P. 1
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI GURU TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA DINAS PENDIDIKAN NASIONAL PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN WAKATOBI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI GURU TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA DINAS PENDIDIKAN NASIONAL PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN WAKATOBI

|Views: 158|Likes:
Published by L.M. ARIFIN

More info:

Published by: L.M. ARIFIN on Dec 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2014

pdf

text

original

Berdasarkan berbagai uraian tersebut mengenai konsep persepsi, diketahui

bahwa dalam menyusun berbagai hal di dalam pikiran kita menjadi suatu

gambaran yang membentuk keseluruhan yang berarti. Apapun persepsinya, hal itu

merupakan pengalaman yang utuh.

Menurut Setiadi (2005:160), faktor-faktor yang mempengaruhi atau yang

menentukan persepsi yaitu:

a. Karakteristik dari stimulus.

b. Hubungan stimulus dengan sekelilingnya.

c. Kondisi-kondisi di dalam diri kita sendiri.

Stimulus adalah setiap bentuk fisik, visual atau komunikasi verbal yang

dapat mempengaruhi tanggapan individu. Kita merasakan bentuk, warna, suara,

sentuhan, aroma, dan rasa dari stimulus. Perilaku kita kemudian dipengaruhi oleh

persepsi-persepsi fisik. Harus disadari bahwa umunya manusia terbuka terhadap

jumlah stimulus yang sangat banyak. Karena itu, seorang harus menyediakan

sesuatu yang khusus sebagai stimulus yang jika ia ingin menarik perhatian orang

lain. Persepsi setiap orang terhadap suatu obyek akan berbeda-beda. Oleh karena

itu persepsi memiliki sifat subjektif. Persepsi yang dibentuk oleh seseorang

dipengaruhi oleh pikiran dan lingkungan sekitarnya. Selain itu, yang perlu

diperhatikan dari persepsi adalah bahwa persepsi secara subtansi bisa sangat

berbeda dengan realitas. Persepsi seorang pelanggan atas berbagai stimulus yang

diterimanya dipengaruhi oleh karakteristik yang dimilikinya.

20

Robbins (2010:54-55), mengemukakan bahwa faktor-faktor yang

mempengaruhi persepsi yaitu:

a. Pelaku persepsi, yaitu bila seorang individu memandang pada suatu
objek dan mencoba menafsirkan apa yang dilihatnya, penafsiran itu
sangat dipengaruhi oleh karakteristik pribadi dari perilaku persepsi itu.
Di antara karakteristik pribadi yang lebih relevan mempengaruhi
persepsi adalah sikap, motif, kepentingan atau minat, pengalaman masa
lalu, dan pengharapan (ekspektasi).
b. Target/obyek, yaitu karakteristik-karakteristik dari target yang akan
diamati dapat mempengaruhi apa yang dipersepsikan, seperti orang
yang keras suaranya akan lebih mungkin untuk lebih diperhatikan dari
suatu kelompok mereka yang pendiam. Hubungan suatu target dengan
latar belakangnya mempengaruhi persepsi, seperti kecenderungan kita
untuk mengelompokan benda-benda yang mirip.
c. Situasi, yaitu unsur-unsur lingkungan sekitar kita yang mempengaruhi
persepsi, seperti waktu, keadaan/tempat kerja, dan keadaan sosial.

Berdasarkan faktor-faktor persepsi yang dikemukakan Robbins tersebut,

dapat digeneralisasi bahwa persepsi dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu pelaku

persepsi, target/objek persepsi dan situasi dari lingkungan persepsi. Pelaku

persepsi/pelanggan dalam penelitian ini adalah guru yang mengurus sesuatu hal

pada Dinas Pendidikan Nasional Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wakatobi

sedangkan target/objeknya yaitu pegawai yang melakukan pelayanan pada Dinas

Pendidikan Nasional Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wakatobi, dan untuk

kondisi/situasi yang dimaksud adalah keadaan instansi tempat penelitian.

Menurut Rivai dan Mulyadi (2010:236), individu mempersepsikan suatu

benda yang sama secara berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor,

yaitu

a. Faktor yang ada pada pelaku persepsi (perceiver), meliputi sikap,
keutuhan atau motif, kepentingan atau minat, pengalaman dan
pengharapan individu.
b. Faktor yang ada pada objek atau target yang dipersepsikan, meliputi
hal-hal baru, gerakan, bunyi, ukuran, latar belakang dan kedekatan.

21

c. Faktor konteks situasi dimana persepsi itu dilakukan, meliputi waktu,
keadaan/tempat kerja dan keadaan sosial.

Berdasarkan pendapat Rivai dan Mulyadi tersebut, dapat dijelaskan bahwa

faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dalam penelitian ini yaitu (1) Faktor

yang ada pada pelaku persepsi, yaitu sikap, keutuhan atau motif, kepentingan atau

minat, pengalaman dan pengharapan guru sebagai pelanggan untuk mengurusi

sesuatu hal pada instansi objek penelitian, (2) Faktor yang ada pada objek atau

target yang dipersepsikan, yaitu hal-hal baru, gerakan, bunyi, ukuran dan

kedekatan pada pegawai yang melakukan pelayanan pada guru sebagai pengguna

layanan pada Dinas Pendidikan Nasional Pemuda dan Olahraga Kabupaten

Wakatobi, dan (3) Faktor konteks situasi dimana persepsi itu dilakukan, meliputi

waktu dan keadaan pegawai yang melakukan pelayanan pada Dinas Pendidikan

Nasional Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wakatobi.

Selanjutnya Indrawijaya (2010:44), mengemukakan bahwa proses persepsi

perlu dibahas mulai dari tahap penerimaan rangsangan, yang ditentukan baik oleh

faktor luar maupun oleh faktor di dalam manusianya sendiri, yang dapat

dikategorikan atas lima hal, yaitu:

a. Faktor lingkungan, yang secara sempit hanya menyangkut, warna,
bunyi, sinar, dan secara luas dapat menyangkut faktor ekonomi, sosial
dan politik.
b. Faktor konsepsi, yaitu pendapat dan teori seseorang tentang manusia
dengan segala tindakannya.
c. Faktor yang berkaitan dengan konsep seseorang tentang dirinya sendiri
(the concept of self).
d. Faktor yang berhubungan dengan motif dan tujuan, yang pokoknya
berkaitan dengan dorongan dan tujuan seseorang dan untuk
menafsirkan suatu rangsangan.
e. Faktor pengalaman masa lampau.

22

Berdasarkan pendapat Indrawijaya tersebut, dapat dijelaskan bahwa faktor-

faktor yang mempengaruhi persepsi, sebagai berikut (1) Faktor lingkungan, yaitu

menyangkut kondisi dari Dinas Pendidikan Nasional Pemuda dan Olahraga

Kabupaten Wakatobi sebagai objek penelitian, meliputi warna, bunyi, sinar,

keadaan ekonomi, sosial dan politik, (2) Faktor konsepsi, yaitu pendapat dan teori

seseorang tentang manusia dengan segala tindakannya, meliputi konsepsi guru

sebagai pengguna layanan dalam mengurus sesuatu hal dan pegawai yang

melakukan pelayanan pada objek penelitian, (3) Faktor yang berkaitan dengan

konsep seseorang tentang dirinya sendiri (the concept of self), yaitu menyangkut

persepsi guru terhadap kualitas pelayanan yang dilakukan pegawai pada objek

penelitian, (4) Faktor yang berhubungan dengan motif dan tujuan, yaitu berkaitan

dengan dorongan dan tujuan guru sebagai pengguna layanan ataupun pegawai

yang melakukan pelayanan pada objek penelitian untuk menafsirkan suatu

rangsangan, dan (5) Faktor pengalaman masa lampau, yaitu menyangkut

pengalaman guru yang telah menerima layanan dari pegawai yang melakukan

pelayanan pada objek penelitian.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->