P. 1
Adenoid

Adenoid

|Views: 21|Likes:
Published by Ana Jufriani

More info:

Published by: Ana Jufriani on Nov 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/05/2013

pdf

text

original

Adenoids adalah suatu kelenjar yang sejenis dengan amandel yang melindungi anakanak dari serangan penyakit.

Jadi adenoid mempunyai fungsi yang mirip dengan amandel. Terletak dibelakang hidung dan di langit-langit mulut. Untuk melihatnya tidak semudah kita melihat amandel, seorang dokter membutuhkan cermin kecil atau sekup kecil khusus untuk mengintip adenoid. Seperti halnya amandel, adenoid akan membantu menjaga kesehatan tubuh kita dengan cara menangkap bakteri-bakteri dan virus-virus berbahaya yang masuk melalui udara. Adenoid juga mengandung sel-sel yang membuat antibody untuk melawan infeksi. Adenoid berperan penting sebagai pelawan infeksi pada bayi dan anak-anak. Tapi kemudian menjadi berkurang perannya pada saat anak-anak tersebut bertumbuh besar dan tubuhnya mulai membentuk antibodi untuk melawan bibit-bibit penyakit. Beberapa dokter percaya bahwa adenoid tidaklah begitu penting setelah anak-anak mencapai usia 3 tahun. Kenyataannya adenoid akan mulai mengecil diusia 5 tahun bahkan bisa hilang sama sekali.

Kapan adenoid perlu diperhatikan?
Adenoid yang membesar adalah hal yang biasa. Ketika hal ini terjadi, amandel juga biasanya membesar. Adenoid yang membesar atau terinfeksi dapat membuat anakanak susah bernafas dan menyebabkan hal-hal sebagai berikut:
• • • • •

Hidung tersumbat, sehingga anak-anak hanya bisa bernapas lewat mulut. Mengorok dan tidur tidak nyenyak dimalam hari Tenggorokan sakit dan masalah pada pernapasan Kelenjar di leher membengkak Masalah pada telinga

Jika terlihat gejala-gejala seperti tersebut diatas pada anak anda sebaiknya lekaslah berkonsultasi pada dokter ahli THT.

Apa tindakan dokter?
Pada kasus anak saya, Dokter memeriksa bagian leher, amandel dan sekitarnya. Begitu dia melihat ukuran tonsil(amandel) dan adenoid anakku yang tidak normal maka dia menyarankan untuk dilakukan pengobatan terlebih dahulu sebelum ditentukan apakah harus dilakukan operasi atau tidak. Setelah pengobatan, dilakukan foto rontgen untuk melihat keadaannya dengan lebih jelas dan detail serta untuk melihat apakah ada kemungkinan yang lain yang menyebabkan anakku tidak bisa bernapas melalui hidung dengan baik. Setelah melalui langkah-langkah pendahuluan dan percobaan pengobatan dengan menggunakan obat minum dan semprot nasal. Akhirnya dokter menyarankan untuk mengambil adenoidnya. Operasi pengambilan atau pengecilan amandel disebut dengan tonsilektomi sedangkan operasi pengambilan adenoid disebut dengan adenoidektomi. Proses operasi mengambil waktu sekitar 10-15 menit saja. Dan pemulihannya sekitar 3 hari. Setelah itu anakku sudah bisa makan dengan normal.

Berikut aku sertakan foto sikecil sesaat sebelum operasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->