SISTEM EKONOMI DAN POTENSI KABUPATEN SIDOARJO

OLEH : BIMA SURYA S. ACHMAD ZULFIKAR INDIRA FITRADA (2512100077) (2512100083) (2512100147)

INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2012

penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk pendalaman dan telaah bahan studi ilmu ekonomi lebih lanjut. dan hidayah-Nya.KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT karena atas berkat rahmat. Surabaya. Dalam pembuatan makalah ini. Keberhasilan dalam penyusunan makalah ini tidak terlepas dari bantuan dosen kami bapak Ibnu Hisyam yang telah membimbing kami dalam satu semester ini. 21 Desember 2009 Penulis . pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak terkait yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini. rezeki. teman-teman kami dan keterlibatan dari semua pihak. penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Oleh karena itu. penulis menyadari bahwa masih jauh dari kesempurnaan sehingga penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak agar lebih sempurnanya makalah ini. Akhir kata.

Menurut Dumairy (1966). Sektor-sektor tersebutlah yang memegang kemana dan pada tingkat apa perekonomian Sidoarjo berada. Sehingga tidak heran jika perekonomian Sidoarjo didominasi oleh sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan. Hal ini menjadikan kita menuliskan studi literatur ini. Sidoarjo sebagai kota satelit bagi ibukota propinsi Surabaya. tetapi berkaitan dengan falsafah. maka dalam penulisan makalah ini dapat dirumuskan pokok permasalahan sebagai berikut : 1. Sistem ekonomi merupakan bagian dari kesatuan ideologi kehidupan masyarakat di suatu negara.BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Sistem ekonomi merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas persoalan pengambilan keputusan dalam tata susunan organisasi ekonomi untuk menjawab persoalanpersoalanekonomi untuk mewujudkan tujuan nasional suatu negara. Banyak yang dari pihak swasta yang memiliki namun juga banyak usaha-usaha yang dikuaai oleh pemerintah daerah Sidoarjo sendiri. dekat dengan Pelabuhan Laut Tanjung Perak maupun Bandar Udara Juanda. Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suat tatanan kehidupan. Sektor industri kecil juga berkembang cukup baik. Bagaimana tentang sistem perekonomian yang diberlakukan di kota Sidoarjo ditinjau dari berbagai sektor ? . diantaranya sentra industri kerajinan tas dan koper di Tanggulangin. Sektor industri di Sidoarjo berkembang cukup pesat karena lokasi yang berdekatan dengan pusat bisnis kawasan Indonesia Timur (Surabaya). hotel dan restaurant.. sentra industri sandal dan sepatu di Wedoro . 1. Sistem ekonomi sesungguhnya merupakan salah satu unsur saja dalam suatu supra sistem kehidupan masyarakat. menyimpan potensi sebagai kawasan industri. menjadikan Sidoarjo menerapkan berbagai aturan tentang bagaimana aturan-aturan sektr pendukung perekonomian di Sidoarjo. selanjutnya dikatakannya pula bahwa suatu sistem ekonomi tidaklah harus berdiri sendiri. Hal ini dikarenakan ingin mengetahui sistemm ekonomi yang diberlakukan di kota Sidoarjo seperti apa ditinjau dari berbagai aspek. Dari hal kepemilikan usaha di berbagai sektor di Sidoarjo pun berbeda-beda. padangan dan pola hidup masyarakat tempatnya berpijak. Seperti Bdan Usaha Milik Pemerintah atau Badan Usaha Milik Swasta. sentra industri kerupuk di Telasih Tulangan. Banyaknya sektor-sektor yaang mampu mendongkrak perekonomian Sidoarjo.Gedangan.2 Perumusan Masalah Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas. memiliki sumber daya manusia yang produktif serta kondisi sosial politik dan keamanan yang relatif stabil menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Sidoarjo.Waru dan Tebel .

2. Mengetahui tentang sistem perekonomian yang diberlakukan di kota Sidoarjo ditinjau dari berbagai sektor 2.3 Tujuan Penulisan Sesuai dengan latar belakang dan permasalahan yang telah diuraikan di atas maka tujuan yang hendak dicapai sehubungan denganpenulisan makalah ini adalah : 1. Badan Usaha dan sektor-sektor lain yang ada di Sidoarjo 1. Dengan penulisan makalah ini dapat diketaui sistem perekonomian yang berlaku di kota Sidoarjo 2. Perekonomian. Perekonomian. Bagaimana status kepemilikan berbagai sektor Industri. Badan Usaha dan sektor-sektor lain yang ada di Sidoarjo? 1. Sebagai bahan untuk mengetahui aturan-aturan yang mengatur tentang sistem ekonomi dan pengaturan perekonomian di Sidoarjo . Mengetahui status kepemilikan berbagai sektor Industri.4 Manfaat Penulisan Adapun manfaat penelitian yang dilaksanakan adalah : 1.

tujuan “kemakmuran universal” Adam Smith akan tercapai di bawah komunisme.1 Sistem-sistem ekonomi Sistem-sistem ekonomi ini berkaitan dengan cara pemerintahan suatu negara /daerah mengelola kegiatan ekonomi. Ketiga unsur ini akan menghasilkan “harmoni alamiah” kepentingan pekerja.2.dan 3. Model klasik Smith ini mengemukakan bahwa kekayaan dan kemakmuran diciptakan melalui kapitalisme pasar bebas. Istilah privatisasi berarti proses perubahan dari kepemilikan negara kepada kepemilikan pribadi atau swasta. dan pemilik modal lain 2. Pemberian kesempatan swasta asing dalam kepemilikan domestik berarti kebebasan ekonomi yang semakin luas terjadi. Tulis Marx. Pengelolaan ini berkaitan dengan upaya mencari penyelesaian terhadap empat persoalan ekonomi kunci seperti yang telah dikemukakan pada bab terdahulu sistem ekonomi yang digunakan dalam suatu daerah dapat diketahui dengan mengetahui siapa dan berapa besar konstribusinya pada kegiatan ekonomi di negara/daerah itu.1. Berikut ini adalah beragai sistem ekonomi yang berlaku di berbagai negaara : 2. Surga dapat diwujudkan di Bumi.2 Sistem Ekonomi Perencanaan Terpusat / Negara Pembicaraan tentang sistem ekonomi perencanaan terpusat atau ekonomi sosialis atau juga disebut ekonomi negara disini dibatasi pada pemikiran Karl marx(1818-1883). Tiga karakteristik model klasik ini : 1. Kebebasan : hak untuk memproduksi dan mempertukarkan barang. Marx meramalkan bahwa sosialisme revolusioner akan mengekspresikan eksistensi dan kebahagiaan manusia untuk pertama kalinya.BAB II KAJIAN PUSTAKA 2. Mengarah kepada peningkatan kepemilikan pribadi. membolehkan kekerasan untuk memaksa warga negara mengikuti kemauan negara. tenaga kerja. dan kapital. pemilik tanah. Sementara itu nasionalisasi merupakan upaya sebaliknya. Meskipun tidak semua pemikiran Sosialis itu revolusioner. Persaingan: hak untuk bersaing dalam produksi dan perdagangan barang dan jasa. . Aspek siapa ini mengarah ke persoalan kepemilikan bukan pelakunya.1 Sistem Ekonomi Pasar Bebas (liberal) Dasar pemikiran sistem ekonomi pasar bebas ini adalah kebebasan alamiah yang dimiliki oleh masyarakat dalam berperilaku ekonomi yang dicetuskan oleh Adam Smith dalam buku yang terkenal dengan judul The Wealth of Nations(1776).Kepentingan diri: hak seseorang melakukan usaha sendiri dan membantu kepentingan diri orang lain. akan tetapi hampir semua pemikiran ekonomi negara tidak dapat dilepaskan dari pemikiran Marx.1. berarti terjadi perubahan ke arah perekonomian yang lebih bebas.

Meskipun pernyataan ini pada akhir tahun 1937 dipuji oleh Wessily Leontief (orang Rusia penemu analisis input-output yang memenangkan hadih Nobel ). Nilai komoditas akan bervariasi menurut waktu kerja. Masyarakat utopian sosialis (sebagai model masyarakat komunitarian seperti New Harmoni ) tidak berkembang dan bubar karena kemalasan. utang. sehingga komoditas yang menyerap tenaga kerja lebih banyak akan menghasilkan komoditas yang lebih bernilai. jual beli. sehingga tidak memerlukan uang. dari yang kurang menguntungkan ke yang lebih menguntungkan dalam jangka panjang. 4. Dengan teori nilai surplus. Teori ini jelasjelas mengabaikan peran vital pemodal dan wirausahawan yang melakukan investasi dan mengambil resiko. pengusahanya . Agar tidak ada eksploitasi anak-anak oleh orang tua. dan sebentuk perbudakan-yang tidak memiliki properti hanya mengandalkan jasa tenaga kerja. Marx mendukung penghapusan hak milik pribadi berdasarkan teori bahwa pemilikan pribadi merupakan penyebab perselisihan. Kelas pekerja tidak semakin menderita. Produksi dan konsumsi dapat dilanjutkan dan berkembang melalui perencanaan sentral tanpa pertukaran atau uang.Tidak banyak terjadi peningkatan konsentrasi industri dalam masyarakat kapitalis maju. Meskipun ada daur hidup bisnis dan depresi besar. Menurut Marx.Teori ini juga berawal dari teori nilai kerja. Fakta-fakta yang diperlihatkan :1. Kewajiban yang setara bagi semua untuk bekerja. kapitalis tampaknya tetap berkembang pesat. Di bawah kapitalisme. Tanpa hak milik pribadi tidak perlu ada pertukaran. dan kecurangan. 3. kenyataanya terbantahkan oleh kesaksian mantan pemimpin Komunis Polandia Leszek Kolkowski(1. Ia menentang pendapat Say tentang nilai komoditas terletak pada kegunaannya. pertentangan kelas. Karena harga sapi merosot tajam oleh sebab kedatangan sapi impor. keluarga tradisional perlu dihapuskan. Tetapi bukti yang ada cenderung menuju tingkat keuntungan yang relatif sama antara satu industri dengan industri lain karena adanya proses transformasi modal.hal. dan 5. 192) yang menyatakan bahwa ramalan Marx itu keliru. Karena itu Marx menyimpulkan bahwa industri padat karya lebih menguntungkan dari pada industri padat modal. dan revolusi proletariat juga tidak terjadi.Misalnya ada pekerja peternakan sapi yang mendapat upah pasti setiap bulan. Jika semua nilai adalah produk tenaga kerja. harga barang ditentukan oleh nilai kerja. maka semua profit yang diterima oleh kapitalis dan pemilik tanah pastilah merupakan nilai surplus. tingkat profit tidak menurun. Marx memperlihatkan bagaimana kapitalis mengeksploitasi pekerja. 2. yang diambil secara tidak adil dari pendapatan kelas pekerja.

3 Sistem Ekonomi Pasar Bebas Reformasi (Neo klasik/ neoliberal) Pelopor revolusi marginalis itu adalah William Stanley Jevons (1835-82) dari Inggris.isu keserakahan. kecurangan. profit yang turun. dan meterialisme dalam masyarakat kapitalis yang mencari uang. dan masing-masing mendapatkan kebutuhannya”. Usaha besar menjadi lebih terkonsentrasi sebagai perusahaan besar yang memproduksi komoditas yang lebih murah . Pekerja menjadi semakin menderita. 2. keterasingan dan kerja monoton di tempat kerja. Penambahan mesin akan memperbesar nilai c dan menurunkan profit. Marx terpengaruh pada dialektika materialisme sejarah G.rugi Rp.tenaga kerja)+c-biaya tetap. diskriminasi. Tidak ada stabilitas dalam kapitalisme. Biaya yang turun. Meskipun prediksi Mark keliru. yang “selalu berakibat yang menghancurkan kapitalis yang kecil-kecil’. Dimana eksploitasi pekerjanya? Marx menganggap modal adalah tenaga kerja beku( kumulasi dari konstribusi tenaga kerja). s (nilai surplus)/((vbiaya variabel. Ketiga. ada beberapa hal penting yang dapat dicatat. Leon Walras(1843-1910) dari Perancis. bagaimana bila modal didapatkan dari menjual langsung hasil alam karunia Tuhan yang tidak perlu menggunakan tenaga kerja untuk menghasilkannya? Mesin dan teknologi dipandang negatif oleh Marx.W Hegel yang kemudian merumuskan Sosialisme sebagai anti tesa Kapitalisme yang melahirkan sintesa Komunisme. dan lingkungan.kapital)).2 juta per ekor. isu tentang ras. Kedua. berkurangnya konsumsi. pendapatan. dan peluang. Ini akan menimbulkan kesulitan bagi kapitalisme. karena daya belinya menurun karena berkurangnya penghasilan. dan kehancuran adalah hal yang tak terelakkan. Ketiga tokoh ini menolak teori biaya produksi obyektif dan lebih fokus pada prinsip utilitas . dan dari Austria Carl Menger(1840-1921). Semakin banyak pekerja yang dikeluarkan dari pekerjaan. Pertama. pengangguran besar-besaran kelas proletariat akan menciptakan krisis yang destruktif dan meluas dan depresi bagi sistem kapitalis. dan semakin banyak pengangguran.1. kekuatan monopolistik. Dan keempat. feminisme. perhatian kepada kesenjangan kekayaan. Masyarakat komunis ini tergambar dalam satu frasa “masing-masing mendapatkan setimpal dengan kemampuannya. Menurut rumus Marx untuk tingkat profit p. Akumulasi kapital akan terus bertambah besar guna menghadapi persaingan dan menjaga agar upah tidak naik.

subyektif dan permintaan konsumen sebagai kunci pendekatan baru ilmu ekonomi. mereka berpandangan bahwa nilai produk terletak pada penilaian subyektif dari pengguna. dan kepedulian kepada keadilan sosial merupakan tujuan tertinggi ajaran Islam (2. Pertama. dan memperlakukan kaum miskin dan kaum lemah secara terhormat. 2.Perdagangan didasarkan pada prinsip kerelaan dari kedua belah pihak dengan menjunjung tinggi kejujuran. Produksi komoditas yang halal dan baik. egalitarianisme-kesetaraan.1. membangun masyarakat yang berkeadilan dan bermoral. spiritualitas yang mendalam (bukan materi atau kebanggaan diri).h539). tetapi harus membagi-bagikan kekayaan secara merata. Kedua. Mendukung segala upaya yang mengarah pada keberhasilan usaha berkenaan dengan perolehan hasil pemungutan zakat bagi muslim /pajak untuk non muslim. Intervensi pemerintah pada kegiatan ekonomi secara langsung minim. Pembagian harta waris terperinci. Negara lebih perhatian pada upaya pemenuhan kebutuhan pokok bagi semua dibanding pada kegiatan produksi sendiri. manusia tidak boleh menguntungkan diri sendiri. .4 Sistem Ekonomi Islam Mengawali pembicaraan ekonomi Islam disini akan dikemukakan pendapat orientalis ternama Karen Amstrong berkenaan dengan esensi ajaran Islam. Seperti halnya Say. Permintaan harus cukup tinggi sebelum produsen akan menggunakan sumber dayanya untuk memproduksi suatu produk.Pembelanjaan harta tidak boros dan juga tidak kikir. Pengakuan hak pribadi ada dan jelas.

Berawal dari analisa. kami mempelajari materi-materi terkait dengan permasalahan yang telah dirumuskan. 2. diantaranya melalui studi pustaka.2 Pengumpulan Data Data-data yang berkaitan mengenai rumusan masalah. 2.BAB III METODE PENULISAN 2. disusun berdasarkan data dan sumber informasi. kami kumpulkan dari berbagai sumber.4 Analisa dan Pembahasan Masalah Dari data yang kami kumpulkan serta pemahaman terhadap variabel-variabel mengenai materi terkait. yaitu mengenai sistem perekonomian yang diterapkan di Sidoarjo ditinjau dari aspek kepemilikan badan usaha. Tujuannya agar kami mampu memahami definisi variabel-variabel yang akan digunakan dalam pembahasan masalah yang akan dianalisa.5 Kesimpulan Spesifikasi data dalam proses analisis serta solusi dari permasalahan yang ada.1 Perumusan Masalah Pada tahap ini. 2. serta browsingdata dari internet. kami merumuskan permasalahan yang ada. Segala hal yang mendukung. kami menarik sebuah kesimpulan mengenai rumusan masalah yang ada. dan juga data Statistik kota Sidoarjo (BPS Sidoarjo) 2. kemudian kami spesifikasikan dan selanjutnya kami analisis sesuai dengan penerapan masalah yang dirumuskan. perusahaan mauoun industri. .3 Kajian Pustaka Pada tahap ini. baik saran maupun kritik juga diharapkan dapat membantu kesempurnaan makalah ini.

Tanggulangin.. Peternakan Sektor peternakan khususnya ternak besar sapi di kabupaten Sidoarjo merupakan aktivitas ekonomi yang penting untuk penduduk. jagung. Pertanian Sektor pertanian menjadi salah satu leading sektor penting dalam pemberdayaan ekonomi dan social masyarakat di kabupaten Sidoarjo. Buduran.1 Potensi Ekonomi Kabupaten Sidoarjo Sidoarjo merupakan salah satu kabupaten yang potensinya sangat melimpah di wilayah Provinsi Jawa Timur. Candi. dan singkong. Berikut ini merupakan potensi-potensi lain yang terdapat pada kabupaten Sidoarjo : a. c. dan babi. ubi. domba. Selain itu di sidoarjo juga terdapat banyak sekali tambak. Sedangkan ternak kecil dan unggas seperti ayam. Jabon. Sidoarjo dekat dengan selat Madura.530 hektar dan dimiliki sekitar 3. Perikanan Sektor perikanan merupakan salah satu potensi yang paling melimpah di kabupaten Sidoarjo. Beberapa kecamatan di Sidoarjo juga memiliki tambak. sehingga tidak mengherankan jika perekonomian Sidoarjo didominasi oleh sector industri pengolahan dan sector perdagangan.BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN 4. Karena inilah juga. b. Pengelolaan perkebunan yang ada di kabupaten Sidoarjo masih diusahakan dalam bentuk kebun campuran dalam skala kecil oleh rakyat.300 petambak bandeng. Contoh tanaman yang sering ditanam yaitu kelapa lokal. Selain itu perikanan dan jasa juga merupakan sektor perekonomian utama Sidoarjo. Sidoarjo juga menyimpan potensi sebagai kawasan industri. dan Sedati. kambing. hotel dan restaurant. Perkebunan Sektor perkebunan di kabupaten Sidoarjo masih belum berkembang dan masih diusahakan secara sambilan. Dari kedua sektor tersebut saja sudah memegang peranan ekonomi sampai dengan 75 % dari total PDRB kabpaten Sidoarjo. sehingga bisa memaksimalkan potensi laut yang ada. seperti kecamatan Sidoarjo. bebek. bandeng dan udang dijadikan sebagai lambing kabupaten Sidoarjo. Pola penggunaan tanah untuk perkebunan dengan cara memanfaatkan tanah-tanah perkarangan atau lading yang ada di sekitar pemukiman. Dengan luas tambak mencapai 15. bagi . Kabupaten Sidoarjo juga merupakan salah satu pertanian di Jawa Timur memiliki tingkat perkembangan yang cukup baik. Selainitu ada juga kuda. Komoditi pertanian yang dominan ditanam adalah tanaman yang berguna untuk kemandirian pangan seperti kedelai. kopok randu dan mete. d.

Wisata minat khusus (kerajinan) dan wisata sejarah menjadi unggulan sektor pariwisata di Kabupaten Sidoarjo. Kerajinan seni Kulit Seni kerajinan kulit adalah membuat barang-barang kerajinan yang terbuat dari bahan kulit. Berikut beberapa obyek wisata di Sidoarjo antara lain: Industri tas dan koper di Tanggulangin Industri tas dan koper Tanggulangin Sidoarjo merupakan salah satu ikon wisata Sidoarjo. kelebihan beras tersebut tentu akan dilimpahkan ke daerah lain.penduduk lebih bersifat sebagai tabungan. e. Produk yang dihasilkan antara lain tas. Modal usaha diperoleh dari simpanan pokok anggota. koper. Nyadran Acara Nyadran diadakan sebagai ungkapan terima kasih pada sang Pencipta. Demikian pula dengan masyarakat Gisik Cemandi Kecamatan Sedati juga melakukan kegiatan yang dinamakan Petik . Beras Utah ini terkait dengan melimpahnya bahan pangan terutama padi yang ada di Sidoarjo. Dan pada tahun 1976 didirikanlah Koperasi Industri Tas dan Koper (Intako). Sedangkan motif Kebun Tebu ini terkait dengan Sidoarjo yang dulunya dikenal sebagai penghasil gula terbesar. Sementara. Lukisan Kulit dan Kaligrafi - Kerajinan Batik Kenongo Ada tiga motif batik khas Sidoarjo. Pada setiap Bulan Ruwah (1 minggu sebelum Bulan Puasa) mereka mengadakan Nyadran. motif Kembang Bayem ini terkait dengan banyaknya sayuran bayam di daerah pedesaan Sidoarjo. Dan pada setiap bulan Maulud. Industri ini pada awalnya dimulai sejak 1939 ketika beberapa perajin memulai pembuatan barangbarang tas dan koper. dan kebun tebu. ikat pinggang dan sepatu. Hingga kini perkembangan industri juga terus meningkat. kembang bayem. koperasi itu terus berkembang dan jumlah anggotanya sudah mencapai 354 perajin UKM dengan aset sekitar Rp 10 miliar. Potensi Pariwisata Potensi pariwisata kini kembali diminati. yang awalnya hanya beranggotakan 27 orang. situs-situs yang menunjukkan Sidoarjo sebagai penghasil gula masih ada. Dalam perjalanannya. dompet. Sehingga. dengan penduduk Sidoarjo yang relative kecil waktu itu. Kecamatan Sidoarjo sebagai nelayan kerang juga melakukan kegiatan Nyadran. yakni beras utah. Produk ini telah memiliki brand dan mutu yang cukup bagus . Perkembangan sektor peternakan kini menunjukkan keadaan yang lebih baik. Sebagian masyarakat Desa BalongBendo adalah nelayan pencari Kupang di laut. Yang dibuat antara lain adalah Wayang Kulit. Sehingga. tentu banyak pula kebun-kebun tebu yang menjadi bahan baku gula. Saat ini. masyarakat Bluru Kidul.

dekat dengan Pelabuhan Laut Tanjung Perak maupun Bandar Udara Juanda. kecamatan Buduran.Laut. Makam Putri Ayu Sekar Dadu Dari cerita yang beredar di masyarakat sekitar. kampong kerupuk.Gedangan. Putri Ayu Sekar Dadu merupakan putri dari raja Blambangan yang bernama Minak Sembayu. Sidoarjo mengalami berbagai peningkatan di berbagai aspek ekonomi. dan kepiting. panci. industri dan jasa merupakan sektor perekonomian utama Sidoarjo. Setiap kegiatan Nyadran. Kota Sidoarjo merupakan kota satelit bagi ibukota kota Surabaya. udang. dan lain-lain. dilaksanakan setiap bulan Agustus. sentra industri sandal dan sepatu di Wedoro .didominasi oleh sektor industri dan sektor perdagangan. Logo Kabupaten menunjukkan bahwa Udang dan Bandeng merupakan komoditi perikanan yang utama kota ini. yang diyakini sebagai Ibu Sunan Giri. memiliki sumber daya manusia yang produktif serta kondisi sosial politik dan keamanan yang relatif stabil menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Sidoarjo. cetakan kue. tempat lilin berkualitas ekspor. dengan maksud seperti kegiatan Nyadran di Desa Balongbendo. 4. seperti pada penyerapan nilai investasi dan tenaga kerja yang naik rata-rata 5% dalam kurun waktu lima tahun. Putri Ayu Sekar Dadu meninggal dan dimakamkan di dusun Kepentingan. Sidoarjo dikenal pula dengan sebutan "Kota Petis". Desa Sawoan.hotel dan restaurant dimana sektor ini memiliki dampak secara langsung terhadap pertumbuhan ekonomi suatu kawasan. Para perajin Sayangan di sini sangat piawai membuat peralatan dapur antara lain. Seain itu juga adanya pertambahan jumlah perusahaan berkembang yang tumbuh di kota Sidoarjo dalam kurun waktu lima tahun sudah mencapai ratusan sampai akhir tahun . Kampoeng Sayangan Sentra produksi perlengkapan rumah tangga yang terbuat dari aluminium dan baja anti karat ini berada di desa Sayangan Kec. Dan masih banyak lagi seperti waterpark. Selat Madura di sebelah Timur merupakan daerah penghasil perikanan. Candi. dandang. diantaranya sentra industri kerajinan tas dan koper di Tanggulangin.Tulangan. Sektor industri kecil juga berkembang cukup baik. Kedua sektor tersebut memegang peranan ekonomi sampai dengan 75 % dari total PDRB kabupaten Sidoarjo.Waru dan Tebel . sentra industri kerupuk di Telasih .2 Kondisi ekonomi di Sidoarjo Perikanan. kampoeng sandal dan sepatu. Sektor industri di Sidoarjo berkembang cukup pesat karena lokasi yang berdekatan dengan pusat bisnis kawasan Indonesia Timur (Surabaya). masyarakat selalu menyempatkan berziarah ke makam tersebut. diantaranya ikan. Oleh-oleh makanan khas Sidoarjo adalah Bandeng Asap dan Kerupuk Udang.

47 % dan sektor ketiga yaitu sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 8. Disamping itu. pemilik saham tebesar juga didominasi oleh pihak swasta . Aspek lain yang mulai berkembang di Sidoarjo adalah perkembangan jumlah unit industri.30%. pemerintah hanya menaungi hampir 47% dari industri yang ada di Sidoarjo. hal ini terlihat dari data statistik yang menyebutkan di akhir Tahun 2006. di sektor industri Sidoarjo. Kabupaten sidoarjo masih termasuk 10 besar wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jatim. Rata .rata pendapatan perkapita masyarakat Sidoarjo juga tergolong tinggi di Jawa Timur. . 65% dari Badan usha yang ada di Sidoarrjo dikuassai oleh pihak swasta. 4. Dalam lima tahun terakhir rata-rata pertumbuhan ekonomi Sidoarjo bergerak pada kisaran 5 . (BPS. perekonomian Sidoarjo mulai merosot. Hhal ini mendatangkan nilai investasi yang cukup besar bagi kota Sidoarjo yang mana mampu menaikkan perekonomian Sidoarjo. nilai investasi dan nilai produksi PMA/ PMDN sampai bulan April 2001 sudah mencapai ratusan jumlahnya dan tentunya mampu menampung jumlah tenaga kerja yang mencapai ribuan per kelompok industri.3 Sistem Perekonomian Yang Berlaku Di Sidoarjo Pada tahun 2000 keatas. Pendapatan perkapita ini bisa dipakai untuk melihat besarnya potensi daya beli masyarakat Sidoarjo. sementara sektor kedua yaitu sektor perdagangan sebesar 24. sampai pada tahun 2007 dapat dilihat bahwa ada tiga sektor ekonomi yang sangat dominan kontribusinya bagi pertumbuhan perekonomian di kabupaten ini.Di Daerah Tingkat II kabupaten Sidoarjo Propinsi Jawa Timur. Sistem ekonomi di Sidoarjo bisa dikatakan mengikuti aliran sistem ekonomi liberal dapat dilihat dari jumlah badan usaha yang ada di Sidoarjo. tenaga kerja. sedangkan sisanya adalah dibawah naunan pemerintah daerah. 2007 :157) Bisa dikatakan bahwa Sidoarjo menggunakan sistem ekonomi liberal karena sebagian besar industrinya dikuasai pihak swasta.2000an. dilihat berdasarkan angka distribusi persentase Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (persen) diketahui bahwa sektor industri pengolahan sebagai sektor ekonomi yang paling besar sumbangannya dalam perekonomian Kabupaten Sidoarjo yaitu sebesar 53.6 % per Tahun.72 % dimana selain tiga sektor tersebut terdapat beberapa sektor yang memang dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi secara riil di Kabupaten Sidoarjo.

namun permasalahan bencana Lapindo menyebabkan adanya kemerosootan perkembangan Sidoarjo terutama di bidang ekonomi Sidoarjo menerapkan sistem ekonomi Liberal karena hampir sebagian besar Badan Usaha dan sektor industri di sidoarjo dikuassai oleh pihak swasta 3. Hendaknya pemerintah lebih mampu mengoptimalkan potensi-potensi. Hendaknya pemerintah menanggulangi permasalahan bencana Lapindo yang ada di Sidoarjo demi menjaga stabilitas perekonomian dan mencegah keterpurukan kota Sidoarjo 2.BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Dari Permasalahan yang diuraiakn diatas. 2. terutama industri dan perikanan yang ada di Sidoarjo . Sidoarjo unggul dalam bidang industri dan perikanan yang merupakan devisa terbesar untuk Sidoarjo Sidoarjo memiliki potensi yang sangat luar biaa ditinjau dari berbagai aspek.2 Saran 1. beberapa hal yang perlu disimpulkan diantaranya : 1. 5.

html http://www.wordpress.or.id/potensi_detail/potensi/34/PROFIL-KABUPATEN-BLITAR http://bisnisukm.html http://www.html http://www.id/wisata.go.lensaindonesia.com/industri-tas-dan-koper-tanggulangin-tetap-eksis.com/2012/08/02/sidoarjo-tidak-bisa-tambah-lahanpertanian.php .php?content=pemerintah/kecamatan/candi.sidoarjokab.DAFTAR PUSTAKA http://dprd-sidoarjokab.html http://jawatimuran.sidoarjokab.net/studi-kasus/13-perikanan-perikanan-/124-tambak-udangsidoarjo.com/2011/11/01/batik-sidoarjo/ http://pariwisata.html http://radiojatim.go.id/main.id/pertumbuhan-ekonomi-lampaui-target.go.forplid.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful