MAKALAH PSIKODIAGNOSTIK I : PENGANTAR TES TES MINAT

Dosen Pengampu : Dewi Soerna A., M.Psi

Nama anggota : Albertus Hari Novianto Lia Christyanti Nidia Gabriella Indyaningtyas Natalia Woro Kusuma B Christian Soetanto Priscilla Rosty Sukmono (119114056) (119114074) (119114077) (119114084) (119114087) (119114088)

FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2012/2013

BAB I PENDAHULUAN

A. Pengertian Minat  Asher dkk (1953) mengartikan minat dlm 2 hal: 1. Minat: sebagai kondisi psikologis yang ditandai dengan pemusatan perhatian terhadap masalah/aktivitas tertentu, atau sebagai kecenderungan untuk memahami suatu pengalaman yang akan diulang. 2. Minat diartikan sebagai suatu rasa senang yang dihasilkan dari adanya perhatian khusus terhadap suatu aktivitas tertentu  Whiterington (1988) mendefinisikan minat sebagai suatu kesediaan seseorang terhadap suatu obyek, seseorang (orang lain), suatu soal/ hal, atau situasi yang berhubungan dengan dirinya.  Crow & Crow (1973) mengartikan minat sebagai kekuatan pendorong yang menyebabkan individu memberikan perhatian terhadap obyek yang bisa merupakan seseorg, situasi, maupun aktivitas tertentu.

B. Faktor Penyebab Timbulnya Minat  Faktor Intrinsik (dorongan dari dalam): misalnya lapar akan membuat orang interest kepada makanan.  Faktor Emosional : misalnya bila seseorag merasa sukses terhadap aktivitasnya, dia akan cenderung untuk mengulangnya.  Faktor sosial : misalnya kehadiran orang lain dalam bersepeda mendorong orang lain untuk bersepeda dengan lebih cepat.

C. Cara Melihat Minat  Expressed interest : dengan melihat ekspresi seseorg terhadap suatu obyek  Manifest interest : dengan melihat obyek atau aktivitas apa yg paling sering dilakukan menggunakan alat yang telah distandarisasi, dengan menanyakan kepada subyek yang bersangkutan, apakah ia senang atau tidak tentang suatu obyek . Misalnya dengan menggunakan tes Kuder atau RMIB, dll

dan fase-fase utama lain dari kehidupan sehari-hari. terdapat minat yang sama antara orang tua dan anak. Sejarah Tes Minat Sejarah tes minat dimulai pada tahun 1921 dengan diterbitkannya tes minat yang pertama. Dalam skala Internasional.Pada waktu buku tebal yang sampai saat ini dipandang sebagai sumber informasi utama tes psikologi-Mental measurement Yearbookpertama kali diterbitkan tahun 1939. sekarang terkenal dengan nama Strong-Campbell Interest Inventory_SCII. Akan tetapi. minat itu sendiri bisa berubah pada seseorang meskipun telah dewasa. tes minat yang paling banyak digunakan sampai saat ini adalah : 1. menurut peranan hereditas. E. Menurut perspektif belajar sosial. Selain itu. pertama kali dipublikasikan pada tahun 1927. kesenangan yang didapatkan seseorang dari aktivitas waktu luang. hubungan antar pribadi. Hakikat dan kekuatan dari minat dan sikap seseorang merupakan aspek penting kepribadian. minat sebagai hasil dari perbedaan reinforcement untuk aktivitas yang dilakukan dengan memasangkan imitasi dan modeling dari orang yang penting berpengaruh terhadap individu tersebut. Meskipun lebih sedikit kadarnya pengembangan tes dalam area ini juga dirangsang oleh seleksi dan klasifikasi pekerjaan. karakterisitik ini secara material mempengaruhi pretasi. Studi tentang minat mendapat dorongan terkuat dari penaksiran pendidikan dan karier. Strong Vocational Interest Blank(SVIB). untuk mengetahui minat seseorang digunakan instrument (yang antara lain berupa tes) yang harus tidak mengungkap aspek kognitif yang biasanya disebut dengan kemampuan. Sebagai konsekuensinya.D. dan . yakni Carnegie Interest Inventory. pendidikan dan pekerjaan. Definisi Tes Minat Pada dasarnya ahli psikologi sepakat bahwa minat dipandang sebagai aspek kognitif yang sama sekali berbeda dengan aspek kognitif. orang yang berjenis kelamin yang sama dibanding dengan yang berjenis kelamin yang berbeda. ternyata di dalamnya terdapat 15 macam tes minat.

Berturut-turut ke-4 bidang penerapan itu dibahas secara ringkas. jarang ditemui suatu hasil tes minat digunakan secara ekslusif dengan mengabaikan hasil pengukuran terhadap aspek kognitif dan aspek non-kognitif yang lain. dan perencanaan bacaan dalam pendidikan dan latihan. Tentu saja hal ini akan berakibat buruk pada karier pekerjaan selanjutnya. yaitu: 1. Kuder Prefence Survey (KPS) yang pertama kali dipublikasikan pada tahun 1939. yaitu konseling karier bagi siswa sekolah lanjutan. Persoalan yang kerapkali muncul adalah ketidakcocokan antara keduanya. hasil tes minat dapat digunakan untuk siswa sekolah .2. Tes Kuder digunakan oleh tentara Amerika Serikat sejak Perang dunia ke-2. penjurusan siswa sekolah lanjutan atau mahasiswa. Ruang Lingkup Tes Minat Pada umumnya hasil tes minat digunakan dalam 4 bidang terapan. Dalam hal ini fungsi tes minat adalah untuk mencek konsistensi antara tugas pekerjaan yang telah terlanjur dijalani dengan pilihan pekerjaan yang disukai. Selain itu. tes bakat ataupun tes kepribadian. khususnya sekolah umum (SMU) pada tahun-tahun pertama mereka menginjakkan kaki di bangku sekolah. konseling pekerjaan. Tes minat dapat segera dikenakan kepada karyawan yang mulai menunjukkan perasaan bosan dengan pekerjaannya agar dia dapat dipindahkan ke bidang pekerjaan yang lebih cocok baginya. Seorang karyawan yang telah bekerja merasa tidak menyukai pekerjaan yang diberikan padanya. Perlu dicatat bahwa berdasarkan pengamatan. Sampai dengan saat penerbitan mental measurement yearbook yang terakhir ternyata terdapat lebih dari 80 tes minat. dan banyak inventori yang dipublikasikan setelah perang. bagi karyawan. Walaupun demikian. yakni tes intelegensi. Konseling Karier Hasil tes minat digunakan dalam konseling karir untuk siswa sekolah. Konseling Pekerjaan Hasil tes minat digunakan dalam konseling pekerjaan untuk karyawan-karyawan yang telah bekerja dalam perusahaan atau bidang pekerjaan yang lain. F. tes minat dapat digunakan dalam rangka peningkatan efisiensi perusahaan dan kepuasan kerja karyawan 2.

konseling karir dapat digunakan bagi orang-orang putus sekolah lanjutan yang sedang mencari pekerjaan yang cocok bagi mereka dalam waktu yang dekat Kegunaan hasil tes minat bagi siswa SMU adalah untuk menunjukkan bidangbidang pekerjaan secara umum dan luas agar mereka segera mempersempit berbagai alternatif bidang pekerjaan dan memfokuskan diri pada beberapa bidang yang jelas. . Perubahan penting ketiga terkait dengan perluasan pilihan-pilihan karier ini. ada lebih banyak penekanan pada perluasan pilihan-pilihan karier yang terbuka bagi individu. Zytowski dan Borgen. Karena alasan ini. Jika ada kesenjangan yang besar dalam proporsi pria dan wanita. Selain itu.kejuruan yang merencanakan untuk segera bekerja setelah lulus. Semakin banyak instrumen memberikan kesempatan bagi individu untuk mempelajari hasil-hasil tes terinci dan menghubungkannya dengan informasi pekerjaan serta data lain tentang kualifikasi dan pengalaman pribadi. Perubahan ini berkaitan dengan meningkatnya penekanan pada eksplorasi diri. terdapat inventori yang dikembangkan dan mencerminkan 3 perubahan-perubahan utama. Jadi inventori minat dan juga program-program orientasi karier lebih komprehensif yang digunakan untuk mengakrabkan individu dengan pekerjaan yang cocok. perubahan ini berkaitan dengan keprihatinan tentang keadilan terhadap jenis kelamin (seks primer) inventori minat. Perubahan kedua dan yang terkait memperhatikan sasaran pengukuran minat . perbedaan-perbedaan ini cenderung dengan satu atau lain cara mempengaruhi interpretasi hasil-hasil yang didapatkan oleh pria dan wanita pada inventori minat. yaitu: a. seperti teknik atau keperawatan. tidak akan ia pertimbangkan. b. berbagai diskusi dan usaha penelitian telah diarahkan pada cara-cara mengurangi bias seks yang mungkin terjadi dalam inventori minat (Tittle & Zytowski. Dewasa ini. Dalam konseling karir. 1978. Istilah” Validitas eksplorasi” digunakan untuk menamai efek yang bisa dimiliki oleh minat dalam kaitan dengan peningkatan perilaku yang merupakan instrumen bagi penyelidikan karir. inventori minat membandingkan minat yang diungkapkan dari seseorang individu dengan minat orang-orang pada umumnya dalam pekerjaan yang berbeda. yang mungkin juga tidak diperkenalkan.Secara umum. 1983). c. Pada sejumlah pekerjaan.

Dengan demikian pertama-tama siswa sudah diterima pada suatu jenjang sekolah tertentu misalnya melalui sistem seleksi dengan menggunakan tes intelegnsi dan tes bakat. hasil tes minat dapat diterapkan untuk perencanaan pemilihan dan penerbitan buku-buku bacaan yang lebih disukai oleh siswa pada suatu daerah atau propinsi tertentu. Barulah kemudian dilakukan pengukuran terhadap minatnya untuk menempatkan setiap siswa pada suatu jurusan atau program studi yang tepat berdasarkan hasil pengukuran tadi. tes minat berfungsi untuk memilih jenis-jenis bacaan yang disukai oleh mayoritas siswa. Perencanaan Bacaan Pendidikan Buku-buku bacaan di sekolah (SD. yaitu mesin. elektro dan bangunan. Hal ini dipandang efisien karena siswa tidak perlu mengerjakan semua item pada semua bagian tes. Dalam skala yang lebih besar. Tentu saja jika hal ini dilakukan dengan cara pemilihan sampel yang tepat dan representatif. maka sebaiknya kita tidak menggunakan tes minat yang mengukur minat seseorang secara luas. Jika jurusan atau program studi terbatas misalnya 2-3 saja. Penjurusan Siswa Pada prinsipnya penjurusan siswa di sekolah lanjutan merupakan penempatan siswa pada jurusan-jurusan atau program-program studi yang tersedia.SMU) dan Perguruan Tinggi kadangkadang tidak disukai oleh para siswa dan mahasiswa karena dipandang tidak relevan atau tidak sesuai dengan bidang minatnya. Contoh strategi seperti ini adalah pada penempatan siswa-siswa STM yang memiliki 3 jurusan. Dalam sistem pendidikan klasikal.Lebih tepat jika kita hanya menggunakan tes minat yang sesuai dengan jurusan atau program studi yang benar-benar ada. tetapi cukup mengerjakan item dan bagian tes yang relevan.Perencanaan buku-buku bacaan yang tepat diharapkan mampu mengenalkan bidang-bidang pekerjaan yang tersedia di suatu daerah secara dini terhadap siswa-siswa sekolah khususnya siswa sekolah dasar dan siswa lanjutan 4. .SMP.3. Dengan kata lain. Macam tes minat yang digunakan tergantung dari keluasan jurusan atau program studi yang tersedia. tes minat dapat dimanfaatkan untuk mengetahui materi bacaan yang tepat bagi siswa agar prestasi mereka juga meningkat.

objek atau jenis orang (secara tidak langsung). Prinsip dasar  Tujuan SII Untuk mengukur minat dengan menggunakan dua prosedur utama : Dengan mengajukan soal-soal yang menunjukan kesukaan/ketidaksukaan pada berbagai kegiatan.K. Sejarah Pertama kali dengan nama SVIB (Strong Vocational Interest Blank) muncul pada tahun 1927.BAB II MACAM – MACAM TES MINAT I.Strong memformulasikan prosedur penting untuk mengukur minat kerja. ketika menghandiri seminar di Carnegie Institute of Technology ( Campbell.tidak tahu.dan Campbell).1971. 8 tahun setelah E. SII terdiri dari 317 item yang terbagi menjadi 7 bagian.TS ( suka. Pengertian SII Satu dari instrument dalam tes psikologi yang paling tua dan penting ( Strong.1927). . Strong. STRONG INTEREST INVENTORY (SII) a.Hansen. lalu SVIB megalami revisi (1970) yang kemudian menjadi SII.TT. pada 5 bagian pertama responden diminta untuk memilih dengan membuat tanda S.tidak suka ). dengan perubahan sebagai berikut :    Perkenalan kerangka matematis untuk membimbing untuk organisasi dan interpretasi skor Penggabungan form-form pria dan wanita lebih awal dan penormaan kembali semua skala pekerjaan pada sampel pria dan wanita yang baru Peningkatan substansial dalam jumlah skala untuk pekerjaan kejuruan atau tehnis yang menuntut pekerjaan lebih rendah daripada lulusan universitas. b. c.

- Soal-soalnya dibatasi hanya pada pekerjaan-pekerjaan terterntu. tidak tahu. . atau peneliti. Bagian keenam meminta responden menyatakan pilihan diantara aktivitas-aktivitas pasangan misalnya. Mahasiswa. pada 5 bagian pertama responden diminta untuk memilih dengan membuat tanda S. tidak suka Menggunakan model Heksagonal dari general occupational themes menurut Holland.TS ( suka. pendidik. artinya kesukaan akan menunjukan langsung pada nama pekerjaan atau kelompok pekerjaan. tidak suka ).  Administrasi Butir-butir soal SII di tempatkan ke dalam skala-skala melalui dua metode yang berbeda. orang dewasa  Ciri khas dan karakteristik SII Konteks minat di perluas tidak hanya pada maslah yang berhubungan secara langsung tetapi juga hal-hal yang terjadi pada kehidupan sehari-hari Bisa di skor oleh komputer Menggunakan metode paper dan pensil Terdiri dari pilihan suka.pelajaran sekolah. aktivitas waktu kosong.  Rentang Usia Dari SMA ( sekitar 13 atau 14 tahun ) . Kategori soalnya meliputi pekerjaan. tidak tahu. Bagian ketujuh meminta responden untuk memberi tanda satu rangkaian pernyataan yang menggambarkan dirinya sendiri dengan tanda “ya” “tidak” atau “?”. wartawan. dan kontak dengan orang yang memiliki tipe kepribadian yang berbeda. misalnya dokter. Butir-butir soal yang ada. berurusan dengan barang versus berurusan dengan orang.TT.  Aspek yang diukur SII terdiri dari 317 item yang terbagi menjadi 7 bagian. di kelompokan ke dalam kelompokkelompok homogen berdasarkan kesurapaan dalam isi dan cara orang memberikan respon pada butir-butir soal itu.

tetapi untuk perbandingan cross-sex bisa dicapai dengan cara yang simpel yaitu dengan transposisi visual. Secara empiris skala minat berasal dan terdiri dari inter korelasi items yang kuat. hoby. Dalam tema skor yang ada dapat di temukan 25 besik interscales meliputi adventure. Tema ini di ambil dari teori analisi Holland (1966.1985).d.pada pusat-pusat skoring yang ditunjuk oleh penerbit atau dengan penggunaan perangkat lunak yang tersedia dari penerbit. Kelemahan Pengskoran cenderung rumit karena harus memiliki software yang dimiliki oleh penerbit yang resmi SII akan terus menerus di revisi . Semua skor akan dinyatakan sebagai standar skor dengan mean 50 dan SD 10. Pada tingkat paling menyeluruh. Kelebihan Konteks minat sangat luas tidak hanya masalah pekerjaan secara langsung tetapi juga hal-hal yang terjadi di kehidupan sehari-hari ( mata pelajaran sekolah. Hasil yang normatif untuk laki-laki dan ooerempuan akan dilaporkan secara terpisah. Hasilnya berupa lembaran yang berisi pejelasan panjang yang terdiri dari pengorganisasian dari banyak themes.matematika dan social science. e. terdapat 6 General Occupational Theme Score (tema umum skor kerja) yang dinamai. jenis permainan) Skoring lebih cepat karena menggunakn komputer. investigative ( I ) artistic ( A ). sulit dalam mengungkapkan perasaan dan lebih memilih pekerjaan di luar ruangan dengan mesin-mesin yang berat. sosial ( S ) enterprising (E ) dan konfentional ( C ). f.Setiap skor pada tema berhubungan dengan area minat utama yang di deskripsikan dengan keduanya yaitu lingkungan kerja dan tipe dari orang tersebut. Misalnya seseorang memiliki skor tinggi pada ( R ) dapat di generalisasikan memiliki persetujuan yang cukup kuat. Realisic ( R ). Skoring SII hanya bisa diskor oleh komputer. olahraga.

b. Pengertian JVIS JVIS merupakan sebuah tes yang komprehensif. stamina. dan berlanjut sampai hari ini. akuntabilitas dan sebagainya. c. akurat. JACKSON VOCATIONAL INTEREST SURVEY (JVIS) a. petualangan. bisnis.II.  Aspek yang diukur : Mengukur model perilaku tertentu selama bekerja di lingkungan kerja dan mengukur minat secara spesifik sehingga dapat memperluas tema kerja. Prinsip dasar JVIS  Tujuan JVIS : Membantu menentukan karier dan konseling bagi siswa sekolah dan perguruan tinggi. Seperti dominasi kepemimpinan. Terdapat 34 skala minat dasar pada JVIS dimana terdiri atas dua tipe skala yang berbeda yaitu skala peran kerja dan skala gaya kerja. Sejarah Perkembangan JVIS dimulai pada tahun 1969 menggunakan 50 tahun penelitian pengukuran kompetensi kejuruan sebagai titik awal. . seperti matematika. dan adil yang cocok bagi setiap set individu dengan minat bidang akademik dan karir. 26 skala peran kerja mengukur minat secara spesifik sehingga dapat memperluas tema kerja. ilmu kehidupan dan pengajaran. Sedangkan 8 skala sisanya merupakan skala gaya kerja yang didesain untuk mengukur pilihan model perilaku tertentu selama bekerja di lingkungan kerja.  Administrasi Pen-skoran JVIS bisa dilakukan secara manual. Perencanaan karier bagi orang dewasa. Namun pengskoran dengan menggunakan sistem komputer akan memberikan hasil skor yang lebih baik karena menggunakan norma-norma terbaru dan menyediakan berbagai analisis skor tambahan sejak pengguna memperoleh beberapa kelompok skala termasuk kesamaan data testee pada mahasiswa pada bidang yang lebih spesifik ( misalnya mahasiswa psikologi atau mahasiswa farmasi ).

Skoring Sebagai bukti skala korelasi faktorial homogenity biserial antara dukungan dan skor skala biasanya antara tinggi 0. Secara keseluruhan dalam range yang kecil selama satu sampai dua minggu mempunyai koefisien test-retest sekitar -0. .60s dan rendah 0. Menulis teks matematika untuk siswa sekolah B. Jadi perwakilan dari masing-masing populasi dipertanyakan reliabilitas sangat baik. Subjek terdiri atas murid dari Pennsylvania dan Ontario.format forced-choice item mempunyai kelebihan yaitu mengurangi dampak keinginan sosial setelah tes. Akting disekolah drama B. Belajar pertumbuhan ekonomi di bank lokal Meskipun jarang digunakan. Waktu pengerjaan : 45 menit  Ciri Khas karakteristik JVIS Perbedaan JVIS dengan SII dan inventori minat lainnya : ● JVIS menggunakan Force-choice Ipsative item dimana testee harus memilih pilihan istimewa dari 2 alternative item JVIS menyerupai berikut ini : A. Mengajari murid menulis A. Tapi tambahan pembelajaran dibutuhkan untuk meningkatan kepercayaan terhadap instrumen ini. Skala JVIS memiliki kebebasan yang lebih terhadap instrumen lain. d.  JVIS menggunakan rational dan metode teori kendali dalam penurunan skala dimana bertentangan dengan pendekatan empiris yang digunakan oleh instrumen lain.80s berdasarkan berbagai sumber hasil pembelajaran secara manual. Rentang Usia : 14 tahun ke atas. Merajud sprei dengan desain hiasan B.70s. Membeli furnitur di deretan took A. bersamaan dan prediktif validitas muncul promosi. JVIS menggunakan norma untuk sample yang banyak sekitar 8000 murid SMA dan mahasiswa.

III. KUDER GENERAL INTEREST SURVEY (KGIS) a. instrumen ini memperkenalkan memaksa format pilihan menarik respon yang telah bertahan ke masa kini. Lalu muncul versi lain yang bernama Tes Kuder General Interest Survey ( KGIS ) yang dikembangkan sebagai revisi dan perluasan dari tes Kuder Prefence Record Vocational ( KPR-V ). f. tetapi hanya perwakilan dalam populasi saja. Kelebihan : Mengurangi dampak keinginan sosial setelah tes.e. Catatan preferensi mengalami beberapa revisi dan muncul pada tahun 1979 sebagai survei minat Kuder kerja. diterbitkan pada tahun 1939. maksudnya mengurangi minat yang “ikut-ikutan” tapi sesuai dengan minat yang ada di dalam dirinya. JVIS tidak mencakup/mengukur keseluruhan responden. Pada tahun 1939 muncul tes Kuder General Interest Survey ( KGIS ) form A yang terdiri dari 7 tes minat Pada tahun 1942 muncul tes Kuder General Interest Survey ( KGIS ) form B yang terdiri dari 9 tes minat Pada tahun 1948 akhirnya muncul tes Kuder General Interest Survey ( KGIS ) form C yang terdiri dari 10 tes minat Kuder General Interest Survey merupakan evolusi terbaru yang dikembangkan dalam 50 tahun terakhir. Kekurangan : JVIS belum terlalu dipercaya untuk mengukur minat sesorang. Sejarah: Pada tahun 1934-1935 merupakan perkembangan Tes Kuder Prefence Record Vocational ( KPR-V ) berisi 10 jenis tes minat. karena dalam skoring. preferensi Kuder catatan. Yang pertama dari instrumen tersebut. .

Tes ini dapat disajikan baik secara individual maupun klasikal . Dalam pelaksanaannya Tes Kuder ini.dan sebagainya. bagian marketing. Umur 6-8 tahun.jurnalis. pada umunya testee yang normal dan memiliki kecepatan bekerja akan mampu menyelesaikan tes ini selama 40-60menit dari waktu kurang lebih 2 jam yang diberikan. hasil KGIS akan memacu siswa untuk mengeksplor pengalaman baru yang berkaitan dengan minat mereka yang telah terukur. Pada umur 11-12 tahun. Misalnya. . hasil KGIS akan membantu siswa dalam merencanakan kursus untuk sekolah lanjutan. Tujuan tes Kuder General Interest Survey ( KGIS ): Untuk mengukur kecenderungan minat anak usia 6-12 tahun dalam memilih daerah/pekerjaan yang disenanginya. Berdasarkan banyaknya tugas/ hal yang disanggupi – dalam pengukuran pola minat remaja yang luas – KGIS muncul dengan level yang cocok.b. hasil KGIS akan membantu siswa membuat pilihan penjurusan sementara. Tokoh Inventori ini dikembangkan oleh George Frederick Kuder.pemandu wisata.  Aspek yang diukur : The 10 Scales reflect broad areas of interest/ 10 skala daerah minat dikelompokkan menjadi: 1. Tujuan tes Kuder Prefence Record Vocational ( KPR-V ): Untuk mengukur derajat variasi seseorang terhadap pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan dalam suatu jabatan tertentu c.Outdoor Yaitu pekerjaan yang dilakukan di luar ruangan atau pekerjaan yang tidak berhubungan dengan hal-hal yang sifatnya rutin. Sedangkan waktu untuk instruksi 5-10menit. Pada umur 9-10 tahun. Waktu dan Penyajian Tes: Tes ini terdiri dari sebuah buku yang berisi 168 item dan sebuah lembar jawaban untuk memilih yang paling disukai dan tidak disukai.

2.Computational Yaitu pekerjaan yang berhubungan dengan angka-angka. Misalnya: montir.perancang pakaian.staf pajak.kimia. 3.pencipta lagu.marketing.koki.presenter.insinyur. Literary Yaitu pekerjaan yang berhubungan dengan kegiatan membaca mengarang.ahli matematika.ahli kimia. dan sebagainya 8.pelukis.eksperimen dan ilmu pengetahuan pada umumnya.Persuasive Yaitu pekerjaan berhubungan dengan manusia.bergaul dengan orang lain.pematung.bioteknologi.Musical Yaitu pekerjaan yang berhubungan dengan musik misalnya pemain piano.Artistic Yaitu pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat seni dan menciptakan sesuatu. 7.dan sebagainya.Musalnya: ahli biologi. Misalnya: penyiar radio.staf perpustakaan.Scientific Yaitu pekerjaan yang aktif dalam hal analisa dan penyelidikan.dan lain sebagainya.komposer.dan sebagainya 4.apoteker. 5.tehnisi komputer.Social Service Yaitu pekerjaan yang berhubungan tentang dengan masalah dan kesejahteraan kesulitan penduduk.menasehati .psikolog.menolong.perawat.psikolog. Misalnya: akuntan.kasir.dan sebagainya 9.Mechanical Yaitu pekerjaan yang menggunakan mesin atau alat-alat dan daya mekanik.penyanyi.dokter. Misalnya para pengrajin.dan sebagainya 6.dokter.membimbing.editor. Misalnya penulis.pemain gitar.diskusi membujuk.pemahat.ahli perbaikan mesin.humas. dan sebagainya.

mereka.4. IV. Responden memilih mana dari pekerjaan-pekerjaan yang .Clerical Yaitu pekerjaan yang berhubungan dengan tugas-tugas rutin yang menuntut ketepatan dan ketelitian.perawat.psikolog.LSM. Vocational Preference Inventory (VPI) a.guru. Tester mencocokkan jawaban subjek dengan kunci 0.5. Tester memasukan skor mentah ke kolom sebelah kiri dilembar jawaban c.7. Prinsip dasar VPI  Tujuan VPI : Untuk mengukur minat seseorang dalam kejuruan tertentu dan mengidentifikasi karier seseorang dalam suatu minat tertentu.8.psikiater.konsultan.1.v b.terapis.dan sebagainya 10.2.1985c).6. Misalnya: administrasi.Misalnya:dokter.akuntan.  Teori Heksagon Holland Holland mengembangkan Kuesioner Vocational Preference Inventory yang berisi 160 pekerjaan. Tester melihat tabel norma standard dan memasukan nilai hasilnya (skor standar) kekolom sebelah kanan (persentil) di lembar jawaban  Kekurangan Banyak sekali tipe-tipe tes Kuder sehingga membingungkan  Kelebihan Tes dapat diguakan secara individual maupun kelompok Dapat diadaptasi di Indonesia dengan nama Tes memilih kesenangan Kuder atau kecenderungan minat.dan sebagainya.9. Pengertian VPI VPI merupakan jenis tes inventori kepribadian untuk mengukur minat kejuruan dan karier dengan menggunakan metode paper and pencil (Holland. b.  Administrasi Ada beberapa tahap yang perlu tester lakukan dalam memberi penilaian yaitu : a.3.

2. dan diantara orang dan pekerjaan. Tipe dalam heksagon yang bersebelahan langsung merupakan kombinasi tipe yang sangat erat berhubungan. Gambar heksagon dari Holland dapat dilihat sebagai berikut: Pengembangan alat ukur ini akan menurunkan 6 item dari dimensi yang telah dijabarkan dalam teori Heksagonal dari Holland. Definisi Operasional : Jenis kegiatan dan daftar pekerjaan yang menggambarkan aktivitas yang melibatkan kegiatan yang berkaitan dengan artistik. menciptakan sesuatu yang kreatif. biasanya mereka memiliki kombinasi dua tipe atau lebih. Individu-individu dengan kepribadian ini lebih suka berinteraksi dengan dunianya melalui ekspresi artistik. mengolah konsep dan teori. Investigatif. Sosial. Tipe yang berseberangan dengan tipe lainnya merupakan kombinasi tipe yang paling tidak berhubungan. Misalnya. Individu dengan kepribadian ini lebih berorientasi pada konsep dan teori. 3. Individu dengan kepribadian ini lebih baik memilih karir-karir yang bersifat praktis. Realistik. Artistik. tetapi Realistic dan Social tidak sama atau bertolak belakang. Definisi Operasional : Jenis kegiatan dan daftar pekerjaan yang menggambarkan aktivitas yang melibatkan kegiatan operasional. praktis dan berkaitan dengan fisik. Definisi Operasional : Jenis kegiatan dan daftar pekerjaan yang menggambarkan aktivitas yang melibatkan kegiatan sosial dan berhubungan dengan orang lain. dan jawaban mereka digunakan untuk membentuk profil kepribadiannya. 4.disukai atau tidak disukainya. Hanya sedikit orang yang memiliki satu tipe. . tipe Realistic dan Investigatif serupa. Individu-individu ini sering mempunyai kemampuan verbal dan hubungan interpersonal yang baik. Cara untuk mengidentifikasi tipe karir digambarkan dengan sebuah heksagon (segi enam). Mereka lebih berperan sebagai pemikir daripada sebagai pelaksana. cenderung menghindari situasi yang konvensional dan interpersonal. Sebuah heksagon dapat digunakan untuk merepresentasikan kesamaan dan perbedaan karakteristik di antara orang. di antara pekerjaan. Definisi Operasional : Jenis kegiatan dan daftar pekerjaan yang menggambarkan aktivitas yang melibatkan kegiatan yang berpikir abstrak. yaitu: 1.

Konvensional. dan menjual produk atau hal lain ke orang. 6. petani. Artistic (A) : individualistik. mendominasi individu. tukang listrik. terlibat dalam penjualan produk atau jasa. Social (S) :menggunakan kom petensi sosial untuk memecahkan masalah. Individu-individu ini menunjukkan ketidaksukaan terhadap aktivitas-aktivitas yang tidak terstruktur. . Definisi Operasional : Jenis kegiatan dan daftar pekerjaan yang menggambarkan aktivitas yang melibatkan kegiatan mempengaruhi tindakan orang lain. Enterprising. Conventional (C) : penurut dan lebih suka terstruktur suka pekerjaan seperti bank teller dan operator komputer.  Aspek yang diukur : Dalam mengukur minat kejuruan dan karier. dan lebih memilih pekerjaan yang memiliki nilai estetika.5. Definisi Operasional : Jenis kegiatan dan daftar pekerjaan yang menggambarkan aktivitas yang melibatkan kegiatan yang sifatnya clerical. dan lebih memilih "hands-on" atau jenis pekerjaan di luar ruangan seperti montir. Investigative (I) :berorientasi pada tugas yang membutuhkan pemikiran dengan sikap yang tidak konvensional yang cocok di posisi ilmiah dan akademis seperti kimia. Enam tema tersebut antara lain : Realistic (R) : atletik. termasuk 6 tema personality-environment. menghindari situasi konvensional. dan lebih memilih profesi mengajar atau membantu. Individu-individu ini menggunakan kemampuan verbalnya untuk memimpin orang lain. fisika. VPI mengukur dengan menggunakan 11 dimensi. Enterprising (E) : seorang pemimpin dengan kemampuan penjualan yang baik yang cocok dalam dunia bisnis dan posisi kerja sebagai manajerial. tidak memiliki kemampuan verbal dan interpersonal. suka membantu orang lain. atau biologi.

berisi item-item inventori (inventory items).  Rentang usia tes : VPI adalah tes singkat (15 sampai 30 menit) dan ditujukan untuk orang-orang dari usia 14 tahun hingga yang berusia lebih tua dengan kecerdasan normal. Acquiescence : skor yang sangat tinggi menunjukan seseorang yang memiliki integritas pribadi. biasanya pekerjaan yang didominasi oleh perempuan. dan memiliki tingkat aspirasi yang tinggi. Biasanya digunakan untuk menunjukan bagai mana peran sex tradisional mempengaruhi pilihan. dan memiliki kecenderungan hiperaktivitas. memiliki tingkat evaluasi yang positif terhadap kemampuan dan kepribadian. dan form untuk pria dan wanita.  Ciri khas/kekhasan tes : Tes VPI memiliki karakteristik yang dapat dengan mudah kita jumpai. mobilitas sosial. perilaku coping. nilai-nilai. a self-scoring carbonless answer sheet. menunjukan bahwa sesorang memiliki integrasi pribadi yang baik. penolakan terhadap laki-laki yang mendominasi sangat tinggi. meliputi : Self-control Masculinity/femininity : skor tinggi biasanya menunjukan pilihan maskulin dan yang rendah adalah feminin. kepercayaan diri. artistik. harapan kebutuhan akan status. . hubungan interpersonal. self-conceptions. antara lain : VPI mampu menghasilkan berbagai informasi tentang minat. Jika skor rendah maka seseorang itu cenderung melihat pekerjaan yang populer. Infrequency : jika skor tinggi maka seseorang itu cenderung cocok pada pekerjaan yang berstatus rendah. memiliki banyak ketertarikan dan bakat. sering melihat bagaimana dulu saat bekerja (evaluasi) sehingga dapat menentukan mana yang benar.Dan 5 dimensi tambahan. Sedangkan jenis yang lain atau skor rendah. dan identifikasi. Status : skor yang tinggi menunjukan adanya keinginan untuk mendapatkan prestise yang baik/tinggi yang berhubungan dengan asal-usul sosial. Menggunakan teori Holland dalam pengukurannya All-in one test booklet/lembar jawaban.

Metode hand-score ini dengan menggunakan komputer. kecuali faktor-faktor ini dapat secara tidak langsung menanggung kepribadian dan minat kejuruan. d. bahkan penulis tes inipun mengakui bahwa ada ruang untuk memperbaiki tes ini. kita dapat menghitung dengan hand-score semua tema dalam pengukuran - Formatnya berupa paper and pencil c. kecerdasan. b. jadi tinggal memasukan hasil jawaban subjek lalu hasil interpretasi bisa langsung keluar. semua tidak mengakui adanya peran pendidikan. Ada kontingensi antara pribadi dengan lingkungan yang berada diluar ruang lingkup VPI Kelemahan yang terakhir adalah yg paling serius. c. Setelah semua pendekatan telah dilakukan untuk meninju VPI. Meskipun demikian kami telah menelaah pada kekuatan VPI dalam hal ini. Klasifikasi pekerjaan mungkin berbeda. All-in one test booklet/lembar jawaban. tergantung pada perangkat yang digunakan dalam menilai kepribadian e. Pengertian tentang lingkungan kejuruan hanya sebagian kecil diuji Hipotesis tentang interaksi P-E membutuhkan tambahan penelitian Formulasi tentang pengembangan kepribadian telah menerima beberapa dukungan tapi perlu pemeriksaan yang lebih komprehensif d. Untuk administrasi dan skoring VPI yang lebih mudah. dan form untuk pria dan wanita dapat dikumpulkan lali dihitung hand-score dengan waktu sekitar 1 menit. Kelemahan VPI VPI tidak “berjalan baik” diluar budaya AS. a self-scoring carbonless answer sheet.- Dalam waktu sekitar 1 menit. Misalnya walsh dan holland (1992) mengutip kelemahan VPI sbb : a. Administrasi Tes dan Skoring Pengguna VPI melengkapi tes ini hanya diberikan waktu sekitar 15-30 menit dengan merekam preferensi kerja pada Lembar all-in-one Booklet / lembar Jawaban Tes. . dan bakat istimewa. 11 dimensi itu dapat kita ukur. berisi item-item inventori (inventory items).

tetapi untuk mengetahui bahwa konsep tersebut benarbenar ada dan dapat merupakan pengaruh yang kuat terhadap konsep-konsep seseorang mengenal suatu pekerjaan karena biasanya apabila seseorang menyatakan suka atau tidak . tes diperluas dari 9 kategori menjadi 12 kategori oleh Kenneth Miller. LATAR BELAKANG TES RMIB Pemikiran yang mendasari pembentukan tes ini adalah bahwa setiap orang memiliki konsep-konsep stereotype terhadap jenis-jenis pekerjaan yang tersedia atau yang disediakan oleh masyarakat. ROTHWELL MILLER INTEREST BLANK (RMIB) SEJARAH PERKEMBANGAN Menurut sejarahnya. Stereotype seperti ini lebih banyak mendasarkan konsepnya pada hal-hal yang menarik daripada hal-hal yang merupakan kekhususan dari pekerjaan tersebut. dan yang kemudian memilih pekerjaan yang sesuai dengan ide-ide tersebut. Sejak saat itu tes tersebut disebut The Rothwell Miller Interest Blank Test. meskipun terdapat juga stereotype yang tidak berdasarkan ide tertentu atau tidak ada hubungannya sama sekali dengan pekerjaan yang dimaksud.88. seperti jalan-jalan keluar negeri. Data yang komprehensif mendukung validitas konstruk skala VPI. gaji besar dan sebagainya adalah tidak sesuai dengan kenyataan. V. seperti tugas melayani penumpang yang justru merupakan tugas pokok dari seorang pramugari. yang memiliki konsistensi internal rata-rata . VPI telah menggunakan norma pada berbagai populasi. tes RMIB (Rothwell Miller Interest Blank) disusun oleh Rothwell pertama kali pada tahun 1947. Kelebihan VPI Reliabilitas dan validitas VPI didukung oleh tubuh besar penelitian. Tapi tujuan terpenting dari tes ini bukanlah hanya sekedar untuk mengetahui kebenaran dari stereotype tersebut. Saat itu tes hanya memiliki 9 jenis kategori dari jenis-jenis pekerjaan yang ada kemudian pada tahun 1958.e. Misalnya saja stereotype dari pegawai bank adalah orang yang selalu berhubungan dengan pembayaran atau uang adalah benar tetapi pendapat umum yang mengatakan bahwa pekerjaan seorang pramugari adalah pekerjaan yang penuh dengan hal-hal yang menyenangkan. dan keadaan semacam ini sangat memungkinkan terjadinya atau timbulnya stereotype yang benar atau salah sama sekali.

Masing-masing kelompok pekerjaan tertentu dengan alasan bahwa banyak pekerjaan yang dapat digolongkan menjadi satu jenis .  Materi Tes RMIB Tes interest Rothwell-miller merupakan suatu formulir yang berisikan suatu daftar pekerjaan yang disusun menjadi 9 kelompok dengan kode huruf dari A sampai I dan dibedakan antara pria dan wanita. meskipun secara kenyataan banyak pekerjaan yang berbeda dengan konsepnya. Alat tes ini banyak digunakan untuk dunia pendidikan misalnya penjurusan di SMA dan Perguruan Tinggi. B. oleh karena itu perlu suatu pengukuran untuk mengetahui bakat dan minat yang ada dalam diri setiap individu. maka mereka juga memperlihatkan sikap yang sama terhadapnya idenya. Pengertian ROTHWELL MILLER INVENTORY BLANK (RMIB) merupakan instrumen tes baku/formal yang dibuat oleh Rothwell-Miller. Skor dapat disusun dengan lebih cepat Lebih cocok apabila diberikan kepada orang dewasa Hasil keseluruhan dari tes akan memperlihatkan pola interest dari subjek Bisa dilakukan secara klasikal maupun individual. serta telah banyak dipakai untuk mengukur bakat dan minat seseorang.suka terhadap suatu pekerjaan tertentu. Prinsip Dasar  Tujuan Tes RMIB Tujuan tes RMIB adalah untuk mengukur interest seseorang berdasarkan sikap seseorang terhadap suatu pekerjaan  Karakteristik Tes RMIB:        Dapat dimasukkan kedalam susunan baterry tes (memadukan informasi dari berbagai macam tes) Lebih mudah dikerjakan oleh subjek Tugas pengisian dari tes ini akan menimbulkan interest subjek dan kerjasama yang aktif sifatnya. Pada dasarnya setiap orang memiliki bakat dan minat tertentu. serta dapat digunakan untuk dunia kerja dalam penentuan posisi jabatan seseorang (placement). ROTHWELL MILLER INTEREST BLANK (RMIB) A.

tukang las. ahli geologi. penyiar radio. kimia dan ilmu pengetahuan pada umumnya. Untuk wanita: ahli pertamanan. Untuk wanita: pegawai urusan gaji. nelayan. 6. fotografer dan piñata panggung Untuk wanita: seniwati. Untuk laki-laki: penyiar radio. auditor. Untuk laki-laki: petani. Untuk laki-laki: ilmuwan. sales asuransi. petugas wawancara. dengan kasir. ahli astronomi dan insinyur kimia industry Untuk Wanita : Ilmiawati. pegawai pajak. petani bunga dan tukang kebun 2. peternak. petugas mesin sulam. Untuk wanita: ahli kacamata. ahli astronomi. diskusi. supir. ahli botani. juru bayar. petugas pajak. Aesthetic Pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat seni dan menciptakan sesuatu. bergaul dengan orang lain. insinyur kimia industri ahli metereologi. pedagang keliling. Computational Pekerjaan Untuk yang laki-laki: berhubungan akuntan. ahli reparasi jam. angka-angka. alat-alat dan daya mekanik. 5. Untuk laki-laki: seniman. Personal Contact Pekerjaan yang berhubungan dengan manusia. juru ukur. Pada dasarnya adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan kontak dengan orang lain. 4. ahli reparasi permata. pembuat arloji. pegawai rumah mode. piñata panggung . ahli biologi. guru kesenian. 3. Untuk wanita: sales girl. montir. guru ilmu pasti. Outdoor Pekerjaan yang aktifitasnya dilakukan diluar atau di lapanagn terbuka. petugas humas. Mechanical Pekerjaan yang berhubungan dengan mesin.kategori. assisten laboratorium. eksperimen. Scientific Pekerjaan yang dapat disebut sebagai keaktifan dalam hal analisa dan penyelidikan. Adapun ke 12 kategori tersebut adalah : 1. arsitek. Untuk laki-laki: insinyur sipil. artis. membujuk. ahli pertanian. ahli biologi. artis. decorator.

pegawai kantor. ahli perpustakaan. kepala sekolah.7. pegawai kantor. kegiatan membaca dan mengarang. Clerical Minat terhadap tugas-tugas rutin yang menuntut ketepatan dan ketelitian. penulis sandiwara radio. pianis konser. komponis. dan mempunyai ide yang besar atau kuat tentang pelayanan. 10. penyair. kritikus buku. penyusun arsip. penulis scenario. Musical Minat memainkan alat-alat music atau untuk mendengarkan orang lain. Untuk wanita: guru SD. Literary Pekerjaan yang berhubungan dengan buku-buku. Untuk laki-laki: guru SD. 9. petugas palang merah. tukan batu. pengarang.. ahli mebel. penulis majalah. penyebar agama. bernyanyi atau membaca sesuatu yang berhubungan music Untuk laki-laki: pianis konser. guru music. Untuk laki-laki: wartawan. komponis. penulis steno. . Practical Minat terhadap pekerjaan-pekerjaan yang praktis. psikolog pendidikan. juru ketik. psikolog pendidikan. dan yang memerlukan keterampilan. petugas kesejahteraan social. 8. tukang cat. Untuk wanita: sekertaris pribadi. petugas pos. tukang sepatu. 11. Keinginan untuk mengerti orang lain. Untuk laki-laki: tukang kayu. Untuk laki-laki: manajer bank. petugas pengiriman barang. petugas arsip. petughas palang merah. ahli pustaka dan pramuniaga took music. ahli bangunan. Social service Minat terhadap kesejahteraan penduduk dengan keinginan untuk menolong dan membimbing atau menasehati tentang problem dan kesulitan mereka. pemain organ. petugas ekspedisi(surat). Untuk wanita: wartawan. pramuniaga took music. ahli penyuluh jabatan. Untuk wanita: pemain organ. karya pertukangan.

Untuk laki-laki: dokter. Bahkan ini pun masih harus di lengkapi dengan memeriksanya setiap saat untuk mencegah kemungkinan berbuat kesalahan Waktu yang digunakan dalam tes RMIB tidak terbatas tetapi pada umumnya 20 menit. ADMINISTRASI Terdapat 3 bentuk formulir (form). yaitu pria. Ranking di mulai dengan no 1 untuk pekerjaan yang paling disukai dalam satu kelompok dan berakhir dengan no 12 untuk pekerjaan yang paling tidak disukai. dokter hewan. dan industri. sehingga perlu di berikan beberapa contoh untuk dapat mengerjakannya dengan tepat. Testee diminta untuk membuat ranking dari daftar pekerjaan yang tersedia dalam formulir tes. mengurangi akibat dari penyakit. Setelah selesai. . ahli kacamata. dokter gigi. Instruksi biasanya sudah terdapat dalam formulir sehingga bagi mereka responden yang sudah dewasa dapat di instruksikan untuk membaca sendiri kecuali untuk orang dewasa yang mempunyai intelegensi rendah. ahli farmasi. serta terhadap hal-hal biologis pada umumnya. dokter hewan. perawat orang tua. dan di dalam bidang medis. wanita. tukang binatu. juru masak. disebabkan karena mereka dianggap atau diragukan kemampuannya untuk memahami maksud instruksi yang tertulis. Setiap formulir terdiri dari 9 kelompok daftar pekerjaan (A – I) dan setiap kelompok terdapat 12 jenis pekerjaan yang mewakili kategori pekerjaan yang relative homogen.Untuk wanita: ahli piñata rambut. ahli rontgen. Bagi yang terakhir ini di adakan pengecualian. petugas mesin sulam. ahli bedah. testee diminta untuk menulis 3 jenis pekerjaan secara urutan yang paling disukai (tidak tergantung pada jenis pekerjaan yang yang terdapat dalam daftar pada formulir). 12. pelatih rehabilitasi pasien. penyembuhan. Untuk wanita: dokter. penjahit. Medical Minat terhadap pengobatan. sesuai dengan jumlah pekerjaan yang terdapat satu kelompok. ahli bedah. tukang bungkus coklat.

Perencanaan Bacaan Siswa Unt memilih jenis bacaan yg mayoritas disukai 5. PENERAPAN TES RMIB Penerapan tes RMIB antara lain meliputi: 1. atau dapat pula digunakan sebagai bahan diskusi kelompok untuk mengembangkan suatu apresiasi terhadap kebutuhan akan adanya pekerjaan yang memuaskan. Sebagai bahan pertimbangan dalam mengarahkan atau member interview kepada individu. Penjurusan Siswa Penjurusan siswa-siswa sekolah umum (SMU) Penjurusan siswa-siswa sekolah kejuruan 4. maka hasil ranking tersebut kemudian di pindahkan ke dalam suatu kerangka yang terdapat di bagian terakhir dari formulir tes ini.Konseling Pekerjaan Bagi karyawan/pekerja baru (penempatan posisi) Bagi karyawan lama (penempatan unt promosi jabatan. mencek konsistensi antara tugas & minat pekerjaan. Konseling Karier Konseling karier siswa-siswa di awal masuk sekolah Konseling karier bagi siswa yg lulus & akan bekerja 2. dsb) 3. Disamping hal-hal diatas maka penggunaan utama dari interpretasi adalah untuk membantu individu menentukan interest utamanya . PENGGUNAAN HASIL TES RMIB Hasil interpretasi tes RMIB dapat digunakan untuk: 1. dll .SKORING Sesudah ranking di buat oleh responden. yang kemudian diikuti dengan studi yang mendalam tentang pekerjaan yang terdapat di dalam lingkungan interestnya. 2.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN Kelebihan: Dapat dimasukkan ke dalam susunan baterry test Lebih mudah dikerjakan oleh subjek Skore dapat disusun dengan lebih cepat Lebih cocok diberikan untuk orang dewasa. Kelemahan: Memiliki minat yang kurang terperinci . Hasil keseluruhan dari tes akan memperlihatkan pola interest dari subjek.

blogspot.blogspot.com/2010/10/minat-bakat.html (6 Okt 2012 jam 00:19) http://adipsi.com/Products/Product.parinc.html (00:40) ftp://classes.org/wiki/Ipsative http://www.aspx?ProductID=VPI http://www.creativeorgdesign.blogspot.html http://psikologi45.html (diakses pada tgl 2 Oktober 2012 jam 22:18) http://en.scribd.edu/Psychology/Keith%20Rieder/Psychological%20Measurement% 20and%20Evaluation/VPI.com/2011/02/definisi-dan-sejarah-tes-minat.waynesburg.htm?id=434 .ac.com/doc/18085100/ROTHWELL-MILLER-INVENTORY-BLANKRMIB-Tes-Bakat-dan-Minat (diakses pada tanggal 5 Okt jam 22:35) http://syarifuddin-artikel.com/2011/02/jenis-jenis-tes-minat-interest-test.html http://blog.ppt http://www4.com/tests_page.com/2010/10/klasifikasi-tes-psikologi-baterai-tes.blogspot.DAFTAR PUSTAKA Gregory Anastasi http://psikologi45.blogspot.wikipedia.id/azzqie/2011/02/01/tes-bakat-minat/ (jam 23:52) http://salmanump.uin-malang.com/2011/10/rothwell-miller-interest-blank-test.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful