MAKALAH TENTANG DAPUR TINGGI ( BLAST FURNACE

)

Disusun oleh : Okky Candra Sadewa 210009030

JURUSAN TEKNIK MESIN SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NASIONAL YOGYAKARTA 2010

2. Besi kasar yang dihasilkan oleh dapur tinggi diolah kembali kedalam dapur. Bijih besi didapat dari tambang setelah melalui proses pendahuluan. 1. Konstruksi dapur tinggi dapat dilihat pada gambar 2-1. juga besi tuang. Bijih besi merupakan bahan pokok dari dapur tinggi.Dapur tinggi (blast furnace) Pada umumnya dapur tinggi digunakan untuk mengolah bijih-bijih besi untuk dijadikan besi kasar. Bahan yang digunakan dalam proses dapur tinggi untuk menghasilkan besi kasar dari dapur tinggi diperlukan bahan-bahan antara lain : Bijih besi. Gambar : 2. Dapur tinggi . Batu Kapur. untuk dijadikan baja atau baja tuang. Bijih Besi. bahan bakar dan udara panas.2. Batu kapur digunakan untluk mengikat bahan-bahan yang ikut campur dalam cairan besi untuk menjadikan terak. batu kapur.

4. B. 3. terjadi reaksi sebagai berikut : 3) Fe3O4 + CO → 3 FeO + CO2 Pada suhu ± 400 °C reduksi langsung terdapat bijih-bijih besi sebagai berikut : 4) Fe2O3 + C → 2 FeO + CO 5) Fe3O4 + C→ 3 FeO + CO . juga antrasit.Proses pengikatan bahan yang ikut dalam cairan besi antara lain dapat dilihat pada reaksi kimia sebagai berikut : CaCO3 → CaO + CO2 + (terak) FeS + CaO + C → Fe + CaS + CO (terak) P2O5 + 4CaO → (CaO)4P2O5 (terak) Dengan adanya terak yang terletak di permukaan cairan-besi ini. Pemanasan udara dilakukan pada dapur pemanas cowper. arang kayu. hingga kebutuhan kokas berkurang. Bahan Bakar. Udara panas digunakan untuk mengadakan pembakaran dengan bahan bakar menjadi CO2 dan gas CO guna menimbulkan panas. Dengan meningkatnya suhu. Sebagai bahan tambahan biasanya digunakan batu kapur (CaCO3) murni. Proses Kimia dalam Dapur Tinggi Operasi dapur tinggi modern secara ringkas sebagai berikut : Pada waktu bijih-bijih besi. dengan reaksi sebagai berikut : 2) CO → C + CO2 Pada daerah suhu 400 – 600oC. pertamatama dihilangkan kelembaban dan kadar air pada daerah suhu 200 . juga untuk mereduksi bijih-bijih besi. Dahan bakar yang diqunakan dalam proses dapur tinggi ialah kokas.300oC. Udara panas. bahan bakar dan tambah dimasukkan kedalam dapur. terjadinya oksidasi oleh udara dapat dihindari. Udara panas dihembuskan dengan maksud agar pembakaran sempurna. terjadinya reaksi tak langsung terhadap bijih-bijih besi dengan reaksi sebagai berikut : 1) 3 Fe2O3 + CO → 2 Fe3O4 + CO2 2 Fe2 O3 + 6 CO → 4 Fe + 6 CO2 Pada suhu > 535OC. carbon monoksida mulai terurai menjadi karbon bebas dan karbon dioksida. kadang pula dolomit yang merupakan campuran dari CaCO3 dan MgCO3.

Besi kasar kelabu ada 2 macam yaitu :  Besi kasar kelabu muda.2. Sifat-sifatnya mudah dituang butir-butirnya kasar juga tahanterhadap tekanan tinggi. Titik Cairnya > 1300OC dan berat jenisnya 7 Sampai 7.Pada daerah suhu 700 . 1) Besi kasar kelabu (Kishy pig iron) Nama besi kasar ini didapat berdasarkan warna bidang patahnya. MnO + C → Mn + CO c. SiO2 + 2C → Si + 2CO b. Besi kasar Ada dua macam besi kasar yang dihasilkan oleh dapur tinggi yaitu besi kasar putih dan besi kasar kelabu. . Batu kapur terurai pada suhu 800°C. Reaksi ini terjadi antara pertengahan (setengah jalan antara puncak dan dasar dapur tinggi). C. Besi kasar ini mengandung silisium ½ % .800oC reduksi langsung ferro oksida mulai dengan membentuk besi spong yang mengandung karbon.1 % dan butirbutirnya halus baik untuk silinder mesin. kg/dm3. FeS + CaO + C → CaS + Fe + CO 8) Ca3PO4 + 3SiO2 + 5CO → 3CaSiO3 + 5CO + 3Fe3P Didekat tuyer (Lubang tiup) ada hembusan udara panas yang mengenai kokas terjadi reaksi sebagai berikut : 9) 2C + O2 → 2CO Sehingga selalu ada gas CO yang dipakai untuk roduksi. Semakin ke bawah suhu semakin meningkat dan terjadi reduksi langsung paduan dan metalloid dean reaksi sebagai berikut : 7) a. yang berwarna kelabu muda sampai tua hampir hitam.  Besi kasar kelabu tua. P205 + 5C → 2P + 5CO d. Jadi kokas didalam dapur tinggi berfungsi selain sebagai sumber kalor adalah berfungsi untuk mereduksi oksigen dalam bijih-bijih besi. dan dolomit pada suhu1075oC dengan reaksi : 6) CaCO3 → CaO + CO2 MgCO3 → MgO + CO2 Sementara besi spong memperoleh kandungan karbon yang menurunkan titik lebur dan dalam peleburan menyerap karbon dari kokas semakin lama scmakin banyak. Batu kapur mengikat kotoran-kotoran bijih besi dan abu kokas. Besi kasar kelabu lebih halus lebih liat dibandingkan dengan besi kasar putih.

Jika didinginkan dengancepat karbon akan dipaksa jadi sementit yang keras. o Silikon. Jika didinginkan perlahanlahan sementit terurai menjadi grafit. o Phospor. Besi Tuang (Cast iron) Susunan besi tuang biasa serupa dengan besi kasar yang dihasilkan oleh dapur tinggi.5 . Jika didinginkan dengan cepat karbon akan dipaksa jadi sementit yang keras. S menstabilkan sementit sehingga menyebabkan besi menjadi rapuh. cenderung membentuk besi tuang kelabu dan membuat besi tuang mudah dimesin.4 % o Silicon : 1 .7. sehingga sifatnya keras dan getas. Silikon (Si) mempermudah pemisahan grafit. Pada besi kasar ini zat arangnya sebagian besar berbentuk karbid besi (Fe3C). kg/dm3. o Belerang. Bila besi tuang banyak mengandung sementit besi tuang menjadi rapuh dan sulit dimesin.1 %. D. Titik cairnya + 1100 °C.2) Besi kasar putih (Forge pig iron). Nama besi kasar ini juga didapat dari warna bidang patahnya. o Phospor : < 1 % o Pengaruh unsur-unsur terhadap sifat-sifat besi tuang : o Karbon Karbon yang berada dalam besi tuang berupa grafit atau besi karbid (sementit) yang rapuh.73. o Pengaruh kecepatan pendinginan. la membuat butir-butir halus yang perlitis dan mencegah pengendapan ferrit. . o Mangan.3. dengan penambahan mangan akan didapatkan struktur perlit dan grafit yang menguletkan & menguatkan besi. akibatnya besi menjadi keras dan rapuh. Kadar karbonnya 2. dan kadar mangannya agak besar. Besi kasar ini paling baik untuk digunakan untuk baja berat jenisnya 7. Si.58 .3 % o Mangan : 0. P mengurangi kelarutan karbon dan memperbanyak sementit. Komposisi pada besi tuang : o Besi tuang biasa mengandung unsur-unsur sebagai berikut: o Karbon : 3 .1 % o Belerang : < 0. Mn mencegah panggrafitan dan menggalakkan kestabilan sementit dan larut didalamnya.5 %.3 % .

Mengandung sedikit karbon silikon dan grafit bebasnya lebih kecil dibandingkan dengan besi tuang kelabu. Karbon dalam keadaan bebas. Dibuat dengan menambahkan. Menstabilkan karbid dan membentuk chromium karbid yang lebih keras dari pada sementit biasa. Dibuat dengan jalan mencampurkan magnesium. Macam-macam besi tuang :  Besi tuang putih.  Vanadium (V) Meningkatkan keuletan dan kekerasan juga meningkatkan daya tahan panas dar. tahan aus juga tahan panas.  Besi tuang kelas tinggi.  Chromium (Cr).  Molybdenum (Mo) Menaikan kekerasan bagian yang tebal dan juga memperbaiki keuletan.  Besi tuang cil Ialah besi tuang yang permukaannya terdiri dari besi tuang putih dan bagian dalamnya terdiri dari besi tuang kelabu. Sifat-sifat permesinan diperbaiki. Sifat mampu mesinnya baik. Untuk besi berdaya tahan tinggi.  Besi tuang inoculated.  Besi tuang kelabu.2. Namanya diambil dari warna bidang patahnya. Disebut juga besi tuang nodules.  Paduan besi tuang.i besi Luang dengan menstabilkancementite.  Besi tuang mampu tempa.  Copper (Cu) Cu hanya sedikit pengaruhnya tetapi disini digunakanterutama untuk memperbaiki daya tahan karat. Namanya diambil dari warna bidang patahnya. Karbon berbentuk sementit yang keras sehingga besi menjadi keras. Dibuat dari besi tuang putih yang dilunakan dengan heat treatment. kalsium silikon yang dicampur sebelum penuangan guna renghasilkan butiran-butiran halus.  Besi tuang grafit bulat. . Sifat-sifat sangat baik jika dibandingkan dengan besi tuang kelabu tetapi harganya mahal. Sifat-sifat kekuatan dan keliatan tinggi.  Nikel (Ni) Menghasilkan butiran-butiran halus juga menguletkan bagian tipis yang mudah retak. Sifat-sifat yang dihasilkan unsur-unsur paduan pada besi tuang serupa dengan yang dihasilkan oleh unsur-unsur baja. Struktur sementit dari besi tuang putih berubah menjadi ferrit dan perlit serta karbon yang ditemper mengendap. kalsium atau serium ke dalam cairan logam.