P. 1
unsur unsur logam dan non logam terpenting

unsur unsur logam dan non logam terpenting

|Views: 782|Likes:
presentasi bab unsur kelas 12
presentasi bab unsur kelas 12

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ira Eliya Rahmadhani on Nov 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2013

pdf

text

original

H2 + F2 → 2HF

Reaksi berlangsung
hebat

H2 + Cl2 → 2HCl

Reaksi berlangsung
lambat di tempat
gelap,
namun jika di bawah
sinar matahari akan
terjadi ledakan

Hidrogen bereaksi dengan unsur halogen (X) membentuk
senyawa hidrogen halida
Persamaan reaksi :

H2(g) + X2(g) → 2HX(g)

Halogen bereaksi dengan unsur non logam seperti P,C,P, dan
S membentuk non logam halida.

Contoh non logam halida adalah CCl4, PCl3, PCL5

Logam Halida (senyawa ion)

Contoh reaksi

Keterangan

2Na(s) + Cl2(g) → 2NaCl(s)

Logam alkali atau alkali tanah

Ca(s) + F2(g) → CaF2(s)

Bereaksi dengan halogen

Reaksi fluorin dengan air

Reaksi halogen lain dengan air

Reaksi fluorin dengan air
membentuk asam fluorida.

2F2(g) + 2H2O 4HF(g) + O2(g)

Reaksi berlangsung hebat karena
airterbakar di dalam fluorin

Reaksi halogen lain (X) dengan air
melalui reaksi disproporsionasi
membentuk senyawa oksohalogen
dan asam halida

X2 + H2O HOX + HX
Contoh reaksi
Cl2 + H2O HOCl + HCl

Reaksi Halogen dengan basa

Senyawa Oksohalogen

Halogen bereaksi dengan basa membentuk senyawa
halida yang kemudian mengalami reaksi
disproporsionasi membentuk senyawa oksohalogen

Fluorin bereaksi dengan basa membentuk oksigen
difluorida (OF2) dan ion fluorida (F-)

2F2(g) + 2OH- (aq) OF2(g) + 2F-(aq) + H2O(l)

Klorin,bromin,dan iodin bereaksi dengan basa
membentuk ion hipohalit (OX-) dan ion halida (X-)

X2(g) + 2OH-(aq) OX-(aq) + X-(aq) + H2O(l)

Ion OX- yang terbentuk dapat terdisproporsionasi lagi
membentuk ion halat (XO3-) dan ion Halida

3OX-(aq) XO3-(aq) + 2X-(aq)

Reaksi antar halogen termasuk reaksi substitusi, membentuk senyawa antar halogen.

Senyawa Antar halogen

• Reaksi substitusi antar halogen membentuk senyawa antar halogen.
Jika X dan Y adalah dua unsur halogen berbeda, persamaan reaksinya :
X2 + Y2 2XY

Contoh reaksi
Cl2 + F2 2ClF

• Unsur halogen pada periode 3 ke atas (Cl,Br,I,At) dapat bereaksi menurut persamaan reaksi berikut :
X2 + nY2 2XYn

•Reaksi ini akan menghasilkan senyawa halogen dengan beberapa bilangan oksidasi, seperti +3 (Cl pada CIF3)

Contoh reaksi

• CI2 + 3F2 2ClF3
• Cl2 + 5F2 2ClF5

Metode elektrolisis
Fluorin hanya dapat diperoleh dengan metode elektrolisis,
yaitu menggunakan lelehan campuran KF dan HF dengan
perbandingan 1 : 2, dengan anode grafit dan katode baja.
reaksi pada sel
Katode : K+(l) + e- → K(l)
Anode : F-(l) → ½ F2(g) + e-

Metode elektrolisis
sumber utama Cl adalah larutan NaCl dari air laut dan garam
batu. Cl diekstraksi dari larutan NaCl dalam sel elektrolisis.
Reaksi pada sel :

Katode

: 2H2O(l) + 2e- → H2(g) + 2OH-(aq)
Anode : 2Cl-(aq) → Cl2(g) + 2e- +
Sel

: 2Cl-(aq) + 2H2O H2(g) + Cl2(g) + 2OH-(aq)

Polimer CF2CF2 digunakan
sebagai lapisan anti lengket
pada panci teflon

Flourida pada pasta gigi
digunakan untuk mencegah
kerusakan gigi

Flourin dapat digunakan
untuk pendingin

Cl2 adalah bahan baku
pembuatan plastik PVC

NaOCl digunakan sebagai
pemutih pakaian

Cl2 ditambahkan ke air
minum dan kolam renang utk
membentuk senyawa HCl dan
HOCl, keduanya memiliki
daya oksidasi tinggi untuk
dapat membunuh bakteri

A.UMUM.

Nitrogen adalah salah satu unsur golongan VA yang merupakan
unsur nonlogam dan gas yang paling banyak di atmosfir bumi.
Nitrogen merupakan unsur yang relatif stabil, tetapi membentuk
isotop-isotop yang 4 di antaranya bersifat radioaktiv.
Di alamnitrogen terdapat dalam bentuk gas N yang tidak berwarna
dan tidak berbau, tidak berasa, dan tidak beracun.
Pada suhu yang rendah nitrogen dapt berbentuk cairan atau
bahkan kristal padat yang tidak berwarna (bening).
Selain itu nitrogen terdapat dalam bentuk senyawa nitrat,
amoniak, dan protein.

Nitrogen merupakan molekul diatomik yang memiliki ikatan
rangkap tiga energi ikatnya cukup tinggi sehingga sangat sabil dan
sulit bereaksi.
Karena itu kebanyakan entalpi dan energi bebas pembentukan
senyawa nitrogen bertanda positif. Molekulnitrogen ini sangat
ringan dan nonpolar sehingga gaya Van der Waals antar molekul
sangat kecil.
Gas ini masuk dan keluar tubuh manusia sewaktu bernafas tanpa
berubah. Gas ini tidak berbau dan tidak berasa. Nitrogen sangat
diperlukan sebagai pembuatan senyawa penting seperti amonia
dan urea. Karena kesetabilan yang tinggi, nitrogen dipakai untuk
pelindung gas oksigen dalam pabrik kimia, industri logam, dan
dalam pembuatan komponen elektronik. Nitrogen cair juga di
gunakan untuk membekukan makanan secara cepat.

1.Nitrogen terdapat di alam sebagai unsur bebas berupa
molekul diatomik (N2) kira-kira 78,09% volume atmosfir.

2. Dijumpai dalam mineral penting seperti (KNO3)
dan sendawa Chili (NaNO3)

3. Pada tumbuhan dan hewan, nitrogen berupa bentuk
protein yang komposisi rata-ratanya 51% C; 25% O; 16% N;
7% H; 0,4%P; dan 0,4% S

1.Mempunyai nomor atom 7

2.Titik didih -196 C

3.Titik beku -210 C

4.Dalam senyawa memiliki bilangan oksidasi -3, +5, +4, dan +2

5.Mempunyai kapasitas panas 1,042 J/gK

6.Mempunyai nilai elektronegativitas 3,04

7.Elektronegatifannya paling tinggi dalam satu golongan

1.Di laboratorium dari dekomposisi termal senyawa amonium nitrit
(CNH4NO2) dengan cara dipanaskan. Reaksinya seperti berikut :
CNH4NO2(s)

N2(g) + 2H2O

2. Pemanasan NH4NO2 melalui reaksi sebagai berikut :
NH4NO2

N2 + 2H2O

a.N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g)

b.N2(g) + O2 (g) 2NO(g)

c.N2(g) + 3Mg(s)

Mg3N2

d.N2(g) + CaC2(s)

C(s) + CaCNC(s)

A. Umum

Karbon dioksida ditemukan di atmosfir bumi dan terlarut dalam air.
Karbon juga merupakan bahan batu besar dalam bentuk karbonat unsur-
unsur berikut: kalsium, magnesium, dan besi. Batubara, minyak dan gas
bumi adalah hidrokarbon.

Karbon sangat unik karena dapat membentuk banyak senyawa dengan

hidrogen, oksigen, nitrogen dan unsur-unsur lainnya. Dalam banyak
senyawa ini atom karbon sering terikat dengan atom karbon lainnya.
Ada sekitar sepuluh juta senyawa karbon, ribuan di antaranya sangat

vital bagi kehidupan. Tanpa karbon, basis kehidupan menjadi mustahil.

Walau silikon pernah diperkirakan dapat menggantikan karbon dalam
membentuk beberapa senyawa, sekarang ini diketahui sangat sukar
membentuk senyawa yang stabil dengan untaian atom-atom silikon.
Atmosfir planet Mars mengandung 96,2% CO2.

Beberapa senyawa-senyawa penting karbon adalah :
karbon dioksida (CO2)
karbon monoksida (CO)
karbon disulfida (CS2)
kloroform (CHCl3)
karbon tetraklorida (CCl4)
metana (CH4)
etilen (C2H4)
asetilen (C2H2)
benzena (C6H6)
asam cuka(CH3COOH)

Karbon memiliki beberapa jenis alotrop, yang paling terkenal
adalah grafit, intan, dan karbon amorf. Sifat-sifat fisika
karbon bervariasi bergantung pada jenis alotropnya.

Sebagai contohnya, intan berwarna transparan, manakala
grafit berwarna hitam dan kusam. Intan merupakan salah satu
materi terkeras di dunia, manakala grafit cukup lunak untuk
meninggalkan bekasnya pada kertas.

Intan memiliki konduktivitas listik yang sangat rendah,
sedangkan grafit adalah konduktor listrik yang sangat baik. Di
bawah kondisi normal, intan memiliki konduktivitas termal
yang tertinggi di antara materi-materi lain yang diketahui.

Semua alotrop karbon berbentuk padat dalam kondisi normal,
tetapi grafit merupakan alotrop yang paling stabil secara
termodinamik di antara alotrop-alotrop lainnya.

Asam fosfat dihasilkan dalam pabrik fosfor dari uap fosfor
dengan air.
P4(g) + 10H2O(g) 2P2O5(g) + 10H2(g)
2P2O5(g) + 6H2O(g) 4H3PO4(aq)
Garam fosfat dihasilkan dari fosforit dan asam sulfat berlebih
dgn reaksi :
Ca3(PO4)2(s) + H2SO4(aq) 3CaSO4(s) + 2CaHPO4(s)
C a3(PO4)2(s) + 2H2SO4(aq) 2CaSO4(s) + Ca(H2PO4)2(s)

Digunakan untuk membuat korek api

Dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan pupuk

Sebagai bahan tambahan dalam detergen

Sebagai bahan pembersih lantai

Fosfor putih digunakan untuk pembuatan bom asap

Volume Atom

: 5.3 cm3/mol

Massa Atom

: 12.011

Titik Didih

: 5100 K

Struktur Kristal

: Heksagonal

Massa Jenis

: 2.26 g/cm3
Konduktivitas Listrik : 0.07 x 106 ohm-1cm-1

Elektronegativitas : 2.55

Konfigurasi Elektron : [He]2s2p2

Konduktivitas Panas : 80 Wm-1K-1

Potensial Ionisasi

: 11.26 V

Titik Lebur

: 3825 K

Bilangan Oksidasi

: -4,+4,2

Kapasitas Panas

: 0.709 Jg-1K-1

Entalpi Penguapan

: -715 kJ/mol

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->