P. 1
Modul Perubahan Sosial Budaya

Modul Perubahan Sosial Budaya

4.64

|Views: 46,415|Likes:
Published by umar

More info:

Published by: umar on Jan 29, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/19/2015

pdf

text

original

UMARGIONO, S.Pd/MODUL/GEO/PERUBAHAN SOSIAL
BUDAYA/AKSEL/MTsN-Mlg-1/2008

RENUNGAN UNTUK BERUBAH

Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal, aku
bermimpi ingin mengubah dunia

Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,
kudapati bahwa dunia tidak kunjung berubah.

Maka cita-cita itu pun agak kupersempit,
lalu kuputuskan untuk hanya mengubah negriku.

Namun nampaknya, hasrat itupun tiada hasilnya

Ketika usiaku semakin senja,
dengan semangatku yang masih tersisa,
kuputuskan untuk mengubah keluargaku,
orang-orang yang paling dekat denganku.

Tetapi celakanya, merekapun tidak mau diubah !
Dan kini sementara aku berbaring saat ajal menjelang,
tiba-tiba kusadari :

” Andaikan yang pertama-tama kuubah adalah diriku.

Maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan,
mungkin aku bisa mengubah keluargaku.

Lalu, berkat inspirasi dan dorongan mereka,
bisa jadi akupun mampu memperbaiki negeriku.

Kemudian siapa tahu, aku bahkan bisa mengubah
dunia !”

PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DALAM MASYARAKAT

Masyarakat dalam kehidupannya pasti mengalami perubahan.
Perubahan yang terjadi bukan hanya menuju ke arah kemajuan, tetapi
dapat juga menuju ke arah kemunduran. Terkadang perubahan-
perubahan yang terjadi berlangsung dengan cepat, sehingga
membingungkan dan menimbulkan ”kejutan budaya” bagi masyarakat.
Perubahan itu dapat terjadi di berbagai aspek kehidupan, seperti
peralatan dan perlengkapan hidup, mata pencaharian, sistem
kemasyarakatan, bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, serta
religi/keyakinan.

1.

Peralatan dan perlengkapan hidup mencakup pakaian,
perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat produksi, dan
transportasi. Sebagai contoh, pada zaman nenek moyang kita
memasak makanan dengan cara membakarnya, sekarang di zaman
modern memasak makanan menggunakan alat modern seperti oven
atau membeli makanan yang diawetkan.
2.

Mata pencaharian dan sistem ekonomi meliputi pertanian,
peternakan, dan sistem produksi. Sebagai contoh, kaum laki-laki
bekerja dengan cara berburu atau pekerjaan lainnya, sedangkan
kaum perempuan tinggal di rumah mengurus rumah tangga dan
mengasuh anak. Sekarang kaum perempuan dapat juga bekerja dan
mata pencaharian untuk kaum laki-laki tidak hanya berburu saja,
tetapi sudah beragam jenisnya.
3.

Sistem kemasyarakatan mencakup sistem kekerabatan,
organisasi politik, sistem hukum, dan sistem perkawinan. Sebagai
contohnya, pada masa kehidupan belum begitu kompleks orang-
orang yang ada ikatan darah atau keluarga selalu hidup bersama
dalam satu rumah. Saat ini ikatan masyarakat tidak hanya
berdasarkan hubungan kekerabatan, tetapi juga karena profesi, dan
hobi yang sama seperti ikatan motor gede (MOGE), orari (radio
amatir).
4.

Bahasa dahulu disampaikan secara lisan. Sekarang bahasa
dapat disampaikan melalui beragam media, seperti tulisan, sandi,
dan sebagainya.

UMARGIONO, S.Pd/MODUL/GEO/PERUBAHAN SOSIAL
BUDAYA/AKSEL/MTsN-Mlg-1/2008

5.

Kesenian mencakup seni rupa, seni suara, dan seni tari.
Sebagai contoh, orang Jawa menganggap bahwa sebuah rumah yang
indah jika bernuansa gelap, sekarang masyarakat Jawa banyak
menyukai rumah yang bernuansa terang ataupun pastel.
6.

Sistem pengetahuan berkaitan dengan teknologi. Dahulu
kala sistem pengetahuan hanya berpedoman pada alam atau
peristiwa alam. Sekarang ini sistem pengetahuan terus berkembang
seiring berkembangnya teknologi.
7.

Religi atau sistem kepercayaan dahulu kala berwujud sistem
keyakinan dan gagasan tentang dewa, roh halus, dan sebagainya.
Oleh karena itu, segala kegiatan manusia dikaitkan dengan
kepercayaan berdasarkan getaran jiwa. Namun, sekarang aktivitas
manusia banyak yang dikaitkan dengan akal dan logika.

Perubahan di berbagai bidang sering disebut sebagai perubahan
sosial dan perubahan budaya karena proses berlangsungnya dapat
terjadi secara bersamaan. Meskipun demikian perubahan sosial dan
budaya sebenarnya terdapat perbedaan. Ada yang berpendapat bahwa
perubahan sosial dapat diartikan sebagai sebuah transformasi budaya
dan institusi sosial yang merupakan hasil dari proses yang berlangsung
terus-menerus dan memberikan kesan positif atau negatif. Perubahan
sosial juga diartikan sebagai perubahan fungsi kebudayaan dan perilaku
manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan lain.
Ada banyak pendapat tentang definisi perubahan sosial yang
disampaikan oleh beberapa sosiolog.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->