Contoh Novel Terjemahan Beserta Unsur Intrinsik dan Ekstrinsiknya

Harry Potter and the Chamber of Secrets
Oleh : J.K Rowling Penerjemah : Listiana Srisanti

Sinopsis:
Harry Potter menghabiskan liburan tahun pertama sekolahnya bersama bibinya Petunia, paman Vernon, dan sepupunya Dudley Dursley. Ia membenci paman, bibi, dan sepupunya seperti mereka membenci Harry. Suatu hari, ia mendapat peringatan agar tidak kembali ke sekolah di tahun keduanya oleh peri rumah bernama Dobby. Harry tidak menghiraukan itu tetapi si peri melakukan segala cara agar Harry tidak pergi ke sekolah, bahkan saat Harry sudah kembali bersekolah. Alasannya jelas diketahui Harry setelah hal-hal aneh terjadi di Hogwarts. Ia sering mendengar seseorang berbicara ingin membunuh. Kamar rahasia telah dibuka lagi. Menurut legenda, salah satu pendiri sekolah-Salazar Slytherin yang tidak sependapat dengan ketiga pendiri lainnya mengenai pelajar muggle (pelajar bukan keturunan penyihir) membuat sebuah kamar yang berisi sebuah monster untuk menghabisi para muggle di sekolah. Lima puluh tahun yang lalu kamar itu pernah terbuka dan seorang gadis meninggal. Sekarang, beberapa pelajar ditemukan dalam keadaan membatu. Seorang keturunan Slytherin menulis ancaman di depan kamar mandi perempuan yang rusak bertahuntahun karena hantu Myrtle Merana. Harry dan teman- temannya mencurigai Draco Malfoy, seorang pelajar dari asrama Slytherin yang kelihatan sangat senang atas peristiwa ini. Harry menemukan sebuah buku harian di kamar mandi Myrtle. Buku itu sangat misterius karena saat ditulisi oleh Harry, buku itu menjawabnya dengan tulisan si pemilik buku sebelumnya. Ternyata buku harian itu milik Tom Riddle, seorang pelajar lima puluh tahun yang lalu, ia membawa Harry ke masa lampau, waktu di mana kamar rahasia pernah terbuka. Ia melihat Hagrid dituduh sebagai penyebab kejadian itu dan dikeluarkan dari sekolah, tetapi ia tetap diijinkan Albus Dumbledore untuk tinggal di Hogwarts. lalu Harry dan teman- teman mencoba mencari jawaban dari misteri ini. Hermione mencari segala petunjuk di perpustakaan. Tetapi ia ditemukan dalam keadaan membatu dengan sebuah kertas di genggaman tangannya yang berisi semua jawaban dari misteri ini. Monster yang tinggal di dalam kamar rahasia adalah Basilisk, seekor ular raksasa yang paling beracun dan sorotan matanya dapat membunuh seseorang. Suara-suara misterius yang sering ia dengar akhir-akhir ini adalah suara Basilisk dan ia dapat mendengarnya, karena ternyata ia adalah seorang parselmouth, seseorang yang berbicara bahasa ular. Harry dan Ron pergi ke kamar itu untuk menyelamatkan Ginny dan Harry menemukan Tom Riddle di sana. Ternyata ia adalah Lord Voldemort yang menggunakan Ginny untuk mengeluarkan Basilisk. Dengan pedang Griffindor yang dibawa oleh Fawkes, burung phoenix milik Dumbledore, Harry membunuh monster itu lalu ia menghancurkan buku harian Riddle dengan menancapkan taring Basilisk ke dalamnya. Ramuan untuk mereka yang membatu telah selesai dibuat oleh para guru Hogwarts dan mereka kembali normal. Semua masalah diselesaikan oleh Harry Potter dan semua senang karena ujian ditunda sebagai hadiah dari sekolah.

Unsur Intrinsik :
1. 2. Tema Alur : : Keberanian Alur Campuran

Amanat : Jangan pernah menyerah untuk menyelesaikan suatu masalah. Kamar mandi. Kamar. lalu ia ditunjukkan kembali kisah terbukanya pintu kamar rahasia lima puluh tahun yang lalu (alur mundur) · Harry mendengar suara-suara gaib “I want to kill you” yang hanya bias didengar olehnya. Unsur Ekstrinsik : Nilai persahabatan Nilai keberanian diri : : Untuk memecahkan misteri ini Harry dibantu oleh kedua sahabatnya Dengan keberaniannya. Sekolah Hogwarts Menakutkan : Ketika Harry mendengar suara yang ingin membunuhnya · Menegangkan : Ketika Harry melawan Ular raksasa 5. Perwatakan : · · Harry. 4. karena setiap masalah pasti dapat diselesaikan.· Harry masuk ke dalam buku milik Tom Riddle yang ia temukan. penakut : Ia takut saat Harry mengajaknya ke hutan terlarang dan bertemu dengan laba-laba raksasa 6. · Tempat : Rumah. pintar : Ia bisa membuat ramuan untuk merubah wajah dan juga menemukan jawaban dari semua misteri yang ada · Ron. Harry menyelamatkan Ginny dari Voldemort seorang . pemberani : Ia melawan Lord Voldemort seorang diri Hermione. lalu Harry mencari tahu tentang suara itu berasal (alur maju) Setting : Suasana : 3.

c. Sampai pada akhirnya Pak Harfan memutuskan untuk memberikan pidato sekaligus mengumumkan bahwa penerimaan siswa baru dibatalkan. . Sumatera Selatan. Puncak Konflik Puncak konfliknya ialah setelah ditunggu hingga siang. Tema Tema utama dalam novel “Laskar Pelangi” ini adalah pendidikan. Namun konflik awal yang pertama muncul adalah saat suasana mulai tegang karena ternyata pendaftar tidak mencukupi batas minimal siswa yang disyaratkan oleh Depdikbud Sumsel. Unsur Intrinsik 1. maka SD Muhammadiyah harus ditutup. Hal ini tentu saja sangat mencemaskan Pak Harfan sang kepala sekolah dan Bu Muslimah sang guru. 2. banyak sekali bermunculan masalah-masalah atau konflik-konflik. kehidupan di sana seperti terpetak-petak antara yang kaya dan yang miskin. Kabupaten Gantung. b. Namun uniknya tema pendidikan ini diselingi oleh kisah persahabatan yang erat antara anggota „Laskar Pelangi‟. Tema pendidikan ini sendiri dipadukan dengan tema ekonomi. Belitong merupakan daerah yang menjadi tempat penambangan timah terbesar dan menghasilkan banyak sekali keuntungan. satu demi satu calon siswa yang didampingi oleh orang tuanya berdatangan mendaftarkan diri di sekolah yang hampir roboh dan mungkin sudah tidak layak untuk dipakai sebagai tempat belajar-mengajar. ternyata jumlah pendaftar tidak lebih dari sembilan orang. Belitong Timur. Plot (alur) a.Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Novel "Laskar Pelangi" A. Namun tema pendidikan lah yang lebih menonjol. Pengenalan Situasi Cerita ` Cerita diawali dengan dibukanya penerimaan murid baru di SD Muhammadiyah yang ada di Desa Gantung. Apabila calon siswa yang mendaftar kurang dari sepuluh anak. Jumlah ini tentu saja belum mencukupi persyaratan Depdikbud. Namun konflik selanjutnya yang secara garis besar melibatkan hampir semua tokoh ialah saat akan diadakannya lomba karnaval dan cerdas cermat antar sekolah. Menuju Adanya Konflik Dalam novel “Laskar Pelangi” ini. Selanjutnya konflik-konflik lain bermunculan dari masing-masing tokoh. Pagi itu. Sebuah daerah yang kaya akan sumber daya alamnya yaitu timah. Meski pun begitu.

Mahar berhasil menggiring teman-temannya merebut piala kemenangan. Penyelesaian Sesaat hampir saja Pak Harfan memulai pidatonya untuk memberitahuakan bahwa penerimaan siswa baru di SD Muhammadiyah dibatalkan. Bu Muslimah dan juga para calon siswa serta orang tuanya. Ada kalanya senang. sedih. Namun pada saat memasuki soal yang berbau angka SD Muhammadiyah mengejar ketertinggalan dan berhasil keluar sebagai juara. Ikal dan kawan-kawan sempat khawatir karena tak lama perlombaan akan dimulai namun ujung tombak tim mereka belum juga datang. Karena nilai keseniannya paling tinggi dan dianggap sebagai murid yang kreatif. c. Berikut beberapa penggalan kisah yang menjelaskan suasana dalam novel :  Suasana Sedih .d. seorang ibu muncul untuk mendaftarkan anaknya (Harun) yang mengidap keterbelakangan mental. Tiba saatnya mengikuti karnaval antar sekolah. pasar dan lain-lain tapi masih di kawasan Belitong. SD Muhammadiyah kembali mengikuti perlombaan. Latar Suasana Latar suasana yang ada dalam novel ini beragam dikarenakan konflik-konfik yang muncul juga beragam. Mahar pun ditunjuk sebagai ketua untuk mengurusi persiapan karnaval. Kabupaten Gantung. Tentu saja kedatangan Harun dan ibunya ini memberikan napas lega kepada Pak Harfan. Kali ini adalah perlombaan cerdas cermat. akhirnya si cerdas itu pun datang (Lintang). 3. Sumatera Selatan. Latar Tempat Latar tempat yang digunakan dalam novel ini adalah di sebuah sekolah bernama SD Muhammadiyah yang terletak di Desa Gantung. Belitong Timur. Untungnya meski hampir terlambat. Latar Cerita a. ada pula yang latarnya adalah di rumah. Bu Muslimah. Bu Muslimah bersikeras mengikutkan murid-muridnya. Namun. pohon. Sekolah yang jika malam dipakai sebagai kandang ternak ini akhirnya memulai kegiatan belajar-mengajar meski dengan fasilitas yang seadanya. maka latar waktu yang disampaikan pun jelas yaitu terjadi pada tahun 1974. Awalnya tim dari SD Muhammadiyah tertinggal angka melawan SD PN dan SD Negeri. Dengan ide cemerlang dan kreativitasnya. hingga cemas. Harun telah menggenapi jumlah siswa untuk menghindarkan SD Muhammadiyah dari penutupan. Keikutsertaan SD Muhammadiyah sempat diperdebatkan karena ketidakadaan dana dan sikap pesimistis yang muncul. Namun. b. Latar Waktu Dikarenakan novel “Laskar Pelangi” ini merupakan novel yang menceritakan kisah nyata meski ada bumbu imajinasi. tepi pantai. gua.

Ikal adalah salah seorang anggota „Laskar Pelangi‟. bicara seperlunya (pendiam). Meski pun ia adalah sosok yang perhatian. Ikal termasuk orang yang tidak mudah putus asa.  Suasana Senang Salah satu penggalan cerita yang menggambarkan suasana senang ialah saat tim cerdas cermat SD Muhammadiyah berhasil memenangkan pertandingan. Sahara Sangat menjujung tinggi nilai kejujuran. d) A Kiong . selalu bersemangat melakukan hal yang ia sukai dan tegar. Ia paling tidak suka berbohong. Ia bercita-cita menjadi guru di daerah terpencil untuk memajukan pendidikan orang melayu pedalaman. Ia sering sekali mengirimkan puisi tentang luapan perasaannya kepada A Ling. namun ia termasuk tipe orang yang temperamental. rapi. perfeksionis. Di sekolah ia termasuk murid yang lumayan pandai. Di sekolah ia termasuk murid yang pintar. b) Taprani Taprani merupakan sosok yang tampan. ketus. c) Sahara Sahara merupakan satu-satunya murid perempuan yang bersekolah di SD Muhammadiyah. namun kepandaiannya masih di bawah dari temannya yaitu Lintang. Suasana Cemas Salah satu penggalan cerita yang menggambarkan suasana cemas ialah saat Pak Harfan. Apa pun yang akan dilakukannya harus selalu diketahui ibunya. lumayan pintar. Dalam novel ini dicritakan bahwa ia bertengkar dengan A Kiong yang tidak pernah sependapat atau satu pemikiran dengannya. Bu Muslimah dan calon murid SD Muhammadiyah beserta orang tuanya menunggu untuk menggenapkan calon siswa yang mendaftar agar sekolah tidak ditutup. Ia sangat tergantung pada ibunya. teman-temannya dan Bu Muslimah berpisah dari Lintang yang memutuskan berhenti sekolah karena harus mengurusi keluarga yang ditinggal mati ayahnya. sangat berbakti kepada orang tua dan manja. Ikal begitu menyukai dunia sastra terutama puisi. susah diyakinkan dan tidak mudah terkesan. Dalam novel ini.  4. Tubuhnya ramping dan selalu berjilbab rapi. santun. Taprani selalu diperhatikan ibunya. Ikal diceritakan menyukai seorang gadis keturunan Tionghoa bernama A Ling. skeptis. Ia selalu berada di peringkat kedua di sekolah setelah Lintang.Salah satu penggalan cerita yang menggambarkan suasana sedih ialah saat Ikal. Penokohan Tokoh-tokoh yang berperan dalam novel „Laskar Pelangi‟ antara lain : a) Ikal Ikal atau yang di dalam novel ini berperan sebagai „aku‟ merupakan tokoh utama.

Anak tampan ini termasuk orang yang . Laki-laki yang memiliki model rambut seperti Chairil Anwar ini hobi sekali mengunyah permen asam jawa. laki-laki yang menderita rabun jauh ini selalu terpilih menjadi ketua kelas dan pada akhirnya ia menerima keputusan itu. melukis. Ia pun selalu berpakaian rapi. Sifatnya santun. Ia adalah salah satu anggota „Laskar Pelangi‟ yang selalu setia menemani Ikal membeli kapur tulis di took Sinar Harapan milik orang tua A Ling. j) Mahar Mahar memiliki bakat dalam bidang seni. dan murah senyum. Sifatnya begitu polos dan selalu mempercayai apa yang dikatakan Mahar.A Kiong adalah satu-satunya murid keturunan Tionghoa yang bersekolah di SD Muhammadiyah. Ayahnya adalah seorang nelayan miskin yang bertanggung jawab menafkahi empat belas nyawa yang tinggal di rumahnya. seni rupa dan lain sebagainya. Ia memiliki cita-cita sebagai aktor. Di kelas. Ia sempat frustrasi ketika menjadi ketua kelas karena kesulitan dalam mengatur temantemannya. kelihaiannya dalam berpikir tidak dibarengi dengan tulisan tangan yang indah. Meski pun jarak rumahnya dari sekolah sangat jauh (80 km). i) Lintang Lintang merupakan anak yang paling jenius dan gigih di antara teman-temannya. pendiam. h) Kucai Kucai adalah salah satu anggota „Laskar Pelangi‟ yang diamanahi sebagai ketua kelas. Ia pun sering kali bercerita tentang kucing belang tiganya yang melahirkan tiga anak yang juga bebelang tiga secara berulang-ulang. ia tetap semangat untuk pergi ke sekolah dan menjadi anak yang paling pagi datang. Meski begitu. baik itu menyanyi. Ia sangat terobsesi dengan body building dan tergila-gila dengan citra cowok macho. g) Syahdan Karakter Syahdan tidak begitu menonjol dalam novel ini. Idenya sangat kreatif. ia harus melalui jalan yang merupakan tempat buaya tinggal. ia sama sekali tidak bisa menangkap pelajaran membaca atau pun menulis. Syahdan merupakan saksi cinta pertama Ikal kepada A Ling. Ia sering kali bertengkar dengan Sahara. Pemikirannya imajinatif dan kreatif. Anak yang banyak bicara dan susah diatur ini berbakat menjadi seorang politikus. Setiap berangkat sekolah. Lintang pun tak segan membagi ilmunya kepada teman-temannya. Lintang begitu serius belajar dan aktif. A Kiong memiliki rasa persahabatan yang tinggi dan suka menolong. Di sekolah. Lucunya. Lintang sangat suka membaca dan mempelajari berbagai ilmu penngetahuan. f) Borek Borek memilki tubuh yang tinggi tinggi dan besar. Otaknya yang jenius dan cermat membawa tim SD Muhammadiyah menjadi pemenang dalam lomba cerdas cermat. e) Harun Harun yang sudah mulai memasuki jenjang pendidikan Sekolah Dasar pada usia lima belas tahun ini mengidap keterbelakangan mental. Ia selalu menjadi pendukung sekaligus pengikut setia Mahar.

tokoh-tokoh di dalamnya tidak menyerah dengan keadaan seperti itu. Mahar sering kali diejek dan ditertawakan teman-temannya karena pemikirannya dianggap aneh. Anak dari pemilik toko Sinar Harapan ini ternyata juga menyukai Ikal. Ia memiliki tubuh yang ramping dan tinggi.A. 6. Bu Muslimah Wanita bernama lengkap N. Muslimah Hafsari ini adalah guru di SD Muhammadiyah. Tokoh „aku‟ dalam novel ini diceritakan paling dominan sehingga si tokoh „aku‟ dapat dikatakan sebagai tokoh atau pelaku utama. Kemiskinan bukan alasan untuk tidak belajar. Amanat Banyak sekali amanat yang terkandung dalam novel “Laskar Pelangi” ini. namun kekurangan janganlah menjadi alasan untuk tidak berusaha. Flo Ia merupakan murid pindahan dari sekolah PN. Kita ada di bawah. Ia termasuk orang yang sabar dan baik hati. Pak Harfan Pria bernama lengkap K. Ia sangat berdedikasi terhadap dunia pendidikan dan dengan segenap jiwa mengajar murid-murid di SD Muhammadiyah. Gadis tomboi yang berasal dari keluarga kaya ini merupakan tokoh terakhir yang muncul sebagai anggota „Laskar Pelangi‟. bukan berarti kita tidak . Diantaranya adalah :  Jangan mudah menyerah oleh keadaan (jangan putus asa) Keadaan boleh saja serba kekurangan. Justru jadikanlah kekurangan itu sebagai motivasi untuk bisa menutupinya. Namun. A Ling Gadis keturunan Tiongoa ini merupakan cinta pertama Ikal. Mereka tetap bersemangat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Sudut Pandang yang Digunakan Sudut pandang yang digunakan dalam novel ini adalah sudut pandang orang pertama pelaku utama karena dalam penceritaan novel penulis menggunakan kata „aku‟. bukan berarti kita harus merasa kecil dan lemah di hadapan mereka. ia tetap mempertahankan sekolah yang hamper ditutup karena kekurangan siswa. Bersama Bu Muslimah.  Jauhi sifat pesimis Saat menengadahkan perasaan kepada orang-orang yang ada di atas kita. Wanita cantik yang menyukai bunga ini memiliki pendirian yang progresif dan terbuka terhadap ide-ide baru. 5. Dalam novel ini diceritakan tentang kehidupan pendidikan yang keadaannya serba minim. Ia sangat gigih dalam mengajar meski pun gajinya belum dibayar.A Harfan Efendy Noor ini menjabat sebagai kepala SD Muhammadiyah. Namun sayangnya ia pindah ke Jakarta.k) l) m) n) menggemari dongeng-dongeng yang tak masuk akal (mungkin karena ia terlalu imajinatif). Pak Harfan juga memiliki dedikasi tinggi terhadap pendidikan.

Dalam beberapa penggalan cerita. 3. Latar Belakang Religi (agama) Latar belakang religi atau agama si pengarang sangat terlihat seperti pantulan cermin dalam novel “Laskar Pelangi” ini. Unsur Ekstrinsik Selain unsur intrinsik. dalam novel “Laskar Pelangi” ini amat kental dengan pengaruh unsur ekstrinsik. Apalagi novel “Laskar Pelangi” merupakan adaptasi dari cerita nyata yang dialami oleh pengarang langsung. Unsur ekstrinsik yang ada dalam novel tidak lepas dari latar belakang kehidupan pengarang entah itu dari segi budaya yang dipegang. Latar Belakang Ekonomi . 4. Latar Belakang Sosial dan Budaya Pada novel ini banyak sekali unsur-unsur sosial dan budaya masyarakat yang bertempat tinggal di Belitong. Latar Belakang Tempat Tinggal Lingkungan tempat tinggal pengarang mempengaruhi psikologi penulisan novel. Nuansa keislamannya begitu kental. Letak tempat tinggal pengarang yang jauh berada di Desa Gantung. Belitong Timur. Dalam novel ini diceritakan seorang guru yang begitu tinggi dedikasinya terhadap pendidikan. Menengadahkan perasaan ke atas mestinya dijadikan cambuk semangat untuk bisa seperti orang itu atau bahkan bisa lebih baik lagi. Ada pun beberapa unsur ekstrinsik yang dibahas antara lain : 1. Contonya pada novel ini yang menceritakan sebuah sekolah kampung (SD Muhammadiyah) biasa yang selalu optimis untuk bisa lebih baik dari sekolah yang dari awal memang sudah baik (SD PN). kepercayaan. pengarang sering kali menyelipkan pelajaran-pelajaran mengenai keislaman. Sebagai guru haruslah dengan ikhlas mengajar dan berdedikasi tinggi terhadap pendidikan. Dimana interaksi antara kedua komunitas ini memang ada dan saling ketergantungan. Adanya perbedaan status antara komunitas buruh tambang dan komunitas pengusaha yang dibatasi oleh tembok tinggi merupakan latar belakang sosial. lingkungan tempat tinggal dan lain sebagainya. B. 2. bisa seperti orang yang ada di atas. Kabupaten Gantung. Komunitas buruh tambang memerlukan uang untuk melanjutkan kehidupan. Sumatera Selatan ternyata benar-benar dijadikannya latar tempat bagi penulisan novelnya. sedang komunitas pengusaha memerlukan tenaga para buruh tambang untuk menjalankan usaha mereka. Guru diibaratkan kompas yang menunjukkan kemana murid-muridnya akan pergi. Bu Muslimah merupakan sosok yang menjadi guru teladan yang dengan segenap kemampuannya berjuang untuk memajukan pendidikan di sebuah kampug kecil.

Digambarkan dalam novel bahwa Belitong adalah pulau yang kaya akan sumber daya alam. PN memonopoli hasil produksi. Padahal sumber daya alamnya tinggi. astronomi). Ini menandakan bahwa pengarangnya memiliki tingkat pendidikan yang tinggi. tapi juga menyajikan berbagai ilmu pengetahuan yang diselipkan di antara ceritanya. Pengarang gemar sekali memasukkan istilah-istilah asing ilmu pengetahuan yang tertuang dalam cerita. Latar Belakang Pendidikan Dalam novel ini terkandung banyak sekali nilai-nilai edukasi yang disampaikan pengarang. Begitu banyak cabang ilmu pengetahuan yang diselipkan antara lain seperti sains (fisika. sementara masyarakat termarginalkan di tanah mereka sendiri. Pengarang tidak hanya bercerita.Sebagian masyarakat Belitong mengabdikan dirinya pada perusahaan-perusahaan timah. kimia. 5. biologi. . Latar belakang ekonomi dalam novel ini diambil dari kacamata masyarakat belitong kebanyakan yang tingkat ekonominya masih rendah. Namun tidak semua masyarakat Belitong bisa menikmati hasil bumi itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful