Pendidikan yang baik untuk anak Sekolah

Kata sekolah berasal dari bahasa Yunani yaitu skho·le´ yang berarti "waktu terluang". Namun dapat juga diartikan menggunakan waktu luang untuk kegiatan belajar. Belakangan kata ini digunakan untuk menunjukkan tempat diselenggarakan kegiatan belajar. Memang pada masa awal kegiatan belajar di tempat khusus seperti ini hanya bisa dinikmati oleh golongan kaya di Yunani. Demikian juga pada zaman dahulu di negeri-negeri lainnya, kegiatan belajar di sekolah hanya bisa dinikmati oleh golongan elit saja. Saat ini, pendidikan di sekolah telah dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dan golongan. Berbagai sekolah didirikan untuk menjadi tempat atau sarana pendidikan bagi anak. Berbagai kurikulum juga dikembangkan untuk sekolah agar dapat membantu anak memiliki cara belajar yang baik dan bermutu. Bagi sebagian besar masyarakat, mereka bisa mendapatkan pendidikan umum di sekolah dengan mudah. Yang termasuk pendidikan umum adalah pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Beberapa jenjang pendidikan yang ada di berbagai sekolah di Indonesia yaitu:

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD adalah jenjang pendidikan paling awal. Jenjang pendidikan ini memang tidak wajib diikuti seorang anak, mengingat orang-tua juga memiliki kemampuan penuh untuk melakukannya. Pada jenjang ini, anak akan dibina agar siap memasuki pendidikan umum. Karena itu, pada jenjang ini lebih ditekankan untuk merangsang pikiran anak dan perkembangan jasmani seorang anak.
o o

Usia: 0 - 6 tahun Contoh: Kelompok bermain (play group) dan Taman Kanak-kanak (TK)

Pendidikan Dasar
Pendidikan dasar adalah pendidikan yang wajib diikuti seorang anak selama 9 tahun. Pendidikan ini merupakan awal dari pendidikan seorang anak karena melatih seorang anak untuk membaca dengan baik, mengasah kemampuan berhitung serta berpikir. Pendidikan dasar mempersiapkan seorang anak untuk memasuki jenjang pendidikan menengah. Pendidikan dasar umumnya dibagi menjadi 2 tahap, yaitu 6 tahun pertama di kelas 1 sampai 6. Kemudian dilanjutkan tahap berikutnya pada kelas 7 sampai 9 selama 3 tahun.
o o o

Usia: mulai usia 7 tahun Contoh pendidikan dasar tahap pertama (6 tahun): Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) Contoh pendidikan dasar tahap kedua (3 tahun): Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MT)

Pendidikan Menengah

tanggung jawab pendidikan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab sekolah. Setiap siswa yang berprestasi dan berhasil menamatkan pendidikan dengan hasil baik selalu memiliki orang-tua yang selalu bersikap mendukung. Menaruh minat terhadap aktivitas sekolah akan secara langsung mempengaruhi pendidikan anak Anda. Jika orang-tua terlibat langsung dalam pendidikan anak-anak di sekolah. Apa yang dapat dilakukan oleh orang-tua bagi anaknya setelah mereka memasuki pendidikan di sekolah? Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan oleh orang-tua agar anaknya dapat berprestasi di sekolah. Caranya adalah dengan berkunjung ke sekolah untuk melihat situasi dan lingkungan pendidikan di sekolah.  Kerja Sama dengan Guru Biasanya apabila timbul masalah-masalah gawat. o o  Contoh: Sekolah Menengah Atas (SMA). Guru juga perlu diberitahu bahwa Anda memandang penting pendidikan anak Anda di sekolah sebagai bagian kehidupannya. Ini akan membuat guru lebih memperhatikan anak Anda.  Dukungan Orang-Tua Orang-tua sebaiknya memberi perhatian kepada anak-anak mereka dan menanamkan kepada mereka nilai dan tujuan pendidikan. Pendidikan menengah diselenggarakan selama 3 tahun. Sebaiknya.Pendidikan menengah merupakan lanjutan pendidikan dasar. Namun. barulah beberapa orang-tua menghubungi guru anak-anak mereka. Sekolah Tinggi. orang-tua perlu mengenal guru di sekolah dan menjalin hubungan yang baik dengan mereka. Madrasah Aliyah (MA) Contoh sekolah kejuruan: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pendidikan tinggi diselenggarakan bukan lagi di sekolah melainkan di perguruan tinggi. o Contoh: Akademi. Beberapa jenis pendidikan menengah juga telah mempersiapkan seseorang memiliki keterampilan tertentu untuk dipersiapkan langsung ke lapangan kerja. maka prestasi anak tersebut akan meningkat. Mereka juga berupaya mengetahui perkembangan anak mereka di sekolah. Universitas Kunci Pendidikan yang Baik Sekolah telah menyediakan serangkaian materi untuk mendidik seorang anak hingga dewasa termasuk perkembangan dirinya. Hadirilah pertemuan orang-tua . Berkomunikasilah dengan guru untuk perkembangan anak Anda. Madrasah Aliyah Kejuruan Pendidikan Tinggi Pendidikan tinggi merupakan lanjutan dari pendidikan menengah. Institut. Kunci menuju pendidikan yang baik adalah keterlibatan orang dewasa yaitu orang-tua yang penuh perhatian. Politeknik.

dengarkan guru tersebut dengan penuh respek. maka mereka akan menjadi manja dan tidak bertanggung . dan selidiki apa yang ia katakan. Bisa jadi mereka mulai menceritakan teman-temannya yang nakal yang mulai menawari rokok dan narkoba. Sungguh ideal jika orang-tua misalnya seorang ibu berada di rumah pada saat anak-anak di rumah.  Disiplin Jalankan disiplin dengan tegas namun dengan penuh kasih sayang. maupun problem lainnya. Internet dan bermain game dari anak-anak Anda. Jangan lupa jadwalkan waktu setiap hari untuk memeriksa pekerjaan rumah anak Anda. maka penjelasan dari guru bisa jadi mengungkap hal-hal yang disembunyikan anak Anda saat bersikap manis di rumah. Pada pertemuan ini. Kendalikan waktu menonton TV. Jika Anda selalu menuruti keinginan anak. Anda memiliki kesempatan untuk mengetahui prestasi akademis anak Anda serta perkembangan anak Anda di sekolah. Jika seorang guru mengatakan hal yang buruk mengenai anak Anda. ulangan. umumnya mereka cukup stres dengan beban pekerjaan rumah. Anda juga dapat menanyai guru-guru di sekolah mengenai prestasi. Seorang anak akan senang bercerita ketika pulang sekolah seraya mengeluarkan semua keluhan dan bebannya kepada orang-tua. Membacalah bersama-sama mereka.  Awasi kegiatan belajar di rumah Tunjukkan Anda berminat pada pendidikan anak Anda. Jika anak pulang sekolah. Jika seorang anak sering bermuka dua.murid dan guru yang diselenggarakan oleh sekolah. Anda bisa segera tanggap dengan hal tersebut jika Anda menyediakan waktu bagi anakanak Anda. Tetapi hal itu akan mengajar anak Anda rasa tanggung jawab yang mereka butuhkan agar berhasil di sekolah dan di kemudian hari dalam kehidupan. dan kehadiran anak di sekolah. Cobalah mulai memberikan anak Anda pekerjaan rumah tangga rutin setiap hari seperti membersihkan tempat tidur sendiri menurut jadwal yang spesifik.  Sediakan waktu untuk anak Selalu sediakan waktu yang cukup banyak bagi anak Anda. Apakah mereka mengerjakan tugas-tugas itu dengan benar dan baik? Seorang anak dapat bertanggung jawab mengerjakan tugas mereka di sekolah jika Anda telah mengajar mereka untuk mengerjakan tanggung jawab di rumah.  Ajari tanggung jawab Sekolah umumnya akan memberi banyak tugas untuk dipersiapkan anak di rumah dan di sekolah. sikap. Pelatihan di rumah seperti itu akan membutuhkan banyak upaya di pihak Anda karena perlu diawasi. Wajibkan diri Anda untuk mempelajari sesuatu bersama anak-anak Anda. Pastikan anak-anak Anda sudah mengerjakan pekerjaan rumah (PR) mereka.

Seorang pendidik.jawab.  Jadi teman terbaik Jadilah teman terbaik bagi anak Anda. Luangkan waktu untuk berbagi berbagai hal dengan mereka. juga mendatangkan pengaruh yang buruk terhadap kesanggupannya untuk berkonsentrasi. Lalu hindari makanan seperti junk food.  Kesehatan Jaga kesehatan anak Anda agar prestasi belajarnya tidak terganggu. Allah azza wa jalla berfirman. Pendidikan Anak Islam Pendidikan Anak : Pendidikan Anak Islam Pendidikan anak adalah perkara yang sangat penting di dalam Islam. Seorang anak membutuhkan semua teman yang matang yang bisa ia dapatkan. . karena selain menyebabkan problem obesitas. Kerja sama yang baik dengan para pendidik di sekolah juga dapat membantu melindungi anak Anda. Begitu pula dalam hadits-hadits Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam. Problem lain bisa muncul jika Anda terlalu memanjakan anak Anda seperti seks remaja. Di dalam Al-Quran kita dapati bagaimana Allah menceritakan petuah-petuah Luqman yang merupakan bentuk pendidikan bagi anak-anaknya. baik orangtua maupun guru hendaknya mengetahui betapa besarnya tanggung-jawab mereka di hadapan Allah „azza wa jalla terhadap pendidikan putra-putri islam. Sebagai orang-tua. Tentang perkara ini. Anak-anak yang kelelahan tidak dapat belajar dengan baik. narkoba. baik dari perintah maupun perbuatan beliau mendidik anak secara langsung. kita temui banyak juga bentuk-bentuk pendidikan terhadap anak. prestasi yang buruk. dan masalah lainnya. Anda dapat menghindari banyak problem dan kekhawatiran atas pendidikan anak Anda dengan mengingat bahwa kerja sama yang sukses dibangun di atas komunikasi yang baik. Buat jadwal tidur yang cukup untuk anak Anda.

Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam bersabda. seorang guru atau orang tua harus tahu apa saja yang harus diajarkan kepada seorang anak serta bagaimana metode yang telah dituntunkan oleh junjungan umat ini. Beberapa tuntunan tersebut antara lain: Menanamkan Tauhid dan Aqidah yang Benar kepada Anak Suatu hal yang tidak bisa dipungkiri bahwa tauhid merupakan landasan Islam. dan mengampuni yang lebih ringan daripada itu bagi orang-orang yang Allah kehendaki” (An. Sebaliknya. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu”. Rasulullah Muhammad shallallahu „alaihi wasallam. Allah subhanahu wa ta‟ala berfirman: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik. di dalam Al-Quran pula Allah kisahkan nasehat Luqman kepada anaknya. “Setiap di antara kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban” Untuk itu -tidak bisa tidak-. Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar”. “Hai anakku. maka dia akan mendapatkan keselamatan di dunia dan akhirat.Nisa: 48) Oleh karena itu.(Luqman: 13) . tanpa tauhid dia pasti terjatuh ke dalam kesyirikan dan akan menemui kecelakaan di dunia serta kekekalan di dalam adzab neraka. Apabila seseorang benar tauhidnya. Salah satunya berbunyi. janganlah kamu mempersekutukan Allah.“Hai orang-orang yang beriman. (At-Tahrim: 6) Dan di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim.

Beliau bertanya pula. Budak tersebut menjawab.Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam sendiri telah memberikan contoh penanaman aqidah yang kokoh ini ketika beliau mengajari anak paman beliau. “Dimana Allah?”. Adapun dari hadits. Padahal dalil-dalil menunjukkan bahwa Allah itu berada di atas arsy. kalaupun seluruh umat (jin dan manusia)berkumpul untuk mencelakakan kamu. “Pada suatu hari aku pernah berboncengan di belakang Nabi (di atas kendaraan). Ketahuilah. minta tolonglah kepada Allah. kecuali jika itu telah ditetapkan Allah (akan bermanfaat bagimu). “Siapa aku?” budak . aku akan mengajari engkau beberapa kalimat: Jagalah Allah. Jika engkau meminta tolong. karena banyak kaum muslimin yang salah dalam perkara ini. niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah. mohonlah kepada Allah. Termasuk aqidah yang perlu ditanamkan kepada anak sejak dini adalah tentang di mana Allah berada. Ini sangat penting. Jika engkau memohon. Sebagian lagi mengatakan bahwa Allah ada di hati kita. kecuali jika itu telah ditetapkan Allah (akan sampai dan mencelakakanmu). tidak akan bermanfaat hal itu bagimu. Dalilnya antara lain. Perkara-perkara yang diajarkan oleh Rasulllah shallallahu „alaihi wasallam kepada Ibnu Abbas di atas adalah perkara tauhid. “Allah di langit”. Sebagian mengatakan bahwa Allah ada dimana-mana. dan beragam pendapat lainnya. Ibnu Abbas bercerita. beliau berkata kepadaku: “Wahai anak. Pena telah diangkat. “Ar-Rahman beristiwa di atas „Arsy” (Thaha: 5) Makna istiwa adalah tinggi dan meninggi sebagaimana di dalam riwayat Al-Bukhari dari tabi‟in. dan telah kering lembaran-lembaran”. tidak akan mampu mencelakakanmu sedikitpun. Ketahuilah. kalaupun seluruh umat (jin dan manusia) berkumpul untuk memberikan satu pemberian yang bermanfaat kepadamu. Abdullah bin Abbas radhiyallahu „anhuma dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam At-Tirmidzi dengan sanad yang hasan. Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam bertanya kepada seorang budak wanita. yaitu di atas langit. niscaya engkau akan dapati Allah di hadapanmu.

“Bebaskan dia. Lihat Shahih Shahihil Jami‟ karya Al-Albani). Bila mereka telah bisa menjaga ketertiban dalam shalat. . Begitu pula dengan doa dan dzikir sehari-hari. maka ajak pula mereka untuk menghadiri shalat berjama‟ah di masjid. shalat. dan pukullah mereka ketika mereka berusia sepuluh tahun (bila tidak mau shalat-pen)” (Shahih. Hendaknya mereka mulai menghapalkannya. Dan menyediakan guru khusus bagi mereka yang mengajari tajwid. karena sesungguhnya dia adalah wanita mu‟minah”. “Ajarilah anak-anak kalian untuk shalat ketika mereka berusia tujuh tahun.itu menjawab. Mengajarkan Al-Quran. seperti doa ketika makan. Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam bersabda. mengucapkan basmalah sebelum makan. mereka sudah terbiasa dengan ibadah-ibadah tersebut. Muslim dan Abu Daud). Al-Bukhari). (HR. puasa serta beragam ibadah lainnya. mengucapkan salam. “Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat” (HR. dll. Dengan melatih mereka dari dini. Mulai dari tata cara bersuci. “Engkau Rasulullah”. Hadits serta Doa dan Dzikir yang Ringan kepada Anak-anak Dimulai dengan surat Al-Fathihah dan surat-surat yang pendek serta doa tahiyat untuk shalat. menjaga kebersihan. Mengajari Anak untuk Melaksanakan Ibadah Hendaknya sejak kecil putra-putri kita diajarkan bagaimana beribadah dengan benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam. Rasulllah kemudian bersabda. keluar masuk WC dan lain-lain. menghapal Al-Quran serta hadits. Mendidik Anak dengan Berbagai Adab dan Akhlaq yang Mulia Ajarilah anak dengan berbagai adab Islami seperti makan dengan tangan kanan. insya Allah ketika dewasa.

khamr dan al-ma‟azif (alat-alat musik)”. mengenakan sutra asli (bagi laki-laki. Muslim). “Lonceng itu serulingnya syaithan”. minum khamar dan musik sebagai perkara yang halal. Al-Bukhari dan Abu Daud). gendang. serta beragam akhlaq lainnya. padahal perkara tersebut adalah haram. karena Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam bersabda. zhalim. mengambil hak orang lain. Tanamkan kepada mereka akhlaq-akhlaq mulia seperti berkata dan bersikap jujur. mencuri. sehingga mereka membiarkan anak-anak bermain-main dengannya. judi. Adapun tentang gambar. . seruling. durhaka kepada orang tua dan segenap perbuatan haram lainnya. rebana dan yang lainnya. dan memuji-mujinya sebagai cara belajar yang baik! Padahal Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam pernah bersabda tentang musik.). (Shahih. berbakti kepada orang tua. Melarang Anak dari Berbagai Perbuatan yang Diharamkan Hendaknya anak sedini mungkin diperingatkan dari beragam perbuatan yang tidak baik atau bahkan diharamkan. “Sungguh akan ada dari umatku yang menghalalkan zina. dermawan. Maknanya: Akan datang dari muslimin kaum-kaum yang meyakini bahwa perzinahan. Termasuk ke dalam permasalahan ini adalah musik dan gambar makhluk bernyawa. pent. sutra. minum khamr. Banyak orangtua dan guru yang tidak mengetahui keharaman dua perkara ini. menghormati yang lebih tua dan sayang kepada yang lebih muda.Begitu pula dengan akhlak. Bahkan lonceng juga. Bahkan lebih dari itu –kita berlindung kepada Allah-. (HR. HR. sebagian mereka menjadikan dua perkara ini sebagai metode pembelajaran bagi anak. guru terbaik umat ini (Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam) telah bersabda. drum. Dan al-ma‟azif adalah setiap alat yang bernada dan bersuara teratur seperti kecapi. seperti merokok.

Membiasakan Anak dengan Pakaian yang Syar’i . Oleh karena itu hendaknya kita melarang anak-anak kita dari menggambar mahkluk hidup. mobil. Mereka akan ditolong dengan seizin Allah. dan sahabat-sahabat beliau seperti Abu Bakr. maka kelak Allah akan jadikan pada setiap gambar-gambarnya menjadi hidup. horor serta menakuti mereka dengan gelap. Dan tidak boleh menakut-nakuti mereka dengan cerita-cerita bohong.” (HR. Tanamkan pula kepada mereka kebencian kepada orang-orang kafir. Tanamkan bahwa kaum muslimin akan membebaskan Al-Quds ketika mereka mau kembali mempelajari Islam dan berjihad di jalan Allah. kemudian gambar-gambar itu akan mengadzab dia di neraka jahannam”(HR. Menanamkan Cinta Jihad serta Keberanian Bacakanlah kepada mereka kisah-kisah keberanian Nabi dan para sahabatnya dalam peperangan untuk menegakkan Islam agar mereka mengetahui bahwa beliau adalah sosok yang pemberani.“Seluruh tukang gambar (mahluk hidup) di neraka. Utsman. Adapun gambar pemandangan. Didiklah mereka agar berani beramar ma‟ruf nahi munkar. pesawat dan yang semacamnya maka ini tidaklah mengapa selama tidak ada gambar makhluk hidupnya. “Sesungguhnya orang-orang yang paling keras siksanya di sisi Allah pada hari kiamat adalah para tukang gambar. Ali dan Muawiyah telah membebaskan negeri-negeri. Muslim). Umar. dan hendaknya mereka tidaklah takut melainkan hanya kepada Allah. Muslim).

Hendaknya para orang tua dan pendidik bisa merealisasikannya dalam pendidikan mereka terhadap anak-anak. HR. Secara simultan hal itu juga harus ditopang oleh lingkungan. Peran orangtua sangatlah vital. Padahal agama memberikan panduan lengkap mendidik anak. sebagai teladan paripurna. Yaitu cara-cara mendidik anak yang dilakukan oleh Rasululah Nabi Muhammad SAW. Setiap orang tua pastinya menginginkan anaknya menjadi insan yang shaleh dan berpendidikan. “Barangsiapa yang meniru sebuah kaum. Anak ibarat kertas putih. Dan hal yang paling penting adalah keteladanan dalam melakukan hal-hal yang utama. lewat tulisan ini saya akan memberikan gambaran jelas tentang cara mendidik anak ala Rasullulah SAW. telah memberikan tuntunan bagaimana mendidik dan mempersiapkan anak. biasakanlah agar mereka mengenakan kerudung penutup kepala sehingga ketika dewasa mereka akan mudah untuk mengenakan jilbab yang syar‟i. Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam bersabda. . yang menjadi permasalahannya adalah "Bagaimana cara Rasulullah mendidik anaknya agar menjadi baik dan benar???". yang bisa ditulis dengan tulisan apa saja. untuk selalu bersabar. menasehati putra-putri Islam dengan lembut dan penuh kasih sayang. Karena melalui orangtualah. Banyak orangtua yang tidak begitu memperhatikan pendidikan agama pada anak-anaknya sehingga mereka hidup tanpa tuntunan. Rasulullah SAW adalah teladan umat muslim sedunia yang merupakan insan yang paling sempurna akhlaknya. Nah. bahkan ketat dan menunjukkan aurat. Inilah yang harus dilakukan orangtua. Abu Daud) Untuk anak-anak perempuan.Hendaknya anak-anak dibiasakan menggunakan pakaian sesuai dengan jenis kelaminnya. dan masyarakat. pergaulan. Anak laki-laki menggunakan pakaian laki-laki dan anak perempuan menggunakan pakaian perempuan. tapi yang lebih penting adalah memberikan contoh konkret. apalagi sampai mengumbar-umbar kesalahan mereka. maka dia termasuk mereka. Semoga menjadi Kisah teladan yang bermanfaat bagi kita semua. anak akan menjadi manusia yang baik atau tidak. Jangan membentak atau mencela mereka.Rasulullah SAW. Bukan hanya memerintah dan menyalahkan. Demikianlah beberapa tuntunan dari Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam dalam mendidik anak. Tentang hal ini. Jauhkan anak-anak dari model-model pakaian barat yang tidak syar‟i. Berikut ini merupakan salah satu contoh yang mungkin bisa menjadi teladan buat kita semua. Dan hendaknya pula mereka ingat. Sehingga dikatakan bahwa beliau Rasul adalah al-Qur'an berjalan.” (Shahih.

Semua itu dilakukan dengan bantuan lembaga-lembaga pendidikan Islam di dalam masyarakat tempat ia tinggal. Yang harus diperhatikan dan sangat penting dalam kehidupan anak yaitu pendidikan aqidah. Rasulullah SAW bersabda. “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan. pendidikan ibadah. membangun silaturahim. dunia akhirat. ikhlas. dan . suci diri. Sebagaimana firman Allah SWT. adil. tawadhu. amanah. dan pendidikan akhlaq. Dan lembaga pendidikan Islam paling dini adalah orangtua dan keluarga. dan pemaaf. teladan yang paripurna. Mengikuti jejak langkah Rasulullah SAW dalam memiliki nilai moral yang tinggi dan menjadikannya contoh utama dalam kehidupan ini. Keluarga juga bertanggung jawab untuk membekali anak dengan nilai-nilai pendidikan sosial yang baik. Setiap anak muslim hendaknya diajari untuk selalu berakhlaq baik. menepati janji. sebagai lembaga pendidikan yang berperan membekali individu dengan keterampilan-keterampilan yang harus dimiliki dalam kehidupan ini. saling menasihati. seperti sikap ihsan. Dalam hal ini Rasulullah SAW adalah contoh yang paling baik. Ihsan mempunyai beberapa pengertian: Bersungguh sungguh dalam belajar dan profesional dalam bekerja. kemunkaran. Dan akhlaq yang baik diperoleh dengan berjuang untuk menyucikan jiwa.Pendidikan Islam benar-benar telah memfokuskan perhatian pada pengkaderan individu dan pembentukan kepribadian secara Islami.” (HR Al-Bukhari). Juga sekolah. Seorang anak menjalankan seluruh kehidupannya di dalam lingkungan keluarga. jujur. • Ihsan Ihsan adalah perbuatan manusia dalam melaksanakan seluruh ibadahnya secara baik dan menjalankannya secara benar. Allah SWT berfirman. Akhlaq yang baik merupakan fondasi dasar dalam ajaran Islam. Membalas keburukan orang-orang yang berlaku salah dengan kebaikan atau menerima permintaan maaf dari mereka. sebagai lembaga agama yang berperan mendidik individu dalam meningkatkan kualitas iman kepada Allah SWT dan menumbuhkan perilaku baik di dalam dirinya. mendahulukan kepentingan orang lain. mengarahkannya untuk berbuat . “Aku diutus untuk menyempurnakan akhlaq. dan Allah melarang dari perbuatan keji. maka keluarga sangat bertanggung jawab dalam mengajari anak tentang berbagai macam perilaku Islami.” (QS Al Qalam:4). Oleh karena itu perbuatan ibadah tidak lain merupakan sarana untuk mencapai akhlaq yang baik. dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa dan maksiat. Dan itu juga ditopang dengan contoh yang mereka temukan di dalam keluarga dan lingkungan. malu. Sangat penting diajarkan kepada anak bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang mempunyai akhlaq yang mulia. Menjauhkan diri dari perilaku balas dendam dan memendam amarah (Setiap anak didik harus belajar memaafkan orang lain dan memberikan nasihat yang baik dengan penuh hikmah). lalu pendidikan rukun iman. Selain itu juga masjid. memberi kepada kaum kerabat. yang berperan sebagai madrasah pertama dalam kehidupan individu. “Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung. Perbuatan ihsan juga terdapat dalam bentuk interaksi dengan siapa pun makhluk Allah SWT. sabar.

Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. baik dalam melaksanakan pekerjaannya maupun proses belajarnya. Semua itu harus mereka laksanakan dengan ikhlas. “Hai orang-orang yang beriman. atau hanya mendapatkan pujian dari orang-orang. sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaknya salah seorang di antara kalian mempertajam mata pisaunya dalam membunuh binatang sembelihannya. demi mendapatkan ridha Allah SWT.” (QS Az-Zumar: 10). “Sesugguhnya hanya orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas. “orang yang terpercaya”. baik dalam melaksanakan ibadah maupun muamalah. riya’. bunuhlah dengan cara yang baik. “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan berbuat balk dalam berbagai hal.” (HR Muslim). Sikap amanah dalam dunia ilmu pengetahuan berarti belajar dengan tekun dan rajin. dan janganlah kalian mengkhianati orang yang mengkhianatimu. begitu pula dengan hamba-hamba Allah yang shalih. Allah SWT berfirman.” (OS AnNahl: 90). • Sabar Seorang anak harus belajar bahwa kesabaran adalah mendapatkan sesuatu yang tidak disenangi dengan jiwa yang lapang dan bukan dengan kemarahan atau keluhan. Oleh karena itu seorang mualim yang sabar akan menerima hal buruk dan siksaan terhadap dirinya dengan sikap yang tetap sabar. Itu karena para rasul memang memiliki sikap amanah.” (QS Ali Imran: 200). “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya. dan seandainya kalian menyembelih. • Ikhlas Seorang anak harus diajari untuk berbuat ikhlas. masyarakat Jahiliyah yang hidup di sekitar Rasulullah SAW selalu menjuluki beliau dengan kata-kata Al-Amin. Seandainya kalian membunuh. Pada ayat yang lain Allah SWT berfirman. Sikap sabar dapat termanifestasi melalui sikap. serta menjauhkan diri dari perbuatan dosa dan maksiat.” Rasulullah SAW bersabda. “Jadilah kalian orang yang amanah bagi orang orang yang telah mempercayaimu. dan tetaplah bersiap siaga di perbatasan negerimu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung. sedangkan sikap amanah dalam berinteraksi dengan sesama manusia adalah dengan menjaga rahasia-rahasia mereka. bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu. . Allah SWT berfirman dalam surah An-Nisa.permusuhan.” (HR Daraquthni). Jangan sampai perbuatan tersebut dilandaskan pada sifat munafik. Rasulullah SAW juga bersabda. Sebelum Rasulullah SAW menjadi nabi. • Amanah Amanah adalah menyampaikan hak hak kepada orang yang memilikinya tanpa mengulur-ulur waktu.

“Hendaknya kalian berlaku jujur. Karena kebohongan akan menyeret seseorang pada dosa. Dan hendaknya kalian menjauhkan diri dari sifat bohong. dan dosa akan mengantar manusia ke pintu neraka. baik dalam bentuk perkataan maupun perbuatan. mahkota. Apabila mendapatkan kebahagiaan. Sifat jujur akan mendatangkan keberkahan dalam rizqi serta dapat membantu seseorang mualim untuk meraih nurani yang tenteram dan jiwa yang damai.” (HR Muslim). seorang mualim hendaklah berlaku jujur. Rasulullah SAW juga tidak pernah membedakan diri beliau dengan para sahabat beliau sehingga beliau pun mengerjakanapa yang para sahabat kerjakan. dan mereka sedikit pun tidak mengubah janjinya. beliau sangat tidak suka orang-orang memberikan pujian kepada beliau atau berdiri untuk memberi penghormatan kepada beliau. Seorang anak hendaknya diajarkan untuk memiliki sifat jujur. Rasulullah SAW bersabda. maka di antara mereka ada yang gugur.” (HR Muslim). dan memulai untuk mengucapkan salam atau menjabat tangan para sahabat terlebih dahulu. di sisi Allah akan tercatat sebagai pembohong. mengagung-agungkan diri. Allah SWT berfirman dalam AlQuran. mendatangi mereka. dan perbuatan baik akan membawa seseorang kepada surga. Tidak hanya itu. baik di dalam perkataan maupun perbuatannya. karena sifat bohong adalah satu ciri orang munafik. sehingga setiap ucapan yang keluar dari mulutnya sesuai dengan realitas yang ada.Rasulullah SAW bersabda. Rasulullah pun terbiasa bercanda dengan para sahabat. . “Betapa menakjubkannya perkara orang-orang beriman. “Di antara orang-orang mukmin itu ada orang yang menepati apa yang mereka janjikan kepada Allah. Jalinlah hubungan dengan fakir miskin. Karena kejujuran akan menunjukkan seseorang pada perbuatan baik. Dan di antara mereka ada pula yang menunggu-nunggu.hanya untuk mengharapkan ridha Allah SWT. segala perkara mereka baik. Tidak berbohong di hadapan orang lain. karena doa mereka mustajab. Usahakan untuk menjauhkan diri dari sikap angkuh. • Tawadhu’ Seorang anak hendaknya diajari bahwa tawadhu’ atau rendah hati hanya dapat dicapai dengan menjauhkan diri dari sifat sombong di hadapan hamba Allah yang lain. Dan bergaullah dengan baik dengan siapa saja. bermain dengan putra-putra mereka. ia akan bersabar dan hal itu adalah yang terbaik bagi dirinya. baik dengan memperlihatkan harta. Seseorang yang memiliki sifat jujur dan terus mempertahankan kejujurannya. di sisi Allah akan tercatat sebagai orang yang jujur. dan hal itu tidak didapatkan kecuali oleh orang beriman. muamalah. Jangan suka dengan puji-pujian yang berlebihan atau penghormatan di luar batas. Begitu pula apabila ditimpa kesedihan. • Jujur Dalam menjalankan ibadah.” (QS AlAhzab: 23). Seseorang yang berbuat bohong dan masih terus melakukan kebohongan. maupun ilmu pengetahuan. Salah satu sikap tawadhu’ Rasulullah SAW. ia akan bersyukur dan itu adalah hal yang terbaik bagi dirinya.

Sikap malu akan mencegah seorang mualim untuk melakukan perbuatan dosa. para rasul.Allah SWT berfirman dalam surah Al Furqan: 63. “Agama adalah sebuah nasihat. dan seluruh kaum mualimin. dan apabila orang-orang keselamatan. wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab. yang dapat mendekatkannya pada kebaikan dan menjauhkan dari keburukan. maka ia tidak memiliki keimanan. “Bagi siapa. • Saling Menasihati Seorang anak hendaknya diajari bahwa nasihat adalah perkataan yang tulus.” (HR Muslim). Rasulullah SAW bersabda.” (HR Bukhari Muslim). Karena nasihat dapat melepaskan seseorang dari api neraka. Allah SWT berfirman. mereka mengucapkan kata-kata yang mengandung . Selain itu juga akan menjadikan seorang mualim untuk berbicara benar dalam berbagai kondisi.” (QS An-Nahl: 90).” (QS Al-Qashash: 83). sehingga beliau tidak pernah berbicara kecuali yang baik-baik saja.” Begitu juga dalam firman lainnya. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan aural shalih dan nasih-menasihati supaya menetapi kesabaran. Maka seorang mualim hendaknya memberikan nasihat kepada mualim lainnya.” Rasulullah SAW juga bersabda. Rasulullah SAW adalah orang yang. yang mana seseorang menempatkan sesuatu pada tempatnya. “Bagi (milik) Allah. Dan kesudahan yang baik itu adalah untuk orang-orang yang bertaqwa. “Dan hamba-hamba yang baik dari Tuhan. Allah SWT berfirman dalam surah Al-Ashy ayat 3. Sering memberi nasihat juga bagian dari akhlaq para nabi dan rasul. jahil menyapa mereka. “Demi masa. la haruslah menjunjung tinggi sifat kebenaran dan membela mereka yang terzhalimi. Yang Maha Penyayang. • Malu Seorang anak hendaknya diajari bahwa malu adalah bagian dari iman.” Para sahabat bertanya. “Sesungguhnya Allah SWT menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan…. “Negeri akhirat itu Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di muka bumi.sangat pemalu. adalah orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati. terlepas dari maksudmaksud tertentu ataupun hawa nafsu. sesungguhnya manusia itu benarbenar berada dalam kerugian. “Barang siapa tidak memiliki rasa malu. • Adil Seorang anak haruslah diajari bahwa keadilan adalah sifat utama.

“Dan orangorang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.Rasulullah SAW bersabda. silaturahim juga dapat termanifestasi melalui menjenguk orang yang sakit. Kalau ia tidak mampu menepatinya. tetapi apabila ada orang lemah yang mencuri. • Mendahulukan Kepentingan Orang Lain Ikhlas berkorban dan mendahulukan kepentingan orang lain termasuk dalam perbuatan-perbuatan yang utama dalam ajaran Islam. ajarkan pula untuk minta maaf. menyambut kedatangan para tetangga dengan suka cita. dan Allah SWT menyukai hal itu. “Dan penuhilah janji. perbuatan tersebut juga akan melahirkan kemurkaan Allah. Semua itu dilakukan untuk mempererat ikatan hubungan di antara keluarga dan untuk menumbuhkan rasa cinta di antara manusia. Dan mulailah mendahulukan kepentingan orang lain.” (HR Al-Bukhari). . karena perbuatan itu hanya akan menghilangkan kepercayaan dan rasa hormat. mereka menerapkan hukum kepadanya. Tidak hanya itu. berkorban demi kepentingan mereka. Oleh karena itu marilah bersegera melaksanakan perbuatan wajib demi mendapat ridha Allah SWT tanpa harus menunggu ucapan terima kasih. Allah SWT berfirman. mereka akan membiarkannya. serta menyambut kedatangan mereka dengan suka cita. “Orang orang sebelum kalian telah hancur.” (QS Ar-Ra’d: 21). Di samping itu juga menjaga hak-hak para tetangga dan orangorang lemah. Silaturahim juga dapat diartikan sebagai mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui cara mengikatkan tali kekeluargaan. Sikap ini terimplementasi dalam bentuk mencintai orang lain. • Menepati Janji Tanamkan rasa percaya kepada anak bahwa menepati janji yang telah dibuatnya merupakan salah satu tanda orang beriman.” (QS Al-Isra: 34). karena sifat itu dapat membebaskan seorang mualim dari sifat egois. Allah SWT berfirman. dan memiliki keyakinan bahwa ikatan persaudaraan dalam Islam dan mendahulukan kepentingan sesama saudara mualim merupakan akhlaq mulia. Menyalahi janji termasuk dalam kategori perbuatan hina. • Membangun Silaturahim Silaturahim adalah berbakti dan berbuat baik kepada orangtua serta kaum kerabat. karena apabila mereka yang terhormat mencuri. sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungjawabannya. Tidak hanya itu. melayani kebutuhan kaum mualimin. dan menampakkan wajah senang ketika bertatap muka dengan mereka. dan membantu meringankan beban mereka. Yang termasuk dalam bagian silaturahim adalah berlaku baik dan sopan ketika bertemu dengan kaum kerabat.

” (QS Al-Hasyir: 9). “Dan mereka mengutamakan (orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri. basuhlah mukamu dan tanganmu sampai siku. sekalipun mereka memerlukan spa yang mereka berikan itu.” (QS AI-Maidah: 6). karena ketika menghadap Allah SWT seseorang diharuskan bersuci. mereka itulah orang yang beruntung. apabila kamu hendak mengerjakan shalat. dan tempat tinggal masingmasing. maka tidak akan dikasihi. pakaian. Islam sangat menganjurkan kepada setiap individu mualim agar selalu menjaga kebersihan badan. • Pemaaf Sifat utama lain yang kita ajarkan kepada anak-anak adalah murah hati. • Pengetahuan ihwal Akhlaq yang Buruk Kita juga harus memberi tahu kepada anak-anak kita ihwal akhlaq yang buruk. “Hai orang-orang yang beriman. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. apalagi mencela mereka. Rasulullah SAW bersabda.” (QS Al-Salad 17). Seorang mualim hendaknya menyucikan diri dari najis dan kotoran yang menempel pada pakaian atau badan. “Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan sating berpesan untuk berkasih sayang…. Allah SWT berfirman. Marilah kita membiasakan diri untuk meminta maaf kepada orang lain. Rasulullah SAW bersabda. Tidak merendahkan atau menyakiti. .” Mari kita ajarkan kepada anak-anak kita untuk berkasih sayang dengan sesama. Sikap keras hanya akan memisahkan hati dan menumbuhkan kebencian. memberikan pertolongan dan manfaat untuk sesama dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai suri tauladan. “Barang siapa tidak mengasihi. Hendaklah kita selalu bersikap lemah lembut kepada makhluk Allah yang lain. Diharapkan dengan pengetahuan itu anak-anak bisa menghindar dari hal tersebut. dan berani karena benar.Allah SWT berfirman. “Tidaklah beriman seseorang sebelum mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri. Ajaran Islam menganjurkan mempergunakan pakaian yang bersih dan yang terbaik untuk bersujud menghadap Allah SWT. • Suci Diri Islam adalah agama yang mengajarkan kebersihan. Kasih sayang akan mendatangkan cinta dan menyatukan hati. dan jika kamu junub.” (HR Bukhari Muslim). dan basuhlah kakimu sampai dengan kedua mata kaki. pemaaf. dan sapulah kepalamu. mandilah. Allah SWT berfirman. terutama kepada orang-orang lemah dan tertindas.

isyarat. pemalas.Sifat yang jelek itu seperti ghibah atau ngerumpi. . tamak. Itulah tadi salah satu contoh kisah teladan Cara mendidik Anak Ala Rasulullah dan jawaban Bagaimana cara Rasulullah mendidik anaknya agar menjadi baik dan benar? yang akan sangat baik bila kita mengambil nilai-nilai positif dari kisah tersebut. bohong. Semoga dapat bermanfaat positif bagi anda yang Kisah Teladan ini. Mereka yang berakhlaq baik biasanya hatinya akan dicondongkan kepada ajaran agama. marah. Anak-anak yang tumbuh di tengah keluarga yang istiqamah mengerjakan perintah Allah SWT dan menghindari larangan-Nya insya Allah akan selalu dituntun-Nya dalam pendidikan dan kasih sayang-Nya. Kemudian namimah. hasad. Akhlaq tercela lainnya seperti riya’. yakni membicarakan keburukan-keburukan saudaranya sesama mualim dan orang yang dibicarakan itu tidak ada di hadapannya. dan selalu melakukan evaluasi diri. sombong. ucapan keji. Perbuatan ghibah itu bisa dalam bentuk perkataan. perbuatan. kikir. penyindir. ataupun sindiran. yaitu perbuatan seseorang yang menukil perkataan seseorang dan kemudian menyampaikannya kepada orang lain dengan tujuan mengobarkan api permusuhan di antara kedua orang tersebut. Mudah bagi mereka menerima nasihat.