MAKALAH MANAJEMEN REKAM MEDIS

“JENIS-JENIS FORMULIR REKAM MEDIS”
DOSEN NURYATI, AMD, S.FARM

Disusun Oleh :
1. Agustina Maria Yoseva 2. Argentina Moniz

3. Ovita Yanuar 4. Novi Anjarsari Utami

KONSENTRASI SISTEM INFORMASI KESEHATAN DAN REKAM MEDIK PROGRAM STUDY KESEHATAN MASYARAKAT SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SURYA GLOBAL YOGYAKARTA 2010 KATA PENGANTAR
i

... Tak lupa kami mengucapkan kepada temanteman yang ikut membantu baik secara langsung maupun tak langsung...Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang mana atas karunia dan hidayahnya pembuatan makalah Manajemen Rekam Medis ini selesai tepat pada waktunya......... Kesempatan kali ini kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini..... DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ...... Kami sadar makalah ini masih terdapat kekurangan................................ Penulis.... Tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Manajemen Rekam Medis............. maka dari itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangaun dan demi kesepurnaan makalah ini.. Tugas makalah ini di buat untuk memberikan penjelasan tentang Jenis-Jenis Formulir Rekam Medis.... Kami mengucapkan terima kasih......... ii i ...

...................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 10 A........Tujuan Pembuatan ...................KATA PENGANTAR .....................................Jenis-Jenis BAB IV PENUTUP ....................................................................................................................................... 7 A.................................................................................................................................Saran 10 DAFTAR PUSTAKA iii ..........................10 B....................................................2 B.......Pengertian .................... 1 A............. DAFTAR ISI ...............7 B.............................................................Manfaat Makalah…………………………………………… D........................................................................................................................Tujuan Makalah……………………………………………............................................. ii iii BAB I PENDAHULUAN .................................. C.................................. 7 C.....................................................................................................Rumusan Masalah………………………………………… BAB II PEMBAHASAN ...................................Kesimpulan ......................................................................................................................Latar Belakang ......................................................................................................................

Agar pembangunan kesehatan dapat lebih berdaya guna dan berhasil guna. namun lebih dari 50% tenaga kerja bekerja di kantor dan 80% di antaranya bekerja sebagai pengelola informasi. Betapa pentingnya informasi dijelaskan oleh Ira. karena rekod merupakan rekaman informasi. melainkan sebagai sumber informasi. Penn dalam Martono (1997) bahwa meskipun konsumsi pangan lebih banyak dari sebelumnya. melalui rumah sakit. Bahkan ada suatu pernyataan umum bahwa siapa yang ingin menguasai dunia. Rumah sakit sebagai suatu lembaga organisasi juga memiliki rekod sebagai bahan pelaksanaan kegiatan administrasi pelayanannya. A. bertanggung jawab akan mutu pelayanan rumah sakit yang diberikan kepada semua pasien. Salah satu aspek kehidupan manusia yang tergantung terhadap informasi adalah bidang kesehatan. maupun pasien gawat darurat.Sebagai akibat dari ketergantungan terhadap informasi. Dengan demikian pandangan kita terhadap rekod selayaknya tidak lagi hanya sebagai tumpukan kertas saja. Pemerintah mendelegasikan tanggung jawabnya kepada staf di rumah sakit. pasien rawat jalan. LATAR BELAKANG Dewasa ini kita berada pada era informasi yang ditandai dengan begitu tergantungnya segala aspek kehidupan manusia terhadap informasi. suatu rumah sakit akan menghasilkan rekod yang disebut dengan rekam medis pasien. Sebagai suatu lembaga yang melayani kesehatan masyarakat. Pemerintah dalam hal ini Departemen Kesehatan. Sebuah rumah sakit memiliki fungsi utama untuk memberikan perawatan dan pengobatan yang sempurna kepada pasien baik pasien rawat inap. maka kuasailah informasi.BAB I PENDAHULUAN A.. Di dalam rekam medis berisi informasi yang iv . Karena pada dasarnya rekod adalah rekaman informasi. Pelayanan kesehatan kepada masyarakat dilakukan melalui rumah sakit. maka peranan rekod juga ikut meningkat pula. diperlukan peningkatan dan pemanfaatan manajemen kesehatan melalui manajemen rumah sakit.

perawatan dan penanganan medis pasien. tepat waktu dan pemenuhan aspek persyaratan hukum. Dan salah satu parameter untuk menentukan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit adalah informasi yang terekam dalam rekam medisnya. petunjuk dan pedoman yang berlaku pada pengelolaan rekod pada umumya. B. Rekam Medis suatu rumah sakit adalah merupakan rekod yang pengelolaannya harus disesuaikan dengan ketentuan. Pengelolaan rekam medis yang sesuai dengan semestinya.berhubungan dengan penyelenggaraan pengobatan dan perawatan pasien yakni tentang penyakit. C.5. MANFAAT MAKALAH Untuk menambah wawasan pembaca tentang jenis-jenis formulir rekam medis. ataupun dipergunakan oleh orang yang semestinya tidak diberi izin. rekam medis dapat digunakan sebagai indikator dalam melihat kualitas pelayanan kesehatan. dan bagi rumah sakit.01660 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Formulir Rekam Medis Dasar dan Pemusnahan Arsip Rekam Medis di Rumah Sakit. TUJUAN MAKALAH Untuk mengetahui lebih lanjut tentang jenis-jenis formulir Rekam Medis yang ada di Rumah sakit. akan menghasilkan suatu hasil dimana rekam medis tersebut dapat digunakan sebagai sumber informasi yang bermutu. yakni faktual. akurat.1. Rumah sakit bertanggung jawab untuk melindungi informasi yang ada di dalam rekam medis terhadap kemungkinan hilangnya keterangan.06. lengkap.00. v . yang oleh Benjamin (1980) disebutkan bahwa pelayanan kesehatan yang baik secara umum berarti memiliki rekam medis yang baik pula. pemalsukan data yang ada di dalam rekam medis. Surat Edaran nomor HK. Rekam medis merupakan milik rumah sakit yang harus dipelihara karena sangat besar manfaatnya bagi pasien. Permasalahan tersebut perlu dipecahkan melalui peninjauan terhadap bagaimana pengelolaan rekam medis selama ini. bagi dokter. dan tepat waktu. Indikator mutu rekam medis yang baik adalah kelengkapan isinya. Keberadaan rekam medis sangat dipentingkan.

Jenis-jenis formulir? BAB II vi .D. RUMUSAN MASALAH 1. Pengertian formlir? 2. Tujuan pembuatan formulir? 3.

dan pemusnahan formulir (Kennedy. yang diperhatikan adalah: vii . yang mempunyai kolom-kolom atau lajur-lajur. Dan dijelaskan bahwa di dalam melakukan perencanaan formulir perlu dipertimbangkan fungsi dan fisik dari formulir. Menurut Diamond manajemen formulir meliputi analisis kebutuhn pengguna untuk menentukan formulir seperti apa yang dibutuhkan. pembuatan. mendisain formulir yang terbaik sesuai dengan kebutuhan. diisi.PEMBAHASAN A. pemeriksaan. Diamon (1995) menyebutkan manajemen formulir berfungsi untuk pertangggungjawaban atas penciptaan. disain. Dan Martono (1997) menyebutkan bahwa manajemen formulir adalah kegiatan yang berkaitan dengan perencanaan dan pengendalian formulir. dan menjamin formulir tersebut dapat dihasilkan seeffisien mungkin dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. TUJUAN PEMBUATAN Disain formulir bertujuan untuk dapat menciptakan formulir yang benarbenar sesuai dengan kebutuhan dan keperluan. Dalam pertimbangan fungsi. serta penggunaan formulir secara sistematik. revisi. penyebaran. dengan judul-judul tertentu yang diisi dengan data atau informasi dan merupakan sarana komunikasi perkantoran. penetapan manajemen formulir merupakan kontrol terhadap keseluruhan atas proses permintaan. dan kontrol terhadap keseluruhan formulir di dalam suatu organisasi. Formulir dibuat dalam bentuk kartu atau lembaran tercetak yang telah ditetapkan. Menurut Irawan (1998) disain formulir yang baik akan menghasilkan suatu formulir yang mudah untuk dibaca dan dipahami. desain. PENGERTIAN Pengertian formulir berdasarkan terminologi kearsipan oleh Daryan (1998) adalah jenis surat yang memiliki desain khusus yang memuat data kedinasan untuk tujuan tertentu. serta diberkaskan. B. Disain formulir merupakan bagian dari pelaksanaan manajemen formulir. produksi. penyimpanan. 1998).

viii . Formulir rekam medis rawat jalan biasanya dalam bentuk kartu. dan ukuran kertas. c) Nama formulir harus menunjukkan tujuannya. d) Tahap-tahap item pada pokoknya harus berupa arus normal pekerjaan dan item yang berhubunggan harus dikelompokkan. b) Menentukan keterangan-keterangan apa saja yang harus dicakup. sesuai informasi apa saja yang ingin diperjelas oleh formulir tersebut.a) Maksud dan tujuan dari pembuatan formulir. yang berisi informasi identitas pasien dan lembaran ringkasan poliklinik. warna kertas. adalah yang berisi isian untuk data-data yang diperlukan yang sesuai dengan kebutuhan seseorang penderita untuk tindakan pengobatan dan perawatan yang diberikan oleh rumah sakit. Depkes (1991) memperinci formulir-formulir rekam medis meliputi formulir rekam medis untuk pasien rawat jalan dan formulir untuk pasien rawat inap. harus dapat mengarahkan dari awal hingga akhir pekerjaan. Sedangkan pertimbangan fisik formulir adalah meliputi: berat kertas. kualitas kertas. yaitu Kartu Pemeriksaan Pasien. C. Kartu Pemeriksaan Pasien ini digunakan sebagai dasar dalam menyiapkan Kartu Indeks Utama Pasien (KIUP). serta kerta. e) Memiliki bentuk yang umum berlaku. JENIS-JENIS Formulir yang dibuat untuk rekam medis pasien.

antara lain:  Nomor Rekam Medis  Jenis Kelamin  Nama Pasien  Pendidikan  Nama Ayah  Pekerjaan  Nama Ibu  Status Perkawinan  Alamat  Agama  Tempat dan Tanggal lahir  Asuransi Lembaran ringkasan poliklinik. misalnya:  Tanggal kunjungan  Poliklinik yang melayani ix .Informasi yang dimintakan untuk identitas pasien.

 Diagnosis  Tindakan yang diberikan  Dokter yang menangani Contoh formulir rawat jalan dapat dilihat pada lampiran 5 (RM 1 s/d 3) Formulir rekam medis pasien rawat inap banyak sekali jenisnya. Namun pada prinsipnya rumah sakit harus menyiapkan rekam medis yang dikategorikan sebagai rekam medis dasar. misalnya:  Lembaran Kontrol Istimewa  Laporan Operasi  Laporan Anestesi  Riwayat Kehamilan  Catatan/Laporan Persalinan  Identifikasi Bayi x . Formulir rekam medis dasar tersebut terdiri dari lembaran umum dan lembaran khusus. tergantung dari tingkat kemampuan rumah sakit di dalam melakukan tindakan medis kepada pasien (khususnya pelayanan spesialistik/subspesialistik). Lembaran Umum Misalnya:  Ringkasan Masuk dan Keluar  Anamnese dan Pemeriksaan Fisik  Lembaran Grafik  Surat Permintaan Rawat  Perjalanan Penyakit atau Perkembangan Perintah Dokter dan Pengobatan  Catatan Perawatan/Bidan  Hasil Pemeriksaan Laboratorium/Rongtgen  Resume Keluar Lembaran Khusus. sedangkan lembaran lain yang menyangkut tindakan spesialistik/subspesialistik dapat dikembangkan sesuai dengan kemampua pelayanan rumah sakitnya.

2b. pelayanan unit darurat. Data Kesehatan Morbiditas Pasien Rawat Inap Memuat data kompilasi penyakit atau morbiditas pasien rawat inap yang dikelompokkan menurut Daftar Tabulasi Dasar KIP/10.Contoh formulir rawat inap tersebut dapat dilihat pada lampiran 5 (RM 1 s/d RM 20) Depatemen Kesehatan dalam mengumpulkan data dari seluruh rumah sakit di Indonesia melalui Sistem Pelaporan Rumah Sakit. kegiatan bedah dan non bedah. Data Inventarisasi Rumah Sakit Memuat data identitas rumah sakit. c) Formulir RL. Data Keadaan Penyakit Khusus Pasien Rawat Jalan. h) Formulir RL4. menggunakan berbagai macam formulir. Data Status Immunisasi Memuat data status immunisasi sebagai lampiran dari formulir RL2a g) Formulir RL3. Rekapitulasi yang mencakup berbagai kegiatan rumah sakit seperti rawat inap. b) Formulir RL. fasilitas tempat tidur.2a1. Memuat data keadaan penyakit khusus pasien rawat jalan rumah sakit. d) Formulir RL. Untuk masing-masing kelompok penyakit dilaporkan mengenai jumlah kasus baru menurut golongan umur dan menurut seks dari kasus tersebut dan jumlah kunjungan. latihan kerja. Data Ketenagaan Rumah Sakit Memuat data jumlah tenaga yang bekerja di rumah sakit menurut kualifikasi pendidikan dan status kepegawaian. f) Formulir RL2c. immunisasi. Data Keadaan Morbiditas Pasien Rawat Jalan. rawat jalan. pelayanan kesehatan gigi.2b1. pelayanan kesehatan jiwa.2a. fasilitas rawat jalan. Data Peralatan Medis Rumah Sakit Memuat data jumlah dan jenis peralatan medis menurut sumber pengadaan dan kondisi xi . rujukan rehabilitasi medis. dan sebagainya. direktur rumah sakit. pengujian kesehatan. Memuat data kompilasi penyakit atau morbiditas pasien rawat jalan yang dikelompokkan menurut Daftar Tabulasi Dasar KIP/10. fasilitas kesehatan gigi. serta jumlah pasien mati untuk masingmasingkelompok penyakit. Data Keadaan Penyakit Khusus Pasien Rawat Inap Memuat data keadaan penyakit khusus pasien rawat inap rumah sakit e) Formulir RL. keluarga berencana. penyelenggara. i) Formulir 5. Untuk masing-masing kelompok penyakit dilaporkan mengenai jumlah pasien keluar menurut golongan umur dan menurut seks. yaitu: a) Formulir RL1. surat izin. Data Kegiatan Rumah Sakit. kegiatan radiology.

j) Formulir data individual mengenai penyakit pasien rawat inap. KIUP merupakan kunci utama tiap pasien yang mutlak harus dibuat. xii .3.a. Karena apabila seorang pasien lupa membawa kartu berobat. untuk pasien obstetric: morbiditas Formulir 2.1. ‫־‬ ‫־‬ ‫־‬ ‫־‬ Desain output kwitansi daftar periksa Desain output kwitansi daftar periksa diserahkan pada pasien yang menunjukkan bahwa pasien telah melakukan transaksi daftar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di poliklinik dan berhak mendapatkan pelayanan di poliklinik yang ditunjukkan dengan jelas melalui tanggal kunjungan serta nomor urut daftar yang mempermudah dalam identifikasi pasien. maka KIUP akan membantu untuk mencarikan data pasien. untuk pasien umum : data individual Formulir 2. untuk bayi baru lahir/lahir mati: pasien rawat inap Formulir 4. terdiri dari 3 macam: -Formulir 2.2. data individual ketenagaan rumah sakit Desain output kartu indeks utrama pasien (KIUP) Kartu indeks utama pasien adalah salah satu cara untuk menunjang kelancaran pelayanan terhadap pasien.

perawatan serta diagnosis dan tindakan yang tepat. Informasi catatan medis ini menerangkan kronologi atau urutan status kesehatan dan pengobatan pasien sehingga mempermudah bagi dokter untuk pemberian kesinambungan pelayanan untuk menentukan pengobatan. xiii .Desain output kartu identitas berobat (KIB) Output kartu identitas berobat merupakan output yang diserahkan kepada pasien sebagai tanda pengenal pasien apabila pasien melakukan kunjungan ulang dan melakukan transaksi pendaftaran diloket pendaftaran sebelum mendapatkan pelayanan medis di poliklinik Inforrmasi catatan medis Informasi catatan medis menjadi informasi yang dibutuhkan dokter saat mekukan pelayanan medis khusunya untuk kepentingan kesinambungan pelayanan medis pada pasien.

Laporan obat-obat pada resep Laporan obat-obat pada resep menunjukkan obat-obat yang digunakan oleh dokter saat menuliskan resep obat pada pasien. Catatan medis dapat digunakan sebagai bahan bukti dalam penegakan kebenaran dan keadilan di pengadilan apabila diperlukan sebagai bahan bukti untuk menujukkan bahwa prosedur dan pengobatan yang dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar.Disamping itu informasi ini juga berfungsi sebagai salah satu syarat tertib administrasi dalam pengelolaan dokumen rekam medis untuk peeningkatan mutu pelayanan. Dengan tersedianya semua obat-obat yang biasanya digunakan oleh dokter saat memberikan xiv . Informasi ini dapat digunakan dalam pengambilan keputusan untuk penyediaan obat-obat di Apotik Rumah Sakit.

resep. Laporan penyakit xv . maka diharapkan semua resep dapat dilayani oleh pihak Rumah Sakit yang akan lebih membawa keuntungan dan dapat menambah penghasilan Rumah Sakit.

Laporan diatas menunjukkan juga beban kerja seorang dokter dalam satu periode tertentu sehingga dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam pemberian reward atau imbal jasa serta penentuan pemberian ijin / cuti kerja. Laporan ini dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dalam perencanaan sumber daya yang akan dan harus disediakan seperti penambahan tenaga spesialis tertentu atau penambahan alat-alat canggih dan sarana prasarana lain untuk memenuhi kebutuhan klien dalam pemberian pelayanan medis rawat jalan poliklinik penyakit dalam.penyakit atau kasus-kasus yang dilayani pada poliklinik penyakit dalam.Laporan penyakit menunjukkan tentang penyakit . xvi . Laporan pelayanan dokter Laporan pelayanan dokter menunjukkan produktifitas SMF atau staf medis fungsional pemberi pelayanan medis pada poliklinik penyakit dalam. Dari laporan ini dapat diketahui peringkat sepuluh besar penyakit rawat jalan pada poliklinik penyakit dalam / periode.

SARAN xvii . Output kartu identitas berobat merupakan output yang diserahkan kepada pasien sebagai tanda pengenal pasien apabila pasien melakukan kunjungan ulang dan melakukan transaksi pendaftaran diloket pendaftaran sebelum mendapatkan pelayanan medis di poliklinik. output kwitansi daftar periksa diserahkan pada pasien yang menunjukkan bahwa pasien telah melakukan transaksi daftar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di poliklinik dan berhak mendapatkan pelayanan di poliklinik yang ditunjukkan dengan jelas melalui tanggal kunjungan serta nomor urut daftar yang mempermudah dalam identifikasi pasien. KESIMPULAN Pengertian formulir berdasarkan terminologi kearsipan oleh Daryan (1998) adalah jenis surat yang memiliki desain khusus yang memuat data kedinasan untuk tujuan tertentu. Kartu indeks utama pasien adalah salah satu cara untuk menunjang kelancaran pelayanan terhadap pasien.BAB III PENUTUP A. B. Disain formulir bertujuan untuk dapat menciptakan formulir yang benarbenar sesuai dengan kebutuhan dan keperluan. Desain output kwitansi daftar periksa diserahkan pada pasien yang menunjukkan bahwa pasien telah melakukan transaksi daftar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di poliklinik dan berhak mendapatkan pelayanan di poliklinik yang ditunjukkan dengan jelas melalui tanggal kunjungan serta nomor urut daftar yang mempermudah dalam identifikasi pasien. Kartu indeks utama pasien adalah salah satu cara untuk menunjang kelancaran pelayanan terhadap pasien. Formulir yang dibuat untuk rekam medis pasien. adalah yang berisi isian untuk datadata yang diperlukan yang sesuai dengan kebutuhan seseorang penderita untuk tindakan pengobatan dan perawatan yang diberikan oleh rumah sakit.

com/doc/17640215/Studi-Tentang-Pengelolaan-Rekam- Medis-Pasien-RS#open_download  http://webcache.scribd.com/2010/06/07/rekam-medis-permenkes- no-269menkes-periii2008/  http://ranocenter.wordpress.com/search? q=cache:91rwWdnBZIQJ:husinrm.blogspot. DAFTAR PUSTAKA  http://www.doc+macammacam+formulir+rekam+medis&cd=5&hl=id&ct=clnk&gl=id  http://agungrakhmawan.googleusercontent.files.wordpress.Sebaiknya petugas Rekam medis lebih memperhatikan dalam pengisian formulir Rekam Medis dan lebih teliti dalam pengisian data pribadi pasien.html xviii .com/2007/06/formulir-rekam-medis-tanggap darurat.com/2008/08/sekilaspandang-sistem-pelaporan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful