Pengertian sistem pemerintahan

Istilah sistem pemerintahan berasal dari gabungan dua kata sistem dan pemerintahan. Kata sistem merupakan terjemahan dari kata system (bahasa Inggris) yang berarti susunan, tatanan, jaringan, atau cara. Sedangkan Pemerintahan berasal dari kata pemerintah, dan yang berasal dari kata perintah. Sistem pemerintahan diartikan sebagai suatu tatanan utuh yang terdiri atas berbagai komponen pemerintahan yang bekerja saling bergantungan dan memengaruhi dalam mencapaian tujuan dan fungsi pemerintahan. Kekuasaan dalam suatu Negara menurut Montesquieu diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu Kekuasaan Eksekutif yang berarti kekuasaan menjalankan undang-undang atau kekuasaan menjalankan pemerintahan; Kekuasaan Legislatif yang berate kekuasaan membentuk undang-undang; Dan Kekuasaan Yudiskatif yang berate kekuasaan mengadili terhadap pelanggaran atas undang-undang

Macam macam sistem pemerintahan

1. Sistem Pemerintahan Parlementer Sistem pemerintahan parlementer adalah sistem atau keseluruhan prisip penataan hubungan kerja antar lembaga Negara yang secara formal memberikan peran utama kepada parlemen atau badan legislatif dalam menjalankan pemerintahan Negara. Presiden hanya menjadi symbol kepada Negara saja. Contoh, kedudukan satu di Inggris, raja di Muangthai, dan Presiden di India. Seperti halnya di Inggris, dimana seorang raja tak dapat diganggu gugat, maka jika terjadi perselisihan antara raja dengan rakyat, Menterilah yang bertanggung jawab terhadap segala tindakan raja. Sebagai catatan, dalam pemerintahan kabinet parlementer, perlu dicapai adanya keseimbangan melalui mayoritas partai untuk membentuk kabinrt atas kekuatan sendiri. Kalau tidak, dibentuk suatu kabinet koalisi berdasarkan kerja sama antar beberapa partai. Karakteristik Sistem Parlementer - Parlemen, melalui pemimpin partai yang menguasai mayoritas kursi parlemen, menyusun kabinat (dewan Menteri). pembentukan kabinet itu akan menyusun sendiri susunan kabinet jika ia merasa tidak memerlukan koalisi, atau melakukan tawar-menawar dan menyusun bersama kabinet dangan pemimpin partai politik lain yang akan dilibatkan dalam kabinet koalisi. - Perdana Menteri dan para Menteri berasal dari kalangan anggota parlemen dan akan tetap menjadi anggota parlemen, sehingga hakikat kabinet hanyalah sebuah komisi dari parlemen. - Kepala Negara/Raja berperan sebagai penegak bila terjadi pertentangan antara parlementer dan kabinet. Prisip-prinsip Sistem Parlamanter  Rangkap Jabatan Konstitusi nagara yang menganut sistem parlementer akan menentukan bahwa mereka yang menduduki jabatan Menteri harus merupakan anggota Parlemen. prinsip ini berada dengan ajaran trias politika. Karena dalam trias politika melarang adanya rangkap jabatan atau tumpang tindih pejabat diantara tiga cabang kekuasaan yang ada.  Dominasi Resmi Parlemen Parlemen tidak saja membuat undang-undang baru, melainkan juga memiliki kekuasaan untuk merevisi atau mencabut undang-undang yang berlaku dan menentukan apakah sebuah undang-undang bersifat konstitusional/tidak. Kemacetan kerja atau deadlock antar legislatif dan eksekutif yang umum terjadi dalam sistem presidensial tidak ditoleransi dalam sistem parlementer. Dalam sistem ini kemacetan dipecahkan dengan mengubah keanggotaan dan perilaku salah satu/kedua belah pihak (parlemen dan kabinet).

yang akan memperkuat kedudukan parlemen dan mematangkan kelembagaan parlemen itu sendiri.Pembuatan kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. Mereka umumnya dipanggil bersidang oleh raja apabila negara memerlukan pajak.Belanda dan melibatkan utusan Pemerintah Belanda. . Pemerintahan dikendalikan oleh perdana menteri dan kabinetnya. Jadi . Konstitusi Ris1949 disusun melalui KMB yang berlangsung di Den Haag. Beberapa anggota BPUPKI menggunkan konstitusi Amerika Sserikat sebagai rujukan dalam membahas rancangan Hukum Dasar.Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik jelas. dan pejabat gereja yang dipilih dan dihentikan oleh raja. Dalam sistem ini. . Induk sistem pemerintahan dan contoh pengaruhnya  Induk sistem pemerintahan parlementer . Adapun kelemahan sistem pemerintahan parlemen antar lain : . Semakin sering raja memerlukan tambahan dana semakin sering parlemen bersidang. dimana presiden memainkan peran kunci dalam pengelolaan kekuasaan eksekutif.Kabinet Cikal bakal kabinet di Inggris adalah sebuah kelompok orang yang disebut CABAL yang dijadikan sebagai penasehat inti dan sekaligus penghubung dirinya dengan parlemen. sistem Pemerintahan Presidensial Sistem presidensial adalah sistem/keseluruhan prinsip penataan hubungan kerja antar lembaga negara melalui pemisahan kekuasaan negara. Contohnya adalah Amerika Serikat dengan check and balance. .Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif.seorang presiden menunjuk pembantu-pembantunya yang akan memimpin deprtemennya dan mereka itu bertanggung jwab kepada presiden. Kelebihan sistem ini adalah sebagai berikut : . Sehingga merekalah yang bisa dipersalahkan atau diminta pertanggungjawaban. bangsawan. Sedangkan Indonsia adalah pembagian kekuasaan (distribution of power). Lembaga ini kemudian dikenal dengan parlemen.kedudukan eksekutif. Karena itu. .  Contoh pengaruh : UUD 1945 dan konstitusi RIS 1949 di Indonesia UUD disusun oleh para pemimpin bangsa Indonesia sendiri. Karena itu.awal dirancang menggunakan sistem presidansial. 2. kepala negara Inggris selalu adalah raja/ratu. Raja-raja Inggris umumnya juga mempunyai lembaga penasihat yang ditentukan sendiri oleh raja. . Raja menganggap dirinya mempunyai hak suci dari Tuhan untuk memerintah dunia. bukan kepala parlemen. Pelaksana kekuasaan kehakiman menjadi tanggung jawab MA dan kekuasaan legislatif berada ditangan DPR.Kelangsungan kedudukan badan eksekutif tidak bisa ditentukan berakhir sesuai masa jabatannya.  Para menteri bertanggung jab kepada presiden. yang anggotanya hanya dari kalangan bangsawan dan pemimpin gereja.Sistem pemerintahan parlemen memiliki kelebihan dan kekurangan. Mereka tetap menduduki jabatannya sebagai menteri selama masih dipercaya oleh Presiden. Karakteristik sistem presidensial  Presiden adalah kepala negara sekaligus adalah kepala pemerintahan.Parlemen Cikal bakal parleman di Inggris adalah Witanagemot.Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan.Indonesia pun menggunakan sistem pemerintahan parlementer seperti yang digunakan oleh negara Belanda.Kepala Negara (raja/ratu) Inggris adalah negara kerajaan. yaitu dewan penasehat raja yang terdiri atas para pangeran. .

dan mengontrol MA dengan mengajukan calon MA.dan peluasan kekuasaan).demikian juga sebaliknya. Negara-negara lain seperti Kolombia. Seorang anggota parlemen tidak boleh merangkap menjadi menteri. melainkan tergantung para Presiden. .kontrol dan keseimbangan Untuk mencegah kemungkinan cabang kekuasaan memperbesar kekuasaannya sendiri. . eksekutif = lembaga pelaksana UU c.Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya. Sistem checks dan balances Amerika Serikat di bangun sistem checks and balances untuk mencegah satu cabang kekuasaan menguasai cabang kekuasaan yang lain. . Disana tidak seorangpun diperbolehkan menduduki lebih dari satu jabatan dalam ketiga cabang kekuasaan yang ada.Pemisahan kekuasaan negara Untuk mencegah tiga bahaya yaitu (tirani.Penyusunan progam kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya. legislatif = lembaga pembentukan UU b. .dan Venezuela juga menggunakan sistem pemerintahan presidensial. Prinsip-prinsip sistem presidensial . Presiden diberi kekuasaan untuk mengontrol kongres dengan hak veto atas UU yang telah disetujui kongres. Konstitusi sudah sepakat bahwa pemerintah yang baru akan terdiri dari 3 cabang dan masing-masing memiliki kekuasaan yang berbeda : a. yudikatif = lembaga pengadil pelanggar UU Presiden berwenang memilih anggota kabinet dan memecatnya jika ia menginginkannya.dengan sistem pemerintahan Amerika Serikat sebagai modelnya.Meksiko.Sistem pertanggung jawabannya kurang jelas. Sedangkan Presiden ialah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Induk sistem pemerintahan dan contoh pengaruhnya Induk sistem pemerintahan presidensial . Masa jabatan menteri sangat bergantung pada kepercayaan parlemen. Contoh pengaruh Filipina menggunakan sistem presidensial karena negara ini penuh berada dalam kekuasaan Amerika Serikat. Misalnya.mereka membentuk pemerintahan negara AS bedasarkan prinsip pemisahan kekuasaan negara.di Amerika Serikat.Masa jabatan badan eksekutif lebih dengan jangka waktu tertentu.  Kelebihan sistem presidensial adalah sebagai berikut : . Pemerintah Amerika Serikat bahkan juga memfasilitasi penyusunan konstitusi Filipina menjelang kemerdekaan negara ini. pemerintahan massa.pemisahan jabatan/larangan rangkap jabatan Berbeda dari sistem presidensial rangkap jabatan justru dilarang. .Kekuasaan eksekutif di luar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak.masing-masing cabang kekuasaan diberi kekuasaan untuk mengontrol Presiden dengan menolak RUU yang diajukan. Di Amerika terjadi pemisahan kekuasaan negara ke dalam tiga cabang kekuasaan.  Adapun kekurangannya antara lain: .Kostarika.menolak memberi persetujuan terhadap calon pejabat bawahan langsung Presiden dan mengadili serta memberhentikan Presiden.

Kekuasaan eksekutif presiden ditunjuk oleh legislatif sedangkan raja diseleksi berdasarkan undang-undang. Didalam sistem presidensial tidak diperbolehkan rangkap jabatan karena sudah ada ketentuan dalam pembagian kekuasaan. Menteri-menteri hanya bertanggung jawab kepada kekuasaan eksekutif (bukan kepada kekuasaan legislatif). Kekuasaan eksekutif bertanggung jawab kepada kekuasaan legislatif.Sistem parlementer dan sistem presidensial umum diterapkan di negara-negara sekarang ini. Kekuasaan eksekutif presiden diangkat berdasarkan demokrasi rakyat dan dipilih langsung oleh mereka atau melalui badan perwakilan rakyat. Presiden hanya sebagai simbol saja bertanggung jawab adalah parlemen/kabinet. Kekuasaan eksekutif dapat dijatuhkan oleh legislatif. Perdana menteri memiliki hak prerogratif (hak istimewa) untuk mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri yang memimpin departemen dan nondepartemen. Kedua sistem pemerintahan tersebut mempunyai perbedaan sistem parlementer. Ciri-ciri sistem parlementer Ciri-ciri pemerintahan parlemen yaitu:       Dikepalai oleh seorang perdana menteri sebagai kepala pemerintahan sedangkan kepala negara dikepalai oleh presiden/raja. Ciri-ciri sistem presidensial Ciri-ciri pemerintahan presidensial yaitu :       Dikepalai oleh seorang presiden sebagai kepala pemerintahan sekaligus kepala negara.Ppresiden memainkan peran kunci dalam pengelolaan kekuasaan eksekutif. Kekuasaan eksekutif tidak bertanggung jawab kepada kekuasaan legislatif. Presiden memiliki hak prerogratif (hak istimewa) untuk mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri yang memimpin departemen dan nondepartemen. Didalam sistem pemerintahan presidensial. Kekuasaan eksekutif tidak dapat dijatuhkan oleh legislatif. Menteri-menteri hanya bertanggung jawab kepada kekuasaan legislatif. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful