P. 1
Tugas Komas (E-Banking)

Tugas Komas (E-Banking)

|Views: 7|Likes:
Published by Fazlur Rahman

More info:

Published by: Fazlur Rahman on Nov 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/12/2014

pdf

text

original

TUGAS KOMPUTER dan MASYARAKAT

e-Banking

Anggota Kelompok :
• • • •

Nissa Mulyawati K. Leitza Alifa Fazlur Rahman Mufti Alwi

115.10.0063 115.10.0061 115.10.0089

115.10.0021

BAB 1. PENDAHULUAN

1.

Latar Belakang
Dunia Internet merupakan jaringan global yang dipublikasikan kepada

umum. Didalam internet dapat ditemukan berbagai macam tindakan positif dan negatif. Apalagi kalau berbicara tentang jaringan pada suatu internet. Jaringan internet pada masa sekarang sudah semakin cangih. Berbagai bidang dapat menggunakan jaringan internet, salah satunya dalam bidang perbankan. Dunia perbankan yang semakin gencar menggunakan teknologi untuk mendukung aktifitas perbankan, sangat diperlukan keamanan untuk menjaga data-data dari pihak-pihak yang tidak berwenang. Salah satu teknologi yang digunakan perbankan adalah e-banking. e-banking atau sering disebut Electronic Banking dapat diartikan sebagai aktivitas perbankan di internet. Pada layanan ini memungkinkan nasabah pada sebuah bank dapat menggunakan hampir semua transaksi perbankan melalui sarana internet. Baik via web, ataupun handphone.

BAB 2. PEMBAHASAN

2.1 Penjelasan Latar Belakang
Perbankan Elekronik (e-Banking) yang juga dikenal dengan istilah internet banking ini adalah melakukan transaksi, pembayaran, dan transaksi lainnya melalui internet dengan website milik bank yang dilengkapi sistem keamanan. Dari waktu ke waktu, makin banyak bank yang menyediakan layanan atau jasa internet banking yang diatur melalui Peraturan Bank Indonesia No. 9/15/PBI/2007 Tahun 2007 tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi Informasi Oleh Bank Umum. Penyelenggaraan internet banking merupakan penerapan atau aplikasi teknologi informasi yang terus berkembang dan dimanfaatkan untuk menjawab keinginan nasabah perbankan yang menginginkan servis cepat, aman, nyaman murah dan tersedia setiap saat (24 jam/hari, 7 hari/minggu) dan dapat diakses dari mana saja baik itu dari HP, Komputer, laptop/ note book, PDA, dan sebagainya. Fungsi penggunan e-Banking mirip dengan mesin atm dimana

sarananya saja yang berbeda. Nasabah dapat melakukan pengecekan saldo , transfer dana, pembayaran tagihan tanpa harus ke atm atau kantor cabang, Otomatis waktu dan tenaga tidak akan terbuang karena e-Banking bebas antrian dapat dialakukan dimana saja dan kapan saja sepanjang seorang nasabah memiliki sarana yang dapat mendukung e-Banking. Adapula hambatan pada e-Banking adalah semakin kompleksnya teknologi yang menjadi dasar Internet Banking, pemerintah bersama DPR

sampai saat ini masih terkesan sangat lambat dalam melakukan antisipasi terhadap maraknya kejahatan yang terjadi melalui kegiatan Internet Banking. Serta masalah kemanan dari sistem e-Banking tersebut.

2.2 Proses Evolusi e-Banking
Dahulu sebuah bank harus memiliki sebuah kantor cabang untuk beroperasi di tempat tertentu. Kemudian hal ini dipermudah dengan hanya meletakkan mesin ATM sehingga bank dapat menjangkau tempat tersebut. Kemudian muncul phone-Banking yang mulai menghilangkan batas fisik dimana nasabah dapat menggunakan telepon dan sms untuk melakukan aktivitas perbankannya. Sekarang muncul internet banking yang lebih mempermudah lagi karena menghilangkan batas ruang dan waktu. Khususnya nasabah yang sering bergerak (mobile), akan merasa lebih nyaman untuk melakukan aktivitas perbankannya tanpa harus membuka account di bank yang berbeda-beda di berbagai tempat. Dia dapat menggunakan satu bank saja. Internet banking adalah transaksi keuangan yang dapat dilakukan hanya dengan memanfaatkan komputer dengan koneksi internet. Hal yang diperlukan bahwa seseorang perlu untuk menggunakan perbankan online, rekening bank yang aktif dengan saldo di dalamnya untuk transaksi, debit atau nomor kartu kredit, user ID pelanggan, nomor rekening bank, perbankan nomor PIN Internet, dan PC dengan akses ke jaringan internet. Tetapi, seiring dengan munculnya kemudahan dalam transaksi

menggunakan e-Banking, ada saja pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab

memanfaatkan

celah-celah

kemanan

dalam

sistem

e-Banking

untuk

mengeruk keuntungan dan merugikan nasabah. Untuk itu disarankan setiap nasabah yang menggunakan e-Banking harus lebih hati-hati dalam bertransaksi. Ada beberapa cara yang dianjurkan agar keamanan dan privacy anda tetap terjaga, seperti :
a. Cek URL Situs

Cek selalu URL situs bank Anda. Para penjahat cyber biasanya memikat korban untuk memasukkan username dan password ke situs palsu yang menyerupai situs resmi bank Anda. Jika Anda melihat suatu hal yang aneh, selain dari situs resmi bank Anda, bisa jadi situs tersebut palsu.
b. Update Sistem

Cek selalu update keamanan sistem operasi Anda. Pastikan sistim operasi dan browser Anda sudah diinstal dengan patch keamanan terbaru dari sumber terpercaya. Kalau perlu, pakailah firewall untuk mencegah hacker mencuri hak akses komputer Anda, khususnya jika Anda terhubung ke internet dengan menggunakan kabel atau model DSL.
c. Ganti Password

Gantilah password online banking Anda secara berkala. Hindari kode password yang mudah ditebak, seperti nama, tanggal lahir, nomor telepon. Jika perlu, gunakan password yang terdiri dari huruf abjad dan angka. Jika Anda mempunyai beberapa rekening bank, jangan pernah gunakan password online banking yang sama untuk semua rekening. Jangan pernah pula menyimpan username dan password Anda di browser karena kemungkinan bisa di-crack hacker.
d. Cek Kebijakan Privasi Situs Bank

Beberapa bank saat ini sudah mempersenjatai sistim internet banking mereka dengan sistem keamanan yang lebih aman. Misalnya, jika Anda

mentransfer uang secara online ke rekening lain dalam jumlah lebih besar, biasanya Anda akan diminta untuk menginputkan sebuah passwordtertentu. Beberapa bank membutuhkan password untuk memvalidasi transaksi berjumlah besar. Pastikan pula bahwa alamat situs bank tersebut diawali dengan ‘https’, yang menandakan bahwa situs tersebut benar-benar “secure”, karena telah dilindungi oleh teknologi enkripsi data (SSL).

e. Cek ‘Last Logged In’

Umumnya terdapat panel ‘last logged in’ di situs bank. Cek panel tersebut setiap kali Anda login. Jika tiba-tiba muncul peringatan bahwa Anda tidak berwenang mengakses, misalnya Anda baru login ke situs itu 2 hari lalu, namun di panel tercatat bahwa Anda terakhir login tadi pagi, segera laporkan ke bank Anda dan ganti password tersebut. Jangan lupa untuk selalu klik tombol ‘exit’ atau ‘sign out’ setelah masuk ke portal online banking Anda. Tutup pula browser tersebut untuk memastikan bahwa session Anda telah diterminasi.
f. Jangan Tinggalkan PC

Jangan pernah tinggalkan PC jika Anda telah menginputkan informasi transaksi online banking di situs. Sebisa mungkin hindari mengakses layanan online banking di warnet atau komputer publik. Hindari pula mengakses layanan online banking melalui koneksi Wi-Fi, jika privasi dan keamanannya kurang.
g. Hindari Mengisi Data Penting dalam Form

Hindari mengisi form yang ada dalam e-mail yang meminta informasi keuangan, seperti nomor rekening atau kartu kredit. Apalagi jika Anda

diminta menginputkan username, password, nomor debit dan kartu kredit bank Anda. Perlu diingat, petugas bank tidak pernah meminta nasabahnya untuk mengisi username, nomor kartu kredit ataupun password di sebuah form.

2.5 Dampak Sosial e-Banking
Masyarakat menjadi lebih gampang dalam melakukan transaksi perbankan. Nasabah yang telah terhubung dengan internet mengubah kebiasaannya, yang dahulu sering pergi ke bank untuk melakukan kegiatan perbankan, kini para nasabah dapat menyelesaikan berbagai macam transaksi tanpa terhalang ruang dan waktu. Dampak negatif yang timbul berupa munculnya Cybercrime, Seperti seorang hacker dapat masuk ke dalam suatu sistem jaringan perbankan untuk mencuri informasi nasabah yang terdapat di dalam server mengenai data base rekening bank tersebut, karena dengan adanya e-banking jaringan tersebut dapat dikatakan terbuka serta dapat diakses oleh siapa saja.

2.4 Dampak ekonomi e-Banking
Biaya untuk memberikan layanan perbankan melalui Internet Banking dapat lebih murah daripada membuka kantor cabang atau membuat mesin ATM. Bank yang memiliki internet banking akan memiliki keuntungan dibandingkan dengan bank yang tidak memiliki internet banking. Dalam waktu dekat, orang tidak lagi ingin membuka account di bank yang tidak memiliki fasilitas Internet Banking. Internet Banking memungkinan adanya bisnis model yang baru. Layanan perbankan baru dapat diluncurkan melalui web dengan cepat.

2.5 Pendapat Kelompok
Setiap perkembangan atau perubahan yang terjadi, khususnya dalam hal Teknologi Informasi akan menimbulkan dampak bagi lingkungan ekonomi dan sosial. Dampak tersebut berupa dampak positif dan dampak negatif. Dalam konteks e-Banking, banyak dampak-dampak positif yang muncul, juga beberapa dampak negatif, contohnya adalah dapat terjadinya kebocoran data nasabah bank karena e-Banking menggunakan jaringan internet yang dapat diakses oleh siapapun. Tetapi, kalau tidak ada teknologi e-Banking di zaman sekarang ini, dapat dipastikan banyak waktu dan tenaga yang terbuang, yang seharusnya bisa digunakan untuk hal lain.

2.6 Kesimpulan:
1. Perkembangan

teknologi informasi sangat berpengaruh terhadap

kehidupan manusia dan telah mengubah pola hubungan sosial, dan perekonomian (bisnis). Salah satunya adalah e-Banking (Internet Banking).
2. Aplikasi

teknologi

informasi

dalam

dunia

perbankan

akan

meningkatkan

efisiensi,

efektifitas,

dan

produktifitas

sekaligus

meningkatkan pendapatan melalui sistem penjualan yang jauh lebih efektif daripada sistem bank konvensional. Peran aplikasi teknologi informasi sangat vital dalam internet banking.
3. Dalam dunia perbankan, internet banking dapat menjadi pilihan yang

menyenangkan karena mudah, murah dan kapanpun bisa dilakukan dari mana saja (tanpa ada batasan ruang dan waktu).
4. Untuk mengurangi terjadinya ‘kebocoran’, para nasabah dianjurkan

untuk menjadi nasabah pintar, dengan saran-saran yang sudah diberikan di atas.

BAB 3. DAFTAR PUSTAKA
• •

http://id.scribd.com/doc/51146265/makalah-e-banking http://yeniniez.wordpress.com/2011/04/20/manfaat-dan-hambatan-ebanking/

http://www.bi.go.id/NR/rdonlyres/24CDE8AA-F4F1-4523-9FCE7F92A5A96DC6/1490/MengenalElectronicBanking.pdf

http://arifhdyt.wordpress.com/2008/05/21/dampak-positif-dan-negatifteknologi-komputer-dalam-dunia-banking/

• •

http://id.wikipedia.org/wiki/E-banking

http://maxwellsci.com/print/rjit/1-5.pdf

• • •

http://bsriwidodo.wordpress.com/2008/09/23/apa-itu-internet-banking/ http://yeniniez.wordpress.com/2011/04/20/manfaat-dan-hambatan-e-banking/ http://www.anneahira.com/pengertian-internet-banking.htm

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->