Siti Hartina Indah A. Andyna M. Muh. Fajri Muh. Ahyar P.

Maldy Manguma

(15) (19) (21) (24) (31)

Cara menimbulkan GGL Induksi

G

Menggerakkan magnet masuk keluar kumparan
Memutar magnet di depan kumparan

dc

G

Memutus mutus arus pada kumparan primer yang didekatnya terdapat kumparan sekunder

AC

G

Mengalirkan arus listrik bolak balik pada kumparan primer yang di dekatnya terdapat kumparan sekunder.

Melalui berbagai percobaan, Michael Faraday (1791-1867), seorang ilmuwan jenius dari inggris akhirnya berhasil membuktikan bahwa arus listrik memang dapat dihasilkan dari perubahan medan magnetik .

Peristiwa dihasilkannya arus listrik akibat adanya perubahan medan magnetik dinamakan induksi elektromagnetik, sedangkan arus yang dihasilkan dari induksi elektromagnetik dinamakan arus induksi. Penemuan ini dikenal dengan “Hukum Faraday”. Penemuan ini dianggap sebagai penemuan monumental. Mengapa?… Pertama, “Hukum Faraday” memiliki arti penting dalam hubungan dengan pengertian teoretis tentang elektromagnetik. Kedua, elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai penggerak secara terus-menerus arus aliran listrik seperti yang digunakan oleh Faraday dalam pembuatan dinamo listrik pertama .

Kesimpulan Percobaan Faraday
Ketika magnet digerakkan ( keluar- masuk ) dalam kumparan, jarum pada galvanometer akan menyimpang. Ketika magnet tidak digerakkan (berhenti) dalam kumparan, jarum pada galvanometer tidak menyimpang (menunjukkan angka nol). Penyimpangan jarum galvanometer ini menunjukkan bahwa di dalam kumparan mengalir arus listrik. Arus listrik seperti ini disebut arus induksi.

Arus listrik timbul karena adanya perubahan jumlah garis gaya magnet, yang mengakibatkan pada ujung-ujung kumparan timbul beda potensial. Beda potensial ini disebut gaya gerak listrik induksi (ggl induksi).

Hukum Faraday
Jika sebuah penghantar memotong garis-garis gaya dari suatu medan magnetik (flux) yang konstan, maka pada penghantar tersebut akan timbul tegangan induksi. Perubahan flux medan magnetik didalam suatu rangkaian bahan penghantar, akan menimbulkan tegangan induksi pada rangkaian tersebut.

Persamaan Ggl induksi (εind) yang memenuhi hukum Faraday adalah sebagai berikut:

Apa arti tanda negatif itu ?

Tanda negatif berati sesuai dengan Hukum Lenz , yaitu “Ggl Induksi selalu membangkitkan arus yang medan magnetiknya berlawanan dengan sumber perubahan fluks magnetik”.

Alat-alat yang menggunakan konsep induksi elektromagnetik adalah : 1. Dinamo/generator 2. Transformator

Dinamo
Dinamo sepeda menggunakan roda untuk memutar magnet. Ggl induksi yang timbul pada dinamo digunakan untuk menyalakan lampu.
Semakin cepat roda berputar semakin terang nyala lampunya.

Prinsip Kerja Generator
Ketika kumparanberputar hingga Pada posisi terus berputar hingga sisi Kumparan ini kumparan mendapat sisi Pada posisi vertikal kumparan Pada posisi terus diputar didalam Kumparan vertikal kumparan medan magnet, maksismum. garis garis-gaya magnet perubahan garis tidak bergerak kesatu sisi sisi biru bergerak kebawahdan sisi kuning tidakmengalami atas dan biru mengalami perubahan Kumparan terus berputar tidak atas kumparanke sehingga gaya magnet bawah. tidak ada kuning bergerak keatas.dankeada gaya magnet sehingga bergerak (biru) bergerak mengalami perubahan mengalami perubahan sedang isi mengalir pada listrik yanglainnya (kuning) Kumparangaris gaya magnet yang listrik yang mengalami perubahan Kumparan mengalir pada semakin sedikit sehingga arus listrik yang bergerak magnrt yang bertambah kumparan magnet yang bertambah garis gayake bawah. kumparan garis gaya mengitari kumparan melemah Kumparan mengalami setiap sisi banyak, sehingga pada perubagan banyak, sehingga pada setiap sisi garis gaya mengalir arusmakin yang kumpaan mengaliryang listrik yang kumpaan nagnet arus listrik sedikit, sehingga pada kedua sisi berlawanan hingga posisi kumparan berlawanan hingga posisi kumparan kumparan horisontal mengalir arus listrik horisontal Cincin mengitari kumparan hingga posisi kumparan vertikal

Sikat-sikat

Generator menghasilkan listrik menggunakan prinsip induksi elektromagnetik

Transformator
Transformator (trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC).

Bagian-bagian transformator

Contoh transformator

Lambang Transformator

Prinsip Kerja Transformator
Dengankumparan dua Trafo terbuat dari Agar menghubungkan Ketika Saklar diputus, Listrik yang dihasilkan Perhatikan gambar! Dengan mengganti kumparan primer ke buah arus menghasilkan sekunder listrik secara listrikkumparan yang oleh berhenti Ketika saklar arah sumber menerus, maka dililitkan pada sebuah listrik listrik AC, maka mengalir pada sesaat sekunder hanya disambung, listrik terus terus-menerus, arus listrikkumparan ini cincin ia harus juga maka besi primer kumparan lunak. karena selalu mengalir melalui kutub magnet berubah,mengalamidan mengalamiprimer sehingga cincin hanya kutub magnet kumparan perubahan akan berubah secara juga selalu berubah dan Kumparan magnet terus garislunak berubah kehilanganyang perubahan besi gaya jumlah terus menerus kumparan sekunderdan dihubungngkandengan menerus,magnet. terus kemagnetannya, garis gaya magnet menjadi yaitu ke mengalami perubahan sumber tegangnan cara merubah kutupjarumsaat listrik pada galvanometer Jarumgalvanometer garis gayakumparan disebut bergerak kutup magnet secara kembali magnet pada dinyalakan atau bergerak sesaat dan menghasilkannol.arah primer dengan teruslistrik Kumparan sesaat dan dimatikan. saat menerus kembali ke listrik secara terus -menerus tempat hasil disebut berlawanan. Mengapa? kumparan sekunder

Prinsip Kerja Trafo secara singkat

Arus bolak-balik menyebabkan terjadinya perubahan medan magnet pada kumparan primer.

Perubahan medan magnetik pada kumparan sekunder menghasilkan ggl induksi.

Perubahan medan magnet pada kumparan primer diteruskan oleh inti besi lunak ke kumparan sekunder.

Prinsip kerja inductor ruhmkorff : Setelah saklar ditutup, arus listrik mengalir dalam kumparan primer,sehingga inti besi menjadi magnet.Akibatnya,silinder logam tertarik oleh inti besi.Hal ini mengakibatkan arus listrik terputus karna antara kumparan primer dan interoptor tidak terhubung ,sehingga kemahnetan inti besi hilang dan silinder logam terlepas kembali keposisi semula. Pada silinder logam menempel pada interuptor, arus listrik mengalir kembali pada kumparan primer,inti besi bersifat magnet,sehingga silinder logam tertarik kembali pada inti besi.keadaan ini terusmenerus terjadi secara berulang-ulang dalam waktu yang singkat,sehingga pada kumparan primer terjadi perubahan medan magnetic.Perubahan medan magnetic pada kumparan primer menimbulkan induksi elktromagnetik pada kumparan sekunder sehingga pada kumparan sekunder dihasilkan gaya gerak listrik induksi.

Inductor ruhmkorff dipergunakan untuk menghasilkan tegangan tinggi guna keperluan pengapian pada kendaraan bermotor. Inductor ini terdiri dari dua kumparan, yaitu kumparan primer dan kumparan sekunder. Kumparan sekunder mempunyai jumlah lilitan jauh lebih banyak dibandingakan kumparan primer. Sebagai sumber tegangan digandakan baterai. Agar menghasilkan perubahan garis gaya pada kumparan arus searah, batterai perlu diputus-putuskan oleh kontak pemutus arus (interuptor). Tegangan yang dihasilkan pada kumparan sekunder bisa mencapai 10000 sampai dengan 20000 V.

Arah arus listrik induksi

G

Kutub Utara magnet bergerak mendekati kumparan

Arah arus listrik induksi

G

Kutub Utara magnet bergerak menjauhi kumparan

Arah arus listrik induksi

G

Prinsip induksi diri
ε=-L di dt

W = ½ Li2

L=N

di

Persamaan Transformator
Pada trnasformator jumlah lilitan transformator sebanding dengan tegangannya. • • • • Np Ns Vp Vs = Jumlah lilitan primer = Jumlah lilitan sekunder = Tegangan primer = Tegangan sekunder

Np Vp  Ns Vs

Transformator ideal jika energi yang masuk pada transformator sama dengan energi yang keluar dari transformator

Wp = Ws Vp. Ip . t = Vs . Is . t

Vp Is  Vs Ip

• Is
• Ip

= kuat arus sekunder
= kuat arus primer

1.Generator Listrik 2. Generator AC 3. Generator DC 4. Dinamo sepeda 5. Transformator

1. Generator Listrik
Mesin paling penting yang mengubah dunia gelap menjadi terang ditemukan oleh Michael Faraday dengan mengubah energi kinetik menjadi lergi listrik menggunakan prinsip induksi elektromagnetik. Generator terdiri dari dua bagian utama. Stator adalah bagian yang diam yang terdiri dari kumparan tembaga. Rotor adalah bagian magnet yang menghasilkan fluks listrik.

Genetator Listrik

2. Generator AC

Generator AC

3. Generator DC
Generator DC sederhana dengan satu loop. Generator DC memiliki kontak pada ujung kumparan yang berputar dibuat dari sebuah cincin belah (komutaor). Cincin belah ini juga memiliki satu terminal keluaran sehingga menghasilkan arus searah.

4. Dinamo Sepeda

Roda dinamo

Sumbu dinamo Magnet
Inti besi kumparan

5. Transformator
1. Transformator step up Ciri – ciri 2. Transformator step down Ciri – ciri Penurun Tegangan Ns < Np Vs < Vp Is > Ip

Penaik Tegangan
Ns > Np Vs > Vp

Is < Ip

Vp

Np

Ns

Vs

Vp

Np

Ns

Vs

Transmisi daya listrik dari pembangkit listrik ke konsumen menggunakan tegangan tinggi. Untuk itu diperlukan transformator peningkat (step-up) dan transformator penurun (step-down).

PLTU

Jaringan tranmisi tegangan tinggi

Gardu penurun tegangan dari 150 KV Jaringan transmisi tegangan menengah menjadi tegangan menengah 20 kV

Gardu penurun tegangan dari 20 kV menjadi 220 V
Siap digunakan oleh konsumen

Pola gelombang tegangan bolak-balik mengikuti pola sinusoida.

Vm 0 -Vm
Satu siklus

vm

vm

Besar tegangan sesaat :

v = vm sin ωt

Pola gelombang arus bolak-balik mengikuti pola sinusoida.

0 -im
Satu siklus

im

im

Besar arus sesaat :

i = im sin ωt

A. Nilai Efektif & Nilai Maksimum

Nilai Rata-rata

R-L-C

 Rangkaian RLC–seri
(a) Rangkaian RLC–seri dalam sumber tegangan bolak balik

(b) Contoh rangkaian RLC–seri, Lampu sebagai resistor R.

suatu pembangkit pulsa (function generator) dihubungkan dengan resistor yang berupa lampu, induktor dan kapasitor.

Sesuai dengan hukum kedua Kirchhoff untuk rangkaian seri

 yang dapat ditulis sebagai berikut :

Dari rumusan tegangan untuk sumber tegangan bolak balik v(t), menyatakan bahwa tegangan pada masing masing elemen R, L, dan C memiliki beda fase secara bertutut–turut adalah nol, –π/2 dan π/2 terhadap tegangan sumber.

(a) Diagram fasor untuk rangkaian RLC– seri, bila XL > XC

(b) Hubungan antar tegangan dalam rangkaian RLC–seri

 Impedansi
Impedansi merupakan nilai efektif terhadap total nilai resistansi yang berasal dari seluruh elemen RLC suatu rangkaian, sehingga hukum Ohm untuk arus bolak balik

impedansi total rangkaian, dengan satuan SI ohm (Ω).

Besar tegangan maksimum pada elemen R, L, dan C secara bertutut–turut dapat ditulis sebagai berikut :

(a) Diagram fasor untuk impedansi rangkaian RLC–seri, bila XL > XC

(b) Hubungan antar tegangan dalam rangkaian RLC– seri, bila XL > XC

Dari gambar dengan menggunakan sifat vektor dari fasor impedansi Z maka adalah merupakan resultan antara R dan selisih antara XL dan XC atau gunakan kaidah sisi miring segitiga siku pitagoras, sehingga impedansi untuk RLC–seri dapat dinyatakan sebagai berikut

Berangkat dari kenyataan bahwa dalam sambungan seri semua elemen memiliki arus yang sama. maka bila semua suku pada ruas kiri maupun kanan dikalikan dengan Im didapat persamaan yang mirip, namun sangat membantu pemahaman,

Dari diagram fasor impedansi masing masing elemen R, L, dan C didapat hubungan sebagai berikut

Sedangkan dari diagram fasor tegangan pada masing masing R, L, dan C didapat hubungan sebagai berikut

Perumusan Impedansi Rangkaian RLC–seri
Besar impedansi RLC-seri adalah

Bila diasumsikan XL > XC sehingga XL − XC > 0 (positif, seperti pada diagram fasor) Sudut fase rangkaian RLC-seri adalah

Contoh soal :

Cari XC dan XL

XL lebih besar dari XC maka rangkaian ini adalah rangkaian bersifat induktif
Selanjutnya cari X total

Selanjutnya cari impadansi

Sudut (+) menunjukkan rangkain bersifat induktif

Resonansi
Resonansi rangkaian terjadi jika reaktansi induktif sama dengan reaktansi kapasitif

2πfL =

1 2πfC
Keterangan

f =

1 2π CL

f : frekwensi resonansi (hertz) C : kapasitas kapasitor (farad) L : induktansi diri (henry)

Jika XL> XC rangkaian besifat induktif

Dan jika XL< XC rangkaian bersifat kapasitif

Resonansi jika XL dan XC saling meniadakan

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful