P. 1
Laporan Kel 5 Kulker

Laporan Kel 5 Kulker

|Views: 196|Likes:
Published by Anita Rahman

More info:

Published by: Anita Rahman on Nov 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/22/2013

pdf

text

original

SEJARAH PT.

BUKIT ASAM
Sejarah pertambangan batubara di Tanjung Enim dimulai sejak zaman kolonial Belanda tahun 1919 dengan menggunakan metode penambangan terbuka (open pit mining) di wilayah operasi pertama, yaitu di Tambang Air Laya. Selanjutnya mulai 1923 beroperasi dengan metode penambangan bawah tanah (underground mining) hingga 1940, sedangkan produksi untuk kepentingan komersial dimulai pada 1938. Seiring dengan berakhirnya kekuasaan kolonial Belanda di tanah air, para karyawan Indonesia kemudian berjuang menuntut perubahan status tambang menjadi pertambangan nasional. Pada 1950, Pemerintah RI kemudian mengesahkan pembentukan Perusahaan Negara Tambang Arang Bukit Asam (PN TABA). Pada 1981, PN TABA kemudian berubah status menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk, yang selanjutnya disebut Perseroan. Dalam rangka meningkatkan pengembangan industri batubara di Indonesia, pada 1990 Pemerintah menetapkan penggabungan Perum Tambang Batubara dengan Perseroan. Sesuai dengan program pengembangan ketahanan energi nasional, pada 1993 Pemerintah menugaskan Perseroan untuk mengembangkan usaha briket batubara. Pada 23 Desember 2002, Perseroan mencatatkan diri sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia dengan kode “PTBA”.

TENTANG PT. BUKIT ASAM
PT. Bukit Asam merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor pertambangan khususnya batubara. PT. Bukit Asam berdiri sejak tahun 1981 dan saat ini merupakan perusahaan batubara terbesar ke 6 di Indonesia. Dengan cadangan sumberdaya batubara sekitar 7,2 milyar ton dan memiliki cadangan tertambang 1,7 milyar ton , PT. Bukit Asam tercatat sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. PT. Bukit Asam memiliki memiliki 2 (dua) unit utama produksi penambangan, yaitu Unit Penambangan Batubara Tanjung Enim yang berada di Sumatera Selatan dan Unit Penambangan Batubara Ombilin di Sumatera Barat. Pada tambang Ombilin cadangan sumberdaya sebesar 0,102 milyar ton dan cadangan tertambang 0,023 milyar ton. Sedangkan pada tambang Tanjung Enim sumber daya sebesar 6,35 milyar ton dan cadangan tertambang 1,37 milyar ton serta kapasitas terpasang 20 juta ton per tahun. Dengan begitu besarnya cadangan sumberdaya yang dimiliki oleh PT. Bukit Asam, tentunya membuat PT. Bukit Asam tergerak dalam memasarkan batubara yang dimilikinya, hal ini turut pula memberikan kontribusi dalam meningkatkan pendapatan ekonomi bangsa Indonesia. Untuk menyalurkan hasil pertambangannya PT. Bukit Asam memiliki 2 pelabuhan dan 1 dermaga yakni Pelabuhan Teluk Bayur dan Pelabuhan Tarahan serta Dermaga Kertapati. Batubara hasil penambangan Tanjung Enim diangkut menggunakan Kereta Api ke Pelabuhan Tarahan dan Dermaga Kertapati untuk selanjutnya dikirim ke costumer. Sedangkan batubara hasil

Diantara lapisan A1 dan A2 terdapat lapisan putih dan pada lapisan A1 dan A2 terdapat lapisan pengotor yang disebut pita pengotor. Produksi batubara Tanjung Enim tidak hanya dipasarkan di Tanjung Enim tetapi juga ke daerah lain dan pasar internasional melalui Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung dan Dermaga Kertapati di Palembang. Bukit Asam merupakan satusatunya perusahaan BUMN yang transportasi pemasarannya menggunakan kereta api. B2. PT. Selain itu PT. . B1. PT Bukit Asam memegang hak Kuasa Pertambangan (KP) dengan luas mencapai 66. Wujud lain dari tercapainya visi PT. Tanjung Enim merupakan unit pertambangan dengan metode open pit mining. dan Bukit Kendi (881.dari Tambang Ombilin diangkut menggunakan Kereta Api atau Truk ke Pelabuhan Telukbayur. Ini terbukti dengan telah di reklamasinya 2000 hektar lahan bekas tambang pada tahun 2008. KEADAAN BATUBARA DI PT. batubara di PT Bukit Asam di-upgrade oleh lapisan itu. Oleh karena itu kereta api sangat berpengaruh dalam menentukan kurva naik turunnya produksi batubara PT. sehingga kualitasnya menjadi lebih baik. Bukit Asam sebagai perusahaan yang berdiri dengan visi menjadi perusahaan energi berbasis batubara yang ramah lingkungan memiliki komitmen yang tinggi terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) dan Green mining. Bukit Asam terus berupaya meningkatkan produksinya hingga 80 juta ton per tahun. Bukit Asam untuk mengoperasikan PLTU mulut tambang berkapasitas 2x100 MW di Banjarsari. Dan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat di sekitar daerah tambang seperti pembinaan masyarakat untuk pembuatan pupuk bokasi.500 ha). Tambang Air Laya merupakan tambang pertama yang memproduksi batubara untuk skala komersial. C. Banko Barat (4.7 ha). dan mencakup lima lokasi antara lain : Air Laya (7. UNIT PERTAMBANGAN BATUBARA TANJUNG ENIM Di unit pertambangan Tanjung Enim. PT. Bukit Asam. Dengan jumlah karyawan mencapai 3225 orang PT. Muara Tiga Besar (3. Bukit Asam adalah di terbentuknya PT Bukit Pembangkit Innovatif yang merupakan salah satu anak perusahaan PT. A2.300 ha). Bukit Asam juga menerima adanya pengauditan oleh lembaga pajak dan merupakan perusahaan dengan pembayaran pajak mencapai 30 %. Bukit Asam memiliki keunggulan diantara lain PT.621 ha). Adapun pada kesempatan kali ini kami mengunjungi Tambang Tanjung Enim yang memiliki 2 tempat penyaluran yakni Dermaga Kertapatih dan Pelabuhan Tarahan. BUKIT ASAM Lapisan batubara di PT Bukit Asam terdiri atas lapisan A1. Pada tambang batubara PT Bukit Asam terjadi intrusi batuan beku diatas lapisan batubara yang berpengaruh terhadap kualitas batubara.414 ha. Banko Suban Jenji (25. Dengan adanya lapisan ini.360 ha).

Asam menggunakan 3 sistem penambangan dalam proses 1) Sistem Penambangan Konvensional 2) Sistem Penambangan Continuous Mining 3) Sistem Penambangan Swakelola Berikut Tambang batubara di PT. backhoe dan dumptruck. Bukit Asam ditargetkan untuk meningkatkan kapasitas transportasi kereta api dari 11. untuk mengangkut batubara untuk kedua permintaan domestik dan luar negeri. Bukit Asam untuk transportasi batubara telah meningkat setiap tahun. Rencanaya akan memakai Auger Mining untuk mendapatkan lapisan batubara yang tipis dan kadar recovery yang tinggi. 4. TRANSPORTASI BATUBARA DARI TANJUNG ENIM PT. Tambang Muara Tiga Besar Utara menggunakan metode open pit menggunakan alat konvensional seperti shovel dan dumptruck. 2. Bukit penambangannya.5 juta ton / tahun pada tahun 2010 menjadi 22. server kereta api transportasi di daerah III. tetapi cadangannya relatif lebih sedikit dibanding yang lainnya. Alat yang digunakan pada Tambang Air Laya adalah BWE (bucket wheel excavator). tetapi juga berbagai jenis . Kereta Api Indonesia daerah operasi III tidak berfungsi hanya batubara transportasi. Tambang Air Laya yang pertama kali dibuka pada tahun 1919 dengan metode open pit. Surat perjanjian antara PT. Menggunakan alat alat yang konvensional seperti shovel. Sebagai fakta. 7 juta ton / tahun pada tahun 2014 sampai 2029. telah membuat kerjasama dengan PT. perusahaan tambang terbesar batubara di Sumatra Selatan. Tambang Muara Tiga Besar Selatan menggunakan metode open pit. PT. permintaan PT. Kereta Api Indonesia. rencana kedepan Tambang Muara Tiga Besar Utara juga memakai BWE (bucket wheel excavator) 3.SISTEM PENAMBANGAN PT. Bukit Asam di Muara Enim Palembang terbagi atas : 1. Sehingga metode penambangan pada Tambang Air Laya adalah Continuous Mining. Bukit Asam. Mereka mendaftar "Pengangkutan batubara perjanjian jangka panjang" pada tanggal 12 Oktober 2009. dengan produksi + 4 Juta ton per tahun. Kedua perusahaan telah sepakat untuk meningkatkan kapasitas dan untuk meningkatkan layanan kereta api. Tambang Banko Barat. Kereta Api Indonesia dan PT. tetapi tidak didukung oleh proses pasokan yang cukup karena ketersediaan dari sistem kereta api. metode penambangan adalah open pit dengan cara konvensional.

5 juta ton per tahun dan tahun kelima ditargetkan sudah bisa mengangkut 35 juta ton batubara PT. Bukit Asam juga melakukan pembangunan transportasi kereta api baru dari Tanjung Enim menuju pelabuhan di Lampung berkapasitas 25 juta ton per tahun dengan bentangan rel sepanjang 307 kilometer. Saat ini status proyek masih dalam proses penyelesaian design. Untuk transportasi batubara. Kondisi saat ini sarana dan prasarana kereta api yang sangat tua. yaitu proyek pembangunan transportasi kereta api dari Tanjung Enim menuju pelabuhan baru di wilayah Tanjung Api-api. Bukit Asam menguasai 10 persen sahamnya. Kereta Api Indonesia mengelola 416. PT. di Provinsi Sumatera Selatan. Truk-truk batubara melewati jalan umum bersama dengan kendaraan lain yang membuat kemacetan yang lebih tinggi dan tingkat kecelakaan lalu lintas yang lebih tinggi. Perusahaan tambang lainnya truk penggunaan Sumatera Selatan untuk mengangkut batubara dari tambang ke pelabuhan atau tujuan lain. PT. adalah pihak yang mempunyai kewajiban untuk menyuplai batubaranya sebesar 35 juta ton per tahun. Diharapkan proyek ini mulai beroperasi secara komersialisasi pada tahun pertama di tahun 2017 mulai beroperasi dengan kapasitas puncaknya sebesar 25 juta ton per tahun.barang termasuk penumpang. Situasi ini menjadi sangat tidak nyaman dan meningkatkan biaya perjalanan yang tinggi untuk operator truk. di Propinsi Lampung dan Stasiun Kertapati. Bukit Asam per tahunnya. Bukit Asam. Proyek lain yang dikembangkan. Oleh karena itu. hampir 100 tahun yang diwarisi dari zaman kolonial di Indonesia. Proyek ini di bangun oleh Adani Global dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Sementara posisi PT. pemerintah daerah Sumatra Selatan memiliki mengambil kebijakan untuk membatasi angkutan truk batubara melewati segmen jalan umum pada jam-jam tertentu. Sedangkan operasi komersialnya diharapkan mulai tahun 2014 sebesar 7. Head of Agreement untuk Coal Transportation Agreement proyek ini ditandatangani bulan Agustus 2010 lalu. Sebagian besar sistem rel adalah trek tunggal.6 km dan 167. . PT.6 km dari rel kereta api di Sumatera Selatan dari tambang batubara ke Stasiun Tarahan . PT Transpacific Railway Infrastructure 80 persen dan China Railway Engineering 10 persen. Proyek yang kontrak EPC-nya senilai USD 1. di Pantai Timur Sumatera Selatan.3 miliar yang sudah di tandatangani Maret 2010 lalu. Kebijakan baru membuat truk menghabiskan banyak waktu untuk melakukan pengangkutan yang berdampak kepada biaya operasional yang tinggi oleh operator angkutan truk. melalui konsorsium PT Bukit Asam Tanspacific Railway (BATR). Selain melakukan proyek peningkatan kapasitas angkut batubara.

Sebanyak 5 KA dengan masing-masing membawa 35 gerbong KKBW berkapasitas 30 ton buatan PT INKA.1 hektar dengan kapasitas stockpile 50. terletak di Sungai Musi Palembang.000 ton.DERMAGA KERTAPATI Dermaga Khusus Batubara Kertapati berdiri sejak tahun 1981. Dari apron feeder batubara di distribusikan ke vib screen melalui belt conveyor. Sumatera Selatan merupakan pelabuhan khusus melayani pemuatan batubara yang menggunakan alat angkut tongkang. Adapun fungsi dari vib screen adalah untuk proses pemisahan ukuran batubara dari yang berukuran besar menjadi kecil. Kapasitas maksimum kapal dapat menyandar adalah 8. Untuk memasukkan rangkaian ke jalur pembongkaran. Pada Unit Dermaga Kertapati proses untuk memasarkan batubara melalui beberapa tahap yakni berawal dari ketika KA datang dilakukan pembongkaran setiap 3 jam sekali secara manual/bottom loading dengan membuka penutup gerbong KKBW bagian samping yang memerlukan 4 orang dengan waktu yang dibutuhkan + 4 menit untuk tiap gerbong.6 km. Dari vib screen batubara disalurkan menggunakan belt feeder ke stockpile. Dermaga Kertapati memiliki luas area pelabuhan 5. 2 KA membawa masing-masing 24 gerbong KKBW 25 ton (gerbong eks Padang) dan 1 KA membawa 15 gerbong KKBW 30 ton buatan Rumania. dimana pada secondary crusher ini batubara di hancurkan menjadi ukuran < 50 mm. dan dalam sehari ada 8 KA yang mengangkut batubara dari Tanjung Enim ke Kertapati. . Proses berlanjut dari stockpile.000 DWT. Pada vib screen terdapat pula primary crusher. Waktu yang dibutuhkan shiploader untuk loading ke tongkang adalah 16 – 18 jam. batubara di angkut menggunakan shiploader untuk di muat ke tongkang. Lokomotif penariknya menggunakan seri CC201. Jarak tempuh dari Tanjung Enim ke Dermaga Kertapati ialah sejauh 167. Proses pembongkaran sampai pemuatan batubara dari kereta api sampai ke tongkang dapat dilihat pada gambar. Tiap rangkaian KA memiliki cycle time selama 1 hari. Selanjutnya proses berlanjut ke secondary crusher. lokomotif harus berpindah posisi untuk mendorong mundur rangkaian ke Apron Feeder (bak penampung bongkaran batubara).

6. sedangkan batubara dengan kalori > 6100 akan di ekspor ke konsumen yang membutuhkan seperti umumnya Malaysia. dengan kapasitas 34000 MW. Data-data dermaga secara lengkap adalah sebagai berikut : • Panjang dermaga : . China.Untuk muat tongkang : 120 m • Kedalaman sungai : 7 m • Ukuran tongkang . dan untuk mencapai tujuan agar dapat berhasil diperlukan suatu perencanaan yang baik dan terencana.300. memberikan gambaran nyata mengenai hubungan fungsional antara bagian satu dengan bagian lainya karena dipengaruhi oleh beberapa hal seperti jenis perusahaan. dan lain-lain.000 LS.Kapasitas : 8.Gambar Alur Pembongkaran Sampai Pemuatan ke Tongkang Pada Dermaga Kertapati kalori batubara yang di terima adalah 5. STRUKTUR ORGANISASI DERMAGA KERTAPATI Struktur organisasi adalah kerangka yang menggambarkan secara keseluruhan dari unit kerja.8 juta tpy • Fasilitas pemuatan : 1 unit Shiploader .Untuk sandar tongkang : 300 m .000 DWT • Kapasitas dermaga : 1.100. pembagian tugas. 5. Struktur organisasi yang didirikan tentunya mempunyai tujuan.Loading rate : 500 ton/jam PT Bukit Asam Unit Dermaga Kertapati Palembang memiliki kontrak-kontrak jangka panjang untuk memasok batu bara ke berbagai fasilitas pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) antara lain Suralaya. 7. dan lain-lain.Panjang : 300 ft . ruang lingkup perusahaan.900.000 ANS. Saat ini memasok sepertiga dari kebutuhan listrik diseluruh jaringan listrik Jawa-Bali. merupakan pembangkit listrik terbesar di Indonesia. . Dimana untuk batubara dengan kalori < 6100 akan di kirim sebagai pasokan ke Suralaya dan Cilegon. 6.000 HS dan 7. 7.500. Thailand. PLTU Suralaya.

umum dan personal dengan tujuan terciptanya administrasi yang tertib. Manajer Dermaga Kertapati Tugasnya adalah mengarahkan dan mengendalikan seluruh pengoperasian dermaga. 3. pengawasan K3 dan pengolahan lingkungan yang konsisten sesuai dengan misi perusahaaan. 2. akuntabilitas. Asisten Manajer K3. sehingga tugas administrasi berjalan dengan optimal. tanggung jawab. dan keterbukaan. Asisten Manajer Logistik . Lingkungan dan Security Tugasnya adalah menciptakan kesadaran pegawai akan pentingnya fungsi K3 dan pemelihara lingkungan dalam upaya meningkatkan efisien dan produktifitas melalui kegiatan pembinaan pemantauan. Struktur Organisasi Unit Dermaga Kertapati GM UNIT DERTI MANAJER UMUM & KEUANGAN AM SDM & UMUM AM HUMAS & KBL MANAJER TEKNIK & OPERASI AM KEUANGAN AM KENPRO AM K3L AM LOGISTIK AM OPERASI AM PERAWATAN SPV KEPEG. & LAYUM SPV HUMAS & KBL SPV KAJIAN OPB & TEKNIK SPV GUDANG SPV GROUP A-D SPV PERENCANAAN & INVESTIGASI SPV PERAWATAN LISTRIK GROUP A-D SPV PERAWATAN MESIN GROUP AD SPV SECURITY SPV LAB SPV KENDALI KUALITAS Penjelasan 1.PT Bukit Asam Unit Dermaga Kertapati Palembang bekerja dengan selalu memegang teguh standar-standar dunia dalam menjalankan bisnisnya yakni transparansi. penanganan batubara stockpile dermaga dan perawatan batubara ke kapal dengan tujuan memaksimalkan pengiriman batubara sesuai rencana kuantitas dan kualitas yang ditentukan sehingga batubara dapat diterima dan dikapalkan sesuai dengan target produksi. 4. yaitu pertambangan berwawasan lingkungan. Asisten Manajer Umum dan Humas Tugasnya adalah mengatur dan mengkoordinir seluruh kegiatan hubungan dengan masyarakat.

Asisten Manejer Kendali Produk Tugasnya adalah mengatur dan mengkoordinir seluruh kegiatan di laboratorium. Asisten Manejer Operasi Tugasnya adalah mengatur dan mengkoordinir seluruh kegiatan Operasi Penerimaan.50 m .Tropical Draft . Pembongkaran.40" LS / 1050 .20' . 7.Tugasnya adalah mengatur dan mengkoordinir seluruh kegiatan pergudangan pemasukan stock barang yang masuk kedalam ruang lingkup perusahaan. Asisten Manejer Perawatan Tugasnya adalah mengatur dan mengkoordinir seluruh kegiatan perawatan pada peralatan dermaga yaitu APU dan APP yang meliputi pekerjaan perawatan produktif. Propinsi Dati I Lampung. Sedangkan secara administratif berada di wilayah Kotamadia Dati II Bandar Lampung.21 BT dengan daerah perairan laut seluas 67.20" . mengendalikan kualitas dan kajian operasi serta teknik. modifikasi.30 m • Jumlah tambatan : 2 Dolphins dan 4 Bolards • Kedalaman laut : 12. dan Pengapalan batubara serta pengoperasian alat-alat dermaga yaitu APU (Alat Penunjang Utama) dan APP (Alat Penunjang Pelabuhan) dengan ketentuan yang berlaku sehingga target operasi dan produksi dapat tercapai sesuai rencana.05 LS / 1050 . PELABUHAN TARAHAN Pelabuhan Tarahan secara geografis terletak di sekitar perairan Teluk Lampung. sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal.00 m .31' .Panjang (max LOA) : 228. fabrikasi dan trouble shooting.500 m2 dan luas daratan sebesar 42. Pelabuhan Tarahan memiliki satu dermaga dan tiga lokasi penumpukan batubara dengan data-data sebagai berikut : • Panjang dermaga : 175 m • Ukuran kapal : . dengan jarak sekitar 15 km arah selatan dari pusat kota Bandar Lampung. berada pada koordinat 050 . 5.Lebar (Min BEAM) : 32. perbaikan.31' .40" BT (dalam peta) dan untuk posisi labuh pada koordinat 050 . 6.5 ha. Penumpukan.

Pelabuhan tarahan memiliki 2 unit pembongkaran batubara. dan juga memiliki alat pembongkaran gerbong kereta api (rotary car dumper) sebanyak 2 unit. Setelah kereta api pengangkut batubara tersebut sampai di unit Pelabuhan Tarahan. Kereta api yang beroperasi dari Tanjung Enim ke Tarahan ialah sebanyak 14 unit kereta api. Mula-mula. Sistem kerja dari rotary car dumper adalah dengan memutar gerbong.50 CF/MT • Posisi maksimum air ballast : Saat labuh penuh. 1.50 m .Ketinggian (max) : Abt. yaitu RCD 1 dan RCD 2.850 Ballast Depan 5. 15. Stockpile 1 memiliki kapasitas batubara sebanyak 60.60 m . Selama + 8 – 9 jam batubara tersebut diangkut dari Tanjung Enim ke Tarahan melalui jalur rel kereta api Prabumulih.000 ton. 15. yang membedakan antara stockpile 1.021 • Jenis barang dan stowage factor : Curah .20. dimana setiap rangkaian kereta api memiliki 44 gerbong / 60 gerbong.00 m • Local density air laut : Abt.000 ton.000 ton.00 m • Ketinggian kapal untuk penyandaran : Max.Abt.00 m • Fasilitas pemuatan : 1 unit Shiploader . batubara dari Tanjung Enim diangkut ke Pelabuhan Tarahan dengan menggunakan alat angkut kereta api. sedangkan stockpile 3 memiliki kapasitas batubara sebanyak 250.Jangkauan luar (max) : 30.50 m di atas MHWS .• Kedalaman laut sekitar : 13. batubara yang ada di dalam gerbong kereta api harus dibongkar terlebih dahulu dengan alat pembongkaran batubara. dan stockpile 3 adalah nilai kalori yang dimiliki oleh batubara per stockpilenya serta kapasitas setiap stockpilenya. Terdapat 3 lokasi stockpile di Pelabuhan Tarahan.020 . bahkan direncanakan akan dibuat 2 unit tambahan rotary car dumper untuk memenuhi target produksi yang menguntungkan.00 m (elevasi 150) .Abt 18. stockpile 2 memiliki kapasitas batubara sebanyak 250.85 m / Belakang 6.00 m Approx • Kapasitas dermaga : 12 juta tpy Unit Pelabuhan Tarahan memiliki keistimewaan tersendiri. yaitu rotary car dumper. 43. agar batubara di dalam .1.Pergerakan maksimum : Sejauh 130. Gerbong pengangkut batubara tersebut memiliki kapasitas 50 ton/gerbong. sandar dikurangi hingga di bawah 12. yaitu luas areal yang sangat luas jika dibandingkan dengan pelabuhan lainnya. stockpile 2.95 m • Batas maksimum luas bawah : 1.

maka melalui belt conveyor batubara bisa langsung diangkut menuju ship loader. terdapat dua jalur yang berbeda dari conveyor. yang terhubung langsung ke stockpile 1. Jalur pertama. maupun chain feeder.Setelah batubara tersebut dihancurkan. stockpile 2. . sementara jalur kedua ialah melalui barge loading jetty untuk tongkang. atau batubara tersebut diletakkan di tempat penyimpanan sementara (stockpile) melalui stacker reclaimer.Setelah itu batubara diangkut melalui belt conveyor untuk dilakukan penghancuran tahap pertama. dan stockpile 3.gerbong tersebut tumpah ke apron feeder. batubara diangkut melalui ship loader untuk pengapalan. Untuk pengapalan batubara. Gambar Unit Pelabuhan Tarahan Unit Pelabuhan Tarahan memiliki dua unit crushing (primary & secondary).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->