PENGGABUNGAN USAHA, LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI, INVESTASI PERUSAHAAN ASOSIASI, SPECIAL PURPOSE ENTITIES (SPE

)

I. PENGGABUNGAN USAHA 1.1. Pengertian Penggabungan Usaha Penggabungan Usaha adalah penyatuan entitas-entitas usaha. Penggabungan entitas usaha yang terpisah adalah suatu alternatif perluasan secara internal melalui akuisisi atau pengembangan kekayaan perusahaan secara bertahap, dan seringkali memberikan manfaat bagi semua entitas yang bersatu dan pemiliknya. Dunia usaha semakin lama semakin berkembang dan persaingan dalam jenis produk, mutu produk, maupun pemasarannya semakin ramai dan ketat sehingga seringkali timbul persaingan yang tidak sehat dan saling mengalahkan. Untuk mengatasi adanya saling merugikan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain, perlu kiranya diadakan suatu bentuk kerja sama yang saling menguntungkan. Salah satu bentuk kerjasama yang dapat ditempuh adalah dengan melalui penggabungan usaha antara dua atau lebih perusahaan dengan perusahaan yang lain baik yang sejenis maupun yang tidak sejenis. Berdasarkan pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) No. 22 paragraf 08 tahun 1999: ”Penggabungan usaha (business combination) adalah pernyataan dua atau lebih perusahaan yang terpisah menjadi satu entitas ekonomi karena satu perusahaan menyatu dengan (uniting wiith) perusahaan lain atau memperoleh kendali (control) atas aktiva dan operasi perusahaan lain” Dalam PSAk No 22 tidak dikenal istilah peleburan, dan dapat disimpulkan peleburan dapat digolongkan ke dalam penggabungan usaha. Sementara istilah penggambil alihan, dalam PSAK No.22 paragraf 8 dikenal denan akuisisi yang di definisikan “ suatu penggabungan usaha dimana salah satu perusahaan yaitu pengakuisisi memperoleh kendalai
Penggabungan Usaha, Laporan Keuangan Konsolidasi, Investasi Perusahaan Asosiasi, Special Purpose Entities Page 1

atas aktiva neto dan operasi perusahaan yang di akuisis dengan memberikan mengeluarkan. Internasional financial Reporting Standart (IFRS) No.3 “Business Combination” Paragraf 4 memberikan definis yang lebi specifik dengan menjelaskan penggabungan usaha sebagai berikut: “A business combinations is the bringing together of separate entities or business in to one reporting entity. The result of nearly all business combination is that one entity, the acquirer, obtains control of one or more other business, the acquiree. If an entity obtaines control of one or more other entities that are not busineses, the bringing together of those busineses is not a business combination”. IFRS No.3 menjelaskan bahwa penggabungan usaha adalah penggabungan entitas-entitas dan bisnis bisnis terpisah kedalam suatu entitas pelapor dan hampir semua penggabungan usaha bertujuan agar suatu entitas (pengakuisisi) dapat mengendalikan entitas lain (perusahaan yang di akuisisi) . Dengan demikian, penggabungan usaha dapat menyebabkan suatu hubungan induk dan anak perusahaan atau pembelian aktiva bersih yang menghasilkan goowil. Sifat Penggabungan Usaha  Horizontal integration Adalah penggabungan perusahaan-perusahaan dalam lini usaha atau pasar yang sama, misalnya perusahaan consumer product bergabung dengan perusahaan consumer product juga.  Vertical integration Adalah penggabungan dua atau lebih perusahaan dengan operasi yang berbeda, secara berturut-turut, tahapan produksi dan atau distribusi yang sama, misalnya Merck & Co salah satu produsen obat terbesar, mengakuisisi Medco Containment Services, Inc, distributor obat-obatan dokter. Penggabungan usaha secara integrasi vertikal ini diharapkan dapat mengurangi biaya pengiriman obat-obatan ke pasar  Conglomeration
Penggabungan Usaha, Laporan Keuangan Konsolidasi, Investasi Perusahaan Asosiasi, Special Purpose Entities Page 2

aktiva

tertentu,

mengakui

suatu

kewajiban

atau

Adalah penggabungan perusahaan-perusahaan dengan produk dan atau jasa yang tidak saling berhubungan dan bermacam-macam. Suatu perusahaan melakan diversifikasi untuk mengurangi risiko yang ada pada lini usaha tertentu, atau untuk mengimbangi perubahan penghasilan, seperti kegunaan akuisisi pada perusahaan manufaktur.
1.2

Alasan-Alasan Penggabungan Usaha Jika perluasan adalah sasaran utama dari perusahaan, mengapa

usaha diperluas melalui penggabungan dan bukan dengan melakukan konstruksi fasilitas-fasilitas baru? Beberapa alasan yang mungkin untuk memilih penggabungan usaha sebagai alat perluasan adalah:  Manfaat Biaya (Cost Adventage). Seringkali lebih murah bagi perusahaan untuk memperoleh fasilitas yang dibutuhkan melalui pengembangan. Hal ini benar, terutama pada periode inflasi.  Risiko Lebih Rendah (Lower Risk). Membeli lini produk dan pasar yang telah didirikan biasanya lebih kecil risikonya dibandingkan dengan mengembangkan produk baru dan pasarnya. Penggabungan usaha kurang berisiko terutama ketika tujuannya adalah diversifikasi.  Penundaan Operasi Pengurangan (Fewer Operating Delays). Fasilitas-fasilitas pabrik yang diperoleh melalui penggabungan usaha dapat diharapkan untuk segera beroperasi dan memenuhi peraturan yang berhubungan dengan lingkungan dan peraturan pemerintah yang lainnya.  Mencegah Pengambilalihan (Avoidance of Takeovers). Beberapa perusahaan bergabung untuk mencegah pengakuisisian diantara mereka. Karena perusahaan-perusahaan yang lebih kecil cenderung lebih mudah diserang untuk diambilalih, beberapa di antara mereka memakai strategi pembeli yang agresif sebagai pertahanan terbaik melawan usaha pengambilalihan oleh perusahaan lain. Perusahaan-perusahaan dengan rasio hutang-terhadap ekuitas yang tinggi biasanya bukan merupakan calon pengambilalih yang menarik.
Penggabungan Usaha, Laporan Keuangan Konsolidasi, Investasi Perusahaan Asosiasi, Special Purpose Entities Page 3

• Penggabungan vertikal. • Penggabungan ini merupakan konglomerat. terdapat tiga bentuk penggabungan usaha sebagai berikut : • Penggabungan horisontal. Penggabungan konglomerat perusahaan-perusahaan memiliki usaha yang berlainan misalnya perusahaan angkutan Penggabungan Usaha. yaitu penggabungan perusahaan yang sebelumnya. Pada umumnya dasar dibentuknya penggabungan usaha ini adalah untuk menghindari adanya persaingan diantara perusahaan yang sejenis dan meningkatkan efisiensi diantara perusahaanperusahaan yang bersangkutan tersebut. misalnya suatu perusahaan lain yang kemudian pemasok (supplier) bahan baku perusahaan lain yang kemudian bergabung agar dapat terjaga adanya kepastian bahan baku dan kontinuitas produksi. Penggabungan usaha melibatkan penggabungan sumber daya tidak berwujud maupun berwujud. Bank menggunakan penggabungan sebagai suatu cara untuk mencegah pengambilalihan oleh bank asing.Dalam industri perbankan. keduanya mempunyai hubungan yang saling menguntungkan. Special Purpose Entities Page 4 . bank-bank yang independent mengakuisisi bank-bank tetangganya untuk memperluas pangsa pasar (market share) dan berkembang menjadi bank regional. 1. contohnya. Investasi Perusahaan Asosiasi. gabungan yaitu dari merupakan kombinasi dari yang penggabungan horisontal dan vertikal. Ditinjau dari bentuk penggabungannya. Laporan Keuangan Konsolidasi.  Akuisisi Harta Tidak Berwujud (Acquisition of Intangible Assets). antara lain sebagai berikut : 1.3 Bentuk Penggabungan Usaha Adapun bentuk-bentuk penggabungan usaha menurut Arifin S (2002 : 240-241) dapat dibedakan ke dalam beberapa golongan. yaitu penggabungan perusahaanperusahaan yang sejenis yang menjadi satu perusahaan yang lebih besar.

Sedangkan dari segi hukumnya. Perusahaan yang dikuasai tersebut tidak kehilangan status hukumnya dan masih beroperasi sebagaimana perusahaan lainnya. yaitu penggabungan usaha dengan cara satu perusahaan bergabung dengan perusahaan lain membentuk satu perusahaan baru. yaitu penggabungan usaha dengan cara membeli sebagian besar saham atau seluruh saham perusahaan lain untuk memperoleh hak pengendalian (controlling interest). 1. merupakan bentuk lain dari merger. Laporan Keuangan Konsolidasi. tidak ada harga pembelian. diasumsikan bahwa kepemilikan perusahaan-perusahaan yang bergabung adalah satu kesatuan dan secara relatif tetap tidak berubah pada entitas akuntansi yang baru. Special Purpose Entities Page 5 . • Afiliasi. penggabungan usaha dibagi menjadi : • yang Merger. tidak ada pembelian. sehingga karenanya tidak ada dasar pertanggungjawaban yang baru. Dalam metode penyatuan kepemilikan. • Konsolidasi. Pada metode penyatuan. yaitu penggabungan menjadi usaha anak dengan cara satu atau perusahaan membeli perusahaan lain yang kemudian perusahaan dibelinya tersebut perusahaannya dibubarkan. Investasi Perusahaan Asosiasi.bergabung dengan perusahaan jasa hotel dan perusahaan makanan (catering). Perusahaan yang dibelinya sudah tidak mempunyai status hukum lagi dan yang mempunyai status hukum adalah perusahaan yang membelinya. Metode Penyatuan Kepemilikan (by pooling of interest method) Suatu penggabungan usaha yang memenuhi kriteria PSAK tahun 2007 No. 22 untuk penyatuan kepemilikan harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan metode penyatuan. Karena tidak ada salah satupun dari perusahaanperusahaan yang bergabung telah dianggap memperoleh perusahaanperusahaan yang bergabung lainnya. aktiva dan kewajiban dari perusahaanperusahaan yang bergabung dimasukkan dalam entitas gabungan Penggabungan Usaha. 2.4 Metode Akuntansi untuk Penggabungan Usaha 1.

Special Purpose Entities Page 6 . Oleh karena itu setiap goodwill pada buku masingmasing perusahaan yang bergabung akan dimasukkan sebagai aktiva pada entitas yang masih beroperasi (disatukan).sebesar nilai bukunya. Dalam penggabungan secara penyatuan kepemilikan. jumlah yang dicatat oleh masing-masing perusahaan dengan menggunakan metode akuntansi yang berbeda dapat disesuaikan menjadi dasar akuntansi yang sama apabila perusahaan tersebut diperlukan oleh perusahaan yang lainnya. Bila terjadi selisih antara jumlah yang dibukukan sebagai modal saham yang diterbitkan ditambah kompensasi pembelian lainnya dalam bentuk kas ataupun aktiva lainnya dengan jumlah aktiva bersih yang diperoleh. Semua aktiva dan kewajiban milik perusahaan yang bergabung dinilai pada nilai buku saat diadakan penggabungan. dan pendapatan yang bergabung untuk seluruh tahun dengan mengabaikan tanggal penggabungan usaha dilakukan. Laba ditahan dari perusahaan-perusahaan yang bergabung juga dimasukkan dalam entitas yang disatukan. b. Prosedur Akuntansi Penggabungan usaha Metode Pooling Of Interest a. 2. dan laporan-laporan keuangan disajikan untuk periode-periode sebelumnya harus disajikan kembali (restated). d. Perusahaan-perusahaan terpisah dalam suatu penggabungan usaha masing-masing dapat menggunakan metode akuntansi yang berbeda untuk mencatat aktiva dan kewajiabannya. Laporan Keuangan Konsolidasi. Besarnya nilai investasi pada perusahaan yang bergabung sebesar jumlah modal perusahaan yang digabung atau sebesar aktiva bersih perusahaan yang digabung. Investasi Perusahaan Asosiasi. c. Perubahan metode akuntansi untuk menyesuaikan masing-masing harus berlaku surut. Metode Pembelian ((by purchase method)) Penggabungan Usaha. Laporan maka harus diadakan penyesuaian terhadap dari modal laporan perusahaan yang akan digabung. keuangan gabungan adalah penjumlahan keuangan milik perusahaan yang bergabung.

Mencatat transaksi penggabungan sebesar nilai investasinya (biaya perolehan). Prosedur Akuntansi Penggabungan usaha Metode Purchase: • Menyesuaikan nilai aktiva dan kewajiban milik perusahaan yang akan digabung sebesar nilai wajarnya. Biaya untuk memperoleh perusahaan (biaya perolehan) ditetapkan dengan cara yang sama seperti pada transaksi lain. Investasi Perusahaan Asosiasi.Metode pembelian didasarkan pada asumsi bahwa penggabungan usaha merupakan suatu transaksi yang salah satu entitas memperoleh aktiva bersih dari perusahaan-perusahaan lain yang bergabung.19 setiap kelebihan biaya perolehan atas nilai wajar aktiva bersih yang diperoleh dialokasikan ke goodwill dan diamortisasikan selama maksimum 20 tahun. Special Purpose Entities Page 7 . Jika pengakuisisi mengeluarkan saham. Menurut PSAK tahun 2007 No. maka nilai wajar saham tersebut maka sebesar harga pasar pada tanggal transaksi penggabunga. Ketentuan yang diharuskan oleh standar akuntasi keuangan bisa berbeda dengan Penggabungan Usaha. Apabila terjadi selisih antara nilai investasi dengan aktiva bersih yang diterima perusahaan pengakuisisi. Berdasarkan metode ini perusahaan yang memperoleh atau membeli mencatat aktiva yang diterima dan kewajiban yang ditanggung sebesar nilai wajarnya. Laporan Keuangan Konsolidasi.5 Efektif Berlakunya Penggabungan Usaha Kapankah suatu penggabungan usaha berlaku efektif ? ada beberapa ketentuan yang dapat digunakan untuk mengetahui kapan suatu penggabungan usaha berlaku efektif. Biaya ini dialokasikan pada aktiva dan kewajiban yang dapat diidentifikasikan sesuai dengan nilai wajarnya pada tanggal penggabungan. 1. yaitu menurut hukum dan menurut akuntansi. • • Membuat jurnal pemilikan aktiva dan kewajiban dari perusahaan yang digabung. diestimasi secara proporsional perusahaan pengakuisisi atau yang diakuisisi (mana yang lebih dapat ditentukan). Bila harga pasar tidak dapat digunakan sebagai indikator. Ketentuan tersebut di bagi menjadi dua kelompok. maka selisih tersebut dicatat ke dalam rekening goodwill pada kelompok aktiva.

transaksi perbuahan anggaran dasar yang tidak memerlukan persetujuan menteri kehakiman dan perundang-undangan. Laporan Keuangan Konsolidasi. suatu akuisisi berlaku efektif pada saat kendali atas aktiva dan operasi suatu perusahaan yang di akuisisi secara efektif dialihkan kepada perusahaan pengakuisisi dan saat penerapan metode pembelian dimulai. dan penggabil alihan perseroan terbatas” menetapkan penggabungan.1 tahun mengenai dan 1995. maka penggabungan mulai berlaku sejak tanggal penandatanganan akte penggabungan. tidak memberikan penjelasan atas ketentuan saat kapan suatu penyatuan kepentingan (uniti of interest) berlaku efektif. tahun 1998 tentang penggabungan. Apabila penggabungan perseroan dilakukan tanpa disertai perubahaan anggaran dasar. peleburan. undang-undang berikut:  Jika transaksi penggabungan dilakukan dengan merubah anggaran ketentuan peleburan No. PSAK No 22 ini memberikan penjelasan atas ketentuan saat kapan suatu akuisisi berlaku efektif namun. maka transaksi berlaku sejak tanggal pendaftaran akte penggabungan dan akte perubahan anggaran dasar dalam daftar perusahaan.ketentuan yang diatur oleh perundang-undangan. Special Purpose Entities Page 8 . berlaku alihan efektifnya dengan suatu mengacu penggabil Suatu trandaksi penggabungan. Menurut Peraturan Pemerintah (PP) No 27.  Peraturan Pemerinta No 27 tahun 1998 pasal 22 Penggabungan Usaha. Ada pandangan yang menyatakan bahwa suatu penyatuan kepentingan berlaku efektif pada saat pembagian resiko dan manfaat diberlakukan . maka transaksi tersebut Jika mulai berlaku tersebut sejak disertai tanggal degan persetujuan perubahan anggaran dasar oleh menteri kehakiman dan perundang undangan. karena ilmu akuntasi selalu mengutamakan subtansi dari pada syarat formal atau dikenal dengan asa”substance over form”. peleburan.22 paragraf. pengendalian berlaku efektif dengan ketentuan sebagai dasar. Menurut PSAK No. Investasi Perusahaan Asosiasi.

 Peraturan Pemerintah No 27 tahun 1998 pasal 26 Transaksi penggabil alihan pada dasarnya sama dengan penngabungan. sejarah dan perkembangan akuntansi penggabungan usaha di amirika serikat memberika pengaruh yang besar terhadap perkembangan teori akuntansi penggabungan usaha . a. Selajutnya IAS No. maka pengambilan mulai berlaku sejak penandatanganan akte pengambilalihan. Laporan Keuangan Konsolidasi. maka transaksi tersebut efektif berlaku sejak tanggal persetujuan perbubahan anggaran dasar oleh menteri kehakiman dan perundang-undangan. Jika transaksi pengambilalihan dilakukan dengan merubah anggaran dasar. ABP Opini No 16 merupakan salah satu standar yang paling lama dipaki berlaku di Amirika Serikat. Diamirika Principle Board (ABP) Opini No 16 tentang” business kombination” diberlakukan sejak tahun 1970 hingga awal dekade 2000-an.22 digantikan dengan IFRS No. APB Opini No 16 ini telah diadobsi oleh Internasional Standart Accounting Bord (IASB) dengan dikeluarkannya IAS No 22”tengan business combination”. Kemudian IAI melakukan pengadobsian terhadap IAS No 22 dengan dikeluarkannya PSAK No 22 tentang”akuntansi penggabungan usaha” yang berlaku sejak 1 januari 1995 hingga kini. Special Purpose Entities Page 9 .3 sejak 31 Maret 2004. Jika transaksi tersebut disertai dengan dengan perubahaan anggaran dasar yang tidak memerlukan persetujuan alihan dan menteri akte kehakiman perubahan dan perudang-undangan dasar dalam maka daftar transaksi tersebut berlaku sejak tanggal pendaftaran akte pengambil anggaran perusahaan. 1. Investasi Perusahaan Asosiasi.6 Standar Akuntansi Keuangan Yang Terkait Tidak bisa dipungkiri.Suatu tarnsaksi peleburan berlaku efektif pada saat menteri kehakiman dan perundang-undangan mengesahkan akte pendirian perusahaan hasil peleburan.22 DAN IFRS No. IAS No. PSAK No.22.3 Penggabungan Usaha.Apabila pengambil alihan perseroan dilakukan tanpa disertai perubahan anggaran dasar.

managemen memberikan mengijinkanditetapkan pengguanaanpenggunaan kepemilikankepemilikan menetapkanmenyebutkan bahwa Metodeusaha metodepenggabungan kepemilikandicatatdengan metode pembelian danmetode penyatuankreteria semuamengguanak metode haruspenyatuan sering agar dua digunakan apabila sulitmenggunakan perusahaan pengakuisisi terjadi pembagian manfaa resiko serta mengidentifikasimetode pembelian mencari dapat sala celah dari menggunakan satu metode tersebut yang menguntungkan bagi mereka.IFRS No.3 TidakPengalokasian goodwil atassianggap melalui nilai sebagai NO.22 pembelian kepemilikan .22 DAN PSAK penggabungan usaha IFRS NO.3 secara seimbang antara perusahaan-perusahaan yang diri.22 IAS No No. penyatuan sekali dan syarat-syarat 22 dan IFRS NO. 22 dan PSAK No.22 Dengan Beberapa perubahan ketentuan akuntasi penggabungan usaha: N IAS No. Laporan Keuangan Konsolidasi. IFRS mengharuskan pengidentifikasian perusahaan pengakuisisi setiap dalam transaksi Sehingga No.22 IAS No. terdapat yang oleh IAS dalam dan PSAkIFRS ijinlagi tidakKetentuan walaupun danditetapkan No.3 Dasar Perubahan tersebut karena.3 No.22IFRS mengharuskan goodwill amortisasilagi selama satumemperkenankan penurunan periodeyang tidak kurangamortisasi Penggabungan Usaha.22 DAN PSAK o 1 NO. menggabungkan N IAS o 2 No. Investasi Perusahaan Asosiasi.3 Dasar Perubahan No.3 dikeluarkan oleh IASB untuk menggantikan IAS No. Special Purpose Entities Page 10 .22 atas penyatuan serta penggunaan tersebut.

sebagai sitangguhkan PSAK habisdiperoleh dengan sendirinyamasa dengandatang .3. dalam Penggabungan Usaha. sehingga akan menurun jika nilaiarus kas tersebut yangmenurun IAS t of asset” No. Special Purpose Entities Page 11 . paragrafGoodwil labapendapatan yangdiperoleh sisatransaksi negatif yang sari 82.sisa setelah nilai goodwil56 mengharuskansebenarnya adalah dilakukanpengakuan aktifaatau rugi dari harus diakuiberasal dan diakui pendapatangoodwil negatif penggabungan usaha semestinya langsung seluruhnya saat diakui pada transaksi yang sebagai pendapatan secara sistimatis tidak boleh lebih dari 20 tahun.36 tenang”impairmen 3 Berdasarkan paragraf negatif penurunan nonmoneter. dianggap seiring terjadinya penurunan aktifa dilakukan berdasarkan No.22IFRS No. Laporan Keuangan Konsolidasi.1 Pengertian Laporan Keuangan Konsolidasi Laporan Keuangan Konsolidasi adalah laporan keuangan gabungan antara Pemilikan perusahaan pusat atas perusahaan cabangnya. tersebut terjadi II.dari 20 tahun goodwil berasal transaksi yangperlakuan goodwil Goodwilyang yang adalah daripaling tepat sebab cerminan arus kas diharapkan pada akan yang penggabungan usaha. LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 2. Investasi Perusahaan Asosiasi.

Laporan ekonomi 2. laporan keuangan konsolidasi tidak diperlukan. ditambahkan atau yang sejenisnya. Laporan Keuangan Konsolidasi diperlukan apabila salah satu perusahaan yang bergabung memiliki kontrol terhadap perusahaan lain. Dari difinisi umum diatas. artinya mereka masing-masing akan membuat laporan keuangan yang sendiri-sendiri dan tidak mungkin untuk digabungkan. maka mereka adalah badan usaha (entity) mandiri.satu satuan ekonomi. Laporan Keuangan Konsolidasi. (control) diasumsikan diperoleh salah perusahaan yang bergabung memperoleh lebih dari 50% hak suara pada perusahaan lain. Otherwise. artinya mereka masing-masing akan membuat laporan keuangan yang sendiri-sendiri dan tidak mungkin untuk digabungkan. jika tidak memiliki hak kendali (control) yang lebih. Special Purpose Entities Page 12 tersebut tidak boleh menyesatkan pihak-pihak yang berkepentingan dan harus didasarkan pada substansi atas peristiwa . Investasi Perusahaan Asosiasi. yaitu: agar dapat memberikan gambaran yang obyektif dan sesuai atas keseluruhan posisi dan aktivitas dari satu perusahaan (economic entity) Penggabungan Usaha. jika tidak memiliki hak kendali (control) yang lebih. Dalam hal ini tentunya perusahaan investor (acquirer). Artinya. Laporan perusahaan Pengendalian keuangan yang konsolidasi harus disusun jika salah satu bergabung memiliki control (kendali) apabila terhadap satu perusahaan lain. maka mereka adalah badan usaha (entity) mandiri.2 Tujuan laporan keuangan konsolidasi Adapun maksud dan tujuan Laporan Keuangan Konsolidasi disusun. ditambahkan atau yang sejenisnya. dapat kita tarik suatu pemahaman bahwa. Laporan Keuangan Konsolidasi menyajikan posisi keuangan dan hasil operasi untuk pusat perusahaan (entitas pengendali) dan satu atau lebih cabang perusahaan (entitas yang dikendalikan) seakan – akan entitas – entitas individual tersebut merupakan satu entitas atau perusahaan satu perusahaan atau diperlukan apabila salah satu perusahaan yang bergabung memiliki kontrol terhadap perusahaan lain. kecuali apabila dapat dibuktikan sebaliknya bahwa tidak terdapat pengendalian walaupun pemilikan lebih dari 50% (IAI 1994).

setelah beberapa penyesuaian dan Penggabungan Usaha. laporan keuangan konsolidasi juga dapat menjadi ekses yang tidak baik.3 Manfaat Laporan Keuangan Konsolidasi • Dapat memberikan gambaran yang jelas tentang total sumber daya perusahaan hasil gabungan di bawah kendali induk perusahaan. - dividen induk perusahaan. Investasi Perusahaan Asosiasi. Konsolidasi diharuskan jika satu perusahaan memiliki mayoritas saham beredar dari perusahaan lain. kepada para pemegang saham. antara lain: - Dapat menyembunyikan kinerja perusahaan individu yang Tidak semua saldo laba ditahan konsolidasi tersedia untuk Rasio keuangan berdasarkan laporan keuangan konsolidasi terbentuk Beberapa Banyaknya tidak akun mencerminkan tidak dapat tambahan kondisi entitas yang tidak bagus dengan kinerja perusahaan lain yang bagus. dimana laporan konsolidasi keuangan diharapkan tidak boleh menyesatkan pihak-pihak yang berkepentingan dan harus didasarkan pada substansi atas peristiwa ekonomi juga. yang - membentuk konsolidasi maupun induk perusahaan. Disamping memberi manfaat. • Dapat memberikan informasi terkini bagi manajemen induk perusahaan. begitu pula dengan aktiva. 2. informasi dibutuhkan memberikan penyajian yang wajar. secara umum prosedur dan proses pembuatan laporan keuangan konsolidasi adalah sebagai berikut: Laporan keuangan terpisah (dari dua entity atau lebih) digabungkan atau ditambahkan bersama sama. 2. Special Purpose Entities Page 13 . seluruhnya yang dibandingkan.yang terdiri atas sejumlah perusahaan yang berhubungan istimewa. baik mengenai operasi gabungan dari entitas konsolidasi dan juga mengenai perusahaan individual yang membentuk entitas konsolidasi Perlu disadari. kreditor dan peyedia dana lainnya.4 Gambaran Umum Proses Konsolidasi Sebagai • informasi awal. untuk misalnya akun piutang. Laporan Keuangan Konsolidasi.

Investasi Perusahaan Asosiasi.eliminasi. perusahaan tidak dikonsolidasikan apabila: a) Pengendalian pada anak perusahaan bersifat sementara karena anak perusahaan khusus diakuisisi dengan tujuan untuk dijual kembali atau dialihkan dalam jangka pendek. Keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi. 13 tentang Akuntansi untuk Investasi. Penyesuaian dan eliminasi tersebut terkait dengan transaksi dan kepemilkan antar perusahaan. yang timbul dari transaksi antara induk perusahaan dan anak perusahaan.5 Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. Laporan keuangan konsolidasi harus mengkonsolidasikan seluruh anak perusahaan baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri. Prosedur Konsolidasi Transaksi dan saldo resiprokal antara induk perusahaan dan anak perusahaan harus dieliminasi. Laporan Keuangan Konsolidasi. b) Anak perusahaan dibatasi oleh suatu restriksi jangka panjang sehingga tidak mampu mengalihkan dananya kepada induk perusahaan. • Proses 100%. harus menyajikan laporan keuangan konsolidasi. harus dieliminasi. untuk menghasilkan laporan keuangan konsolidasi. 4 A. Untuk tujuan konsolidasi. tanggal Anak pembuatan laporan keuangan konsolidasi akan menjadi masalah apabila kepemilikan terhadap perusahaan anak kurang dari Penggabungan Usaha. Penyertaan induk perusahaan pada anak perusahaan yang memenuhi salah satu kriteria di atas harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. B. wajib menyusun laporan keuangan konsolidasi apabila dapat dibuktikan bahwa pengendalian tetap ada. Special Purpose Entities Page 14 . Ruang Lingkup Laporan Keuangan Konsolidasi Suatu induk perusahaan yang memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui anak perusahaan lebih dari 50% saham berhak suara pada perusahaan lain. Suatu perusahaan yang memiliki 50% atau kurang saham berhak suara pada perusahaan lain. 2.

Investasi pada anak perusahaan harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. Hak minoritas (minority interest) harus disajikan tersendiri dalam neraca konsolidasi antara kewajiban dan modal. Apabila tidak mungkin digunakan kebijakan akuntansi yang sama dalam menyusun laporan keuangan konsolidasi.pelaporan keuangan anak perusahaan pada dasarnya harus sama dengan tanggal pelaporan keuangan perusahaan induk. Apabila tanggal pelaporan tersebut berbeda maka laporan keuangan anak perusahaan dengan tanggal pelaporan yang berbeda tersebut dapat digunakan untuk tujuan konsolidasi sepanjang: a. Perbedaan tanggal pelaporan tersebut tidak lebih dari 3 (tiga) bulan. 15 tentang Akuntansi untuk Investasi pada Perusahaan Penggabungan Usaha. Hak minoritas dalam laba disajikan tersendiri dalam laporan laba rugi konsolidasi. peristiwa dan keadaan yang sama atau sejenis. Apabila laporan keuangan dengan tanggal pelaporan yang berbeda (yang lebih dari tiga bulan) digunakan untuk tujuan konsolidasi. terhitung sejak investasi tersebut tidak memenuhi persyaratan sebagai anak perusahaan dan juga bukan perusahaan Asosiasi. yang terjadi antara tanggal pelaporan yang berbeda tersebut. Investasi Perusahaan Asosiasi. asosiasi berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. Special Purpose Entities Page 15 . Laporan Keuangan Konsolidasi. Peristiwa atau transaksi material yang terjadi di antara tanggal pelaporan tersebut diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasi. Laporan keuangan konsolidasi disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk transaksi. 13 tentang Akuntansi untuk Investasi. maka penyesuaian yang diperlukan harus dilakukan untuk pengaruh dari setiap peristiwa atau transaksi antar perusahaan yang signifikan. b. maka harus diungkapkan penggunaan kebijakan akuntansi yang berbeda tersebut dan proporsi unsur yang terkait dengan kebijakan akuntansi tersebut terhadap unsur sejenis dalam laporan keuangan konsolidasi.

Harga perolehan sama dengan nilai buku Harga perolehan diatas nilai buku Harga perolehan di bawa nilai buku a. Neraca Konsolidasi. Laporan Keuangan Konsolidasi. yaitu : a. Apabila seham perusahaan anak tersebut diperoleh dengan harga perolehan sebesar nilai buku. b. Special Purpose Entities Page 16 . Investasi Perusahaan Asosiasi. b. Dalam hal ini modal perusahaan anak yang harus dieliminasi terbatas pada modal perusahaan anak yang menjadi hak perusahaan induk saja. Bagian dari modal perusahaan anak yang menjadi hak pemegang saham minoritas akan di sajikan di dalam neraca konsolidasi sebagai elmen modal b. Neraca Konsolidasi. Kadang-kadang perusahaan induk hanya memiliki sebagian dari modal saham perusahaan anak. Penyusunsan neraca konsolidasi pada saat pembelian tergantung pada:  Besarnya pemilikan modal saham anak perusahaan anak oleh perusahaan induk Dalam hal ini ada dua kemungkina.6 Laporan Konsolidasi Pada Saat Pembelian Laporan Konsolidasi Pada saat Pembelian hanya terdiri atas neraca konsolidasi saja .Harag perolehan Sama Sama Dengan Nilai Buku Apabila perusahaan induk memiliki seluruh modal saham perusahaan anak maka seluruh modal perusahaan anak adalah haknya perusahaan induk. maka semua modal perusahaan anak dan investasi akan habis di eleminasi. yaitu : a.2. Perusahaan Induk memiliki modal perusahaan anak Perusahaan induk hanya memiliki sebagian dari modal saham perusahaan anak  Besarnya harga perolehan dibandingkan dengan nilai bukunya Dalam hal ini terdapat 3 kemungkinan.Harga Perolehan Diatas Nilai Buku Penggabungan Usaha. Oleh karena itu seluruh modal perusahaan anak dieliminasi. c. yang sebenarnya sesuai dengan persentase pemilikannya.

 Perusahaan anak tidak mengakui goodwil yang ada.Demikian pula apabila kativa tersebut dibeli. Rekening tersebut harus di sajikan di dalam neraca konsolidasi dalam kelompok aktiva yaitu aktiva lain-lain c.Harga Perolehan di Bawah Nilai Buku Terkadang perusahaan induk membeli modal saham perusahaa anak dengan harag dibawa nilai buku. Kelebihan haraga diatas nilai buku tersebut harus diperlakukan secara tepat sesuai dengan penyebab terjadinya. Secara garis besar penyebab terjadinya kelebihan aharga perolehan di atas nilai buku dapat dikelompokkan:  Perusahaan anak menilai aktifa terlalu rendah Apabila kelebihan harag Perolehan diatas nialai buku tersebut terjadi karena perusahaan anak menilai aktiva terlalu rendah maka kelebihan harga perolehan di atas nilai buku harus diberlakukan sebagai penambahaan nialai aktiva yang dinilai terlalurendah.Kadang kadang perusahaan induk membeli modal saham perusahaan anak dengan harag diatas nilai buku. Laporan Keuangan Konsolidasi. Apabila aktiva tersebut disusut maka selisi tersebut harus diperhitungkan di dalam penyusutan. Investasi Perusahaan Asosiasi. Kelebihan niali buku di atas harga perolehan tersebut harus diperlakukan secara tepat sesuai dengan Penggabungan Usaha. Neraca Kosolidasi.  Perusahaan Induk mau membeli dengan harga diatas nilai buku sebagai harga untuk dapat menguasai perusahaan anak Apabila kelebihan harga perolehan di atas nilai buku tersebut terjadi karena perusahaan induk menganggap sebagai harga yang harus dibayar untuk dapat menguasai perusahaan anak maka kelebihan harga pokok diatas nilai buku harus disajikan di dalam rekening tersendiri yaitu rekening”kelebihan harga perolehan diatas nilai buku. Special Purpose Entities Page 17 . Apabila keelebihan harga perolehan dia atas nilai buku tersebut terjadi karena perusahaan anak tidak mengakui goodwil yang ada atau menilai goodwil terlalu rendah ataupun dengan memiliki modal saham perusahaan anak tersebut tingkat laba akan meningkat menjadi diatas tingkat laba normal maka kelebihan harga perolehan diatas nilai buku harus diberlakukan sebagai goodwill.

tetapi bukan merupakan pengendalian terhadap kebijakan tersebut) dan bukan merupakan anak perusahaan maupun joint venture dari investornya. maka investasi pada investee dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. Sebaliknya. kurang dari 20 % hak suara. Investasi Perusahaan Asosiasi. INVESTASI PERUSAHAAN ASOSIASI 3.penyebab tersajinya. Laporan Keuangan Konsolidasi. maka dipandang mempunyai pengaruh signifikan. Special Purpose Entities Page 18 .” anak perusahaan (subsidiary) didefinisikan sebagai perusahaan yang dikendalikan oleh perusahaan lain (yang disebut induk Penggabungan Usaha.1 Pengertian Investasi Perusahaan Asosiasi Perusahaan asosiasi sebagai suatu perusahaan yang investornya mempunyai pengaruh yang signifikan (memiliki wewenang untuk berpartisipasi dalam keputusan yang menyangkut kebijakan keuangan serta operasi investee. Apabila investor mempunyai pengaruh yang signifikan. maka dianggap tidak memiliki pengaruh signifikan. jika investor memiliki. Pada dasarnya penyebab terjadinya harga perolehan dibawa nilai buku adalah merupakan kebalikan dari penyebab terjadinya harga perolehan diatas nilai buku  Sebagai pengurang aktiva tertentu  Sebagai pengurang goodwill  Di sajikan dalam rekening tersendiri Dalam hal ini cara perlakuannya kebalikan dari harga perolehan di atas nilai buku III. maka investasi dicatat dengan menggunakan metode biaya. Sedangkan perusahaan). apabila investor tidak mempunyai pengaruh yang signifikan. baik langsung maupun tidak langsung melalui anak perusahaan. Sebaliknya. 20 % atau lebih dari hak suara pada perusahaan investee. Kepemilikan substansial atau mayoritas oleh investor lain tidak perlu menghalangi investor memiliki pengaruh signifikan. baik langsung maupun tidak langsung melalui anak perusahaan. Jika investor memiliki.

Investasi Perusahaan Asosiasi. jika investor memiliki. 3. jika penyertaan saham perusahaan pada perusahaan asosiasi kurang dari 20 %. kurang dari lain 20% hak suara. baik langsung maupun tidak langsung melalui anak perusahaan. Sebaliknya. investasi pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan dan nilai untuk mengakui setelah saham) tanggal yang bagian diterima tercatat investor dari ditambahkan atas laba laba atau (kecuali dikurangi dividen atau rugi investee perolehan. Perubahan semacam itu meliputi perubahan yang timbul sebagai akibat dari revaluasi aktiva Penggabungan Usaha. digunakan baik langsung untuk mempunyai maupun perusahaan dimana investor pengaruh signifikan. Kepemilikan tidak dianggap investor atau tidak memiliki pengaruh mayoritas oleh investor signifikan. Laporan Keuangan Konsolidasi.3 Metode Akuntansi • Metode Ekuitas Menurut metode ekuitas. Sebaliknya apabila investor tidak mempunyai pengaruh yang signifikan maka investasi dicatat dengan menggunakan metode biaya.Jadi. Special Purpose Entities Page 19 . maka penyertaan saham perusahaan dibukukan dengan metode biaya. maka investor dipandang perusahaan mempunyai pengaruh signifikan. 20% atau lebih dari hak investee. Jika anak perusahaan. Penyesuaian terhadap nilai tercatat tersebut juga diperlukan untuk mengubah hak kepemilikan proporsional investor pada investee yang timbul dari perubahan dalam ekuitas investee yang belum diperhitungkan ke dalam laporan laba rugi. Apabila investor mempunyai pengaruh yang signifikan maka investasi pada investee dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. Distribusi investee mengurangi nilai tercatat (carrying amount) investasi. 3.2 Pengaruh Signifikan Istilah menggambarkan tidak suara langsung pada "perusahaan suatu melalui investor asosiasi" memiliki. substansial perlu menghalangi investor memiliki pengaruh signifikan.

investor memiliki imbalan investasi tanggungjawab ini tolok ukur atas kinerja perusahaan asosiasi. Mengingat pengaruhnya yang signifikan terhadap perusahaan asosiasi. investasinya pada investee sebesar Investor menyakui (kecuali dividen saham) dividen investasi yang sesuai yang diterima yang berasal dari investee setelah melebihi dicatat Investasi. • Metode Biaya Menurut metode perusahaan penghasilan hanya biaya. Special Purpose Entities Page 20 . sebatas tanggal investor mencatat biaya perolehan. laba distribusi perolehan. Investor melaksanakan dengan memperluas lingkup laporan keuangan konsolidasi sehingga mencakup bagiannya atas hasil usaha perusahaan asosiasi dan dengan demikian menyediakan analisis terhadap penghasilan serta investasi sehingga rasio Dengan pelaporan demikian.tetap. perbedaan dalam penjabaran valuta asing. aktiva di bersih yang lebih relevan bersih dapat oleh dihitung. Laporan Keuangan Konsolidasi. 13 tentang Akuntansi untuk Akuntansi dalam Laporan Keuangan tidak untuk Konsolidasi Pengakuan penghasilan berdasarkan dividen yang diterima dapat digunakan sebagai ukuran yang yang memadai merefleksikan penghasilan diperoleh investor dari investasi dalam suatu perusahaan asosiasi karena distribusi yang diterima tersebut hampir tidak ada hubungannya dengan kinerja perusahaan asosiasi. dan dari penyesuaian selisih yang timbul dari penggabungan usaha. investor penerapan dan metode penghasilan asosiasi biaya jika ekuitas memungkinkan dengan lebih informatif.4 Pilihan Metode laba sebagai tersebut laba bersih yang diakumulasikan oleh Penerimaan biaya dipandang sebagai pemulihan investasi dan terhadap pengurangan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 3. Investasi dengan beroperasi perusahaan dipertanggungjawabkan perusahaan dalam asosiasi jangka panjang menggunakan metode dengan pembatasan yang ketat Penggabungan Usaha. yaitu (return on investment). Investasi Perusahaan Asosiasi.

Penyesuaian yang diperlukan terhadap bagian investor atas laba rugi setelah akuisisi harus dilakukan untuk hal-hal berikut: a) Penyusutan aktiva tetap berdasarkan nilai wajarnya. Selanjutnya. mendasari prosedur konsolidasi yang digunakan dalam perolehan anak perusahaan digunakan dalam perolehan investasi dalam perusahaan asosiasi. seluruh atau sebagian. Laporan Keuangan Konsolidasi. kemampuannya di untuk mengalihkan Investasi perusahaan dipertanggung jawabkan dengan menggunakan metode biaya jika investasi diperoleh dan dimiliki secara khusus dengan tujuan untuk dijual dalam jangka pendek. 22 tentang Akuntansi Penggabungan Usaha. Investor menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal dimana: a) investor tidak lagi memiliki pengaruh signifikan dalam perusahaan asosiasi tetapi menahan. atau b) penggunaan metode ekuitas tidak lagi sesuai karena beberapa alasan 3.5 Penerapan Metode Ekuitas Terdapat beberapa prosedur dalam penerapan metode yang tidak berbeda dengan dalam Pernyataan prosedur Standar konsolidasi dijelaskan ekuitas 4 sebagaimana konsep yang Akuntansi Keuangan No. b) Amortisasi atas selisih antara biaya perolehan dan bagian investor atas nilai wajar aktiva neto yang dapat diidentifikasi (investor's share of the fair value of net identifiable assets). Penggabungan Usaha. tentang Laporan Keuangan Konsolidasi. Selisih (baik positif maupun negatif) antara biaya perolehan (acquisition cost) dengan bagian investor atas nilai wajar aktiva neto pada yang dapat diidentifikasi akuisisi (net harus identificable asset) tanggal dipertanggungjawabkan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. Investasi dalam perusahaan asosiasi dipertanggungjawabkan dengan metode ekuitas sejak tanggal pada saat investasi tersebut memenuhi definisi perusahaan asosiasi. investasinya. Special Purpose Entities Page 21 .sehingga asosiasi secara dana juga signifikan kepada mempengaruhi investor. Investasi Perusahaan Asosiasi.

untuk digunakan oleh investor. pada Jika tanggal tanggal ekuitas. Investasi Perusahaan Asosiasi. Jika penyesuaian semacam itu tidak dapat dilakukan. fakta adanya perbedaan tersebut harus diungkapkan. Jika penyamaan tanggal laporan keuangan berbeda. maka tersebut digunakan oleh investor dalam penyesuaian tertentu dilakukan terhadap laporan keuangan perusahaan apabila laporan penerapan metode ekuitas. jangka Jika yang akan waktu yang tetapi tidak mungkin dilakukan. bagian investor atas kerugian perusahaan asosiasi sama investasi. laporan pada tanggal yang sama dengan laporan keuangan investor. yang sama dengan pelaporan perusahaan asosiasi sering menyajikan. investor menghitung bagiannya atas laba atau rugi setelah penyesuaian apakah untuk dividen dividen tersebut saham telah prioritas atau dengan belum mengabaikan dideklarasikan.Laporan keuangan perusahaan asosiasl yang paling akhir digunakan oleh investor dalam penerapan metode biasanya keuangan disajikan investor. Jika perusahaan asosiasi memiliki saham preferen kumulatif yang dimiliki oleh pihak luar. penyesuaian dilakukan terhadap dampak dari setiap antara tanggal laporan keuangan perusahaan lazimnya Apabila yang disusun perusahaan daripada dengan asosiasi yang transaksi atau peristiwa signifikan yang terjadi antara perusahaan asosiasi Laporan menggunakan sama dalam menggunakan digunakan asosiasi asosiasi dan tanggal laporan keuangan investor. Special Purpose Entities Page 22 . telah timbul nilai tercatat dari Kerugian selanjutnya kewajiban atau dilaporkan Penggabungan Usaha. diakru maka investasi oleh investor apabila atau melebihi nihil. Laporan Keuangan Konsolidasi. kebijakan akuntansi untuk transaksi dan peristiwa yang kebijakan akuntansi lain investor untuk transaksi dan peristiwa yang sama. dapat digunakan disusun pada tanggal tersebut dengan pelaporan konsisten tanggal yang bahwa dari konsistensi mempersyaratkan tanggal keuangan prinsip penggunaan laporan periode ke periode.Jika. berdasarkan metode ekuitas. digunakan pelaporan investor dan berbeda. keuangan keadaan investor yang serupa. laporan tersebut tersebut laporan berbeda.

 Mengurangi besarnya pajak 4. atau hipotek ke dalam bentuk liquid. seperti hutang dagang. off-balance-sheet entity ini diciptakan oleh suatu pihak (transferor atau sponsor) yang mentransfer asset ke pihak lain (SPV) untuk melaksanakan aktivitas bisnis maupun transaksi bisnis tertentu. sempit.1 Tujuan SPE :  Mendanai aset tertentu atau layanan tertentu dan tetap membuat individual penting bagi investor.  Mengubah aset finansial tertentu. investor akan dijaminnya. Special Purpose Entities Page 23 .investor melakukan pembayaran kewajiban perusahaan asosiasi yang Jika perusahaan asosiasi selanjutnya laba.2 Karakteristik SPE :    Memiliki modal yang terbatas Biasanya tidak memiliki manajemen yang independen Fungsi administratifnya sering dijalankan oleh suatu trustee yang menerima dan mendistribusikan kas sesuai dengan persyaratan Penggabungan Usaha. Investasi Perusahaan Asosiasi. IV. 4. dan temporary). Laporan Keuangan Konsolidasi. pinjaman. Karena investasi pada perusahaan asosiasi secara nilai tercatat individual. Pada dasarnya. mengakui penghasilan apabila setelah bagiannya atas laba menyamai bagiannya atas kerugian bersih yang belum diakui. misalnya untuk membagi atau menghilangkan resiko finansial. Jika terjadi penurunan permanen atas nilai investasi dalam perusahaan asosiasi. SPECIAL PUPURPOSE ENTITY (SPE) Special Purpose Entity (SPE) adalah suatu entitas yang dibentuk oleh perusahaan sponsor/perusahaan induk untuk suatu tujuan tertentu (khusus. nilai tercatat dikurangkan untuk mengakui pentrunan tersebut. SPV ini merupakan salah satu bentuk offbalance-sheet-financing. maka ditentukan untuk setiap perusahaan asosiasi secara hutang perusahaan induk (sponsor) off-balance-sheet.

Consolidated Financial Penggabungan Usaha. Laporan Keuangan Konsolidasi. Special Purpose Entities Page 24 . Investasi Perusahaan Asosiasi.  Jika SPV memegang aset.4 Standar akuntansi yang berhubungan:  Accounting Statement  SFAS 125 Accounting for Transfer and Servicing of Financial Assets and Extinguishment of Liabilities  FASB Interpretation 46 (R)  SIC-12  PSAK No 4 Tahun 2002 Research Bulletin (ARB) 51. 4. sekaligus bertindak sebagai perantara SPV dengan pihak yang membentuk SPV.3 Alasan pembentukan SPE :      Sekuritisasi Risk sharing Keuntungan kompetitif Financial enginering Regulatory reasons 4.kontrak. maka salah satu pihak akan memberikan jasa tertentu sesuai perjanjian.

Lay mempekerjakan Jeffrey Skilling. Lone Star Gas Company. Kepemilikan konsorsium ini secara bertahap dibubarkan antara 1941 hingga 1947 melalui penawaran saham kepada publik.KASUS ENRON Enron adalah sebuah perusahaan energi Amerika yang berbasis di Houston. Tahun 1987 Enron memiliki hutang sampai dengan 75% dari nilai pasar sahamm.000 orang pegawai dan merupakan salah satu perusahaan terkemuka di dunia dalam bidang listrik.co. Enron sebelum tahun 2001 mempekerjakan sekitar 21. Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan pada 1930 sebagai Northern Natural Gas Company. dan United Lights and Railways Corporation. Special Purpose Entities Page 25 . seorang lulusan muda MBA Harvard untuk menjadi kepala departemen keuangan Enron. Kenneth Lay. sebuah konsorsium dari Northern American Power and Light Company. Produsen minyak yang kecil mengalami kesulitan dalam meningkatkan Penggabungan Usaha. Pemerintah US menghapuskan beberapa peraturan yang mengarahkan pada harga tetap energi. Investasi Perusahaan Asosiasi. Texas. Dampaknya harga minyak menjadi berfluktuasi dan membuat pasar gas berisiko tinggi baik dari sisi pembeli maupun penjual. Laporan Keuangan Konsolidasi. gas alam. serta komunikasi (wikipedia. yang menggantikan Northern Natural Gas di New York Stock Exchange. Northern Natural Gas mengorganisir dirinya sebagai perusahaan induk. Internorth. Tahun 1989. Pada 1979. ekonom dan mantan Departemen Interior US mendirikan Enron tahun 1985 dari hasil merger dua perusahaan gas alam yang dikombinasikan dengan sistem perpipaan.id). bubur kertas dan kertas.

Laporan Keuangan Konsolidasi. Enron mengalami permasalahan. broadband. ahli keuangan. Aturan akuntansi memungkinkan bahwa perusahaan dapat tidak mencantumkan special purpose entities pada laporan keuangan asalkan terdapat suatu pihak yang dapat mengontrol penyelenggaraannya serta memiliki setidaknya 3 persen nilai special purpose entity. Andrew Fastow membuat ide untuk menggunakan nilai kelebihan kontrak sebagai “pendapatan”. Sehingga. Uang yang Penggabungan Usaha. kemungkinan akan membuat pembeli atau penjual menjadi ragu untuk bekerjasama. air. Enron mencoba mencari dana pinjaman tanpa melaporkannya dalam laporan keuangan. Untuk memasuki banyak pasar perdagangan memerlukan sejumlah uang untuk membiayai infrastruktur. jika Enron mengambil sejumlah hutang yang besar. Skilling kemudian memutuskan untuk mengaplikasikan ide perdagangan Enron ke komoditi lainnya. untuk membantu dalam menjalankan bisnis.S. transportasi.dana eksploitasi dan pengeboran karena adanya risiko pasar. Entitas untuk tujuan khusus ini kemudian mengajukan sejumlah besar hutang dengan saham Enron sebagai penjaminnya. Enron menawarkan kontrak pada penjual untuk membeli minyak mereka dengan harga tetap dalam beberapa tahun dan kontrak pada pembeli dengan harga minyak yang sama ditambah nilai keuntungan untuk Enron. Tingginya hutang juga dapat mengakibatkan penurunan investasi dan memicu bank menarik dananya. pulp kertas. Untuk mengatasi permasalahan. gudang. dan pengiriman komiditas. Diperhitungkan terdapat 1. Tahun 1990 Skilling mempekerjakan Andrew Fastow. obat-obatan. Mereka meminta ijin pada komisi sekuritas dan perdagangan U. baja. batu bara.800 produk yang ditangani. Ia membuat kontrak jangka panjang di bidang perlistrikan. dan plastik. Namun. Special Purpose Entities Page 26 . Investasi Perusahaan Asosiasi. alumunium. Fastow dan kantor akuntan Arthur Anderson bekerjasama dan menyiapkan serial “limited partnership” yang disebut “Special Purpose Entities”. Enron memiliki ide inovatif dengan memediasi antara pembeli dan penjual yang diharapkan dapat mengurangi risikonya. untuk menggunakan metode “nilai pasar” atas kontrak. Pada awalnya. kayu. yang dilaporkan adalah aset berdasarkan nilai pasar.

2007). Entitas ini juga mengambil alih sejumah besar hutang Enron. SPEs dibiayai dari tiga sumber. dkk. Condor. Hal ini dapat mendatangkan dana tambahan untuk membiayai kesempatan investasi baru. bekerja di Enron mulai 1993. Hal ini juga dikuatkan dengan pernyataan kantor akuntan publik Arthur Anderson bahwa laporan Enron adalah akurat. Kedua. SPEs memiliki dua tujuan penting. Fastow juga nama fiktif seperti “Chewco. pertama. maka harga saham Enron ter-depresiasi (Eiteman. Karena tidak dilaporkan. Jedi. Andrew Fastow bersama dengan asistennya membuat SPEs. Dia menyadari bahwa meskipun harga saham cukup tinggi sehingga nilai lebih dapat digunakan untuk menutupi hutang entitas khusus. (1) ekuitas dalam bentuk saham tresuri. namun ia tahu bahwa ketika harga saham turun akan Penggabungan Usaha. Enron menghilangkan aset tersebut dari neraca. memperoleh pendapatan untuk memenuhi laba yang disyaratkan oleh Wall Street. Saat saham SPEs naik. menjual aset-aset yang bermasalah ke rekanan. Investasi Perusahaan Asosiasi. Special Purpose Entities Page 27 . akan tetapi pada sisi kiri modal digunakan untuk membeli aset dari Enron. alat yang digunakan dalam jasa keuangan.dipinjam ini diakui sebagai pembelian nilai lebih kontrak dan dicatat sebagai uang “pendapatan penjualan” meskipun sebenarnya adalah hutang. Pada kasus Enron ini ia sebagai wakil presiden. (3) jumlah yang besar dari utang bank. Hal ini menyebabkan harga saham SPEs berkaitan dengan harga saham Enron. Modal ini berada pada sisi kanan neraca SPEs. dan Raptor” dan yang lainnya dengan membayarkan milyar-an dolar sebagai gaji dan pendapatan atas 3 persen kepemilikan entitas. Laporan Keuangan Konsolidasi. (2) ekuitas dalam bentuk minimum 3% dari aset yang berasal dari pihak ketiga yang tidak berhubungan. Mereka juga percaya bahwa Enron menghasilkan lagi yang baik serta mengalami peningkatan tiap tahunnya. maka saham Enron ter-apresiasi. maka pemegang saham percaya bahwa Enron tidak mengalami lonjakan hutang. Talon. Sheron Wattkins. mengurangi tekanan akibat utang dan menyembunyikan kinerja buruk investasi. Sedangkan saat harga saham SPEs turun.

personel Arthur Anderson kemudian menghancurkan dokumen yang Penggabungan Usaha. komisi sekuritas mengumumkan akan menginvestigasi entitas tujuan khusus Enron. Sheron Watkins khawatir akan peningkatan risiko. dan menganjurkan pada investor untuk terus menanamkan saham di Enron. Sherron Watkins hadir sebelum kongress komite dan membuka pada publik apa yang ia ketahui seputar praktik akuntansi perusahaan. Watkins juga mengontak temannya di Arthur Anderson untuk mendiskusikan permasalahannya pada kepala auditor.6 juta.1 milyar dan meningkatkan hutang $2. dan perusahaan kolaps atas kebangkrutan. Namun demikian Lay dan pengacaranya hanya diam saja. harga saham anjlog sampai $1 per lembar. Ketika Watkins berusaha agar perusahaan mengambil tindakan. Laporan Keuangan Konsolidasi. namun tidak dilakukan temannya itu. Laporan ulang tersebut diperkirakan menurunkan ekuitas pemegang saham sebesar $2. 8 November 2001 mengumumkan akan melaporkan ulang semua laporan keuangan sejak tahun 1997. Pada Juli 2001 harga saham jatuh ke nilai $47 per saham. Lay dan eksekutif lainnya menjual secara diam-diam saham mereka. Seminggu berikutnya. Setelah pertengahan tahun kedua 2001. Pada 12 Oktober 2001. Februari 2002. Ia malah mengumumkan pada pekerja dan investor bahwa pertumbuhan Enron di masa mendatang baik. Special Purpose Entities Page 28 . Sherron Watikins pada 22 Agustus secara pribadi menemui Ken Lay dan bagian hukum dan mengirimkan enam halaman surat yang menjelaskan ketidakberesan terkait entitas khusus dan memperingatkan mereka yang kemudian ia sebut kecurangan akuntansi “the worst accounting fraud I had ever seen”. 22 Oktober. Fastow diberhentikan. Investasi Perusahaan Asosiasi. harga saham Enron menurun dari nilai tertingginya $80 per saham.memicu taksolvabelnya entitas dan mengembalikan hutang pada laporan keuangan Enron. saham Enron terus merosot. Di sisi lain. Hari berikutnya. Enron mengumumkan mengambil alih hutang dan aset entitas khusus. Skilling secara tiba-tiba mengundurkan diri sebagai president dan CEO dengan alasan pribadi.2 milyar. November 2001. Akuntan Enron berusaha menarik kembali hutang dan aset pada entitas khusus. hal ini menurunkan $544 juta atas laba dan mengurangi nilai ekuitas pemegang saham dengan $1. Ironisnya. Ia dilabeli “whistlebower pemberani” oleh pers.

baik dari pihak Republik maupun partai Demokrat. Special Purpose Entities Page 29 . Keberanian Watskin yang juga pernah bekerja di Andersen inilah yang membuat semuanya menjadi jelas dan terbuka. Pada bulan Juni. Karena praktek kotor yang berlangsung selama bertahun-tahun inilah Sherron Watskin. 19 dari 23 anggota juga termasuk yang menerima sumbangan dari perusahaan itu. Sementara itu.Bush merupakan pemegang saham Enron. tercatat 35 pejabat penting pemerintah George W. karena belakangan diketahui banyak sekali pejabat tinggi gedung putih dan politisi di Senat Amerika serikat yang pernah menerima kucuran dana politik perusahaan ini. para penasihat hukum. Pihak-pihak yang terkait dan bertanggung jawab atas kasus Enron: a. yang saat itu merupakan eksekutif enron yang tak tahan lagi terlibat dalam manipulasi itu mulai “berteriak” melaporkan praktek yang tidak terpuji itu. banyak orang curiga pemerintahan Bush dan politisi akan memberikan perlakuan istimewa. Board of Director (dewan direktur. Investasi Perusahaan Asosiasi. pernah menerima data politik.terkait dengan entitas khusus Enron. dan auditornya. analis keuangan. Laporan Keuangan Konsolidasi. kantor akuntan ini mendapat masalah dengan pengadilan terkait dengan penghancuran bukti. Dalam praktek manipulasi ini dapat dikatakan telah terjadi sebuah kolusi tingkat tinggi antara majemen Enron. yang telah lama merupakan perusahaan publik. dan penyumbang peringkat ke-12 dalam penggalangan dana kampanye Bush. Enron tercatat menempati peringkat ke-36. Dalam komite yang membidangi energi. baik dalam bisnis maupun dalam penyelamatan perusahaan namun pada akhirnya perusahaan ini tetap bangkrut dan tinggal sejarah. Akibat pertalian semacam ini. Komplikasi skandal ini bertambah. 70 persen senator. direktur eksekutif dan direktur non eksekutif) membiarkan kegitan-kegitan bisnis tertentu mengandung unsur konflik kepentingan dan mengijinkan terjadinya transaksi-transaksi berdasarkan informasi yang hanya bisa di akses Penggabungan Usaha. Kontroversi lainnya dalam kasus Enron adalah terbongkarnya juga kisah pemusnahan ribuan surat elektronik dan dokumen lainnya yang berhubungan dengan audit Enron oleh petinggi di firma audit Arthur Andersen. Dalam daftar perusahaan penyumbang dana politik.

Sama dengan Andersen. saat ditanyakan mengapa tidak ikut menghalangi ide dan aktivitas ilegal Enron. Konsultan hukum Enron. khususnya tentang kepemilikan di SPEs. termasuk praktek akuntansi dan bisnis tidak sehat sebelum hal tersebut terungkap kepada publik. dan legalitas umum atas semua yang dilakukan oleh Enron. d. Mantan Chief Audit Executif Enron (Kepala internal audit) semula adalah partner KAP Andersen yang di tunjuk sebagai akuntan publik perusahaan. sebagai energi perusahaan diawasi Hal yang melakukan Energy Enron perdagangan pengawasan pasar oleh ini Federal Regulatory Commission (FERC). Laporan Keuangan Konsolidasi. Investasi Perusahaan Asosiasi. Selain itu Andersen mengalami konflik kepentingan akibat pembayaran yang begitu besar dari Enron. Direktur keuangan Enron berasal dari KAP Andersen. Enron merupakan salah satu perusahaan besar pertama yang melakukan outsourcing secara total atas fungsi internal audit perusahaan. Auditor. Special Purpose Entities Page 30 . Konsultan hukum ini bertanggungjawab untuk menyediakan opini hukum atas strategi. disewa dan dibayar oleh Enron. konsultan hukum ini menjelaskan bahwa Enron di Enron tidak memberikan informasi yang lengkap. Konsultan hukum. akan tetapi FERC tidak melakukan secara mendalam. e. Andersen juga menyediakan konsultasi untuk Enron. b. Andersen. khususnya Vinson & Elkins juga disewa oleh Enron. Tugas dari Andersen adalah melakukan pemeriksaan dan memberikan kesaksian apakah laporan keuangan Enron memenuhi GAAP (generally accepted accounting practices).oleh Pihak dalam perusahaan (insider trading). dimana hal ini melebihi wewenang dari akuntan publik umumnya. dikarenakan Penggabungan Usaha. struktur. $5 juta untuk biaya audit dan $50 juta untuk biaya konsultasi. Regulator. Sebagian besar Staf akunting Enron berasal dari KAP Andersen Arthur Andersen (satu dari lima perusahaan akuntansi c. terbesar) adalah kantor akuntan Enron.

tidak melakukan investigasi secara mendalam atau melakukan konfirmasi ulang terhadap Enron. NYSE tidak hanya melakukan verifikasi firsthand.5 Dampak Akibat Kasus Enron dan KAP Andersen Kasus ini memberikan dampak di Amerika bahkan di Indonesia. A. dibentuk pula PCAOB (Public Company Accounting Oversight Board) yang bertugas: Penggabungan Usaha. g.. Sebagai perusahaan publik.melakukan aktivitasnya dalam perdagangan listrik tidak di satu negara. Terjadi perdebatan apakah perusahaan rating harus memeriksa total hutang perusahaan atau tidak. Special Purpose Entities Page 31 .Si. M. f. Sedangkan NYSE mengharuskan Enron memenuhi peraturan perdagangan di NYSE. perusahaan rating tersebut hanya melakukan analisis sebatas pada data yang diberikan kepada mereka oleh Enron. Laporan Keuangan Konsolidasi. seperti perusahaan lainnya menginginkan dan membutuhkan sebuah nilai rating. Enron. 4. Ak di 04:47). Berbeda dengan SEC. operasional dan aktivitas keuangan Enron. Seperti yang kami kutip dari sumber yang sama (blog yang Diposkan oleh Dr. SEC hanya mengandalkan pada testimoni yang dibuat oleh lembaga lain seperti auditor perusahaan (Arthur Andersen). Yang menjadi masalah. yaitu antar negara. Khususnya yang berkaitan dengan SPEs. Enron diharuskan mengikuti peraturan dari SEC. kasus ini mempunyai implikasi terhadap pembaharuan tatanan kondisi maupun regulasi praktik bisnis di Amerika Serikat antara lain: 1. Dedi Kusmayadi. Investasi Perusahaan Asosiasi.. Akan tetapi dalam pengawasannya SEC. Pemerintah AS menerbitkan Sarbanes-Oxley Act (SOX) untuk melindungi para investor dengan cara meningkatkan akurasi dan reabilitas pengungkapan yang dilakukan perusahaan publik. Sehingga Enron membayar Standard & Poors serta Moody’s untuk memberikan nilai rating. Pasar ekuitas. Selain itu. Pasar hutang. SE. Rating ini dibutuhkan untuk sekuritas hutang perusahaan yang diterbitkan dan diperdagangkan di pasar.

Membutuhkan persetujuan dari audit committee perusahaan sebelum melakukan audit. yaitu jika tidak ada. Mendaftar KAP yang mengaudit perusahaan publik  Menetapkan atau mengadopsi standar audit. dealer. Melarang KAP memberikan jasa audit jika audit partnernya telah memberikan jasa audit tersebut selama lima tahun berturutturut kepada klien tersebut. pengendalian mutu.  Melaksanakan kewajiban lain yang diperlukan untuk meningkatkan standar professional di KAP. Setiap perusahaan memiliki audit committee ini karena definisinya diperluas. Berikut ini adalah sejumlah jasa non audit yang dilarang : a) Pembukuan dan jasa lain yang berkaitan. standar professional. dan penasihat investasi 2. alternatif perlakuan-perlakuan akuntansi yang sesuai Penggabungan Usaha. Untuk menjamin independensi auditor. peraturan-peraturan PCAOB. melakukan disciplinary hearings. KAP harus segera membuat laporan kepada audit committee yang menunjukkan kebijakan akuntansi yang penting yang digunakan. independensi dan standar lain yang berkaitan dengan audit perusahaan publik. maka KAP dilarang Perubahan-perubahan yang ditentukan dalam Sarbanes-Oxley memberikan jasa non audit kepada perusahaan yang diaudit.  Menyelidiki KAP dan karyawannya. 4. Laporan Keuangan Konsolidasi. 2. 3. c) d) e) f) Jasa appraisal dan valuation. Investasi Perusahaan Asosiasi. Special Purpose Entities Page 32 . Act 1. dan mengenakan sanksi jika perlu.  Meningkatkan ketaatan terhadap SOX. Opini fairness Fungsi-fungsi berkaitan dengan jasa manajemen Broker. b) Desain dan implementasi sistem informasi keuangan. peraturan pasar modal yang berkaitan dengan audit perusahaan publik. etika. maka seluruh dewan komisaris menjadi audit committee.

3. CFO. mengelola Penggabungan Usaha. Jhon Whitehead dan Ira Millstein. International Federation Accountants (IFAC). pada akhir tahun 2001 merevisi kode etik bagi para akuntan yang bekerja agar menjadi whitstleblower sebagai berikut “ para profesional dituntut bukan hanya bersikap profesional dalam kaidah-kaidah aturan profesi saja tetapi profesional juga dalam menyatakan kebenaran pada saat masyarakat akan dirugikan atau ada tindakan-tindakan perusahaan yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku”. pemilihannya oleh manajemen dan preferensi auditor. 6. 4. menyerukan bahwa auditor internal harus lebih mempertajam peran dalam pemeriksaan ketaatan. Selain itu. 5. Investasi Perusahaan Asosiasi. chief accounting officer. Sebagai tambahan. Securities Exchange Commission (SEC) dan New York Stock Exchange (NYSE). 7. 5. Laporan Keuangan Konsolidasi. KAP dilarang memberikan jasa audit jika CEO. ketua bersama Blue Ribbon Committe kongres SEC. menjadi semakin banyak ancaman pidana bagi mereka yang melakukan pelanggaran ini. controller klien sebelumnya bekerja di KAP tersebut dan mengaudit klien tersebut setahun sebelumnya.standar dan telah dibicarakan dengan manajemen perusahaan. kini CEO dan CFO harus membuat surat pernyataan bahwa laporan keuangan yang mereka laporkan adalah sesuai dengan peraturan SEC dan semua informasi yang dilaporkan adalah wajar dan tidak ada kesalahan material. Special Purpose Entities Page 33 . AICPA dan The Big Five KAP di Amerika mendukung inisiatif Reform yang melarang KAP untuk menawarkan jasa internal audit dan jasa konsultasi lainnya kepada perusahaan yang menjadi klien audit KAP yang bersangkutan. SOX melarang pemusnahan atau manipulasi dokumen yang dapat menghalangi investigasi pemerintah kepada perusahaan yang menyatakan bangkrut.mengeluarkan menyusun rekomendasi tentang perlunya Undang-Undang yang mengharuskan perusahaan Go Public melaksanakan dan melaporkan ketaatanyan terhadap pedoman corporate governance.

resiko. dan mengembangkan operasi bisnis. dan setiap perusahaan diwajibkan untuk memiliki fungsi audit intern (James : 2003). Investasi Perusahaan Asosiasi. Penggabungan Usaha. Laporan Keuangan Konsolidasi. Special Purpose Entities Page 34 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful