BAB I PENDAHULUAN A.

Rasional Program layanan Bimbingan dan Konseling merupakan suatu sistematika dan prosedur kerja yang memuat arah, sasaran tujuan serta ruang lingkup pelaksanaan. Program pelaksanaan Bimbingan dan Konseling SMK NEGERI 2 KENDAL disusun sebagai upaya memperjelas dan mempermudah dalam pencapaian tujuan yang telah menjadi keputusan atau kesepakatan bersama dalam rangka mencapai tujuan pendidikan pada umumnya. Adapun yang melatarbelakangi penyusunan program kerja pelayanan Bimbingn dan Konseling SMK NEGERI 2 KENDAL ini antara lain: 1. Tuntutan KTSP 2. Program sekolah 3. Analisa kebutuhan nyata siswa 4. Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling 5. Kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan pendidikan B. Visi dan Misi Bimbingan Konseling a. Visi Visi pelayanan konseling adalah terwujudnya kehidupan kemanusiaan yang membahagiakan melalui tersedianya pelayanan bantuan dalam pemberian dukungan perkembangan dan pengentasan masalah agar peserta didik berkembang secara optimal, mandiri dan bahagia. b. Misi 1) Misi pendidikan, yaitu memfasilitasi pengembangan peserta didik melalui pembentukan perilaku afektifnormatif dalam kehidupan keseharian dan masa depan 2) Misi pengembangan, yaitu memfasilitasi pengembangan potensi dan kompetensi peserta didik di dalam lingkungan sekolah/madrasah, keluarga dan masyarakat. 3) Misi pengentasan masalah, yaitu memfasilitasi pengentasan masalah peserta didik mengacu pada kehidupan efektif sehari-hari C. Tujuan Bimbingan dan Konseling 1. Tujuan bimbingan dan konseling disekolah secara umum adalah :

a. Membantu fungsi dan peran kepala sekolah, staf guru, staf tata usaha, dalam pelayanan siswa baik secara kelompok maupun secara pribadi, sehingga pelaksanaan KBM berjalan aman, tertib dan lancar. b. Memandirikan peserta didik dan mengembangkan potensi siswa secara optimal. 2. Tujuan bimbingan dan konseling disekolah secara khusus adalah : ”Tercapainya perkembangan siswa sesuai dengan kompetensi dasar yang dimiliki dengan mengembangkan tugas perkembangan.”

BAB II PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN KONSELING A. Tugas – tugas Perkembangan siswa SMK NEGERI 2 KENDAL Arah pelayanan konseling dalam mencapai visi dan misi di atas didasarkan pada pemenuhan tugas-tugas perkembangan peserta didik SMK NEGERI 2 KENDAL, yaitu: a. Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. b. Mempersiapkan diri, menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap perubahan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri untuk kehidupan yang sehat. c. Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria atau wanita. d. Memantapkan nilai dan cara bertingkah laku yang dapat diterima dalam kehidupan yang lebih luas. e. Mengenal kemampuan, bakat, dan minat serta arah kecenderungan karir dan apresiasi seni. f. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan/atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan di masyarakat.

yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya. Pemeliharaan dan pengembangan. d.Pengembangan kehidupan pribadi. sosial. dan mengembangkan potensi dan kecakapan. Pengentasan. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri. Pengembangan karir. Fungsi Konseling a. c. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mengatasi masalah yang dialaminya. serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistik. Bidang Pelayanan Konseling a. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memahami diri dan lingkungannya. B. anggota masyarakat. menilai.Pengembangan kehidupan sosial. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memelihara dan menumbuhkembangkan berbagai potensi dan kondisi positif yang dimilikinya.g. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi. h. Pengembangan kemampuan belajar. dan warga lingkungan sosial yang lebih luas. anggota keluarga. serta memilih dan mengambil keputusan karir. Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional. b. c. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami. dan warga negara. Mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi. Pemahaman. bakat dan minat. dan ekonomi. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mampu mencegah atau menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambat perkembangan dirinya. Pencegahan. . d. b. C.

Informasi. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi. program pelayanan. serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok. Penguasaan Konten. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya. karir/jabatan. D. dan kegiatan ekstra kurikuler. keluarga. keterpaduan. b. kesukarelaan. . kekinian. yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri. Orientasi. magang. kelompok belajar. dan tut wuri handayani. Bimbingan Kelompok. kemandirian. program latihan.e. d. yaitu layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas. kemampuan hubungan sosial. Asas-asas konseling meliputi asas kerahasiaan. jurusan/program studi. alih tangan kasus. c. terutama kompetensi dan atau kebiasaan yang berguna dalam kehidupan di sekolah. kegiatan belajar. Penempatan dan Penyaluran. Konseling Perorangan. kenormatifan. permasalahan yang dialami peserta didik. yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu. keterbukaan. b. untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru. Jenis Layanan Konseling a. dan pendidikan lanjutan. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian. karir/jabatan. E. serta tujuan dan pelaksanaan pelayanan. dan pengambilan keputusan. Prinsip-prinsip konseling berkenaan dengan sasaran layanan. Advokasi. sosial. kegiatan. yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru. f. keahlian. e. dan masyarakat. belajar. Prinsip dan Asas Konseling a. terutama lingkungan sekolah/madrasah dan obyek-obyek yang dipelajari. kedinamisan.

dan bersifat rahasia. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau keluarganya. yang bersifat terbatas dan tertutup. c. yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data. b. sistematis. yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antarmereka. yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya. Alih Tangan Kasus. melalui aplikasi berbagai instrumen. yaitu pengelompokan kegiatan konseling yang melayani peserta didik secara perorangan. yaitu kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangannya. Kelompok. yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengembangan peserta didik. F. kemampuan sosial. Tampilan Kepustakaan. d. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik. yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi. kegiatan belajar. i. f. Kegiatan Pendukung a. G. Pengelompokan Kegiatan a. dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik. Himpunan Data. yaitu pengelompokan kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika kelompok. Aplikasi Instrumentasi. yaitu kegiatan memperoleh data. pemahaman. b. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok. h. Kunjungan Rumah. Konsultasi. Individual. Konferensi Kasus. dan karir/jabatan. yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan. yang diselenggarakan secara berkelanjutan. komprehensif. baik tes maupun non-tes. Konseling Kelompok.g. e. . terpadu. Mediasi.

yaitu penilaian pada akhir setiap jenis layanan dan kegiatan pendukung konseling untuk mengetahui perolehan peserta didik yang dilayani. Hasil penilaian kegiatan pelayanan konseling dicantumkan dalam LAPELPROG 4. yaitu pengelompokan kegiatan konseling yang melayani seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar kelas atau lapangan. yaitu pengelompokan kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik dalam satu kelas. Klasikal. 3. Pendekatan Khusus. c. yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu minggu sampai dengan satu bulan) setelah satu jenis layanan dan atau kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui dampak layanan/kegiatan terhadap peserta didik. d. Hasil kegiatan pelayanan konseling secara keseluruhan dalam satu semester untuk setiap peserta didik dilaporkan secara kualitatif. H. 2. yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu bulan sampai dengan satu semester) setelah satu atau beberapa layanan dan kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui lebih jauh dampak layanan dan atau kegiatan pendukung konseling terhadap peserta didik.c. e. Hasil penilaian yang dituliskan adalah ketercapaian anak dalam mencapai tugas perkembangan . untuk mengetahui efektifitas dan efesiensi pelaksanaan kegiatan. Laporan dituliskan dalam kolom pengembangan diri pada laporan hasil belajar. PENILAIAN KEGIATAN 1. Penilaian jangka pendek (LAIJAPEN). yaitu pengelompokan kegiatan konseling yang melayani kepentingan peserta didik melalui pendekatan kepada pihak-pihak yang dapat memberikan kemudahan. Penilaian jangka panjang (LAIJAPANG). Lapangan. Penilaian proses kegiatan pelayanan konseling dilakukan melalui analisis terhadap keterlibatan unsur-unsur sebagaimana tercantum di dalam SATLAN dan SATKUNG. Penilaian hasil kegiatan pelayanan konseling dilakukan melalui: a. b. Penilaian segera (LAISEG).

.

yaitu: a. Adapun secara umum sarana tersebut cukup memadai. Sarana prasarana Pelayanan bimbingan konseling Dalam pelaksanaan penggunaan sarana dan prasana yang ada dipakai secara bersama antara petugas yang ada.I. Ruang bimbingan kelompok yang dilengkapi dengan audio visual yang memadai . Perangkat administrasi yang memadai c. Ruang bimbingan dan konseling yang representatif b.

BAB III PENUTUP Program bimbingan dan konseling sudah disusun dan dapat berjalan sesuai dengan rencana bimbingan dan konseling baik meliputi prgram mingguan. kepala sekolah sampai dengan guru mata pelajaran. Pengorganisasian bimbingan konseling sudah berjalan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan atau digariskan dalam struktur oganisasi bimbingan dan konseling. semester maupun tahunan. semoga dengan adanya program ini pelayanan bimbingan dan konseling dapat lebih terarah dan terlaksana dengan sebaik-baiknya. bulanan. guru BK dan wali kelas. Setiap personil telah dapat melaksanakan tugas dan fungsinya mulai dari kepala dinas pendidikan. . Demikianlah program ini kami susun.

Pengelompokan Kegiatan h. d. b. Jenis Layanan Konseling f. Kegiatan Pendukung g. Bidang Pelayanan Konseling c. Rasional b. Visi dan misi bimbingan dan konseling c.DAFTAR ISI BAB I Pendahuluan a. Fungsi Konseling d. Prinsip dan Asas Konseling e. Penilaian Kegiatan i. lampiran Bidang materi pengembangan Analisis Tugas Perkembangan Jadwal kegiatan Satuan Layanan/Satuan Pendukung konseling bimbingan dan PROGRAM BIMBINGAN KONSELING . Tujuan Bimbingan dan Konseling Pelaksanaan Program Bimbingan Konseling a. Sarana prasarana Pelayanan bimbingan konseling Penutup BAB II BAB III Lampiran – a. c. Tugas – tugas Perkembangan siswa SMK NEGERI 2 KENDAL b.

Memahami lingkungan 4. b. Program sekolah 3. Tuntutan KTSP 2. Visi Visi pelayanan konseling adalah terwujudnya kehidupan kemanusiaan yang membahagiakan melalui tersedianya pelayanan bantuan dalam pemberian dukungan perkembangan dan pengentasan masalah agar peserta didik berkembang secara optimal. sasaran tujuan serta ruang lingkup pelaksanaan. yaitu memfasilitasi pengentasan masalah peserta didik mengacu pada kehidupan efektif sehari-hari `Memberi bantuan atau layanan secara individu dan kelompok agar mampu : 1. Analisa kebutuhan nyata siswa 4. Kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan pendidikan B. keluarga dan masyarakat. Misi `Misi pendidikan.Mandiri sesuai kompetensi 2. yaitu memfasilitasi pengembangan potensi dan kompetensi peserta didik di dalam lingkungan sekolah/madrasah. Adapun yang melatarbelakangi penyusunan program kerja pelayanan Bimbingn dan Konseling SMK ini antara lain: 1.Visi dan Misi Bimbingan Konseling a.Rasional Program layanan Bimbingan dan Konseling merupakan suatu sistematika dan prosedur kerja yang memuat arah. `Misi pengentasan masalah.Mengambil Keputsan . yaitu memfasilitasi pengembangan peserta didik melalui pembentukan perilaku afektif-normatif dalam kehidupan keseharian dan masa depan `Misi pengembangan.SMK NEGERI 2 KENDAL BAB I PENDAHULUAN A.Mengembangkan diri secara Optimal 3. mandiri dan bahagia. Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling 5. Program pelaksanaan Bimbingan dan Konseling SMK disusun sebagai upaya memperjelas dan mempermudah dalam pencapaian tujuan yang telah menjadi keputusan atau kesepakatan bersama dalam rangka mencapai tujuan pendidikan pada umumnya.

d. minat serta arah . Mengenal kemampuan. Mempersiapkan diri. dalam pelayanan siswa baik secara kelompok maupun secara pribadi.Membantu fungsi dan peran kepala sekolah.” BAB II PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN KONSELING D. Tujuan bimbingan dan konseling disekolah secara khusus adalah : ”Tercapainya perkembangan siswa sesuai dengan kompetensi dasar yang dimiliki dengan menyesuaikan tugas perkembangan.Tujuan Bimbingan dan Konseling 1. Tujuan bimbingan dan konseling disekolah secara umum adalah : a. Tugas – tugas Perkembangan siswa SMK Arah pelayanan konseling dalam mencapai visi dan misi di atas didasarkan pada pemenuhan tugas-tugas perkembangan peserta didik SMK yaitu : a. beriman dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa C. sehingga pelaksanaan KBM berjalan aman. tertib dan lancar. Memantapkan nilai dan cara bertingkah laku yang dapat diterima dalam kehidupan yang lebih luas. c. b. staf tata usaha.5. bakat.Merencanakan Masa Depan 6. staf guru. dan kecenderungan karir dan apresiasi seni. dan mengembangkan 2. e.Memandirikan peserta didik potensi siswa secara optimal. Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria atau wanita. Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap perubahan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri untuk kehidupan yang sehat.Berbudi pekerti luhur. b.

Pemahaman. Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional. anggota keluarga. Pengembangan karir. h. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mengatasi masalah yang dialaminya.Bidang Pelayanan Konseling a. g. c. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan/atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan di masyarakat.f. dan ekonomi. c. menilai. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi. dan warga lingkungan sosial yang lebih luas. dan mengembangkan potensi dan kecakapan. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami. Pencegahan. d. anggota masyarakat. Mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya. Pengembangan kemampuan belajar.Pengembangan kehidupan sosial. b.Pengembangan kehidupan pribadi. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memelihara dan menumbuh- . yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memahami diri dan lingkungannya. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri. serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistik. d. Fungsi Konseling a. b. F. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mampu mencegah atau menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambat perkembangan dirinya. dan warga negara. Pemeliharaan dan pengembangan. sosial. serta memilih dan mengambil keputusan karir. bakat dan minat. Pengentasan. E.

untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru.Jenis Layanan Konseling a.kembangkan berbagai potensi dan kondisi positif yang dimilikinya. kegiatan belajar. dan kegiatan ekstra kurikuler. sosial. karir/jabatan. e. dan masyarakat. yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu. b. Penguasaan Konten. yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri. . keterbukaan. Advokasi. permasalahan yang dialami peserta didik. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi. G. alih tangan kasus. keluarga. Penempatan dan Penyaluran. program latihan. serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok. dan tut wuri handayani. Prinsip-prinsip konseling berkenaan dengan sasaran layanan. terutama lingkungan sekolah/madrasah dan obyek-obyek yang dipelajari. jurusan/program studi. dan pengambilan keputusan. program pelayanan. magang. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian. serta tujuan dan pelaksanaan pelayanan. keahlian. kesukarelaan. kemampuan hubungan sosial. kekinian. yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya. d. H. yaitu layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas. f. Konseling Perorangan. e. kenormatifan. terutama kompetensi dan atau kebiasaan yang berguna dalam kehidupan di sekolah. karir/jabatan. kedinamisan. b. Informasi. Prinsip dan Asas Konseling a. keterpaduan. kegiatan. dan pendidikan lanjutan. kemandirian. Bimbingan Kelompok. belajar. Orientasi. Asas-asas konseling meliputi asas kerahasiaan. c. kelompok belajar.

e. pemahaman. I. baik tes maupun non-tes. terpadu. yaitu kegiatan memperoleh data. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok. Kunjungan Rumah. Konferensi Kasus. yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya. yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan. Himpunan Data. h. yaitu kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangannya. Alih Tangan Kasus. kegiatan belajar. yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengembangan peserta didik. J. dan bersifat rahasia. kemampuan sosial. yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antarmereka. Konsultasi. yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data.g. yang diselenggarakan secara berkelanjutan. Tampilan Kepustakaan. Kegiatan Pendukung a. f. Konseling Kelompok. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik. i. dan karir/jabatan. dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik. melalui aplikasi berbagai instrumen. d. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau keluarganya. b. yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi. yang bersifat terbatas dan tertutup. komprehensif. Pengelompokan Kegiatan . sistematis. Aplikasi Instrumentasi. Mediasi. c.

Kelompok. yaitu pengelompokan kegiatan konseling yang melayani kepentingan peserta didik melalui pendekatan kepada pihak-pihak yang dapat memberikan kemudahan. K. Penilaian jangka pendek (LAIJAPEN). c. Klasikal. yaitu pengelompokan kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik dalam satu kelas. Penilaian segera (LAISEG). PENILAIAN KEGIATAN 1. yaitu pengelompokan kegiatan konseling yang melayani peserta didik secara perorangan. Penilaian hasil kegiatan pelayanan konseling dilakukan melalui: a. Lapangan. yaitu penilaian pada akhir setiap jenis layanan dan kegiatan pendukung konseling untuk mengetahui perolehan peserta didik yang dilayani. c. untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan. yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu minggu sampai dengan satu bulan) setelah satu jenis layanan dan atau kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui dampak layanan/kegiatan terhadap peserta didik. Penilaian proses kegiatan pelayanan konseling dilakukan melalui analisis terhadap keterlibatan unsur-unsur sebagaimana tercantum di dalam SATLAN dan SATKUNG. b.a. e. 2. Individual. yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu bulan sampai dengan satu semester) setelah satu atau beberapa layanan dan kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui lebih jauh dampak layanan dan atau kegiatan pendukung konseling terhadap peserta didik. Penilaian jangka panjang (LAIJAPANG). yaitu pengelompokan kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika kelompok. 3. b. Pendekatan Khusus. yaitu pengelompokan kegiatan konseling yang melayani seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar kelas atau lapangan. d. Hasil penilaian kegiatan pelayanan konseling dicantumkan dalam LAPELPROG .

Laporan dituliskan dalam kolom pengembangan diri pada laporan hasil belajar.4. Adapun secara umum sarana tersebut cukup memadai. Hasil penilaian yang dituliskan adalah ketercapaian anak dalam mencapai tugas perkembangan L. Perangkat administrasi yang memadai c. Hasil kegiatan pelayanan konseling secara keseluruhan dalam satu semester untuk setiap peserta didik dilaporkan secara kualitatif. yaitu: a. Ruang bimbingan dan konseling yang representatif b.Sarana prasarana Pelayanan bimbingan konseling Dalam pelaksanaan penggunaan sarana dan prasana yang ada dipakai secara bersama antara petugas yang ada. Ruang bimbingan kelompok yang dilengkapi dengan audio visual yang memadai BAB III PENUTUP .

bulanan. semester maupun tahunan. Pengorganisasian bimbingan konseling sudah berjalan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan atau digariskan dalam struktur oganisasi bimbingan dan konseling. Demikianlah program ini kami susun. Setiap personil telah dapat melaksanakan tugas dan fungsinya mulai dari kepala dinas pendidikan. kepala sekolah sampai dengan guru mata pelajaran. DAFTAR ISI . semoga dengan adanya program ini pelayanan bimbingan dan konseling dapat lebih terarah dan terlaksana dengan sebaik-baiknya.Program bimbingan dan konseling sudah disusun dan dapat berjalan sesuai dengan rencana bimbingan dan konseling baik meliputi prgram mingguan. guru BK dan wali kelas.

Tujuan Bimbingan dan Konseling a. Pelaksanaan Program Bimbingan Konseling Tugas – tugas Perkembangan siswa SMK Bidang Pelayanan Konseling Fungsi Konseling Prinsip dan Asas Konseling Jenis Layanan Konseling Kegiatan Pendukung Pengelompokan Kegiatan Penilaian Kegiatan Sarana prasarana Pelayanan bimbingan konseling Penutup lampiran Bidang materi pengembangan Analisis Tugas Perkembangan Jadwal kegiatan Satuan Layanan/Satuan Pendukung konseling BAB II BAB III Lampiran – a. c. Visi dan Misi bimbingan dan konseling c. d. e. d.BAB I Pendahuluan a. f. bimbingan dan PROGRAM . g. c. h. Rasional b. i. b. b.

SMK NEGERI 2 KENDAL BIMBINGAN DAN KONSELING OLEH : Mukh Salim .