http://ta-tugasakhir.blogspot.com/2007/10/tipe-skala-pengukuran.

html Tipe Skala Pengukuran
Untuk memperoleh data dari responden, maka diperlukan skala yang dapat digunakan untuk mengukur sikap yang menjadi dasar kepribadian suatu populasi. Para ahli sosiologi membedakan dua tipe skala menurut fenomena soasia yang diukur, yaitu : 1. Skala pengukuran untuk mengukur perilaku susila dan kepribadian. 2. Skala pengukuran untuk mengukur berbagai aspek budaya lain dan lingkungan sosial. Berbagai skala yang dapat digunakan untuk penelitian Administrasi antara lain: 1. Skala Likert Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dengan Skala Likert, variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pertanyaan atau pernyataan. Jawaban setiap item instrumen yang menggunakan Skala Likert mempunyai gradasi dari sangat positif sampai sangat negatif, yang dapat berupa kata-kata antara lain: Sangat Penting (SP), Penting (P), Ragu-ragu (R), Tidak Penting (TP), Sangat Tidak Penting (STP). Untuk penilaian ekspektasi pelanggan, maka jawaban itu dapat diberi skor, misalnya: a. Sangat Penting (SP) : 5 b. Penting (P) : 4 c. Ragu-ragu (R) : 3 d. Tidak Penting (TP) : 2 e. Sangat Tidak Penting (STP) : 1 Untuk penilaian persepsi pelanggan, maka jawaban itu dapat diberi skor, misalnya: a. Sangat Baik (SB) : 5 b. Baik (B) : 4 c. Ragu-ragu (R) : 3 d. Tidak Baik (TB) : 2 e. Sangat Tidak Baik (STB) : 1

3.4. asalkan mesih sesuai dengan konteks permasalahan ● Jawaban suatu item dapat berupa alternative. atau sebaliknya. 2. Jadi. data yang diperoleh semuanya adalah data kualitatif yang kemudian dikuantitatifkan. Rating Scale Dari ke tiga skala pengukuran seperti yang telah dikemukakan. dan biasanya skala ini digunakan untuk mengukur sikap/karakteristik tertentu yang dipunyai oleh seseorang. dan jawaban “sangat negatif” terletak di bagian kiri garis. ‘benar-salah’.Instrumen penelitian yang menggunakan skala Likert dapat dibuat dalam bentuk checklist ataupun pilihan ganda. tetapi tersusun dalam satu garis kontinu yang jawaban “sangat positifnya” terletak di bagian kanan garis. Tetapi dengan Rating Scale. . maka pada Skala Guttman hanya ada dua interval yaitu ‘setuju’ atau ‘tidak setuju’. 3. sehingga informasi mengenai item tersebut diperjelas. hanya bentuknya tidak pilihan ganda maupun checklist.2. kalau pada Skala Likert terdapat 1. Semantic Differential Skala pengukuran yang berbentuk Semantic Differensial dikembangkan oleh Osgood. Data yang diperoleh adalah data interval. ● Reliabilitas pengukuran bisa diperoleh dengan jumlah item tersebut diperjelas. Penelitian menggunakan Skala Guttman dilakukan bila ingin mendapatkan jawaban yang tegas terhadap suatu permasalahan yang ditanyakan. data mentah yang diperoleh berupa angka kemudian ditafsirkan dalam pengertian kualitatif. Data yang diperoleh dapat berupa data interval atau rasio dikhotomi (dua alternatif). dari kata ‘sangat setuju’ sampai ‘sangat tidak setuju’. Skala Guttman Skala pengukuran dengan tipe ini akan didapatkan jawaban yang tegas. Keuntungan skala Likert adalah : ● Mudah dibuat dan diterapkan ● Terdapat kebebasan dalam memasukkan pertanyaan-pertanyaan. dan lain-lain. diantaranya : ‘ya’ dan ‘tidak’. 4. Skala ini juga digunakan untuk mengukur sikap.5 interval.

Dalam skala model Rating Scale. . responden tidak akan menjawab salah satu dari jawaban kualitatif yang telah disediakan. seperti skala untuk mengukur status sosial ekonomi. senang atau tidak senang. setuju atau tidak setuju.Responden menjawab. tidak terbatas untuk pengukuran sikap saja tetapi untuk mengukur persepsi responden terhadap fenomena lainnya. pengetahuan. dan lain-lain. Yang penting dalam Rating Scale adalah harus dapat mengartikan setiap angka yang diberikan pada alternatif jawaban pada setiap item instrumen. kemampuan. tetapi angka 2 oleh orang tertentu belum tentu sama maknanya dengan orang lain yang juga memilih jawaban dengan angka 2. pernah atau tidak pernah adalah merupakan data kualitatif. Orang tertentu memilih jawaban angka 2. tetapi menjawab salah satu jawaban kuantitatif yang telah disediakan. Oleh karena itu Rating Scale ini lebih fleksibel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful