DAFTAR ISI

Cover…………………………………………………………………………………..1 Kata pengantar……………………………………………………………………….2 Datar isi……………………………………………………………………………….3 BAB I. Pendahuluan 1.1. Tujuan……………………………………………………………………4 1.2. Maksud…………………………………………………………………...5 BAB II. Tinjauan Pustaka………………………………………………………….18 BAB III. Penutup 3.1. Kesimpulan……………………………………………………………..19 3.2. Saran…………………………………………………………………….21 Daftar Pustaka………………………………………………………………………22

misalnya panjang benda. sentimeter disebut satuan dari besaran panjang. o Yang terakhir agar memenuhi salah satu tugas mata kuliah Fisika Terapan. besaran apa saja yang bisa kita ukur dari sebuah buku ?. Bagaimanakah kita menyatakan hasil pengukuran panjang buku? Misalnya panjang buku sama dengan 25 sentimeter. TUJUAN Maksud dan Tujuan dari pembuatan makalah ini sebagai berikut : o Dapat Mengidentifikasi perbedaan besaran pokok dan besaran turunan o Dapat mengetahui macam-macam besaran dan satuannya dalam system internasional. Satuan tersebut tidak baku karena tidak . Massa buku sama dengan 1 kilogram.BAB I. massa benda. MAKSUD Sifat-sifat dari suatu benda atau kejadian yang kita ukur. 2. misalnya satuan panjang dipilih depa atau jengkal. dan tebal buku. Pada sebuah buku. o Adapun fungsinya dalam kehidupan sehari-hari. kita bisa mengukur massa. PENDAHULUAN 1. Dimasyarakat kita kadang-kadang terdapat satuan-satuan yang tidak standar atau tidak baku. lebar. Jadi satuan selalu mengikuti besaran. kilogram disebut satuan dari besaran massa. tidak pernah mendahuluinya. panjang. lamanya waktu lari mengelilingi sebuah lapangan disebut besaran.

Satu jengkal orang dewasa lain dengan satu jengkal anak-anak. .mempunyai ukuran yang sama untuk orang yang berbeda. Oleh karena alasan-alasan itulah para ilmuan mengadakan penelitian besar-besaran yaitu General Conference on Weights and Measures of the International Academy of Science pada tahun 1960. Dalam sistem satuan ini. terdapat tujuh besaran yang disebut sebagai besaran pokok. Itulah sebabnya jengkal dan depan tidak dijadikan satuan yang standar dalam pengukuran fisika.

Fisika juga dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan tentang pengukuran. Pengertian besaran : Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur atau dihitung. dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai 3. mempunyai satuan . TINJAUAN PUSTAKA. kimia. sebab segala sesuatu yang kita ketahui tentang dunia fisika dan tentang prinsip-prinsip yang mengatur prilakunya telah dipelajari melalui pengamatan-pengamatan terhadap gejala alam. Fisika adalah ilmu yang fundamental yang mencakup semua sains dan benda-benda hidup (biologi. Fisika pada dasarnya membahas tentang materi dan energi adalah akar dari tiap bidang sains dan mendasari semua gejola. dan lain-lain) maupun sains fisika (astronomi. dinyatakan dengan angka dan mempunyai satuan. zoologi.BAB II. Dari pengertian ini dapat diartikan bahwa sesuatu itu dapat dikatakan sebagai besaran harus mempunyai 3 syarat yaitu : 1. Tanpa kecuali gejala-gejala itu selalu mengikuti atau memahami sekumpulan prinsip umum tertentu yang disebut hukum-hukum fisika. fisika). dapat diukur atau dihitung 2.

Bila ada satu saja dari syarat tersebut diatas tidak dipenuhi maka sesuatu itu tidak dapat dikatakan sebagai besaran. Pengertian satuan Satuan didefinisikan sebagai pembanding dalam suatu pengukuran besaran. Dalam hal ini tidak diperlukan alat ukur tetapi alat hitung sebagai misal kalkulator. gram sekon atau sistem CGS. Sebagai contoh Gaya (F) mempunyai . dan sekon. atau biasa disebut sistem MKS dan satuan yang lain yang biasa dipakai dalam fisika adalah centimeter. 2. Sebagai contoh adalah massa. dengan nama Sistem international (SI). tidak mungkin dalam 2 besaran yang berbeda mempunyai satuan yang sama. Sistem satuan internasional menggunakan satuan dasar meter. Besaran non Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari penghitungan. Contoh besaran non fisika adalah Jumlah. Massa merupakan besaran fisika karena massa dapat diukur dengan menggunakan neraca. Besaran Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari pengukuran. kilogram. Sistem satuan internasional Sistem satuan internasional telah disepakati pada tahun 1960 oleh Konferensi Umum Kesebelas mengenai berat dan ukuran. Besaran berdasarkan cara memperolehnya dapat dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu : 1. Setiap besaran mempunyai satuan masing-masing. Karena diperoleh dari pengukuran maka harus ada alat ukurnya. Apa bila ada dua besaran berbeda kemudian mempunyai satuan sama maka besaran itu pada hakekatnya adalah sama.

Orang lain yang ingin mengukur besaran yang bersangkutan harus menggunakan satu-satunya satuan standar tersebut untuk memperoleh hasil yang akurat. baik dalam cuaca panas atau dingin. Sebagai contoh. 3. Dengan demikian. 2. Dengan deterimanya suatu satuan sebagai satuan internasional maka ilmuwan dari . meter bisa digunakan sebagai satuan standar. jengkal tidak bisa dijadikan satuan baku karena berbeda-beda untuk masing-masing orang. bagi orang dewasa maupun bagi anak-anak. betapa repotnya jika suatu satuan sulit dibuat tiruannya sehingga di dunia hanya ada satu-satunya satuan standar tersebut. Ini berkaitan dengan kepentingan ilmu pengetahuan dan teknologi. kilogram dapat digunakan sebagai satuan standar. Satuan harus diterima secara internasional. sementara meter berlaku sama baik untuk orang dewasa mapun anak-anak. Nilai satuan harus tetap. sehingga orang lain yang ingin menggunakan satuan tersebut dalam pengukurannya bisa memperolehnya tanpa banyak kesulitan.satuan Newton dan Berat (w) mempunyai satuan Newton. Oleh karena itu. Mudah diperoleh kembali (mudah ditiru). Satuan massa yaitu kilogram. Apakah syarat yang harus dimiliki suatu satuan agar bisa menjadi satuan standar ? Beberapa syarat utama adalah sebagi berikut : 1. dan terhadap perubahan-perubahan lingkungan lainnya. Dapat kita bayangkan. mudah diperoleh kembali dengan membandingkannya. Besaran ini kelihatannya berbeda tetapi sesungguhnya besaran ini sama yaitu besaran turunan gaya.

Waktu.satu negara dapat dengan mudah memahami hasil pengukuran dari ilmuwan negara lain. Dalam sistem satuan ini. kependekan dari bahasa Prancis Systeme International d’Unites.Massa. terdapat tujuh besaran yang disebut sebagai besaran pokok. Panjang. Sistem ini diusulkan pada General Conference on Weights and Measures of the International Academy of Science pada tahun 1960.Kuat arus.Suhu. Sistem satuan yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.Intensitas cahaya dan Jumlah Zat. Besaran fisika dibagi menjadi dua macam yaitu besaran pokok dan besaran turunan. yang berlaku secara interasional adalah sistem satuan SI. .

Waktu . Dalam Sistem Internasional (SI) ada 7 besaran pokok yang mempunyai satuan dan 2 besaran pokok yang tidak mempunyai satuan 1. Karena selanjutnya diketahui bahwa pengukuran jarak dari kutub ke katulstiwa tidak akurat. Saat ini 1 meter didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh cahaya pada ruang hampa selama 1/299792458 detik 2. Besaran pokok Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Hasilnya diproduksi menjadi 3 batang platina dan beberapa batang besi. Panjang Satuan Panjang = Meter (M) Meter pertama kali didefinisikan pada 1973 dengan membagi jarak dari kutub utara sampai ke katulstiwa menjadi 10 juta bagian yang sama. maka pada 1960 standar ini ditinggalkan.

000028 desimeter kubik.192. pada 1967. maka definisi ini diganti menjadi 1/31556925. namun metalurgi abad 19 belum baik.9747 dari tahun 1900. maka bidang magnet akan berada di sekeliling kabel. Kilogram didefinisikan oleh sebuah benda silinder yang terbuat dari lempeng platina dan 10% indium pada ruang hampa di dekat paris Kilogram merupakan satu-satunya satuan standar yang tidak bisa dipindahkan. Namun kemudian ditemukan bahwa volume air yang diukur ternyata 1. kilogram didefinisikan sebagai massa air pada 4 derajat celcius yang menempati 1 desimeter kubik. Arus listrik Satuan Arus Listrik = Ampere (A) Saat arus listrik mengalir lewat suatu kabel. definisi ini kembali diganti. . sehingga ketidakmurnian pada logam menyebabkan kesalahan sekitar 0. Tiruan-tiruan telah dibuat dengan ketelitian mencapai 1/108part. Massa Satuan Massa = Kilogram (kg) pada 1799. Ampere didefinisikan pada 1948 dari kekuatan tarik-menarik dua kabel yang berarus listrik. 3.Satuan Waktu = Detik/Sekon (S) Satuan waktu awalnya didefinisikan sebagai 1/86400 dari waktu satu hari.detik adalah selang waktu dari 9. sehingga standar ini ditinggalkan pada 1889. 4. namun karena rotasi bumi tidak konstan.5 part per billion setiap tahunnya.631.770 periode radiasi yang disebabkan karena transisi 2 atom cesium – 133 pada ground state.

atau partikel lain. 6. mungkin atom. Suhu atau Temperature Satuan Suhu atau temperature Termodinamis = Kelvin (K) Definisi dari temperature didasarkan pada diagram fase air.0221367 x 1023 7. molekul. Jumlah Zat satuan Jumlah Zat = Mol (Mol) mol adalah istilah yang digunakan sejak 1902. yaitu 6. 5.16 dari temperature titik tripel air.1 ampere adalah arus listrik konstan dimana jika terdapat dua kabel dengan panjang tak terhingga dengan circular cross section?? yang dapat diabaikan. zat elementernya harus dispesifikasikan. yaitu posisi titik tripel air (suhu dimana 3 fase air berada bersamaan) yang didefinisikan sebagai 273. Sebelumnya. dan merupakan kependekan dari “grammolecule”. electron. kemudian nol mutlak didefinisikan pada 0 kelvin. Standar yang digunakan saat ini adalah sumber cahaya monokromatik(satu warna). Kita dapat membayangkan satu mol sebagai jumlah atom dalam 12 gram karbon 12. saat istilah mol digunakan. lilin dan bola lampu pijar digunakan sebagai standar. sehingga 1 kelvin didefiniskan sebagai 1/273. bilangan ini disebut bilangan Avogadro. ditempatkan dengan jarak 1 meter pada ruang hampa. akan menghasilkan gaya 2 x 107 newton per meter. Intensitas Cahaya satuan Intensitas Cahaya = Candela (C) Satuan intensitas cahaya diperlukan untuk menentukan brightness (keterangan) dari suatu cahaya.1 Mol adalah jumlah zat yang mengandung zat elementer sebanyak atom yang terdapat pada 0.16 kelvin.012 kg karbon – 12. biasanya dihasilkan oleh .

panjang dan waktu. Sudut Datar Satuannya Radian 2. dari suatu sumber yang memancarkan radiasi monokromatik dengan frekuensi 540 x 1012 per detik. mempunyai satuan lebih dari satu dan diturunkan dari besaran pokok.laser. Misalnya adalah luas yang merupakan hasil turunan satuan panjang dengan satuan meter persegi atau m pangkat 2 (m^2).. Besaran ini ada banyak macamnya sebagai contoh gaya (N) diturunkan dari besaran pokok massa. Luas didapat dari mengalikan panjang dengan panjang Berikut . Sudut Ruang Satuannya Steradian  Besaran Turunan Besaran turuan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. dan suatu alat bernama radiometer digunakan untuk mengukur panas yang ditimbulkan saat cahaya tersebut diserap. dan memiliki intensitas radian pada arah tersebut sebesar (1/683) watt per steradian. Volume (meter kubik) diturunkan dari besaran pokok panjang. begitu juga berlaku didalam satuan besaran turunan yang merupakan pembagian besaran pokok. Berikut ini 2 macam besaran pokokn tak berdimensi : 1.1 candela adalah intensitas cahaya pada arah yang ditentukan. Besaran turunan mempunyai ciri khusus antara lain : diperoleh dari pengukuran langsung dan tidak langsung. dan lain-lain. satuan besaran turunan itu juga merupakan perkalian satuan besaran pokok. suatu besaran turunan merupakan perkalian besaran pokok .

. percepatan dan lain-lain. Besaran sekalar adalah besaran yang mempunyai nilai saja sebagai contoh kelajuan. 2. perlajuan dan lain-lain. Besaran vektor adalah besaran yang mempunyai nilai dan arah sebagai contoh besaran kecepatan.ini adalah berbagai contoh besaran turunan sesuai dengan sistem internasional / SI yang diturunkan dari system MKS (meter – kilogram-sekon/second) Besaran berdasarkan arah dapat dibedakan menjadi 2 macam 1.

.

Kesalahan dapat digolongkan menjadi tiga golongan : 1.Sistem Pengukuran Kesalahan (error) adalah penyimpangan nilai yang diukur dari nilai benar x0. Keteledoran .

melainkan selalu terdapat ketidakpastian. jangka sorong. Ketidakpastian ini disebabkan oleh beberapa hal misalnya batas ketelitian dari masing-masing alat dan kemampuan dalam membawa hasil yang ditunjukkan alat ukur. 0. tidaklah mungkin akan mendapatkan nilai benar X0. Ketidakpastian pada Pengukuran Ketika mengukur suatu besaran fisis dengan menggunakan instrumen. terutama untuk instrumen canggih yang melibatkan banyak komponen yang harus diatur atau kekeliruan dalam melakukan pembacaan skala yang kecil. contoh : kesalahan pengukuran panjang dengan mistas 1 mm. 4.kesalahan pengamat dalam membaca hasil pengukuran panjang . Kesalahan acak Merupakan kesalahan yang dapat dituangkan dalam bentuk bialangan (kualitatif). Kesalahan sistmatik Adalah kesalahan yang dapat dituangkan dalam bentuk bilangan (kuantitatif).pengabaian massa tali dan gesekan antar tali dengan katrol pada percobaan hukum II Newton. diantaranya kurang terampil menggunakan instrumen.1 mm dan mikrometer skrup 0.pengabaian pengaruh gesekan udara pada percobaan ayunan sederhana . 2.01 mm 3. Beberapa istilah dalam pengukuran: o Ketelitian (accuracy) .Umumnya disebabkan oleh keterbatasan pada pengamat. Contoh : .

Contohnya banyak orang yang menentukan ukuran panjang dengan DEPA atau JEGKAL sedangkan setiap orang mempunyai ukuran jengkal yang berbeda-beda.begitu banyak standar yang ditetapkan. o Akurasi yaitu seberapa dekat hasil suatu pengukuran dengan nilai yang sesungguhnya. segala sesuatunya akan sangat membingungkan. . o Presisi berkaitan dengan perlakuan dalam proses pengukuran. BAB III PENUTUP 1. KESIMPULAN Dahulu sebelum ditemukannya satuan-satuan yang standar. penyimpangan hasil ukuran dan jumlah angka desimal yang dicantumkan dalam hasil pengukuran. Lalu dengan setiap Negara yang mempunyai standarnya masing-masing. orang-orang sangat kesulitan dalam menentukan ukuran. misal galvanometer memiliki kepekaan yang lebih besar daripada Amperemeter / Voltmeter o Ketepatan (precision) adalah suatu ukuran kemampuan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang sama.adalah suatu ukuran yang menyatakan tingkat pendekatan dari nilai yang diukur terhadap nilai benar X0 o Kepekaan adalah ukuran minimal yang masih dapat dideteksi (dikenal) oleh instrumen.

.begitu banyak Mengukur adalah membandingkan suatu hal akan sangat menbingungkan apabila tidak mempunyai satuan yang standar di DUNIA Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Apa bila ada dua besaran berbeda kemudian mempunyai satuan sama maka besaran itu pada hakekatnya adalah sama. Jika membahas tentang besaran dan satuan maka ada kaitanya dengan cara pengukuran. dan dinyatakan dengan angka dan satuan. Satuan didefinisikan sebagai pembanding dalam suatu pengukuran besaran.alat yang digunakan untuk mengukur sesuatu berbeda-beda tergantung dengan apa yag diukur. ketelitian sangat dibutuhkan dalam pengukuran tersebut. Setiap besaran mempunyai satuan masing-masing. tidak mungkin dalam 2 besaran yang berbeda mempunyai satuan yang sama. Dari makalah yang telah dibuat ini telah diketaui begitu banyak besaran dan sauannya serta cara pegukurannya yang lazim. Pengukuran-pengukuran yang sangat teliti diperlukan dalam fisika. agar gejala-gejala peristiwa yang akan terjadi dapat diprediksi dengan kuat. Suatu pengamatan terhadap besaran fisis harus melalui pengukuran.dan dengan standar yang telah ditetapkan manusia tidak menjadi kebingungan untuk menetapkan satuan dalam suatu pengukuran. Pengukuran adalah membandingkan suatu dengan satuan yang dijadikan sebagai patokan. sesuatu yang dapat di ukur atau di hitung. Dalam fisika pengukuran besaran merupakan sesuatu yang sangat vital.

SARAN o Besaran dan satuan sangatlah penting untuk dipeajari karena sangat erat kaitanya dengan kehidupan manusia.2. . o Saat melakukan pengukuran sangatlah membutuhkan ketelitian yang tinggi agar dapat menekan kesalahan dalam pengukuran. o Saat pembahasan materi diharapkan dosen banyak membahas tentang system pengukuran.

blogspot.http://alljabbar.html .wikipedia.com/2010/04/pengertian-besaran-dan-satuan.wordpress.http://antoniuszs.org/wiki/Besaran#Panjang .com/2008/03/05/besaran-dan-satuan/ .http://harisok.wordpress.http://id.com/2009/08/04/definisi-besaran-pokok-si/ .DAFTAR PUSTAKA .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful