P. 1
LAPORAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN Modul 3 & 4

LAPORAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN Modul 3 & 4

|Views: 233|Likes:
Published by Ita Destiny
LAPORAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN Modul 3 & 4 Disusun Oleh: Nama : ITA Nim : 123110009 Jurusan : Menejemen Informatika STMIK AKAKOM YOGYAKARTA Tahun 2012/2013 MODUL 3 1.Pembahasan Operator adalah symbol khusus yang menyajikan operasi khusus pada sat u,dua,atau tiga operand dan kemudian menggembalikan hasilnya.Operator aritmatika adalah + (penjumlahan),- (pengurangan),* (perkalian),/ (pembagian),% (sisa pemb agian).Operator *,/, dan % mempunyai prioritas yang sama,tetapi lebih tinggi da
LAPORAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN Modul 3 & 4 Disusun Oleh: Nama : ITA Nim : 123110009 Jurusan : Menejemen Informatika STMIK AKAKOM YOGYAKARTA Tahun 2012/2013 MODUL 3 1.Pembahasan Operator adalah symbol khusus yang menyajikan operasi khusus pada sat u,dua,atau tiga operand dan kemudian menggembalikan hasilnya.Operator aritmatika adalah + (penjumlahan),- (pengurangan),* (perkalian),/ (pembagian),% (sisa pemb agian).Operator *,/, dan % mempunyai prioritas yang sama,tetapi lebih tinggi da

More info:

Published by: Ita Destiny on Nov 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2015

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN Modul 3 & 4 Disusun Oleh: Nama : ITA Nim : 123110009 Jurusan : Menejemen Informatika

STMIK AKAKOM YOGYAKARTA Tahun 2012/2013 MODUL 3 1.Pembahasan Operator adalah symbol khusus yang menyajikan operasi khusus pada sat u,dua,atau tiga operand dan kemudian menggembalikan hasilnya.Operator aritmatika adalah + (penjumlahan),- (pengurangan),* (perkalian),/ (pembagian),% (sisa pemb agian).Operator *,/, dan % mempunyai prioritas yang sama,tetapi lebih tinggi dar ipada + atau -. Tipe data int adalah integer 64 bit twoâ s complemen.Nilai minimum -2,147,483 ,648 sedangkan nilai maksimumnya adalah 2,147,483,647(inclusive).Tipe data float merupakan single-precision 32-bit IEEE 754 floating point. Dalam operator apapun kita harus benar dalam memberi perintah misalnya o perator +,*,-,/,serta % agar hasilnya juga benar.Sistem kerja dari operator ini tergantung lebih tinggi mana antara yang pertama dan yang kedua.Misalnya dalam l isting 1 kita akan mencari hasil dari A+B*C=.Yang seharusnya dihitung adalah A+B dulu tapi kalau dalam kasus ini yang dihitung adalah B*C dulu karena tadi sudah saya jelaskan juga kalau operator *,/ dan % mempunyai prioritas yang sama ,tap i lebih tinggi daripada + atau - .Jadi operator yang lebih tinggi akan dihitung terlebih dulu daripada operator yang rendah atau + dan -. 2.TUGAS 1. import java.util.Scanner; public class Aritmatika3 { public static void main(String args[]) { int bilangan_1,bilangan_2,jumlah,kurang,kali,bagi,sisa; Scanner data=new Scanner(System.in); System.out.print("Bilangan 1= "); bilangan_1=data.nextInt(); System.out.print("Bilangan 2= "); bilangan_2=data.nextInt(); jumlah=bilangan_1 + bilangan_2; kurang=bilangan_1 - bilangan_2; kali=bilangan_1 * bilangan_2; bagi=bilangan_1 / bilangan_2; sisa=bilangan_1 % bilangan_2; System.out.println(); System.out.println("Hasil Operator Aritmatika"); System.out.println("============================"); System.out.println("Jumlah = "+ jumlah); System.out.println("Kurang = "+ kurang); System.out.println("Kali = "+ kali); System.out.println("Bagi = "+ bagi); System.out.println("Sisa = "+ sisa); } } HASIL PROGRAM

2.Program menghitung keliling dan luas lingkaran import java.util.Scanner; public class Lingkaran { public static void main(String args[]) { Scanner masuk = new Scanner (System.in); final float phi=3.14f; int r; float keliling,luas; System.out.print("Jari-jari Lingkaran = "); r = masuk.nextInt(); keliling=2*phi*r; luas=phi*r*r; System.out.println("Keliling lingkaran = "+keliling); System.out.println("Luas lingkaran = "+luas); } } HASIL PROGRAM

MODUL 4 1.Pembahasan Sekuensi adalah pemrogaman sederhana yang hanya dapat memecahkan masala h-masalah yang sederhana.Dalam menghitung konversi dari meter ke sentimeter kita harus mengetahui 1 meter itu berapa sentimeter agar komputer bisa mengakses den gan benar,setelah itu digolongkan dalam tipe data primitif mana yang cocok untuk itu.Masukkan juga rumus yang benar agar tidak salah dalam menghitung atau memec ahan suatu masalah. Kalau ada suatu masalah yang menggunakan tipe data float,dalam program k ita harus menambahkan huruf â fâ untuk angka dalam rumusnya.Kalau tidak ada huruf f dibel akang angka yang float akan terjadi error pada saat di compile.Sedangkan dalam t ipe data int tidak usah menambahan huruf apapun.Sedangkan dalam tipe data Boolea n adalah untuk mengetahui apakah itu true or false. Dalam program untuk konversi suhu dari celcius ke fahreinhet kita harus mengetahui dulu rumus untuk menghitung dari celcius ke fahreinhet,setelah itu te rmasuk dalam golongan tipe data apa celcius dan fahreinhet.Baru setelah itu kita buat programnya,dan kalau kita mau menambahkan reamur dan kelvin kita harus men ggolongkan juga dalam tipe data apa reamur dan kelvin agar tidak terjadi error s etelah di compile. 2.TUGAS 1.Program untuk mencari volume dari sebuah tabung dengan imputan jari-jari dan t inggi tabung. import java.util.Scanner; public class VolumeTabung { public static void main(String args[]) { Scanner masuk = new Scanner (System.in); final float phi=3.14f; int r,t; float volume; System.out.print("Jari-jari Tabung = "); r = masuk.nextInt(); System.out.print("Tinggi Tabung = ");

t = masuk.nextInt(); volume=phi*r*r*t; System.out.println("Volume Tabung = "+volume); } }

Hasil program

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->