6.

Fungsi Peubah Acak
Untuk menemukan peluang distribusi peubah acak terdapat 3 metode yang dapat digunakan untuk menemukan distribusi dari fungsi tertentu, namun salah satu metode biasanyamenyebabkan derivasi sederhana dari yang lain. Metode yang bekerja terbaik bervariasi dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya. Berikut 3 metode tersebut : 1. Metode Fungsi distribusi Metode fungsi distribusi diilustrasikan dengan contoh variabel tunggal sederhana sebagai berikut. Apabila Y mempunyai fungsi kepadatan f(y) dan U adalah fungsi dari Y, maka kita akan dapat menentukan : FU(u) = P( U u) , secara langsung dengan mengitegrasikan f(y) atas daerah U u

untuk mendapatkan fungsi kepadatan U maka kita mendeferensialkan FU(u)

Langkah-langkah menemukan PDF metode fungsi distribusi adalah :

a. Setiap titik pada Y berkorespondensi satu-satu ke U. Tentukan ruang sampel u. b. Hitung P(U,u) atau fungsi distribusi dengan mengintegralkan F(y) pada area yang sudah dibatasi. c. PDF diperoleh dengan menurunkan Fu(u) sehingga : fu(u0 = dfu(u)/du

Contoh : Diberikan
f (x) = { ( )

Tentukan kepadatan peluang dari Y =

( ) ( (

( )

)

(

)

. Tentukan f(u) dengan fU(u) = fY(y) |dy/du| dengan y = h-1(u). 3. Metode Transformasi Metode transformasi untuk menentukan distribusi probabilitas dari fungsi variabel random merupakan cara langsung dari metode fungsi distribusi. Dalam grafik diatas himpunan titik-titik y sedemikian hingga h(y) persis sama dengan himpunan titik-titik y sedemikian hingga y P(U u) = P(Y y) dengan y = h-1(u) atau u akan h-1(u). Tentukan fungsi invers dari Y = h-1(U). Misalkan h(y) fungsi naik untuk y dan U = h(Y) dengan Y mempunyai fungsi densitas fy(y).∫( ) kemudian turunkan G(y) untuk mendapatkan kepadatan peluang g(y) ( ) ( ( ) ) ( ) 2. Metode transformasi merupakan metode yang sederhana untuk menentukan fungsi kepadatan U = h(y) bila h(y) adalah fungsi naik atau fungsi turun. 2. Oleh karena itu FU(u) = FY(y) dengan y = h-1(u) bila kedua ruas dideferensialkan terhadap u maka f(u) = dFU(u)/du = dFY(y)/dy = fY(y) dy/du dengan y = h-1(y) (catatan : dy/du = 1/(du/dy)) langkah-langkah metode transformasi : misalkan U fungsi monoton naik atau monoton turun dari variabel acak Y. dengan U=h(y) 1. Hitung dy/du.

Fungsi meningkat untuk semua X. Menyederhanakan kepadatan dan batas-batas. fx(x) adalah positif untuk semua x sedemikian hingga . Jika mX(t) = mY(t) untuk semua harga t maka X dan Y mempunyai distribusi probabilitas yang sama.1 Misalkan variabel random X dan Y masing-masing mempunyai fungsi pembangkit momen mX(t) dan mY(t).Contoh : { Tentukan fungsi kepadatan dari ( ) Perhatikan. sehingga diperoleh ( ) ( ) { 3. Metode Fungsi Pembangkit Momen Teorema 6. . Kemuadian kita dapat menemukan fungsi invers sebagai berikut : ⇒ ⇒ Kemudian kita dapat menentukan turunan dari ( kemudian kepadatan dari y adalah ( ) ( )( ( ) )| | [ ( )] | | ( ) terhadap y ) Untuk semua nilai-nilai lain dari y. g (y) = 0.

Teorema 6....3 Diketahui Y1.n.2 Diketahui Y1.. Jika U = Y1 + Y2 + .. ..n.… . .... mYn(t) . Bila didefinisikan U sebagai Teorema 6.Yn adalah variabel random independen dengan fungsi pembangkit momen masing-masing mY1(t).....4 Diketahui Y1. .mYn(t)....2.Y2.. .. .2....Y2...Yn variabel random independen yang masing-masing berdistribusi normal dengan ( ) Jika Maka ∑ mempunyai distribusi dengan derajat bebas n.Yn variabel random independen yang masing-masing berdistribusi dengan E(Yi) = U= dengan a1. a2... ( ) dengan i= 1. + Yn Maka mU(t) = mY1(t) mY2(t) ..Teorema 6.mY2(t)..Y2..an konstanta maka U berdistribusi normal dengan mean [ ] dan variansi [ ] ∑ ∑ dan Var(Y) = dengan i=1. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful