PEMURNIAN

ABSTRACT
Purification is used to separate specific substances from the influence of other substances that pollute to be a pure state. Mixture of a solution can be separated by physical purification methods based on differences in particle size properties of boiling point, freezing point, the absorption solution and the mixture components. Rarely found an organic reaction that can provide results that pure, ie a compound which, among others, is a byproduct of raw materials that do not dissolve or react join that serves as a solvent and a catalyst in a reaction to produce the compound in question will require the separation and purification. Therefore, if we want an outcome that is pure, we need to hold or be a process of purification. Purification can be done in various ways such as by extraction, filtration, centrifugation, recrystallization and sublimation. The purpose of purification is to separate the substance in order to obtain pure substances by comparing the filtrate and sentrat, also can separate the back of a substance from a mixture of liquid and solid in order to obtain a pure state. The principle of this experiment is based on the size of the particles from a liquid mixture with a solid with a variety of ways: 1. Filtration: The process of purification were based on particle size. 2. Centrifugation: The process of purification based on specific gravity. 3. Recrystallization: The process of re-crystallization by heating and cooling. 4. Extraction: The process of separation of substances by using an organic solvent. The results of this purification experiment is obtained on centrifugation experiment sentrat colored nodes is a bit murky. In filtration experiments obtained colorless clear filtrate. In recrystallization experiments NaCl crystal form and the white cube on floured CuSO4, brittle, needle-shaped crystals and blue. And at the clear solution obtained ekstraktasi experiment with a purple tube base.

PENDAHULUAN Latar Belakang Percobaan Pemurnian digunakan untuk memisahkan zat tertentu dari pengaruh zat lain yang mengotorinya untuk menjadi keadaan murni. Campuran suatu larutan dapat dipisahkan melalui cara-cara fisis pemurnian didasarkan pada perbedaan ukuran partikel sifat titik didih, titik beku, daya larutan dan daya serap komponen campuran. Jarang sekali ditemukan suatu reaksi organik yang dapat memberikan hasil yang murni, yaitu suatu senyawa yang antara lain adalah hasil sampingan bahan baku yang tidak larut atau ikut bereaksi yang berfungsi sebagai pelarut dan katalisator dalam suatu reaksi untuk menghasilkan senyawa yang dimaksud maka diperlukan pemisahan dan pemurnian.

Oleh karena itu apabila kita menginginkan suatu hasil yang murni, maka perlu diadakan atau dilakukan suatu proses pemurnian. Pemurnian dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya yaitu dengan ekstraksi, filtrasi, sentrifugasi, rekristalisasi dan sublimasi. Tujuan Percobaan Tujuan pemurnian adalah untuk memisahkan zat agar mendapatkan zatzat murni dengan membandingkan filtrat dan sentrat, juga dapat memisahkan kembali suatu zat dari campuran cair dan padat agar diperoleh suatu keadaan murni. Prinsip Percobaan Prinsip percobaan ini adalah berdasarkan ukuran partikel dari

93

Rekristalisasi: Proses pengkristalan kembali dengan cara pemanasan dan pendinginan. Pelarut tidak bereaksi dengan senyawa yang dimurnikan. Ekstraksi: Proses pemisahan zat dengan menggunakan bahan pelarut organik. Menghasilkan kristal yang baik dari senyawa yang dimurnikan. Teknik pemisahan dengan kristalisasi berdasarkan pada perbedan titik beku komponen. dan ekstrasi. Fluida yang difiltrasi dapat berupa cairan atau gas. 3. Dapat melarutkan senyawa lain. padatan. 4. Terdapat beberapa cara untuk pemurnian diantaranya filtrasi. dengan bantuan alat sentrifugal. filtrasi ini meliputi ragam operasi mulai dari penyaringan sederhana hingga pemisahan yang kompleks. Air sering kali digunakan sebagai pelarut pertama kemudian pelarut keduanya adalah pelarut organik yang tidak tercampur dengan air. campuran 94 . 3. sedangkan senyawa yang sifatnya polar akan larut didalam fase air. atau keduanya. TINJUAN PUSTAKA Pengertian Pemurnian Pemurnian adalah pemisahan zat agar didapat zat-zat yang murni. demikian juga sebaliknya yaitu senyawa yang sifatnya nonpolar akan lebih mudah larut dalam pelarut yang nonpolar. sedangkan kristalkristal kecil menggunakan kertas saring yang pori-porinya kecil. Ekstraksi adalah proses pemisahan campuran dimana zat-zat yang akan terpisahkan terbagi kedalam dua pelarut yang tidak saling bercampur. 2. atau septum. Syarat pelarut yang baik untuk rekristalisasi : 1. Rekristalisasi atau pengkristalan yaitu dengan cara pemisahan zat dari campuran yang tidak bereaksi dengan menggantikan pelarut dan pada fasa kejenuhan tertentu zat tersebut dapat mengkristal. Filtrasi: Proses pemurnian senyawa berdasarkan ukuran partikel. Macam-Macam Pemurnian Filtrasi adalah pembersihan partikel padat dari suatu fluida dengan melewatkannya pada medium penyaringan. Pada industri. 1983). Salah satu cara supaya cairan cepat mengalir yaitu menggunakan corong yang terbuat dari porselen dan mempunyai fungsi mempercepat penyaringan. 2. Dalam suatu sentrifugasi. 5. Dalam suatu pemisahan yang ideal oleh ekstraksi pelarut. Sentrifugasi dilakukan untuk mengendapkan zat padat dari suatu cairan. Mempunyai titik didih relatif rendah (mudah terpisah dengan kristal murni). Senyawa yang sifatnya polar akan lebih mudah larut dalam pelarut yang sifatnya polar. 4. sentrifugasi. Dengan demikian senyawasenyawa organik yang nonpolar akan terdapat dalam fase organik. rekristalisasi. aliran yang lolos dari saringan mungkin saja cairan. Memiliki daya pelarut yang tinggi pada suhu tinggi dan daya pelarut yang rendah pada suhu rendah. dimana zat padat itu tertahan.Jurnal Praktikum Kimia Dasar “Pemurnian” campuran zat cair dengan padat dengan berbagai cara: 1. Sentrifugasi: Proses pemurnian berdasarkan berat jenis. Filtrasi pemurnian zat didasarkan perbedaan ukuran partikel yang dilakukan dengan menyaring zat cair dengan zat yang mencemarinya yang ditentukan oleh kertas saring. seluruh zat yang diinginkan akan berakhir dalam pelarut dan semua zat penganggu dalam pelarut yang lain (Underwood. Dalam penyaringan kualitas saringan harus diperhatikan biasanya kristal-kristal besar menggunakan kertas saring yang pori-porinya besar.

perhatikan warna larutan. 2010) Rekristalisasi Berdasarkan percobaan rekristalisasi didapat hasil pengamatan: 95 . lalu aduk. DAN METODE PERCOBAAN Alat yang Digunakan Alat yang digunakan pada percobaan ini adalah corong. Meja 3. BAHAN. Ekstrasi Masukan 1 butir yodium ke dalam tabung reaksi yang berisi 2 ml air. akuades. gelas kimia pipet. sentrifuge. Sebagian air (5ml) dituangkan ke dalam tabung sentrifuge lalu di sentrifuge. Metode Percobaan Metode percobaan yang digunakan dalam percobaan pemurnian ini yaitu: 1. HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN Hasil Pengamatan Sentrifugasi dan Filtrasi Berdasarkan percobaan sentrifugasi dan filtrasi didapat hasil pengamatan: Tabel 6. Setelah melakukan sentrifugasi cara memisahkan sentrat dan endapannya dengan cara mendekantasi sentrat. Letakan cawan uap di atas gelas kimia yang beri CuSO4. ALAT. batang pengaduk. Sentrifugasi Sentrat bening agak sedikit keruh Filtrat bening 2. dan cawan uap. dilarutkan garam kotor 1 sendok. Sentrat adalah hasil dari mendekantasi. CuSO4. bunsen. jika sudah berwarna cokelat tambahkan 2 ml CCL4 atau CHCl3. Dipanaskan hingga hampir kering. Sementara itu. Hasil Pengamatan Sentrifugasi dan Filtrasi No.Jurnal Praktikum Kimia Dasar “Pemurnian” diputar dengan kecepatan yang tinggi dan gaya sentrifugasinya mempunyai kekuatan gaya tarik buatan yang besar. Kocok dengan cara membenturkan dasar tabung dengan telapak tangan. Filtrat akan ditampung di tabung reaksi. tabung reaksi. 1999). 3. ditambahkan air 10 ml lalu saring filtratnya dan taruh di atas cawan uap. 2. yang mendorong endapan kedasar bawah (Brady. Kocok. Setelah di sentrifuge. kemudian singkirkan pembakar lalu biarkan air habis menguap. Kelompok II. Bandingkan filtrat dengan sentrat. Rekristalisasi Dilarutkan CuSO4 10 gram dengan 25 ml air di dalam gelas kimia. Filtrasi: Dituangkan 5 ml larutan bubur kapur ke dalam tabung reaksi dengan menggunakan corong yang telah dilapisi dengan kertas saring. Filtrasi (Sumber: Hilda Rani Dwitama. yodium. kawat kasa. sentrat dipisahkan dari endapan dengan cara dekantasi. Mendekantasi adalah proses memisahkan endapan dengan cara menuangkan larutannya saja sehingga endapan tidak ikut dalam larutan. spatula. tabung sentrifuge. Bahan yang Digunakan Bahan yang digunakan pada percobaan ini adalah bubur kapur. Amati perubahannya. dan CCl4 atau CHCl3. Sentrifugasi dan Filtrasi Sentrifugasi: Dimasukan 2 atau 3 sendok bubur kapur ke dalam gelas kimia yang berisi air 25 ml. garam kotor. Percobaan Hasil 1. kertas saring.

Ekstraksi Larutan berwarna bening dan bawah berwarna ungu Gambar 10. Sedangkan rekristalisasi adalah menjadikan kristal kembali dengan proses pemanasan dan pendinginan. pada percobaan ini filtrat berwarna bening.Berwarna biru. Iod menunjukkan sifat-sifat menyerupai logam. Sentrifugasi bekerja berdasarkan prinsip berat jenis sedangka filtrasi berdasarkan prinsip ukuran partikel. Percobaan Hasil 1. Sentrat lebih keruh dibandingkan filtrat. tapi tidak sereaktif halogen lainnya. Kristalisasi adalah proses pembentukan kristal-kristal dengan cara pemanasan. Hasil Pengamatan Rekristalisasi No. Kristal jarum (Sumber: Hilda Rani Dwitama. NaCl adalah berasal dari reaksi antara NaOH dengan HCl menjadi NaCl dan H2O. Iod adalah padatan berkilauan berwarna hitam kebiru-biruan.Berbentuk kristal jarum. Meja 3. . Hasil Pengamatan Ekstraksi (Sumber: Hilda Rani Dwitama. Gambar 9. Gambar 8. Hal ini terjadi karena beberapa kemungkinan yaitu karena waktu sentfrifugasi terlalu cepat dan pada saat dekantasi sentratnya terbawa. pada percobaan ini sentrat berwarna bening sedikit keruh.Berwarna putih. Kelompok II.Jurnal Praktikum Kimia Dasar “Pemurnian” Tabel 7.Berbentuk kristal kubus. bila dipanasi akan berubah menjadi kapur yaitu kalsium oksida (CaO) dengan menjadi proses dekarbonasi (pengusiran CO2) : hasilnya disebut kampur atau quick lime yang dapat dihidrasi secara mudah menjadi kapur hydrant atau kalsium hidroksida (Ca(OH)2). . Pada proses ini air secara kimiawi bereaksi dan diikat oleh CaO menjadi Ca(OH)2 dengan perbandingan jumlah molekul sama. Sifat CaO (batu kapur) adalah batu kapur mempunyai sifat yang istimewa. Kelompok II. 2010) Ekstraksi Dari percobaan rekristalisasi didapat hasil pengamatan: Tabel 8. Hasil dari filtrasi disebut filtrat. Kristal kubus 2 NaCl + 10 ml air . Iod mudah larut dalam 96 . Percobaan Hasil 1. Iod membentuk senyawa dengan banyak unsur. menguap pada suhu kamar menjadi gas ungu biru dengan bau menyengat. CuSO4 + 10 ml air . Hasil Pengamatan Ekstraksi No. Biasanya bersifat higroskopis yang artinya zat yang dapat menyerap air. 2010) Pembahasan Hasil sentrifugasi adalah sentrat. Meja 3. yang kemudian menggeser iodida.

127I yang terdapat di alam.Jurnal Praktikum Kimia Dasar “Pemurnian” kloroform. juga senyawa iodatnya (KIO3). Saran Dalam melakukan percobaan tentang pemurnian. Tapi hanya satu isotop yang stabil. (2010). dan digunakan dalam proses penyembuhan kelenjar tiroid. Macam-macam pelarut organik yaitu kloroform. Penuntun Praktikum Kimia Dasar. (2004). Iod memiliki 30 isotop yang sudah dikenali. Iod hanya sedikit larut dalam air. Kimia Universitas Asas dan Struktur. Dan pada percobaan ekstraktasi didapat larutan bening dengan dasar tabung berwarna ungu. Aplikasi pemurnian pada bidang pangan yaitu pembuatan garam. atau karbon disulfida yang kemudian membentuk larutan berwarna ungu yang indah. Nana. Dasar-Dasar Kimia Analitik. pemisahan minyak atsiri dan air suing. Tim Kimia Analitik. dan pembuatan minuman yang berupa kristal-kristal dari sari buah. rapuh. Haskia. Bandung: UNPAS. Sutresna. Kekurangan iod dapat menyebabkan penyakit gondok. Isotop buatan 131I. Penuntun DasarDasar Praktikum Kimia. 97 . Edisi IV. Analisis Kimia Kuantitatif. Underwood. Pada percobaan filtrasi didapat filtrat berwarna bening. Pada percobaan rekristalisasi NaCl terbentuk kristal kubus berwarna putih dan pada CuSO4 berupa serbuk. memiliki masa paruh waktu 8 hari. (1993). (1999). keadaan suatu alat harus selalu dalam keadaan bersih dan harus adanya suatu ketelitian dalam setiap pengamatan yang dilakuakan karena apabila keadaan suatu alat dalam keadaan kotor akan mempengaruhi hasil yang diperoleh. Fungsi CCl4 atau CHCl3 adalah sebagai pelarut organik. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Hasil pada percobaan pemurnian ini adalah pada percobaan sentrifugasi didapat sentrat berwarna bening agak sedikit keruh. Bandung : Grafindo. DAFTAR PUSTAKA Achmad. dan masih banyak lagi. Ella Turmala dan Ine Siti N. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia. enheksana. Senyawa yang paling umum adalah iodida dari natrium dan kalium (KI). L. pemurnian air. karbon tetraklorida. berbentuk kristal jarum dan berwarna biru. E James. pemurnian gula. aseton. Brady. (1983). (2000). Erlangga : Jakarta. Sains Kimia. Jakarta : Binarupa aksara. A. Sutrisno.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful