P. 1
Pru Rigo

Pru Rigo

|Views: 13|Likes:

More info:

Published by: Yohanes Purbanta Soerya on Nov 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2013

pdf

text

original

PENGERTIAN Prurigo secara umum adalah penyakit kulit yang ditandai dengan gangguan kulit berbentuk papula dan

nodul (ukurannya bervarisai), berwarna kecoklatan hingga kehitaman (hiperpigmentasi), kronis (berlangsung lebih 6 minggu) dan bersifat kumat-kumatan (residif).

ETIOLOGI Hingga kini, penyebab Prurigo belum diketahui. Diduga berhubungan dengan faktor emosional. Hal ini dilandasi fakta bahwa rasa gatal muncul terutama ketika penderita Prurigo mengalami stress atau ketegangan emosional.

TANDA dan GEJALA Tanda-tanda umum yang kerap dijumpai pada Prurigo, antara lain: ü Dijumpai lesi berbentuk papula dan nodul, berjumlah tunggal (Prurigo Simplex) maupun multiple (banyak). ü Penebalan dan hiperpigmentasi sehingga Prurigo berwarna kecoklatan hingga kehitaman. ü Gatal pada saat-saat tertentu, terutama ketika penderita mengalami ketegangan psikis. ü Lokasi tersering timbulnya Prurigo adalah anggota badan (ekstrimitas), terutama di permukaan bagian depan paha dan tungkai bawah hingga kaki. ü Ukuran lesi bervariasi, menebal, keras, berwarna merah kecoklatan hinggga kehitaman. Adakalanya mengalami pengelupasan di permukaan lesi.

5. PENATALAKSANAAN Mengingat bahwa penyebab pasti timbulnya Prurigo belum diketahui, maka pengobatan lebih ditujukan untuk meredakan keluhan (simptomatis) dan meminimalisir bekasnya. Obat-bat yang lazim digunakan pada Prurigo, diantaranya:

Antihistamin, untuk meredakan gatal, misalnya: Loratadine 10 mg atau Cetirizine 10 mg, diminum 1×1. Obat ini relatif tidak mengantuk dibanding antihistamin jenis lain.

Pengobatannya simtomatik. Prurigo simpleks 2. Injeksi dengan steroid intralesi.Strofulus . Dosis rata-rata: 0. KLASIFIKASI KOCSARD membagi prurigo menjadi 2 kelompok: 1. DERMATOSIS PRURIGINOSA Pada kelompok penyakit ini prurigo papul terdapat bersama-sama dengan urtika. gel ): steroid anti-inflamasi. Termasuk dalam kelompok penyakit ini antara lain ialah : strofulus.5 – 1 cc hingga maksimal 5 cc setiap sekali pengobatan. Muka dan bagian kepala yang berambut juga dapat terkena tersendiri atau bersama-sama dengan tempat lainnya. likenifikasi dan eksematisasi.• • Obat topikal ( krim. Beberapa variasi prurigo pernah dilaporkan. a.terutama mengenai badan.berupa pruritus bersamaan dengan sirosis biliaris primer. Pada umumnya menggunakan Triamcinolone asetonide. Tempat yang sering terkena ialah badan dan bagian ekstensor ekstremitas.sangat gatal. Dermatosis pruriginosa PRURIGO SIMPLEKS Prurigo papul ditemukan pada berbagai tingkat usia dan paling sering pada orang dengan usia pertengahan. prurigo kronik multiformis Lutz dan prurigo Hebra. salep.vesikel-vesikel dan jaringan-jaringan parut sebagai tingkat perkembangan terakhir dapat terlihat pada saat yang bersamaan.Prurigo melanotik Pierini dan Borda terjadi pada wanita usia pertengahan. tanda-tanda bekas garukan.d iberikan obat untuk mengurangi gatal baik sistemik maupun topikal. infeksi piogenik. Lesi berupa hiperpigmentasi retikular. Lesi biasanya muncul dalam kelompok-kelompok sehingga papul-papul.

Serangan dapat berlangsung bulanan sampai tahunan. liken urtikatus dan strofulus pruriginosis. permadani dan perkakas rumah tangga disemprot dengan insektisida. gnats (agas. Epidemiologi . lemari. nyamuk.Antihistamin peroral dapat menghilangkan rasa gatal. Papul-papul kecil yang gatal tersebar di lengan dan tungkai. b. Pengobatan mencakup pemberantasan serangga. Lesi-lesi muncul kembali dalam kelompok. Penderita juga mengalami pembesaran KGB. Pengertian Prurigo Hebra adalah penyakit kulit kronik dimulai sejak bayi atau anak.Pengobatan bersifat simtomatik. Biasanya tidak disertai pembesaran KGB maupun gejala konstitusi. Semua tingkatan perkembangan dan regresi papul-papul dapat dilihat pada saat yang bersamaan. Sering dijumpai pada bayi dan anak-anak. biasanya pada malam hari. Tempat-tempat tidur binatang peliharaan. Secara topikal penderita diberi losio antipruritus.Prurigo Hebra Prurigo Hebra adalah yang tersering didapat. dan yang tersering ialah kepinding. sela-sela rumah. c. Tetapi lesi dapat bertahan sampai 12 hari. Kelainan kulit terdiri atas papul-papul miliar berbentuk kubah yang sangat gatal dan lebih mudah diraba daripada dilihat.Penyakit ini juga dikenal sebagai urtikaria papular. Urtikaria papular merupakan reaksi hipersensitifitas terhadap gigitan fleas (kutu berkaki 6 dapat melompat). Krim kortikosteroid juga dapat dipakai.Prurigo kronik multiformis Lutz Kelainan kulitnya berupa papul prurigo disertai likenifikasi dan eksematisasi.Lesi mula-mula berupa urticated papules yang kecil. Tempat terutama di daereah ekstremitas bagian ekstensor. terutama fleas (cat & dog fleas dan kuman fleas) serta kutu busuk. Akibat garukan menjadi ekskoriasi dan mengalami infeksi sekunder atau likenifikasi.sejenis nyamuk yang kecil hitam). kutu. terutama menganai bagian ekstensor.

tidak bersupurasi.edema pada epidermis bagian bawah.lokasi lesi lebih luas dan berlanjut hingga dewasa.muka dapat pula terkena. Sebagian ahli berpendapat bahwa kulit penderita peka terhadap gigitan serangga. lebih mudah diraba daripada dilihat.Sering terdapat pada keadaan sosio-ekonomi dan higiene yang rendah.sering ditemukan akantosis. berbentuk kubah. Gejala Klinis Sering dimulai pada anak berusia diatas 1 tahun.infiltrat kronis ditemukan di sekitar pembuluh darah serta deposit pigmen di bagian basal. ekskoriasi. Kelainan yang khas adalah adanya papul-papul miliar tidak berwarna.Tungkai lebih parah daripada lengan. Umumnya terdapat pada anak. Pembesaran tersebut disebut bubo prurigo. Pendapat lain mengatakan penyakit ini didasari faktor atopi. tidak nyeri. Umumnya ada saudara yang juga menderita penyakit ini. Etiologi dan Patogenesis Penyebabnya yang pasti belum diketahui.antara lain : suhu. dapat meluas ke bokong dan perut.hanya terbatas di ekstremitas bagian ekstensor dan sembuh sebelum akil balik. Bila penyakitnya ringan disebut prurigo mitis. Diagnosis Banding . endokrin.Biasanya bagian distal lengan dan tungkai lebih parah daripada bagian proksimal. tampak kulit yang sakit lebih gelap kecoklatan dan berlikenifikasi. KGB regional biasanya membesar. alergi makanan.Jika penyakit lebih berat disebut prurigo feroks (agria). krusta.infiltrasi ringan sel radang sekitar papul dan dermis bagian atas.Bila telah kronik. Jika telah kronik.dan dermis bagian atas. Histopatologi Gambaran histopatologi tidak khas. Mungkin antigen atau toksin yang ada dalam ludah serangga menyebabkan alergi. Tempat predileksi di ekstremitas bagian ekstensor dan simetris. karena itu ada yang menganggap penyakit ini herediter. Di samping itu juga terdapat beberapa faktor yang berperan. Garukan menimbulkan erosi.hiperkeratosis. Juga infeksi fokal misalnya tonsil atau saluran cerna.investasi parasit (misalnya Ascaris dan Oxyuris). Penderita wanita lebih banyak daripada laki-laki.Pada papul yang masih baru terdapat pelebaran pembuluh darah. pada perabaan teraba lebih lunak. misalnya nyamuk. hiperpigmentasi dan likenifikasi.

Pengobatan berupa simtomatik yaitu mengurangi gatal dengan pemberian sedativa.Contoh pengobatan topikal ialah dengan sulfur 5-10% dapat diberi dalam bentuk bedak kocok atau salap.pada orang dewasa.Bila terdapat infeksi sekunder diberikan antibiotik topikal.memperbaiki higiene perseorangan maupun lingkungan.Sebagai diagnosis banding adalah skabies.ditandai adanya nodus kutan yang gatal. Pengertian Adalah penyakit kronik. Adapun sinonim dari prurigo nodularis antara lain prurigo nodularis hyde.Kadang dapat diberi steroid topikal bila kelainan tidak begitu luas. Prurigo nodularis merupakan penyakit kulit dengan karakteristik adanya nodul yang gatal yang biasanya muncul pada tangan dan kaki yang kemudian dapat berkembang menjadi bentuk likenifikasi maupun multipel ekskoriasi yang timbul akibat adanya garukan.dan picker’s nodul.yaitu prurigo nodularis. Pengobatan Dengan menghindari hal-hal yang berkaitan dengan prurigo. PRURIGO NODULARIS 1. Prurigo belum diketahui secara pasti penyebabnya dan nodul yang tampak dapat membuat kita mengenalinya sebagai nodul pada liken simpleks kronik.gatal terutama pada malam hari.orangorang yang berdekatan juga terkena.Pada skabies.yaitu menghindari gigitan nyamuk atau serangga.Kelainan kulit berupa banyak vesikel dan papul pada lipatan-lipatan kulit. Selain itu masih ada prurigo lain yang sebenarnya tergolong salah satu bentuk neurodermatitis.Untuk mengurangi gatal dapat diberikan mentol 0. . Prognosis Sebagian besar akan sembuh spontan pada usia akil balik.25-1% atau kamper 23%.terutama terdapat di bagian ekstensor.mencari dan mengobati infeksi fokal.

Sel-sel langerhans S-100 dan HLA-DR lebih banyak di dalam dermis. prurigo nodularis dan kulit normal. gagal ginjal. Etiologi Etiologi prurigo nodularis tidak diketahui secara pasti. Individu dengan prurigo nodularis dapat dibagi menjadi kelompok atopik dan non atopik. contohnya yaitu menggaruk. prurigo nodularis terjadi pada usia yang lebih muda yaitu usia 19 – 24 tahun dan kejadian reaktifitas terhadap berbagai alergen lingkungan yang tinggi.2. Sangat penting untuk mempertimbangkan kemungkinan adanya gangguan sistemik yang mendasari seperti limfoma. peptida histidin-isoleusin. tetapi biasanya terjadi pada usia dewasa 30 – 50 tahun. dan dapat terjadi laki-laki dan wanita. Stress emosional dapat menjadi faktor kontribusi pada beberapa kasus. Sekitar 65-80% terjadi pada pasien-pasien atopik. Protein dasar memiliki kemampuan mendegranulasi sel-sel mast. Patogenesis Stimulus yang mendasari terjadinya prurigo nodularis adalah pruritus. Penyakit ini dianggap sebagai neurodermatitis sirkumskripta bentuk nodular atipik. SP dan CGRP dapat melepaskan histamin dari sel mast yang akan meningkatkan pruritus. tetapi lebih sering dilaporkan terjadi pada wanita terutama pada umur pertengahan. VIP. disfungsi hepatik. Sebaliknya pasien-pasien prurigo nodularis tanpa atopik terjadi pada usia yang lebih tua yaitu usia 48 – 62 tahun tanpa adanya hipersensitivitas terhadap alergen lingkungan. 3. penyakit malabsorpsi seperti kekurangan zat besi. 4. galanin dan neuropeptida Y sama pada liken simplex kronik. . Pada 20% kasus terjadi setelah gigitan serangga. Jumlah saraf yang menunjukkan somatostatin imuno reaktif. Diperkirakan bahwa proliferasi saraf berasal dari trauma mekanik. Jumlah saraf yang mengandung CGRP imunoreaktif dan SP meningkat di dalam dermis. Pada pasienpasien ini onsetnya terjadi lebih awal meskipun tidak ada erupsi eksematous yang tampak. Pada kelompok penderita dermatitis atopik. Deplesi SP yang ditunjukkan dengan confocal laser scanning microscopy berkaitan dengan perbaikan prurigo nodularis yang mendukung peranan neuropeptida. Epidemiologi Penyakit ini dapat mengenai semua kelompok umur mulai dari anak-anak antara umur 5 sampai 75 tahun. Eosinofil yang mengandung eosinophil cationic protein yang berasal dari neurotoxin meningkat dalam dermis.

skuama. 6. pasien akan merasa gatal yang hebat pada tempat yang beda pada tubuh dan tidak dapat mengontrol keinginan untuk menggaruk atau menggosok daerah tersebut sehingga pada kulit sering nampak bekas garukan. Terdapat pula konfigurasi . Lesi berupa nodus. Test Diagnostik Laboratorium Jika diduga terdapat suatu penyakit sistemik pemeriksaan darah lengkap dengan analisis differensial. kemungkinan fungsinya dalam imunosupresi terhadap inflamasi kutaneous. Pruritus kadang datang dalam beberapa menit sampai beberapa jam dan kemudian akan berhenti secara spontan. Lesi multipel tersebar pada ekstremitas.mengenai ekstremitas terutama pada permukaan anterior paha dan tungkai bawah. 5. profil kimia darah yang mencakup tes fungsi ginjal dan hati. 7. tes fungsi tiroid dan radiografi dada dapat dilakukan. limfosit makrofag dan fibroblas. Level Ig E pada serum dapat meningkat pada prurigo nodularis atopik namun normal pada prurigo nodularis non atopik. akantosis dan hiperplasia epidermal dengan elongasi reguler rete ridges.Bila perkembangannya sudah lengkap maka lesi akan berubah menjadi verukosa atau mengalami fisurasi. likenifikasi serta perubahan pigmen post inflamasi. dimana permukaannya sering mengalami erosi dengan skuama dan krusta. Pada prurigo nodularis. Lesinya berupa nodul yang berbentuk kubah.Membran sel schwann dan sel perineurium menunjukan peningkatan ekpresi faktor pertumbuhan saraf p75 yang kemungkinan menimbulkan hiperplasia neural. Meskipun peranan dari α-MSH pada prurigo nodularis belum diketahui. Histologi Tampak ortokeratosis. Kulit diantaranya dapat normal atau menunjukkan perubahan berupa eritema. ekskoriasi. Gejala Klinis Merupakan penyakit kulit kronik dan terutama mengenai wanita.Lesi sebesar kacang polong atau lebih besar.keras dan berwarna merah atau kecoklatan. Prurigo Nodularis adalah suatu nodul pada tempat di mana terjadi garukan yang terus-menerus. alpha-melanosit-stimulasi hormon (α -MSH)-like imunoreactivity terlihat didalam sel-sel endotel kapiler.dapat tunggal atau multipel. hiperkeratosis. pada papilla dermal dan dermis bagian atas. Ukurannya bervariasi mulai dari beberapa milimeter hingga 2 sentimeter. hipergranulosis.

Apabila terapi topikal tidak efektif maka glukokortikoid intralesi dapat dicoba. Obat yang bisa digunakan anti histamin yang juga sebagai anxiolitik.5 sampai 12. Produk seperti hydroxyzine. Saat ini belum ada terapi yang memberikan hasil yang efektif. dengan metode oklusi dapat mengurangi inflamasi. Biasanya dipakai suspensi triamsinolon asetonid 2. dipenhydramine. Steroid topikal yang sangat kuat dapat dipergunakan dalam waktu singkat.berbentuk kubah. Glukokortikoid Terapi topikal steroid.5 mg per ml. Walaupun demikian. chlorpheniramine. atau promethazine bisa berguna. Dosisnya 0. Papillomatosis dan proliferasi yang ireguler di epidermis kemungkinan juga bisa di temukan.5 sampai 1 ml per cm2 dengan maksimum 5 ml untuk sekali pengobatan. Doxepin atau amitriptiline bisa berguna baik dengan dosis tunggal atau dosis yang terbagi. profilerasi sel-sel Schwann dan hiperplasia neural. Pengawasan harus dilakukan untuk menghindari penggunaan berlebihan dari steroid intra lesi ataupun steroid dengan potensi kuat karena dapat menyebabkan efek samping berupa atropi dan striae. terapi yang diberikan memiliki sasaran untuk mengobati/merawat keadaan-keadaan lain yang muncul dan membuat hidup pasien lebih nyaman. Trisiklik anti depressant bisa menjadi alternatif lain untuk mengontrol gatal karena kuatnya H1 mengikat senyawa ini. 8. Antipruritus Gatal adalah gejala yang umum yang harus di kontrol sedini mungkin. Pasien mungkin masih bisa menerima perubahan dari segi kosmetik tapi rasa gatal yang timbul lebih memotivasi pasien untuk mengobatinya. Produk Tar . Penatalaksanaan Prurigo nodularis merupakan suatu kondisi kronik yang agak susah untuk diterapi. tetapi beberapa terapi mungkinbisa dicoba.

namun karena efek teratogeniknya sehingga penggunaannya jarang.Tar dan ekstrak tar mempunyai kegunaan sebagai anti inflamasi yang poten. fotosensitisasi dan dermatitis kontak.Dosis 0.Biasanya dipakai suspensi triamsinolon asetonid 2.05 mg/dl 2 kali sehari dapat lebih efektif daripada steroid topikal pada beberapa kasus. Cryotherapy dengan nitrogen cair membantu mengurangi gatal dan mengecilkan lesi.5-1 ml per cm2 dengan dosis .025-0. ϖ Antibiotik Pasien-pasien ini sangat rentan terhadap infeksi sekunder Staphylococcus aureus merupakan patogen utama sehingga dibutuhkan pemberian antibiotik. meskipun onset kerjanya lebih lambat dibandingkan dengan glukokortikoid.5 mg per ml.03% 4-6 kali sehari digunakan untuk mengurangi gatal dan rasa perih. Terapi kombinasi dengan tar. dan diiodohydroxiquine terbukti berguna pada terapi ϖ Konsultasi psikiatrik Kebanyakan pasien ini menderita dari problem psikologik bila keadaan ini sudah dapat dikontrol secara psikologis ataupun farmakologis maka kondisi akan teratasi. Thalidomide (110-200 mg/hari) merupakan obat lain yang dapat digunakan dan cukup efektif dalam kasus ini. maka preparat tar ini harus digunakan dengan emolient karena tar membuat kulit kering. steroid. Calcipotriol ointment (mengandung vitamin D3) dengan dosis 0. Bila steroid tidak digunakan. kelainan ini. Produk tar ini berbau tidak sedap dan mewarnai pakaian.5-12. ϖ Pengobatan lainnya Capsaicin krim dengan dosis 0. Pulsed dye laser dapat mengurangi vaskularisasi lesi. Salep antibiotik digunakan di lesi individual yang terinfeksi. Efek samping lainnya termasuk folikulitis. Lesi kulit memberi respons cepat terhadap penyuntikan kortikosteroid intralesi. Fototerapi (UVB dan PUVA) yang dikombinasikan dengan pengobatan topikal dan pengobatan oral dilaporkan memberikan pengobatan yang efektif. Produk ini dapat digunakan bersama dengan steroid topikal. antibiotik oral (biasanya eritromisin dengan dosis 4x 500 mg sehari) diindikasikan untuk infeksi sekunder yang signifikan.

tergantung dari penyebab gatal dan status psikologi dari pasien. 9. Perbaikan pada pruritus dapat diperoleh dengan jalan terapi penyakit yang mendasari.Pengobatan lain dengan talidomid dosis 2 x 100 mg perhari dan pengobatan dilanjutkan sampai 3 bulan. Penyakit ini bersifat kronis dan setelah sembuh dengan pengobatan biasanya residif.maksimum 5ml untuk sekali pengobatan. Prognosis Prognosis untuk prurigo nodularis bervariasi. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->