Hutan Alami

.

Erosi • peristiwa pindahnya atau terangkutnya tanah atau bagian-bagian tanah dari suatu tempat ke tempat lain oleh media alami. • Media alami yang umumnya melakukan pengangkutan atau pemindahan tanah tersebut adalah air dan angin atau gravitasi .

. 2. Erosi dipercepat : pengangkutan tanah dengan laju yang jauh lebih cepat dari dari erosi normal yang menyebabkan terjadinya kerusakan tanah akibat kegiatan manusia yang mengganggu keseimbangan alam. 3. Erosi geologi :erosi yang terjadi sejak permukaan bumi terbentuk yang menyebabkan terkikisnya batuan sehingga terjadi bentuk morfologi permukaan bumi seperti yg terdpt sekarang ini. Erosi normal atau alami : proses pengangkutan tanah atau bagian2 tanah yang terjadi di bawah keadaan alami dengan laju yang lambat.Jenis Erosi 1.

THREE MECHANISMS OF SOIL MOVEMENT Erosion is the process of detachment and transport of soil particles by erosive agents (Ellison. 1944) Erosion is a natural geologic process WATER EROSION WIND EROSION TILLAGE TRANSLOCATION .

THE SOIL WATER EROSION PROCESS DETACHMENT Detachment Sediment Load Sediment Transport DEPOSITION Sediment Load Deposition Soil Soil .

WIND EROSION SUSPENSION SALTATION CREEP  SALTATION DETACHES PARTICLES  SMALLER PARTICLES SUSPENDED  LARGER PARTICLES CREEP  SANDY AND SILTY SOILS MOST SUSCEPTIBLE  SOIL ACCUMULATION IN DITCHES AND FENCE ROWS .

SD .WIND EROSION CAN BE SIGNIFICANT Near Mitchell.

4. 5. Erosi lembar (sheet erosion) Erosi alur (riil erosion) Erosi parit (gully erosion) Erosi tebing sungai (river bank erosion) Longsor (landslide) Erosi internal .Erosi menurut bentuk dibedakan atas : 1. 3. 6. 2.

.

Lapisan kedap ini mengandung liat yang tinggi atau batuan seperti napal liat (clay shale) yang setelah jenuh air menjadi tempat meluncur. .Longsor • Longsor terjadi akibat meluncurnya suatu volume tanah diatas suatu lapisan agak kedap air yang jenuh air.

Lereng yang cukup curam sehingga volume tanah dapat berrgerak atau meluncur ke bawah 2. Terdapat lapisan dibawah permukaan tanah yang kedap air dan lunak yang akan merupakan bidang luncur 3.Longsor terjadi jika : 1. . Terdapat cukup air dalam tanah sehingga lapisan tanah tepat di atas lapisan kedap air tadi menjadi jenuh.

t. i adalah iklim. m) dengan E adalah erosi. v. tumbuh-tumbuhan (vegetasi).Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Erosi • Pada dasarnya erosi yang terjadi adalah akibat interaksi kerja antara faktor-faktor iklim. topografi. • . r. dan manusia terhadap tanah yang dinyatakan dalam persamaan deskriptif berikut: • E = ∫ (i. v adalah vegetasi atau tumbuh-tumbuhan. t adalah tanah dan m adalah manusia. r adalah relief atau topografi.

. 2. faktor-faktor yang dapat diubah oleh manusia : tumbuhan yang tumbuh di atas tanah (V). sebagian sifat tanah (t) yaitu kesuburan tanah. tipe tanah dan kecuraman lereng. faktor-faktor yang tidak dapat diubah oleh manusia : iklim (i).Faktor erosi : 1. ketahanan agregat dan kapasitas infiltrasi tanah dan satu untur topografi (r) yaitu panjang lereng.

jumlah dan kekuatan aliran permukaan serta tingkat kerusakan yang terjadi.Iklim • Di daerah beriklim basah. intensitas dan distribusi hujan menentukan kekuatan dispersi hujan terhadap tanah. . • Besarnya curah hujan. fakltor iklim yang berpengaruh adalah hujan.

Faktor hujan • Menurut Wischmeier dan Smith (1958) • Energi kinetik hujan yang mempengaruhi erosi dapat dihitung dengan persamaan : • E = 210 + 89 log I • E = energi kinetik dalam metrik ton-meter/ha /cm hujan dan i adalah intensitas hujan dalam cm/jam .

• EI30 = E (I30. 30 menit • E = energi kinetik selama periode hujan dalam metrik ton-meter/ha /cmhujan dan • I30 adalah intensitas maksimum dalam cm/jam .10-2) • EI30 = interaksi energi dengan intesitas maks.

Lenvain (1975) dan Bols (1978) • Hubungan antara I30 dengan curah hujan tahunan (R) : • EI30 = 2.34R1.98 .

P)m = hujan harian maksimum (cm) .P)m 0.• Bila yang tersedia data curah hujan bulanan. (days)m-0. maka nilai erosovitas hujan bulanan (RM) dapat dihitung dengan menggunakan rumus Bols (1978) sebagai berikut : • EI30 (RM) = 6.21 .53 • Keterangan : • • • • RM = erosivitas hujan bulanan (Rain)m = curah hujan bulanan (cm) (days)m = banyaknya hari hujan setiap bulan (Max.47 . (Max.119 (Rain)m 1.

.

.

.

Topografi • Kemiringan lerang dinyatakan dalam derajat atau %. • Dua titik yang berjarak 100 m yang mempunyai selisih tinggi 10 m membentuk lereng 10%. m = konstanta lerang . C = konstanta. • Kecuraman lereng 100% = 45o. S= kemiringan lerang (%). • Zingg (1940) : • X = CSm • X = berat tanah terosi.

Memperbesar energi angkut aliran permukaan 4. Memperbesar jumlah aliran permukaan 2.Semakin curam lereng : 1. Jumlah butir-butir tanah yang terpercik kebagian bawah lereng semakin banyak . Mempercepat aliran permukaan 3.

Panjang lereng • Dihitung mulai dari titik pangkal mulai terjadinya aliran permukaan sampai suatu titik dimana air masuk ke dalam saluran atau sungai atau dimana kemiringan lereng berubah sehingga kecepatan aliran berubah .

• Zingg (1940) . S = kecuraman lerang (%) dan L = panjang lereng (kaki) .4L1.6 • X = besarnya erosi. beberapa sifat fifik tanah . C = konstanta yang besarnya tergantung kapasitas infiltrasi tanah.S1. intessitas dan lamanya hujan. • X = C.

.

.

Perimbangan harga antara harga produk pertanian dan harga sarana produksi dan kebutuhan petani 6. Infra struktur dan fasilitas kesejahteraan petani . Jenis dan orientasi usaha tani 3. Luas tanah pertanian yang diusahakan 2. Status penguasaan tanah 4. Sumber modal yang diperlukan petani 8. Sistem perpajakan 7. Tingkat pengetahuan dan penguasaan teknologi petani yang mengusahakannya 5.Peran manusia terhadap terjadinya erosi dipengaruhi oleh : 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful