menerapkan anggaran berbasis kinerja di semua lini pembangunan kesehatan, jelas Mawardi. Sementara itu Dr Dra Delina Hasan,APT M.Kes (Wakil Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia) mengatakan, belanja kesehatan hendaknya lebih diutamakan untuk program prioritas, seperti Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), KB, Imunisasi, Gizi dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). “ Kalau ingin mempersiapkan SDM yang baik dimasa yang akan datang, hendaknya penerima manfaat lebih dituju kepada golongan usia 0 – 5 tahun. Agar DHA dapat berjalan dengan baik, tim DHA perlu segera dilembagakan, kata Delina. Workshop Penyampaian Hasil Perhitungan Pembiayaan Kesehatan Daerah ( District Health Accout -DHA), berlansung 4 hari, diikuti 30 orang peserta berasal dari SKPD terkait.(Humas).

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

111

PROGAM KELUARGA HARAPAN TANGGULANGI KEMISKINAN
Thursday, October 13, 2011
KUALA KAPUAS – Komitmen untuk mengentaskan kemiskinan bukan hanya merupakan prioritas pembangunan secara nasional yang dituangkan dalam rencana pembangunan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek akan tetapi merupakan komitmen internasional dalam tujuan pembangunan millenium (MDG’S). Hal ini disampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Drs Raden Ledi, pada acara Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH), yang dilaksanakan di Aula Bappeda, Kamis (13/10) pagi. Secara nasional strategis pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat, pemerintah terus berupaya menurunkan angka kemiskinan melalui perbaikan kondisi sosial, ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin. Untuk mencapai kondisi tersebut, pemerintah menetapkan tiga jalur strategi pembangunan yaitu : pro pertumbuhan, pro lapangan kerja serta pro masyarakatan miskin. “Kebijakan penanggulangan kemiskinan menitikberatkan pada upaya-upaya optimalisasi dan harmonisasi program penanggulangan kemiskinan,” kata Mawardi. Harmonisasi program penanggulangan kemiskinan yaitu kelompok pertama program bantuan sosial berbasis keluarga, kedua kelompok program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat, kemudian ketiga kelompok program pemberdayaan usaha mikro dan kecil dan keempat kelompok program lainnya. Ketua Panitia Apolonia menjelaskan berdasarkan pengelompokan program tersebut, maka PKH masuk pada kelompok program bantuan sosial berbasis keluarga yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin dengan karakteristik. Secara umum tujuan kegiatan ini menjadi sangat strategis untuk menyatukan gerak langkah, menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan (stakeholders) dan memantapkan koordinasi dan komitmen lintas sektor/instansi terkait serta mensinergikan kebijakankebijakan yang akan diselaraskan dalam perkembangan pelaksanakan uji coba PKH di Kabupaten/Kota. (humas)

SENAM BERSAMA PT ASKES
Friday, October 14, 2011
KUALA KAPUAS – PT Askes (Persero) mengadakan senam bersama dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas, di Halaman Kantor Bupati, Jumat (14/10) pagi. Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) PT Askes ke 43. Tampak saat senam bersama para pejabat di lingkup Pemkab Kapuas. Seperti Bupati Kapuas HM Mawardi beserta istri Hj Aliyah, lalu Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Selain itu ikut serta pula sejumlah Kepala SKPD. Kemudian TNI/Polri, anggota SatPol PP, serta para Asisten dan Kabag di lingkungan Setda Kapuas. Selain bersama, acara juga diisi dengan pembagian kupon undian berhadiah kepada para peserta senam. Hadiah berupa doorprize seperti, sepeda gunung, kipas angin serta barang elektronik lainnya. Sekedar diketahui PT Askes 112
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

(Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara yang ditugaskan khusus oleh pemerintah untuk menyelenggarakan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi Pegawai Negeri Sipil, Penerima Pensiun PNS dan TNI/POLRI, Veteran, Perintis Kemerdekaan beserta keluarganya dan Badan Usaha lainnya. (humas)

282 CALON HAJI DIBERANGKATKAN
Friday, October 14, 2011
KUALA KAPUAS – Sedikitnya 282 calon haji asal Kabupaten Kapuas dilepas untuk diberangkatkan ke Tanah Suci Al Mukarram Mekkah, Kamis (13/10) sore. Keberangkatan calon haji ini diwarnai dengan isak tangis keluarga yang ditinggalkan. Bahkan lingkungan Rumah Jabatan Bupati penuh sesak dengan keluarga calon haji yang ingin melihat langsung keberangkatan keluarga meraka. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Kapus HM Mawardi didamping Ibu Hj Aliyah Mawardi. Bahkan saat itu tampak pula sejumlah undangan, baik dari unsur Forkominda, Kepala SKPD, tokoh agama serta dari perbankan. Menurut Ketua Rombongan yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kapuas H Mahli bahawa jumlah calon haji Kapuas 282 orang dari total 284 orang. Ketidak berangkatan dua tersebut karena suaminya sakit, sehingga istrinya menunda untuk berangkah haji. ”Mereka nanti akan tergabung dalam kloter empat bersama dengan calon haji asal Kabupaten Katingan sebanyak 33 orang. Perlu diketahui bahwa ini merupakan kloter pertama dari Kalteng yang berangkat ke Tanah Suci,” terang Mahli. Lebih jauh dijelaskan bahwa calon haji asal Kapuas ini berasal dari 10 kecamatan dan terbanyak berasal dari Kecamatan Selat. Untuk usia jamaah paling muda 21 tahun dan yang paling tua 84 tahun. Dari hasil pemeriksaan kesehatan terdata 93 calon haji berisiko tinggi, sedangkan 191 calon haji lainnya dinyatakan sehat. Namun demikian seluruh calon haji ini telah diberi vaksin miniitis dan influenza. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya menjelaskan
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

113

keberangkatan para calon jamaah haji saat ini patut disyukuri karena merupakan anugerah dan petunjuk dari Allah SWT. Apalagi pada saat ini perekonomian kita masih berbenah, tetapi animo masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima sangat tinggi. Pengertian mampu disini bukan hanya secara ekonomi saja, tetapi juga fisik dan mental. Selain itu juga harus memenuhi persyaratan tertentu, baik syarat yang diatur oleh agama maupun persyaratan lainnya yang diatur oleh pemerintah. Perlu dingat bahwa perjalanan dari tanah air menuju Tanah Suci Mekkah Al Mukkarram hanyalah sebuah langkah dan ujian awal dari serangkaian upacara ritual ibadah haji. ”Disana saudara akan bertemu dengan jamaah dari berbagai suku bangsa dengan beragam adat istiadat, macammacam warna kulit, perilaku dan perangainya,” ungkap Mawardi. Untuk dia berharap keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Kapuas ini tidak hanya beribadah semata, tetapi juga mampu bertindak sebagai duta bangsa, duta masyarakat Kabupaten Kapuas. Yang terpenting jagalah kesehatan agar dapat melakukan semua ibadah dengan baik serta jauhilah kegiatan-kegiatan yang tidak berguna apalagi sia-sia. Jagalah kekompakan dan kesetiakawanan dalam kelompok jamaah serta taatilah aturan-aturan yang telah diberikan. Kemudian jangan lupa berdoa agar negara dan bangsa ini khususnya Kabupaten Kapuas ini dianugerahi oleh Allah SWT kedamaian, kesejahteraan lahir batin serta dijauhi dari perpecahan dan segala macam bencana yang menimpa. Keberangkatan jamaah haji ini menggunakan empat buah bus besar ke Embarkasi Syamsuddin Noor Banjarmasin. Rencananya calon jamaah haji ini akan diberangkatkan pada Jumat (14/10) malam menggunakan pesawat Garuda. (humas)

KEBERANGKATAN CALON HAJI DI ASRAMA HAJI SYAMSUDDIN NOOR
Saturday, October 15, 2011
BANJARBARU – Keberangkatan calon haji Kapuas yang tergabung dalam kloter 4 secara resmi telah diberangkatkan menuju Tanah Suci Mekkah Al Mukarram, Jumat (14/10) malam. Keberangkatan dipusatkan di Asrama Haji Syamsudin Noor Landasan Ulin Banjarbaru dengan mengunakan tujuh bus menuju pesawat Garuda yang telah menunggu dilandasan. Selain jamaah haji Kapuas, ikut pula tergabung dalam kloter 4 adalah calon haji yang berasal dari Kabupaten Katingan dan Barito Timur. Total saat itu yang diberangkatkan berjumlah 325 calon haji. Pelepasan keberangkatan tersebut langsung dilakukan oleh Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran, Bupati Kapuas HM Mawardi beserta Ibu Hj Aliyah. Lalu tampak pula pejabat dari Kementerian Agama Provinsi Kalteng dan anggota DPRD Kalteng serta Wakil Bupati Katingan. Kepala Kementerian Agama Provinsi Kalteng Drs Djauhari Tantawi menjelaskan keberangkatan ini merupakan keberangkatan pertama untuk kloter dari Provinsi Kalteng. (humas)

114

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

KEBERANGKATAN CALON HAJI DI ASRAMA HAJI SYAMSUDDIN NOOR
Saturday, October 15, 2011
BANJARBARU – Keberangkatan calon haji Kapuas yang tergabung dalam kloter 4 secara resmi telah diberangkatkan menuju Tanah Suci Mekkah Al Mukarram, Jumat (14/10) malam. Keberangkatan dipusatkan di Asrama Haji Syamsudin Noor Landasan Ulin Banjarbaru dengan mengunakan tujuh bus menuju pesawat Garuda yang telah menunggu dilandasan. Selain jamaah haji Kapuas, ikut pula tergabung dalam kloter 4 adalah calon haji yang berasal dari Kabupaten Katingan dan Barito Timur. Total saat itu yang diberangkatkan berjumlah 325 calon haji. Pelepasan keberangkatan tersebut langsung dilakukan oleh Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran, Bupati Kapuas HM Mawardi beserta Ibu Hj Aliyah. Lalu tampak pula pejabat dari Kementerian Agama Provinsi Kalteng dan anggota DPRD Kalteng serta Wakil Bupati Katingan. Kepala Kementerian Agama Provinsi Kalteng Drs Djauhari Tantawi menjelaskan keberangkatan ini merupakan keberangkatan pertama untuk kloter dari Provinsi Kalteng. (humas)

PEMUDA MUHAMMADIYAH SIAP SUKSESKAN PEMBANGUNAN KAPUAS YANG AMANAH
Saturday, October 15, 2011
KUALA KAPUAS – Pemuda Muhammadiyah dalam program kerja organisasi, siap membantu Pemerintah Daerah dalam mensukseskan pembangunan dalam rangka menuju Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh). Pernyataan itu disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kapuas M Jalaluddin S.Pd.I pada pembukaan Pelatihan Melati Muda dan Pelantikan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kapuas , di Hotel Roos Kapuas, Sabtu (15/10) pagi. “ Saya mengajak rekan-rekan , khususnya Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kapuas dan organisasi kemayarakatan pemuda lainnya untuk bahu membahu dan merapatkan barisan dalam memajukan daerah Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini, kata Jalaluddin. Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengucapkan terima kasih
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

115

dan penghargaan kepada Pemuda Muhammadiyah atas peran aktifnya dalam mensukseskan pembangunan daerah Kabupaten Kapuas yang kita banggakan ini , menuju Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh). “ Saya sadar tanpa peran serta masyarakat lebih-lebih para pemuda, saya sebagai kepala daerah di Kabupaten Kapuas ini tidak dapat berbuat banyak,” ungkap HM Mawardi. Namun apabila seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembangunan , maka saya yakin dan percaya dengan kebersamaan kita pasti bisa mewujudkan cita-cita pembangunan dan kesejahteraan rakyat daerah ini, kata HM Mawardi . Pemuda Muhammadiyah sebagai gerakan kepemudaan yang telah mencapai usia 79 tahun lebih, ini berarti kata Mawardi, bahwa Pemuda Muhammadiyah sebagai gerakan kepemudaan sudah cukup lama berkiprah dalam pembangunan bangsa dan negara yang kita cintai ini. Menurut ketua panitia Drs Farianoor Iswani, Pelatihan Melati Muda diikuti 50 orang peserta, berlangsung 14 – 16 Oktober 2011, dengan tema “ Pemuda Sebagai Gerakan Perubahan Menuju Kapuas Yang Amanah”. Hadir pada kesempatan itu , Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Kalteng Daryana SE beserta jajarannya, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kapuas , yang mewakili Ketua MUI Kapuas H Kursani S.Ag, Sekretaris NU Nahban,S.Ag, dan Ketua KNPI Faturrahman SPd (Humas).

ETK DISERAHKAN DIPERBATASAN KALTENGKALSEL
Sunday, October 16, 2011
KUALA KAPUAS – Estapet Tunas Kelapa (ETK) diserah terimakan di perbatasan Kalteng-Kalsel, Anjir Serapat KM 14 Kecamatan Kapuas Timur , dalam suatu upacara , Sabtu (15/10) siang. Pataka ETK diserahkan dari Wakil Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kapuas Drs H Zahirsyah Rovieq S Hut kepada Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalteng Drs Nahson Taway selanjutnya diserahkan kepada Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel Rosehan NB SH. Menurut H Zahirsyah Rovieq, ETK merupakan Kirab Pataka gerakan pramuka melintasi seluruh daerah di Indonesia dengan semboyan “Satu Pramuka untuk satu Indonesia, Jayalah Indonesia”. Digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Emas, 50 tahun Gerakan Pramuka, secara nasional dimulai 1 Oktober 2011 Selama berada di Kabupaten Kapuas , jelas Zahirsyah, ETK diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain renungan suci anggota dan pembina pramuka, lomba pawai karnaval dan mengarak tunas kelapa melintasi jalan utama kota Kuala Kapuas, yang di lepas oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST. Kemudian pada malam harinya digelar panggung hiburan Pramuka berlangsung di sanggar Pramuka Kapuas, dan pelantikan pengurus Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Kapuas Timur. ETK bertujuan meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan YME, meningkatkan potensi , spiritual, mental, emosional, fisik dan sosial anggota pramuka melalui aktivitas pengetahuan, keterampilan, teknologi, seni budaya dan olahraga. Kemudian meningkatkan perasaan dan semangat persaudaraan persatuan kesatuan secara internal pada jajaran pramuka dan secara umum menyatu erat di masyarakat. Melakukan secara nyata Dasadarma Pramuka dan untuk mengokohkan persatuan kesatuan bangsa

116

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Indonesia yang ber Bhineka Tunggal Ika, tutur Zahirsyah Upacara serah terima ETK tersebut dimeriahkan dengan tarian daerah Kalteng , dihadiri jajaran pengurus Kwarcab Pramuka Kapuas , Ketua Kwarcab Batola H Sukardi SH beserta pengurus lainnya dan sejumlah anggota Pramuka dari kedua daerah (Huimas).

PENGURUS GERAKAN MANDAU TELAWANG PANCASILA DIKUKUHKAN
Monday, October 17, 2011
KUALA KAPUAS – Kepengurusan Dewan Pengurus Daerah Angkatan Penerus Pejuang Gerakan Mandau Talawang Pancasila (DPD APP GMTPS) Kabupaten Kapuas Masa Bakti 2011-2016 resmi dikukuhan, Senin (17/10) pagi. Drs. Barlianto terpilih sebagai Ketua Umum APP GMTPS Kabupaten Kapuas dengan sekretaris Umum Eryantho Kamis SE MM dan bendahara Umum Ir Muhing L Agau. Pada kesempatan itu Ketua Umum APP GMTPS Barlianto menyatakan dukungannya untuk ikut serta merencanakan, melaksanakan dan mengamankan segenap program dan kebijakan pembangunan kabupaten Kapuas yang Amanah. Tukas barlianto. Ia menambahkan, dengan spirit dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung APP GMTPS Kabupaten Kapuas sebagaimana semangat dan cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945, bertekad bulat dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Ditempat yang sama Bupati Kapuas HM Mawardi menjelaskan Gerakan Mandau Talawang Pancasila (GMTPS) adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang dibentuk oleh masyarakat dayak Kalteng. Visi dan misi utama perjuangannya adalah menuntut dan memperjuangkan pembentukan provinsi kalimantan tengah. Sejarah mencatat sejak tahun 1950 sesudah diproklamirkan kemerdekaan republik indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Masyarakat dayak kalimantan tengah berjuang bahkan sampai perjuangan fisik. Melalui jalan koordinasi, konsolidasi bahkan diplomasi kepada pemerintah pusat untuk membentuk provinsi kalimantan tengah menjadi daerah otonom yaitu lepas dari provinsi kalimantan selatan. “Hal yang menarik dan menjadi suatu kebanggaan bagi kita dan khususnya para pengurus APP GMTPS adalah nama organisasi ini mencantumkan nama pancasila dalam organisasinya, ini membuktikan bahwa para pendiri organisasi ini yang juga adalah putra Kalteng atau tokoh dayak pada masa itu, memiliki rasa nasionalisme yang tidak diragukan,” ungkapnya. Meskipun mereka saat itu memperjuangkan kalimantan tengah menjadi daerah otonom yaitu lepas dari provinsi kalimantan selatan, namun dengan penuh kearifan telah memilih serta meyakini bahwa pancasila sebagai kompromi pilihan dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. “Perlu saya tegaskan bahwa pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap organisasi kemasyarakatan, LSM maupun yayasan, bukanlah sebagai bentuk intervensi pemerintah. Namun pembinaan yang dilakukan selama ini adalah sematamata untuk lebih mendorong tumbuh dan berkembangnya organisasi kemasyarakatan yang ada sebagai wadah berhimpun masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan,” terangnya. Dengan banyaknya terbentuk ormas, LSM dan yayasan di daerah khususnya di kabupaten kapuas, maka seyogyanya keberadaan mereka benarbenar merupakan potensi dan aset dalam menunjang penyelenggaraan pembangunan di daerah ini, dengan menampakkan kiprahnya untuk bersinergi baik dengan pemerintah

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

117

daerah maupun dengan pihak lain guna memacu pembangunan di daerah. Pada kesempatan itu hadir pula unsur Forkominda, lalu turut memberikan sambutan Ketua Umum DPP APP GMTP Kalteng Yansen Lambung yang dibacakan Sekjen DPP APP GMTP Kalteng Mayusi Adjamrah. (humas)

KAMPANYE IMUNISASI CAMPAK DAN POLIO RESMI DICANANGKAN
Tuesday, October 18, 2011
KUALA KAPUAS –KetuaTim Penggerak PKK Kapuas Hj Aliyah Mawardi secara resmi mencanangkan Kampanye Imunisasi Campak dan Polio. Kegiatan itu dilaksanakan di halaman Puskesmas Barimba, Selasa (18/10) pagi. Dalam Sambutannya, Hj Aliyah Mawardi mengatakan kampanye campak merupakan kegiatan imunisasi tambahan untuk mencangkup seluruh anak usia 9 – 59 bulan tanpa melihat status imunisasinya dan memberikan satu dosis vaksin campak dan polio di pos imunisasi. “Saya menyambut baik kegiatan kampanye imunisasi campak ini, karena kegiatan ini merupakan kewajiban bagi pemerintah untuk memberikan imunisasi lengkap kepada setiap bayi dan anak secara gratis,” kata Aliyah. Menurutnya setiap anak berhak memperoleh imunisasi dasar sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk mencegah terjadinya penyakit yang dapat dihindari melalui imunisasi. Kesehatan merupakan program yang penting dan merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Kapuas. Pemkab Kapuas memandang penting kualitas dan kuantitas pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Kapuas serta merupakan prioritas pembangunan keempat karena pendidikan dan kesehatan adalah investasi bagi Kabupaten Kapuas untuk mencapai kesejahteraan dan keluar dari kemiskinan. “Saya meminta perhatian saudara untuk lebih memperhatikan masalah kesehatan karena pengaruhnya cukup penting serta dapat mengurangi angka penderitaan suatu penyakit yang membahayakan yang dapat menyebabkan kematian, “ terangnya. Anak yang telah di imunisasi campak masih bias tertular penyakit campak namun lebih jauh lebih ringan dan tidak berbahaya dan kalau belum dilakukan imunisasi campak akan lebih berat dan lama serta berbahaya. Cakupan imunisasi campak telah mencapai lebih dari 90%, namun tingkat keampuhan imunisasi hanya berkisar 85%. Oleh sebab itu pemerintah menggalangkan kampanye imunisasi tambahan sebagai perlindungan tambahan bagi anak. Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Ani Handaningroem mengatakan semakin banyak imunisasi samakin baik bagi anak-anak, agar kekebalan tubuhnya baik. “Kesehatan ingin meningkatkan mutu kesehatannya oleh sebab itu diharapkan kerjasama yang baik dari ibu-ibu agar kegiatan ini dapat berhasil dengan baik,” tukasnya. (humas)

118

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

BUPATI AJAK RAJIN BERSEDEKAH
Tuesday, October 18, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengajak masyarakat untuk rajin bersedakah, dengan bersedakah rejeki akan bertambah dan hidup akan bahagia . Mari bersedekah sesuai kemampuan kita masing-masing. Ajakan itu disampaikan HM Mawardi pada acara lelang pencarian dana untuk renovasi pembangunan Masjid Baiturrrohim, bertempat di halaman Masjid Baiturrohim Desa Terusan Mulya Kecamatan Bataguh, Senin (17/10) malam. “ Untuk mewujudkan rasa syukur kepada Allah SWT, karena di Desa ini hasil panen padi cukup bagus, saya menghimbau agar dapat menyisihkan sebagian rejekinya itu di jalan Allah, diantaranya untuk menyumbang pembangunan Masjid ini ,” pinta HM Mawardi. Pembangunan rumah ibadah merupakan tanggung jawab kita bersama, katanya. Pada bagian lain, orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini mengingatkan kepada masyarakatnya , agar baikbaik menjaga kesehatan, dengan kesehatan yang prima kita dapat menjalankan aktifitas dengan baik dan lancar. Untuk itu manfaatkan dengan sebaik-baiknya program yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Kapuas, yaitu, 12 pelayanan kesehatan dasar gratis, tutur HM Mawardi. Kepada anak-anak generasi muda , dia minta agar rajin bersekolah dan belajar, karena menuntut ilmu pengetahuan itu sangat penting sebagai bekal dimasa depan. Sementara itu H Marino S Pdi dalam tausiyahnya mengajak untuk memperkokoh persaudaraan, ukhuwah Islamiyah , persatuan dan kesatuan. “ Kita patut bersyukur atas nikmat Iman, Islam dan rejeki yang telah di berikan Allah SWT, orang yang pandai bersyukur , Insya Allah, Allah akan menambah rejekinya, “tutur Marino. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi secara pribadi memberikan bantuan uang untuk renovasi pembangunan Masjid Baiturrahman, diterima Ketua Panitia pembangunan Masjid H Muhammad Idris, juga sumbangan dari beberapa kepala SKPD. Di setiap kunjungan kerjanya ke Desa-Desa, Bupati HM Mawardi selalu disambut antusias, penuh keakraban dan kekeluargaan oleh masyarakat, tidak terkecuali saat di Desa Terusan Mulya terebut.(Humas).

RAPERDA PERUBAHAN APBD 2011 DISEPAKATI
Wednesday, October 19, 2011
KUALA KAPUAS - Perubahan APBD Tahun Anggaran 2011 akhirnya disepakati dan ditandatangani dalam Rapat Paripurna ke 5 Masa Persidangan III, Rabu (19/10) pagi. Penandatanganan kesepakatan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) itu dilakukan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi, Ketua DPRD Robert L Gerung bersama dua Wakil Ketua DPRD yakni Mahmud Iif Syarifudin serta H Asrani. Sebelum penandatanganan dilakukan penyampaian pendapat tujuh fraksi-fraksi pendukung dewan. Intinya seluruh fraksi dapat menerima dan menyetujui perubahan APBD 2011 yang telah diajukan. Ketua Tim Perumus, Eliser Timbung dalam laporannya mengatakan pihaknya telah melakukan rapat gabungan dengan eksekutif dan legislatif dengan maksud dan tujuan untuk
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

119

memperoleh kesepakatan bersama mengenai target rencana pendapatan dan belanja serta rencana pembiayaan pada perubahan APBD 2011. Kemudian untuk menyelaraskan dan mensingkronkan rencana belanja khususnya belanja langsung dengan program/kegiatan prioritas daerah. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya menjelaskan pemerintah daerah telah berupaya dengan maksimal dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2011 ini. Terutama dalam hal upaya menganggarkan target pendapatan daerah dan belanja daerah yang disesuaikan dengan kemampuan, serta visi dan misi Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah.“Apresiasi yang tinggi patut kita berikan terhadap keinginan yang kuat pada saat pembahasan untuk meningkatkan pendapatan daerah terutama pendapatan asli daerah yang sampai saat ini masih dianggap belum mampu berkontribusi secara signifikan terhadap pendapatan daerah,” ungkapnya. Namun dalam menentukan target pendapatan harus tetap realistis, disesuaikan dengan tingkat kewajaran dan kemampuan serta potensi sumber-sumber pendapatan daerah. Langkah-langkah percepatan untuk memaksimalkan penerimaan pendapatan asli daerah memang harus segera dilakukan, agar ketergantungan pada dana transfer ke daerah dapat berkurang. Dari sisi belanja, pemerintah daerah juga sudah berupaya dengan maksimal untuk menganggarkan belanja yang dianggap prioritas guna mempercepat pembangunan disemua sektor, sehingga kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas dapat semakin ditingkatkan. Belanja yang dianggarkan pada setiap program dan kegiatan memang harus jelas tolok ukur kinerjanya, karena kita mengacu pada pedoman anggaran berbasis kinerja. “Kita sepakat anggaran yang dibelanjakan harus benar-benar menunjukkan skala prioritas, mengurangi belanja yang bersifat operasional, dan memberi porsi anggaran yang lebih besar kepada program/kegiatan untuk pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat, serta kemajuan pembangunan Kabupaten Kapuas,” jelas Bupati. Pada kesempatan yang berbahagia itu Bupati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggitingginya kepada pimpinan, ketua-ketua komisi, ketua-ketua fraksi dan seluruh anggota DPRD Kapuas. Selanjutnya rancangan perda yang telah telah disetujui akan disampaikan kepada Gubernur Kalteng untuk dilakukan evaluasi. Diberharap hasil evaluasi dapat selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama, mengingat sisa waktu pada tahun anggaran 2011 kurang lebih dua bulan lagi. “Sehingga diharapkan program/kegiatan yang telah dianggarkan dalam perubahan apbd ini dapat dilaksanakan dengan baik, tanpa mengurangi kualitas yang telah ditentukan,” tukasnya. (humas)

MENDAGRI KUKUHKAN HM MAWARDI KOORDINATOR APKASI KALIMANTAN
Friday, October 21, 2011
BALI – Menteri Dalam Negeri Dr.Gumawan Fauzi mengukuhkan Bupati Kapuas Ir H Muhammad Mawardi MM sebagai Koordinator Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Regional Kalimantan masa bakti 2011-2015 , bersama jajaran Dewan Pengurus Apkasi lainnya. Pengukuhan berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) Bali, Jum’at (21/10) pagi , terang Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio,di Bali Jum’at (21/10)

120

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Apkasi merupakan organisasi yang bersifat nirlaba, independen, koordinatif , dan konsultatif dalam membangun kemitraan stretegis dengan Pemerintah maupun pihak ketiga. Tugas pokok Apkasi, tambah Sapto, adalah memfasilitasi kepentingan Pemerintah Kabupaten dalam penyelenggaraan otonomi daerah melalui peran advokasi , mediasi, dan fasilitasisasi dengan lembaga Pemerintah serta non Pemerintah baik dari dalam maupun luar negeri sesuai dengan peraturan perundang-undang yang berlaku. Sedangkan fungsi Apkasi , antara lain , menjadi mitra kritis dan stretegis pemerintah dalam menyusun kebijakan nasional tentang pemerintah daerah. Menjadi fasilitator dalam memperjuangkan kepentingan dan aspirasi daerah kepada pemerintah, ungkap Sapto. Sementara itu Mendagri Gumawan Fauzi mengharapkan , Apkasi sebagai wadah untuk membangun sinergi kerjasama yang baik dengan semua unsur, di daerah maupun dengan pemerintah pusat. “ Kerjasama ini saya harapkan harus dipelihara dengan baik , partisipasi anggota , partisipasi pengurus untuk menjadikan sebagaimana yang diharapkan dalam hal ini untuk kepentingan Apkasi, “ harap Mendagri. Kalau harmonisasi terjadi diantara lembaga di tingkat Kabupaten, antara Kabupaten dengan Provinsi dan Pemerintah Pusat,Insya Allah rasa bekerja itu akan lebih nyaman, ungkap Mendagri. Diharapkan semua pengurus dan anggota Apkasi berpartispisasi untuk kemajuan. Masing-masing daerah saling memberi yang baik , untuk kemajuan daerah. Manfaatkan waktu untuk berkarya dan bekerja dengan sebaik-baiknya Mendagri memberikan apresiasi atas segala rencana atau program dari Apkasi.(Humas).

PEMKAB KAPUAS MOU DENGAN INVESTOR CINA
Monday, October 24, 2011
PALANGKA RAYA – Pemerintah Kabupaten Kapuas melakukan kesepakatan bersama dalam pembangunan pelabuhan laut batubara, armada kapal, pembangkit listrik tenaga uap dan pabrik semen dengan PT Sinar Senusa Kalimantan (PT. SSK), Senin (24/10) pagi. Kesepakatan bersama ini dilakukan di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng antara Bupati Kapuas HM Mawardi dan Direktur Senusa Kalimantan Wan Shi jun dihadapan Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang.

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

121

Pada kada kesempatan itu selaku Kepala Daerah Provinsi Kalteng, Gubenur Teras Narang juga ikut mengetahui dengan membubuhkan tandatangan dalam kesepakatan dimaksud. Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden dan Plt Kepala Dinas Perhubungan Drs Ahmad Sofian. Kemudian tampak pula sejumlah pejabat lingkup Provinsi Kalteng termasuk Kepala BPMD Provinsi Kalteng. Menurut Bupati Kapuas HM Mawardi kesepakatan bersama ini dan sangat menentukan keberhasilan dalam upaya Pemkab Kapuas mewujudkan percepatan pembangunan pelabuhan batanjung dan pemanfaatan pengembangan kawasan industri disekitar pelabuhan laut batanjung agar dapat berjalan dan berfungsi secara optimal dan memberikan banyak manfaat untuk masyarakat dan dunia usaha. Rencana investasi pembangunan pelabuhan laut batubara, armada kapal, pltu dan pabrik semen di pelabuhan batanjung ini juga berguna untuk mendukung rencana program pembangunan provinsi Kalteng yaitu moda transportasi jalan kereta api ruas puruk cahu (lokasi tambang) ke bangkuang sepanjang 185 km dan setelahnya dilanjutkan dengan moda transportasi sungai sampai dengan outlet di batanjung (laut jawa). Pada saatnya nanti ruas bangkuang – batanjung ini juga akan ditangani dengan moda jalan kereta api, sehingga dapat menekan biaya yang tinggi dan kepastian waktu pengangkutan. “Investasi penanaman modal asing ini melalui investor china an. Pt. SSK merupakan salah satu hasil kegiatan promosi investasi yang telah dilaksanakan oleh Gubernur Kalteng beberapa waktu yang lalu di China. “Perlu kami sampaikan bahwa investasi penanaman modal yang akan dilaksanakan merupakan swasta murni dengan tidak menggunakan dana maupun asset pemerintah daerah, baik dalam proses pengadaan tanah maupun pembangunan kontruksinya serta perusahaan ini telah memiliki kantor cabang di kota Kuala Kapuas sebagai salah bentuk keseriusan dan dapat berkoordinasi secara cepat dengan pemda Kapuas,” terangnya. Lebih lanjut dijelaskan tindak lanjut dari kesepakatan bersama ini adalah pelaksanaan perjanjian kerjasama antara kedua belah pihak yang saling menguntungkan dan berupa pembentukan tim kelompok kerja (pokja) percepatan pengembangan pelabuhan batanjung dengan melibatkan skpd terkait, terutama di dalam penyelesaian pembebasan status tanah melalui proses ganti rugi lahan dengan bekerjasama seluruh masyarakat dan pihak Kecamatan Kapuas Kuala. Sementara itu Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang menyambut baik kerjasama ini. Hal ini merupakan terobosan yang konkrit dalam upaya ikut serta membangunan Provinsi Kalteng. “Pemprov siap membantu menindaklanjuti dan menjembatani kerja sama ini,” terangnya. (humas)

122

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

HM MAWARDI MODERATOR DENGAN NARASUMBER 2 MENTERI
Monday, October 24, 2011
BALI – Bupati Kapuas Ir H M Mawardi MM yang juga Koordinator Apkasi Regional Kalimantan, mendapat kepercayaan sebagai moderator Diskusi Penel pada Rakernas VIII Apkasi, dengan narasumber/panelis dua Menteri sekaligus , yaitu Menteri Pertanian Dr Ir Suswono MMA dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan SE MM. H M Mawardi , juga sebagai Penasehat pada Panitia Rakernas Apkasi VIII. Beberapa waktu yang lalu, Bupati Kapuas H M Mawardi, juga pernah mendapat kepercayaan sebagai pembicara pada Diskusi , Seminar dan Lokakarya tingkat nasional, jelas Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio,di Bali , Sabtu (22/10). Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VIII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) itu , dibuka langsung Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) , Jum’at (21/10) siang, berlangsung 20-22 Oktober 2011. Selanjutnya Sapto menerangkan, pada diskusi panel , Ketahahan Pangan dan Kebijakan Kehutanan tersebut , Menteri Pertanian berbicara tentang Kebijakan Pembangunan Pertanian Menuju Kemandirian Pangan Nasional , Peran dan Komitmen Bersama Pusat dan Daerah. Dalam paparannya Menteri Pertanian Suswono , antara lain menjelaskan , dukungan Pemerintah Daerah, dalam percepatan dan perluasan pembangunan pertanian dapat dilakukan melalui kebijakan perbenihan (menumbuhkan industri perbenihan). Kebijakan penanganan pasca panen dan revitalisasi kebijakan pupuk Sedangkan Menteri Kehutanan dengan materi, Kebijakan Kehutanan Terhadap Efektifitas Pembangunan Daerah. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan memaparkan , enam kebijakan prioritas pembangunan kehutanan, yaitu pemantapan kawasan hutan, rehabilitasi hutan dan peningkatan daya dukung DAS, pengamanan hutan dan pengendalian kebakaran hutan. Konservasi keanekaragaman hayati. Revitalisasi pemanfaatan hutan dan industri kehutanan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan. Narasumber/panelis lainnya kata Sapto,antara lain, Menko Perekonomian selaku Ketua Harian Komite Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Dr Ir Hatta Radjasa. Rakernas Apkasi mengangkat tema “Memantapkan Sinergitas Antara Pusat dan Daerah Dalam Mendukung MP3EI”, diikuti hampir seluruh Bupati se Indonesia sebagai anggota Apkasi.(Humas).

TIM PENILAI PENGHARGAAN MENKES TURUN KE KAPUAS
Tuesday, October 25, 2011
KUALA KAPUAS – Tim penilaian penerima penghargaan Menteri Kesehatan (Menkes) Manggala Karya Bhakti Husada dari Kementerian Kesehatan turun ke Kabupaten Kapuas, Selasa (25/10) pagi. Mereka datang untuk melihat langsung program dan kegiatan kesehatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas. Pertemuan
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

123

antara tim penilaian penghargaan Menteri Kesehatan itu dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati yang diterima langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi. Hadir pula dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kapuas dr Ani Hadaningroem, Kepala Dinas Pertanian Ishak Basseri, Kepala Dinas Pendidikan I Made Sumatera, Direktur RSUD Kapuas Bawa Budi Raharja serta Dirut PDAM Sri Harjito. Saat menjelaskan kondisi kesehatan di Kabupaten Kapuas, Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan selama periode pemerintahan saat ini ada beberapa hal yang telah dilakukan. Diantaranya penerapan standar pelayanan minimal di bidang kesehatan. Peningkatan sarana dan prasana kesehatan antara lain peningkatan biaya operasional puskesmas dari Rp10 juta, per tahun menjadi rata-rata Rp120 juta per tahun. “Diharapkan peningkatan biaya operasional ini sebagai lini terdepan dalam pemberian pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” jelasnya. Disamping itu untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, telah dibangun kesehatan desa (Poskesdes) di setiap desa dalam wilayah Kapuas dan juga penambahan Puskesmas rawat inap dan pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar (Poned) lima kecamatan. ”Saat ini juga telah dibangun pavilium di RSUD Kuala Kapuas dengan harapan tingkat pemanfaatan sarana kesehatan di Kabupaten Kapuas lebih meningkat dan yang terpenting adalah masyarakat tidak perlu lagi berobat ke daerah lain,” terangnya. Selanjutnya untuk meningkatkan akses kesehatan pada masyarakat luas sejak bula Maret 2009 telah menyelanggarakan program kesehatan gratis meliputi 12 layanan kesehatan. Layanan kesehatan tersebut adalah konsultasi medis dan penyuluhan kesehatan. Kemudian pemeriksaan medis, laboratorium sederhana di puskesmas atas indikasi dokter, tindakan medis sederhana, pemeriksaan dan pengobatan gigi. Pemeriksaan ibu hamil nifas, menyusui bayi dan balita, pemberian obat-obatan sesuai ketentuan. Kemudian pelayanan keluarga berencana tidak termasuk alat kontrasepsi, penanganan gawat darurat, paket pelayanan rawat inap, pertolongan persalinan serta khitanan/sunat. Lebih jauh dijelaskan dibidang kesehatan lingkungan dan sanitasi, beberapa program telah dilaksanakan dalam rangka mendukung ketersediaan sarana air bersih bagi masyarakat melalui program Community Water Service Health Project (CWSHP). Program CWSHP ini telah dibangun 829 unit sarana air bersih, 178 unit sanitasi untuk fasilitas umum, sekolah dan tempat ibadah dan 552 fasilitas cuci tangan yang dimanfaatkan lebih kurang oleh 31.368 kepala keluarga. ”Kita telah mencanangkan Kabupaten Kapuas Sehat Tahun 2013,” tukas Bupati. Disela kegiatan juga dilakukan paparan tentang kesehatan dari Kepala Dinas Kesehatan. Dalam penjelasannya Ani Hadaningroem mengatakan komitmen pembangunan berwawasan kesehatan yang dilakukan pemerintah daerah ”Kapuas bebas air asin 2013, lalu gerakan go green and clean, menyediakan RSUD sebagai pusat rujukan dan menjadikan puskesmas sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan. (humas)

124

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

BATAS WILAYAH PEMERINTAHAN
Tuesday, October 25, 2011

PENTING

DALAM

KUALA KAPUAS -Keberadaan batas wilayah merupakan salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan. Hal itu ditegaskan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM saat membuka Pelatihan Penataan dan Penegasan Batas Wilayah Administrasi Pemerintahan Desa dan Kelurahan , bagi Aparatur Pemerintah Kecamatan di Wilayah Kabupaten Kapuas, di Aula Bappeda Kapuas, Selasa (25/10) pagi. Dalam tataran filosofis, batas wilayah merupakan penanda formal batas otoritas kekuasaan baik politik, ekonomi, sosial- budaya, administratif dan ideologi oleh suatu sistem Pemerintahan tertentu, tutur HM Mawardi. Sesuai dengan Peraturan Bupati Kapuas Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Bupati Kapuas kepada Camat, dalam hal Penetapan dan Penegasan Batas Administrasi Wilayah, Camat memiliki kewenangan untuk penetapan dan penegasan batas wilayah administrasi pemerintahan Desa dan Kelurahan dalam wilayah kerjanya. “ Untuk itu, kepada seluruh Camat di wilayah Kabupaten Kapuas untuk segera melaksanakan kegiatan penetapan dan penegasan batas Desa dan Kelurahan dalam wilayah kerjanya masing-masing sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya”, pinta HM Mawardi. Sehingga diharapkan pada tahun 2012 Pemerintah Kabupaten Kapuas sudah memiliki kepastian baik secara formal maupun secara teknis tentang batas Desa dan Kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas. Menurut Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi, Pelatihan itu diselenggarakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dengan Kalimantan Forest Climate Partnership (KFCP), berlangsung Tanggal 25 – 28 Oktober 2011. Diikuti seluruh Camat yang didampingi seorang tenaga teknis survey dan pemetaan. Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung SE MM, Unsur Forkompimda, , Koordinator KFCP Erwinsyah, para Asisten dan Kepala SKPD (Humas).

70 PEMUDA IKUTI IKRAR BERSAMA ANAK BANGSA
Wednesday, October 26, 2011
KUALA KAPUAS – Sedikitnya 70 orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan organisasi kepemudaan diberangkatkan untuk mengikuti Peringatan Sumpah Pemuda dan Ikrar Bersama Anak Bangsa Kalteng Tahun 2011 yang digelar di Kota Palangka Raya. Pelepasan mereka dilakukan langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dengan dihadiri oleh sejumlah unsur Forkominda, Kepala SKPD dan para Asisten Lingkup Setda Kabupaten Kapuas, Rabu (26/10) pagi bertempat di Kantor Bupati Kapuas. Menurut Kepala Badan Kesbangpol Linmas Kabupaten Kapuas Djumrinson bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan para generasi muda se Kalteng untuk saling mengenal, memahami untuk selanjutnya menjalin komunikasi dan jaringan untuk memperkuat
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

125

persatuan dan kesatuan bangsa. Kemudian mendorong motivasi, perhatian dan tanggungjawab para generasi muda Kalteng untuk membangun rakyat dan budaya penyelenggaraan negara yang mulia dan bermartabat. Dijelaskan Pemkab Kapuas memiliki komitmen yang besar pada kehidupan bangsa dan menyakini bahwa penyelesaian masalah dan tantangan yang dihadapi bangsa pada masa kini dan masa depan akan terletak pada bagaimana Pancasila dapat dikembangkan untuk menjawab masalah aktual yang sedang dan akan dihadapi. “Kegiatan Ikrar Bersama Anak Bangsa ini merupakan Peringatan Sumpah Pemuda yang akan dilaksanakan di Lapangan Sanaman Mantikei Kota Palangka Raya pada tanggal 28 Oktober,” terangnya. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam arahannya menjelaskan tujuan dilaksanakannya ikrar bersama anak bangsa ini adalah tekad bersama seluruh elemen masyarakat khususnya para generasi muda untuk tetap setia dan menjunjung tinggi rasa nasionalisme. Diharapkan nantinya akan terbangun komitmen dan kesadaran para generasi muda terhadap pentingnya menyatukan visi, misi dan program aksi bersama melapangkan ruang gerak persatuan dan kesatuan bangsa. “”Saya mengingatkan para generasi muda untuk terus dapat menjunjung rasa persatuan dan persatuan bangsa, jangan pernah mementingkan diri sendiri atau golongan,” kata Bupati. Pada kesempatan itu dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang mewakili Kabupaten Kapuas dalam rangka mengikuti kegiatan Peringatan Sumpah Pemuda dan Ikrar Anak Bangsa yang dilaksanakan mulai tanggal 26 hingga 28 Oktober 2011. (humas)

PELAYANAN KESEHATAN GRATIS DISOSIALISASIKAN
Thursday, October 27, 2011
KUALA KAPUAS – Pengurus pengajian Al Mar’atussholihah Kabupaten Kapuas melakukan silahturahmi dengan ibu-ibu pengajian yang ada di Desa Warna Sari Kecamatan Tamban Catur, Rabu (26/10) sore. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh penasehat pengajian Al Mar’atussholihah Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi bersama sejumlah pengurus pengajian. Acara mengambil tempat di Masjid Toriqusaadah Desa Warna Sari. Pada kesempatan itu juga hadir Camat Tamban Catur Joni Susilo didampingi istri Ny Linda Hendrayani. Pada kesempatan itu Ny Aliyah mengatakan kunjungan ini merupakan silahturahmi untuk lebih mengenal dengan ibu-ibu pengajian yang ada di Desa Warna Sari. “Mohon maaf baru saat ini berkunjung ke tempat ini,” terang istri orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini. Selain itu istri Bupati Kapuas ini juga menjelaskan sejumlah pembangunan yang telah di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas. Diantaranya tentang 12 kesehatan dasar kesehatan. “Perlu saya sampaikan disini, pemerintah daerah telah memberikan layanan sunat gratis

126

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

di puskesmas. Jadi jika ada ibu-ibu yang anaknya ingin disunat datang saja ke puskesmas, gratis tidak dipungut biaya. Jika ada pungutan laporkan pada kami,” ungkapnya. Kemudian Ny Aliyah juga menjelaskan tentang biaya persalinan atau melahirkan juga gratis. Disamping itu ada pula program elektronik KTP gratis yang diharapkan dapat menghindari pengunaan KTP ganda. “Saat ini pemerintah daerah sangat konsen dengan pembangunan, bahkan ketika saya tadi kesini hampir sebagian jalan sudah mulus beraspal sehingga jarak tempuh ke tempat ini menjadi lebih cepat,” terangnya. Sementara itu Ny Linda Hendrayani Joni Susilo mengungkapkan ibu-ibu pengajian di daerah ini sudah lama menanti kedatangan ibu Bupati Kapuas. “Bahkan ibuibu pengajian di desa lain di Tamban Catur juga menunggu kedatangan ibu Bupati,” ungkapnya. Disela kegiatan penasehat pengajian Al Mar’atussholihah Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi juga menyerahkan bantuan berupa alat pengeras suara kepada perwakilan pengajian yang ada di Desa Warna Sari. Acara juga diisi dengan siraman rohani yang disampaikan oleh penceramah H Marino. (humas)

PEMUDA BERPERAN DALAM PEMBANGUNAN
Friday, October 28, 2011
KUALA KAPUAS – Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 83 Tahun 2011 di Lapangan Panunjung Tarung, Jumat (28/10) pagi berlangsung hikmad. Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Kapuas HM Mawardi dengan komandan upacara Sumarno. Upacara juga dirangkai dengan pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta dan pembacaan UUD 1945. Selain itu dilanjutkan dengan pembacaan teks keputusan kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928 yang didampingi oleh puluhan pemuda dan pemudi dengan pakain adat dari sejumlah daerah di Indonesia. Tampak hadir sejumlah pejabat diantaranya, Ketua DPRD, Kapolres, Kepala Pengadilan Negeri, Dandim, Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan serta sejumlah Kepala SKPD dan undangan lainnya. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Dr. Andi A. Mallarangeng dalam sambutan tertulis yang bacakan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan peran dan partisipasi pemuda dalam pembangunan nasional merupakan hal yang nyata. Dengan berbagai potensi, bakat, kemampuan, dan keterampilan sekaligus dengan semangat dan idealisme yang kental, keterlibatan dan peran serta pemuda dalam pembangunan nasional senantiasa memberikan warna yang khas bagi pertumbuhan dan kemajuan bangsa. Untuk itulah, keberadaan, kiprah dan masa depan pemuda harus memperoleh kepastian garansi atau jaminan dari negara. Tantangan baru ke depan untuk bangsa ini khususnya untuk pemuda Indonesia harus kita antisipasi. Tema peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini merupakan bagian dari antisipasi kita tentang peran kaum muda ke depan untuk membawa bangsa ini semakin jaya di masa mendatang. Kita perlu mempersiapkan orang muda untuk bisa berdaya saing dalam menghadapi globalisasi yang terus berjalan.
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

127

”Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan para pemuda Indonesia di segala bidang, di setiap pelosok indonesia, untuk bisa bersaing dan memenangkan persaingan tanpa kehilangan akar budayanya,” terangnya. Untuk itu, pemuda Indonesia modern harus menguasai 3 bahasa, yang pertama bahasa persatuan/bahasa nasional Bahasa Indonesia, satu bahasa internasional, dan paling tidak satu bahasa daerah. Kita mendorong dan aktif mempersiapkan orang muda untuk memasuki atau menjadi wirausaha, menciptakan lapangan kerja untuk dirinya dan untuk orang lain, memutar perekonomian Indonesia dan memajukannya, bukan saja hanya pada level nasional, tetapi juga pada level Internasional atau paling tidak pada level ASEAN. Menjadi wirausaha adalah profesi terhormat yang membawa kemakmuran bagi bangsa Indonesia. Menjadi wiarausahawan dan membayar pajak akan menyumbang langsung pada perekonomian negara serta pembangunan bangsa. Disamping itu Bupati Kapuas HM Mawardi juga berpesan khususnya kaum pemuda yang ada di Kabupaten Kapuas untuk sukarela berperan aktif untuk sukarela berperan aktif bersama pemerintah dan kelompok masyatakat menunjukkan keperduliannya pada setiap event dan kegiatan. Rangkaian peringatan Sumpah Pemuda ini juga diisi pemberian penghargaan kepada pemuda pelopor keamanan lingkungan sekaligus penyerahan piala dan pengharaan lomba olahraga dalam rangka Peringatan Sumpah Pemuda. (humas)

PKK DUKUNG KAMPANYE IMUNISASI
Friday, October 28, 2011
KUALA KAPUAS – “ Saya pribadi dan selaku Ketua Tim beserta seluruh jajaran Penggerak PKK Kabupaten Kapuas mendukung sepenuhnya pelaksanaan Kampanye Imunisasi Campak dan Polio” tutur Ketua TP PKK Hj Aliyah Mawardi, pada Kampanye Imunisasi Campak dan Polio di halaman Polindes Anjir Mambulau Tengah Kecamatan Kapuas Timur,Kamis (27/10) pagi. Kegiatan ini merupakan kewajiban Pemerintah untuk memberikan imunisasi lengkap kepada setiap bayi dan anak secara gratis. “ Kepada seluruh keluarga yang mempunyai anak balita umur 0-59 bulan dan 9-59 bulan agar secepatnya membawa anaknya ke Pos-Pos Imunisasi terdekat untuk mendapatkan satu dosis imunisasi polio dan campak”, ajak Aliyah Mawardi. Tanpa memandang status imunisasinya , karena kegiatan kampanye ini akan berakhir pada Tanggal 18 November 2011, katanya. “ Kepada jajaran Kesehatan mohon untuk melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sabar, ikhlas dan penuh tanggung jawab, guna meningkatkan cakupan kegiatan sampai 95 persen, harap Aliyah. Kepada semua pihak baik Pemerintah di tingkat Kecamatan, Tokoh Masyarakat, LSM, Lurah, Kepala Desa, Ketua RT dan seluruh kader Kesehatan, Ketua TP PKK Hj Aliyah Mawardi menghimbau, untuk membantu mensukseskan pelaksanaan kampanye imunisasi polio dan campak. Dengan cara menyebarluaskan informasi kepada masyarakat demi masa depan generasi muda kita yang akan datang. Sementara itu, Kadis Kesehatan Kapuas dr Ani Hadaningroem menjelaskan, imunisasi ini adalah imunisasi tambahan, untuk imunisasi campak dan polio. Imunisasi campak umur 9-59 bulan, polio umur 0-59 bulan “ Makin banyak di imunisasi, semakin sering diimunisasi , anaknya semakin sehat , karena anaknya memupunyai kekebalan terhadap penyakit , jadi tidak mudah kena penyakit, terang dr Ani. Kampanye ditandai dengan penetesan imunisasi polio dan campak oleh 128
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Ketua TP PKK Kapuas Hj Aliyah Mawardi kepada Balita . Dihadiri Camat beserta Ketua TP PKK Kecamatan Kapuas Timur Ny Sudani Bakar, Unsur Tripika, dan Kepala Desa. Usai acara, Hj Aliyah Mawardi meninjau sarana dan prasarana Polindes Anjir Mambulau Tengah, juga berdialog dengan pimpinan Polindes Bidan Ety Fitriyanti , terkait pelayanan kesehatan (Humas).

JEMAAH HAJI KAPUAS SEHAT DAN SUDAH BAYAR DAM
Sunday, October 30, 2011
KUALA KAPUAS – Kondisi Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kapuas yang tergabung dalam kelompok terbang (Keloter) empat , embarkasi Syamsudin Noor Banjarmasin, berjumlah 282 orang , semuanya dalam keadaan sehat, dan sudah membayar DAM sekaligus ziarah. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama yang juga Ketua rombongan JCH Kabupaten Kapuas Drs H Mahli, melalui sambungan telepon dari Mekah Arab Saudi kepada Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio, Minggu (30/10) pukul 14.30 waktu setampat atau pukul 18.30 WIB. Saat Bapa H Mahli melaporkan , JCH Kabupaten Kapuas sedang beristirahat untuk persiapan melakukan Wukuf di Arafah, kata Sapto. Hampir semua jemaah calon haji kita , saat ini menggunakan waktu untuk beristirahat mengambil umrah sunat, kata H Mahli. Jemaah Calon Haji dari Kabupaten Kapuas usia uzur sebanyak 6 orang, mereka dibantu petugas menggunakan kereta dorong. Kemudian di jelaskan beliau (H Mahli) , kata Sapto, JCH Kabupaten Kapuas berangkat ke Arafah pada hari Jum’at ( 4/11) , pukul 10.00 pagi waktu Arab Saudi atau pukul 14.00 WIB dengan menggunakan angkutan bus. Pemondokan jemaah calon haji cukup enak, angkutan bus melayani 1 x 24 jam secara gratis, sedangkan keadaan cuaca disini sedang-sedang saja, jelas H Mahli ditirukan Sapto.(Humas).

JADIKAN KERAGAMAN SUKU, SATU KESATUAN
Sunday, October 30, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM meminta, jauhkan dari perpecahan, jauhkan dari rasa berseberangan, tapi jadikanlah keragaman suku yang ada di Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini adalah satu kesatuan, mutiara yang tidak terpisahkan. Permintaan itu disampaikan HM Mawardi saat membuka dengan resmi Gelar Budaya Daerah dan Wisata Kuliner, di Komplek Stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas, Sabtu (29/10) pagi. Pembukaan ditandai dengan pemukulan Demung oleh Bupati Kapuas dan penguntingan pita oleh Hj Aliyah Mawardi. Membangun Indonesia, menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini adalah karena adanya kesepakatan-kesepakatan, seperti dikatakan dalam Sumpah Pemuda yaitu adanya ke
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

129

Indonesiaan , “ Satu Tanah Air, Satu Bangsa , Satu Bahasa, Indonesia “, ungkap HM Mawardi. “ Budaya merupakan salah satu perekat warga/suku, dan sekaligus untuk membentengi bangsa dari budaya asing “ tutur HM Mawardi. Dia mengharapkan , panitia kegiatan seperti ini dilaksanakan secara bergantian. ” Kalau sekarang pantianya dari suku Jawa/Paguyuban Sasono Karyo, tahun depan silahkan dari suku Dayak, kemudian Perkeban/suku Banjar, Bali, Sunda, dan suku lainnya , itulah persatuan yang ada di daerah kita”, kata Mawardi. Dengan memilki kekayaan budaya dari berbagai daerah/suku , maka kita bisa mengantisipasi budaya barat yang negatif, yang bisa masuk ke negeri ini, katanya. Budaya kita ini adalah warisan leluhur yang harus dilestarikan, sedangkan kegiatan wisata kuliner (makanan) dapat menggali dan mengembangkan ekonomi kerakyatan. Diharapkan HM Mawardi , tahun depan pelaksanaanya lebih meningkat dan semarak, sehingga dapat dijadikan kalender tahunan , kita akan mengundang tamu-tamu internasional/manca negara. Pada kesempatan yang sama pengurus Paguyuban Keluarga Jowo/Jawa (Pakuwojo) Banjarmasin , Slamet Riyadi menyatakan , akan meniru kegiatan tersebut, dan bangga atas persatuan dan kesatuan suku yang ada di Kabupaten Kapuas. Sementara itu Ketua Paguyuban Sasono Karyo Kapuas dr Bawa Budi Raharja mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan jalinan silaturrahmi antara suku, rasa solidaritas dan gotong royong. Ditambahkan Ketua Panitia Sri Aji M.Pd, budaya yang ditampilkan, tari tabuh tiwah dan tari tarung mandau (Kalteng), seni madihin oleh Jhon Tralala dkk (Kalsel), tari jaipong dan tari merak (Sunda), tari Bali, Tor-tor (Sumatera), campur sari, kuda lumping,reog, tari remong dan jatilan (Jawa). Sedangkan wisata kuliner yang disajikan , masakan khas daerah Jawa, Banjar dan khas daerah lainnya. Gelar Budaya dan Wisata Kuliner itu ditandai dengan pemberian blangkon (songkok jawa) oleh sesepuh Jawa Y Sutejo kepada Bupati Kapuas beserta unsur Forkompimda, selanjutnya langsung dipasang. Saat peninjau stand wisata kuliner , Bupati beserta istri membeli beberapa macam makanan, kemudian sempat menikmati makanan khas daerah bersama unsur Forkompimda beserta istri. Hadir pada kesempatan itu jajaran pengurus/tokoh masyarakat suku Dayak, Banjar , Jawa, Sunda, Bali, Batak, Sulawesi dan beberapa suku lainnya, serta jajaran pengurus Pakuwojo Palangka Raya dan Pulang Pisau.(Humas).

130

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

JALAN SEHAT, BUPATI BERBAUR DENGAN MASYARAKAT
Sunday, October 30, 2011
KUALA KAPUAS - Kegiatan jalan sehat HUT Bank Kalteng ke 50 dan HUT Kalteng Pos ke 18 yang dilaksanakan, kemarin (30/10) berlangsung spektakuler. Ribuan warga masyarakat Kuala Kapuas dan sekitarnya berbaur menjadi satu di kawasan wisata kuliner, Jalan Maluku Kuala Kapuas untuk mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta sudah mulai memadati kawasan wisata kuliner sejak pagi. Para peserta Jalan Sehat dilepas secara langsung oleh Bupati Kapuas Ir H Muhammad Mawardi dan didampingi oleh Manajer Pemasaran PT Kalteng Pos Suyanto, Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra, Dandim 1011/KLK Inf Arm Moch Erwansyah, dan Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kapuas Masjuaini, Direktur RSUD Kuala Kapuas dr H Bawa Budi Raharja dan sejumlah undangan lainnya. Bupati pun berbaur menjadi satu dengan masyarakat mengikuti jalan sehat melalui rute yang telah ditentukan. “Pagi ini kita bergembira bersama mengikuti jalan sehat untuk merayakan HUT Bank Kalteng dan Kalteng Pos,” kata Mawardi sesaat sebelum pelepasan peserta. Dia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kalteng Pos dan Bank Kalteng yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Selama ini Kalteng Pos selalu memberikan informasi terbaru kepada masyarakat Kalteng dan warga Kuala Kapuas, dan Bank Kalteng merupakan Bank kebanggaan warga Kalteng,” ucap Mawardi. Pada kesempatan itu Mawardi juga meminta kepada para peserta untuk tetap menjaga kebersihan kota Kuala Kapuas, dengan tidak membuang sampah secara sembarangan. “Mari kita ciptakan kota AIR yang bersih dan asri,” kata bupati yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan kota ini. Manajer Pemasaran PT Kalteng Pos Press Suyanto menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan jalan sehat Bank Kalteng bersama Kalteng Pos. “Kepada seluruh warga Kuala Kapuas kami menyampaikan ucapan terimakasih atas partisipasinya,” kata Suyanto. Hal senada juga disampaikan pimpinan Bank Kalteng Cabang Kuala Kapuas. “Dengan kegiatan ini kami berharap, hubungan antara Bank Kalteng Cabang Kapuas dengan Kalteng Pos dan seluruh warga Kuala Kapuas dapat semakin erat terjamin,” kata Masjuaini. Kegiatan tersebut diselenggarakan Bank Kalteng dan SKH Kalteng Pos dan mendapat dukungan dari; Pemkab Kapuas, ketua TP-PKK Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi, PDAM Kapuas, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Transmigrasi Kapuas, RSUD Kuala Kapuas, DPC AKLI Kabupaten Kapuas, Telkomsel, Suzuki, CV Laguna, CV Karya Bersama, CV Serba Mulia, CV Rezeki dan CV Huma. “Sekali lagi atas nama PT Kalteng Pos Press, kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang membantu mensukseskan kegiatan ini,” timpal Wahyudi F Dirun. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

131

KAJATI TERKESAN KEINDAHAN KOTA KAPUAS
Monday, October 31, 2011
KUALA KAPUAS – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Tengah DR Syaifudin Kasim terkesan dengan keindahan dan kebersihan Kota Kuala Kapuas, taman kotanya indah-indah dan rapi. Ungkapan itu disampaikan Kajati Kalteng ketika melakukan kunjungan Kerja ke Kuala Kapuas. Kedatangan Kajati Syaifudin Kasim beserta istri dan rombongan disambut dengan acara adat dayak potong patang dan tarian daerah , berlangsung di halaman rumah jabatan Bupati Kapuas, Senin (31/10) sore. Kemudian Kajati beserta rombongan diterima langsung Bupati Kapuas beserta istri Hj Aliyah Mawardi, Ketua DPRD Robert L Gerung SE MM, Dandim 1011/KLK Letkol Arm Mochamad Erwansyah, Kapolres AKBP Wisnu Putra SIK SH, Ketua Pengadilan Negeri Mochamad Arifin SH MH, Sekda Drs H Nurul Edy MSi dan sejumlah pejabat lainnya. Selama di Kuala Kapuas, Kajati yang baru dua minggu bertugas di Kalimantan Tengah beserta rombongan, melakukan pertemuan dengan pegawai Kejaksaan Negeri , beramah tamah dengan unsur Forkompimda Kapuas dan pejabat lainnya Kemudian memberikan Penerangan Hukum kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas. Turut mendampingi Kunjungan Kerja Kajati , Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi Kalteng Yayae SH, Asisten Intelijen Berdiaman Simalango SH, Asisten Tindak Pidana Umum Zainuddin Achmad SH dan Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalteng Drs Yohanes Gatot Irianto SH (Humas).

KEPALA SKPD DAN CAMAT DIMINTA REALISASIKAN PAD
Tuesday, November 01, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi meminta kesungguhan, keseriusan dan komitmen bersama seluruh SKPD serta kecamatan, untuk mampu merealisasikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan tahun 2011 sebesar Rp24.155.672.000,- sesuai tugas fungsi masing-masing. “Penerimaan pendapatan daerah merupakan tugas dan tanggung jawab kita semua yaitu SKPD di lingkungan Pemkab Kapuas. Saudara diberikan telah diberikan kepercayaan pasti mampu dan mengetahui akan potensi yang ada di SKPD masingmasing, hanya belum ada upaya optimal untuk menggalinya,” kata Mawardi saat membuka Rakornis dan Evaluasi Penerimaan PAD dan PBB Triwulan III tahun 2011 di Aula Bappeda Kapuas, Selasa (1/11) siang. Menurutnya upaya pemungutan dan penggalian PAD jangan dijadikan seolah-olah bukan menjadi tugas dan tanggung jawab, hanya menjadi 132
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

beban tetapi itu adalah salah satu tugas dan tanggung jawab selaku kepala SKPD dan camat. “Saya memperhatikan masih banyak potensi yang belum mampu dioptimalkan bahkan cenderung untuk dibiarkan, sebagai contoh sarang burung walet yang sudah beberapa tahun ini berkembang di Kuala Kapuas, tapi pemungutan pajak belum ada kesungguhan untuk dilakukan,” ungkapnya. Demikian halnya terminal yang sudah lama dibangun namun belum mampu dioperasionalkan secara optimal untuk menjadi sumber pendapatan daerah. Masih banyak potensi pajak dan retribusi yang ada di instansi saudara, namun sekali lagi belum ada kesungguhan untuk mengintensifkannya. Sebagaimana telah saya sampaikan dalam laporan nota keuangan perubahan APBD tahun 2011 pada tanggal 19 oktober yang lalu, bahwa target secara keseluruhan pendapatan daerah Kabupaten Kapuas tahun 2011 setelah perubahan mengalami peningkatan secara keseluruhan, menjadi sebesar Rp862.118.472.000,- atau naik 7,73 persen (Rp61.837.517.000,-) dari target awal Rp800.280.955.000,-. Namun secara khusus pada saat ini mari bersama-sama memperhatikan perkembangan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kapuas, baik dari sektor pajak, retribusi dan pendapatan lain-lain yang sah dipungut oleh daerah, sampai tanggal 17 oktober 2011 baru mencapai realisasi sebesar Rp19.541.628.066 atau 81 % dari target sebesar Rp24.155.672.000,-. Untuk pendapatan asli daerah ini saya tekankan kepada seluruh SKPD dan kecamatan, agar lebih dipacu lagi dan ditingkatkan karena waktu yang tersisa hanya dua bulan. “Jangan henti - hentinya mencari terobosan - terobosan dan upaya untuk meningkatkan kinerja penerimaan pendapatan yang dipercayakan dengan mencari akan peluang dan inovasi baru,” terangnya. Hasil yang dicapai sampai akhir triwulan III tahun anggaran 2011 ini, mau tidak mau merupakan catatan tersendiri bagi Bupati dalam hal gambaran kinerja yang telah dilakukan oleh SKPD dan kecamatan dalam rangka mendukung pembangunan Kabupaten Kapuas. Sementara itu Ketua Panitia Deni Harsono menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk mengevaluasi penerimaan PAD dan PBB tahun 2011 serta menyusun penerimaan tahun anggaran 2012. Lalu membahas permasalahan aktual yang dihadapi dalam penerimaan PAD dan PBB. “Para peserta diikuti oleh badan/instansi/dinas/unit terkait dan Camat se Kabupaten Kapuas,” tukasnya. (humas)

KAJATI JELASKAN EMPAT KEWENANGAN JAKSA
Tuesday, November 01, 2011
KUALA KAPUAS – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalteng Dr Saifudin Kasim memberikan pencerahan hukum kepada para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas, Selasa (1/11) pagi. Kegiatan ini mengambil tempat di Aula Bappeda Kapuas dengan dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi. Dalam sambutannya, Saifudin Kasim menjelaskan pencerahan hukum ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya para pejabat yang sering kali berhadapan dengan permasalahan hukum. Dijelaskan pria yang pernah menumpuh pendidikan di Universitas Palangka Raya ini bahwa terdapat empat kewenangan jaksa. Pertama sebagai penuntut umum yang menerima pelimpahan berkas perkara dari kejaksaan, kepolisian dan PPNS. Kedua sebagai penyidik, lalu yang ketiga sebagai eksekutor dalam sebuah perkara dan yang terakhir sebagai pengacara negara. ”Perlu diketahui bahwa

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

133

pengacara negara ini tidak memungut biaya atau fee,” terangnya. Menurutnya pihaknya melakukan pengawasan ketat terhadap empat kewenagan jaksa ini, sebab jika disalahgunakan bisa berbahaya. Selain itu Saifudin juga mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan pertama ke kabupaten yang ada di Kalteng. Namun demikian dia mengaku sudah lama mengenal Kalteng. Sebab, pada tahun 1982 sampai 1985 pernah bertugas di Kalteng, bahkan pernah pula menempuh pendidikan di Universitas Palangka Raya. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kapuas dan Kkejaksaan Negeri Kuala Kapuas telah melaksanakan kerjasama di bidang hukum perdata dan tata usaha negara yang telah berjalan selama tiga tahun dan telah berjalan dengan baik. Untuk tahun 2010 / 2011 ini telah ditangani oleh jaksa pengacara negara Kejaksaan Negeri Kuala Kapuas sebagai kuasa hukum Bupati Kapuas sebanyak tiga perkara. Berbicara mengenai penegakan hukum tentunya tidak terlepas dari upaya-upaya pencegahan. Dalam lingkungan masyarakat plural dan majemuk ini, kita tidak dapat selalu menegakan hukum dengan penindakan karena belum meratanya tingkat kesadaran hukum masyarakat. Menurut saya cara yang paling efektif dalam rangka penegakan hukum adalah melalui upaya pencegahan. Seperti yang sering kita dengar mencegah lebih baik dari mengobati. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara-cara antara lain sosialisasi, pembinaan termasuk acara pencerahan hukum yang sedang kita ikuti sekarang ini. “Apabila upaya pencegahan berjalan dengan baik tentunya dapat mewujudkan kesadaran hukum yang baik dari masyarakat sehingga diharapkan dapat meminimalisir upaya penindakan atau dengan kata lain penindakan merupakan upaya terakhir dalam rangka penegakan hukum,” jelasnya. Disela kegiatan juga dilakukan tanya jawab dengan para peserta yang hadir. Sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan hukum dilontarkan dan dijawab langsung oleh Kajati Kalteng. Selain itu pecerahan juga dilakukan oleh para Asisten Kajati seperti Asisten Tindak Pidana Umum, Asisten Tindak Pidana Khusus dan Asisten Intelejen. Diakhir kegiatan Kajati menyerahkan buku materi tentang pencerahan hukum kepada Bupati Kapuas. (humas)

2.478 SISWA KURANG MAMPU DIBANTU SERAGAM SEKOLAH
Wednesday, November 02, 2011
KUALA KAPUAS – Perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas terhadap dunia pendidikan sangat besar, Bupati Ir HM Mawardi MM berkeinginan semua masyarakatnya mengenyam pendidikan, tidak terkecuali dari keluarga yang kurang mampu. Untuk meringankan beban keluarga yang kurang mampu , Pemkab Kapuas memberikan bantuan seragam sekolah untuk 2.478 orang murid/siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari keluarga yang kurang

134

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

mampu. Bantuan seragam sekolah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, pada pembukaan Sosialisasi Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi SD/MI,SDLB,SMP/MTs,SMPLM,SMP Terbuka dan SMP satu atap, di GPU Manggatang Tarung Kapuas, Rabu (2/11) pagi. “ Kepada Kepala Sekolah dan Guru apabila masih ada murid/siswa dari keluarga yang kurang mampu belum menerima bantuan seragam sekolah agar didata kembali, untuk diusulkan lagi”, pinta HM Mawardi. Tugas seorang guru sangatlah mulia dan berjasa, saya bisa berdiri disini sebagai pimpinan daerah karena jasa seorang guru, ungkap HM Mawardi. Guna mensukseskan pembangunan dibidang pendidikan harus dilandasi motivasi kepribadian dan budi pekerti yang luhur, sesuai dengan nilai dasar Pancasila, sehat jasmani dan rohani, cerdas serta berwawasan jauh kedepan, pendidikan yang berkarakter. Terkait dengan pelaksanaan dana BOS, orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini menghimbau, kepada semua Kepala Sekolah selaku pengelola dan penanggung jawab dana BOS di sekolahnya beserta dengan Komite dan Bendahara Sekolah agar benar-benar memanfaatkan dana tersebut sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang diberikan. Kepada seluruh badan dan instansi terkait agar bersama-sama ikut mengawasi dan memantau jalannya penggunaan dana BOS di Kabupaten kapuas ini, sehingga dana yang dihararapkan dapat menunjang dan membantu operasional sekolah, bisa berjalan sebaga iman yang diharapkan oleh semua pihak, kata Mawardi. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kapuas Drs H I Made Sumartha menjelaskan, Sosialisasi dana Bos diikuti 1887 orang , terdiri dari semua kepala sekolah, bendahara sekolah dan ketua komite, terbagi dalam 5 kelompok, berlangsung selama 3 hari, 2 – 4 Novemver 2011. Bertujuan antara lain, untuk menyamakan persepsi, menanggapi dan menafsirkan tentang dana BOS yang dimaksud (Humas)

BUPATI LANTIK 190 PEJABAT
Thursday, November 03, 2011
KUALA KAPUAS – Gerbong kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali bergerak, Kamis (3/11) siang di Aula Kantor Bupati. Tercatat 190 pejabat setingkat eselon II, III dan IV dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Kapuas (daftar pejabat eselon II dan camat terlampir). Sekda Kapuas H Nurul Edy dalam laporannya mengatakan dari total 190 pejabat terdapat 88 pejabat yang dipromosikan. Kemudian pejabat yang dimutasi sebanyak 102 orang. Lalu jabatan eselon II 10 orang, camat 7 orang. Terakhir tercatat 46 jabatan eselon III dan 127 eselon IV. “Diadakan pengambilan sumpah dan janji dan pelantikan pejabat ini untuk mengisi jabatan yang lowong karena pensiun maupun mutasi ke luar daerah Kabupaten Kapuas,” terang Edy. Kemudian untuk mewujudkan penempatan aparatur yang sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. Lalu dalam rangka pengembangan karir dan memperluas wawasan dan pengetahuan bagi PNS. Sementara
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

135

itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya mengatakan mutasi yang dilakukan kali ini merupakan bagian dinamisasi dari proses penyegaran dan penyesuaian kebutuhan personil dalam sebuah organisasi. Maka mutasi jabatan seperti ini akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya. Dengan demikian handaknya hal wajar dan sebagai hal yang biasa bahkan menjadi bagian untuk rutin dalam meningkatkan kinerja organisasi. Jabatan struktural adalah suatu kedudukan yang menunjukan tugas dan tanggungjawab, dimana tanggungjawab adalah kesanggupan seorang PNS untuk menyelesaikan pekerjaan yang diserahkan tepat pada waktunya serta berani menanggung resiko atau keputusan yang diambilnya. ”Saya mengingatkan bahwa jabatan eselon II sebagai pimpinan SKPD dalam menjalankan tugas dan fungsinya lebih dominan menjalankan fungsi manajerial sedangkan di level eselon III dan IV lebih dominan melaksanakan fungsi teknis yang tentunya banyak berhadapan langsung dengan masyarakat,” ungkapnya. Pelantikan ini juga merupakan promosi yang merupakan penghargaan guna menggantikan pejabat yang telah pensiun serta sebagian merupakan pergeseran/rotasi. Kesemuanya ini dilakukan untuk memelihara mekanisme kepemimpinan dan kaderisasi di lingkunga Pemkab Kapuas. Sehingga jangan mengartikan hal ini kepada hal –hal yang dapat menggangu pelaksanaan tugas dalam rangka pencapaian kinerja. Namun perlu disadari pula mengingat masih terbatasnya jumlah posisi jabatan yang ada, maka untuk memimilih dan menentukan PNS yang diangkat dalam jabatan melalui proses penilaian Baperjakat. Dengan demikian jabatan bukan dalam posisi memilih suka atau tidak suka, buka pula hak atau kepemilikan karena penugasan dalam jabatan adalah amanah yang tidak dapat ditolak, tergantung lagi dari masing-masing apakah mampu atau tidak mengemban amanah tersebut. ”Saya ingatkan bahwa serah jabatan antara pejabat lama dan baru harus dilaksanakan secepatnya dan paling lambat 15 hari sejak tanggal pelantikan. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan pelayanan, administrasi maupun keuangan tidak terganggu dan berjalan lancar,” tegasnya. Kemudian hendaknya barang-barang inventaris di tempat kerja lama tidak dibawa ketempat kerja yang baru. Hal ini dimaksudkan guna menghindari adanya temuan oleh pihak pemeriksa, baik itu pemeriksaan yang bersifat reguler maupun khusus. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatangan fakta integritas sebagai bukti keseriusan mengemban jabatan yang telah manahkan. Acara pelantikan ini dihadiri pula oleh Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung serta unsur Forkominda lainnya. (humas) NAMA PEJABAT ESELON II YANG DILANTIK NAMA JABATAN LAMA JABATAN BARU Frederik Timbung, SH Staf Ahli Bupati Bid. Hukum & Politik Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir Yansi Rani Kadis Peternakan Staf Ahli Bupati Bid. Pembangunan Drs Edy Lukman Hakim, MM Kadis Pemuda, Olahraga, Kebudayaan &Pariwisata Staf Ahli Bupati Bid. Pemerintahan Drs Zahirsyah Rovieq, S.Hut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kadis Pertambangan dan Energi Ir Krin Prihatin Kadis Pertambangan dan Energi Staf Ahli Bupati Bid. Hukum dan Politik Drs. Raden LKR Martias Staf Ahli Bidang Pembangunan Kadis Pemuda, Olahraga, Kebudayaan &Pariwisata Drs. I Dewa Gde Oka Ariawan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir Andarias Lembang Kepala Badan Lingkungan Hidup Kadis Peternakan Drs. Lesmeriadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Kepala Badan dan Lingkungan Hidup Drs. Ahmad Sofian Plt. Kadishub Kominfo Kepala Dishub Kominfo NAMA CAMAT YANG DILANTIK NAMA JABATAN LAMA JABATAN BARU Joko Labadijunjung, SH Sekretaris Badan Kesbangpol Linmas Camat Timpah Drs Abdul Hamid Plt. Kabag Umum Setda Kapuas Camat Kapuas Timur Suraji, S.Sos Kabag Umum Sekretariat DPRD Camat Kapuas Kuala Drs. Mochamad Noch Camat Mantangai Camat Pulau Petak Agus Sudiana, S.Sos, M.Si Camat Pasak Talawang Camat Bataguh Drs Aswan Camat Bataguh Camat Mantangai Yan Miller, BA Kabid Evaluasi dan Analisis Lingkungaan BLH Camat Pasak Talawang 136
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

KESEPAKATAN KUA DAN PPAS APBD 2012 DITANDATANGANI
Thursday, November 03, 2011
KUALA KAPUAS – Nota kesepakatan bersama Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kapuas Tahun 2012 ditandatangani, Kamis (3/11) pagi. Penandatangan dilakukan langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi, Ketua DPRD Robert L Gerung dan Wakil Ketua DPRD H Asrani disaksikan unsur Forkominda, anggota DPRD, Sekda Kapuas Nurul Edy serta undangan lainnya. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD Kapuas khususnya para anggota badan anggaran DPRD, yang telah bekerja keras dan secara sungguh-sungguh mencermati dan sekaligus membahas rancangan KUA dan PPAS Tahun 2012, sehingga pada akhirnya dapat disepakati dan dituangkan dalam nota kesepakatan. Dikatakan Bupati sebagaimana diketahui bersama bahwa proses dan tahapan kegiatan penyusunan APBD merupakan pelaksanaan dari ketentuan PP Nomor 58 Tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah, peraturan Mendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah yang menyatakan bahwa KUA dan PPAS sementara masing-masing dituangkan dalam nota kesepakatan bersama selanjutnya menjadi dasar bagi SKPD untuk menyusun rencana kerja dan anggaran. “Sesuai dengan rancangan KAU dan PPAS yang telah dibahas bersama, dapat memberikan gambaran kepada kita bahwa ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat yang sangat besar dengan kisaran 90 persen dari total APBD menjadikan daerah harus selalu mencermati asumsi-asumsi yang digunakan pemerintah pusat dalam perencanaan anggaran,” jelasnya. Asumsiasumsi ini digunakan untuk memperkirakan besaran alokasi dana perimbangan, dana bagi hasil dan dana penyesuaian yang akan diterima oleh Kabupaten Kapuas. Lebih jauh dijelaskan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal pemerintah tahun 2012 sebagaimana yang disampaikan menteri keuangan republik indonesia pada penyampaian pengantar/keterangan pemerintah atas kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal tahun 2012 memberikan harapan bagi peningkatan pembangunan di daerah. Hal ini terlihat pada kebijakan disisi belanja negara, arah kebijakan fiskal tahun 2012 akan ditujukan antara lain dalam bentuk yakni pertama, peningkatan belanja infrastruktur untuk penyediaan dan peningkatan konektivitas dalam negeri, pengembangan koridor ekonomi, mendukung ketahanan pangan, dan pemenuhan ketahanan energi. Kedua, memperluas dan mempertajam program-program perlindungan kesejahteraan masyarakat, melalui bantuan operasional sekolah (bos), jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas), program nasional pemberdayaan masyarakat (pnpm), program keluarga harapan (pkh) dan penanggulangan kemiskinan. Ketiga, pemberian subsidi yang tepat sasaran untuk menjaga stabilitas harga barang dan jasa, pemberian pelayanan publik yang terjangkau, serta peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan masyarakat. Ditengah-tengah optimisme ini, APBD sebagai instruktur kebijakan fiskal dirancang untuk menjalankan fungsinya, baik sebagai alat stabilitasi ekonomi, alokasi sumber daya untuk menggerakkan dan memperbaiki

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

137

distribusi pendapatan masyarakat secara keseluruhan maka pemerintah daerah menyadari bahwa terdapat berbagai kendala dalam pendapatan di tahun 2012 yakni implementasi Undang-undang no. 28 tahun 2009 tentang pajak daerah yang melakukan perubahan terhadap basis bea perolehan hak atas tanah dan bangunan / BPHTB yakni semula batas tidak kena pajak / nilai jual obyek pajak tidak kena pajak / njoptkp untuk jual beli hanya Rp. 10.000.000,- menjadiRrp. 60.000.000,-. Sedangkan untuk hibah dan wasiat semula Rp. 150.000.000,- menjadi Rp. 300.000.000,-. Kebijakan ini akan menurunkan penerimaan dari BPHTB yang sangat signifikan bagi pemerintah daerah. Oleh karena itu maka upaya untuk peningkatan pendapatan asli daerah dari sumbersumber lainnya secara simultan dan intensif akan terus dilakukan sehingga optimalisasi peningkatan pendapatan asli daerah secara bertahap tetapi pasti akan terus diupayakan sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan daerah. (humas)

WABUP TINJAU PELAYANAN E-KTP DI MANTANGAI
Thursday, November 03, 2011
KUALA KAPUAS – Pelaksanaan kunjungan kerja (kunker) Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST beserta rombongan yang terdiri dari unsur SKPD dalam rangkamonitoring dan evaluasi program kerja SKPD kembali dilaksanakan dan kali ini giliran Kecamatan Mantangai yang menjadi daerah tujuan kunker Wabup. Setibanya di Kecamatan Mantangai Wabup beserta rombongan langsung menuju Kantor Camat Mantangai guna meninjau pelaksanaan program pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik ( e-KTP) yang saat ini sedang berlangsung. Kemudian saat Hasupa Hasundau, di Kantor Camat Mantangai, Rabu (2/110), Wabup Suraria Nahan mengatakan, ,kegatan monitoring dan evaluasi pemantauan pelaksanaan kegiatan pembangunan merupakan kebutuhan kita semua. Penyusunan skala prioritas pembangunan secara sistematis merupakan hasil Musrenbang dari tingkat Desa, Kecamatan sampai pada forum SKPD di Kabupaten, , lebih jauh dikatakan Wabup , bahwa pelaksanaan hasil musrenbang tersebut perlu kooperatif dari kita semua agar pembangunan dapat berjalan secara efektif, efisien dan ekonomis. Sementara itu Camat Mantangai M. Nuch mengutarakan, perwakilan SKPD di wilayah Kecamatan Mantangai telah menyampaikan beberapa program pembangunan dan saat ini telah selesai dilaksanakan dan ada juga yang sedang berjalan . Pada acara Hasupa Hasundau itu , diisi dengan dialog/tanya jawab , di akhir pertemuan Wabup Suraria Nahan memberikan bantuan alat olahraga berupa bola Volly dan bola kaki beserta jaringnya kepada perwakilan warga kecamatan Mantangai. Dengan rajin berolahraga tubuh kita menjadi lebih sehat dan bugar, kata Wabup. Hadir pada Hasupa Hasundau tersebut, Unsur SKPD, Unsur Tripika, tokoh masyarakat dan beberapa Kades. Usai Hasupa Hasunda, Kunker Wabup melanjutkan peninjauan hasil pembangunan siring/tembok cor beton PNPM, TK Madrasah Asasul Islam, kemudian meninjau pasar , Puskesmas, , UPTD Dinas Pendidikan, proyek PPIP semenisasi jalan , pembangunan jalan semen PNPM dan terakhir meninjau lokasi lapangan sepakbola.(Humas)

138

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

WABUP HARAPKAN PROGRAM PNPM-MP BERLANJUT
Friday, November 04, 2011
KUALA KAPUAS – Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP STberharap program Program Nasional Pemeberdayaan Masyaraat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) dapat terus berlanjut, harapan itu disampaikan Wabup pada Hasupa Hasundau/pertemuan dalam rangka monitoring dan evaluasi program kerja SKPD di Aula kantor Kecamatan Mandomai, Kapuas Barat, Kamis (3/11) Siang. Program ini merupakan kebanggaan bagi kita semua karena secara langsung menyentuh kepada kebutuhan masyarakat, imbuhnya. Mudah-mudahan nanti sharing dana PNPM-MP antara dana APBN dan APBD dapat lebih ditingkatkan, harapnya. Pada kesempatan yang sama Camat Kapuas Barat Drs Hidayatullah mengatakan dalam hal pelaksanaan program e-KTP diwilayahnya menjadi yang teratas dalam hal pelayanan. Petugas e-KTP yang ada di kecamatan bekerja siang dan malam untuk mensukseskan program tersebut dan untuk diketahui bahwa data wajib KTP di Kecamatan Kapuas Barat adalah sebanyak 13.417 jiwa, Ungkap Dayat. Haspa Hasundau tersebut dihadiri, unsur tripika, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan beberapa kepala desa serta warga masyarakat. Usai Hasupa hasundau/pertemuan Wabup beserta rombongan meninjau SMK Mandomai, melihat secara langsung siswa-siswi SMK yang sedang praktek membuat berbagai jenis meubel yang berbahan dasar dari kayu. Suran panggilan akrab Wabup juga melakukan berdialog dengan siswa-siswi SMK, pada kesempatan itu dia memberikan bantuan alat olahraga dan menerima cendramata dari pihak sekolah. Kemudian Suran juga meninjau jembatan gantung, pasar, dan SMA 1, kepada siswasiswi SMA 1 Suran berpesan agar kita bisa lebih meningkatkan prestasi dalam hal pendidikan, selaku Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kapuas, Wabup Suraria Nahan berpesan agar anak-anak kita dapat terhindar dari bahaya Narkoba. Dari SMA 1, Suran menuju SDN 1 Mandomai, dan meninjau kebun karet milik salah satu anggota kelompok tani kalampangan. Ditempat itu, Suran memberikan apresiasi positif terhadap kebun karet yang diusahakan oleh masyarakat, tentunya hal ini berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, tutur Wabup. (Humas)

DADAHUP SASARAN KAMPANYE IMUNISASI CAMPAK DAN POLIO
Friday, November 04, 2011
KUALA KAPUAS – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi melaksanakan kampanye imunisasi campak dan polio di halaman Kantor Puskesmas Dadahup, Kamis (3/11) pagi. Dalam sambutannya, Hj Aliyah Mawardi mengatakan pelaksanaan kampanye imunisasi campak ini telah berjalan kurang lebih tiga minggu sejak dicanangkan tanggal 18 Oktober 2011 di Barimba Kecamatan Kapuas Hilir. Hasil cakupan Kabupaten Kapuas masih sangat rendah dari sasaran untuk imunisasi polio dari jumlah sasaran sebanyak 366.939 bayi dan balita, tetapi dari hasil yang diperoleh baru
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

139

mencapai 11.934 bayi dan balita atau 31,50 persen. Dan untuk imunisasi campak dari jumlah sasaran sebanyak 31.257 balita, hasil yang diperoleh baru mencapai 10.229 atau 32,73 persen. “Dari hasil cakupannya, masih ada beberapa puskesmas yang belum melaporkan hasil pelaksanaan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, sehingga kondisi ini masih memerlukan kerja keras dari semua pihak baik lintas program maupun lintas sektor,” terangnya. Tetapi untuk puskesmas Dadahup hasil pelaksanaan imunisasi campak dan polio cukup menggembirakan karena cakupannya sudah mencapai 51 persen dari jumlah sasaran sebesar 741 balita serta polio cakupannya sudah mencapai 50 persen dari jumlah sasaran sebanyak 502 bayi dan balita. “Saya mendukung sepenuhnya pelaksanaan kampanye imunisasi campak dan polio ini, karena kegiatan ini merupakan kewajiban bagi pemerintah untuk memberikan imunisasi lengkap kepada setiap bayi dan anak secara gratis,” ungkap Aliyah. Lanjutnya, setiap anak berhak memperoleh imunisasi dasar sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk mencegah terjadinya penyakit yang dapat dihindari melalui imunisasi. Kampanye imunisasi campak dilakukan untuk melengkapi tingkat imunitas pada sasaran yang belum terbentuk kekebalannya, kemudian menjangkau anak yang belum mendapatkan imunisasi pada pelayanan rutin (drop out) serta memastikan tingkat imunitas dipopulasi cukup tinggi. Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kapuas dr Ani Handaningroem mengatakan kampanye imunisasi campak dan polio ini merupakan imunisasi tambahan, walaupun imunisasinya sudah lengkap tetap harus diberikan imunisasi tambahan. Menurutnya bahwa pemerintah daerah mencanangkan 12 program layanan kesehatan gratis yang termasukdiantaranya adalah pengobatan serta melahirkan gratis. Selanjutnya Hj Aliyah Mawardi secara simbolis memberikanpenetesan polio sebanyak 2 tetes terhadap bayi. (humas)

GERIMIS, PESERTA TAKBIRAN TETAP ANTUSIAS
Saturday, November 05, 2011 KUALA KAPUAS –top.contentBuilder.createInlineImage(document, 155000, "http://colowww.sharedbook.com/proxy/serve/is/article/?url=http%3A%2F%2Fcolowww.s haredbook.com%2Fserve%2Fis%2Fretrieve%2F%3Furl%3Dhttp%253A%252F%252Fka puaskab.go.id%252Fimages%252Fstories%252Ftakbir_web.jpg", 0, 0, "", "PemerintahDaerahKabupate", "", "left", "", "sb_api_scriptId_155000", "http://kapuaskab.go.id/images/stories/takbir_web.jpg", "", "null");

140

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Begitu juga kaum muslimin dan muslimat serta sejumlah warga Kota Kuala Kapuas tampak penuh antusias menyambut dan menyaksikan takbiran keliling, kiri kanan jalan protokol yang dilewati peserta takbiran cukup ramai oleh mereka yang menyaksikan. Peserta takbiran keliling dilepas langsung Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, ditandai dengan pengibaran bendara start oleh Bupati didampingi Hj Aliyah Mawardi , berlangsung di depan rumah jabatan Bupati Kapuas, Sabtu (5/11) malam.

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

141

Disaksikan Unsur Forkompimda, Kepala SKPD, Alim Ulama dan sejumlah kaum muslimin dan muslimat. Dikatakan HM Mawardi, hikmah pelajaran dari makna hakiki dalam nuansa Idul Adha atau Hari Raya Qurban, dimana dapat direnungkan kembali apa yang telah kita berikan demi kemajuan daerah Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini. Mari kita syukuri kedatangan hari raya yang mulia ini, sebab hakekat kebesarannya adalah merupakan ajaran persatuan umat Islam yang harus dilaksanakan dalam kehidupan seharihari. “ Untuk menuju masyarakat Kabupaten Kapuas yang sejahtera dan bermartabat diperlukan pengorbanan dan kerja keras dari seluruh komponen dan elemen masyarakat “, ungkap HM Mawardi. Mari kita pelihara persatuan dan kesetuan serta keimanan di wilayah Kabupaten Kapuas agar kegiatan pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Mari kita galakkan lagi budaya gotong royong dan budaya rumah betang yang merupakan warisan leluhur kita demi percepatan pembangunan Kabupaten Kapuas yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh), harap Mawardi. Pada kesempatan itu , Bupati HM Mawardi atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, pribadi dan keluarga, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Zhulhijah 1432 hijriah, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Takbiran keliling tersebut digelar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan MUI dan KNPI Kapuas. Diikuti Dinas instansi , pelajar, ormas, remaja dan pemuda Masjid serta sejumlah kaum muslimin dan mulimat dalam Kota Kuala Kapuas (Humas)

IBADAH QURBAN BUKAN HANYA SEREMONIAL
Sunday, November 06, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengatakan, Ibadah Qurban yang setiap tahun kita laksanakan pada Hari Raya Idul Adha/Hari Raya Haji bukan hanya seremonial saja , dilaksanakan pemotongan hewan qurban, tetapi ajaran yang ada didalamnya mari selalu kita amalkan. Seperti, bagaimana kita selalu bersilaturahmi, 142
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

mengasihi kaum miskin, kaum dhu’afa, mengasihi anak yatim piatu, ini adalah menjadi kewajiban bagi kita yang mampu. Hal itu disampaikan Bupati HM Mawardi sebelum pelaksanaan Sholat Idul Adha di Masjid Agung al Mukarram Kuala Kapuas, Minggu (6/11) pagi. “ Saya berharap bagaimana umat Islam di Kabupaten Kapuas ini, bersama-sama mengamalkan ajaran agama sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi besar kita Muhammad SAW, yaitu diantaranya agar selalu memberikan kasih sayang kepada saudara kita yang kurang beruntung”, tutur HM Mawardi. Dia juga mengajak agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan umat Islam, karena Ukhuwah Islamiyah itu sangat penting, tanpa persatuan dan kesatuan maka sulit bagi kita untuk meneruskan cita-cita dalam rangka mengisi kemerdekaan yaitu membangun masyarakat yang adil makmur dan sejahtera. Jangan terpancing pada isuisu perpecahan, yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan, tetapi mari kita bersama-sama, saling bahu-membahu meneruskan membangun Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini, ajak Mawardi. Kepada para ulama HM Mawardi berharap agar terus memberikan perhatian kepada ummat, untuk selalu melaksanakan ajaran agama Islam dan menjaga persatuan dan kesatuan diantara kita, serta selalu menghormati saudara kita yang bukan seagama. Usai melaksanakan Sholat Idul Adha Bupati Kapuas didampingi istri Hj Aliyah Mawardi menyerahkan hewan qurban sapi di beberapa tempat, diantaranya, Masjid Agung Al Mukarram Kapuas diterima pengurusnya H Nuryadin Syari, STAI diterima Ketuanya Drs H Nafiah Ibnor MM, Masjid Jami At-Taqwa diterima Ketua Pengurus Masjid H Darsani, Langgar Nurul Hidayah diterima H Tajudin dan untuk masyarakat Pasar Baru jalan Sudirman Kapuas/Musholla Muhtadin diterima H Hasan (Humas).

BASARANG TEMPAT PESTANI KALTENG
Tuesday, November 08, 2011
KUALA KAPUAS - Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas dipercaya sebagai tempat pelaksanaan Pesta Petani (PESTANI) 2011 Kalimantan Tengah. Pestani dibuka dengan resmi oleh Danrem 102/Pjg diwakili Kasrem Letkol Inf Wasono , ditandai dengan penyerahan alat kerja secara simbolis dan pemukulan gong oleh Kasrem 102/Pjg, di Markas Kodim 1011/Klk, Selasa (8/11) pagi. Danrem 102/Pjg Kolonel Inf Sukoso Maksum dalam sambutan tertulis dibacakan Kasrem Letkol Inf Wasono mengatakan, gagasan penyelenggaraan Pestani ini lahir dari respon terhadap program Pemerintah tentang Revitalisasi pertanian serta Visi Menteri Pertanian RI tentang “ Pertanian Industrial Unggul Berkelanjutan yang Berbasis Sumber Daya Lokal Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Daya Saing Ekspor dan Kesejahteraan Petani”. Pestani Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2011 merupakan wujud nyata peran TNI dalam kegiatan revitalisasi sumber daya manusia dibidang pangan , yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

143

daerah Kalteng. Selain itu , merupakan ajang untuk meningkatkan komoditi unggulan pertanian daerah dan trasfer ilmu pengetahuan serta menanamkan kecintaan terhadap alam. Kegiatan Pestani tentunya akan sangat bermanfaat bagi semua kalangan terutama para petani muda yang diharapkan Danrem Sukoso Maksum, kedepan akan lebih baik dan dapat meningkatkan hasil pertanian dalam rangka mendukung terciptanya ketahanan pangan nasional. Menurut Kasdim 1011/Klk Mayor Inf Agus Suryono, Pestani diikuti anggota Pestani/Kelompok Tani sebanyak 40 orang, Milter 10 orang, Mahasiswa Faperta Unpar 10 orang dan Pendukung 22 orang. Berlangsung selama 3 hari, 8-10 Nopember 2011. Sasaran kegiatan Pestani, pemanfaatan lahan non produktif menjadi produktif seluas dua hektar. Peningkatan produksi pertanian dan membekali petani guna terciptanya ketahanan pangan daerah, dan pemanfaatan teknologi yang dapat meningkatkan hasil produksi . Usai pembukaan Kasrem 102/Pjg Letkol Inf Wasono didampingi Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi , Dandim 1011/Klk Letkol Arm Moch Erwansyah, beberapa Dandim dan sejumlah Pejabat TNI/Sipil lainnya , meninjau Pameran Pembanguan dalam rangka Pestani.(Humas)

BUPATI LEPAS 408 PESERTA KKN STAI
Tuesday, November 08, 2011
KUALA KAPUAS – Sedikitnya 408 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Angkatan XIV Kuala Kapuas secara resmi diberangkatkan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi, Selasa (8/11) pagi di Aula STAI. Mereka akan disebar di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas. Acara pelepasan ini selai dihadiri oleh mahasiswa juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD H Asrani, Sekretaris Kopertis Wilayah XI Kalimantan, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) H Masyumi Rivai serta pada dosen STAI. Ketua STAI Kuala Kapuas HM Nafiah Ibnor dalam sambutannya menyatakan para mahasiswa KKN ini merupakan mahasiswa semester tujuh yang sebentar lagi akan membuat karya ilmiah berupa skripsi. Nantinya mereka akan dibagi dalam 26 kelompok dengan pendamping sebanyak 26 orang. Delapan kecamatan yang menjadi sasaran KKN adalah Kecamatan Kapuas Kuala, Bataguh, Kapuas Timur, Kapuas Murung, Kapuas Hilir, Basarang, Selat dan Tamban Catur. Lama KKN dijadwalkan mulai tanggal 8 November sampai 10 Januari 2012. “Diharapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dapat diterapkan dalam KKN. Kemudian yang terpenting untuk melaksanakan Tri Darma Perguruan yakni pendidikan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat,” terangnya. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada STAI yang telah memberikan sumbangsih yang sangat besar kepada pembangunan non fisik yang telah melahirkan calon-calon tenaga penggerak pembangunan di lini lapangan. Selain itu STAI sebagai lembaga pendidikan Islam dan juga lembaga dakwah, lembaga pengembangan masyarakat serta meningkatkan 144
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

kegiatan keolahragaan khususnya di kalangan Perguruan Tinggi Islam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan rasa pengadian, keperdulian terhadap masyarakat, bangsa dan negara. “Kepada para mahasiswa yang akan melakukan kegiatan ini, disana kalian akan mempraktekkan teori-teori terdepan yang telah diberikan oleh para dosen dan berterima kasihlah kepada mereka dan jangan lupa bantulah masyarakat dimana kalian akan ditempatkan,” tukasnya. Diakhir acara juga dilakukan pemasangan baju KKN secara simbolis kepada dua perwakilan mahasiswa yang dilakukan langsung oleh Bupati Kapuas. Kemudian acara dilanjutkan dengan foto bersama. (humas)

KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KAPUAS
Tuesday, November 08, 2011
KUALA KAPUAS – Peran pemerintah daerah dinilai sangat penting daerah bahkan dapat dikatakan sebagai ujung tombak pembangunan terutama sejak ditetapkannya kebijakan otonomi daerah. Sasaran pembangunan nasional dapat dipastikan tidak akan tercapai apabila tidak ada kesertaan pemerintah daerah. Demikian disampaikan oleh Asisten III Setda Kapuas Drs Johansyah saat memberikan pembekalan dihadapan ratusan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas, Selasa (8/11) pagi. Menurutnya kebijakan Pemkab Kapuas dapat tergambar dalam visi, misi dan tujuan pembangunan Kabupaten Kapuas. Visi yang dimaksud adalah bersama membangun ekonomi kerakyatan berbasis pada agribisnis dan agroindustri menuju Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh). Kemudian untuk misi pembangunan terdapat delapan prioritas yakni bidang pertanian, ekonomi kerakyatan, infrastruktur, sumber daya manusia, pemerintahan yang baik dan bersih. Lalu bidang keagamaan, sosial politik dan budaya, pengelolaan lingkungan hidup serta sistem informasi dan pariwisata. “Dalam melakukan pembangunan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah mengacu pada visi dan misi sehingga diharapkan apa yang ingin dilakukan bisa dicapai secara maksimal,” terang Johansyah. Lebih jauh dijelaskan bawa perencanaan dan pengganggaran pembangunan yang disusun oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun pemerintah daerah harus berdasarkan pendekatan berbasis kinerja sesuai dengan Undang-undang No 25 Tahun 1999 tentang pokok-pokok pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah. Kemudian pentingnya optimalisasi pengendalian pembangunan secara terencana dan terpadu agar perencanaan pembangunan menghasilkan indikator kinerja yang jelas, terukur dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Pelaksanaan kebijakan pembangunan daerah akan berhasil apabila didukung penuh oleh seluruh masyarakat, faktor kepemimpinan yang visioner dan memiliki karakter membangun, dukungan manajemen pemerintahan yang baik. Lalu efektivitas organisasi dan kelembagaan pemerintah daerah dan adanya orientasi sistem nilai untuk maju termasuk dukungan sumber daya manusia yang memadai. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

145

KESIAPSIAGAAN PENANGGULANGAN BENCANA PUTING BELIUNG
Wednesday, November 09, 2011
KUALA KAPUAS – Pemanasan global yang terjadi saat ini telah mengakibatkan perubahan iklim yang berdampak timbulnya bencana diberbagai belahan bumi. Hal ini disampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Suraria Nahan, pada Acara Pembukaan Sosialisasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Dalam Penanggulangan Bencana Angin Puting Beliung, yang dilaksanakan di Aula Hotel Roos, Rabu (9/11) pagi. Bencana yang sering terjadi tidak dapat diduga kapan datangnya serta sulit untuk diprediksi meskipun berbagai alat teknologi peringatan dini bencana telah dibuat namun masih juga menyebabkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kemudian kerugian harta benda serta dampak psikologis. Oleh sebab itu, diupayakan melalui tindakan tanggap darurat dengan serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan dengan meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, penyelamatan serta pemulihan prasarana dan sarana. “ Pengurangan resiko bencana hendaknya menjadi komitmen kita bersama dengan masyarakat, bagaimana masyarakat yang berdomisili di wilayah rawan bencana untuk dapat menerima apa yang kita sampaikan tentang penanganan bencana atau mengurangi resiko bencana tersebut,” kata Mawardi. Lanjutnya lagi, keberhasilan penanggulangan bencana sangat ditentukan oleh kesiapsiagaan para petugas pelaksana di lapangan, peran serta warga masyarakat, peran instansi terkait serta tersedianya sarana pendukung baik berupa pedoman/protap maupun peralatan fisik. Berbagai bencana yang akhir-akhir ini seperti kebakaran hutan, lahan dan pekarangan, tanah longsong, banjir kesemuanya ada kaitannya dengan kelalaian manusia untuk menjaga dan memelihara lingkungan. “ Saya mengharapkan kepada seluruh peserta sosialisasi untuk mengikuti seluruh rangkaian acara yang tentunya sangat berguna bagi saudara dan juga kepada masyarakat dalam rangka untuk membantu daerah kita dalam mencegah dan kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ungkap Mawardi. Diadakannya sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan kesiapsiagaan aparatur pemerintah, lembaga usaha serta masyarakat. Selanjutnya meningkatkan kapasitas para pengambil keputusan dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat dalam penangulangan bencana. (humas)

WABUP RESMIKAN GEDUNG GBI
Thursday, November 10, 2011
KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan meresmikan gedung baru Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jalan Seth Adji, pada Rabu (9/11) siang. Saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kapuas HM Mawardi yang dibacakan oleh Wakil Bupati kapuas Suraria Nahan mengatakan secara etimologi kata peresmian (sah dari pemerintah/ yang 146
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

berwajib: ditetapkan). Bangunan GBI Seth Adji adalah resmi ditetapkan pemerintah untuk digunakan sebagai tempat beribadah umat kristiani, khususnya jemaat GBI. ” Untuk itu kami sangat bangga dan bersukacita atas diselenggarakannya acara ini, yang kesemuanya itu adalah buah dari iman dan pengharapan kepada Tuhan,” terangnya. Jemaat GBI Seth Adji hingga mencapai keadaan seperti ini mengalami perjalanan yang cukup panjang dan penuh tantangan. Jemaat ini dari gembala hingga setiap anggota jemaatnya, mengalami dan menjadi saksi bagaimana tangan Tuhan menuntun dan menentukan kehendaknya. ’ Kami mengharapkan kiranya jemaat GBI Seth Adji dapat terus bertumbuh dan menjadi berkat dalam keberadaannya,” ungkap Mawardi. Sebuah gereja tidak hanya mementingkan kemegahan dan kesemarakan akan membangkitkan semangat untuk menghayati lebih dalam lagi iman selaku orang percaya dan semakin nyata pula buah-buah pelayanannya bagi diri pribadi, keluarga dan masyarakat sekitarnya. Lanjutnya, selamat dan terus melayani jemaat GBI Seth Adji dengan harapan dapat memotivasi untuk meningkatkan kualitas keimanan, gambaran kerukunan umat beragama di Kabupaten Kapuas dan salah satu peran serta umat Kristen dalam pembangunan. ” Saya atas nama pemkab Kapuas menyampaikan selamat dan sukses dengan adanya gedung baru GBI Seth Adji sebagai tempat memuji dan memuliakan nama Tuhan serta semoga membawa semangat baru dan pencerahan bagi jemaat GBI untuk terus menjadi berkat Tuhan,” tungkasnya. (humas)

HARI PAHLAWAN MOMENT UNTUK ATASI MASALAH BANGSA
Thursday, November 10, 2011
KUALA KAPUAS – Peringatan Hari Pahlawan selain untuk mengenang dan menghargai jasa pengorbanan para pejuang juga dilaksanakan untuk menumbuhkembangkan nilai kepahlawanan sebagai modal sosial untuk kemudian mengimplementasikan dalam mengatasi berbagai masalah bangsa seperti kemiskinan, ketelantaran, ketunaan sosial, korban bencana dan lain-lain. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Surarian Nahan saat Upacara Pengingatan Hari Pahlawan yang saat itu menjadi inspektur upacara di Halaman Kantor Bupati, Kamis (10/11) pagi. Sambutan Bupati Kapuas tersebut juga sekaligus pembacaan amanat Menteri Sosial RI. Dalam upacara tersebut tampak sejumlah Unsur Formominda dan Kepala SKPD. Kemudian peserta upacara tidak hanya berasal dari kalangan PNS saja, melainkan dari TNI/Polri, pelajar serta ormas masyarakat. “Semangat kepahlawanan yang telah ditunjukkan para pejuang dalam pertempuran 10 November, hendaknya dapat kita hanyati dan menjadi inspirasi serta sumber motivasi dalam mengisi kemerdekaan dengan berbagai program pembangunan untuk mewujudkan cita-cita Kemerdekaan RI,”

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

147

terangnya. Dengan tema Hari Pahlawan 2011 yakni “Dengan Semangat Kepahlawanan, Kita Bangun Karakter Bangsa”, kiranya juga dapat menjadi momentum untuk terus melestarikan dan mendayagunakan sikap dan prilaku para pahawalan kusuma bangsa sepertu rela berkorban, pantang menyerah, percaya kepada kemampuan diri sendiri degan dilandasi rasa kesetiakawanan yang tinggi. Untuk itu marilah terus gelorakan semangat kepahlawanan dengan dilandasi nilai-nilai kesetiakawanan sosial yang tinggi serta rapatkan barisan membangun negeri untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Sehingga bangsa Indonesia menjadi bermartabat yang dapat berdiri sejajar dengan negara lain serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Oleh karena itu marilah kita peringati Hari Pahlawan dengan hikmad dengan lebih mengedepankan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi muda, dengan melibatkan semua unsur masyarakat dan komponen bangsa,” ungkapnya. Sebelumnya dilaksanakan upacara dilakukan ziarah dan tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan Kencana yang terletak di Jalan A. Yani. Kala itu bertindak sebagai Dandim Kapuas Letkol Erwansjah. Kemudian pada malam harinya juga dilakukan renungan suci ditempat yang sama dengan inspektur upacara Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra. (humas)

POSYANDU TINGKATKAN KESEHATAN IBU DAN ANAK
Thursday, November 10, 2011
KUALA KAPUAS – Kegiatan Posyandu memiliki peranan penting guna meningkatkan dan menjaga kesehatan ibu, balita dan anak. Demikian diungkapkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kapuas Hj Aliyah Mawardi pada saat membuka secara resmi kegiatan pelatihan Kesehatan dan Gizi bagi kader posyandu di Desa Buhut Jaya, Kecamatan Kapuas Tengah, Rabu (9/11) Siang. Kegiatan pelatihan kader kesehatan dan gizi bagi kader posyandu ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas dengan PT. Telent Orbit Prima (TOP). “Diharapkan dengan pelatihan ini nantinya bisa memotivasi kader-kadernya untuk lebih aktif menggerakkan kegiatan posyandu di daerah,” tutur Hj Aliyah Mawardi. Hal ini mengingat kegiatan posyandu memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan ibu , balita dan anak, secara khusus untuk menjaga kesehatan ibu selama kehamilan, pada saat bersalin dan saat ibu menyusui. Lebih jauh dijelaskan, kader kesehatan

148

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

merupakan ujung tombak pengelolaan posyandu, oleh karena itu kegiatan pelatihan bagi kader ini sangat bermanfaat guna meningkatkan keterampilan dan motivasi bagi kader posyandu di daerah, mudah-mudahan nantinya langkah ini menjadi kunci keberhasilan dalam pembinaan posyandu kedepannya. Pada kesempatan itu Hj Aliyah Mawardi berpesan kepada kepada kader-kader yang mengikuti pelatihan agar secara tulus ikhlas mengabdikan dirinya kepada masyarakat terutama ibu, balita dan anak, karena segala sesuatu yang dilakukan dengan tulus ikhlas pasti hasilnya akan lebih baik terutama untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam bidang kesehatan. Ia juga berpesan agar kegiatan posyandu dilaksanakan minimal satu hari dalam sebulan, dengan kegiatan utama sekurang-kurangnya lima kegiatan, meliputi pelayanan kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, imunisasi, gizi, pencegahan dan penanggulangan diare. Dalam hal duabelas pelayanan kesehatan gratis yang dicanangkan Pemda Kapuas diharapkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat untuk mensosialisasikannya. Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kapuas dr Ani Handaningroem menuturkan, adalah merupakan tantangan bagi kita semua untuk turut berpartisipasi meningkatkan kegiatan posyandu, diantaranya dalam rangka kegiatan imunisasi campak dan folio, kepada seluruh jajaran kesehatan dan kader-kader di daerah agar lebih proaktif melakukan sweeping kepada masyarakat untuk memberikan imunisasi campak dan folio. Usai membuka acara pelatihan, Ketua TP-PKK Hj Aliyah Mawardi dan Kepala Dinas Kesehatan Kapuas dr Ani Handaningroem secara simbolis melakukan pemberian imunisasi campak dan folio terhadap balita di Desa Buhut Jaya dan melakukan penanaman bibit sayur di demplot budidaya sayuran Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) TOPPAMA. (Humas)

FKUB KAPUAS STUDI BANDING KE BALI
Thursday, November 10, 2011
DENPASAR – Kerukunan umat beragama salah satu faktor penentu kelangsungan pembangunan, hal inilah yang mendasari pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten untuk terus meningatkan peran dan fungsinya. Untuk meningkatkan itu , serta untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan , FKUB Kapuas melaksanakan studi banding ke Kabupaten Karang Asem Bali, 9-11 Nopember 2011. Dipilihnya Kabupaten Karang Asem karena daerah tersebut sangat kodusif, tidak pernah terjadi konflik antara umat beragama dan FKUB sudah cukup maju. Terang Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio , di Bali (10/11). Studi banding dipimpim langsung Ketua FKUB Drs H Masyumi Rifai MAP , dikuti beberapa pengurus lainnya , serta didampingi Wakil Sekretaris FKUB Kalteng HM Syairi Abdullah dan Kabag Kemasyarakatan Setda Kapuas Deni Widarani SE . Setibanya di Kantor Bupati Karang Asem , rombongan studi banding disambut Bupati , diwakili Kepala Badan Kesbangpol Linmas Karang Asem Drs Ida Bagus Ketut Sulendra dan pengurus FKUB Kabupaten Karang Asem,kemudian dilanjutkan dengan acara pertemuan. Dalam Pertemuan yang berlansung penuh kearaban dan kekeluargaan itu, kata Sapto, Ketua FKUB Masyumi Rifai menjelaskan tentang maksud dan tujuan kunjungan ke Kabupaten Karang Asem. “ Saya beserta beberapa pengurus FKUB Kapuas ingin mengetahui lebih jauh tentang peran pengurus FKUB dan tokoh agama di daerah ini, dalam menciptakan kerukunan umat beragama”,
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

149

tutur Masyumi. Peran dan fungsi FKUB beserta tokoh agama dalam mewujudkan kebersamaan dan keharmonisan umat beragama di Kabupaten Karang Asem menjadi pelajaran yang sanggat berharga untuk dapat dicontoh dan diterapkan di Kabupaten Kapuas , dalam rangka meningkatkan kerukunan umat beragama. Kemudian Wakil Ketua FKUB Drs H Nurani Sarji MPd menyampaikan , sekilas tentang gambaran umum Kabupaten Kapuas, keberadaan umat beragama dan rumah ibadah. Sementara itu Kepala Kesbangpol Linmas Ida Bagus Ketut Sulendra menyampaikan tentang profil Kabupaten Karang Asem, jumlah umat beragama , tempat ibadah dan pemuka agama. Penduduk Kabupaten Karang Asem berjumlah 434.475 jiwa, menganut agama Hindu, Islam, Kristen Protestan, Budha dan Katolik yang tersebar di 8 Kecamatan. Di katakannya, dengan adanya kegiatan pembinaan dan sosialisasi ke Kecamatan dapat menciptakan kerukunan umat beragama, yaitu hubungan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi , saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamanya. Bekerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melaksanakan pertemuan rutin FKUB dengan pimpinan lembaga agama , menyambut perayaan keagamaan, seperti, Nyepi, Idul Fitri, dan Tahun Baru, ungkap Ida Bagus. Pertemuan diisi dengan dialog/tanya jawab , penyerahan cindramata, dan peninjauan kelapangan (Humas).

HKN DIISI SENAM BERSAMA DAN TES KESEHATAN
Friday, November 11, 2011
KUALA KAPUAS – Berbagai kegiatan mewarnai peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 47 yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Kapuas, Jumat (11/11) pagi. Ratusan PNS, baik dari lingkup Pemkab Kapuas dan, vertikal, BUMN dan ormas tampak antusias mengikuti kegiatan dimaksud. Apalagi panitia menyediakan sejumlah hadiah doorprize yang diundi sesuai dengan kupon yang dibagikan usai pelaksanaan senam bersama. Diantaranya kipas angin, dispenser, blender, setrika serta hadiah menarik lainnya. Adapun tema HKN kali ini adalah ”Cinta Sehat, Manfaatkan Fasilitas Kesehatan Untuk Tetap Sehat”. Kegiatan ini diikuti oleh Sekda Kapuas Nurul Edy, kemudian tampak pula para Asisten Setda, lalu sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD). Kesiapan kegiatan ini selain bekerjasama dengan sejumlah SKPD juga menggandeng PT Askes Kabupaten Kapuas yang melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para peserta peringatan HKN. Menurut dr Ahmad Haspiani MM.Kes pemeriksanaan kesehatan itu meliputi cek tensi darah, gula darah dan kolesterol. Kemudian juga ada konsultasi medis yang sifatnya pelayanan kesehatan. Bulan ini merupakan bulan kesehatan. ”Antusias para peserta pada kegiatan ini cukup tinggi apalagi panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik.,” ucap PNS pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas ini. (humas)

150

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

RUMAH IBADAH LIMA AGAMA BERADA SATU KOMPLEK
Saturday, November 12, 2011
KUALA KAPUAS – Disamping dikenal sebagai tempat tujuan wisata manca negara dan nusantara, ternyata kerukunan umat beragama di pulau dewata Provinsi Bali menjadi daya tarik tersendiri untuk dipelajari daerah lain. Potret kerukunan dan keharmonisan umat beragama di Provinsi ini dapat dilihat, diantaranya dengan adanya bangunan rumah ibadah lima Agama dalam satu komplek , yaitu Agama Hindu, Islam, kristen Protestan, Katholik dan Budha. Di komplek seluas satu hektar lebih ini , ada bangunan Pura, Masjid, Gereja dan Wihara , diberi nama Puja Mandala, terletak di Kuta Kabupaten Badung Bali, terang Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio, Sabtu (12/11). Waktu tiga hari, 8-11 Nopember 2011 benar-benar dimanfaatkan dengan optimal oleh rombongan studi banding sebagian pengurus FKUB Kapuas , yang dipimpin Ketunya Drs H Masyumi Rifai MAP. Setibanya di bandara internasional Ngurah Rai Bali,Rabu (9/11) rombongan studi banding langsung menuju komplek Puja Mandala .Satu persatu bagunan rumah ibadah dari lima agama ditempat itu dikunjungi, bahkan rombongan studi banding yang beragama Islam melaksanakan sholat jamak dzuhur-ashar di Masjid Agung Ibnu Batutah di komplek Puja Mandala ini , jelas Sapto. Besok harinya , Kamis (10/11) rombongan studi banding sebagian pengurus FKUB Kapuas mengadakan pertemuan dan berdialog dengan pengurus FKUB Kabupaten Karang Asem, di aula Kantor Bupati Karang Asem. Pada kesempatan itu tambah Sapto, Ketua FKUB Kabupaten Karang Asem I Wayan Bagiarta SH MH menjelaskan,di daerahnya bila ada perayaan hari besar salah satu agama , maka pemeluk agama yang lainnya ikut membantu dengan bergotong royong, seperti pengamanan perayaan Nyepi, Idul Fitri/Idul Adha dan Natal/Tahun Baru. “ Pernah terjadi perayaan Nyepi pada hari jum’at, saat itu umat muslim dihimbau melaksanakan sholat jum’at di Masjid yang letaknya dekat dengan rumah, agar tidak menggunakan kendaraan bermotor, hal ini tidak menjadi permasalahan bagi umat Muslim , ungkap I Wayan Bagiarta. Nilai-nilai kerukunan umat beragama yang harmonis dan jalinan komunikasi terus kami jaga dan tingkatkan, katanya. Peserta studi banding tampak begitu antusias ingin mengetahui lebih jauh , apa saja yang telah dilakukan FKUB setempat dalam upaya meningkatkan nilai-nilai kerukunan umat beragama. Hal itu terlihat saat dialog/tanyajawab, begitu juga saat kelapangan meninjau sejumlah rumah ibadah dari beberapa agama sembari berdialog dengan pengurusnya, imbuh Sapto (Humas).

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

151

JEMAAH HAJI KAPUAS BERANGKAT DARI MEKAH 22 NOPEMBER 2011
Saturday, November 12, 2011
KUALA KAPUAS - Sesuai rencana , jadwal rombongan Jemaah Haji asal Kabupaten Kapuas yang tergabung dalam kelompok terbang (Keloter) empat yang berjumlah 282 orang, berangkat dari Mekah menuju Jeddah 22 Nopember 2011. Selanjutnya dari Jeddah menuju Banjarmasin 23 Nopember 2011, tiba di embarkasi Syamsudin Noor Banjarmasin 23 Nopember 2011, pukul 24.00 Wita. Demikian dilaporkan Kepala Kantor Kementerian Agama yang juga Ketua rombongan Jemaah Haji Kabupaten Kapuas melalui sambungan telepon dari Arab Saudi, kepada Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas dan Protokol Setda Kapuas Sapto Subagio, Sabtu (12/11) pukul 18.55 WIB atau pukul 14.55 waktu Arab Saudi. “ Alhamdullilah saat ini Jemaah Haji asal Kabupaten Kapuas dalam kondisi sehat, satu orang belum bisa melaksanakan tawaf karena dirawat di rumah sakit Arab Saudi”, kata H Mahli ditirukan Sapto. Sedangkan jemaah haji Kapuas lainnya , semuanya sudah ikhlas/selasai hajinya. Saat beliau (H Mahli) melaporkan, kata Sapto, jemaah haji Kabupaten Kapuas sedang beristirahat, persiapan pulang ke tanah air. Hampir semua Jemaah haji Kapuas masih kuat tenaganya, mereka menggunakan waktu istirahat mengambil umroh sunat, tambahnya. (Humas).

JABATAN CAMAT KAPUAS TIMUR DISERAH TERIMAKAN
Monday, November 14, 2011
KUALA KAPUAS – Jabatan Camat Kapuas Timur diserah terimakan, dari pejabat lama Sudani M Bakar S Sos kepada pengantinya Drs Abdl Hamid, di aula Kecamatan Kapuas Timur, Senin (14/11) pagi. Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Perekonomian Pembangunan Drs I Dewa Gde Oka Ariawan mengatakan, proses mutasi dan promosi di organisasi pemerintah adalah hal yang wajar, namun khusus untuk camat, saya perlu menyampaikan bahwa mutasi dilingkungan kecamatan pada dasarnya untuk memberikan wawasan dan penyegaran baru bagi camat. “ Saya mengharapkan setiap ahli tugas dan serah terima jabatan, agar kepada pejabat yang lama dapat menyusun memori serah terima jabatan yang merupakan ringkasan terhadap tugas yang telah, sedang dan akan dilaksanakan sehingga menjadi acuan dasar bagi pejabat baru dalam 152
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

menyusun dan melaksanakan program dan kegiatannya,” tegas Mawardi. Selanjutnya, kepada pejabat Camat Kapuas Timur yang baru saya mengharapkan agar saudara dapat segera menyusun rencana program dan kegiatan serta tindak lanujt program dan kegiatan serta tindak lanjut program dan kegiatan yang sudah dilaksanakan pejabat sebelumnya. “ Saya atas nama pemerintah Kabupaten Kapuas mengucapkan selamat bertugas kepada Drs Abdul Hamid sebagai Camat Kapuas Timur yang baru dan selamat bertugas kepada Sudani M Bakar sebagai Kabag Umum pada Setda Kabupaten Kapuas, semoga pengabdian saudara kepada masyarakat dapat memberikan hasil dan mamfaat yang positif untuk kemajuan daerah,” kata Mawardi. Pada kesempatan yang sama, Sudani M Bakar mengucapkan terima kasih kepada elemen masyarakat Kecematan Kapuas Timur , atas jalinan kerjasama yang dibangun selama ini, dia berharap kerjasama ini terus berlanjut walaupun sekarang dia tidak lagi menjabat sebagai Camat. “ Tak lupa saya menyampaikan permohonan maaf apabila selama 20 bulan menjabat sebagai Camat Kapuas Timur terdapat hal-hal yang kurang berkenan, tutur Sudani. Kemudian Camat Kapuas Timur yang baru Abdul Hamid mengharapkan dukungan dan kerjasama dari kepala Desa, BPD, UPTB dan masyarat setempat. Dia juga mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat dapat mendukung dan mensukseskan pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Kapuas yang di laksanakan di Kecematan Kapuas Timur . Februari 2012 mendatang (humas)

SOSIALISASI MENUJU DESA TANGGUH
Monday, November 14, 2011
KUALA KAPUAS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas melaksanakan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Tangguh, di Desa Lupak Dalam Kecamatan Kapuas Kuala dan Desa Lamunti Permai Kecamatan Mantangai , 11- 12 November 2011. Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan dalam bentuk Focus Group Discution (FGD) dengan menidentifikasi potensi rawan bencana dan memberikan tentang Karakteristik Desa tangguh sehingga dengan melalui FGD tersebut diharapkan Aparat dan masyarakat Desa dapat memenuhi criteria Desa Tangguh. Demikian disampaikan Kasubbag Penanggulangan Bencana dan Linmas Setda Kapuas John Phita Kadang,S.Sos,M.Si, Senin (14/11). Program Desa tangguh adalah merupakan salah satu kebijakan nasional Penanggulangan Bencana yang bertujuan yakni membangun masyarakat yang tangguh/tahan dalam menghadapi bencana, membangun “system penanggulangan bencana” melalui kelembagaan yang kuat dengan pendanaan memadai, integrasi pembangunan ke dalam rencana pembangunan di desa. Komponen utama desa tangguh terdiri dari diturunkan dari system nasional Penanggulangan Bencana dalam aspek legislasi yakni penyusunan Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur Pengurangan resiko bencana dan Penanggulangan Bencana di tingkat desa. Sedangkan dari segi perencanaan yakni rencana pennanggulangan bencana desa, rencana kontijensi bila menghadapi ancaman dan rencana aksi Pengurangan Resiko Bencana Komunitas serta segi kelembagaan yakni pembentukan lembaga Penanggulangan bencana desa dan kelompok siaga bencana di tingkat RT/RW, kata John . Untuk pelaksanaan Desa Tangguh di Kabupaten
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

153

Kapuas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah , menetapkan Desa Lupak Dalam Kecamatan Kapuas Kuala dan Desa Lamunti Permai. Hadir pada kegiatan itu Camat Kapuas Kuala Drs.Suraji dan Drs.,Aswan,M.Si. Dari diskusi tersebut Tim mendapatkan informasi dan masukan dari peserta khususnya terkait dengan usulan antara lain Pelatihan Tanggap Darurat bencana, pengadaan peralatan Pemadam Kebakaran dan Pembangunan sumur bor di lokasi rawan kebakaran , terkait dengan usulan peserta akan diteruskan kepada BPBD Provinsi Kalimantan Tengah untuk ditindaklanjuti (Humas).

PEMKAB SUBSIDI PUPUK PETANI MELALUI GAPOKTAN
Wednesday, November 16, 2011
KUALA KAPUAS – Untuk meringankan beban petani dalam penyediaan pupuk yang biasanya ditanggung petani, Pemerintah Kabupaten Kapuas telah memberikan subsidi angkutan dalam proses pinjaman pupuk kepada petani. Penyaluran pinjaman pupuk bersubsidi ini pada tahun 2011 telah disalurkan 546,8 ton urea, 229,7 ton SP-36 dan 163,4 ton NPK dengan total Rp1,710 miliar dan Pemkab Kapuas telah mensubsidi angkutan pupuk sampai ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), sehingga petani tidak dibebani angkutan pupuk. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten II, Dewa Gde Oka Ariawan saat membuka Pertemuan Ketua Gapoktan se Kabupaten Kapuas Tahun 2011 di Aula Lawang Kameloh, Rabu, (16/11) pagi. Menurut Bupati, pertemuan ini sangat strategis karena Gapoktan yang merupakan gabungan kelompok tani yang bergabung dan bekerjasama untuk meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha dalam satu wilayah administrasi desa. “Inilah wadah bergeraknya ekonomi kerakyatan yang sesuai dengan visi dan misi kami Pemerintah Kabupaten Kapuas. Bersama membangun ekonomi kerakyatan berbasis agribisnis dan agroindustri menuju Kapuas yang Amanah,” ucapnya. Bahkan pada kesempatan itu, Bupati juga menilai bahwa petani sangat antusias dan mempunyai gairah yang sangat tinggi untuk berusaha tani. Saat ini sudah banyak upaya yang dilakukan oleh Pemkab Kapuas untuk para petani. Seperti bantuan hand traktor, hand spayer, pembuatan ratusan kilometer saluran drainase telah dibenahi. Kemudian telah pula dikucurkan dana senilai Rp7,7 miliar kepada 77 dari 33 Gapoktan di Kabupaten Kapuas melalui dana pemberdayaan usaha agribisnis pedesaan (PUAP). Ditempat sama Sekretaris Dinas Pertanian TPH Kapuas, Ir Anjono Bhakti MM menjelaskan maksud pertemuan ini unttuk menyamakan persepsi dan menyusun kerangka acuan rumusan dan penetapan langkah-langkah strategis serta menggali permasalahan yang dihadapi. “Para peserta berjumlah 120 orang yang berasal dari pengurus Gapoktan kecamatan, pengelola BPP dan Penyelia Mitra Tani,” terang mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan ini. (humas)

154

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

ERA GLOBALISASI PERSANDIAN
Wednesday, November 16, 2011

TANTANGAN

KUALA KAPUAS – Dalam era globalisasi dan desentralisasi (otonomi daerah) sekarang ini, Pemerinrtah Daerah dihadapan pada berbagai tantangan persandian baik dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) , infrastruktur, dan kelembagaan . Tantangan tersebut perlu disikapi sebagai peluang untuk dapat memajukan persandian dan menjaga pertahanan dan keamanan negara pada umumnya. Hal itu dikatakan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dalam sambuan tertulis dibacakan Asisten Administarsi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah pada pembukaan diskusi bersama Pemerinrtah Kabupaten Kapuas dengan Lembaga Sandi Negara RI dalam rangka Penyusunan Naskah Akademik Perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Sandi Negara, di Aula Hotel Raudah, Rabu (16/11) pagi. Teknologi informasi dan komunikasi menjadi aset yag sangat berharga baik bagi individu maupun kelompok, walaupun tidak semua informasi , baik berupa berita maupun suara boleh diakses dan dikonsumsi masyarakat umum. Salah satu bentuk penanganan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan penerapan pengamanan persandian, dimana persandian merupakan salah satu metode dalam kegiatan pengamanan informasi rahasia. Penyelenggaraan persadian yang dilakukan baik di pusat maupun di daerah adalah upaya untuk menanggulangi kerawanan terhadap data dan informasi yang dirasakan masih belum optimal , dan salah satu penyebabnya adalah faktor kelembagaan. Dalam forum diskusi bersama ini, HM Mawardi mengharapkan dapat menghasilkan dan memberikan masukan-masukan dan pemikiran sebagai bahan penyusunan naskah akademik perubahan struktur organisasi dan tata kerja Lembaga Sandi Negara. Pada kesempatan yang sama Kepala Biro Perencanaan,Hukum,Kepegawaian dan Humas Lembaga Sandi Negara Syahrul Mubarak SIP MM mengatakan ,dari diskusi berasama ini di harapan dapat menghasilkan organisasi yang tepat fungsi dan tepat ukuran. Terlaksananya sistem, proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efesien , terukur dan sesuai dengan prinsip-prinsip Pemerintahaan yang baik. Menghasilkan pelayanan yang prima sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat . Birokrasi dengan integritas dan kinerja yang tinggi, ungkap Syahrul ( Humas). Dihadiri Kepala Kantor Sandi Daerah Kabupaten Kapuas Kristop SH, dan tim dari Lembaga Sandi Negera. Kemudian diikuti sejumlah SKPD terkait, antara lain, Badan Kesbangpol Limnas, Dishubkominfo, Kantor Sandi Daerah , Kantor Perpustakaan dan Arsip, Bagian Organisasi , Pemerintahan dan Bagian Umum Setda Kapuas

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

155

RUMUSKAN PRIORITAS PEMBANGUNAN AMPL
Thursday, November 17, 2011
KUALA KAPUAS – Lokakaya ini sangat peting dan strategis karena merupakan kesempatan bagi kita untuk dapat merumuskan program dan kegiatan prioritas pembangunan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) di Kabupaten Kapuas. Hal itu ditegasan Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi selaku Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Kabupaten Kapuas saat membuka Lokakarya Perumusan Renstra Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Berbasis Masyarakat (AMPL-BM) Kabupaten Kapuas, di Aula Hotel Raudah, Kamis (17/11) pagi. Lebih lanjut Nurul Edy mengatakan, dalam upaya meningkatkan akses cakupan air minum dan penyehatan lingkungan di Kabupaten Kapuas, maka perlu diambil langkah nyata sehingga cakupan terutama ketersediaan sarana air bersih, sanitasi dan penyehatan lingkungan bisa terwujud. Telah banyak program yang diluncurkan di masyarakat dan telah menghasilkan penambahan akses air minum dan sanitasi terhadap penduduk miskin diwilayah pedesaan maupun perkotaan. “Tetapi pencapaian tersebut perlu ditingkatan dan dijamin kesinambungannya untuk memastikan bahwa cakupan pelayanan akses air minum dan sanitasi yang layak akan terus meningkat dan terpilihara pada kualitas yang diiharapkan,” tutur Nurul Edy. Upaya peningkatan perluasan program AMPL agar terlaksana dengan baik, maka segenap pemangku kepentingan daerah perlu bekerjasama dan bersinergi agar target akses air minum dan sanitasi di daerah dapat lebih baik, katanya. Menurut Ketua Panitia HM Yobsi S Sos SKM, tujuan lokarkarya , tersusunnya Rencana Stategis AMPL-BM di Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan Renstra AMPL-BM tingkat Kabupaten. Disepakati action plan untk tahapan stategis berikutnya sebagai tahapan untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan kebijakan nasional dalam AMPL, terang Yobsi. Diikuti 24 orang peserta , terdiri dari beberpa SKPD, Perguruan Tinggi, PKK dan LSM yang diperacaya sebagai anggota Pokja AMPL Kabupaten Kapuas (Humas).

NOTA KEUANGAN RAPBD 2012 DISAMPAIKAN
Friday, November 18, 2011
KUALA KAPUAS - Penyampaian nota keuangan atas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2012 merupakan bagian dari mekanisme dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan yang berkaitan dengan penyelenggaraan tugas-tugas pokok dan fungsi pemerintah daerah yang meliputi rencana tugas-tugas 156
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

umum pemerintahan, pembangunan dan pelayanan, serta pemberdayaan masyarakat selama kurun waktu satu tahun anggaran. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan RAPBD Tahun Anggaran 2012 Pada Rapat Paripurna Ke - 7 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2011, Jumat (18/11) pagi. Sidang paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Robert L Gerung bersama Wakil Ketua DPRD H Asrani. Menurutnya Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui APBD telah berupaya untuk meningkatkan pelayanan publik, dan meningkatkan aktivitas perekonomian daerah yang pada gilirannya diharapkan akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sudah menjadi komitmen bahwa keuangan daerah yang pengelolaannya dilaksanakan dalam suatu sistem terintegrasi yang diwujudkan dalam APBD setiap tahunnya harus dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan azas keadilan, kepatutan, dan manfaat untuk masyarakat. APBD sebagai alat ukur atau instrumen yang menjamin terciptanya disiplin anggaran dalam proses pengambilan keputusan terkait dengan kebijakan pengelolaan anggaran, seperti pendapatan yang direncanakan merupakan perkiraan yang terukur secara rasional yang dapat dicapai untuk setiap sumber pendapatan, sedangkan belanja yang dianggarkan merupakan batas tertinggi pengeluaran belanja. Dalam penyusunan APBD aspek penting yang harus kita perhatikan adalah penyelarasan kebijakan , perencanaan dengan penganggaran antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah agar tidak tumpang tindih, sehingga dapat menyelaraskan kebijakan ekonomi makro dengan sumber daya yang tersedia, mengalokasikan sumber daya secara tepat sesuai kebijakan pemerintah, dan mempersiapkan kondisi bagi pelaksanaan pengelolaan anggaran dengan baik. Secara umum RAPBD tahun anggaran 2012 mengalami kenaikan sebesar 7,20 persen dibandingkan anggaran dalam perubahan APBD tahun anggaran 2011. Sehingga direncanakan APBD tahun anggaran 2012 mencapai Rp986 milyar lebih. Kenaikan tersebut sangat dipengaruhi oleh kenaikan pendapatan khususnya dari dana perimbangan. “Kita patut bersyukur terdapat kenaikan dana alokasi umum atau DAU yang cukup signifikan sebesar 15,29 persen dibandingkan tahun anggaran 2011,” ungkapnya. Namun kenaikan DAU tersebut sebagian adalah untuk menganggarkan rencana kenaikan gaji pokok pegawai negeri sipil daerah yang pada tahun anggaran 2012 sebesar 10 persen sebagaimana disampaikan Presiden RI dalam pidato penyampaian nota keuangan RAPBN tahun 2012 beberapa bulan yang lalu. Dana alokasi khusus atau dak juga terdapat kenaikan 6,57 persen, dimana pada tahun anggaran sebelumnya kita belum pernah mendapat alokasi, pada tahun anggaran 2012 kabupaten kapuas mendapatkan alokasi anggaran, seperti dak bidang prasarana daerah dan dak bidang transportasi darat. Walaupun kenaikan pendapatan tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh kenaikan target pendapatan dari dana perimbangan, namun pemerintah daerah telah berupaya maksimal dengan optimalisasi pendapatan asli daerah, sehingga pada tahun anggaran 2012 diupayakan terjadi kenaikan sebesar 26 persen dibandingkan dengan target pendapatan asli daerah tahun anggaran 2011. (humas)

HUT KORPRI DIRANGKAI DENGAN BERBAGAI KEGIATAN
Monday, November 21, 2011
KUALA KAPUAS – Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke 40 akan dirangkai dengan berbagai kegiatan. Diantaranya pertandingan futsal dan tenis meja. Kemudian senam bersama, sunatan massal, ziarah ke taman makam pahlawan serta upacara yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Kapuas. Menurut Kabag Humas dan Protokol

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

157

Setda Kapuas Drs M Hafizi menjelaskan untuk pertandingan futsal dan tenis meja telah dimulai pada hari Senin (21/11) pagi yang ditandai dengan upacara pembukaan. Dalam kegiatan ini pembukaan dilakukan oleh Asisten I Setda Kapuas Fredrik Timbung disaksikan sejumlah Kabag lingkup Setda Kapuas serta Sekretaris Korpri Hernal SH. Acara pertandingan sepak bola antar SKPD ini ditandai pula dengan tendangan bola perdana oleh Sekretaris Korpri Hernal SH. ”Rencananya upacara HUT Korpri akan dilakukan pada hari Selasa (29/11) pagi di halaman Kantor Bupati Kapuas,” terang Hafizi yang juga dipercaya sebagai Koordinator Seksi Humas HUT Korpri ke 40. Ditambahkan tema HUT Korpri kali ini adalah ” Dengan semangat HUT Korpri ke 40 kita tingkatkan pembinaan jiwa Korps PNS dalam ke Bhinneka-an guna memperkokoh persatuan dan kesatuan NKRI serta mendukung keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi. (humas)

PROGRAM COMDEV PT TOP SANGAT BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT
Tuesday, November 22, 2011
KUALA KAPUAS –Kegiatan pemberdayaan masyarakat yang menjadi salah satu program kerja PT TELEN ORBIT PRIMA (TOP) sangat terasa manfaatnya bagi masyarakat, terutama dalam hal peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan bagi warga masyarakat yang bertempat tinggal di daerah sekitar wilayah operasional perusahaan. Demikian sambutan tertulis Bupati Kauas Ir HM Mawardi MMdibacakan Asisten Administrasi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah pada saat peresmian program Comunity Development (Comdev) oleh PT TOP di Desa Buhut Jaya Kecamatan Kapuas Tengah, Senin (21/11) Siang. Lebih lanjut Johansyah menerangkan bahwa Pemkab Kapuas menyambut baik dan memberikan penghargaan atas partisipasi PT TOP dalam memberikan sumbangsihnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama warga desa Buhut Jaya di kecamatan kapuas tengah ini. Untuk pembangunan rumah guru saya yakin sangat bermanfaat bagi para guru yang bertugas mengajar di sini, dengan adanya fasilitas ini kiranya kinerja para guru dapat ditingkatkan yang berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di daerah ini, kata Johansyah. Pada kesempatan yang sama Direksi PT TOP Prasetyo Hadi mengatakan bahwa program Comdev yang dilakukan perusahaan bertujuan untuk meningkatkan Index Pembangunan Manusia (IPM), dimana IPM ini dapat diukur dari tiga hal yaitu harapan hidup masyarakat, mutu pendidikan dan pendapatan perkapita/ penghasilan masyarakat. Dalam hal peningkatan IPM ini kami telah bekerja keras dengan pihak Pemkab Kapuas, menurutnya desa buhut jaya sangat beruntung karena tidak banyak desa di Kalimantan Tengah yg seperti desa buhut jaya ini dimana perusahaan sudah beroperasi dengan baik dan kemudian juga dapat berpartisipasi

158

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

dalam pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Atas nama jajaran direksi PT TOP saya sampaikan terimakasih atas kerjasama pemerintah, unsur tripika dan juga masyarakat sehingga PT TOP bisa berproduksi dengan baik, dan saya harap kerjasama yang baik ini dapat terus berlanjut, tutur Prasetyo Hadi. Kegiatan peresmian ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima dari Direksi PT TOP Prasetyo Hadi kepada Pemkab Kapuas yang diwakili oleh Johansyah. Kemudian pemberian hadiah bagi siswa berprestasi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kapuas Drs H I Made Sumartha dan pemberian bingkisan dari Kepala Dinas Kesehatan dr Ani Handaningroem kepada anak yang mengikuti sunatan massal. Hadir juga pada kesempatan itu unsur muspika, kepala desa dan masyarakat Desa Buhut Jaya, serta perwakilan perusahaan pendukung PT united Tractors Tbk, PT Pamapersada dan PT Mitra Prima Universal. Selain kegiatan pembangunan rumah guru, pelayanan kesehatan dan sunatan massal PT TOP juga melaksanakan pembangunan kantor Desa Buhut Jaya yang bernilai sekitar Rp 350 juta, pembangunan dua unit sumur sumur bor guna penyediaan air bersih, dan penanaman pohon di area reklamasi tambang yang dilakukan secara simbolis dilakukan di sekitar wilayah perkantoran PT TOP, kegiatan reklamasi ini akan dilakukan dengan menanam 6600 bibit tanaman dengan 6 varietas meliputi sengon buto, Gmelina, Trembesi, Mahoni, Jabon dan Sengon laut. Untuk semua fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun oleh pihak perusahaan mari kita manfaatkan sebaik-baiknya dan kita pelihara sama-sama untuk kepentingan kita bersama, ajak Johansyah (Humas)

DANA ALOKASI DESA 2012 DIALOKASIKAN RP 12 MILIAR
Tuesday, November 22, 2011
KUALA KAPUAS – Anggaran dana desa (ADD) Kabupaten Kapuas dipastikan akan meningkat tahun 2012 mendatang. Jika sebelumnya tahun 2011 dana berjumlah Rp6 miliar, maka tahun 2012 naik 100 persen menjadi Rp12 miliar. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka Sosialisasi dan Perencanaan Kegiatan Ruang Belajar Masyarakat PNPM-Mandiri Pedesaan Tahun 2011, Selasa (21/11) siang di Gedung Lawang Kameloh. Menurutnya peningkatan dana ADD ini untuk menjawab pernyataan masyarakat terkait musyawarah rencana pembangunan desa (musrenbangdes) yang sering tidak terakomodir. Pada bagian lain, Mawardi mengungkapkan PNPM Mandiri pedesaan di wilayah Kabupaten Kapuas dimulai sejak tahun 2007 dengan nama PNPM-PPK (Program Pengembangan Kecamatan Kecamatan). Dimana pada tahun 2007 sampai 2008 program ini mendanai enam kecamatan yaitu Kecamatan Selat, Pulau Petak, Kapuas Murung, Mantangai, Kapuas Barat dan Kapuas Kuala. Kemudian pada tahun 2009 bertambah menjadi tiga kecamatan yakni Kecamatan Basarang, Kapuas Hilir dan Kapuas Timur sehingga berjumlah sembilan kecamatan. Lalu tahun 2010 sampai 2011 bertambah lagi menjadi tiga kecamatan yakni Timpah, Kapuas Tengah dan Kapuas Hulu, sehingga total 12 kecamatan. Tahun 2012 mendapatkan lokasi dan alokasi sebanyak 17 kecamatan PNPM Mandiri Pedesaan lima kecamatan pemekaran yaitu Bataguh, Tambun Catur, Dadahup, Pasak Talawang dan Mandau Lawang berpartisipasi ini dengan bantuan langsung

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

159

masyarakat (BLM) sebesar Rp750 juta. “PNPM Mandiri Pedesaan dengan menggunakan pendekatan multi disiplin yang telah mampu memberikan perubahan positif di masyarakat, baik pada aspek penyadaran, peningkatan kafasitas dan pendayagunaan,” ungkapnya. Perubahan positif ini diperoleh masyarakat melalui pengalaman disetiap tahapan, pada saat membuat perencanaan dan setelah kegiatan tersebut diserahkan ke desa, masyarakat tetap terlibat dalam pemeliharaan dan pelesatarian. Dimana semua tahapannya dikelola dengan azas DOUM (dari, oleh dan untuk masyarakat). Berbagai pengalaman diperoleh oleh pelaku PNPM Mandiri. Seperti Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) semakin memahami peran pentingnya melalui kerjasama antar desa yang diwujudkan melalui Forum Masyarakat Antar Desa (MAD), Unit Pengelola Kegiatan (UPK) dan Tim Pengawal UPK. Beberapa keberhasilan telah dicapai dan memberikan pengalaman positif bagi masyarakat dalam rangka penguatan dan pengembangan PNPM Mandiri Pedesaan maka diharapkan melalui kegiatan Ruang Belajar Masyarakat (RBM). Kegiatan RBM di Kapuas ditandai dengan pelaksanaan woorksop sosialosasi dan perencanaan yang mana nantinya diharapkan dapat dibentuk organisasi kelompok kerja (pokja) RBM di tingkat kabupaten beserta rencana kerjanya. Sementara itu ditembat yang sama Kepala BPMDes Kapuas Ferly Sangen mengatakan jumlah peserta sebanyak 158 orang yang berasal dari fasilitator kecamatan dan desa, PGO, BPM maupun UPK. Diakhir kegiatan Bupati berkenan melakukan penandatangan prasasti sejumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh PNPM Mandiri Pedesaan. (humas)

PEMKAB KAPUAS IMPLEMENTASIKAN KEBIJAKAN KIP
Wednesday, November 23, 2011
KUALA KAPUAS - Saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas telah berupaya untuk melakukan implementasikan kebijakan Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Pemerintah kabupaten kapuas telah membuat keputusan Bupati Kapuas Nomor 265/org.tahun 2011 tanggal 20 juli 2011 yang mengatur penunjukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Keluarnya kebijakan ini didasari pada UU KIP tahun 2008. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka acara Sosialisasi Kelembagaan Komisi Informasi Kalteng di Aula Lawang Kameloh, Rabu (23/11) pagi Munculnya UU KIP dapat dimaknai merubah budaya ketertutupan, culture of secrecy, menjadi budaya yang terbuka. Menghilangkan berbagai “penyelewengan” yang terjadi karena berada di wilayah yang “tertutup”. Menempatkan secara terhormat hak masyarakat untuk tahu sebagai bagian dari kontrol publik serta menempatkan pentingnya sistem informasi, dan orang-orang profesional di bidang data dan dokumentasi. “Dalam menjalankan tugasnya PPIDd pokok yakni Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kapuas dibantu oleh PPID pembantu yang terdiri dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Kapuas dan dua perusahaan daerah yakni Perusahaan Daerah Air Minum dan Perusahaan Daerah Panunjung Tarung,” ungkapnya. PPPID pembantu adalah pejabat yang mengetahui tentang informasi dan dokumentasi skpd yang berfungsi sebagai pengelolaan dan pelayanan informasi dan dokumentasi. Dalam pembentukan PPID ini Bagian Humas dan Protokol ditunjuk sebagai PPID pembantu dibawah Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas. “Saya menilai keberadaan bagian humas dan protokol telah menjalankan fungsinya dengan baik. Hal ini dapat terlihat dari sejumlah produk yang telah dihasilkan. Seperti website resmi milik Pemerintah Kabupaten Kapuas yang dapat diakses masyarakat luas melalui www.kapuaskab.go.id. Kemudian pembuatan majalah serta boklet, spanduk dan baliho yang berisi tentang hasil-hasil pembangunan maupun kegiatan yang dilakukan oleh

160

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

kepala daerah. Majalah yang diberi nama majalah amanah ini sesuai dengan visi kepala daerah dan wakil kepala daerah yakni bersama membangun ekonomi kerakyatan berbasis pada agribisnis dan agroindustri menuju kapuas yang amanah (aman, maju, mandiri, sejahtera dan tangguh. Kemudian penyebaran informasi juga dilakukan melalui radio siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas yang saat ini telah memasuki tahap uji coba siaran. Kehadiran radio yang diberi nama radio suara amanah kapuas atau disingkat Suaka FM ini dapat didengar melalui gelombang 91,40 mhz. Pemerintah kabupaten kapuas terus berupaya untuk selalu terbuka dengan rekan-rekan pers. Hal ini dapat dilihat dari terbukanya pintu birokrasi bagi rekan-rekan pers dalam mencari atau menggali informasi tentang pembangunan atau kendala yang dihadapi. Pintu informasi telah dibuka selebar-lebarnya melalui Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Kapuas. Disini rekan-rekan pers dapat mencari atau meminta informasi yang berkenaan dengan kegiatan pemerintah Kabupaten Kapuas. Sebagai corong pemerintah daerah. “Saya meminta kepada bagian humas dan protokol untuk terus terbuka kepada rekanrekan pers,” tegasnya. Sementara itu Wakil Ketua KI Provinsi Kalteng Ir Awat Praja Sinseng, M.Si menjelaskan KI Provinsi Kalteng dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Kalteng Nomor 188.44/322/2011 tanggal 15 Agustus 2011 setelah dilakukan seleksi yang cukup panjang dan pemilihan yang dilakukan oleh DPRD Kalteng sesuai dengan UU 14 Tahun 2008. Anggota KI Provinsi Kalteng yang ditetapkan adalah Satriadi SE, Drs M Sjam Rhiza Siregar M.Pd, Sugeng Riyadi SE, H Tajudin Noor SE, M.Si dan Ir Awat Praja Sinseng, M.Si. Ditempat yang sama Ketua Penyelenggara Drs. H Syahrani mengatakan tujuan kegiatan ini mensosialisasikan UU 14 Tahun 2008 dan PPID serta mensosialisasikan kelembagaan KI Provinsi Kalteng. Materi disampaikan oleh pengurus KI Provinsi Kalteng. Kemudian para peserta berjumlah 40 orang yang terdiri dari badan/dinas/organisasi/lembaga yang menangani bidang informasi/kehumasan. (humas)

BUPATI LEPAS KONTINGEN LIGA MEDIA KAPUAS
Thursday, November 24, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM secara resmi melepas Kontingen Liga Media PWI Perwakilan Kabupaten Kapuas , di halaman rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis (24/11) pagi. Pelepasan kontingen yang akan berlaga pada Liga Media PWI Provinsi Kalteng di Palangka Raya itu , ditandai dengan penyerahan bendera kontingen oleh Bupati HM Mawardi kepada Ketua PWI Perwakilan Kapuas MN Zaitul Ikhlas. Dihadiri, Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas Drs M Hafizi, dan sejumlah pengurus serta anggota PWI Kapuas. Dalam sambutannya HM Mawardi mengharapkan agar kontingen PWI Kapuas dapat menoreh prestasi terbaik di arena Liga Media Kalteng , jaga nama baik Kabupaten Kapuas, jaga kesehatan, dan jaga kekompakan, maka saudara-saudara akan kembali mempersembahkan yang terbaik untuk Kabupatden Kapuas yang kita cintai , katanya. “Saya berharap cabang olahraga yang diikuti dapat membawa prestasi terbaik, sehingga ada rasa kebanggaan dari saudara-saudara sebagai insan PWI Kapuas “, tutur HM Mawardi. Tunjukan kemampuan untuk meraih prestasi , baik ditingkat Provinsi maupun tingkat Nasional Untuk mencapai itu semua diperlukan kerja keras, disiplin, kekompakan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

161

didalam tim satu dengan yang lainnya , maka prestasi itu akan dapat dicapai, ungkap HM Mawardi. Menurut Sekretaris PWI Perwakilan Kapuas Ahmad Suhaili SIP, Kontingen Liga Media Kapuas berkekuatan 40 orang, akan mengikuti 9 cabang olahraga, meliputi catur, billyar, futsal, bola voli, tenis meja, bulubtangkis, sepak bola, tenis lapangan dan atletik. Liga PWI Provinsi Kalteng berlangsung Tanggal 25 -27 Nopember 2011, direncanakan akan dibuka langsung oleh Gubernur Kalteng A Teras Narang SH di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya, terang Ujang pangglilan akrab Ahmad Suhaili (humas)

SKPD DIMINTA MEMBUAT PELAYANAN PUBLIK UNGGULAN
Friday, November 25, 2011
KUALA KAPUAS – Walaupun berbagai pengahargaan pelayanan publik dari Pemerintah Pusat telah diiterima Pemerintah Kabupaten Kapuas yang pemimpin Bupati Ir HM Mawardi MM,. Hal itu tidak menjadikan cepat puas , bahkan Pemkab Kapuas berkomitmen untuk terus melakukan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik . HM Mawardi minta kepada seluruh kepala SKPD beserta jajarannya memberikan pelayanan publik secara pro aktif dan membuat pelayanan publik unggulan. “ Contohnya, memberikan pelayanan perijinan dengan datang langsung ke wilayah pemukiman masyarakat , menggunakan mobil unit , atau izin yang telah selesai diproses diantar langsung kerumah pemohon (masyarakat)”, tutur HM Mawardi. Hal ini diutarakan HM Mawardi pada expose/paparan peningkatan pelayanan publik oleh SKPD, di aula Kantor Bappeda Kapuas, Jum’at (25/11) pagi. Selanjutnya HM Mawardi menginginkan, jenis pelayanan publik beserta prosedurnya agar ditayangkan secara on line melalui website, agar masyarakat (pemohon) dapat mengetahuinya dengan mudah, cukup dari rumah , sehingga mempermudah pelayanan. “ Dalam membuat bilboard/papan pengumuman pelayanan publik harus dicantumkan layanan pengaduan masyarakat,” pinta Mawardi. Pelayanan kepada masyarakat/publik , baik dalam bentuk jasa ataupun perizinan harus transparan, target waktu pelayanan harus jelas , begitu juga dalam pembiayaan . “ Sesuai dengan motto kita , Pelayanan Prima BMW, yaitu Biaya transparan, Mudah pelayanan dan prosedurnya , dan Waktu yang cepat dan tepat”, ungkap HM Mawardi (Humas).

MENCIPTAKAN MASYARAKAT BERADAB BAGIAN DARI JIHAD
Saturday, November 26, 2011
KUALA KAPUAS – Agama Islam mengajarkan untuk menghargai perbedaan. Hal ini akan melahirkan sikap toleransi yang pada akhirnya akan menciptakan manusia-manusia beradab. Dalam konteks ini menciptakan terwujudnya masyarakat yang beradab adalah bagian dari jihad. Karena itu , penyempitan makna jihad hanya pada perjuangan fisik dan angkat sejata kurang tepat. Lebih dari itu , tingkat jihad yang tertinggi bukanlah 162
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

perjuangan fisik atau angkat sejata, melainkan jihad melawan hawa nafsu. Demikian antara lain materi paparan yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas H Abd Khalik M Pd pada Sosialisasi dan Pembinaan tentang Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Dalam Pandangan Islam, di Pondok Pasentren Babussalam Kuala Kapuas, Sabtu (26/11). Ditempat yang sama , Kasdim 1011 Kapuas Mayor Inf Agus Suryono dalam paparannya mengutarakan, sebagai generasi muda penerus bangsa, kesadaran berbangsa dan bernegara harus tetap terpatri di hati sanubari, sebagai wujud nyata atas kecintaan kita terhadap tanah air. “Kita harus tanamamkan rasa kebanggaan sebagai bangsa Indonesia , bangsa yang merdeka dan berdaulat”, katanya “ Didalam menanamkan jiwa nasionalisme terhadap bangsa dan negara , generasi muda tidak boleh lengah sedikitpun, jangan sampai terpengarus atau terusik oleh perkembangan paham-paham bersifat individualisme, sosialisme dan materialisme serta fanatisme yang terlalu berlebihan “ , ungkap Agus Suryono. Hal tersebut, katanya, bertantangan dengan jiwa dan norma-norma semangat Pancasila. Sementera itu Kaban Kesbangpol dan Limnas Kapuas Drs Djumrinson M Pd menjelaskan, kegiatan ini digelar oleh Badan Kesbangpol dan Linmas Provinsi Kalteng bekerjasama dengan Badan Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Kapuas. Bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan memperkuat ketahanan bela negara. Diikuti 150 orang peserta, terdiri dari Pengurus , guru dan santri Pondok Pesantren Babussalam Kuala Kapuas. Pada kesempatan itu Badan Kesbangpol dan Linmas Prov.Kalteng menyerahkan bantuan Sembako kepada Pondok Pesantren Babussalam Kuala Kapuas .(Humas)

BUPATI SAMPAIKAN JAWABAN PANDANGAN UMUM FRAKSI DEWAN
Monday, November 28, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi dewan terhadap penyampaian nota keuangan rancangan Perda tentang APBD Tahun 2012, Senin (28/11) pagi. Dalam rapat paripurna ke 9 masa sidang III tahun 2011 tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Robert L Gerung didampingi Wakil Ketua DPRD H Mahmud Iif Saifudin dan H Asrani. Dalam jawaban Pemerintah Daerah, Bupati Kapuas menyatakan apresiasi yang tinggi terhadap seluruh pandangan tujuh fraksi pendukung dewan. Menurutnya seluruh fraksi pendukung dewan dapat menerima dan menyetujui untuk dibahas lebih lanjut. “Terima kasih kepada Fraksi PDI Perjuangan memahami dan dapat menerima serta menyetujui atas pengajuan nota keuangan rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2012 yang merupakan gambaran kemampuan keuangan daerah yang dilaksanakan pada kurun waktu tertentu,” ungkap Mawardi. Kemudian menanggapi dari

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

163

Fraksi Golkar, Bupati menyebutkan anggaran belanja yang cukup besar yang mengalami kenaikan sebesar 7,20 persen akan menjadi kebanggaan jika penggunaannya sebagian besar untuk belanja publik. Maka dapat disampaikan bahwa apabila dibandingkan antara belanja tidak langsung dan belanja langsung terhadap total APBD adalah belanja tidak langsung sebesar 57,78 persen dan belanja langsung sebesar 42,22 persen.Lalu menggapai dari Fraksi PPP, mengenai rasionalisasi anggaran untuk menghindari penyimpangan dan pemborosan, maka dalam hal ini pemerintah daerah sangat sepakat, untuk itu beberapa waktu yang telah lalu tim anggaran pemerintah daerah telah melakukan asistensi bersama dengan seluruh SKPD terhadap rencana kerja dan anggaranya pada tahun anggaran 2012, sehingga penyimpangan maupun pemborosan dapat dihindari. “Pemerintah daerah mengharapkan dukungan Fraksi Partai Demokrat untuk dapat menjalankan program-program pemerintah daerah, serta mengharapkan saran dan pendapat demi kemajuan pembangunan disegala bidang di Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini,” jelasnya. Dari PAN disebutkan terkait raperda inisiatif oleh dewan yang terhormat, sebagaimana disampaikan pada prinsipnya pemerintah daerah sangat mendukung, dan akan dilakukan pengkajian yang lebih dalam secara bersamasama demi kelancaran pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Kapuas. Lalu dari Fraksi Partai Demokrasi Kebangsaan juga menyampaikan harapan dan respon positif terkait pengajuan raperda inisiatif DPRD, untuk itu sebagaimana jawaban terhadap dua fraksi terdahulu, bahwa pemerintah daerah sangat mendukung. Karena hal tersebut merupakan salah satu fungsi DPRD yakni legislasi yang didalamnya adalah membuat peraturan daerah. dan pada saatnya nanti bersama antara DPRD dan pemerintah daerah melakukan pembahasan terhadap raperda inisiatif tersebut dalam kerangka mewujudkan cita-cita menyejahterakan masyarakat Kabupaten Kapuas. Sedangkan pemandangan umumnya Fraksi Gerakan Peduli Daerah bahwa penyusunan rancangan APBD 2012, pemda telah berupaya dengan maksimal dengan pendekatan anggaran berbasis kenerja, dimana setiap kegiatan yang dianggarkan jelas tolok ukur kinerjanya yang tertuang didalam rencana kerja dan anggaran SKPD masing-masing. (humas)

KAPUAS IKUTI PENILAIAN MDGs AWARD
Monday, November 28, 2011
KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas dipastikan akan mengikuti program penghargaan millennium development goals (MDGs) award. Program ini merupakan program nasional dan internasional dengan maksud memberi apresiasi kepada pemangku kepentingan yang telah berhasil menggerakkan roda pemerintahan melalui program dan kegiatan yang telah dilaksanakan. Hal ini terungkap saat digelar ekspose dan pembahasan usulan penghargaan MDGs Award Tahun 2011 yang digelar di Aula Kantor Bupati Kapuas, Senin (28/11) siang. Kegiatan dihadiri oleh Staf Ahli Bupati, para Asisten dan Kepala SKPD. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs I Dewa Gde Oka Ariawan mengatakan peran serta pemerintah kabupaten / kota sangat diharapkan untuk mendukung kegiatan ini . ”Bentuk kepedulian pemerintah Kabupaten Kapuas diwujudkan dengan mempublikasikan hal ini ke seluruh sektor antara lain sektor masyarakat /swasta / LSM /media massa di wilayah Kabupaten 164
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Kapuas,” ungkapnya. Pemerintah kabupaten kapuas juga berperan secara aktif dengan mengikuti kompetisi ini . Adapun tema yang diunggulkan berdasarkan olahan data dari tim MDGs Award Kabupaten Kapuas tahun 2011 adalah akses ke air minum layak dan sanitasi dasar. Berdasarkan kondisi real di lapangan tim Kabupaten Kapuas menyimpulkan untuk Kabupaten Kapuas diberi judul akses ke air bersih dan sanitasi dasar. Kategori yang diangkat oleh panitia pelaksanana MDGs award ada 2 yaitu kategori umum ( nutrisi , kesehatan ibu dan anak , akses ke air minum layak dan sanitasi dasar , hiv / AIDS dan penyakit menular lainnya sedangkan kategori khusus (alokasi anggaran yang berpihak pada MDGs , kesinambungan program MDGs , dampak mdgs pada komunitas , inovasi terbaik MDGs untuk kelompok pemuda). Berkaitan dengan uraian di atas forum ini dikandung maksud untuk membahas usulan yang telah dipersiapkan oleh tim mdgs award kabupaten kapuas dalam upaya perbaikan sampai dengan finalisasi usulan penghargaan . ”Diharapkan dengan adanya forum ini kita dapat mengoreksi secara bersama – sama kekurangan maupun kelebihan dari program yang kita unggulkan dari pemerintah Kabupaten Kapuas untuk dapat ditandingkan dengan daerah lain,” tukasnya.

HUT KORPRI DAN HARI KESEHATAN DIRANGKAI UPACARA BENDERA
Tuesday, November 29, 2011
KUALA KAPUAS – Upacara bendera mewarnai puncak HUT Korpri ke 40 dan Hari Kesehatan Nasional ke 47 yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Kapuas, Selasa (29/11) pagi. Bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Kemudian komandan upacara dipercayakan kepada Kepala SatPol PP Yunabut. Lalu peserta upacara tidak hanya berasal dari PNS atau anggota Korpri namun ada pula dari unsur TNI/Polri. Kegiatan ini juga dihadiri sesepuh pensiunan PNS, lalu Forkopimda serta Kepala SKPD. Rangkaian upacara meliputi pembacaan teks Pancasila oleh Wakil Bupati Kapuas. Kemudian ada pula pembacaan pembukaan UUD 1945, Sapta Prasetya Korpri serta janji tenaga kesehatan. Tak ketinggalan penampilan dari paduan suara karyawan/karyawati Setda Kapuas yang menyangikan lagu-lagu kebangsaan serta mars Korpri. Dalam amanat amanat Presiden RI yang dibacakan Wakil Bupati dijelaskan bahwa dalam kurun waktu empat dasawarsa, Korpri telah menunjukkan peran dan tanggungjawab yang besar dalam tugas dan pengabdiannya kepada Bangsa dan Negara. ”Korpri telah memantapkan pembinaan bagi anggotanya, baik dalam pelaksanaan tugas pemerintahan maupun tugas-tugas lainnya sesuai amanat Undang-undang,” terangnya. Saat ini adalah saat yang tepat untuk meningkatkan pembinaan jiwa Korpri dalam kebinnekaan, karena jiwa Korpri adalah jiwa dan semangat warga bangsa yang manejmuk. Jiwa Korpri adalah jiwa yang mengemban amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Diakhir acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan beasiswa kepada anak PNS, bingkisan kepada sesepuh pensiunanan PNS serta penyerahan piala dan hadiah kepada pemenang pertandingan olahraga dalam rangka Hut Korpri. Sebelumnya pada hari Senin (28/11) pagi telah dilakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kencana Kuala Kapuas yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Korpri H Nurul Edy. Kemudian pada hari Selasa

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

165

(29/11) juga telah dilaksanakan suanatan massal yang ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Kapuas bersama Sekda Kapuas yang dipusatkan di Gedung Lawang Kameloh Kuala Kapuas. (humas)

DWP KAPUAS GELAR LOMBA PADUAN SUARA
Wednesday, November 30, 2011
KUALA KAPUAS – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kapuas menggelar lomba paduan suara Hymne DWP dan Mars DWP, di Gedung Wanita Lawang Kameloh Kuala Kapuas, Rabu (30/11). Menurut Ketua Seksi Lomba Paduan Suara Ny Evelin Rianova, Lomba tersebut digelar dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke -12 DWP Tingkat Kabupaten Kapuas. Dengan tujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan bakat seni, khususnya seni suara bagi anggota DWP di Kabupaten Kapuas . Juga untuk meningkatkan jalinan tali silaturrahmi , persatuan dan kesatuan sesama angggota DWP. Jumlah peserta yang mengikuti lomba paduan suara sebanyak 20 kelompok, terdiril dari 14 kelompok Dharma Wanita Persatuan Dinas/Instansi , dan 6 kelompok Dharma Wanita Persatuan Kecamatan. Ditambahkan Ny Evelin Rianova, puncak acara HUT ke-12 DWP Tingkat Kabupaten Kapuas akan dilaksanakan pada Tanggal 7 Desember 2011 di Gedung Wanita Lawang Kameloh Kuala Kapuas (Humas).

TIM PENILAI CITRA ABDI BHAKTI NEGARA KUNJUNGI KAPUAS
Wednesday, November 30, 2011
KUALA KAPUAS – Tim peningatan koordinasi dan evaluasi pelayanan pemerintah umum dalam rangka Penilaian Citra Abdi Bhakti Negara mengunjungi Kuala Kapuas. Tim penilai sebanyak 4 orang , yaitu Drs F Mawekang MM, Ngalimun S Sos MM, Bambang Sugiharto SH dan Drs Yudi Muryanto MM berasal dari Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Mereka berada di Kuala Kapuas selama empat hari, akan melihat langsung dan menilai pelaksanaan pelayanan publik pada RSUD dr Soemarno Soesroatmojo Kuala Kapuas, Badan Pelayanan Periijinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Kapuas dan Dinas Pendidikan Kapuas. Sebelum melihat langsung dan menilai pelayanan publik ke tiga tempat tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas mengadakan pertemuan dengan tim penilaian di ruang rapat Bupati Kapuas, Rabu (30/11) pagi. Di depan tim penilai, dalam paparannya Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kapuas Fredrik Timbung SH menjelasan dua instansi 166
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

yang langsung melaksanakan pelayanan publik yaitu RSUD Kapuas dan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu. Kemudian dia mengharapkan, perlu diadakannya penganugerahan Satya Lencana untuk PNS yang mengabdi dan berprestasi untuk memotivasi semangat dan kinerja dalam bekerja. Menurut Ketua Tim Penilai Drs F Mawekang MM, maksud dan tujuan diadakannya penilaian pelayanan publik adalah untuk melaksanakan observasi penilaian langsung dilapangan, meneliti serta mengamati secara langsung apakah Kabupaten Kapuas dapat benar-benar mampu bersaing dengan daerah lain ditingkat nasional untuk mendapatkan Citra Abdi Bhakti Negara Tahun 2011. Kemudian tim penilai mendapatkan penjelasan pelaksanaan pelayanan publik dari tiga SKPD yang menjadi sample yaitu Dinas Pendidikan, BPPT serta RSUD Kuala Kapuas. Pertemuan diisi dengan dialog/ tanya jawab yang dihadiri Asisten Administrasi Umum Drs Djohansyah dan sejumlah kepala SKPD serta Kepala Bagian pada Setda Kapuas. (humas)

KAPUAS HARAPKAN DUKUNGAN DPRD KALTENG
Wednesday, November 30, 2011
KUALA KAPUAS – Kebijakan stategis Kabupaten Kapuas yang memerlukan dukungan Pemerintah Provinsi Kalteng melalui DPRD Provinsi Kalteng , diantaranya pembangunan pelabuhan laut Batanjung , pembangunan/peningkatan jalan ruas jalan Basarang - Batanjung sepaanjang 54 KM . Peningkatan jalan dari bundaran besar Kapuas – Palingkau – Dadahup – Lamunti kurang lebih 63 KM, untuk mendukung pengembangan Kota terpadu Mandiri , dan jalan Kapuas – Mandomai – Mantangai – Timpah untuk menjadi jalan provinsi. Demikian antara lain paparan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kapuas Fredrik Timbung SH pada pertemuan jajaran Pemkab Kapuas dengan anggota Komisi D DPRD Provinsi Kalteng , di ruang rapat Bupati Kapuas, Rabu (30/11) siang. Selanjutnya Fredrik mengutarakan, manfaat pelabuhan laut batanjung akan memberikan manfaat langsung bagi perpindahan barang yang terkait dengan perdagangan, perindustrian serta komoditas sumber daya alam berupa bahan tambang atau hasil perkebunan yang menjadi andalan Kalteng untuk kepereluan eksport terutama dalam menghadapi pasar bebas. Dengan terbangunnya pelabuhan laut Batanjung , maka sangat menunjang kegiatan perkebunan , pertambangan, perdagangan dan perindustrian KAPET DAS KAKAB dimana wilayah interland pelabuhan laut Batanjung meliputi tujuah Kabupaten/Kota. Ditempat yang sama, anggota Komisi D DPRD Provinsi Kalteng Bambang Suryadi SE MSi mengatakan, Komisi D DPRD Provinsi Kalteng , sesuai tugasnya yang membidangi infrastruktur dan juga menyangkut pelabuhan . “ Salah satu agenda penting dalam kunjungan kerja kali ini , diantaranya adalah kami akan melihat langsung pembangunan pelabuhan laut Batanjung,” ungkap Bambang Suryadi. Kamis (1/12) , rombongan anggota Komisi D DPRD Provinsi Kalteng , didampingi SKPD terkait dari Provinsi Kalteng dan Kabupaten Kapuas meninjau pembangunan pelabuhan laut Batanjung di Kecamatan Kapuas Kuala. Pertemuan tersebut diisi dengan dialog/tanya jawab , dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas H Asrani SE, dan sejumlah kepala SKPD terkait (Humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

167

DPRD TABALONG BELAJAR PENGELOLAAN LAHAN GAMBUT DI KAPUAS
Friday, December 02, 2011
KUALA KAPUAS – Sebagai upaya untuk mengetahui lebih jauh tentang strategi kebijakan pengembangan perkebunan lahan rawa/ lahan gambut Komisi II DPRD Kabupaten Tabalong (Kalsel) berkunjung ke Kabupaten Kapuas . Kemudian mengadakan pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas di aula ruang rapat Bupati Kapuas, Jumat (2/12) pagi. “ Maksud dan tujuan kami kesini adalah untuk mendapatkan pengetahuan dan belajar bagaimana bercocok tanam di daerah rawa/gambut, “tutur Ario Ariadi Ketua Komisi II DPRD Tabalong. Daerah Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Tabalong memiliki kesamaan , yaitu lahannya samasama didominasi oleh lahan rawa dan lahan gambut, oleh sebab itu kami sangat ingin mengetahui dan belajar dari pemkab kapuas tanaman apa saja yang cocok ditanam di lahan rawa dan gambut, ungkap Ario Ariadi. Ditempat yang sama yang mewakili Bupati Kapuas Asisten Administrasi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah MDA memberikan paparan tentang gambaran umum wilayah Kabupaten Kapuas , Visi dan Misi Kepala Daerah, hasil dan rencana pembangunan, kondisi serta pemanfaatan lahan di Kabupaten Kapuas. Anggota Komisi II DPRD Tabalong yang berkunjung berjumlah sembilan)orang. Hadiri pada pertemuan itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs I Dewa Oka Ariawan, jajaran SKPD Kabupaten Kapuas diantaranya, Dinas Perkebunan dan Kehutanan dan , Bappeda, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura serta sejumlah Dinas/instansi terkait lainnya. Pertemuan itu berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan , yang diisi dengan dialog/tanya jawab, kemudian diakhiri tukar menukar cenderamata antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dan Komisi II DPRD Tabalong. (Humas)

BUPATI JADI PEMBICARA PERUBAHAN IKLIM DI DURBAN AFRIKA SELATAN
Sunday, December 04, 2011
KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas Ir. H. Muhammad Mawardi ,MM merupakan satu satunya bupati dari Indonesia yang diundang oleh PBB / UN FCCC COP 17 memberikan materi tentang Community Participation on REDD+ : the case of Kapuas District . di ICC Durban Afrika Selatan pada tanggal 1 Desember 2011. Pada kesempatan tersebut Mawardi menyampaikan program yang ada dikabupaten Kapuas yaitu Uji Coba REDD+ merupakan kerjasama bilateral antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Australia. Bupati juga menyampaikan bahwa Program Uji Coba REDD+ ini harus sinergized, 168
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

harmonis dan fokus pada pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan. Dimana indikator keberhasilan dari Program Uji COba REDD+ tidak akan meninjau hanya dalam pengurangan emisi, tetapi juga keberhasilan dalam penguatan kesejahteraan masyarakat yang akan mengurangi preasure untuk hutan dan eksploitasi sumber daya alam. Dalam rangka untuk mengubah masyarakat dalam praktik bijaksana non pengelolaan hutan, perlu upaya serius dan ditentukan oleh semua stakeholder. Dalam komunitas ini, diharapkan bahwa meskipun perlahan, kita dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dalam perubahan iklim dan dampaknya, terutama yang berkaitan dengan masyarakat sekitar hutan, juga memberikan persepsi dalam posisi dan peran masyarakat. Selain dari itu, peluang di pelaksanaan percontohan REDD, adalah harapan untuk mampu memberikan pengetahuan dan transfer keahlian, pelajaran bagi masyarakat dan pemerintah lokal, juga kesiapan dan perumusan institusi yang akan menangani berbagai kegiatan dan juga manfaat mekanisme pembagian distribusi ke berbagai pihak . Bupati juga di akhir presentasinya mengundang Negara Negara Peserta Delegasi untuk berkunjung melihat langsung kegiatan REDD+ di Kabupaten Kapuas.Kalimantan Tengah . Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas Ir. Herson B. Aden, M.Si yang juga Ketua Pokja REDD+ Kabupaten Kapuas yang mendampingi Bupati ke Durban menjelaskan bahwa ini merupakan kesempatan yang luar biasa Bagi Kabupaten Kapuas Karena yang di undang pada kegiatan Internasional ini hanya 2 Gubernur yaitu Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang dan Gubernur Sulawesi Tengah H. Longki Djanggola dan Satu Satunya Kabupaten yaitu Kabupaten Kapuas . (humas)

DIHARAPKAN PERAN MUHAMMADIYAH MEWUJUDKAN KAPUAS AMANAH
Sunday, December 04, 2011
KUALA KAPUAS – Selaku Pemerintah menyadari bahwa kami tidak akan mampu melaksanakan seluruh program pembangunan di Kabupaten Kapuas ini secara optimal tanpa dukungan dari seluruh warga masyarakat. Untuk itu kami mengharapkan peran serta aktif seluruh warga Muhammadiyah dalam pelaksanaan pembangunan di daerah Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini, untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh). Demikian sambutan tertulis Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dibacakan Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy Msi pada acara Milad Muhammadiyah Ke-102 di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas, Sabtu (3/12) pagi. “ Saya berharap semoga dengan Milad Muhammadiyah ke-102 ini, dapat menghadirkan terobosan berupa program-program yang membawa pencerahan umat Islam kedepan yang berkualitas”, tutur Nurul Edy. Sejarah telah membuktikan bahwa organisasi Muhammadiyah merupakan organisasi sosial keagamaan yang memiliki komitmen tinggi dalam berbagai kiprahnya, dipersembahkan bagi bangsa dan negara dalam berbagai bidang, secara khusus bagi umat untuk terus menegakan nilai-nilai Islam secara benar sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Hadist. Ditempat yang sama Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalteng Drs H Ahmad Syar’i MPd mengharapkan dengan memperingati Milad mampu membangkitkan semangat berjuang, berhijrah, membangun bangsa dan negara. Membangun peradaban Islam dan peradaban dunia, katanya. Sementara itu

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

169

dalam pidato Milad dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kapuas H Kamarudin AK menyatakan, Muhammadiyah menyampaikan ajakan dan komitmen moral bahwa dalam membangun bangsa, tidak kalah pentingnya membangun kekuatan karakter atau akhlaq utama ditubuh bangsa ini yang mengedepankan kejujuran, keadilan, kedamaian, kepercayaan, persaudaraan, kemandirian, dan nilai-nilai moral yang dibangun diatas kebenaran dan kebaikan. Milad Muhammadiyah di Kapuas diisi dengan berbagai kegiatan, diataranya apel bersama warga Muhammdiyah, ceramah agama, lomba-lomba yang bernuansa Islami, gerakan kebersihan lingkungan, pembinaan dan sosialisasi melalui pendidikan dan dakwah. Acara Milad tersebut dihadiri Unsur Forkompimda Kapuas, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalteng, Ketua MUI Kapuas KH Abdul Muthalib, Ketua NU Drs H Nurani Sarji MPd, Ketua FKUB Drs H Masyumi Rifai MAP, serta sejumlah pengurus dan anggota ortom Muhammadiyah Kapuas (Humas).

RAPERDA APBD 2012 DAN IZIN USAHA PERKEBUNAN DISETUJUI
Tuesday, December 06, 2011
KUALA KAPUAS - Rapat paripurna ke 10 masa persidangan III tahun sidang 2011 DPRD Kabupaten Kapuas, selasa (6/12) berhasil menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD 2012 Kabupaten Kapuas dan Perizinan Usaha Perkebunan di wilayah kabupaten Kapuas Sebelum disetujui, rapat paripurna dewan mendengarkan laporan tim perumus dan pendapat akhir Fraksi-Fraksi pendukung DPRD Kabupaten Kapuas terhadap kedua Raperda dimaksud. Persetujuan kedua Raperda tersebut ditandai dengan penandatangan naskah Raperda oleh Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung SE MM, Wakil Ketua DPRD Kapuas H Mahmud Iip Syafrudin SIP dan H Asrani SE. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan, kita semua telah berupaya dengan maksimal dalam Rancangan APBD tahun anggaran 2012 ini, terutama dalam hal upaya menganggarkan target pendapatan daerah dan belanja daerah yang disesuaikan dengan kemampuan, serta visi dan misi Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah. “Kita menyadari usaha yang sudah dilakukan cukup maksimal, agar APBD nantinya dapat benar-benar mencerminkan suatu perencanaan yang matang, dengan harapan dapat menggerakkan roda perekonomian dan pembangunan Kabupaten Kapuas,” tutur HM Mawardi. Pada bagian lain dikatakan HM Mawardi, dengan disetujuinya Raperda Perizinan Usaha Perkebunan Diwilayah Kabupaten Kapuas, maka kita akan memiliki produk hukum daerah yang menjadi dasar atau payung hukum dibidang Perizinan Usaha Perkebunan untuk mendukung keberlanjutan izin investasi yang telah ada dan yang sedang berjalan selama ini untuk menghindari terjadinya stagnan operasionalnya. Atas kerjasama selama ini yang berjalan sangat baik antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Kapuas. “Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya, dengan harapan kerjasama seperti ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, demi kemajuan daerah Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini”, ungkap HM Mawardi. Rapat paripurna dewan tersebut terbuka untuk umum, dihadiri sejumlah anggota DPRD Kapuas , Unsur

170

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Forkompimda, Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Kepala SKPD dan sejumlah undangan lainnya (Humas).

5000 ORANG LEBIH IKUTI PAWAI MUHARRAM
Tuesday, December 06, 2011
KUALA KAPUAS – Sedikitnya 5.000 orang lebih mengikuti Pawai Muharram 1433 Hijriah/2011 M di Kuala Kapuas, Selasa (6/12) pagi Peserta pawai terdiri dari Ormas Islam,Ormas Pemuda, Paguyuban, Pemuda dan Remaja Masjid, Kelompok Pengajian, Maulid Habsyi, TPA/TK Al Qur’an, pelajar dari tingkat Ibtidaiyah/SD sampai dengan Aliyah/SLTA Pawai tersebut dilepas langsung Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM di depan Rujab Bupati Kapuas. Dihadiri Unsur Forkompimda, Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy Msi, Kepala Kantor Kemenag Drs H Mahli,Ketua TP PKK Hj Aliyah Mawardi, Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Ketua NU Drs H Nurani Sarji Mpd, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah H Kamarudin AK, dan Ketua FKUB Drs H Masyumi Rifai MAP. Kemudian disaksikan ribuan kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi depan rumah jabatan Bupati Kapuas serta disamping kiri kanan jalan-jalan protokol yang dilewati peserta pawai. Dalam sambutannya Bupati HM Mawardi mengatakan, pelaksanaan pawai Muharram tahun ini agak berbeda pada tahun-tahun yang lalu, yaitu pada tanggal 10 Muharram. “ Pada bulan Muharram terdapat hari , yang pada hari itu terjadi peristiwa besar dan pertolongan yang nyata, menangnya kebenaran terhadap kebathilan, hari itu adalah hari yang ke sepuluh disebut juga dengan Asyura , hari keberuntungan ini diyakini pula oleh pemeluk dari agama-agama besar di bumi ini ”, ungkap HM Mawardi (Humas).

MASYARAKAT LUPAK ANTUSIAS DENGARKAN PENYULUHAN HUKUM
Thursday, December 08, 2011
KUALA KAPUAS – Animo masyarakat di Kecamatan Kapuas Kuala untuk mendengarkan penyuluhan hukum sangat tinggi. Hal ini terlihat dari ratusan masyarakat yang memadati aula Majelis Ta’lim desa setempat, Rabu (7/12) pagi. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Lupak Dalam dengan dihadiri langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kapuas Mochamad Arifin, SH, M.Hum yang menjadi pembicara utama pada kegiatan dimaksud. Selain kehadiran Kepala Pengadilan Negeri, juga tampak Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kapuas Frederik Timbung SH, Kabag Hukum Setda Kapuas Fitrayanto SH, M.Hum serta seluruh hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri Kuala Kapuas. Kegiatan diawali dengan sambutan Camat
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

171

Kapuas Kuala, Suraji S.Sos yang mengaku menyambut baik kegiatan penyuluhan hukum ini. Menurutnya kegiatan ini baru pertama kali digelar di wilayah kerjanya. “Bahkan seluruh hakim juga hadir ditempat ini,” terang Suraji. Ditempat yang sama Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kapuas Mochamad Arifin, SH, M.Hum menjelaskan ada sejumlah materi yang disampaikan pada kegiatan ini. Diantaranya tugas dan fungsi Pengadilan Negeri, lalu materi tentang narkotika dan aturan hukumnya. Disamping itu ada pula materi tentang perindungan anak, penghapusan kekerasan dalam rumah tangga serta tentang pertanahan. ”Saya bangga melihat masyarakat disini yang sangat antusias untuk mendengarkan penyuluhan tentang hukum,” terangnya. Ditambahkan Kabag Hukum Setda Kapuas Fitrayanto SH, M.Hum kegiatan ini bekerjasama dengan Bagian Hukum Setda Kapuas dengan Pengadilan Negeri Kuala Kapuas. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sadar hukum agar masyarakat mempunyai budaya hukum yang tinggi dalam rangka mewujudkan negara hukum serta menciptakan kehidupan masyarakat yang adil dan demokratis. ”Sebelumnya kami juga sudah menggelar acara serupa tentang sadar hukum di Kecamatan Kapuas Tengah, Timpah dan Selat. Kegiatan ini bekerjasama dengan Kejaksaan, Kepolisian dan Kementerian Agama,” terangnya. Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesra, Frederik Timbung yang mewakili Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan permohonan maaf Bupati Kapuas yang tidak bisa hadir dalam kegiatan ini, walaupun beliau sangat menginginkan untuk hadir. Pasalnya pada waktu yang bersamaan ada kegiatan ditempat lain yang tidak bisa ditinggalkan. Serta Frederik mengucapkan terimakasih kepada Camat Kapuas Kuala yang telah mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini. Acara ini dihadiri oleh masyarakat, tokoh masyarakat, tenaga pendidik, kesehatan dan penyuluh serta perangkat desa. (humas)

KARYA BAKTI TNI WUJUD KERJASAMA DAN GOTONG ROYONG
Friday, December 09, 2011
KUALA KAPUAS – Kegiatan Karya Bakti TNI yang selama ini dilaksanakan sangat membantu Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Terutama pembangunan sarana dan prasarana serta infrastruktur di sejumlah kecamatan dan desa di wilayah Kabupaten Kapuas yang akan menjadikan pembangunan lebih baik dan sempurna. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda Nurul Edy saat menjadi Inspektur Upacara pada pembukaan Karya Bakti TNI membangun desa di Desa Palampai, Kecamatan Kapuas Kuala, Kamis (8/12) siang. “Dengan kerjasama dan gotong royong mari kita tingkatkan rasa kebersamaan diantara kita semua” demikian ajak Bupati Kapuas HM Mawardi. Bahkan dia berharap Bhakti TNI membangun desa ini dapat terus berlanjut pada masa yang akan datang, sehingga pembangunan di kabupaten kapuas akan semakin mantap dan maju demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas khususnya masyarakat di wilayah pedesaan ungkapnya. “Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Komandan Kodim 1011/Kuala Kapuas Erwansyah beserta jajarannya serta semua pihak yang berpartisipasi dalam mendukung program karya bhakti TNI

172

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

membangun desa ini,” terangnya. Pada kesempatan yang sama terungkap bahwa program Karya Bakti TNI membangun desa ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam percepatan pelaksanaan pembangunan serta kelancaran transportasi masyarakat sekitar Desa Palampai. Karya Bakti TNI yang dilakukan adalah pembangunan fisik semenisasi jalan sepanjang 1,1 KM dengan lebar 2 meter dan tinggi 12 centimeter, yang rencananya akan dilaksanakan selama 21 hari dari tanggal 8 s/d 28 Desember dengan menggunakan 50 orang tenaga TNI dan unsur pendukung serta sekitar 30 orang warga masyarakat sekitar setiap harinya. Untuk kegiatan non fisik yaitu kegiatan penyuluhan kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan dan peyuluhan kamtibmas. (humas)

BUPATI AJAK UMAT KRISTIANI TERLIBAT AKTIF DALAM PEMBANGUNAN
Friday, December 09, 2011
SEI HANYO – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengajak seluruh komponen masyarakat termasuk umat Kristiani untuk terlibat secara aktif dalam melanjutkan pelaksanaan pembangunan di daerah ini dengan mendayagunakan potensi dan kemampuan masingmasing, untuk meningkatakan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini. Mari kita bergandengan tangan , menyongsong dan membangun Kabupaten Kapuas yang lebih baik kesejahteraannya maupun persatuan diantara kita. Ajakan itu disampaaikan HM Mawardi pada Safari Natal di Sei Hanyo Kecamatan Kapuas Hulu, Rabu (7/12) malam. Safari Natal Pemerintah Kabupaten Kapuas , merupakan program rutin setiap tahun yang bertujuan untuk bersama-sama umat Kristiani bersuka cita merayakan natal sekaligus meningkatkan kesatuan dan persatuan umat antar beragama di Kabupaten Kapuas yang merupakan Misi keenam dari Pemerintah Kabupaten Kapuas. Ditempat yang sama, Camat Kapuas Hulu Vitrianson S Sos mengajak kepada PNS, TNI dan Polri di wilayahnya untuk selalu terus melaksanakan pembinan,memberikan contoh dan teladan dalam menciptakan kebersamaan dalam berpikir dan bertindak , sehingga kemajemukan bukan menjadi batu sandungan tetapi memberi warna dalam kebersamaan. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi memberikan tali asih kepada sejumlah tokoh masyarakat setempat dan menyumbang door prize berupa lemari es. Kemudian Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapauas Hj Aliyah Mawardi memberikan bantuan kain seragam kepada ibu-ibu Seksi Pelayanan Perempuan GKE Effata Kecematan Kapuas Hulu. Bantuan juga diberikan dari beberapa kepala SKPD. Perayaan natal dimeriahkan dengan penampilan beberapa kelompok paduan suara dan pembagian berbagai macam barang door prize (Humas).

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

173

PEMBANGUNAN MERUPAKAN UPAYA BERSAMA
Saturday, December 10, 2011
KUALA KAPUAS – Pembangunan merupakan upaya bersama untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dimasa depan. Hasil pembangunan yang kita rasakan saat ini merupakan hasil dari rangkaian proses panjang yang kita lakukan bersama. Demikian diutarakan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM ketika menghadiri perayaan Natal bersama TNI, Polri, PNS, BUMN/BUMD, PKK, DWP dan Masyarakat, di Pujon Kecamatan Kapuas Tengah, Kamis (8/12) malam. Pelaksanaan pembangunan tidak semudah membalik telapak tangan. Proses pembangunan saat ini merupakan pelaksanaan dari penetapan Visi dan Misi Tahun 2008-2013. Kita tidak boleh berhenti. Kita harus mempunyai motivasi untuk melanjutkan pembangunan , memperkuat hal-hal yang sudah baik , dan menyempurnakan yang kita anggap kurang atau belum sempurna, tutur HM Mawardi. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi memberikan tali asih kepada sejumlah tokoh masyarakat setempat dan memberikan santunan kepada anak sekolah yang kurang mampu serta menyumbang lemari es untuk door prize Kemudian Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi memberikan bantuan kain seragam untuk Seksi pelayanan Wanita GKE Kecamatan Kapuas Tengah , dan menyumbang barang untuk door prize. Sumbangan untuk door prize lainnya berasal dari Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy, sejumlah Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas serta dari Camat Kapuas Tengah. Kehadiran Bupati Kapuas beserta istri Hj Aliyah Mawardi di acara tersebut mendapat sambutan antusias dari warga masyarakat Kecamatan Kapuas Tengah yang memenuhi Gedung Pertemuan Pujon. Dihadiri Asisten III Setda Kapuas Drs Johansyah, sejumlah Kepala SKPD, Camat Kapuas Tengah Drs Jaya Msi, Camat Pasak Talawang Yan Miler BA dan Unsur Tripika (Humas).

BERIKAN KEPASTIAN KETERSEDIAAN LAHAN PERKEBUNAN
Saturday, December 10, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM minta kepada Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kehutanan RI agar memberikan ruang yang cukup proposional dan kepastian ketersediaan lahan perkebunan. Menyusun kebijakan lintas sektoral (Kehutanan dan Perkebunan) yang dapat mendukung program pembangunan perkebunan yang berkelanjutan. Demikian antara lain materi Pembahasan Bupati Kapuas HM Mawardi , tentang “ Kepastian Ketersediaan Lahan 174
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Untuk Perkebunan” pada Workshop Nasional Perkebunan Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi Wilayah, di Palace Ball Room Boutique Hotel Aquarius Palangka Raya, Jum’at (9/12). Selanjutnya dijelaskan HM Mawardi, masalah ketersediaan lahan, pertama mengacu pada Peta RTRWP Kalteng Tahun 2003, ketersediaan lahan cukup memadai untuk perkebunan seluas 675.444 hektar (37.87 %). Sedangkan bila mengacu pada SK Menhut Nomor 292/Menhut-II/2011, ketersediaan lahan/Hutan Produksi Konservasi (HPK) hanya 140.334 hetkar (7,87 %) dan menempuh mekanisme pelepasan kawasan hutan. Belum memadai untuk pengembangan Perkebunan Besar Swasta (sawit). Kemudian kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) seluas 397.658 (22,30%) untuk pengembanagan pertanian dan kebun rakyat. Kondisi riil saat ini kata HM Mawardi, antara lain pengguna kawasan hutan untuk pembangunan perkebunan di Kalimantan Tengah dan Kabupaten Kapuas sejak tahun 2003 mengacu pada Perda Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 8 Tahun 2003 tentang RTRWP Kalteng. “Terhadap perkebunan swasta sawit yang sudah berjalan, dapat diberikan peluang melanjutkan pembangunan perkebunan dengan ramah lingkungan,” pinta HM Mawardi. Menilai perkebunan yang telah berjalan secara komprehensif/menyeluruh dengan mengutamakan azas manfaat untuk masyarakat, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat. Memberikan kepastian hukum berinvestasi kepada investor. Workshop Nasional tersebut dilaksanakan Direktorat Jenderal Perkebunan. Bertujuan, memberikan kotribusi pemikiran kongkrit tentang konsep pembangunan perkebunan berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi wilayah yang ideal dan dapat dioperasionalkan. Menyamakan dan menyatukan persepsi stakeholders (pemangku kepentingan) dalam melaksanakan pembangunan perkebunan berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi wilayah. Peserta Workshop terdiri dari penentu kebijakan ( Bupati/Walikota, Pejabat Kementerian terkait dan Dinas terkait), akademisi/pakar/peniliti, perbankan, pelaku usaha dan kalangan umum.(Humas)

BUPATI TINJAU JEMBATAN SEI TARAN DI KAPUAS HULU
Saturday, December 10, 2011
KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas yang dipimpin Bupati Ir HM Mawardi MM terus berupaya memacu pembangunan diberbagai sektor , diantaranya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Komitmen dan keinginan pada pembangunan jalan Timpah – Pujon – Sei Hanyo beserta jembatannya , yang saat ini sedang dibangun, terus dilakukan Bupati HM Mawardi Pembangunan jalan dan jembatan itu dapat memudahkan hubungan antara daerah hilir dan daerah hulu. Untuk mengetahui langsung perkembangan pembangunan infrastruktur tersebut, Kamis (8/12), Bupati HM Mawardi melakukan peninjauan pembangunan jembatan Sei Taran di Kecamatan Kapuas Hulu. Jembatan Sei Taran yang hampir selesai pembangunannya , berukuran 6 meter x 60 meter , merupakan salah satu jembatan yang mengubungkan ruas jalan Timpah – Pujon – Sei Hanyo. Usai peninjauan, HM Mawardi mengharapkan kepada masyarakat agar memberikan dukungan dan bantuan terhadap pembangunan jembatan dan jalan tersebut sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan lancar. “ Dengan pembangunan jalan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

175

dan jembatan ini manfaatnya cukup banyak , akan dipergunakan untuk kepentingan umum dan dapat meningkatkan kemajuan pembangunan di daerah hulu,” tutur HM Mawardi. Saya yakin kata HM Mawardi, dengan terbukanya akses jalan ini , maka ekonomi kerakyatan di daerah hulu akan lebih meningkat. “ Dengan adanya jalan, diharapkan bahan-bahan baku bangunan untuk di daerah Kapuas sebelah selatan bisa mengambil dari daerah hulu ini, tidak lagi mengambil batu atau bahan timbunan dari luar daerah yang biayanya cukup tinggi ” ungkap HM Mawardi. Sebenarnya daerah hulu (Timpah, Pujon, Sei Hanyo) kelebihan bahan baku tersebut , katanya (Humas).

KAPUAS TERIMA 8 MOBIL INTERNET KECAMATAN
Monday, December 12, 2011
KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas menerima bantuan delapan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (M-PLIK) beserta perangkatnya, Senin (12/12) pagi. Bantuan ini merupakan bantuan dari Kementerian Komonikasi dan Informasi (Kominfo) yang diserahkan kepada Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang lalu diserahkan kembali kabupaten/kota. Menariknya acara ini juga dirangkai dengan video call/video conforence antara Gubernur Kalteng bersama dengan perwakilan dua kabupaten yang menerima M-PLIK yakni Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Katingan. Kegiatan video call ini, dipusatkan di ruang rapat Bupati Kapuas yang saat itu didampingi sejumlah unsur Forkominda serta undangan dari Kepala SKPD. Sementara itu penyerahan mobil secara simbolis dilakukan di Kota Palangka Raya oleh Gubernur Kalteng. Untuk Kabupaten Kapuas penyerahan mobil dipercayakan kepada Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Dalam video conforence tersebut secara tegas Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang meminta kepada Bupati/Walikota yang menerima M-PLIK tersebut agar difungsikan dengan baik dan benar. Termasuk untuk biaya pemeliharaan dan operasional kendaraan dan alat tersebut. “Saat ini Provinsi Kalteng menerima 98 unit MPLIK. Saya ingatkan mobil tersebut bukan untuk jalan-jalan, gunakan sesuai fungsinya untuk kecamatan-kecamatan sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Teras. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi yang telah membantu M-PLIK. Diharapkan dengan adanya mobilisasi internet ini dapat membuka akses informasi di daerah terpencil. ”Kami akan menjaga dan merawat mobil ini beserta fasilitasnya. Caranya dengan mamasukkan biaya operasional dan pemeliharaan dalam APBD Tahun 2012 mendatang,” terang Mawardi saat video conference berlangsung. Ditambahkan unit MPLIK ini nantinya akan disebar ke tujuh kecamatan seperti Mantangai, Tamban Catur, Dadahup, Mandau Talawang, Pasak Talawang, Kapuas Tengah dan Kapuas Kuala. Sedangkan satu mobilnya akan berada di Dishubkominfo Kabupaten Kapuas. Usai melalukan video conference, Bupati beserta rombongan meninjau secara langsung MPLIK yang telah terparkir di halaman Kantor Bupati. Saat itu Bupati bersama unsur Forkomimda berkesempatan mencoba secara langsung fasilitas internet yang ada di mobil tersebut. Sekedar diketahui M-PLIK bantuan Kementerian Kominfo ini berisi enam buah laptop, lalu satu unit televisi layar datar 32 inci, DVD, satu unit speker aktif serta satu buah genset. (humas)

176

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

SOSIALISASI SPIP SANGAT STRATEGIS
Monday, December 12, 2011
KUALA KAPUAS – Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sebagai sesuatu hal yang sangat strategis mengingat era sekarang adalah era reformasi dan keterbukaan Juga untuk pemahaman dan persepsi pegawai/pejabat tentang SPIP dalam melaksanakan tugas dan fungsi secara profesional. Demikian sambutan tertulis Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dibacakan Asisten Adminstrasi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah pada pembukaan Sosialisasi SPIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas di Aula Kantor Bupati Kapuas, Senin (12/12) pagi. Salah satu upaya mewujudkan penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) adalah dengan cara membangun SPIP. Pengendalian intern yang baik mengharuskan adanya jaminan pelaksanaan secara aman atau pengendalian intern yang baik akan mampu menjamin pencapaian tujuan pelaksanaan kegiatan. Sistem pengendalian intern diartikan sebagai rangkaian kegiatan, prosudur, proses dan aspek lain yang berkaiatan dengan pencapaian agar terselenggaranya pemerintahan pengelolaan keuangan negara yang efektif, efesien, transparan dan akutabel serta peningkatan pelayanan publik, jelas Bupati dalam sambutan tertulis dibacakan Johansyah. Ditempat yang sama Kabag Organisasi Setda Kapuas Sinday SE MAP menjelaskan, sosialisasi SPIP bertujuan untuk memberikan keyakinan yang memadai bagi tercapainya efektivitas dan efesiensi pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintah daerah. Untuk keandalan pelaporan keuangan, pengamanan barang milik daerah dan ketaatan terhadap peraturan perundangundangan. Sosialisasi diikuti seluruh SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas, dengan nara sumber dari BPKP Provinsi Kalteng (Humas).

KEGIATAN DWP MENINGKATKAN KUALITAS ANGGOTANYA
Monday, December 12, 2011
KUALA KAPUAS – Kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai isteri Pegawai Negeri Sipil (PNS) RI diarahkan pada upaya peningkatan kualitas kehidupan dan sumber daya anggota beserta keluarganya agar semakin baik dan mandiri dalam menghadapi kehidupan era globalisasi. Demikian diutarakan Penasehat DWP Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi pada Peringatan HUT DWP ke -12 di Gedung Wanita Lawang Kameloh Kuala Kapuas, Senin (12/12) siang. Selanjutnya Hj Aliyah Mawardi mengatakan, dalam pelaksanaan program sangat tepat bila dapat mengembangkan kemitraan dengan pihak pemerintah maupun swasta karena
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

177

dengan dengan adanya jalinan kemitraan maka segala kegiatan akan semakin optimal sehingga hasilnya akan berkualitas. “Tujuan Organisasi Dharma Wanita adalah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan anggota dan keluarganya” tutur Hj Aliyah Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan dimaksud dapat dicapai salah satunya yaitu dengan peningkatan sumber daya anggota, hal ini dapat dilakukan dengan cara bersinergi dan bekerjasama dengan pihak pemerintah maupun pihak swasta, tutur Hj Aliyah Mawardi. Ditempat yang sama ketua DWP Kabupaten Kapuas Ny Ruseni menambahkan bahwa dalam menjalankan roda organisasinya banyak hal yang telah dilakukan oleh DWP Kabupaten Kapuas sesuai visi, misi serta tujuan organisasi. Tentu saja dengan harapan DWP bisa berperan aktif dalam mempersatukan istri-istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan juga dalam rangka peningkatan wawasan dan sumber daya dalam kapasitasnya sebagai pendamping PNS, ungkpanya,. Peringatan HUT DWP itu ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Hj Aliyah Mawardi, penyerahan secara simbolis Alat Permainan Edukatif (APE) bantuan BKKBN Prov.Kalteng sebanyak 35 paket diserahkan Sekretaris BPPKB Kapuas Drs Irawan, dan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba. Rangkaian HUT DWP dimeriahkan dengan lomba paduan suara mars dan hymne DWP, anjangsana ke Rumah Tahanan Kapuas. Sekedar diketahui lomba paduan suara tersebut , untuk juara I dimenanngkan DWP Kecamatan Kapuas Barat, Juara II DWP Dinas PU dan ke III DWP Dinas Pertanian dan TPH Kapuas (Humas).

MENYAMBUT NATAL, PEMKAB GELAR PASAR MURAH
Tuesday, December 13, 2011
KUALA KAPUAS – Sebagai bentuk kepedulian dan keseriusan dalam membantu meringankan beban masyarakat menyambut Hari Natal Tahun Baru , Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas bekerjasama dengan agen/distributor menggelar Pasar Murah. Pasar murah dibuka langsung Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, di halaman Gereja Shinta Kuala Kapuas, Selasa (13/12). “ Dengan pelaksanaan pasar murah ini dapat betul-betul membantu masyarakat dan anggota jemaat GKE Kuala Kapuas dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya didalam mempersiapkan diri guna menyambut Hati Natal 25 Desember 2011 dan Tahun baru 2012,” harap HM Mawardi. Berdasarkan pengalaman waktu yang lalu , menghadapi hari besar keagamanaan (Natal dan Tahun Baru) permintaan kebutuhan pokok , khususnya kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) cenderung meningkat secara signifikan hingga mencapai 25 persen. Untuk mengantisipasi tersebut, ungkap HM Mawardi, Pemkab Kapuas melalui Dinas Perindagkop dan UMKM telah melakukan pengawasan dan pemeriksaan langsung ke agen/distributor dan semua pelaku usaha di pasar. Kemudian kepada agen/distributor diminta untuk menambah jumlah permintaan dan stock barang sehingga persediaan kebutuhan masyarakat cukup tersedia dengan harga yang relatif stabil , terutama komoditi utama yang diperhatikan Pemerintah Pusat yaitu gula, minyak goreng dan beras, tutur HM Mawardi. Menurut Kadis Perindagkop dan UMKM Kapuas Ir Agung Lintar Alfian MS TR melalui Kabid Perdagangan Drs H Bachrin MAP menjelaskan , pelaksanaan pasar murah digelar selama dua hari Tanggal 13 dan 15 Desember 2011, selanjutnya Tanggal 16 Desember 2011 pasar murah di gelar di

178

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Kecamatan Kapuas Barat. Barang kebutuhan yang disediakan/dijual pada pasar murah antara lain, gula, tepung , susu, minyak goreng, telur, sirup, margarin, minuman soda dan jenis barang lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat. Barang-barang tersebut diberikan subsidin oleh Pemkab Kapuas berkisar 5 – 30 persen, serta sebagian produk lagindisubsidi oleh agen/distributor, terang H Bachrin (Humas).

PKK SOSIALISASIKAN HASIL KUNKER KE JEMBRANA
Tuesday, December 13, 2011
KUALA KAPUAS – Pengurus TP-PKK Kabupaten Kapuas melakukan sosialisasi hasil kunjungan kerja ke Kabupaten Jembrana Bali ke Kecamatan Basarang, Selasa (13/12) pagi. Dalam sosialisasi ini rombongan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kapuas Hj Aliyah Mawardi. Sosialisasi ini dihadiri oleh ratusan ibu-ibu, baik pengurus TP-PKK kecamatan serta masyarakat setempat. Kedatangan Hj Aliyah Mawardi ini disambut langsung oleh Camat Basarang Agus Danang, M.Hum selaku Dewan Penyantun TP-PKK Basarang beserta istri. Dalam sambutannya Ketua TP-PKK Kapuas Hj Aliyah Mawardi mengatakan sosialisasi ini dilakukan dengan tujuan agar ilmu pengetahuan yang diperoleh di Kabupaten Jembrana dapat dikembangkan di Kecamatan Basarang. ”Kami ingin agar masyarakat disini tahu apa saja yang kami peroleh selama berada di Kabupaten Jembrana agar kita bisa berhasil melaksanakan 10 program PKK dengan baik,” terang istri orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini. Lebih jauh dikatakan pelaksanaan gerakan PKK didasarkan atas rasa kesadaran dan tanggungjawab masyarakat untuk memenuhi keinginan keperluan hidup yang dirasakan dengan kekuatan dan kemampuannya sendiri. Sifat sukarela, gotong royong dan swadaya merupakan dasar pelaksanaan, sedangkan pemerintah mendorong atau memotivasi, menggerakkan, memfasilitasi serta memberikan bantuan baik materil dan finansial yang memang benar-benar diperlukan. Sosialisasi ini disampaikan oleh Ketua Pokja II Ny Turminah dan Ketua Pokja IV Ny Bawa Budi Raharja. Dalam sosialisasi ini diterangkan oleh Ny Bawa Budi Raharja bahwa Kabupaten Jembrana hanya memiliki lima kecamatan. Namun keinginan warganya untuk mengembangkan diri sangat tinggi. Misalnya didaerah setempat banyak ditemui sentra-sentra kerajinan rumah tangga yang nantinya bisa dijual ketempat lain. ”Kita ingin di Kecamatan Basarang ini dapat dikembangkan hal serupa seperti bagaimana membuat kelompok yang piawai dan bisa membuat kerajinan tangan dari rotan. Selain itu bisa juga membuat olahan tangan dari produk unggulan seperti nenas atau salak,” ungkapnya. Menariknya disela kegiatan diselingi dengan pembagian doorprize kepada para peserta yang hadir saat itu. Hadiah nantinya diserahkan langsung oleh Ketua TP-PKK Kapuas. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

179

JUNJUNG TINGGI PERSATUAN DAN KESATUAN
Tuesday, December 13, 2011
KUALA KAPUAS – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan FKUB Kabupaten Kapuas dan Badan Kesbangpolinmas Kapuas menggelar pertemuan antar pemuka agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda dan pimpinan partai politik Kabupaten Kapuas di Gedung Wanita Lawang Kameloh, Selasa (13/12) Pagi. Tema yang diangkat pada pertemuan tersebut adalah “ Menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan antar sesama dalam membangun Kalimantan Tengah yang rukun, damai dan sejahtera”. Implementasi Indonesia yang aman dan damai diwujudkan dalam persatuan, kesatuan dan kerukunan melalui kerja keras semua pihak, baik pihak pemerintah, pemerintah daerah maupun masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Kapuas Frederik Timbung SH. Menurutnya ada 4 (empat) pilar kebangsaaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) “Mari bersama-sama kita perkuat 4 (empat) pilar kebangsaan tersebut agar tetap relevan dengan era otonomi daerah saat ini. Hal dimaksudkan agar kita semua dapat selalu menjaga kerukunan nasional yang berbasis pada kerukunan antar suku, ras maupun etnis,” ungkapnya. FKUB memiliki peranan penting di masyarakat, FKUB merupakan wadah dalam rangka upaya penghormatan hak-hak asasi manusia, ia merupakan bentuk kemitraan antara pemerintah khususnya pemerintah daerah dengan masyarakat, secara khusus berperan dalam memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat, ungkap Mawardi. Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua FKUB Provinsi Kalteng Oka Swastika SH MSi menambahkan bahwa tujuan dilaksanakannya pertemuan ini adalah untuk menyamakan persepsi peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006. Pada kesempatan itu juga ia menyampaikan apresiasi yang baik terhadap FKUB Kabupaten Kapuas selama ini telah berjalan dengan baik, apakah itu program, hubungan dengan pemerintah, hubungan dengan masyarakat umat beragama maupun masyarakat secara umum. “Untuk langkah selanjutnya FKUB akan mengambil peran pada even-even penting yang ada di daerah agar dapat ikut serta menjaga kerukunan, ketertiban dan ketentraman yang telah terjalin baik selama ini,” tukas Oka. (humas)

KAPUAS HARUS MENJADI KABUPATEN TERMAJU DI KALTENG
Wednesday, December 14, 2011
KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas diharapkan agar menjadi kabupaten yang lebih maju di Provinsi Kalteng. Oleh sebab itu perangkat aparatur pemerintahan, baik dari tingkat desa, kelurahan sampai kecamatan harus dapat membangun wilayahnya. Hal itu ditegaskan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka Sosialisasi Askes kepada 180
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Aparatur Pemerintahan Desa dan Evaluasi Pelaksanaan dan Pembangunan Desa se Kabupaten Kapuas, di Aula Kantor Bupati Kapuas, Rabu (14/12) pagi. “Saya ingin tahun 2012 mendatang desa bisa berbenah diri. Apalagi nantinya dana alokasi dana desa (ADD), tugas pembantuan (TP) serta tunjangan aparatur desa akan terangkum dalam APBD desa,” ucap Mawardi. Bahkan pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan bahwa mulai tahun ini, dirinya berupaya untuk menaikkan penghasilan aparatur pemerintah desa secara signifikan. Yaitu pada tahun 2011 ini saja ada dua tahapan kenaikan Rp900 ribu menjadi Rp1,1 juta. Saat ini menjadi Rp1,5 juta ditambah lagi dana dari Provinsi Kalteng Rp500 ribu. sehingga penghasilan kades menjadi Rp2 juta. Dana ini sudah diatas upah regional Kabupaten Kapuas. Kemudian dari segi kesehatan pada tahun ini telah dibuat perjanjian dengan PT Askes Persero Cabang Palangka Raya dengan Pemkab Kapuas tentang jaminan pemeliharaan kesehatan bagi aparatur pemerintahan desa di wilayah Kabupaten Kapuas. “Tujuannya dalam memberikan jaminan kesehatan dasar berupa jaminan pemeliharaan kesehatan bagi seluruh aparatur desa. Maka dari itu saya minta kades untuk terus aktif turun langsung melihat kondisi wilayahnya, apalagi kades dipilih oleh rakyat,” ungkap Mawardi. Lebih lanjut dijelaskan program untuk desa UPT atau persiapan dalam tahun 2011 telah dianggarkan dana operasional sebesar Rp100 juta. Dengan harapan bahwa desa UPT atau desa persiapan dapat juga dengan cepat untuk melaksanakan pembangunan dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat disamping dana yang berasal dari pemerintah pusat. Ditempat yang sama Kepala BPMDes Kapuas Ferly Sangen mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan agar aparatur pemerintahan desa dapat memaksimalkan pengunaan dan pemanfaatan kartu peserta Askes sehingga mereka selalu sehat dan siap dalam tugas pelayanan kepada masyarakat di wilayah kerjanya. “Peserta kegiatan ini berasal dari 153 Kades defenitif, 37 Kades UPT, 14 lurah serta 17 camat yang berada di wilayah Kabupaten Kapuas,” terang Ferly Sangen. (humas)

PEMBANGUNAN DESA AMANAH MULAI TAHUN 2012
Thursday, December 15, 2011
KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas pada tahun 2012 akan melakukan terobosan-terobosan kebijakan pembangunan untuk melakukan percepatan pembangunan pembangunan desa, dengan nama Program Kabupaten Pembangunan Desa Amanah atau disingkat PK-PDA melalui tugas pembantuan dari pemerintah kabupaten kepada desa. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat membukaPeresmian Hasil-hasil Pembangunan PNPMMandiri Perdesaan, PNPM Infrastruktur Perdesaan, CWSHP, Temu Wicara dan Pencanangan Terbentuknya Kelompok Informasi Masyarakat, Kamis (15/12) pagi di

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

181

Kantor Kecamatan Basarang. Dijelaskannya program PK-PDA, didalam perencanaan dan penganggarannya terintegrasi dalam APBD desa yang pelaksanaannya akan diatur secara khusus dalam Peraturan Bupati Kapuas, dengan alokasi anggaran direncanakan untuk masing-masing desa sebesar Rp.100 juta. Kemudian untuk Alokasi Dana Desa (ADD) akan dinaikkan 100 persen pada tahun 2012. Rencana alokasi anggaran tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan efetivitas penyelenggaraan pemerintahan, memperlancar pelaksanaan tugas , penyelesaian permasalahan dan membantu pengembangan pembangunan di desa, memberdayakan pemerintah dan masyarakat desa, melalui: memberi kekuatan, peluang, dan melibatkan masyarakat dalam setiap proses kegiatan. “Hal ini tiada lain adalah untuk menunjukkan kesungguhan dan komitmen pemerintah daerah untuk mengatasi berbagai masalah pembangunan selama ini di desa,” ucap Mawardi. Pada kesempatan itu Bupati juga mengajak masyarakat untuk menanamkan sikap hidup yang selalu kreatif dan inovatif, bukan hanya menjadi penonton akan tetapi menjadi pelaku-pelaku aktif pembangunan. “Marilah dengan kebersamaan kita bergandengan tangan, melanjutkan pembangunan kabupaten kapuas yang lebih baik untuk menuju Kabupaten Kapuas yang kita cita-citakan amanah (aman, maju, mandiri, sejahtera dan tangguh), karena tanpa kebersamaan dan kerjasama semua pemangku kepentingan maka sangatlah mustahil sasaran dan tujuan pembangunan daerah akan tercapai,” tuturnya. Disaat yang bersamaan juga dilakukan pencanangan atas terbentuknya “Kelompok Informasi Masyarakat” (KIM), karena pada era keterbukaan informasi publik saat ini kebutuhan mengenai informasi merupakan kebutuhan mutlak semua komponen masyarakat. Dengan keterbatasan akses informasi seringkali masyarakat mengalami kebingungan untuk memperoleh informasi yang benar, sehat dan bermartabat, karena itu diperlukan adanya pemberdayaan masyarakat dalam rangka penyaluran informasi dan kanalisasi aspirasi masyarakat yang mengembangkan paradigma komunikasi dengan masyarakat, bukan paradigma komunikasi untuk masyarakat. Konsep alternative dalam mengatasi hambatan informasi kepada masyarakat adalah terbentuknya (KIM). Ini merupakan terobosan baru di era demokrasi dan otonomi, dimana informasi menjadi kebutuhan yang sangat penting, karena dari informasi ini akan dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan yang akan merubah sikap dan perilaku masyarakat, masyarakat akan menjadi cerdas, berpengetahuan, terampil dan mandiri sehingga mampu meningkatkan kesejahteraannya. Disela kegiatan juga dilakukan penandatanganan prasasti proyek PNPM, pemberian bantuan untuk korban bencana puting beliung, pemberian bantuan seperangkat unit komputer untuk KIM. Kemudian Bupati juga meninjau pelaksananaan sunatan massal di aula Kantor Camat Basarang Km 8 Kuala Kapuas. (humas)

LPTQ YAKIN KESERIUSAN PEMKAB KAPUAS GELAR MTQ KALTENG
Friday, December 16, 2011
KUALA KAPUAS – Guna memantau persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalteng pada tahun 2012 mendatang maka Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalteng melakukan audensi dengan Ketua Harian MTQ Provinsi Kalteng Drs. H Nurul Edy, M.Si, Jumat (16/12) siang di Rujab Bupati. Dalam audensi ini Ketua Harian MTQ Provnsi Kalteng Nurul Edy didampingi oleh seluruh koordinator bidang. Sementara itu dari LPTQ Kalteng dipimpin langsung oleh Ketua Harian LPTQ Provinsi Kalteng, Drs H Muchtar, M.Si bersama pengurusnya. Saat menjelaskan paparannya, Nurul Edy yang juga sebagai Sekda Kapuas ini menjelaskan Kabupaten Kapuas siap untuk menggelar pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalteng

182

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

yang direncanakan pada bulan Mei 2012 mendatang. Bahkan saat itu dia mengatakan pihaknya telah beberapa kali melakukan rapat pleno untuk memantapkan persiapan MTQ, baik yang dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi ataupun dipimpin oleh Ketua Harian MTQ. “Kami telah membuat uraian tugas dan pembuatan sekretariat MTQ di Jalan Maluku (Gedung Orari). Nantinya pusat kegiatan akan difokuskan di Stadion Panunjung Tarung,” ungkapnya. Perlu kami jelaskan pula bahwa nantinya panitia juga akan menyediakan rumah atau pemondokan bagi para kafilah serta kendaraan roda empat. Disamping itu pihaknya juga telah melakukan sosialisasi dan publikasi tentang pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalteng di Kabupaten Kapuas. Apakah berupa pemberitaan ataupun dengan membuat baliho atau spanduk. Sementara itu Ketua Harian LPTQ Kalteng H Muchtar menjelaskan kedatangan pihaknya untuk mendengarkan secara langsung penjelasan dari panitia terkait persiapan MTQ. ”Kami nyakin dengan kesungguhan Pemkab Kapuas untuk menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Kalteng,” terang Muchtar. Bahkan menurutnya pihaknya juga akan selalu datang secara periodik untuk selalu melakukan koordinasi dan pengecekan persiapan MTQ. ”Perlu kami sampaikan pula bahwa rencananya MTQ Tingkat Nasional akan dilaksanakan di Ambon,” terangnya. (humas)

TERBUKANYA JALAN PERMUDAH PELAYANAN JEMAAT
Sunday, December 18, 2011
KUALA KAPUAS – Ketua Resort Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Timpah Pdt Mariyadi M Div mengungkapkan, kami sangat bersyukur dengan telah terbukanya jalan darat di Kecamatan Timpah, sehingga dapat mempermudah pelayanan/kunjungan ke setiap jemaat. Ungkapan Pdt Mariyadi ini disampaikan pada perayaan Natal Jemaat GKE Timpah, yang dihadiri Bupati Kapuas beserta istri Hj Aliyah Mawardi, di Timpah, Sabtu (17/12) malam. Ditempat yang sama, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengajak, mari kita bergandengan tangan , menyongsong dan membangun Kabupaten Kapuas yang lebih baik kesejahteraan maupun persatuan diantara kita. “ Saya melihat Kecamatan Timpah ini memiliki daerah strategis, pertumbuhan ekonominya cukup pesat, maka saya berharap mari kita jadikan Kecamatan Timpah ini adalah tempat ekonomi Kabupaten Kapuas di wilayah tengah ” tutur HM Mawardi. Kalau Camat beserta jajarannya dan rakyatnya, bersama-sama memanfaatkan peluang letak strategis geografisnya,HM Mawardi yakin, kedepan Kecamatan Timpah merupakan bagian kota terbaru di Kabupaten Kapuas. Sementara itu Camat Timpah Joko Labadijunjung SH MAP mengatakan,dalam rangka memacu penyelanggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan sosial kemasyarakatan dengan mengedepankan kebersamaan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Sebagaimana yang

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

183

dicanangkan Bupati Kapuas , pelayanan prima BMW, yaitu Biaya transparan, Mudah proses pelayanan dan Waktu proses pelayanan cepat dan tepat, ungkap Joko. Dia juga mendorong tingkat partisifatif berbagai komponen masyarakat untuk mensukseskan program daerah, regional dan nasional. Hadir pada kesempatan itu Asisten III Setda Kapuas Drs Johansyah, sejumlah kepala SKPD , Unsur Tripika setempat dan undangan lainnya .(Humas)

TINGKATKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT
Sunday, December 18, 2011
KUALA KAPUAS- Walaupun rintik hujan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kapuas yang ke-21 tetap berlangsung meriah. Hal ini terlihat dari antusias dan banyaknya masyarakat yang hadir menyaksikan perayaan HUT yang digelar di halaman Kantor PDAM Kapuas, Sabtu (17/12) Malam. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas yang diwakili Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi mengatakan, moment perayaan HUT PDAM jangan hanya dijadikan sebagai acara seremonial, namun jadikan sebagai moment untuk evaluasi secara internal tentang apa yang telah kita berikan kepada masyarakat. “Bekerjalah dengan cermat, cepat dan cerdas sebagai upaya untuk terus melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat” pinta Nurul Edy. Dalam menjalankan perannya sebagai pelayan publik dalam ketersediaan air bersih, dengan umur yang ke-21 ini berdasarkan pengalaman tentu saja mungkin terdapat kekurangan dan itu bisa dijadikan sebagai motivasi bagi PDAM beserta jajarannya untuk terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, Tutur Nurul Edy. Lebih lanjut Nurul Edy menghimbau, kepada masyarakat agar terus mendukung program-program PDAM, tidak lupa juga dengan kewajibannya membayar rekening tepat waktu dalam rangka mendukung PDAM untuk terus melakukan peningkatan program dan pelayanannya terhadap masyarakat. Atas nama Pemkab Kapuas saya ucapkan selamat HUT ke-21 PDAM dan semoga dengan perayaan ini dapat meningkatkan semangat bagi PDAM dan jajarannya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat kita, khususnya masyarakat Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini. Tuturnya. Ditempat yang sama, Direktur Utama (Dirut) PDAM Kapuas Ir H Sri Harjito MSi menyatakan , dia beserta jajarannya akan terus berusaha untuk mengoptimalkan pelayanannya kepada seluruh masyarakat Kapuas. “ Dengan pembangunan jaringan pipa air yang sedang dilaksanakan saat ini semoga ketersediaan air bersih pada saat musim kemarau nanti dapat teratasi , termasuk peningkatan kualitas airnya ” harap Sri Harjito. Saya berterimakasih kepada masyarakat atas dukungannya selama ini , ungkap Sri Harjito. (humas)

184

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

TINGKATKAN PELAYANAN MASYARAKAT
Sunday, December 18, 2011

KEPADA

Minggu, 18 Desember 2011 11:00 KUALA KAPUASWalaupun rintik hujan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kapuas yang ke-21 tetap berlangsung meriah. Hal ini terlihat dari antusias dan banyaknya masyarakat yang hadir menyaksikan perayaan HUT yang digelar di halaman Kantor PDAM Kapuas, Sabtu (17/12) Malam. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas yang diwakili Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi mengatakan, moment perayaan HUT PDAM jangan hanya dijadikan sebagai acara seremonial, namun jadikan sebagai moment untuk evaluasi secara internal tentang apa yang telah kita berikan kepada masyarakat. “Bekerjalah dengan cermat, cepat dan cerdas sebagai upaya untuk terus melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat” pinta Nurul Edy. Dalam menjalankan perannya sebagai pelayan publik dalam ketersediaan air bersih, dengan umur yang ke21 ini berdasarkan pengalaman tentu saja mungkin terdapat kekurangan dan itu bisa dijadikan sebagai motivasi bagi PDAM beserta jajarannya untuk terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, Tutur Nurul Edy. Lebih lanjut Nurul Edy menghimbau, kepada masyarakat agar terus mendukung program-program PDAM, tidak lupa juga dengan kewajibannya membayar rekening tepat waktu dalam rangka mendukung PDAM untuk terus melakukan peningkatan program dan pelayanannya terhadap masyarakat. Atas nama Pemkab Kapuas saya ucapkan selamat HUT ke-21 PDAM dan semoga dengan perayaan ini dapat meningkatkan semangat bagi PDAM dan jajarannya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat kita, khususnya masyarakat Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini. Tuturnya. Ditempat yang sama, Direktur Utama (Dirut) PDAM Kapuas Ir H Sri Harjito MSi menyatakan , dia beserta jajarannya akan terus berusaha untuk mengoptimalkan pelayanannya kepada seluruh masyarakat Kapuas. “ Dengan pembangunan jaringan pipa air yang sedang dilaksanakan saat ini semoga ketersediaan air bersih pada saat musim kemarau nanti dapat teratasi , termasuk peningkatan kualitas airnya ” harap Sri Harjito. Saya berterimakasih kepada masyarakat atas dukungannya selama ini , ungkap Sri Harjito. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

185

JANGAN PERCAYA MENGATASANAMAKAN
Sunday, December 18, 2011

OKNUM BUPATI

KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi mengeluarkan surat edaran Nomor 061/2118/Huk.2011, yang menegaskan kepada seluruh Kepala SKPD dan Pimpinan Perusahaan Pertambangan dan Perkebunan se Kabupaten Kapuas agar tidak mempercayai jika ada oknum atau pihak tertentu yang meminta sumbangan atau pungutan untuk kepentingan pribadi atau golongan. Hal ini disebabkan karena telah ditemukannya kabar bahwa ada pihak atau oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan Bupati Kapuas dengan cara meminta sumbangan atau pungutan yang tidak sah kepada Kepala SKPD dan pimpinan Perusahaan sektor Pertambangan dan Perkebunan di Kabupaten Kapuas. Demikian disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas Drs. M Hafizi dalam siaran pers yang disampaikan kepada wartawan. Menurutnya surat tersebut telah diedarkan pada tanggal 23 November 2011 dan ditandatangani langsung oleh Bupati Kapuas. Menurutnya Bupati Kapuas berharap kepada semua yang terkait jika menemukan kejadian tersebut agar menanyakan surat perintah yang ditanda tangani oleh Bupati Kapuas, melihat identitas oknum tersebut untuk kemudian dikonfirmasikan kebenarannya kepada pihak Pemerintah Kabupaten Kapuas. (hms)

BUPATI SERAHKAN BOP PONPES
Monday, December 19, 2011
KUALA KAPUAS – Perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas terhadap dunia pendidikan sangat besar, tidak hanya pada di sekolah umum, namun juga pada sekolah keagamaan. Bupati Kapuas Ir H Muhammad Mawardi MM berkeinginan kualitas pendidikan di sekolah umum dan keagamaan di daerahnya terus meningkat dan maju. Sebagai wujud perhatian tersebut, Bupati Muhammad Mawardi menyerahkan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari APBD Kabupaten Kapuas, untuk 10 Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Kapuas. Dana BOP Ponpes diserahkan secara simbolis pada pembukaan Rakor Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kabupaten Kapuas 2011, di Ponpes Babussalam Kuala Kapuas, Senin (19/12) pagi. Dalam sambutannya Bupati HM Mawardi menyatakan , Pemkab Kapuas sudah melaksanakan penyediaan dana shering, yaitu dana pendamping dalam rangka pelaksanaan Standar Sekolah Nasional (SNN). Seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM), Block-Grant dan lainnya, baik dari Provinsi maupun pusat. “ Kepada peserta Rakor agar 186
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

selalu meningkatkan ukhuwah Islamiyah , sehingga akan tercipta persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kokoh ,” tutur HM Mawardi. Persatuan dan kesatuan sebagai modal kita bersama dalam membangun masyarakat Kabupaten Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh), ungkap HM Mawardi. Ditempat yang sama Kepala Kantor Kemenag Kapuas Drs H Mahli mengatakan, saat ini perkembangan pendidikan Pondok Pesentren mampu mensejajarkan diri dengan pendidikan umum. Bahkan di pesantren telah dibuka sekolah umum (selain Madrasyah) sebagaimana layaknya pendidikan umum lainnya. Menurut Ketua Panitia H Abd Khalik M Pd, Rakor bertujuan untuk menyampaikan laporan kegiatan masing-masing pondok pesantren dan evaluasi program kerja. Diikuti 30 orang peserta , berasal dari sepuluh pondok pesantren yang ada di Kabupaten Kapuas (Humas).

MASYARAKAT DIAJAK TURUT AKTIF DALAM PENGELOLAAN SAMPAH
Tuesday, December 20, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Kapuas pada umumnya dan masyarakat Kota Kapuas untuk turut serta berperan aktif dalam penanganan dan pengelolaan sampah dimulai dari lingkungan rumah tangga, RT/RW, lingkungan perumahan, desa maupun kelurahan. Demikian disampaikan Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi membacakan sambutan Bupati Kapuas pada saat meresmikan acara Sosialisasi Teknologi Pengelolaan Sampah di Aula Hotel Ross, Senin (19/12) pagi. Berdasarkan hasil laporan monitoring dan evaluasi tahun 2011 di kota Kapuas terdapat sekitar 34.500 M­3 sampah yang dihasilkan. Hal ini membuktikan bahwa kota Kapuas memiliki produksi sampah yang cukup besar, untuk itu perlu perhatian khusus baik dari masyarakat maupun pemerintah daerah dalam menangani masalah sampah. “Masalah sampah ini sangat besar pengaruhnya terhadap kesehatan, kebersihan, estetika, ekonomi dan sosial budaya” tutur Nurul Edy. Perubahan gaya hidup dan pola pikir dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi penanganan dan pengelolaan sampah disekitar kita, tambahnya. Pada kesempatan itu, Sekda Nurul Edy secara simbolis menyerahkan bantuan Pemkab Kapuas berupa kunci 2 unit kendaraan roda 3 (merk tossa) dan baju kaos kepada perwakilan Pokja peduli lingkungan. Ditempat yang sama Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Drs. Lesmeriadi menambahkan bahwa tujuan dari Sosialisasi Teknologi Pengelolaan Sampah ini adalah untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada masyarakat tentang penanganan sampah baik dari rumah tangga, industri dan usaha agar tidak terjadi pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah. “Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kepekaan masyarakat tentang kesehatan lingkungan”, tutur Lesmiriadi. Selain itu juga dalam rangka menyiapkan kelompok masyarakat peduli lingkungan sehat, indah, bersih dan aman, menghadapi penilaian adipura tahap II pada awal bulan Januari-Maret 2012. (Humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

187

KAGAMA GELAR SEMINAR PEMBINAAN KARAKTER KEWIRAUSAHAAN
Tuesday, December 20, 2011
KUALA KAPUAS – Untuk kedua kalinya Pengurus Cabang Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada menggelar seminar. Jika sebelumnya pada tahun 2010 telah dilaksanakan Seminar Reformasi Birokrasi yang menghadirkan Gubernur Jogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, kini digelar Seminar Pembinaan Karekter Kewirausahaan dengan mengundang Tim Bob Sadino. Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Bupati, Selasa (20/12) pagi hingga sore ini dibuka langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi disampingi sejumlah unsur Forkominda. Kemudian dari Tim Bob Sadino diundang sebagai narasumber yakni Marlock dan Zainal Abidin dari Jakarta. Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi dan menyambut baik pelaksanaan seminar ini, karena tema seminar ini memiliki arti yang kuat terhadap sikronisasi dengan visi Kabupaten Kapuas yaitu “bersama membangun ekonomi kerakyatan berbasis pada agrobisnis dan agroindustri menuju kapuas yang Amanah (aman, maju, sejahtera dan tangguh)”. Sebagaimana diketahui bersama bahwa tantangan yang dihadapi oleh pemerintah semakin hari semakin berat dan rumit, terutama kondisi masyarakat yang menyangkut masalah-masalah sosial berupa jumlah pengangguran dan kemiskinan yang semakin lama semakin meningkat seiring dengan laju perkembangan pembangunan dan tuntutan jaman yang tidak diimbangi dengan upaya perbaikan. Salah satunya adalah melalui pemberdayaan masyarakat dalam pengentasan kemiskinan, tetapi yang paling penting adalah sinergisitas antara pemerintah, masyarakat dan swasta. Kewirausahaan dapat melahirkan pengusaha yang tangguh dan kuat yang dapat menjawab tantangan daripada pengangguran dan kemiskinan tersebut. “Jiwa kewirausahaan (enterpreneurship) yang dicontohkan oleh Om Bob Sadino memiliki arti dan kata kunci sukses adalah tidak mudah menyerah dan jangan takut gagal. “dengan kegagalan, kita bisa belajar bagaimana kedepan lebih baik lagi. Jadi, jangan pernah takut untuk gagal” kata enterpreneur sukses asli Indonesia ini,” terang Mawardi. Lebih lanjut dijelaskan Kabupaten Kapuas ditinjau dari struktur ekonomi dari tahun ke tahun berdasarkan PDRB selama ini sektor pertanian dalam arti luas berbasis agrobisnis dan agroindustri memiliki dominasi yang tinggi yaitu rata-rata 50 % per tahun. Hal ini menunjukkan bahwa bisnis pertanian dalam arti luas (pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan) memiliki peluang yang cukup besar, tidak hanya pasar international saja, tetapi pasar dalam negeri indonesia sangat menjanjikan untuk perkembangan bisnis pertanian tersebut. Disamping itupula potensi sumberdaya alam lainnya juga menjanjikan di kabupaten kapuas yaitu sektor pertambangan dan kehutanan. Kabupaten kapuas telah menyusun road map 5 (lima) produk komoditi unggulan di kabupaten kapuas yaitu padi (beras), karet, rotan, ikan patin dan peternakan. Permasalahan sekarang adalah bagaimana dengan sumber daya manusia yang mengelolanya. “Om bob sadino mengatakan bahwa semakin banyaknya minat generasi muda untuk berwirausaha dapat meningkatkan jumlah usahawan indonesia yang saat ini hanya 1,8 persen dari total penduduk Indonesia,” ungkapnya. Bahkan Bupati berharap dari materi yang akan disampaikan dapat melahirkan pengusaha 20 tahun mendatang dan dapat memotivasi anak-anak tamatan smk yang ada di kabupaten kapuas dan

188

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

beberapa pengusaha-pengusaha yang dikelola oleh kadin kabupaten kapuas untuk mencoba memulai usahanya dan merintis menjadi seorang enterpreneur yang sukses, terutama focus kepada teknologi pertanian dan market pasar termasuk juga kemasannya, dalam arti secara keseluruhan dari hulu sampai hilir. Sementara itu Ketua Kagama Cabang Kabupaten Kapuas, Drs. H. Nurul Edy, M.Si menjelaskan Kagama adalah Organisasi kekeluargaan dan merupakan singkatan dari Keluarga Alumni Universitas gajah Mada. Orgnisasi ini berdiri di luar UGM namun memiliki jalinan hubunganyang erat dengan UGM dan alumni kagama otomatis menjadi anggotanya. Kepada seluruh alumnus UGM yang ada di Kabupaten Kapuas agar dapat aktif berpartisipasi dalam organisasi yang kita cintai ini, pinta Nurul Edy. Bersama-sama kita memberikan pemikiran-pemikiran yang bersifat membangun untuk mendukung program Pemerintah daerah, tambahnya. ”Selama ini Kagama telah aktif bekerjasama dengan pemerintah Daerah dalam rangka mendukung pembangunan di daerah ini, tegas Nurul Edy. Diantara program yang telah dilakukan oleh Kagama, melakukan pertemuan rutin anggota, melakukan kunjungan ke Desa Basarang dan Dadahup sebagai langkah untuk memprogramkan Bina Desa dengan dengan harapan dapat menjadikan desa untuk lebih mandiri, inovatif. (humas)

105 KK TRANSMIGRAN DITEMPATKAN DADAHUP C-3
Wednesday, December 21, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 105 Kepala Keluarga (KK) Trasmigran asal Jawa dan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta ditempatkan di Dadahup C-3 Kecamatan Kapuas Murung. Sebelum menuju lokasi Dadahup C-3, rombongan transmigran itu dilepas dengan resmi oleh Bupati Kapuas diwakili Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy Msi , di Kantor eks PLG Transmigrasi Kapuas, Rabu (21/12) pagi. Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dalam sambutan tertulis dibacakan Sekda Nurul Edy mengatakan, penempatan transmigrasi kali ini merupakan yang pertama sejak tahun 2001. Dengan ditempatkannya transmigrasi baru ini dapat merubah cara penanganan transmigran dari pola lama yang hanya memenuhi target penempatan, ke pola pembinaan berkualitas dengan sasaran percepatan kesejahteraan transmigran dan penduduk sekitarnya, harap Bupati HM Mawardi melalui Sekda Nurul Edy. Strategi yang harus ditempuh dalam pembangunan transmigrasi adalah, utamakan kualitas dari pada kuantitas. Penanganan secara fokus dan tuntas. Koordinasi dan optimalisasi sumber daya yang ada. Kemudian bangun komitmen dan dukungan dari seluruh para pemangku transmigrasi dari pusat sampai ke daerah, sehingga pada gilirannya , transmigrasi dimaknai sebagai suatu kebutuhan pembangunan bangsa dan negara, semoga daerah baru menjadi harapan masa depan , harap Nurul Edy membacakan sambutan Bupati HM Mawardi. Ditempat yang sama Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Kapuas Dra Hj Mariani Msi melaporkan, dari 105 KK transmigran, terdiri dari 25 KK dari DKI Jakarta, 25 KK dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), 25 KK dari Jawa Barat dan 30 KK dari Jawa Tengah. Hadir pada pemberangkatan itu, Unsur Forkompimda, sejumlah Kepala SKPD,dan Camat Kapuas Murung Drs Fakhruransi (Humas).

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

189

50 PESERTA IKUTI PENYELENGGARAAN
Wednesday, December 21, 2011

PELATIHAN JENAZAH

KUALA KAPUAS – Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Agama Islam (LP2A) Kabupaten Kapuas menggelar pelatihan dan pembinaan penyelenggaraan jenazah se Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini dipusatkan di Aula Kantor Kementerian Agama Kapuas, Rabu (21/12) pagi dengan sasaran ibu-ibu pengajian dan masyarakat umum. Jumlah peserta yang dibina sebanyak 50 orang dengan rincian dari Kecamatan Selat 40 orang, Kapuas Timur 2 orang, Kapuas Hilir 2 orang, Pulau Petak dan Basarang masing-masing 3 orang. Menurut Ketua LP2A Kabupaten Kapuas, Miftahul Aqli, S.Soos.I mengatakan pembinaan penyelenggaraan jenazah ini dilakukan karena banyaknya permintaan dari ibu-ibu. “Kita ingin setiap kelompok pengajian memiliki kemampuan penyelenggaraan jenazah yang diandalkan. Kemudian untuk terjalinnya ukuwah Islamiyah yang lebih harmonis di kalangan ibu-ibu khususnya dan masyarakat pada umumnya,” kata Miftahul Aqli. Sementara itu ditempat yang sama Pembina Pengajian Al Mar’atusshalehah Hj Aliyah Mawardi saat membuka kegiatan Pembinaan Kelompok Pengajian dan Penyelenggaraan Jenazah menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh LP2A. Dia berharap dengan kegiatan ini kiranya dapat meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran-ajaran Islam dalam kehidupan-sehari. Terlebih lagi pembinaan kali ini tentang penyelenggaraan jenazah. ”Saya berharap semakin banyak ibu-ibu pengajian yang memiliki kemampuan menangani jenazah,” kata istri orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini. Lebih jauh dikatakan kegiatan ini tentuanya menjadi refleksi kecintaan kita kepada ajaran agama Islam dalam sunnah Rasulullah SAW, dengan penuh keiklasan dan ketaatan. Oleh karenanya dengan kondisi ini akan menambah terpeliharanya kerukunan dan kedamaian di Kota Kuala Kapuas khususnya dan Kabupaten Kapuas pada umumnya. Diakhir acara Hj Aliyah Mawardi berkenan memberikan bantuan berupa buku yassin kepada pengurus LP2A. Selain itu juga diserahkan 60 buah sarung yang digunakan untuk pelaksanaan sunatan massal dalam memeriahkan HUT Kementerian Agama yang ke 64. Rencananya kegiatan akan dilaksanakan pada hari Kamis (22/12). (humas)

ISTRI INSPIRATIF MENDUKUNG SUAMI MEMBANGUN BANGSA
Thursday, December 22, 2011
KUALA KAPUAS – Sebagai seorang ibu agar dapat menempatkan diri menjadi seorang istri yang inspiratif untuk mendukung dan mendampingi suaminya didalam membangun bangsa dan negara. Demikian diungkapkan Penasehat Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi dalam sambutannya diluar teks, pada peringatan Hari Ibu Ke-83 di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas, Kamis (22/12) pagi. Selanjutnya istri orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini mengharapkan, melalui peringatan Hari Ibu kepada seluruh masyarakat terutama 190
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

perempuan dan generasi muda agar mewarisi niai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah kaum perempuan guna makin mempertebal tekad dan keyakinan dalam melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan dan pembangunan. “ Perempuan dalam keluarga sangat berperan penting dalam merencanakan dan melaksanakan anggaran belanja rumah tangga, bahkan sekaligus turut menopang perekonomian keluarga bersama-sama dengan suami selaku kepala keluarga” tutur Hj Aliyah Mawardi. Sementara itu Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dalam sambutan tertulis dibacakan Sekda Drs H Nurul Edy Msi mengajak semua pihak untuk meningkatkan kemitraan perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan ekonomi rumah tangga menuju kesejahteraan bangsa, Perempuan Indonesia harus dilihat sebagai aset pembangunan yang potensial. Kita harus menggerakkan agar potensi-potensi yang ada pada kaum perempuan Indonesia didorong untuk mengisi kemerdekaan dan membangun hari depan Indonesia yang lebih baik, kata Bupati HM Mawardi dalam sambutan terulis dibacakan Sekda Nurul Edy. Pada kesempatan itu Sekda Nurul Edy menyerahkan Penghargaan dan hadiah dari Pemkab Kapuas kepada juara I lomba P2WKSS Tingkat Prov.Kalteng , yang diraih Desa Lungkuh Layang Kecamatan Timpah. Kemudian Hj Aliyah Mawardi menyerahkan penghargaan dan hadiah kepada pemenang I Gerakan Sayang Ibu (GSI) tingkat Kabupaten Kapuas dan pemenang III Tingkat Prov Kalteng yang diraih Kecamatan Mantangai. Peringatan Hari Ibu di Kuala Kapuas berlangsung meriah, ditandai dengan pembacaan Sejarah Singkat Hari Ibu oleh Ny Yuhana Rahmadi Muan, pemotongan nasi tumpeng , panampilan tari dari anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) binaan Ketua TP PKK Kapuas Hj Aliyah Mawardi , tarian daerah, vokal grup SMPN-4 Kapuas, dan pengundian door prize Sebelumnya, kata Ketua panitia Hari Ibu Ny Ruseni, telah dilaksanakakan ziarah ke Taman Makan Pahlawan Kecana Kuala Kapuas yang dipimpin langsung Panasehat GOW Kapuas Hj Aliyah Mawardi. Senam bersama yang diikuti sedikitnya 900 orang peserta, yang dilanjutkan dengan pengundian door prize (Humas)

KAPUAS TERIMA BANTUAN KAPAL PERIKANAN
Friday, December 23, 2011
KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas menerima satu unit bantuan kapal perikanan 30 GT dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jumat (22/12) sore. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang SH kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan disaksikan oleh Sekretaris Dirjen Perairan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Ir Ibrahim, M.Sc dan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM. Disaat yang bersamaan itu pula diserahkan bantuan serupa kepada empat kabupaten lain yakni Pulang Pisau, Kotim, Kobar dan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

191

Seruyan. Kegiatan ini dipusatkan di Cafe Terapung Kuala Kapuas , sedangkan lima unit kapal yang diserahkan disandarkan di pelabuhan Rujab Bupati Kapuas. Pada kesempatan itu Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang mengatakan bantuan ini bukan hanya diserahkan saja, tapi yang lebih penting harus ada kegunaannya. Khususnya dalam hal mengoptimalkan hasil tangkapan ikan para nelayan. ”Kapal bantuan ini kafasitasnya lebih besar sehingga para nelayan nantinya dapat lebih jauh mencari ikan ke tengah laut. Saya ingin KUB nelayan ini siap menggunakannya dan yang terpenting sanggup merawatnya,” ucap Teras. Disamping itu Gubernur juga mengingatkan agar pemerintah Kabupaten yang menerima bantuan ini agar dapat melakukan monitor serta ikut pula menjaga aset yang diberikan oleh Pemintah Pusat ini. Ditempat yang sama Sekretaris Dirjen Perairan Tangkap, Ir Ibrahim, M.Si menjelaskan bantuan kapal perikanan ini diberikan secara bertahap ke seluruh wilayah Indonesia. Direncanakan hingga tahun 2015 bantuan kapal perikanan berjumlah 1000 unit. ”Bantuan kapal ini sekaligus untuk ikut serta menjaga wilayah laut Indonesia yang sangat luas, sebab saat ini banyak ditemukan nelayan asing yang mencari ikan di wilayah teritorial Indonesia,” ungkapnya. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya mengatakan pembangunan perikanan yang telah dan akan dilaksanakan sesuai dengan visi Kabupaten Kapuas yakni bersama membangun ekonomi kerakyatan berbasis pada agribisnis dan agroindustri menuju Kapuas yang Amanah. Lebih jauh dikatakan Kapuas memiliki perairan laut dengan panjang garis pantai sekitar 37 km. Wilayah tersebut sangat potensial untuk usaha perikanan tangkap dan budidaya. ”Hasil pembangunan perikanan yang telah dicapai dalam empat tahun terakhir, produksi perikanan mengalami peningkatan yang menggembirakan,” terang Mawardi. Hal tersebut dapat terlihat hasil perikanan tahun 2007 mencapai 10.257,16 ton, 2008 berjumlah 11.090,78 ton, 2009 sebanyak 12.762,86 ton, 2010 berjumlah 14.287,39 serta tahun 2011 berjumlah 16.984 ton. Kemudian untuk produski cukup fantasi terjadi pada usaha perikanan budidaya karena tahun 2007 baru 391,28 ton, tahun 2008 sebanyak 1.418,86 ton, tahun 2009 berjumlah 3.061,28 ton, 2010 sebanyak 4,264,04 ton, 2011 mencapai 6.000 ton lebih dengan jumlah pembudidaya 2.993 KK. ”Meningkatnya produksi perikanan ini berdampak pada meningkatnya pendapatan pelaku usaha dan terciptanya kesempatan kerja baru,” tukasnya. (humas)

PELAYANAN e-KTP GRATIS DIPERPANJANG HINGGA 30 APRIL 2012
Friday, December 23, 2011
KUALA KAPAUAS – Pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) gratis diperpanjang hingga 30 April 2012 , di 197 Kabupaten/Kota di Indonesia termasuk Kabupaten Kapuas. Perpanjangan ini sesuai surat edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor : 471,13/5059/SJ tanggal 20 Desember 2011. Demikian dijelaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kapuas Drs H Agus Jamaluddin dalam siaran persnya disampaikan pada Bagian Humas dan Protokol Setda Kapuas, Jum’at (23/12) pagi. Dengan adanya perpanjangan pelayanan e-KTP gratis ini, kepada masyarakat yang belum melaksanakan pembuatan e-KTP agar segera datang ke Kantor

192

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Kecamatannya masing-masing untuk membuat e-KTP , himbau Agus Jamaluddin. Lebih lanjut dia mengatakan , berdasarkan laporan dari para Camat dan operator, warga masyarakat yang belum membuat e-KTP yaitu warga yang bekerja diluar domisili mereka. Diharapkan Agus Jamaluddin , pada kesempatan Natal dan Tahun baru ini , mereka yang pulang kampung bisa sekalian membuat e-KTP. Kepada Kepala Desa/Lurah dan RT agar dapat mengerahkan warganya yang belum melaksanakan pembuatan e-KTP. Ditambahkan Agus Jamaluddin, kendala yang dihadapi dalam pelayanan pembuatan e-KTP , antara lain belum dipasangnya antene dan peralatan oleh pihak konsersium, seperti yang terjadi di Kecamatan Pasak Talawang dan Mandau Talawang. Lokasi warga wajib KTP berada di Desa-Desa jalur sungai yang cukup jauh. Untuk mengatasi kendala itu, pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kapuas sudah mengusulkan pemasangan antene dan peralatannya. Telah melaksanakan sistem jemput bola dengan menggunakan mobil, untuk Kecamatan Kapuas Hulu, Kapuas Murung, Mantangai, Kapuas Kuala dan Timpah, dengan jumlah 16 Desa, tutur Agus Jamaluddin.(Humas).

PROGRAM P2KP BERMANFAAT BAGI IBU-IBU
Friday, December 23, 2011
KUALA KAPUAS – Kegiatan Percepatan Keanekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) berbasis sumber daya lokal adalah program yang baik sekali dimana peneriman manfaatnya adalah kelompok wanita/ ibu-ibu di pedesaan berupaan pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman sayur-sayuran kolam ikan dan ternak. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi dalam acara Pertemuan Kelompok Wanita Pada Kegiatan Percepatan Keanekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP), yang dilaksanakan di Gedung Wanita Lawang Kameloh, Jumat (23/12) pagi. Kegiatan tersebut sangat baik dan sejalan dengan program tim penggerak PKK Kabupaten Kapuas dan tentu saja kegiatan ini perlu didukung serta dibina oleh petugas penyuluh/pendamping yang ada di desa tersebut. “Saya mengharapkan jalinlah kerjasama yang baik antara ketua, anggota dan pendamping agar kegiatan P2KP ini dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Aliyah. Pada pertemuan ini, akan diadakan praktek pembuatan kue dengan bahan lokal berupa singkong yang banyak tumbuh disekitar kita dan mudah sekali cara tanamnya nantinya ibu-ibu para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar dapat bermanfaat dan dapat kembali ditularkan keanggota kelompok lain serta masyarakat sekitar. Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Kapuas Ir. Suryadi Noor mengatakan kegiatan P2KP terdiri dari pemberdayaan kelompok wanita dalam penganekaragaman konsumsi pangan yang bertujuan untuk menyumbangan pola pikir ibu-ibu rumah tangga tentang komposisi menu makanan yang bergizi berimbang dan aman serta meningkatkan citra positif pangan sumber karbohidrat,
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

193

dan tenaga. Tujuan kegiatan pada hari ini adalah mengumpulkan permasalahanpermasalahan dan kendala-kendala yang dihadapi oleh ibu-ibu atau kelompok wanita. (humas)

JAGA KEBERSIHAN KOTA KAPUAS
Friday, December 23, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM menghimbau kepada warga masyarakat Kota Kuala Kapuas agar bersama-sama menjaga kebersihan, keindahan dan kerapian Kota Kuala Kapuas. Tanpa adanya dukungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kapuas tidak dapat berbuat banyak untuk menjaga kebersihan dan untuk mendapatkan penghargaan dibidang kebersihan yaitu Piala Adipura, yang sebelumnya kita sudah mendapatkan Piagam Adipura dari Menteri Negara Lingkungan Hidup. Himbauan HM Mawardi ini disampaikan pada Safari Jum’at di Masjid Jami At Taqwa Selat Tengah Kuala Kapuas, Jum’at (23/12). “ Buanglah sampah ditempat yang telah disediakan agar kota kita selalu bersih, karena kebersihan merupakan sebagaian dari pada iman , tutur HM Mawardi. Tetap menjaga keamanan , ketertiban sehingga Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini selalu dalam keadaan kondusif. Meningkatkan ukhuwah Islamiyah, persatuan dan kesatuan intern dan antar umat beragama, karena Islam merupakan agama Rahmatan Lil Alamin, tutur HM Mawardi. Memasuki tahun baru Islam 1433 hijriah , mari kita lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT , ajak HM Mawardi. Orang nomor satu di Kabupaten Kapuas menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada masyarakat dan jemaah Masjid Jami Al Taqwa yang telah membangun Masjid ini secara swadaya. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas HM Mawardi secara pribadi memberikan bantuan uang untuk pengembangan pembangunan Masjid Jami At Taqwa , yang diterima ketua pengurus Masjid H Darsani Hasan. (Humas)

MANFAATKAN PROGRAM KHITAN GRATIS
Saturday, December 24, 2011
KUALA KAPUAS – Masyarakat Kabupaten Kapuas diharapkan dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya program pelayanan gratis yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Kapuas Program dimaksud diantaranya pelayanan 12 dasar kesehatan gratis , seperti khitan (sunat) gratis. Harapan tersebut disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM ketika menghadiri kegiatan Khitanan Massal Gratis di Desa Basarang , Kecamatan Basarang, Sabtu (24/12) pagi. “ Kepada para orang tua yang tidak sempat mendaftarkan anaknya mengikuti khitanan massal , dipersilahkan datang ke Puskesmas untuk 194
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

mengkhitankan anaknya secara gratis,” harap HM Mawardi. Dia jelaskan , manfaat dari khitan (sunat) antara lain untuk menjaga kebersihan dan kesehatan serta meningkatkan pertumbuhan badan anak. HM Mawardi mengingatkan , agar masyarakat perhatikan masalah kesehatan , apabila kurang sehat, periksalah ke Puskesmas/Pustu ditempat masing-masing yang telah memberikan pelayanan kesehatan gratis, katanya. “ Apabila sehat , kita dapat menjalankan aktifitas dengan baik dan lancar, “ tutur HM Mawardi. Selanjutnya dia mengharapkan dukungan masyarakat setempat, untuk pembangunan jalan darat Basarang – Batanjung , sehingga dapat berjalan lancar. “ Terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kerjasama dan dukungan masyarakat , mari kita terus membangun Kabupaten Kapuas yang Amanah (Aman, Maju , Mandiri, Sejahtera dan Tangguh), ucap HM Mawardi. Kedatangan HM Mawardi ditempat tersebut mendapat sambutan cukup antusias , penuh kearaban dari warga masyarakat. Ditempat yang sama Kepala Kemenag Kapuas Drs H Mahli menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kapuas dalam hal ini Dinas Kesehatan yang telah bekerjasama dengan baik dalam pelaksanaan khitanan massal gratis ini. Khitanan digelar dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-66, diikuti 65 orang anak. Sebelumnya di Kuala Kapuas juga dilaksanakan khitanan massal gratis , diikuti 46 orang anak , kegiatan lainnya lomba mewarnai, jalan sehat, kegiatan keagamaan dan anjangsana ke Panti Asuhan, jelas H Mahli. Hadir pada kesempatan itu sejumlah Kepala SKPD, Ketua MUI KH Abdul Muthalib dan Camat Basarang Drs H Agus Danang Msi. (Humas).

NATAL, BUPATI KUNJUNGI WABUP,KETUA DPRD,TOKOH AGAMA/MASYARAKAT
Sunday, December 25, 2011
KUALA KAPUAS – Sebagaimana Natal tahun-tahun sebelumnya, pada hari Natal tahun ini, Minggu (25/12) , Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM kembali berkunjung dan bersilaturahmi ke sejumlah Pejabat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat . Pertama, HM Mawardi mengunjungi Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST . Kemudian mengunjungi Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung SE MM, Pendeta Yosef , Tokoh Masyarakat Drs J S Lamon MM, dan Darius Dupa, anggota DPRD Timotius Mahar SE, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fredrik Timbung SH serta sejumlah Kepala SKPD yang merayakan Natal. Sejumlah pejabat, pendeta dan tokoh masyarakat yang dikunjungi, menyambut hangat kedatangan HM Mawardi beserta rombongan . Perbincangan ringan , penuh kearaban , kekeluargaan dan kebersamaan tampak terlihat. Saat itu Bupati HM Mawardi didampingi istri Hj Aliyah Mawardi, Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Safrudin SIP , Sekda Drs H Nurul Edy Msi , Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs I Dewa Gde Oka Ariawan masing-masing beserta

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

195

istri dan Staf Ahli Bupati Ir Granit Sugiarto. Kemudian Kepala SKPD beserta istri dan suami, Kepala Kemenang Kapuas Drs H Mahli, Dirut PDAM Ir H Sri Harjito Msi beserta istri , Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kapuas Drs H Masyumi Rifai MAP, Ketua NU Drs H Nurani Sarji MAP, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kapuas Radiansyah MAg dan sejumlah Kepala Bagian Setda Kapuas. Saat dikunjungi , tokoh masyarakat Drs J S lamon MM menyampaikan terima kasih dan bersyukur atas kunjungan dan silaturahmi Bupati Kapuas HM Mawardi beserta rombongan. “ Tahun depan, kunjungan dan silaturrhami seperti ini dapat terus berlanjut ,” harap J S Lamon.(Humas).

KAPUAS BAGIKAN DAN TANAM 30.210 BIBIT POHON
Tuesday, December 27, 2011
KUALA KAPUAS – Sedikitnya 1.050 bibit pohon ditanam pada Puncak Aksi Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional (HMPI-BMN) Tahun 2011 Tingkat Kabupaten Kapuas, Selasa (27/12) pagi. Kegiatan dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Kapuas. Sebelumnya hingga 22 Desember 2011 telah dibagikan pula bibit untuk ditanam sebanyak 29.150 ,seperti bibit gaharu, ketapang, karet, petai, durian, lengkeng dan mahoni. Sehingga total bibit dibagikan dan ditanam sebanyak 30.210 bibit. Menurut Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kapuas, Ir Hery Palangka Jaya MP , selain di lokasi Kantor Bupati Kapuas, penanaman pohon juga dilakukan di lahan-lahan lainnya yang sudah disiapkan. Diantaranya di sepanjang Jalan Pemuda dan Jalan Transkalimantan (Jalan Jepang). “Pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2010 di Jatiluhur Jawa Barat, Bapak Presiden RI telah mengamanatkan untuk gerakan penanaman satu miliar pohon di tahun 2011,” terang Hery. Dijelaskan manfaat kontribusi menurunkan tingkat emisi gas rumah kaca global serta mencegah terjadinya bencana alam banjir, tanah longsor pada musim hujan dan mencegah terjadinya kebakaran dan kekeringan pada musim kemarau. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas HM Mawardi membacakan sambutan tertulis Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. Dalam amanatnya Menhut menjelaskan perbaikan lingkungan ini merupakan kerja besar dan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Keikutsertaan semua pihak dalam kegiatan penanaman pohon ini merupakan wujud kebersamaan pemerintah dengan masyarakat. Kebersamaan itu perlu terus dibina dan ditingkatkan dan kembangkan. Sementara usai kegiatan penanaman Bupati menambahkan daerah-daerah yang dilihat kurang penghijauan akan ditanami pohon. Dia berharap kiranya dapat ditanam di kiri dan kanan jalan agar menjadi hijau, begitu juga lingkungan kantor, SKPD, BUMN. “Saya harap betul-betul nanti Kapuas memiliki ruang penghijauan yang luas dan saya berharap masyarakat menyadari penghijauan akan menghasilkan udara yang segar dan nyaman,” terangnya. Dengan kebersamaan semua komponen yang ada bisa menjadikan Kabupaten Kapuas yang hijau. ”Kita juga berpartisipasi dalam menyikapi perubahan iklim dengan melakukan penghijauan melalui kegiatan penanaman pohon yang sedang kita lakukan ini,” tukasnya. Pada kesempatan itu juga dilakukan penanamam oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan , unsur Forkominda, Ketua TP PKK Hj Aliyah Mawardi dan Kepala SKPD .

196

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Kemudian diserahkan pula bibit dan peralatan kerja secara simbolis kepada perwakilan anggota TNI, Polri, PNS, Ormas Pemuda, Ormas Wanita, Tokoh Masyarakat dan Pelajar. (humas)

PELIHARA HASIL KARYA BAKTI TNI
Wednesday, December 28, 2011
KUALA KAPUAS - Manfaatkan, jaga, pelihara dan tingkatkan hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan TNI melalui program Karya Bakti TNI Membangun Desa. Demikian sambutan tertulis Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dibacakan Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy Msi pada penutupan Karya Bakti TNI Membangun Desa di halaman Kantor Camat Kapuas Kuala, Rabu (28/12) pagi. Kegiatan ini telah kita rasakan manfaatnya, karena tujuan utama dilaksanakannya Karya Bakti TNI ini adalah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan. Kemudian memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Mari bersama-sama kita saling bahu-membahu, bekerjasama dan bergotong royong, tanpa pandang golongan, suku, agama dan ras. Terus membangun Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini sejalan dengan prinsip Huma Betang dalam rangka mewujudkan cita-cita menuju Kabupaten Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh) , jelas Bupati HM Mawardi dalam sambutan terulis dibacakan Sekda Nurul Edy. Ditempat yang sama Dandim 1011 Kapuas Lelkol Art Moch Erwansyah SIP menjelaskan , Karya Bhakti TNI Membangun Desa ,berlangsung Tanggal 8 - 28 Desemeber 2011 di Desa Palampai Kecamatan Kapuas Kuala , dengan kegiatan meluputi pembangunan semenisasi jalan sepanjang 1,1 Km, juga dilaksanakan kegiatan non fisik berupa penyuluhan kesadaran bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan dan kamtibmas dalam rangka membentuk kemanunggalan TNI dan gotong royong bersama masyarakat, katanya. Penutupan itu ditandai penandatanganan berita acara serah terima hasil Karya Bakti TNI oleh Dandim 1011 Kapuas dan Sekda Kapuas Nurul Edy. Selanjutnya penyerahan bantuan secara simbolis dari Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk warga Desa Pelampai yang terkena angin puting beliung .(Humas)

MOU PENGEMBANGAN KOMUDITI UNGGULAN PADI DAN KLASTER PERBERASAN
Wednesday, December 28, 2011
KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas menandatangi nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian program pengembangan UMKM berbasis komoditi unggulan padi dan klaster perberasan melalui pola terpadu, Rabu (28/12) siang. Kegiatan mengambil tempat di Balai Benih Utama (BBU) Padi Desa Mampai Kecamatan Kapuas Murung. MoU ini ditandatangi langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi bersama Ketua DPRD Robert L Gerung. Kemudian dilakukan pula dari pihak perbankan seperti Bank Indonesia, Bank Pembangunan Kalteng, BRI Kapuas, Bulog Divisi Regional Kalteng, PT Pupuk
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

197

Kaltim, PD Panunjung Tarung dan BPN Kapuas. Dalam sambutannya Sekda Kapuas H Nurul Edy yang dibacakan oleh Asisten Ekonomi Pembangunan I Dewa Gde Oka Ariawan pemilihan tempat acara adalah semata-mata dalam rangka mendekatkan diri dan menikmati suasana pertanian di pedesaan dimana, nantinya program kerjasama ini akan dilaksanakan. Sementara itu Pimpinan Bank Indonesia Palangka Raya, Amanlison Sembiring menyebutkan penandatanganan MoU ini dimaksudkan untuk mensinergikan semua pihak untuk pengembangan UMKM berbasis komoditi unggulan padi serta klater perberasan. Apalagi diketahui padi/beras merupakan komoditas yang mempengaruhi hajat hidup orang banyak. Disamping itu, beras juga memberikan bobot tertinggi dalam perhitungan inflasi di Kalteng. Pengambangan budidaya padi dan klaster perberasan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai dari setiap siklus produsksi, pengolahan dan distribusi komoditas padi/beras sehingga memberikan manfaat bagi anggota kelompok tani, pengusaha dan pada akhirnya kepada masyarakat Kalteng. “Target-terget yang mungkin untuk dicapai antara lain peningkatan jumlah produksi, kualaitas beras dan serapan tenaga kerja dengan adanya program klaster ini,” terang Amanlison. Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi yang mengatakan saat ini Kabupaten Kapuas sebagai salah satu lumbung padi di Kalimantan Tengah . Namun yang kendala saat ini hasil produksi padi dibawa ke daerah lain untuk diolah, kemudian dijual dalam bentuk kemasan berupa beras dengan harga yang lebih tinggi. “Kami ingin agar kedepan Kabupaten Kapuas memiliki produksi beras dalam kemasan yang dijual keluar daerah dengan harapan kesejahteraan petani akan menjadi meningkat. Apalagi daerah Palingkau ini salah satu penopang produksi pada di Kapuas,” terang Mawardi. Lebih jauh dikatakan sebagai program pembangunan pertanian berkelanjutan dan berdaya saing maka faktor pendukung utama adalah potensi lahan dan air, sumber daya manusia (petani dan petugas penyuluh lapangan), infrastruktur, teknologi pertanian dan kelembagaan pertanian serta kerjasama penelitian pertanian. Peran kelompok tani dan gabungan kelompok tani (poktan dan gapoktan) telah memberikan kemajuan terhadap peningkatan pembangunan pertanian. Aktivitas petani maupun kelompok tani hendaknya tidak semata-mata sebagai objek tetapi sebagai subjek dalam pembangunan pertanian. Usai kegiatan Bupati menerima bantuan alat-alat pertanian dari Pimpinan Bank Indonesia. Selain juga diserahkan pula bantuan kendaraan roda tiga untuk membantu para petani mengangkut hasil pertanian termasuk bibit pohon. (humas)

BUPATI LAKUKAN TELECONFERENCE DENGAN GUBERNUR
Thursday, December 29, 2011
KUALA KAPUAS – Dalam rangka memantau program-program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan , maka Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang SH melakukan video teleconference dengan Bupati yang ada di Kalteng, Kamis (29/12) pagi. Tercatat empat Kabupaten yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Kabupaten Kapuas, Katingan, Gunung Mas dan Barito Selatan. Khusus untuk Kabupaten Kapuas kegiatan dipusatkan di Aula Kantor Bupati Kapuas. Sementara itu Gubernur bersama jajarannya berada di

198

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Kota Palangka Raya. Saat itu tampak hadir di Kuala Kapuas, Bupati Kapuas HM Mawardi, Ketua DPRD Robert L Gerung, unsur Forkominda Sekda H Nurul Edy, staf ahli Bupati serta para Asisten , serta sejumlah Kepala SKPD di Lingkungan Pemkab Kapuas. Menurut Agustin Teras Narang, acara ini digelar untuk memberikan arahan, pembinaan dan monitoring selaku wakil pemerintah pusat kepada para bupati dan walikota. ”Kegiatan ini bisa memperpendek jarak antara Provinsi dan Kabupaten sehingga terus tercipta sinergitas dalam menyusun program pembangunan. Diharapkan kedepan tidak ada lagi tumpang tindih program, apakah itu dari Pemerintah Pusat, Provinsi atau Kabupaten/Kota,” terang Gubernur. Bahkan Teras berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan minimal enam bulan dalam setahun. ”Dalam forum yang berbahagia ini perlu kami sampaikan bahwa evaluasi rancangan APBD 2012 Kabupaten Kapuas sudah selesai dilakukan. Selain itu berdasarkan data yang ada penurunan tingkat kemiskinan telah terjadi di Kabupaten Kapuas, jika tahun 2009 mencapai 6,34% dan pada tahun 2010 turun menjadi 5,82 %,” ungkapnya. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi pada kesempatan itu juga menyampaikan program-program kegiatan yang telah dilakukan. Antara lain bidang kesehatan, dengan memberikan pelayanan 12 dasar kesehatan gratis, diantaranya khitan gratis. Lalu adapula kenaikan dana operasional Puskesmas dari Rp10 juta menjadi Rp120 juta pertahun. Kemudian pinjaman bergulir tanpa bunga untuk petani membeli pupuk. Lalu dilaporkan pula situasi Kabupaten Kapuas saat Natal dan menjelang tahun baru dalam keadaan aman dan kondusif. Kerukunan antar umat beragama berjalan baik dan harmonis. ”Kami juga berupaya secara maksimal untuk menuju penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI tahun 2011. Selain itu kami juga telah melakukan tandatangan MoU dengan pihak perbankan tentang klaster perberasan dengan tujuan mengolah hasil padi menjadi beras,” terangnya. (humas)

PT SSK BAYAR GANTI RUGI LAHAN WARGA
Thursday, December 29, 2011
KUALA KAPUAS – Keseriusan ditunjukkan PT Sinar Senusa Kalimantan (SSK) untuk melakukan investasi di Kabupaten Kapuas. Setelah sebelumnya membuat kesepakatan bersama dengan Pemkab Kapuas yang disaksikan Gubernur Kalteng tentang pengembangan pelabuhan Batanjung, kini PT SSK membayar ganti rugi lahan kepada warga yang berada di wilayah kerjanya. Penyerahan ganti rugi dilakukan oleh Direktur PT SSK Wan Shi Jun kepada Sekda Nurul Edy mewakili Bupati Kapuas dan dilanjutkan kepada warga yang menerima bantuan, Kamis (29/12) sore di Aula Kantor Bupati. Tampak hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesra Fredrik Timbung. Sekda Kapuas H Nurul Edy dalam laporannya yang dibacakan oleh Asisten Ekonomi Pembangunan I Dewa Gde Oka menjelaskan bahwa berdasarkan draf ijin arahan lokasi seluas 800 hektar di kawasan Batanjung yang diajukan oleh PT SSK
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

199

kepada Bupati Kapuas dan juga hasil pertemuan dengan tim fasilitasi pembebasan tanah serta hasil identifikasi camat kapuas kuala dengan didukung aparat desa batanjung dan desa lupak dalam, yang diperkuat dengan hasil inventarisasi oleh tim Kantor Pertanahan Kapuas. Maka untuk tahap pertama ini yang dapat dibebaskan sebesar 159 hektar, terdiri dari 65 hektar dengan jumlah pemilik sebanyak 32 orang berada pada wilayah desa Batanjung, dan 95 hektar dengan jumlah pemilik sebanyak 25 orang yang sudah terdata oleh tim badan pertanahan dan 40 hektar belum terdata penyelesaiannya berada pada wilayah Desa Lupak Dalam. “Harga ganti rugi tanah yang sudah disepakati dengan pemilik tanah sebesar Rp20.000.000/ha, sehingga jumlah total harga ganti rugi tanah untuk 159 hektar adalah sebesar Rp3.180.000.000,- . Sedangkan dana yang tersedia pada PT SSK sebesar Rp2.500.000.000,- “PT SSK meminta pembayarannya melalui dua tahap, yaitu tahap pertama diprioritaskan bagi masyarakat yang sudah terdata oleh badan pertanahan terlebih dahulu, sedangkan tahap kedua dibayarkan kepada masyarakat pada akhir bulan Februari 2012 setelah pelaksanaan tahun baru imlek, dengan catatan masyarakat yang belum terbayar membuat surat pernyataan untuk tidak berkeberatan dilaksanakan pembayaran secara bertahap dan tidak menuntut kenaikan harga tanah,” jelasnya. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda Kapuas Nurul Edy mengatakan kegiatan ganti rugi lahan ini merupakan salah satu tahapan penting yang dilaksanakan dalam menindaklanjuti kesepakatan bersama (mou) antara Pemda Kapuas dengan PT SSK yang disaksikan langsung Gubernur Kalteng dan perjanjian kerjasama yang ditanda tangani oleh kedua belah pihak tanggal 12 november 2011 di Wuhan China tentang pembangunan pelabuhan laut batubara, armada kapal, PLTU dan pabrik semen di Kapuas. “Penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerjasama ini merupakan kegiatan strategis dan sangat menentukan keberhasilan dalam upaya pemerintah Kapuas mewujudkan percepatan pembangunan pelabuhan di kawasan batanjung dan pemanfaatan pengembangan kawasan industri disekitar pelabuhan laut batanjung agar dapat berjalan dan berfungsi secara optimal dan memberikan banyak manfaat untuk masyarakat dan dunia usaha,” ungkapnya. Lebih jauh dikatakan investasi penanaman modal asing melalui PT SSK merupakan swasta murni dengan total dana rencana investasi sebesar Rp2,6 trilyun dan tidak menggunakan dana maupun asset pemerintah daerah, baik dalam proses pengadaan tanah maupun pembangunan kontruksinya serta perusahaan ini telah memiliki kantor cabang di Kota Kuala Kapuas sebagai salah satu bentuk keseriusan dan dapat berkoordinasi secara cepat dengan pemda kabupaten kapuas. Pemerintah daerah tetap konsisten untuk membantu sepenuhnya investor untuk merealisasikan rencana investasinya dan tetap komitmen tidak adanya biaya yang tinggi (hight cost). Hendaknya dalam operasionalnya nanti perusahaan ini dapat menyerap tenaga kerja lokal sebanyak-banyaknya dan dapat mendidik mereka menjadi tenaga ahli profesional dan adanya alih teknologi. “Diharapkan kedepan perusahaan daerah dapat juga melaksanakan kerjasama dengan PT SSK melalui mitra kerja guna meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Kapuas,” tukasnya. (humas)

PERAN NU MEMBANGUN EKONOMI KERAKYATAN
Thursday, December 29, 2011
KUALA KAPUAS – Saya yakin pengalaman yang hampir satu abad perjalanan Nahdlatul Ulama (NU) sangatlah berjasa dan sangat diharapkan peran dan kiprahnya dalam pembangunan di Kalimantan Tengah, khususnya dibidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan.

200

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

Disamping yang tak kalah pentingnya keharmonisan kehidupan sosial keagamaan dan sebagai mitra pemerintah dalam memajukan dan memakmurkan masyarakat di bumi Tambun Bungai ini. Demikian sambutan tertulis Gubernur Kalteng A Teras Narang SH dibacakan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) NU, di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas, Kamis (29/12) siang. Gubernur mengharapkan rencana program kerja lima tahun kedepan dapat menjadi mitra Pemerintah Daerah dalam sama-sama membangun Kalimantan Tengah yang kita cintai ini. Ditempat yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) NU Prof DR KH Said Aqil Siradj MA menyatakan, NU berkomitmen terahadap Negara Kasatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila dan Bhinika Tunggal Ika. “ Kita bangun sesama umat Islam, sesama bangsa Indonesia, ajak KH Said Aqil Siradj. Diharapkannya Mukerwil dapat menghasilkan program yang bermanfaat untuk mengantisipasi masa depan . Selasai pembukaan , Ketua Umum PB NU melakukan penanaman pohon dihalaman Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas. Selanjutnya meninjau pembangunan Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, saat meninjau Ketua Umum PB NU mendapat penjelasan langsung tentang pembangunan Masjid Agung Al Mukarram dari Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM (Humas),

NU DIHARAPKAN BERPERAN MEMBANGUN KAPUAS AMANAH
Friday, December 30, 2011
KUALA KAPUAS - Warga Nahdlatul Ulama atau kaum Nahdiyyin di Kabupaten Kapuas cukup banyak, diharapkan berperan dalam membangun Kabupaten Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh Harapan itu disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada Tabliq Akbar dalam rangka Mukerwil NU Kalteng di Masjid Darul Mutaqqin Kuala Kapuas, Kamis (29/12) malam. Bupati HM Mawardi sangat memberikan apresiasi terhadap Nahdlatul Ulama (NU), karena dia yakin pembangunan di Kabupaten Kapuas tidak terlepas dari peran kaum Nahdiyyin, diantaranya pembangunan dibidang pendidikan. “ Ini sangat tepat sekali, karena negara yang maju memilki sumber daya manusia yang handal”, ungkap HM Mawardi. Kemudian dia selalu berpasan mari kita menjaga kebersihan. “ Saya

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

201

bersyukur bahwa tadi Ketua Umum Pengurus Besar NU Prof KH Said Aqil Siradj mengatakan, Kota Kuala Kapuas bersih,” kata HM Mawardi. “Mari kita jaga terus Kota Kuala Kapuas agar selalu bersih , buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan dan budayakan hidup bersih, karena kebersihan itu adalah sebagaian dari iman,” tutur HM Mawardi, Ditempat yang sama , usai memberikan ceramah Agama, Ketua Umum Pengurus Besar NU Prof DR KH Said Aqil Siradj MA mangajak kepada umat Islam khususnya warga Nahdiyyin , mari kedepan kita bersungguh-sungguh mewujudkan keharmonisan hidup, menjunjung tinggi kebhinikaan. Menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang kita warisi dari nenek moyang kita, yang menjadi nilai Pancasila ,Undang-Undang Dasar 1945. “ Tidak mungkin bangsa Indonesia akan selamat, kalau bukan kita yang mempertahankan, ungkap KH Said Aqil Siradj (Humas)

BUPATI LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID AL AMIN
Friday, December 30, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM meletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Amin di Kelurahan Barimba, Kecamatan Kapuas Hilir, Jumat (30/12) siang. Peletakan batu pertama dilakukan selasai sholat Jumat di Masjid tersebut, disaksikan Camat Kapuas Hilir Dra Hartini, Unsur Tripika dan sejumlah jemaah Majid Al Amin. Pada kesempatan itu HM Mawardi mengajak kepada umat Islam setempat khususnya dan di Kabupaten Kapuas umumnya untuk rajin bersedah dan padai bersukur. “ Kita perlu tempat rumah ibadah yang refesentatif dan nyaman , untuk itu mari kita bergotong royong bersama-sama membangun Masjid ini,” ajak HM Mawardi. Sisihkan sebagian rezeki yang diberikan Allah SWT untuk di sedekahkan pada pembangun Masjid ini, sungguh sangat baik sekali , tutur HM Mawardi. Dari sedekah yang kita berikan sebagai bekal amal ibadah untuk kehidupan di akhirat kelak dan menjadi berkah. HM Mawardi juga mengajak, agar padai bersyukur, orang yang padai bersyukur , rezekinya akan ditambah oleh Allah SWT . “ Mari kita jaga dan tingkatkan ukhuwah Islamiah, persatuan dan kesatuan antar umat beragama, karena Islam merupakan agama Rahmatan Lil Alamin, tutur HM Mawardi. Menurut Ketua Pembangunan Masjid Al Amin Widodo, Masjid ini akan dibangun berukuran 14 meter x 14 meter , akan menelan biaya sekitar Rp. 130 juta. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi menyerahkan bantuan uang dari Pemerintah Kabupaten Kapuas dan bantuan uang secara pribadi untuk pembangunan Masjid Al Amin Kelurahan Barimba.Bantuan diterima langsung oleh Ketua Pembangunan Masjid, Widodo.(Humas)

202

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

KEBERHASILAN KAPUAS MEMBAWA KEMAJUAN KALTENG
Friday, December 30, 2011
KUALA KAPUAS – Pembangunan di Kabupaten Kapuas cukup berperan bagi Provinsi Kalimantan Tengah, keberhasilan Kabupaten Kapuas juga akan membawa kemajuan Kalimantan Tengah (Kalteng) Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengatakan, mengapa Kabupaten Kapuas cukup berperan terhadap Provinsi Kalimantan Tengah , ini bukan berarti Kabupaten lainnya tidak berperan, katanya, saya hanya membaca, memotret dari Kabupaten Kapuas, imbuhnya. Ada beberapa alasan terang HM Mawardi, dan ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas , diantaranya lumbung padinya Kalimantan Tengah adalah Kabupaten Kapuas. Kemudian letak Kabupaten Kapuas strategis, disebelah timur ibukota Kalimantan Selatan , sebelah barat Palangka Raya. HM Mawardi menyampaikan hal itu saat memberikan materi di depan peserta Mukerwil Nahdlatul Ulama (NU) Kalteng di Gedung Gandang Garantung Kuala Kapuas, Jum’at (30/12). Dalam meterinya tentang , Membangun Kapuas Menuju Kapuas Yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh) . HM Mawardi mengatakan, kalau di Kabupaten pembangunannya bagus , maka di Provinsi juga bagus, jika di Provinsi pembangunan bagus maka Indonesia juga bagus. Pada bagian lain diungkapkan ,” saya merasa sangat berterima kasih kepada NU atas perannya dalam bidang pendidikan yaitu dengan adanya pondok pesantren,” tutur HM Mawardi. Pondok pesantren sangat berperan didalam mencerdaskan masyarakat kita, katanya. “ Kita tidak lepas dari perbaikan sumber daya manusia”, ungkap HM Mawardi. Kemudian dia menyampaikan program strategis daerah Kabupaten Kapuas , diantaranya pembangunan pelabuhan laut Batanjung, Kota Terpadu Mandiri (KTM), pengembangan model konservasi (REDD) melalui Kalimantan Forest Climate Parntership KFCP), Untuk komoditi unggulan , meliputi padi, karet, rotan, ikan patin dan ternak sapi, sedangkan penunjang, budidaya perikanan dan peternakan, terang HM Mawardi Materi yang disampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi mendapat perhatian serius dan applause dari peserta Mukerwil NU Kalteng. (Humas).

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 2)

203

0101319622

Non-customer created content © SharedBook and its licensors. All rights reserved by their respective parties. Patents pending for the SharedBook technology. NOT FOR RESALE. For personal, noncommercial use only. LIABILITY LIMITED TO COST OF PRODUCT.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->