Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi.

Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsifungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan. STRUKTUR ORGANISASI BENTUK SIRKULAR

STRUKTUR ORGANISASI BERSTAF BENTUK PIRAMIDAL

STRUKTUR ORGANISASI FUNGSIONAL BENTUK PIRAMIDAL

STRUKTUR ORGANISASI GARIS BENTUK PIRAMIDAL

STRUKTUR ORGANISASI HORIZONTAL

STRUKTUR ORGANISASI MATRIX

TRUKTUR ORGANISASI VERTIKAL

http://carapedia.com/struktur_organisasi_info739.html http://hmti.wordpress.com/2008/02/22/definisi-dan-pengertian-organisasi/

Definisi Struktur Organisasi Strukturorganisasi mendefinisikan cara tugas pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dandikoordinasikan secara formal. Struktur organisasi juga dapat di definisikanadalah suatu keputusan yang diambil oleh organisasi itu sendiri berdasakansituasi, kondisi dan kebutuhan organisasi. Struktur suatu organisasimenggambarkan bagaimana organisasi itu mengatur dirinya sendiri, bagaimanamengatur hubungan antar orang dan antar kelompok. Struktur suatu organisasi adakaitannya dengan tujuan, sebab struktur organisasi itu adalah cara organisasiitu mengatur dirinya untuk bisa mencapai tujuan yang ingin dicapainya.

Sumber: http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/copywriting/2073179-definisi-strukturorganisasi/#ixzz2ENAHpaqm

Pengertian Manajemen - Sebelum kita membahas pengertian manajemen menurut para ahli, ada baiknya jika kita tahu dulu berasal darimana kata Manajemen itu. Manajemen berasal dari bahasa inggris ―management‖ yang berasal dari kata dasar ―manage‖. Definisi manage menurut kamus oxford adalah ―to be in charge or make decisions in a business or an organization‖ (memimpin atau membuat keputusan di perusahaan atau organisasi). Dan definisi management menurut kamus oxford adalah ―the control and making of decisions in a business or similar organization‖ (pengendalian dan pembuatan keputusan di perusahaan atau organisasi sejenis). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Manajemen adalah ―penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran‖ atau ―pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya perusaahaan dan organisasi Pengertian managemen menurut oxford adalah ―the process of dealing with or controlling people or things‖ (proses berurusan dengan atau mengendalikan orang atau benda). 1. Menurut Horold Koontz dan Cyril O'donnel : Manajemen adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain. 2. Menurut R. Terry : Manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya. 3. Menurut James A.F. Stoner : Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian dan penggunakan sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi tang telah ditetapkan. 4. Menurut Lawrence A. Appley : Manajemen adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain. 5. Menurut Drs. Oey Liang Lee : Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 6. Menurut Fayol : Fungsi-fungsi untuk merencanakan, mengorganisir, memimpin dan mengendalikan sesuatu. 7. Menurut James A.F. Stoner : Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. 8. Menurut Mary Parker Follet : Manajemen adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusus.
http://www.disukai.com/2012/08/pengertian-manajemen-menurut-para-ahli.html

[4] Daftar isi            1 Etimologi 2 Sejarah Perkembangan Ilmu Manajemen o 2.[3] Ricky W. misalnya.1 Pemikiran awal manajemen o 2.3 Era manusia sosial o 2. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi.4 Etika manajerial 8 Bidang manajemen 9 Referensi 10 Pranala luar 11 Lihat Pula Etimologi . sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar. pengkoordinasian. terorganisir. mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.3 Klasifikasi 4 Fungsi manajemen 5 Sarana manajemen 6 Prinsip manajemen 7 Manajer o 7.[2] Mary Parker Follet. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan. pengorganisasian.Manajemen Dari Wikipedia bahasa Indonesia. dan sesuai dengan jadwal.2 Peran manajer o 7.4 Era moderen 3 Teori manajemen o 3. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.3 Keterampilan manajer o 7. cari Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement.1 Tingkatan manajer o 7. yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur.2 Era manajemen ilmiah o 2.1 Manajemen ilmiah o 3.2 Pendekatan kuantitatif o 3."[1] Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan.

di gudang senjata Venesia. kapal perang diluncurkan sepanjang kanal.[5] Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement. yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang—tanpa memedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu—yang merencanakan apa yang harus dilakukan. Sebagai contoh.[rujukan?] Daniel Wren membagi evolusi pemikiran manajemen dalam empat fase. dan sistem akuntansi untuk melacak pendapatan dan biaya. namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu." terutama dalam konteks mengendalikan kuda.000 orang selama 20 tahun. terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnis dan melakukan banyak kegiatan yang lazim terjadi di organisasi moderen saat ini. manajemen sumber daya manusia untuk mengelola angkatan kerja.[7] Pemikiran awal manajemen Sebelum abad ke-20.[2] Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776. yang ketika itu menjadi pusat perekonomian dan perdagangan. Selain lini perakitan. era manusia sosial.[6] Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100. Piramida di Mesir.[1] Sejarah Perkembangan Ilmu Manajemen Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. yang berasal dari bahasa latin manus yang berarti "tangan". era manajemen sains. dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana. mengorganisasikan dan menggerakan para pekerja. ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik. yaitu pemikiran awal. dan era moderen. orang Venesia memiliki sistem penyimpanan dan pergudangan untuk memantau isinya. pada tiap-tiap perhentian. Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selama tahun 1400-an di kota Venesia. Pembangunan piramida ini tak mungkin terlaksana tanpa adanya seseorang yang merencanakan. bahan baku dan tali layar ditambahkan ke kapal tersebut. Italia. The Wealth of Nation.Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti "mengendalikan. memimpin dan mengarahkan para pekerja. ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan . Dalam bukunya itu. Hal ini mirip dengan model lini perakitan yang dikembangkan oleh Henry Ford untuk merakit mobil-mobilnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir. dan mengontrol pembangunannya. mengorganisir manusia serta bahan bakunya.

memberikan tugas kepada bawahan. yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh. mengarahkan kegiatan sehari-hari. Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang—masing-masing melakukan pekerjaan khusus—perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48. dan lain-lain. menggantikan tenaga manusia. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin. Era manajemen ilmiah Frederick Winslow Taylor. . (2) menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas. jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan.diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor).000 peniti dalam sehari. Akan tetapi." Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan. sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan (1) meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja. dan (3) menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja. memastikan cukupnya persediaan bahan baku. yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut "pabrik. sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari.[8] Peristiwa penting kedua yang memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris.

sebuah alat yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut. Ia juga mendesain sebuah grafik untuk membantu manajemen yang disebut sebagai Gantt chart yang digunakan untuk merancang dan mengontrol pekerjaan. mencoba pendekatan sains untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen. seorang industriawan Perancis bernama Henri Fayol mengajukan gagasan lima fungsi utama manajemen: merancang.[10] Gagasan Fayol itu kemudian mulai digunakan sebagai kerangka kerja buku ajar ilmu manajemen pada pertengahan tahun 1950. menggagas ide bahwa seharusnya seorang mandor mampu memberi pendidikan kepada karyawannya untuk bersifat rajin (industrious ) dan kooperatif.[2] Perkembangan manajemen ilmiah juga didorong oleh munculnya pemikiran baru dari Henry Gantt dan keluarga Gilberth.[9] Era ini juga ditandai dengan hadirnya teori administratif. Alat ini digunakan untuk menciptakan sistem produksi yang lebih efesien. Riset operasi. pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth berhasil menciptakan micromotion. dan sejumlah hubungan yang impersonal. memerintah.[9] Pada awal abad ke-20. Namun. yaitu teori mengenai apa yang seharusnya dilakukan oleh para manajer dan bagaimana cara membentuk praktik manajemen yang baik. Teorinya tersebut menjadi contoh desain struktural bagi banyak organisasi besar sekarang ini. hierarki yang didefinisikan dengan jelas. peraturan dan ketetapan yang rinci.[2] Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1940-an ketika Patrick Blackett melahirkan ilmu riset operasi. Peter F. Taylor mendeskripsikan manajemen ilmiah sebagai "penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. sering dikenal dengan "manajemen sains". Principles of Scientific Management. Weber menyadari bahwa bentuk "birokrasi yang ideal" itu tidak ada dalam realita. Henry Fayol juga mengagas 14 prinsip manajemen yang merupakan dasar-dasar dan nilai yang menjadi inti dari keberhasilan sebuah manajemen. dan terus berlangsung hingga sekarang. Sumbangan penting lainnya datang dari ahli sosilogi Jerman Max Weber. Halsey. Drucker—sering disebut sebagai Bapak Ilmu Manajemen—menerbitkan salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan: "Konsep Korporasi" (Concept of the Corporation)." Beberapa penulis seperti Stephen Robbins menganggap tahun terbitnya buku ini sebagai tahun lahirya teori manajemen moderen. Pada tahun 1946. mengorganisasi. dan Harrington Emerson[9] Manajemen ilmiah dipopulerkan oleh Frederick Winslow Taylor dalam bukunya. yang merupakan kombinasi dari teori statistika dengan teori mikroekonomi. yang pernah bekerja bersama Taylor di Midvale Steel Compan.[2] Selain itu. Weber menggambarkan suatu tipe ideal organisasi yang disebut sebagai birokrasi—bentuk organisasi yang dicirikan oleh pembagian kerja. Frederick Winslow Taylor.Era ini ditandai dengan berkembangan perkembangan ilmu manajemen dari kalangan insinyur— seperti Henry Towne. Frederick A. Henry Gantt.[11] Era manusia sosial . pada tahun 1911. Dia menggambarkan tipe organisasi tersebut dengan maksud menjadikannya sebagai landasan untuk berteori tentang bagaimana pekerjaan dapat dilakukan dalam kelompok besar. dan mengendalikan. Sementara itu. khususnya di bidang logistik dan operasi. Buku ini muncul atas ide Alfred Sloan (chairman dari General Motors) yang menugaskan penelitian tentang organisasi. mengoordinasi.

dianggap sebagai Bapak Kontrol Kualitas di Jepang. Melihat perbedaan antara motif pribadi dan organisasi. Follett (1868–1933) yang mendapatkan pendidikan di bidang filosofi dan ilmu politik menjadi terkenal setelah menerbitkan buku berjudul Creative Experience pada tahun 1924. Hasil kajian mengindikasikan bahwa ternyata insentif seperti jabatan. Barnard menjelaskan dikotonomi "efektif-efisien". minimnya . Eksperimen Hawthrone dilakukan pada tahun 1920-an hingga 1930-an di Pabrik Hawthrone milik Western Electric Company Works di Cicero. yang paling terkenal di antaranya W.[9] Follet mengajukan suatu filosifi bisnis yang mengutamakan integrasi sebagai cara untuk mengurangi konflik tanpa kompromi atau dominasi. Follet juga percaya bahwa tugas seorang pemimpin adalah untuk menentukan tujuan organisasi dan mengintegrasikannya dengan tujuan individu dan tujuan kelompok. melainkan sistemnya. Menurut Barnard. maupun upah lebih sedikit pengaruhnya terhadap output pekerja dibandingkan dengan tekanan kelompok. Kajian ini awalnya bertujuan mempelajari pengaruh berbagai macam tingkat penerangan lampu terhadap produktivitas kerja. Edwards Deming (1900–1993) and Joseph Juran (lahir 1904). bukan lawan. tujuan bersama. orang Amerika. sementara itu pada organisasi informal. penerimaan kelompok.[2]. Katalis utama dari kelahiran mahzab perilaku adalah serangkaian studi penelitian yang dikenal sebagai eksperimen Hawthrone. Dengan demikian. komunikasi. (1) biaya akan berkurang karena berkurangnya biaya perbaikan. Chester Barnard (1886–1961) menulis buku berjudul The Functions of the Executive yang menggambarkan sebuah teori organisasi dalam rangka untuk merangsang orang lain memeriksa sifat sistem koperasi. periode istirahat. Ia berpendapat bila kualitas dapat ditingkatkan. Dia memandang organisasi formal sebagai sistem terpadu yang menjadikan kerjasama.[9] Kontribusi lainnya datang dari Mary Parker Follet. dan pemeliharaan perasaan harga diri lebih diutamakan.Era manusia sosial ditandai dengan lahirnya mahzab perilaku (behavioral school) dalam pemikiran manajemen di akhir era manajemen sains. ia berpikir bahwa organisasi harus didasarkan pada etika kelompok daripada individualisme. Barnard juga mengembangkan teori "penerimaan otoritas" yang didasarkan pada gagasan bahwa atasan hanya memiliki kewenangan jika bawahan menerima otoritasnya. lama jam kerja. Deming. sedikitnya kesalahan. efektivitas berkaitan dengan pencapaian tujuan. Peneliti menyimpulkan bahwa norma-norma sosial atau standar kelompok merupakan penentu utama perilaku kerja individu. serta rasa aman yang menyertainya. Mahzab perilaku tidak mendapatkan pengakuan luas sampai tahun 1930-an. Ia menekankan pentingnya meningatkan kualitas dengan mengajukan teori lima langkah reaksi berantai. Dengan kata lain.[9] Deming berpendapat bahwa kebanyakan permasalahan dalam kualitas bukan berasal dari kesalahan pekerja. kekompakan. Pada tahun 1938. manajer dan karyawan seharusnya memandang diri mereka sebagai mitra. Illenois. Era moderen Era moderen ditandai dengan hadirnya konsep manajemen kualitas total (total quality management—TQM) di abad ke-20 yang diperkenalkan oleh beberapa guru manajemen. dan efisiensi adalah sejauh mana motif-motif individu dapat terpuaskan. dan komunikasi sebagai elemen universal.

Dari teorinya. untuk kemudian dihilangkan. model kuantitas pesanan ekonomi (economic order quantity model) membantu manajer menentukan tingkat persediaan optimum. (4) profitabilitas perusahaan peningkat sehingga dapat bertahan dalam bisnis. (2) produktivitas meningkat. Kontribusi kedua datang dari Joseph Juran. model optimasi. (3) pangsa pasar meningkat karena peningkatan kualitas dan penurunan harga. menggenggam. (5) jumlah pekerjaan meningkat. Juran mengusulkan manajemen untuk memilih satu area yang mengalami kontrol kualitas yang buruk. Deming mengembangkan 14 poin rencana untuk meringkas pengajarannya tentang peningkatan kualitas. dan lain-lain. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan micromotion yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut. Melalui penelitian. ia mengurangi secara drastis dari 18 gerakan hingga menjadi 2 gerakan saja. analisis jalur kritis (Critical Path Analysis) dapat digunakan untuk membuat penjadwalan kerja yang lebih efesien.[9] Skema itu mereka dapatkan dari pengamatan mereka terhadap cara penyusunan batu bata. pemrograman linear digunakan para manajer untuk membantu mengambil kebijakan pengalokasian sumber daya.[rujukan?] Pendekatan kuantitatif Pendekatan kuantitatif adalah penggunaan sejumlah teknik kuantitatif—seperti statistik. Keluarga Gilbreth juga menyusun skema klasifikasi untuk memberi nama tujuh belas gerakan tangan dasar (seperti mencari. ia mengembangkan trilogi manajemen yang memasukkan perencanaan. Sementara untuk batu bata interior. dan peningkatan kualitas. Sebagai contoh. tukang baku dapat lebih produktif dan berkurang kelelahannya di penghujung hari. kontrol. model informasi. kemudian dibuat solusi dan diimplementasikan. Area tersebut kemudian dianalisis. Skema tersebut memungkinkan keluarga Gilbreth menganalisis cara yang lebih tepat dari unsur-unsur setiap gerakan tangan pekerja.penundaan. Teori manajemen Manajemen ilmiah Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth. Gilbreth. atau simulasi komputer—untuk membantu manajemen mengambil keputusan. yang dieja terbalik dengan huruf th tetap). ia menghilangkan gerakan-gerakan yang tidak perlu sehingga gerakan yang diperlukan untuk memasang batu bata eksterior berkurang dari 18 gerakan menjadi 5 gerakan. Sebelumnya. Dengan menggunakan teknik-teknik Gilbreth.[9] Gerakan yang sia-sia yang luput dari pengamatan mata telanjang dapat diidentifikasi dengan alat ini.[9] Ia menyatakan bahwa 80 persen cacat disebabkan karena faktor-faktor yang sebenarnya dapat dikontrol oleh manajemen. memegang) yang mereka sebut Therbligs (dari nama keluarga mereka. Frank yang bekerja sebagai kontraktor bangunan menemukan bahwa seorang pekerja melakukan 18 gerakan untuk memasang batu bata untuk eksterior dan 18 gerakan juga untuk interior. . dan pemanfaatan yang lebih baik atas waktu dan material.

Namun saat ini. . Klasifikasi Ada 6 macam teori manajamen diantaranya:       Aliran klasik: Aliran ini mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemennya. mengordinasi.[12] Setelah perang berakhir. pendekatan kuantitatif merupakan sarana utama dan sangat berguna untuk menjelaskan masalah manajemen. Aliran perilaku: Aliran ini sering disebut juga aliran manajemen hubungan manusia.[rujukan?] Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. teknik-teknik matematika dan statistika yang digunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan militer itu diterapkan di sektor bisnis. Pelopornya adalah sekelompok perwira militer yang dijuluki "Whiz Kids. memerintah. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan.[rujukan?] Ketika itu. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut. Aliran manajemen mutu: Aliran manajemen mutu memfokuskan pemikiran pada usaha-usaha untuk mencapai kepuasan pelanggan atau konsumen. Fungsi manajemen Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. ia menyebutkan lima fungsi manajemen."[12] Para perwira yang bergabung dengan Ford Motor Company pada pertengahan 1940-an ini menggunakan metode statistik dan model kuantitatif untuk memperbaiki pengambilan keputusan di Ford. Aliran analisis sistem: Aliran ini memfokuskan pemikiran pada masalah yang berhubungan dengan bidang lain untuk mengembangkan teorinya. Menurut aliran ini.Pengembangan kuantitatif muncul dari pengembangan solusi matematika dan statistik terhadap masalah militer selama Perang Dunia II. yaitu: 1. kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga[rujukan?]. Aliran manajemen berdasarkan hasil: Aliran manajemen berdasarkan hasil diperkenalkan pertama kali oleh Peter Drucker pada awal 1950-an. yaitu merancang. dan mengendalikan. Aliran ini memfokuskan pada pemikiran hasil-hasil yang dicapai bukannya pada interaksi kegiatan karyawan. mengorganisir. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia dan perlunya manajemen memahami manusia. Aliran manajemen Ilmiah: aliran ini menggunakan matematika dan ilmu statistika untuk mengembangkan teorinya.

Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan. money. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha. dua sarana manajemen. siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang .[rujukan?] Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. 3. dan markets. materials. Sarana manajemen Man dan machine. manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan. faktor manusia adalah yang paling menentukan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). siapa yang harus mengerjakannya. bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan. machines. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja. 2. dan pada tingkatan mana keputusan harus diambil.Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan. sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. yaitu men. Oleh karena itu. Dalam manajemen. method. Tools tersebut dikenal dengan 6M. fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.

fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu.[rujukan?] Menurut Henry Fayol. 4. 6. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik. seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis. peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri. 7. penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Artinya. 2. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku. alatalat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen. Perlu diingat meskipun metode baik. Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran. selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. 5. Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki. 3. proses kerja tidak akan berlangsung. 8. Prinsip manajemen Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prinsip manajemen Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu dipertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja. maka proses produksi barang akan berhenti.beredar dalam perusahaan. prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari[rujukan?]: 1. sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Pembagian kerja (Division of work) Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility) Disiplin (Discipline) Kesatuan perintah (Unity of command) Kesatuan pengarahan (Unity of direction) Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri Penggajian pegawai Pemusatan (Centralization) Hirarki (tingkatan) . Oleh sebab itu. Dengan demikian. serta uang dan kegiatan usaha. Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. 9. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan.

Keadilan dan kejujuran 12. manajer tingkat menengah. merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. manajer departemen. Prakarsa (Inisiative) 14. Pada organisasi berstruktur tradisional. pemimpin proyek. manajer area. atau mandor (foreman). manajer shift. semangat korps Manajer Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatankegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi. Stabilitas kondisi karyawan 13. manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak.10. dikenal pula dengan istilah manajemen operasional. Mereka sering disebut penyelia (supervisor). di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak). manajer kantor. dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida. Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian. . manajer pabrik. berdasarkan tingkatannya. Manajemen tingkat menengah (middle management) mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. Semangat kesatuan.[rujukan?] Tingkatan manajer Piramida jumlah karyawan pada organisasi dengan struktur tradisional. Manejemen lini pertama (first-line management). Ketertiban (Order) 11. atau manajer divisi.

bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. Keterampilan konseptual (conceptional skill) Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep. dan penghubung. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. Misalnya pada organisasi yang lebih fleksibel dan sederhana. serta peran sebagai juru bicara. Mintzberg kemudian menyimpulkan bahwa secara garis besar. Yang kedua adalah peran informasional. seorang ahli riset ilmu manajemen. pemimpin. meliputi peran sebagai seorang wirausahawan. dan perunding. pemecah masalah. Robert L. dan gagasan demi kemajuan organisasi. berpindah dari satu proyek ke proyek lainnya sesuai dengan permintaan pekerjaan. Yang ketiga adalah peran pengambilan keputusan. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. Peran ini meliputi peran sebagai figur untuk anak buah. meliputi peran manajer sebagai pemantau dan penyebar informasi. Ia kemudian mengelompokan kesepuluh peran itu ke dalam tiga kelompok[13]. yaitu melibatkan orang dan kewajiban lain. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang . pembagi sumber daya. aktivitas yang dilakukan oleh manajer adalah berinteraksi dengan orang lain. ide.[14] Ketiga keterampilan tersebut adalah: 1. Peran manajer Henry Mintzberg. yang bersifat seremonial dan simbolis. dengan pekerjaan yang dilakukan oleh tim karyawan yang selalu berubah.Manajemen puncak (top management). dikenal pula dengan istilah executive officer. tidak semua organisasi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan menggunakan bentuk piramida tradisional ini. dan CFO (Chief Financial Officer). mengemukakan bahwa ada sepuluh peran yang dimainkan oleh manajer di tempat kerjanya. yang pertama adalah peran antar pribadi. Contoh top manajemen adalah CEO (Chief Executive Officer). CIO (Chief Information Officer). Meskipun demikian.[13] Keterampilan manajer Gambar ini menunjukan keterampilan yang dibutuhkan manajer pada setiap tingkatannya.

Oleh karena itu. Jika diasumsikan bahwa ia bekerja selama 50 jam per minggu dengan waktu cuti 2 minggu. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu. bersahabat. maupun bawah. Keterampilan berkomunikasi diperlukan. yaitu:[4] 1. tentu saja. maka gaji Frankfort setiap jamnya adalah $800 per jam— sekitar $13 per menit. misalnya menggunakan program komputer. Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill) Selain kemampuan konsepsional.000 per tahun. yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). baik pada tingkatan manajemen atas. memiliki gaji yang jauh lebih kecil dari Frankfort. 3. Pada tahun 2004. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer. menengah. Pertama. Keterampilan teknis (technical skill) Keterampilan ini pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan manajemen waktu Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. akuntansi dan lain-lain. dan menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi produktivitas perusahaan. dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. Kedua. keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer. 2.000. Frankfort digaji $2. Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. waktu yang mereka miliki tetap merupakan aset berharga. Dan terakhir. Keterampilan membuat keputusan Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Selain tiga keterampilan dasar di atas. Kebanyakan manajer. Etika manajerial Artikel utama untuk bagian ini adalah: Etika manajerial . Dari sana dapat kita lihat bahwa setiap menit yang terbuang akan sangat merugikan perusahaan. manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain. Griffin mengajukan contoh kasus Lew Frankfort dari Coach. Ricky W. Dengan komunikasi yang persuasif. manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar. Griffin mengajukan tiga langkah dalam pembuatan keputusan. sebagai manajer. seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Namun demikian. memperbaiki mesin.kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. membuat kursi. 2.

Ada tiga kategori klasifikasi menurut Ricky W. Griffin:[4]    Perilaku terhadap karyawan Perilaku terhadap organisasi Perilaku terhadap agen ekonomi lainnya Bidang manajemen                                    Manajemen administrasi perkantoran Manajemen pergantian Manajemen komunikasi Manajemen constraint Manajemen biaya Manajemen hubungan pelanggan Manajemen harga pendapatan Manajemen enterprise Manajemen fasilitas Manajemen integrasi Manajemen pengetahuan Manajemen pemasaran Manajemen mikro Manajemen sakit Manajemen pandangan Manajemen pengadaan Manajemen program Manajemen projek Manajemen proses Manajemen produksi Manajemen kualitas Manajemen sumber daya manusia Manajemen risiko Keahlian manajemen Manajemen pengeluaran Manajemen rantai suplai Manajemen sistem Manajemen waktu Manajemen stress Manajemen strategis Manajemen keuangan Manajemen personalia Manajemen organisasi Manajemen Pertunjukan Manajemen Persiapan dan Pelaksanaan .Etika manajerial adalah standar prilaku yang memandu manajer dalam pekerjaan mereka.

^ (Inggris) Wren. An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations. 2nd. Pengorganisasian. Luther Gullick: Perencanaan. NJ: Prentice Hall. George Jr. ^ C. Anggaran. NJ: Prentice Hall. Upper Saddle River. 11. Prentice Hall. Daniel dan Arthur Bedeian.2003. Pengawasan. 5. Concept of Corporation.com/management/Or-Pr/Pioneers-ofManagement. George Terry: Perencanaan. Fungsi fungsi manajemen menurut beberapa parapakar adalah serangkaian kegiatan yang dijalankan mengikuti suatu tahapan-tahapan tertentu dalam pelaksanaannya. Management. R. 1776. 3.referenceforbusiness. . industrielle et generale. 2007. NJ. Pendapat lain bahwa fungsi Manajemen ialah berbagai jenis tugas atau kegiatan manajemen yang mempunyai peranan khas dan bersifat saling menunjang untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Fungsi-funngsi Manajemen Dari Beberapa Pakar Fungsi-fungsi manajemen berkembang terus menjadi melebihi empat buah (banyak). Pengawasan. ^ Robert L. ^ a b c Griffin. 8th Edition. Adam. Henry. Pengorganisasian. h. ^ a b Oxford English Dictionary 2. Pelaporan. Staf (Penyusunan pegawai). FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN Oleh: Haslizen Hoesin Pendahuluan Terdapat beberapa fungsi-fungsi menejemen yang dikemukakan para pakar. Skills of an Effective Administrator. ^ a b c d e f Robbins. The History of Management Thought. Penggerak (Actuating). The Nature of Managerial Work 14. James Stone: Perencanaan. Katz.S. Staf (Penyusunan pegawai). Pengawasan. ^ Vocational Business: Training.Page 51.4 7. Pembinaan kerja. Pembinaan kerja. Business. Pengorganisasian. . Kootz dan Donnel: Perencanaan. ^ (Inggris) Online Etymology: Manage 6. ^ Fayol. Stephen dan Mary coulter. 12. Richard Griffin: Perencanaan. 8th Edition.Referensi 1. Pimpinan. John Day Company. 1946. The Evolution of Management Thought 8. Pengkoordinasian. ^ Smith. Pengorganisasian. ed. Peter. 1949. ^ a b Mintzberg 1973. Developing and Motivating People by Richard Barrett Business & Economics . Pengorganisasian. 9. 2009. ^ a b c d e f g h i http://www. Pimpinan. 4. ^ Drucker. ^ a b (Inggris) Kisah Whiz Kids 13. Pengawasan. Pengawasan.html 10. 1972. Administration. 2006.

merumuskan bahwa perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan. Pengkoordinasian. Staf (penyusunan pegawai) Presentasi. Hendry Foyal: Perencanaan. Proses menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi. Pembatasan yang terakhir merumuskan perencanaan merupakan penetapan jawaban kepada enam pertanyaan berikut : 1) Tindakan apa yang harus dikerjakan ? 2) Mengapa tindakan itu harus dikerjakan ? 3) Di manakah tindakan itu harus dikerjakan ? 4) Kapankah tindakan itu harus dikerjakan ? 5) Siapakah yang akan mengerjakan tindakan itu ? 6) Bagaimana cara melaksanakan tindakan itu ? Menurut Stoner. Agar dapat membuat rencana secara teratur dan logis. pelaporan. Menyusun rencana. Pimpinan. Organisasi (Organizing) Organisasi (Organizing) adalah dua orang atau lebih yang bekerja sama dalam cara yang terstruktur untuk mencapai sasaran spesifik atau sejumlah sasaran. Pelaporan. Perencanaan (Planning) Kegiatan seorang manejer adalah menyusun rencana. maka proses itu adalah proses menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan diatur dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan dapat bekerja secara efektif. Staf (Penyusunan pegawai). Bila di tinjau dari proses. Pengawasan. Pembinaan kerja. Lyndall Urwick: Peramalan. Pengawasan. Planning adalah proses menetapkan sasaran/tujuan dan tindakan yang perlu untuk mencapai sasaran tadi. berarti memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Fungsi-fungsi manajemen dari yang dikemukakan para pakar itu bila di rekapitulasi adalah sebagai berikut: Peramalan. memproyeksikan. Uraian ringkas fungsi-fungsi manajemen Berikut paparan mengenai fungsi-fungsi manajemen secara ringkas sebagai berikut: Peramalan/Perkiraan (Forecasting) Forecasting adalah meramalkan. Pengorganisasian. Pengorganisasian. Pengkoordinasian. Pengawasan. Pemberikomando. atau mengadakan perkiraaan/ taksiran terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum suatu rancana yang lebih pasti dapat dilakukan. Penggerak. Anggaran. Misalnya yang sederhana. Pengorganisasian atau Organizing berarti mdenciptakan suatu struktur dengan bagian-bagian yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga hubungan antar bagian-bagian satu sama lain . Pengorganisasian. Perencanaan. Pemberikomando. Pengawasan.Earnest Dale: Perencanaan. Presentasi. Pengorganisasian. Perencanaan. Pimpinan. sebelumnya harus ada keputusan terlebih dahulu sebagai petunjuk langkah-langkah selanjutnya Berbagai batasan tentang planning dari yang sangat sederhana sampai dengan yang sangat rumit.

Koordinasi (Coordinating) Koordinating atau pengkoordinasian merupakan satu dari beberapa fungsi manajemen untuk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan. Selain itu. 4) Mengkoordinasi kegiatan Pengarahan (Directing/Commanding) Directing atau Commanding adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan. percekcokan. menyatukan dan menyelaraskan pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerja sama yang terarah dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Bila ditinjau dari proses. kekosongan kegiatan dengan jalan menghubungkan. mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan (terutama ekonomi dan sosial). Inovasi (Inovation) Inovasi adalah Proses atau hasil pengembangan atau pemanfaatan/mobi-lesasi pengetahuan. dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak. Dalam hal in yang dibutuhkan adalah kpemimpinan (leadership) Pimpinan (Leading) Pekerjaan leading meliputi empat kegiatan yaitu: 1) Mengambil keputusan.dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan keseluruhan struktur tersebut. semangat dan dorongan kepada bawahan. . inspirasi. agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula. Aktual (Actuating) Menggerakkan Mengerakkan atau actuating adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usahausaha organisasi. maka proses itu adalah proses pelaksanaan program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasinya. Pengorganisasian bertujuan membagi satu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. inovasi. perintah-perintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing. agar bawahan melakukan kegiatan secara suka rela sesuai apa yang diinginkan oleh atasan. Motivasi (Motivating) Motivating atau pemotivasian kegiatan merupakan satu dari beberapa fungsi manajemen berupa pemberian inspirasi. Jadi actuating artinya adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja denagn seidirinya atau penuh kesadaran secara brsama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. saran. Koordinasi adalah mengimbangi dan menggerakkan tim dengan memberikan lokasi kegiatan pekerjaan yang cocok dengan masing-masing dan menjaga agar kegiatan itu dilaksanakan dengan keselarasan yang semestinya di antara para anggota itu sendiri. proses. keterampilan (termasuk keterampilan teknologis) dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan/atau jasa). 2) Mengadakan komunikasi agar terjadi saling pengertian antara manajer dan bawahan. 3) Memberi semangat. dan/atau sistem yang baru.

mendata dan mencari pembeli/pelanggan. 3) Manajemen Pemasaran dan 4) Manajemen Keuangan Manajemen Sumber Daya Manusia pada pelaksanaan usaha adalah yang mengelola pelaksana/pekerja (orang). sering juga disebut Pengawasan. menyerupai lingkaran (siklus) atau berbentuk seperti lingkaran ulir atau spiral maju kedepan yang selalu mengarah kepada perbaikan. Fungsi Operasional Manajemen Pada pelaksanaannya. Operasional adalah proses penentuan pengamatan kegiatan yang dapat diamati. merupakan sesuatu yang berulang-ulang. Pengawasan merupakan tindakan seorang manejer untuk menilai dan mengndalikan jalannya suatu kegiatan yang mengarah dmi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan Laporan (Reporting) Adalah suatu fungsi manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian keterangan mengenai segala hal yang bertalian dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pimpinan yang lebih tinggi. pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap tenaga memberi daya guna maksimal kepada organisasi. bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang dilakukan bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan tujuan yang telah digariskan semula. Kejadian ini dijelaskan pada surat Alam Nasyrah [94] 5 sampai 7. Controlling atau. berarti apa yang dilakukan/diamati. Demikian pula jika dilihat dari jenis organisasinya. Dalam manajemen organisasi kegiatan/usaha (bisnis). sering juga disebut pengendalian adalah satu diantara beberapa fungsi manajemen beru-pa mengadakan penilaian.Kendali (Controlling) Kendali. Lingkaran Spiral Aktifitas fungsi-fungsi manajemen menurut Islam. . Bila ditinjau dari proses. maka proses itu adalah proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan dan dilaksanakan bisa berjalan sesuai target yang diharapkan. fungsi perencanaan untuk sumber daya manusia akan sangat berbeda dengan fungsi perencanaan untuk sumber daya alam. 2) Manajemen Produksi. Secara opersional. Manajemen Keuangan pada pelaksanaan usaha adalah yang mengelola uang usaha yang diperoleh dari penjualan produk atau pinjaman dari badan lain dalam pelaksanaan kegiatan usaha. dapat dibedakan secara garis besar menjadi fungsi-fungsi sebagai berikut: 1) Manajemen Sumber Daya Manusia. Staf (Staffing) Staf merupakan suatu fungsi manajemen berupa penyusunan personalia pada suatu organisasi sejak dari merekrut tenaga kerja. Manajemen Produksi pada pelaksanaan usaha adalah yang mengelola kegiatan memproduksi produk Manajemen Pemasaran pada pelaksanaan usaha adalah yang mengelola. fungsi-fungsi manajemen yang dijalankan menurut tahapan tertentu akan sangat berbeda jika didasarkan pada fungsi operasionalnya.

Hasil perbaikan akan menghilangkan beban. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki.wordpress. 2. Langkah ini tidak terdapat pada POAK. Satu siklus dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara .com/2011/06/23/fungsi-fungsi-manajemen/ Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Artinya untuk jenis produk yang sama tentu didapatkan kesulitan. Ini berarti suatu siklus.Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (5). Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Pada surat ini jelas terlihat penting melakukan pekerjaan dengan berulang-ulang dan sungguhsungguh. kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi empat. mengorganisir. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. kemudian dilakukan perbaikan dan dikerjakan dengan sungguh-sungguh diproleh hasil yang lebih baik begitulah seterusnya. kemudian dikerjakan pula siklus kedua dengan sungguh-sungguh (ayat 7). kelapangan dan meningkatkan mutu produk karena pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari menyelesaikan kesulitan dari produk tersebut. memerintah. dan mengendalikan. Telihat merupakan sesuatu yang berulang-ulang. Kejadian ini bila diperhatikan mengikuti ayat-ayat Al Qur’an surat Alam Nasyrah [94] ayat 5 sampai 7 dilengkapi dengan langkah Dan hanya kepada Tuhan mulah hendaknya kamu berharap (8). yaitu merancang. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan). Ketika itu. Namun saat ini. mengordinasi. ia menyebutkan lima fungsi manajemen. Perhatikan aktifitas fungsi-fungsi manajemen yang terkenal adalah POAK. yaitu: 1. menyerupai lingkaran (siklus) yaitu POAK-evaluasi (perbaikan)POAK-evaluasi (perbaikan)-POAK dan seterusnya maka terjadi berbentuk seperti lingkaran ulir atau spiral maju kedepan yang selalu mengarah kepada perbaikan. sehingga diperoleh hasil yang lebih baik dari pengalaman pekerjaan pertama begitulah seterusnya. kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain (7). Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (6). Mudah-mudahan paparan diatas dapat menjadi masukan dalam menjalankan Usaha/Orgabisasi/bisnis http://lizenhs. Berulang perkataan sesudah kesulitan itu ada kemudahan (ayat 5 dan 6). Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugastugas yang telah dibagi-bagi tersebut. fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. memberikan kemudahan.

alatalat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi. machines. method. sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu. selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. . pada tingkatan mana keputusan harus diambil. tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja. Dengan demikian. bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan. serta uang dan kegiatan usaha. siapa yang harus mengerjakannya. Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Dalam manajemen. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership). money. fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu. Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan. sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. dan markets. siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja. materials. Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. kemudian memecahkannya sebelum masalah itu menjadi semakin besar. yaitu men.menentukan tugas apa yang harus dikerjakan. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usahausaha organisasi. 3. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan. Perlu diingat meskipun metode baik. Seorang manajer dituntut untuk menemukan masalah yang ada dalam operasional perusahaan. Tools tersebut dikenal dengan 6M. Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. faktor manusia adalah yang paling menentukan. 4. Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran. Jadi actuating artinya adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Pengevaluasian (evaluating) adalah proses pengawasan dan pengendalian performa perusahaan untuk memastikan bahwa jalannya perusahaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

wordpress. [sunting] Prinsip manajemen http://yulieee. Penggunaan mesin akan membawa kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. yaitu men.Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya. Oleh sebab itu.  Man (SDM) Dalam manajemen. maka proses produksi barang akan berhenti. alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi. selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan. Artinya.  Materials (bahan) Materi terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi.  Machines (mesin) Dalam kegiatan perusahaan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja.com/2009/12/30/fungsi-dan-sarana-manajemen/ sarana manajemen Aug 16. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku. sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen. penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja. dan markets. materials. Tools tersebut dikenal dengan 6M. Oleh karena itu. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik. tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki. manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan. proses kerja tidak akan berlangsung. . Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. mesin sangat diperlukan. faktor manusia adalah yang paling menentukan. Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan.  Money (uang) uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. money. '07 2:59 PM untuk semuanya Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. machines. method.

Artinya. kita kemukakan tiga buah definisi.  Market (pasar) Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku. dalam tulisan ini kita pakai istilah aslinya yaitu ―manajemen‖ Bila kita pelajari literatur manajemen. seperti ketatalaksanaan. penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Suatu tata cara kerja yang baik akan memperlancar jalannya pekerjaan. Perlu diingat meskipun metode baik. . dan ketiga.dan manajemen pengurusan. berbeda-beda definisi yang diberikan oleh para ahli. sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Untuk memperlihatkan tata warna definisi manajemen menurut pengertian yang pertama itu. Dengan demikian. Untuk menghindari penafsiran yang berbeda-beda. 2010 1. terjemahannya dalam bahasa Indonesia hingga saat ini belum ada keseragaman. http://aakhan68. manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen. manajemen. Methods (metode) Dalam pelaksanaan kerja diperlukan metode-metode kerja. peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri. maka akan ditemukan bahwa istilah manajemen mengandung tiga pengertian. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran. serta uang dan kegiatan usaha. yakni manajemen sebagai suatu proses. manajemen sebagai suatu proses. Oleh sebab itu. kedua.multiply. Arti manajemen Istilah manajemen.com/journal/item/10?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem ARTI. SARANA. Dalam Encylopedia of the Social dikatakan bahwa manajemen adalah suatu proses mana pelaksanaan suatu tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi. maka proses produksi barang akan berhenti. Berbagai istilah yang dipergunakan. yaitu pertama. manajemen sebagai suatu seni (art) dan sebagai suatu ilmu. Menurut pengertian yang pertama. fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu. DAN FUNGSI MANAJEMEN Filed under: MATERI — Tinggalkan Komentar Maret 14. proses kerja tidak akan berlangsung.

Unsur keilmuan merupakan kumpulan pengetahuan yang tertentu. jadi memberikan penjelasan. staffing. maka akan segera tampak bahwa ada tiga pokok penting dalam definisi-definisi tersebut. Alfin Brown Harold Koontz. manajemen benar-benar melakukan kedua fungsi tersebut. kegiatan-kegiatan orang lain itu harus dibimbing dan diawasi Menurut pengertian yang kedua. dan dipertahankan oleh berbagai tingkat ujian-ujian dan peneyelidikan-penyelidikan. George R. Terry beranggapan bahwa manajemen itu adalah ilmu sekaligus seni. Sesungguhnya kedua pendapat itu sama mengandung kebenaran. manajemen adalah kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen. manajemen adalah seni atau suatu ilmu mengenai inipun sesungguhkan belum ada keseragaman pendapat. yaitu selain fungsi ilmu juga sebagai seni.Selanjutnya Haimann mengatakan bahwa manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan bersama. segolongan mengatakan bahwa manajemen itu adalah seni. . Manajer adalah pejabat yang bertanggungjawab atas terselenggaranya aktivitasaktivitas manajemen agar tujuan unit yang dipimpinnya tercapai dengan menggunakan bantuan orang lain. dan George R. Unsur seni ialah pemakaian pengetahuan tersebut pada satu situasi tertentu. keahlian yang bersifat intuisi. kira-kira suatu panca indra keenam. ini sering pula disebut dengan istilah proses manajemen. Manajemen sebagai seni berfungsi untuk mencapai tujuan yang nyata mendatangkan hasil atau manfaat. Dalam arti singular (tunggal). kegiatan-kegiatan dan aktivitas-aktivitas manajer itu adalah Planning. Chester I Barnard dalam bukunya the fungction of the exekutive mengakui bahwa manajemen itu adalah ―seni‖ dan juga sebagai ―ilmu‖. segenap orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen dalam suatu badan tertentu disebut manajemen. Bila kita perhatikan ketiga definisi di atas. organizing. Pada umumnya. Dengan pengalaman-pengalaman pemakaian yang demikian menjadi pembawaan. Terry mengatakan bahwa manajemen adalah pencapaian tujuan yang ditetapkan terlebih dahulu dengan mempergunakan kegiatan orang lain.kegiatan atau fungsi-fungsi yang dilakukan oleh setiap manajer. Apakah yang dimaksud dengan aktivitas manajemen itu? Dengan aktivitas manajemen dimaksudkan kegiatan. Demikian pula Henry Fayol. Akhirnya. Cyril O’Donnel. ketiga. kedua tujuan dicapai dengan mempergunakan kegiatan orang lain. fungsi-fungsi manajemen. seperti yang dinyatakan oleh peraturan-peraturan atau statemen-statemen umum. yaitu pertama adanya tujuan yang ingin dicapai. disebut manajer. Menurut pengertian yang ketiga. Dalam kehidupan nyata sehari-hari. golongan lain mengatakan bahwa manajemen adalah ilmu. dan controlling. keadaan. kejadian. bahkan ada yang menyebutnya unsur-unsur manajemen. sedangkan manajemen sebagai ilmu berfungsi menerangkan fenomena/ gejala. Jadi dengan kata lain.

Berbagai macam aktivitas yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan dan aktifitas itu dapat kita tinjau dari sudut proses seperti Planning. Kegagalan proses manajemen sedikit banyak ditentukan atau dipengaruhi oleh perhitungan atau ketelitian dalam menggunakan uang Dalam proses pelaksanaan kegiatan manusia menggunakan bahan-bahan atau material karenanya dianggap pula sebagai alat atau sarana manajemen. pengorganisasian. . Kesemuanya disebut sumberdaya. Masing-masing metode itu tentu berbeda daya guna dan hasil gunanya untuk mencapai tujuan tertentu. bila mungkin berusaha mencari pasar baru bagi hasil produksinya. Harus dilihat bahwa manajer adalah orang yang mencapai hasil melalui orang lain. Organizing. dapat kita tinjau dari sudut bidang seperti penjualan. Perhatikan definisi yang kita berikan terakhir. Untuk mencapai tujuan para manajer menggunakan 6 M. jelas tujuan perusahaan industri tidak mungkin akan tercapai. Money. Oleh karena metode atau cara dianggap pula sebagai sarana atau alat manajemen untuk mencapai tujuan misalnya ceramah bervariasi. Untuk mencapai tujuan dalam proses pelaksanaan kegiatan terlebih dalam kemajuan teknologi dewasa ini. Sarana manajemen yang kedua adalah uang. maka tampak seakan-akan satu-satunya alat atau sarana manajemen untuk mencapai tujuan adalah orang atau manusia saja hal ini tidak demikian. Games dan Role Playing. Tanpa adanya manusia manajer tidak akan mungkin mencapai tujuannya. produksi. dan Markets. Uang sebagai sarana manajemen harus digunakan sedemikian rupa agar tujuan yang diinginkan dicapai bila dinilai dengan uang lebih besar dari uang yang digunakan untuk tujuan tersebut. Materials. dengan kata lain sarana atau tools atau alat manajemen untuk mencapai tujuan adalah Men. dan Controlling. Sarana penting atau sarana utama dari setiap manajer untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu adalah manusia. penyusunan. manusia bukan lagi sebagai pembantu bagi mesin telah berubah kedudukannya sebagai pembantu manusia. keuangan personalia. membeli bahan-bahan peralatan dsb. Machines. pengarahan dan pengawasan sumberdaya untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Untuk melakukan berbagai aktivitas tersebut kita perlukan manusia.Memperhatikan pengertian manajemen yang pertama serta kenyataan bahwa manajemen itu adalah ilmu sekaligus seni. Staffing. Untuk melakukan kegiatan secara berdaya guna dan berhasil guna manusia dihadapkan kepada berbagai alternatif atau cara melakukan pekerjaan. Tanpa adanya pasar bagi hasil produksi. Bagi badan yang bergerak dibidang industri maka sarana manajemen penting lainnya adalah pasar atau market. Methods. 2. metode insiden. Salah satu masalah pokok bagi perusahaan industri adalah minimal mempertahankan pasar yang sudah ada. metode kasus. dan sebagainya. Directing. Oleh karena itulah salah satu sarana manajemen penting lainnya khusus bagi perusahaan industri dan umumnya bagi semua badan yang bertujuan untuk mencari laba adalah market atau pasar. Sarana Manajemen Bila kita perhatikan ketiga definisi yang sudah dikemukakan di atas. Untuk melakukan berbagai aktifitas diperlukan uang seperti upah atau gaji orang yang membuat rencana mengadakan pengawasan bekerja dalam proses produksi. maka manajemen itu dapat diberi definisi sebagai “Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan.

Louis A. 6. Directing. 5. Leading 7. SP. komando. assembling. Controlling John Robert Beishline : Perencanaan. Berbagai pendapat mengenai fungsi – fungsi manajemen akan tampak jelas dengan dikemukakannya pendapat beberapa penulis sbb : 1. Controling 12. Cntroling. directing. comunication. Controling. directing planning. maka fungsi-fungsi manajemen adalah sebagai berikut : 1. Misalnya suatu akademi meramalkan jumlah mahasiswa yang akan melamar belajar ke akademi . Commanding. Organizing. Planning. Organizing 4. Actuating. Siagiang : planning. Winardi lanning.Controling 10. Controlling Prajudi Atmosudirjo : Planning. Koontz O’ Donnel : organizing. ctuating. Directing atau commanding 6. leading. The Liang Gie lanning. 7. William H. 2. Coordinating. staffing. George R. Luther Gullich : planning.organizing. controlling. 8. 3. Staffing atau Assembling Resources 5. bila dikombinasikan pendapat ketiga belas penulis diatas.Newman laning. a.terry : Planning. Comanding. Allen : Leading. controlling 9. controllin. Directing atau Actuating. Reporting 1. staffing. Forcasting adalah kegiatan meramalkan memproyeksikan atau mengadakan taksiran terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum suatu rencana yang lebih pasti dapat dilakukan. 13.coordinating.Urwick :Forecasting. kontrol Henry Fayol : Planning.3. Controlling 10. Coordinating.controlling 11. Organsasi.Planning.Decion making. Decision. organizing. 4. Planning termasuk budgeting 3.organizing. directing controling. Fungsi Manajemen Sampai saat ini belum ada konsensus baik diantara praktisi maupun para teoritikus mngenai apa yang menjadi fungsi manajemen. motivating. Motivating 9.Organizing. reporting. Pada hakikatnya. Improving. Organizing. Organizing. Organizing. Coordinating 8. organizing. William Spriegel : planning. coordinating. sering pula disebut unsur-unsur manajemen. budgeting.organizing. Lyndak F. Resources. Forecasting 2. coordinating.

dimana hal itu harus dicapai. 5. prosedure. 4. Staffing atau assembling resources . Ada yang merumuskan dengan sangat sederhana. c. misalnya jumal lulusan SLTA. misalnya perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan. Organisasi atau pengorganisasian dapat pula dirumuskan sebagai keseluruhan aktivitas manajemen dalam mengelompokan orang-orang serta penetapan tugas. fungsi. wewenang. Pembatasan yang agak komplek merumuskan perencanaan sebagai penetapan apa yang harus dicapai bila hal itu dicapai. tindakan apa yang harus dikerjakan ? apakah sebabnya tindakan itu harus dikerjakan ? dimanakah tindakan itu harus dikerjakan ? kapankah tindakan itu dilaksanakan ? siapakah yang akan mengerjakan tindakan itu ? bagaimanakah caranya melaksanakan tindakan itu ? Sesungguhnya fungsi perencanaan bukan saja menetapkan hal-hal tersebut diatas. serta tanggungjawab masing-masing dengan tujuan terciptanya aktifitas yang berdaya guna dan berhasil guna dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu. Jadi dengan fungsi planning termasuk budgeting yang dimaksudkan fungsi manajemen dalam menetapkan tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi menetapkan peraturan dan pedoman pelaksanaan yang harus dituruti dan menetapkan ikhtiar biaya yang diperlukan dan pemasukan uang yang diharapkan akan diperoleh dari rangkaian tindakan yang akan dilakukan. Ramalan tersebut dengan menggunakan beberapa indikator. Hampir sama dengan pembatasan terakhir dimana perumusan perencanaan merupakan penetapan jawaban kepada 6 pertanyaan sbb : 1. 1. income perkapita anggota masyarakat. bagaimana hal itu harus dicapai. Oleh karenanya lebih tepat bila perencanaan atau planning dirumuskan sebagai penetapan tujuan. siapa yang bertanggungjawab dan penetapan mengapa hal itu harus dicapai. 6. 2. kebiasaan membeli dsb. organizing Dengan organzing dimaksudkan mengelompokkan kegiatan yang diperlukan yakni penetapan susunan organisasi serta tugas dan fungsi-fungsi dari setiap unit yang ada dalam organisasi serta menetapkan kedudukan dan sifat hubungan antara masing-masing unit tersebut. Planning termasuk budgeting Berbagai alasan tentang planning dari yang sangat sedrhana sampai kepada perumusan yang lebih rumit. Suatu perusahaan industri harus mengadakan forescasting tentang penjualan hasil produksi dengan memperhatikan jumlah penduduk pada daerah penjualan. police. budget dan pogram dari suatu organisasi.tersebut. d. 3. tetapi juga dalam fungsi perencanaan sudah termasuk didalamnya penetapan budget.

e. antara lain dengan memberi instruksi. Staffing merupakan salah satu fungsi manajemen berupa penyusunan personalia pada suatu organisasi sejak dari merekrut tenaga kerja. h. pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap tenaga petugas memberikan daya guna maksimal kepada organisasi. Organizing dan staffing merupakan dua fungsi manajemen yang sangat erat hubungannya. memilih orang-orang yang menjadi anggota kelompoknya serta memperbaiki pengetahuan dan sikap-sikap bawahan agar mereka terampil dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan. mengadakan komunikasi agar ada saling pengertian antara manajer dengan bawahan. Allen yang dirumuskannya sebagai pekerjaan yang dilakukan oleh seorang manajer yang menyebabkan orang lain bertindak. Directing atau commanding adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan. kekosongan : Kegiatan. Pekerjaan leading meliput 5 macam kegiatan yakni mengambil keputusan.Motivating . coordinating Merupakan salah satu fungsi manajemen unutk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan. agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula. dan menyelaraskan pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerja sama yang terarah dalam usaha mencapai tujuan organisasi. dengan jalan menghubungkan.Istilah staffing diberikan oleh Luther Gulick. dan mendorong kepada bawahan supaya merekan bertindak. mengadakan pertemuan untuk memberikan penjelasan. dan mengadakan coaching dan bila perlu memberi teguran. memberi semangat. saran. tetapi dapat pula berfungsi mengkoordinasi kegiatan berbagai unsure organisasi agar efektif tertuju pada realisasi tujuan yang ditetapkan sebelumnya. inspirasi. perintahperintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas maing-masing. bimbingan atau nasihat. sedangkan staffing berhubungan dengan penerapan orang – orang yang akan memangku masing-masing jabatan yang ada di dalam organisasi tersebut. percekcokan. Directing commanding merupakan fungsi manajemen yang dapat berfungsi bukan saja agar pegawai melaksanakan atau tidak melaksanakan suatu kegiatan. Harold Koonz dan Cyril O’Donnel sedangkan assembling resources dekemukan oleh William Herbar Newman : istilah itu cenderung mengandung pengertian yang sama. menyatukan. Orgaizing yaitu berupa penyusunan wadah legal untuk menampung berbagai kegiatan yang harus dilaksanakan pada suatu organisasi. f. g.pemerintah. Leading Istilah leading yang merupakan salah satu fungsi manajemen yang dikemukan oleh Loius A. Usaha yg dapat dilakukan untuk mencapai tujuan itu.

mencocokkan serta mengusahakan agar kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan serta tujuan yg diinginkan dicapai.Merupakan kegiatan salah satu fungsi menejemen berupa pemberian inspirasi. atau mereka lebih bersemangat melaksanakan tugas-tugas sehingga mereka lebih berdaya guna dan berhasil guna. pengarahan dan pengawasan. penyusunan. mau tak mau bergerak dalam berbagai bidang penjualan. b. 1. dsb. Fungsi-fungsi lain dari seorang manajer Adalah perencanaan. . bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yg dilakukan bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan maksud tercapai tujuan yg sudah digariskan semula. Dalam bidang produksi para manajer harus mengusahakan agar barang-barang yang diproduksi dengan teknik yang memudahkan pekerjaan pegawai shingga dapat diproduklsikan barangbarang dengan biaya sekecil mungkin dengan kalitas yang baik dalm jumlah yang diinginkan dan dalam waktu secepat mungkin. pengorganisasian. Jadi fungsi-fungsi manajer ke dalam perusahaan dapat di lihat dari dua sudut yaitu a dari sudut proses yakni perencanaan. dan pengawasan. atasan mengadakan pemeriksaan. pemasaran. Pemberian inspirasi. baik secara lisan maupun tertulis sehingga dalam menerima laporan dapat memperoleh gambaran tentang pelaksanaan tugas orang yg memberi laporan. keuangan. Controlling Sering juga disebut pengendalian adalah salah satu fungsi manajemen yg berupa mengadakan penilaian. Kelima fungsi itu selain dinamai sebagai aspek manajemen atau unsur-unsur manajemen disebit juga proses manajemen. pembelian. dan personalian. pembelian. agar bawahan melakukan kegiatan secara sukarela sesuai apa yg dikehendaki oleh atasan. personalia. semangat dan dorongan kepada bawahan. 2. dari sudut subject atau bidang yaitu keuangan. Seorang manajer yg mengerjakan ke lima fungsinya sehari-hari. 4. produksi. Dalam melaksanakan kegiatan kontroling. produksi. Bidang itu kita sebut juga bidang manajemen Apa yg dibicarakan di atas adalah fungsi-fungsi manajer ke dalam perusahaan. sering disebut internal function of manager. Reporting Pelaporan adalah salah satu fungsi manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian keterangan mengenai segala hal yang bertalian dengan tugas dan fungsifungsi kepada pejabat yg lebih tinggi. semangat dan dorongan oleh atasan kepada bawahan ditujukan agar bawahan bertambah kegiatannya. penyusunan. pengorganisasian. pengarahan.

manajer perusahaan harus melaksanakan kegiatan. 5. personalia. para manajer harus berusaha agar posisi keuangannya setiap saat dapat membiayai kegiatan sehari-hari. pembayaran utang pada waktunya dan lain-lain dengan tidak melupakan akan rentabilitas perusahaan. produksi. 3. Dalam bidang keuangan. Baik tidaknya hubungan perusahaan dengan unsure masyarakat memegang peranan penting dalam berhasil tidaknya seorang manajer untuk merealisasikan tujuannya. 7. antara lain sebagai berikut. dan pemasaran. ia memerlukan hubungan dengan unsure masyarakat. mewakili perusahaan di bidang pengadilan 2. Tingkat-tingkat manajer . 4. Fungsi manajer ke luar perusahaan ini ada tiga jenis. mengadakan hubungan dengan unsur masyarakat. Dalam bidang personalia. 5. Setiap perusahaan tidak berdiri sendiri. Kedua macam fungsi manajer yang pertama tertuju ke luar perusahaan. yaitu sbb: 1. 2. para manajer harus berusaha agar diperoleh tenaga kerja yang kompeten sehingga dapat bekerja dengan kualitas yang diinginkan. Selain fungsi manajer ke dalam perusahaan. mengambil kegiatan sebagai warga negara biasa 3. 1. seperti pembayaran upah pegawai dan membatu pembelian bahan-bahan mentah. fungsi pokok seorang manajer adalah dalam bidang keuangan. seperti terlihat pada gambar 2. kiranya sudah cukup jelas. pembelian. dan artikel-artikel menyelenggarakan konfrensi pers dan pertemuan menyelenggarakan pameran mengatur siaran melalui radio mengadakan kontak dengan unsur pemerintah dan masyarakat membuat analisa dari pendapat umum menerima kunjungan pihak luar ke dalam perusahaan Dari sudut bidang. yang kita sebut external function of a manager. 6. Dalam bidang pemasaran. Fungsi ke tiga perlu mendapatkan penjelasan lebih lanjut.Dalam bidang pembelian. komunike-komunike. para manejer harus mengusahakan agar bahan-bahan dapat dibeli pada tempat yang tepat. serta dengan harga dan layanan yang tepat sehingga tidak akan mengganggu kegiatan-kegiatan di bidang produksi. Untuk menghadapi masyarakat luar. mengadakan pengumuman. dengan waktu yang tepat. ada pula fungsi-fungsi manajer keluar perusahaan. para manajer harus mengsahakan agar hasil-hasil produksinya dapat disalurkan dari saluran-saluran distribusi yang tepat sehingga harga penjualannya dapat dijangkau oleh tenaga pembeli kaum konsumen.

terdapat lebih dari seorang manajer. yaitu kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas atau fungsi-fungsi manajemen. • Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Top manager atau manajer tertinggi. sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. method. Dari skema diatas terlihat bahwa ada tiga tingkatan manajer yaitu sebagai berikut. materials. Masing-masing manajer. yaitu men. memimpin pekerja yang meliputi bidang-bidangnya. Supervisory manager atau first line manager tingkat pertama. pada hakikatnya melakukan fungsi-fungsi yang sama (dari sudut proses) yaitu perencanaan. Departement/devision heads. Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Middle manager atau manajer menengah. pengorganisasian. 3. sesuai dengan tingkatan manajer itu dalam perusahaan atau organisasi di mana ia bekerja. money. penyusunan. Dalam manajemen. 2. faktor manusis adalah yang paling menentukan.Dalam sebuah perusahaan. Superintendent. http://narotamatoevrytime. 3.wordpress. Namun dilihat dari corak kegiatannya terdapat perbedaan. memimpin para manajer agar terdapat team work. yang termasuk tingkatan ini ialah kepala-kepala bagian. yitu sebagai berikut. manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan. Board of manager. Sesuai dengan perbedaan tingkat-tingkat manajer itu. Termasuk kedalam golongan ini ialah kepala mandor dan mandor. sesuai dengan tingkat-tingkat manajer itu dalam suatu perusahaan. Jamak dari manajer adalah manajemen. 1. machines. yang termasuk dalam golongan ini adalah anggota-anggota board of manajer (dewan direksi) dan presiden perusahaan.com/2010/03/14/arti-sarana-dan-fungsi-manajemen/ Sarana manajemen Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). hanya corak kegiatannya yang berbeda. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. general foremen. 1. Presiden. Tools tersebut dikenal dengan 6M. pengarahan. kepala devisi dan kepala seksi. Tugas fungsi-fungsi setiap manajer adalah sama. maka corak kegiatan manajer itu dapat dibedakan atas empat macam. bergerak dalam memimpin organisasi atau perusahaan keseluruhannya ( managing the organization/business) 2. dan markets. . dan pengawasan). disebut juga pucuk pimpinan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja. Oleh karena itu. dan foremen. memimpin para pekerja supaya melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tujuan organisasi atau tujuan perusahaan.

Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran. proses kerja tidak akan berlangsung. prinsip-prinsip dalam manajemen sebaiknya bersifat lentur dalam arti bahwa perlu di pertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. • Machine atau mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.ac. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan. • Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Prinsip . Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli konsumen.prinsip umum manajemen menurut Henry Fayol terdiri dari. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik. serta uang dan kegiatan usaha. seorang industrialis asal Perancis. . alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi. Menurut Henry Fayol.id/2010/01/sarana-manajemen-2/ Prinsip-prinsip manajemen adalah dasar-dasar dan nilai yang menjadi inti dari keberhasilan sebuah manajemen. http://wartawarga. selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu. sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan.Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional.• Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan.gunadarma. • Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya. Artinya. Perlu diingat meskipun metode baik. penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku. Dengan demikian. Oleh sebab itu. • Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki. maka proses produksi barang akan berhenti. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja.

Pembagian kerja yang baik merupakan kunci bagi penyelengaraan kerja. Pembagian kerja harus rasional/objektif. Oleh karena itu. Tanggung jawab terbesar terletak pada manajer puncak. bukan emosional subyektif yang didasarkan atas dasar like and dislike. oleh karena itu. dalam penempatan karyawan harus menggunakan prinsip the right man in the right place.Daftar isi               1 Pembagian kerja (Division of work) 2 Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility) 3 Disiplin (Discipline) 4 Kesatuan perintah (Unity of command) 5 Kesatuan pengarahan (Unity of direction) 6 Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri 7 Penggajian pegawai 8 Pemusatan (Centralization) 9 Hirarki (tingkatan) 10 Ketertiban (Order) 11 Keadilan dan kejujuran 12 Stabilitas kondisi karyawan 13 Prakarsa (Inisiative) 14 Semangat kesatuan dan semangat korps Pembagian kerja (Division of work) Pembagian kerja harus disesuaikan dengan kemampuan dan keahlian sehingga pelaksanaan kerja berjalan efektif. kecerobohan dalam pembagian kerja akan berpengaruh kurang baik dan mungkin menimbulkan kegagalan dalam penyelenggaraan pekerjaan. makin kecil wewenang makin kecil pula pertanggungjawaban demikian pula sebaliknya. Kegagalan suatu usaha bukan terletak pada karyawan. tetapi terletak pada puncak pimpinannya karena yang mempunyai wewemang . Dengan adanya prinsip orang yang tepat ditempat yang tepat (the right man in the right place) akan memberikan jaminan terhadap kestabilan. kelancaran dan efesiensi kerja. Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility) Setiap karyawan dilengkapi dengan wewenang untuk melakukan pekerjaan dan setiap wewenang melekat atau diikuti pertanggungjawaban. Oleh karena itu. seorang manajer yang berpengalaman akan menempatkan pembagian kerja sebagai prinsip utama yang akan menjadi titik tolak bagi prinsip-prinsip lainnya. Setiap pekerjaan harus dapat memberikan pertanggungjawaban yang sesuai dengan wewenang. Wewenang dan tanggung jawab harus seimbang.

Disiplin ini berhubungan erat dengan wewenang.terbesar adalah manajer puncak. . Perintah yang datang dari manajer lain kepada serorang karyawan akan merusak jalannya wewenang dan tanggung jawab serta pembagian kerja. Disiplin (Discipline) Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap pekerjaan yang menjadi tanggung jawab. Dalam pelaksanaan kerja bisa saja terjadi adanya dua perintah sehingga menimbulkan arah yang berlawanan. karyawan perlu diarahkan menuju sasarannya. apabila manajer puncak tidak mempunyai keahlian dan kepemimpinan. Pelaksanaan kesatuan pengarahan (unity of directiion) tidak dapat terlepas dari pembaguan kerja. apabila setiap karyawan merasa senang dalam bekerja sehingga memiliki disiplin yang tinggi. perlu alur yang jelas dari mana karyawan mendapat wewenang untuk pmelaksanakan pekerjaan dan kepada siapa ia harus mengetahui batas wewenang dan tanggung jawabnya agar tidak terjadi kesalahan. wewenang dan tanggung jawab. Kesatuan perintah (Unity of command) Dalam melakasanakan pekerjaan. karyawan harus memperhatikan prinsip kesatuan perintah sehingga pelaksanaan kerja dapat dijalankan dengan baik. Oleh karena ini. Kesatuan pengarahan (Unity of direction) Dalam melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawabnya. oleh karena itu. Kesatuan pengarahan bertalian erat dengan pembagian kerja. Hal semacam itu merupakan suatu syarat yang sangat penting agar setiap kegiatan berjalan dengan lancar sehingga tujuan dapat tercapai dengan baik. Prinsip pengabdian kepentingan pribadi kepada kepentingan organisasi dapat terwujud. serta kesatuan perintah. maka disiplin akan hilang. Setiap karyawan dapat mengabdikan kepentingan pribadi kepada kepentingan organisasi apabila memiliki kesadaran bahwa kepentingan pribadi sebenarnya tergantung kepada berhasil-tidaknya kepentingan organisasi. Oleh karena itu. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri Setiap karyawan harus mengabdikan kepentingan sendiri kepada kepentingan organisasi. maka wewenang yang ada padanya merupakan bumerang. Karyawan harus tahu kepada siapa ia harus bertanggung jawab sesuai dengan wewenang yang diperolehnya. disiplin. pemegang wewenang harus dapat menanamkan disiplin terhadap dirinya sendiri sehingga mempunyai tanggung jawab terhadap pekerajaan sesuai dengan wewenang yang ada padanya. Kesatuan pengarahan tergantung pula terhadap kesatuan perintah. Apabila wewenang tidak berjalan dengan semestinya.

Oleh karena itu. ketertiban dan disiplin sangat dibutuhkan dalam mencapai tujuan. Pemusatan (Centralization) Pemusatan wewenang akan menimbulkan pemusatan tanggung jawab dalam suatu kegiatan. Pemusatan wewenang ini juga tidak menghilangkan asas pelimpahan wewenang (delegation of authority) Hirarki (tingkatan) Pembagian kerja menimbulkan adanya atasan dan bawahan. dengan adanya hirarki ini. Ketertiban dalam suatu pekerjaan dapat terwujud apabila seluruh karyawan. . melainkan untuk menghindari kesimpangsiuran wewenang dan tanggung jawab. Bila pembagian kerja ini mencakup area yang cukup luas akan menimbulkan hirarki. Ketertiban (Order) Ketertiban dalam melaksanakan pekerjaan merupakan syarat utama karena pada dasarnya tidak ada orang yang bisa bekerja dalam keadaan kacau atau tegang. Manajer yang adil dan jujur akan menggunakan wewenangnya dengan sebaikbaiknya untuk melakukan keadilan dan kejujuran pada bawahannya. Keadilan dan kejujuran Keadilan dan kejujuran merupakan salah satu syarat untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. dan prinsip upah sama untuk prestasi yang sama perlu diterapkan sebab apabila ada perbedaan akan menimbulkan kelesuan dalam bekerja dan mungkin akan menimbulkan tindakan tidak disiplin. dalam prinsip penggajian harus dipikirkan bagaimana agar karyawan dapat bekerja dengan tenang. Hirarki diukur dari wewenang terbesar yang berada pada manajer puncak dan seterusnya berurutan ke bawah. Oleh karena itu. Keadilan dan kejujuran harus ditegakkan mulai dari atasan karena atasan memiliki wewenang yang paling besar. baik atasan maupun bawahan mempunyai disiplin yang tinggi. Karyawan yang diliputi perasaan cemas dan kekurangan akan sulit berkonsentrasi terhadap tugas dan kewajibannya sehingga dapat mengakibatkan ketidaksempurnaan dalam bekerja. maka setiap karyawan akan mengetahui kepada siapa ia harus bertanggung jawab dan dari siapa ia mendapat perintah. Sistem penggajian harus diperhitungkan agar menimbulkan kedisiplinan dan kegairahan kerja sehingga karyawan berkompetisi untuk membuat prestasi yang lebih besar. Tanggung jawab terakhir terletak ada orang yang memegang wewenang tertinggi atau manajer puncak. Pemusatan bukan berarti adanya kekuasaan untuk menggunakan wewenang.Penggajian pegawai Gaji atau upah bagi karyawan merupakan kompensasi yang menentukan terwujudnya kelancaran dalam bekerja. Prinsip more pay for more prestige (upah lebih untuk prestasi lebih). Keadilan dan kejujuran terkait dengan moral karyawan dan tidak dapat dipisahkan.

Stabilitas kondisi karyawan Dalam setiap kegiatan kestabilan karyawan harus dijaga sebaik-baiknya agar segala pekerjaan berjalan dengan lancar. perasaan dan pikiran. perasaan. Apabila keinginannya tidak terpenuhi. sedangkan manajer yang suka memaksa dengan cara-cara yang kasar akan melahirkan friction de corp (perpecahan dalam korp) dan membawa bencana http://id. Prakarsa (Inisiative) Prakarsa timbul dari dalam diri seseorang yang menggunakan daya pikir. Kestabilan karyawan terwujud karena adanya disiplin kerja yang baik dan adanya ketertiban dalam kegiatan. setiap prakarsa yang datang dari karyawan harus dihargai. karena itu hakikatnya manusia butuh penghargaan. yaitu rasa senasib sepenanggungan sehingga menimbulkan semangat kerja sama yang baik.org/wiki/Prinsip_manajemen 14 Prinsip Manajemen oleh: AdhyzalKandarY     Summary rating: 5 stars (98 Tinjauan) Kunjungan : 4852 kata:600 Comments : 1 More About : prinsip manajemen . Semangat kesatuan dan semangat korps Setiap karyawan harus memiliki rasa kesatuan. pikiran. seorang manajer yang bijak akan menerima dengan senang hari prakarsa-prakarsa yang dilahirkan karyawannya. Jadi dalam prakarsa terhimpun kehendak. semangat kesatuan akan lahir apabila setiap karyawan mempunyai kesadaran bahwa setiap karyawan berarti bagi karyawan lain dan karyawan lain sangat dibutuhkan oleh dirinya. Manusia sebagai makhluk sosial yang berbudaya memiliki keinginan. Prakarsa menimbulkan kehendak untuk mewujudkan suatu yang berguna bagi penyelesaian pekerjaan dengan sebaikbeiknya. Oleh karena itu. Setiap penolakan terhadap prakarsa karyawan merupakan salah satu langkah untuk menolak gairah kerja. Prakarsa (inisiatif) mengandung arti menghargai orang lain.wikipedia. keahlian dan pengalaman seseorang. Oleh karena itu. Manajer yang memiliki kepemimpinan akan mampu melahirkan semangat kesatuan (esprit de corp). perasaan tertekan dan pikiran yang kacau akan menimbulkan goncangan dalam bekerja.

9.14 prinsip Manajemen ala Henry Fayol Henry Fayol dikenal sebagai pelopor manajemen modern. Mari kita ulas 14 prinsip manajemen yang dikemukakan oleh Henry Fayol 1. . 4. disiplin merupakan hasil kepemimpinan yang baik di semua jenjang organisasi. bagan ini menunjukkan kedudukan dari puncak sampai dengan jenjang terbawah. Otoritas atau wewenang (Authority) dalam pelaksanaan tugas. Kesatuan Perintah Setiap karyawan hanya mendapat satu perintah untuk suatu pekerjaan. Pemberian Upah (Remuneration) Pemberian balas jasa haruslah adil dan baik bagi karyawan maupun perusahaan sendiri. Semakin seseorang terspesialisasi. Henry Fayol mengatakan bahwa jika ada karyawan yang bertanggungjawab kepada beberapa atasan akan mengakibatkan petunjuk yang bertentangan. Menurut Henry Fayol. Salah satu diantaranya adalah 14 prinsip manajemen yang dikemukakan olehnya. tetapi belum tentu ia akan mendapat respon yang positif dari bawahannya jika ia tidak memiliki otoritas pribadi. 5. Disiplin Angota organisasi harus patuh pada aturan dan kesepakatan yang menjadi rambu-rambu organisasi. 2. Sebaliknya keputuan dengan menampung aspirasi bawahan disebut desentralisasi. 3. Banyak dari pendapat-pendapatnya menjadi landasan atau dasar dari praktek manajemen sampai dengan saat sekarang ini. manajer harus memberikan perintah kepada bawahan untuk menyelesaikan pekerjaan. Pemusatan Pengambilan keputusan yang banyak menggunakan pertimbangan atasan disebut sentralisasi. Pembagian Kerja (Division of Labour) Pembagian kerja harus dipikirkan agar mengarah pada spesialisasi. Mengutamakan Kepentingan bersama diatas kepentingan Pribadi 7. Kesatuan Arah kegiatan-kegiatan yang terjadi dalam organisasi yang mempunyai tujuan sama sebaiknya ditangani oleh seorang manajer dengan menggunakan satu perencanaan saja. Meskipun manajer memiliki otoritas untuk memerintah . maka akan semakin efisien dan efektif orang tersebut dalam melaksanakan pekerjaan. 8. 6. Jenjang Jabatan Jenjang jabatan dalam suatu organisasi sering digambarkan dengan garis-garis yang rapi dalam bagan organisasi.

Inisiatif Bawahan harus diberi kebebasan untuk membuat dan menjalankan rencananya. 13. 12. 11. Semangat Korps Menggalakkan semangat kerjasama kelompok dapat membuat dan menimbulkan semangat rasa bersatu Sumber: http://id. Kesamaan (Equity) Para manajer harus bersahabat dan adil terhadap semua karyawannya. Tata Tertib (Order) Sarana dan manusia harus berada di tempat dan waktu yang tepat.shvoong. Kestabilan Staff Perputaran karyawan yang terlalu sering tidak baik bagi kelancaran kegiatan perusahaan.com/business-management/2176674-14-prinsipmanajemen/#ixzz2ENCeLuqL .10. walaupun bisa saja terjadi kesalahan 14. Manusia harus berada pada pekerjaan yang cocok baginya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful