P. 1
Modul Perubahan Sosial Budaya

Modul Perubahan Sosial Budaya

4.64

|Views: 46,415|Likes:
Published by umar

More info:

Published by: umar on Jan 29, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/19/2015

pdf

text

original

Adanya perubahan baru bisa mengubah adat, kebiasaan, cara
pandang, bahkan ideologi suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya
dapat mengarah pada hal-hal positif (kemajuan) dan negatif
(kemunduran). Hal ini tentu saja memengaruhi pola dan perilaku
masyarakatnya. Berikut ini hal-hal positif atau bentuk kemajuan akibat
adanya perubahan sosial budaya.
1.Memunculkan ide-ide budaya baru yang sesuai dengan
perkembangan zaman.
2.Membentuk pola pikir masyarakat yang lebih ilmiah dan rasional.
3.Terciptanya penemuan-penemuan baru yang dapat membantu
aktivitas manusia.
4.Munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern
dan ideal.
Berikut ini hal-hal negatif atau bentuk kemunduran akibat adanya
perubahan sosial budaya.

UMARGIONO, S.Pd/MODUL/GEO/PERUBAHAN SOSIAL
BUDAYA/AKSEL/MTsN-Mlg-1/2008

1.Tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional oleh budaya asing
yang terkadang tidak sesuai dengan kaidah budaya-budaya
nasional.
2.Adanya beberapa kelompok masyarakat yang mengalami
ketertinggalan kemajuan budaya dan kemajuan zaman, baik dari
sisi pola pikir ataupun dari sisi pola kehidupannya (cultural lag atau
kesenjangan budaya).
3.Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang makin
kompleks.
4.Lunturnya kaidah-kaidah atau norma budaya lama, misalnya
lunturnya kesadaran bergotong-royong di dalam kehidupan
masyarakat kota.

I. Perilaku Kritis Adanya Pengaruh Perubahan Sosial Budaya

Penerimaan masyarakat pada perubahan sosial budaya dilihat dari
perubahan sikap masyarakat yang bersangkutan. Jika perubahan sosial
budaya tersebut tidak memengaruhi keberadaan nilai dan norma yang
sudah ada di masyarakat maka sikap masyarakat akan positif. Namun,
jika perubahan sosial budaya tersebut menyimpang atau memengaruhi
nilai dan norma yang benar maka sikap masyarakat akan negatif.

UMARGIONO, S.Pd/MODUL/GEO/PERUBAHAN SOSIAL
BUDAYA/AKSEL/MTsN-Mlg-1/2008

Perhatikan peta konsep di bawah ini.

Sikap terbuka diartikan dengan menerima segala pengaruh yang
masuk dengan mengamati dan menyeleksi, tidak serta merta menerima.
Tidak berprasangka buruk pada pengaruh yang masuk dan perubahan
yang ada. Menurut Levy-Bruhl bahwa pada masyarakat modern lebih
cenderung bersikap terbuka terhadap perubahan yang terjadi di
masyarakat.

Antisipatif adalah sikap tanggap terhadap sesuatu yang sedang
atau akan terjadi. Antisipatif merupakan kelanjutan dari sikap terbuka.
Sikap antisipatif dapat dilakukan dimulai dengan mengamati dan meneliti
pengaruh suatu perubahan sosial atau budaya, dan hasilnya dijadikan
pedoman alam menentukan tindakan.
Selektif berarti melalui seleksi atau penyaringan dan mempunyai
daya pilih. Selektif yaitu memilih pengaruh perubahan manakah yang
dapat memberikan manfaat besar dan membuang jauh-jauh pengaruh
yang tidak bermanfaat.

Adaptif adalah penyesuaian diri dengan pengaruh yang telah
dipilih atau diseleksi. Terlambat dalam adaptasi kemungkinan bisa
membuata seseorang ketinggalan perkembangan.
Tidak meninggalkan budaya asli maksudnya adalah jangan sampai
perubahan dan pengaruh yang masuk akan menghilangkan budaya atau
kebiasaan positif yang ada di masyarakat. Misalnya dengan adanya HP,
diharapkan tidak menghilangkan kebiasaan komunikasi dan interakasi
antar individu secara langsung.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->