AUDIT LAPORAN KEUANGAN

EMPAT TIPE AUDIT 1. AUDIT KEPATUHAN (COMPLIANCE AUDIT) 3. AUDIT LAPORAN KEUANGAN (FINANCIAL STATEMENT AUDIT) 2. AUDIT KECURANGAN (FRAUD AUDIT) . AUDIT OPERASIONAL (OPERATIONAL AUDIT) 4.

AUDIT LAPORAN KEUANGAN Audit atas laporan keuangan adalah salah satu bentuk jasa atestasi yang dilakukan oleh auditor. Dalam melakukan jasa ini. Yusuf (2001:6) . auditor menerbitkan laporan tertulis yang berisi pernyataan pendapat apakah laporan keuangan telah disusun sesuai prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum.

2001:110. atau apabila keadaan mengharuskan. untuk menyatakan tidak memberikan pandapat. hasil usaha dan arus kas yang sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. 02 (IAI. posisi keuangan.Tujuan audit umum atas laporan keuangan oleh auditor adalah untuk menyatakan pendapat kewajaran dalam semua hal material. ia harus menyatakan apakah auditnya telah dilaksanakan berdasarkan standar auditing yang telah ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia. Laporan auditor merupakan sarana bagi auditor untuk menyatakan pendapatnya.1) . PSA No.

3. Penerimaan Penugasan Audit Perencanaan Audit Pelaksanaan Pengujian Audit Pelaporan Audit . 2.TAHAPAN AUDIT ATAS LAPORAN KEUANGAN 1. 4.

b. Audit harus dilakukan oleh seorang atau lebih yang memiliki keahlian dan pelatihan teknis yang cukup sebagai auditor. c. Dalam hal penugasan.STANDAR AUDITING PSA No. Dalam pelaksanaan audit dan penyusunan laporannya. independensi dalam sikap mental harus dipertahankan oleh auditor. auditor wajib menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan seksama.2001:150. .1) 1. 01 (IAI. Standar Umum a.

2. b. . dan jika digunakan asisten maka harus disupervisi dengan semestinya. pengajuan pertanyaan dan konfirmasi sebagai dasar yang memadai untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan auditan. Pekerjaan harus direncanakan sebaik-baiknya. Pemahaman yang memadai atas struktur pengendalian intern harus diperoleh untuk merencanakan audit dan menentukan sifat. c. Standar Pekerjaan Lapangan a. pengamatan. Bukti audit kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi. saat dan lingkup pengujian yang akan dilakukan.

Pengungkapan informatif dalam laporan keuangan harus dipandang memadai. Standar Pelaporan a. kecuali dinyatakan lain dalam laporan audit. c. d. . b. Jika pendapat secara keseluruhan tidak dapat diberikan. Laporan audit harus memuat suatu pernyataan pendapat mengenai laporan keuangan secara keseluruhan atau asersi bahwa pernyataan demikian tidak dapat diberikan. Laporan audit harus menunjukkan keadaan yang didalamnya prinsip akuntansi tidak secara konsisten diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan periode berjalan dalam hubungannya dengan prinsip akuntansi yang diterapkan periode sebelumnya. maka alasannya harus dinyatakan.3. Laporan audit harus menyatakan apakah laporan keuangan telah disusun sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku secara umum.

Pernyataan Tidak Memberikan Pendapat (disclaimer of opinion). 5. 4. 3. 6. Pendapat WajarDengan Pengecualian ( qualified opinion). Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian (unqualified opinion).ENAM JENIS PENDAPAT YANG DAPAT DIBERIKAN OLEH AUDITOR 1. Pendapat Tidak Wajar (adverse opinion). 2. Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian dengan Tambahan Bahasa Penjelasan. Pendapat Tidak Penuh (piecemeal opinion) .

yaitu interval antara berakhirnya tahun fiskal sampai dengan tanggal yang tercantum dalam laporan auditor. yaitu interval antara berakhirnya tahun fiskal sampai dengan tanggal diterimanya laporan keuangan pendahulu oleh pasar modal. 3.AUDIT DELAY Audit delay atau dalam beberapa penelitian sebagai audit reporting lag didefinisikan sebagai selisih waktu antara berakhirnya tahun fiskal sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan audit. auditor’s signature lag. preliminary lag. 1. total lag. yaitu interval antara berakhirnya tahun fiskal sampai dengan tanggal diterimanya laporan keuangan tahunan publikasi oleh pasar modal. 2. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful