KITAB ITHIASA : RAMAYANA

OLEH: NAMA : NI KADEK SAYU WIJAYANTI NIM : 085

STKIP AGAMA HINDU AMLAPURA NUSA PENIDA TAHUN 2012

khususnya bagi penulis. Oktober 2012 Penulis . Paper ini ditulis dari hasil penyusunan data-data sekunder yang kami peroleh dari berbagai sumber yang berkaitan dengan ithiasa yang di dalamnya membahas tentang kisah epic ramayana. tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada dosen pengajar atas bimbingan dan arahan dalam penulisan paper ini. Juga kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah mendukung sehingga dapat diselesaikannya paper ini. Nusa Penida. dengan membaca paper ini dapat memberi manfaat bagi kita semua. Kami harap. dalam hal ini dapat menambah wawasan kita mengenai nilai-nilai luhur yang terkandung dalam cerita ini sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Memang paper ini masih jauh dari kata sempurna.KATA PENGANTAR Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan paper yang berjudul “ Ramayana ” ini dengan lancar. maka penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca demi perbaikan menuju arah yang lebih baik.

Bala kanda Dalam cerita ini mengisahkan Sang Prabu Dasarata mempunyai 3 ( tiga ) orang istri / permaisuri beserta dengan anak-anaknya yaitu : . .Dewi Kekayi dengan putra Sang Bharata.000 stansa / sloka. Sri Rama sebagai pemeran utama dalam cerita ini sebagai penyelamat dunia dari ancaman adharma yang diperankan Rahwana. . Sri Rama dikenal dalam purana sebagai ” Awatara Wisnu yang ke-7 ” .RAMAYANA Ramayana adalah sebuah cerita tentang riwayat perjalanan Sri Rama di dunia. Ramayana karya sastra yang ditulis oleh Maharsi Walmiki. Juga diceritakan kemenangan Ramadewa mengikuti sasembara di Matila sehinha mendapatkan istri Dewi Sita anak dari Prabu Janaka. terdiri dari 24. terbagi menjadi 7 ( tujuh ) bagian dengan istilah ” Sapta Kanda ” bagian-bagiannya antara lain : 1. Awatara adalah wujud turunnya Dewa Wisnu untuk menyelamatkan dunia. .Dewi Kosalya dengan putra Sang Rama Dewa.Dewi Sumitra dengan putranya Sang Laksamana dan Sang Satrugna.

karena tidak sabar mendapatkan godaan. karena satya wacana ( setia pada perkataannya ) akhirnya Rama dewa menyerahkan terompah ( alas kaki ) sebagai simbul Sang Rama selama perjalanan ke hutan pertapa. bertemu Sugriwa untuk meminta banduan agar dapat mengalahkan Subali dalam memperebutkan Dewi Tara. Ramadewa kemudian mebantu . ditinggalkah Sita sendiri tetapi dengan kekuatannya Laksamana sempat membuat sengker / garis dengan kekuatan pelindung. Akhirnya rahwana mengutus Marica untuk mematai-matai Rama dengan berubah wujud menjadi Kijang mas. langsung ke hvan mencari Ramadewa. Ayodya kanda Setelah Sang Ramadewa berhasil memperistri Dewi Sita. karena permintaan Sita yang menginginkan kijang itu. Rama dan Laksamana begitu tidak melihat Sita di pasraman langsung mencasinya ke tengah hutan. Kemudian melanjutkan perjalanannya. Sempat pula diganggu oleh raksasa surpanaka karena melihat ketampanan rama dan laksamana. 4. Sempat Ramadewa terseret oleh tipuan marica. Akhirnya Jatayu memilih untuk mati. hidung surpanaka dipotong oleh Laksamana. akhirboya Bharata menolak permintaan ibunya. maka sepulang dari Matila Prabhu Dasarata ingin menyeraikan kerajaan ayodya kepada Ramadewa . Akhirnya Sita keluar dari pelindung yang dibuat Laksamana kemudian diculiklah Sita dan dibawa ke Alengka.2. karena kebaikannya dia diberi pengentas ke sorga oleh Ramadewa dengan sebuah panahnya. 3. sipapun tidak akan bisa melewati termasuk dewa. Aranya kanda Setelah sampai di hutan Citra Kuta . Karena itu Rahwana berubah wujud menjadi Bhiku untuk menarik simpati Sita. Karena tipuan marica juga membua Sita panik dan menyuruh Laksamana membantu Ramadewa. Kiskinda kanda Setelah Sita dilarikan oleh oleh Rahwana ke Alengka. Karena kesalnya Surpanaka melapor kepada kakaknya yaitu Rahwana. Pada saat itu pula terdengar oleh Sang Bharata. diikuti oleh adiknya ” Sang Laksamana “. sering dikunjungi para pertapa untuk meminta bantuan dari gangguan raksasa. Karena bijaksananya Ramadewa keesokan harinya perggi ke hutan dengan istrinya ( Dewi Sita ). tetapi terhalang oleh Dewi Kekayi mengingat janjinya di tengah hutan terdahulu . sedangkan Sita dijaga oleh Laksamana . Sampai di perjalanan bertemu dengan Burung Jatayu dalam keadaan luka parah pada saat bertempur untuk merebut dan menolong Sita dari tangan Rahwana.

Selesai bercerita dengan Sita. Sugriwa langsung menyusun siasat agar dapat menyebrangi lautan ke Alengka dengan membuat jembatan yang disebut dengan Titi Banda. Yudha kanda Setelah jembatan Banda berhasil dibuat / dibangun. Anoman diutus sebagai duta untuk menyelidiki Sita ke Alengka.Sugriwa untuk mengalahkan Subali dan dapat dikalahkan. Rama dalam mencari Dewi Sita. Kemudian Rama. . dan Laksamana diiringi oleh tentara kera kembali ke Ayodya. Sugriwa setelah aman kemudian membantu untuk membalas jasa. tetapi dimenangkan oleh Rama. Sugriwa mengerahkan pasukan keranya untuk menggempur Alengka. Sundara kanda Dalam pencarian Sita. dia berhasil menemui Sita dan memberi cerita bahwa segera dijemput ke Alengka. Mengingat jasa Wibisana sangat besar akhirnya diangkat menjadi raja Alengka. 6. dan pertempupan yang hebat terjadi antara Rama dan Rahwana . 5. Kemudian Anoman kembali melaporkan keadaan Sita kepada Rama. Sita. Pertempuran yang sengit antara kedua pasukan. anoman sempat ditangkap tetapi dengan kesaktianya melepaskan diri dan sempat membakar Alengka sampai hangus. Wibisana juga membantu. Setibanya di Ayodyapura disambut oleh sang Bharata dan langsung dinobatkan sebagai raja Ayodya.

7. Setelah beberapa lama Ramadewa kembali ke Wisnuloka dan Sita kembali ke Ibu Pertiwi. setiap yang berani menghalangi perjalanan akan berhadapan dengan Ramadewa. ilmu pemerintahan. Akhirnya Ramadewa menyuruh Laksamana untuk mengantarkan Sita ke hutan dan dipungut oleh Maharesi Walmiki dalam keadaan mengandung. . Diajaklah ke Ayodya dan dinobatkan sebagai raja Ayodya. Barulah diceritakan bahwa mereka berdua adalah anak Rama. Akhirnya tidak begitu lama Dewi Sita melahirkan dua orang anak laki-laki kembar diberi nama Kura dan Lawa. Tanpa disadari kuda itu melewati tempat Kusa dan Lawa. Kemudian melihat kuda berhias dipeganglah kuda itu dan ditangkapnya . Terjadilah pertempuram sengit antara Ramadewa dan Kusa Lawa. Uttara kanda Setibanya di kerajaan dan sudah lama memerintah ada seorang rakyat menyangsikan keberadaan Sita waktu disekap oleh Rahwana. dan tidak ada yang menang atau kalah. dan nyanyian Ramayana. Setelah besar dididik oleh Maharesi Walmiki ilmu perang. Setelah Kusa dan Lawa dewasa terdeogar di Ayodya diselenggarakan upacara ” Aswameda ” yaitu pelepasan kuda berhias diiringi oleh prajurit. Hal ini terliiat lalu dihentikan oleh walmiki.

Pukul 16.00 Wita. Available at: http://supeksa.org/index. 2008. Pukul 16.php? option=com_content&task=view&id=974&Itemid=81.parisada. Pada Tanggal 20 Oktober 2012. Ramayana Bagian Dari Itihasa Cerita Yang Benar-Benar Terjadi Atau Cerita Yang Benar Benar Ada.00 Wita.com/2010/11/23/ramayana-bagian-dari-itihasa/. Rahwanaramantawacana.DAFTAR PUSTAKA Putrawan.wordpress. . Pada Tanggal 20 Oktober 2012. Supeksa. Available at: http://www. 2010.