P. 1
Bencana Alam Dan Faktor Alam Di Indonesia

Bencana Alam Dan Faktor Alam Di Indonesia

|Views: 103|Likes:

More info:

Published by: Monica Winarti Simalango on Dec 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/31/2013

pdf

text

original

Banjir lumpur panas Sidoarjo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian.
Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya.

Desa Renokenongo dan Kedungbendo yang tergenang lumpur Banjir Lumpur Panas Sidoarjo atau lebih dikenal sebagai bencana Lumpur Lapindo, adalah peristiwa menyemburnya lumpur panas di lokasi pengeboran Lapindo Brantas Inc di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sejak tanggal 29 Mei 2006. Semburan lumpur panas selama beberapa bulan ini menyebabkan tergenangnya kawasan permukiman, pertanian, dan perindustrian di tiga kecamatan di sekitarnya, serta memengaruhi aktivitas perekonomian di Jawa Timur.

Daftar isi
[sembunyikan]
     

   

1 Lokasi 2 Perkiraan penyebab kejadian 3 Volume lumpur 4 Hasil uji lumpur 5 Dampak 6 Upaya penanggulangan o 6.1 Skenario penghentian semburan lumpur o 6.2 Antisipasi kegagalan menghentikan semburan lumpur o 6.3 Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur o 6.4 Keputusan Pemerintah o 6.5 Pendapat Kontra pembuangan lumpur secara langsung 7 Penetapan tersangka 8 Kritik 9 Referensi 10 Pranala luar

11 Lihat pula

[sunting] Lokasi
Lokasi semburan lumpur ini berada di Porong, yakni kecamatan di bagian selatan Kabupaten Sidoarjo, sekitar 12 km sebelah selatan kota Sidoarjo. Kecamatan ini berbatasan dengan Kecamatan Gempol (Kabupaten Pasuruan) di sebelah selatan. Lokasi pusat semburan hanya berjarak 150 meter dari sumur Banjar Panji-1 (BJP-1), yang merupakan sumur eksplorasi gas milik Lapindo Brantas Inc sebagai operator blok Brantas. Oleh karena itu, hingga saat ini, semburan lumpur panas tersebut diduga diakibatkan aktivitas pengeboran yang dilakukan Lapindo Brantas di sumur tersebut. Pihak Lapindo Brantas sendiri punya dua teori soal asal semburan. Pertama, semburan lumpur berhubungan dengan kesalahan prosedur dalam kegiatan pengeboran. Kedua, semburan lumpur kebetulan terjadi bersamaan dengan pengeboran akibat sesuatu yang belum diketahui. Namun bahan tulisan lebih banyak yang condong kejadian itu adalah akibat pemboran. Lokasi semburan lumpur tersebut merupakan kawasan pemukiman dan di sekitarnya merupakan salah satu kawasan industri utama di Jawa Timur. Tak jauh dari lokasi semburan terdapat jalan tol Surabaya-Gempol, jalan raya Surabaya-Malang dan Surabaya-PasuruanBanyuwangi (jalur pantura timur), serta jalur kereta api lintas timur Surabaya-Malang dan Surabaya-Banyuwangi,Indonesia

[sunting] Perkiraan penyebab kejadian

Lokasi semburan lumpur Ada yang mengatakan bahwa lumpur Lapindo meluap karena kegiatan PT Lapindo di dekat lokasi itu. Lapindo Brantas melakukan pengeboran sumur Banjar Panji-1 pada awal Maret 2006 dengan menggunakan perusahaan kontraktor pengeboran PT Medici Citra Nusantara. Kontrak itu diperoleh Medici atas nama Alton International Indonesia, Januari 2006, setelah menang tender pengeboran dari Lapindo senilai US$ 24 juta.

Lapindo “sudah” memasang casing 30 inchi pada kedalaman 150 kaki. Diperkirakan bahwa Lapindo. Padahal mereka membor di zona Kendeng yang tidak ada formasi Kujungnya. mereka “belum” memasang casing 9-5/8 inchi yang rencananya akan dipasang tepat di kedalaman batas antara formasi Kalibeng Bawah dengan Formasi Kujung (8500 kaki). casing 20 inchi pada 1195 kaki. Akibatnya lumpur yang digunakan . Ketika Lapindo mengebor lapisan bumi dari kedalaman 3580 kaki sampai ke 9297 kaki. casing (liner) 16 inchi pada 2385 kaki dan casing 13-3/8 inchi pada 3580 kaki (Lapindo Press Rilis ke wartawan. Batu gamping formasi Klitik sangat porous (bolong-bolong). 15 Juni 2006). Mereka membuat prognosis dengan mengasumsikan zona pemboran mereka di zona Rembang dengan target pemborannya adalah formasi Kujung. Lapindo mengira target formasi Kujung sudah tercapai. Sumur tersebut akan dipasang selubung bor (casing ) yang ukurannya bervariasi sesuai dengan kedalaman untuk mengantisipasi potensi circulation loss (hilangnya lumpur dalam formasi) dan kick (masuknya fluida formasi tersebut ke dalam sumur) sebelum pengeboran menembus formasi Kujung.Pada awalnya sumur tersebut direncanakan hingga kedalaman 8500 kaki (2590 meter) untuk mencapai formasi Kujung (batu gamping). Selama pemboran. Alhasil. Underground Blowout (semburan liar bawah tanah) Setelah kedalaman 9297 kaki. mereka merencanakan memasang casing setelah menyentuh target yaitu batu gamping formasi Kujung yang sebenarnya tidak ada. Selama mengebor mereka tidak mengcasing lubang karena kegiatan pemboran masih berlangsung. sejak awal merencanakan kegiatan pemboran ini dengan membuat prognosis pengeboran yang salah. akhirnya mata bor menyentuh batu gamping. padahal mereka hanya menyentuh formasi Klitik. lumpur overpressure (bertekanan tinggi) dari formasi Pucangan sudah berusaha menerobos (blow out) tetapi dapat di atasi dengan pompa lumpurnya Lapindo (Medici). Sesuai dengan desain awalnya.

diperkirakan kondisi geologis tanah tidak stabil & kemungkinan banyak terdapat rekahan alami (natural fissures) yang bisa sampai ke permukaan. "gunung" lumpur juga ada di Jawa Tengah (Bleduk Kuwu). maka lumpur formasi Pucangan berusaha menerobos ke luar (terjadi kick). Akibat dari habisnya lumpur Lapindo. operasi pemboran dihentikan. [sunting] Volume lumpur Berdasarkan beberapa pendapat ahli lumpur keluar disebabkan karena adanya patahan. Perlu diketahui bahwa untuk operasi sebuah kegiatan pemboran MIGAS di Indonesia setiap tindakan harus seijin BP MIGAS. merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh American Association of Petroleum Geologists (AAPG) dihadiri oleh ahli geologi seluruh dunia. tanggal 26-29 Oktober 2008. Dalam AAPG 2008 International Conference & Exhibition dilaksanakan di Cape Town International Conference Center. yang karena volumenya besar sehingga tidak mungkin menampung seluruh luapan lumpur dan akhirnya menjadikan lahan yang terkena dampak menjadi semakin luas. Mata bor berusaha ditarik tetapi terjepit sehingga dipotong. banyak tempat di sekitar Jawa Timur sampai ke Madura seperti Gunung Anyar di Madura. 42 (empat puluh dua) suara ahli menyatakan PEMBORAN sebagai penyebab. Kemungkinan yang terjadi. Fenomena ini sudah terjadi puluhan. Sesuai prosedur standard. bahkan ratusan tahun yang lalu. yang tidak mungkin keluar dari lubang hasil "pemboran" selebar 30 cm. Jumlah lumpur di Sidoarjo yang keluar dari perut bumi sekitar 100. fluida formasi bertekanan tinggi sudah terlanjur naik ke atas sampai ke batas antara open-hole dengan selubung di permukaan (surface casing) 13 3/8 inchi. Di kedalaman tersebut. maka fluida formasi bertekanan tadi akan berusaha mencari jalan lain yang lebih mudah yaitu melewati rekahan alami tadi & berhasil. Laporan audit Badan Pemeriksa Keuangan tertanggal 29 Mei 2007 juga menemukan kesalahan-kesalahan teknis dalam proses pemboran. Dan akibat pendapat awal dari WALHI maupun Meneg Lingkungan Hidup yang mengatakan lumpur di Sidoarjo ini berbahaya. Karena tidak dapat melanjutkan perjalanannya terus ke atas melalui lubang sumur disebabkan BOP sudah ditutup. dan 16 (enam belas suara) ahli menyatakan belum bisa mengambil opini. 13 (tiga belas) suara ahli menyatakan KOMBINASI Gempa dan Pemboran sebagai penyebab. Inilah mengapa surface blowout terjadi di berbagai tempat di sekitar area sumur. [sunting] Hasil uji lumpur .untuk melawan lumpur formasi Pucangan hilang (masuk ke lubang di batu gamping formasi Klitik) atau circulation loss sehingga Lapindo kehilangan/kehabisan lumpur di permukaan. menghasilan pendapat ahli: 3 (tiga) ahli dari Indonesia mendukung GEMPA YOGYA sebagai penyebab. perangkap Blow Out Preventer (BOP) di rig segera ditutup & segera dipompakan lumpur pemboran berdensitas berat ke dalam sumur dengan tujuan mematikan kick.000 meter kubik perhari. semua dokumen terutama tentang pemasangan casing sudah disetujui oleh BP MIGAS. Afrika Selatan. bukan di sumur itu sendiri. menyebabkan dibuat tanggul di atas tanah milik masyarakat.

Namun Simpulan dari Wahana Lingkungan Hidup menunjukkan hasil berbeda.097 Mg/L 500 Mg/L ditasi (Sucofi Timbal 0. (lihat: Logam Berat dan PAH Mengancam Korban Lapindo) . LC50 adalah pengujian konsentrasi bahan pencemar yang dapat menyebabkan 50 persen hewan uji mati. Jika nilai LC50 lebih besar dari 30. Barium. Di beberapa negara. lumpur dapat dibuang ke perairan. lumpur dikatakan beracun bila nilai LC50-nya sama atau kurang dari 30.066 Mg/L 100 Mg/L laborat orium terakre Boron 5. dari hasil penelitian Walhi dinyatakan bahwa secara umum pada area luberan lumpur dan sungai Porong telah tercemar oleh logam kadmium (Cd) dan timbal (Pb) yang cukup berbahaya bagi manusia apalagi kadarnya jauh di atas ambang batas. Sianida Bebas dan sebagainya.6 Trichlorophenol) eh Trichlorophenol 0.02 Mg/L 20 Mg/L ab) diperol 2 Mg/L (2.[1] Hasil pengujian LC50 terhadap larva udang windu (Penaeus monodon) maupun organisme akuatik lainnya (Daphnia carinata) menunjukkan bahwa lumpur tersebut tidak berbahaya dan tidak beracun bagi biota akuatik.75 ppm Suspended Particulate Phase (SPP) terhadap larva udang windu dan di atas 1.631.000.004 Mg/L 0. Dan perlu sangat diwaspadai bahwa ternyata lumpur Lapindo dan sedimen Sungai Porong kadar timbal-nya sangat besar yaitu mencapai 146 kali dari ambang batas yang telah ditentukan.93 sampai 70.017 Mg/L 400 Mg/L (2. pengujian semacam ini memang diperlukan untuk membuang lumpur bekas pengeboran (used drilling mud) ke dalam laut. Hasil pengujian membuktikan lumpur tersebut memiliki nilai LC50 antara 56.045 Mg/L 5 Mg/L logis di 3 Barium 1. Sementara berdasarkan standar EDP-BPPKA Pertamina.000 mg/L SPP. Chloroform dan sebagainya.Berdas Beberapa hasil pengujian arkan Baku Mutu Parameter Hasil uji maks penguji (PP Nomor 18/1999) an toksiko Arsen 0. maupun untuk untuk bahan organik seperti Trichlorophenol.4 Trichlorophenol) kesimp ulan ternyat a lumpur Sidoarjo tidak termasuk limbah B3 baik untuk bahan anorganik seperti Arsen.2 Mg/L b dan Bogorl Sianida Bebas 0. Hasil pengujian menunjukkan semua parameter bahan kimia itu berada di bawah baku mutu. Chlordane.4.4.000 Mg/L SPP. Boron. Raksa. Chlorobenzene.000 ppm SPP terhadap Daphnia carinata.623. Corela Raksa 0.05 Mg/L 5 Mg/L ndo. Timbal.

Hasil analisis logam pada materi Kep. paru-paru. Dengan fakta sedemikian rupa. Maka dari hasil analisis di atas diketahui bahwa seluruh titik pengambilan sampel lumpur Lapindo mengandung kadar Chrysene di atas ambang batas.05 Lumpur Lapindo nd 0.4919 3. yaitu kadar PAH (Chrysene dan Benz(a)anthracene) dalam lumpur Lapindo yang mencapai 2000 kali di atas ambang batas bahkan ada yang lebih dari itu.23 µg/kg. melepuh. iritasi. Maka bahaya adanya kandungan PAH (Chrysene dan Benz(a)anthracene) tersebut telah mengancam keberadaan manusia dan lingkungan:      Bioakumulasi dalam jaringan lemak manusia (dan hewan) Kulit merah.2571 0. dan kulit Dampak PAH dalam lumpur Lapindo bagi manusia dan lingkungan mungkin tidak akan terlihat sekarang. dan kanker kulit jika kontak langsung dengan kulit Kanker Permasalahan reproduksi Membahayakan organ tubuh seperti liver.4379 7. yang kesemunya di atas ambang batas.8776 nd 0.6949 [sunting] Dampak . MenKes Parameter Satuan no 907/2002 Kromium (Cr) Kadmium (Cd) Tembaga (Cu) Timbal (Pb) mg/L mg/L mg/L mg/L 0.15 dan 20.008 0. Dan yang paling berbahaya adalah keberadaan PAH ini akan mengancam kehidupan anak cucu.05 0.003 1 0.1018 Sedimen Sungai Porong Air Sungai Porong nd 0.0271 0.0314 0. melainkan nanti 5-10 tahun kedepan.23 µg/m3 atau setara dengan 0.2876 Air Lumpur Lapindo nd 0. Namun sampai Mei 2009 atau tiga tahun dari kejadian awal ternyata belum terdapat adanya korban sakit atau meninggal akibat lumpur tersebut. Sedangkan untuk Benz(a)anthracene hanya terdeteksi di tiga titik yaitu titik 7. khususnya bagi mereka yang tinggal di sekitar semburan lumpur Lapindo beserta ancaman terhadap kerusakan lingkungan.Berdasarkan PP No 41 tahun 1999 dijelaskan bahwa ambang batas PAH yang diizinkan dalam lingkungan adalah 230 µg/m3 atau setara dengan 0.3063 0.0144 0.

000 jiwa mengungsi. pipa air milik PDAM Surabaya patah [2].61 ha di Renokenongo. Renokenongo. Rinciannya: Tempat tinggal 1.200 jiwa dan tak 25. Agustino. 30 ekor kambing.426 unit rumah terendam lumpur dan 77 unit rumah ibadah terendam lumpur. Jatirejo dan Kedungcangkring. Renokenongo 428. pabrik 15. Kedungbendo 590. termasuk areal persawahan Pihak Lapindo melalui Imam P. Jatirejo. Tercatat 1. . serta rusaknya sarana dan prasarana infrastruktur (jaringan listrik dan telepon) Rumah/tempat tinggal yang rusak akibat diterjang lumpur dan rusak sebanyak 1.810 (Siring 142. SMP). dengan total warga yang dievakuasi sebanyak lebih dari 8. Markas Koramil Porong.605 ekor unggas. Gene-ral Manager PT Lapindo Brantas. Luapan lumpur ini juga menggenangi sarana pendidikan dan Markas Koramil Porong.Peta Semburan Semburan lumpur ini membawa dampak yang luar biasa bagi masyarakat sekitar maupun bagi aktivitas perekonomian di Jawa Timur.5 kilometer pipa gas terendam [3]. lahan padi seluas 172. Empat kantor pemerintah juga tak berfungsi dan para pegawai juga terancam tak bekerja.           Lumpur menggenangi 16 desa di tiga kecamatan. Akibat amblesnya permukaan tanah di sekitar semburan lumpur. 2 sapi dan 7 ekor kijang. Besuki Jabon dan Pejarakan Jabon. Lahan dan ternak yang tercatat terkena dampak lumpur hingga Agustus 2006 antara lain: lahan tebu seluas 25. Meledaknya pipa gas milik Pertamina akibat penurunan tanah karena tekanan lumpur dan sekitar 2. serta 1. Kedungbendo. kantor 2 (Kantor Koramil dan Kelurahan Jatirejo). masjid dan musala 15 unit.39 ha di Siring. PT Lapindo. dan Tanggulangin.683 unit. luapan lumpur ini telah menggenangi sejumlah desa/kelurahan di Kecamatan Porong. Jatirejo 480. Semula hanya menggenangi empat desa dengan ketinggian sekitar 6 meter. Jabon. Sampai Mei 2009. yang membuat dievakuasinya warga setempat untuk diungsikan serta rusaknya areal pertanian. Kerusakan lingkungan terhadap wilayah yang tergenangi. mengaku telah menyisihkan US$ 70 juta (sekitar Rp 665 miliar) untuk dana darurat penanggulangan lumpur. Hingga bulan Agustus 2006. 6 Triliun.873 orang tenaga kerja yang terkena dampak lumpur ini. Karena tak kurang 10. Besuki 170). sekolah 18 (7 sekolah negeri). Sentul. melalui PT Minarak Lapindo Jaya telah mengeluarkan uang baik untuk mengganti tanah masyarakat maupun membuat tanggul sebesar Rp. Sekitar 30 pabrik yang tergenang terpaksa menghentikan aktivitas produksi dan merumahkan ribuan tenaga kerja. Tidak berfungsinya sarana pendidikan (SD.

musim hujan bisa membuat tanggul jebol. dengan mengungsikan 12. adalah membuat waduk dengan beton pada lahan seluas 342 hektar. Badan Meteorologi dan Geofisika meramal musim hujan bakal datang dua bulanan lagi. dan sejumlah ahli dari beberapa universitas terkemuka. Tak kurang 600 hektar lahan terendam. Kementerian Lingkungan Hidup mengatakan.000 warga. sehingga sewaktu-waktu tanggul dapat jebol. untuk menampung lumpur sampai Desember 2006. Akhir Oktober. Jika perkira-an itu tepat. mengotori sekitarnya. diantaranya dengan membuat tanggul untuk membendung area genangan lumpur. mereka menyiapkan 150 hektare waduk baru. waduk-waduk lumpur meluber. Sudah ada tiga tim ahli yang dibentuk untuk memadamkan lumpur berikut menanggulangi dampaknya. yaitu melalui Sidoarjo-MojosariPorong dan jalur Waru-tol-Porong. Penutupan ruas jalan tol ini juga menyebabkan terganggunya jalur transportasi SurabayaMalang dan Surabaya-Banyuwangi serta kota-kota lain di bagian timur pulau Jawa. Ini adalah bahaya yang bakal terjadi dalam hitungan jangka pendek. Tiap tim terdiri dari perwakilan Lapindo. Juga ada cadangan 342 hektare lagi yang sanggup memenuhi kebutuhan hingga Juni 2007. pemerintah. dan lumpur diperkirakan mulai melibas rel kereta. Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) memperkirakan. Jika dalam tiga bulan bencana tidak tertangani. lumpur terus menyembur setiap harinya. Mereka bekerja secara paralel.   Ditutupnya ruas jalan tol Surabaya-Gempol hingga waktu yang tidak ditentukan. diperkirakan volume lumpur sudah mencapai 7 juta m3. Lumpur pun meluap ke segala arah. Sebuah SUTET milik PT PLN dan seluruh jaringan telepon dan listrik di empat desa serta satu jembatan di Jalan Raya Porong tak dapat difungsikan. yang mengancam tergenanginya lumpur pada permukiman di dekat tanggul. Ini berakibat pula terhadap aktivitas produksi di kawasan Ngoro (Mojokerto) dan Pasuruan yang selama ini merupakan salah satu kawasan industri utama di Jawa Timur. Di antaranya.Namun rencana itu batal tanpa sebab yang jelas. waduk terancam kelebihan daya tampung. jalan tol terendam. [sunting] Upaya penanggulangan Rumah yang terendam lumpur panas Sejumlah upaya telah dilakukan untuk menanggulangi luapan lumpur. para pakar . Namun demikian. dan mengakibatkan kemacetan di jalur-jalur alternatif.

Sampai saat ini skenario ini masih dijalankan. pada tahap ini. mengatakan bahwa gunung lumpur hanya bisa dilawan dengan mengoperasikan empat atau lima relief well sekaligus. [sunting] Skenario penghentian semburan lumpur Ada pihak-pihak yang mengatakan luapan lumpur ini bisa dihentikan. Biaya bisa membengkak karena kontraktor dan rental alat pengeboran biasanya memasang tarif lebih mahal di wilayah berbahaya. Ketiga. sebuah rig (anjungan pengeboran) berikut ongkos operasionalnya membutuhkan Rp 95 miliar. Skenario kedua ini juga gagal karena telah ditemukan terjadinya kerusakan selubung di beberapa kedalaman antara 1. Semua sumur dipakai untuk mengepung retakan-retakan tempat keluarnya lumpur. sekitar 500 meter barat barat laut sumur Banjar Panji 1. Skenario kedua dilakukan dengan cara melakukan pengeboran miring (sidetracking) menghindari mata bor yang tertinggal tersebut. Skenario ketiga. Skenario pertama. dan Universitas Gadjah Mada. Rangkaian mata bor tersebut berhasil ditemukan di kedalaman 2991 kaki tetapi snubbing unit gagal mendorongnya ke dalam dasar sumur.060-1. Kendalanya pekerjaan ini mahal dan memakan waktu. bahwa yang terjadi adalah fenomena gunung lumpur (mud volcano). ketinggian tanggul di sekitar lokasi pemboran telah lebih dari 15 meter dari permukaan tanah sehingga tidak layak untuk ditinggikan lagi. Tujuan jangka pendeknya adalah memadamkan lumpur dan mencari penyelesaian cepat untuk jutaan kubik lumpur yang telah terhampar di atas tanah. Akan tetapi skenario ini gagal total. Bledug Kuwu terus memuntahkan lumpur cair hingga membentuk rawa. Karena itu. sekitar 500 meter barat daya Sumur Banjar Panji-1. Snubbing unit ini digunakan untuk mencapai rangkaian mata bor seberat 25 ton dan panjang 400 meter yang tertinggal pada pemboran awal. menghentikan luapan lumpur dengan menggunakan snubbing unit pada sumur Banjar Panji-1. Contohnya. dengan beberapa skenario dibawah ini. Selain itu muncul gelembung-gelembung gas bumi di lokasi pemboran yang dikhawatirkan membahayakan keselamatan pekerja. Sampai sekarang. Kedua. yang mengartikan luapan ini adalah fenomena alam. Diharapkan bila mata bor tersebut ditemukan maka ia dapat didorong masuk ke dasar sumur (9297 kaki) dan kemudian sumur ditutup dengan menyuntikan semen dan lumpur berat. Pengeboran dilakukan dengan menggunakan rig milik PT Pertamina (persero). Jawa Tengah.500 kaki. Kondisi itu mempersulit pelaksanaan sidetracking. sekitar utara timur laut dari Sumur Banjar Panji-1. pemadaman lumpur dilakukan dengan terlebih dulu membuat tiga sumur baru (relief well). Padahal ada hipotesis lain. Institut Teknologi Bandung. Tiga lokasi tersebut antara lain: Pertama. Rudi Rubiandini. yang menangani penanggulangan lumpur. Snubbing unit adalah suatu sistem peralatan bertenaga hidraulik yang umumnya digunakan untuk pekerjaan well-intervention & workover (melakukan suatu pekerjaan ke dalam sumur yang sudah ada). Tim Satu. serta terjadinya pergerakan lateral di lokasi pemboran BJP-1. Paling . seperti di Bledug Kuwu di Purwodadi. Ketiga skenario beranjak dari hipotesis bahwa lumpur berasal dari retakan di dinding sumur Banjar Panji-1.dari ITS. Lapindo Brantas melaksanakan penutupan secara permanen sumur BJP-1. anggota Tim Pertama. berkutat dengan skenario pemadaman. namun asumsi luapan bisa dihentikan sampai tahun 2009 tidak berhasil sama sekali.

Para pakar yang melakukan simposium di ITS pada minggu kedua September. menyampaikan informasi bahwa kawasan pantai di Kabupaten Sidoardjo mengalami proses . seandainya luapan lumpur dianggap sebagai fenomena alam. seorang geolog independen. menulis bahwa di lokasi sumur Porong1. demikian analisisnya. Rovicky Dwi Putrohari. sementara semburan lumpur secara terus menerus.Skenario ini dibuat kalau luapan lumpur adalah kesalahan manusia. kali Porong dapat membantu menyimpan lumpur sekitar 5 juta m3. Saat ini pun sulit mendapatkan rig yang menganggur di tengah melambungnya harga minyak. Dengan kedalaman 10 meter di bagian tengah kali tersebut.000 m3 per hari. Senada dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan. maka skenario yang wajar adalah 'bagaimana mengalirkan lumpur kelaut' dan belajar bagaimana hidup dengan lumpur. Dengan sedikit upaya untuk menggali lahan ditempat yang akan dijadikan waduk tambahan tersebut agar daya tampungnya menjadi lebih besar. tanpa perlu digali. volumenya terus membesar. bila separuhnya akan diisi lumpur panas Sidoardjo. dan kegiatan pengerukan dasar sungai yang terus menerus. atau akan memberikan tambahan waktu sampai lima bulan bila volume lumpur yang dipompakan ke Kali Porong tidak melebihi 50.000 m3 per hari. dari hari ke hari.000 m3 setiap kilometernya. terlihat tanda-tanda geologi yang menunjukkan luapan lumpur pada zaman dulu. Pilihan kedua adalah membuang langsung lumpur panas itu ke Kali Porong. [sunting] Antisipasi kegagalan menghentikan semburan lumpur Jika skenario penghentian lumpur terlambat atau gagal maka tanggul yang disediakan tidak akan mampu menyimpan lumpur panas sebesar 126. Rovicky mencatat sebuah hal yang mencemaskan: semburan lumpur di Porong baru berhenti dalam rentang waktu puluhan hingga ratusan tahun.diperlukan upaya pengendapan dan stabilisasi lumpur tersebut di kawasan pantai Sidoardjo. maka potensi penyimpanan lumpur di Kali Porong sekitar 300. Sedangkan untuk mencegah pengembaraan koloida lumpur Sidoardjo di perairan Selat Madura. Bila yang akan dialirkan ke Kali Porong adalah keseluruhan lumpur yang menyembur sejak awal Oktober 2006. Masalahnya. Sebagai tempat penyimpanan lumpur. Volume lumpur yang begitu besar membutuhkan frekuensi dan volume penggelontoran air dari Sungai Brantas yang tinggi. memiliki potensi volume penampungan lumpur panas yang cukup besar. maka volume lumpur yang akan pindah ke Kali Porong mencapai 10 juta m3 pada bulan Desember 2006. Pilihan penyaluran lumpur panas yang tersedia pada pertengahan September 2006 hanya tinggal dua. Pilihan pertama adalah meneruskan upaya penangangan lumpur di lokasi semburan dengan membangun waduk tambahan di sebelah tanggul-tanggul yang ada sekarang. Kali Porong ibarat waduk yang telah tersedia. Dengan kata lain. agar Kali Porong tidak berubah menjadi waduk lumpur. tujuh kilometer sebelah timur Banjar Panji-1. Dalam dokumen Laporan Audit Badan Pemeriksa Keuangan tertanggal 29 Mei 2007 disebutkan temuan-temuan bahwa upaya penghentian semburan lumpur tersebut dengan teknik relief well tidak berhasil disebabkan oleh faktor-faktor nonteknis. begitu juga untuk menyiapkan tanggul yang baru. untuk membebaskan lahan disekitar waduk diperlukan waktu. Rudi Rubiandini juga menyatakan bahwa upaya penghentian semburan lumpur dengan teknik relief well tersebut tidak dilanjutkan dengan alasan kekurangan dana. diantaranya: peralatan yang dibutuhkan tidak disediakan.tidak kelima sumur akan membutuhkan Rp 475 miliar.

diberi mandat selama enam bulan. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pekerjaan Umum. untuk memberikan tambahan waktu untuk mengupayakan penghentian semburan lumpur tersebut dan sekaligus mempersiapkan alternatif penanganan yang lain.000 meter kubik per hari menjadi 126. Dengan mengumpulkan lumpur panas Sidoarjo ke tempat yang kemudian menjadi lahan basah yang akan ditanami oleh mangrove. [sunting] Keputusan Pemerintah Rapat Kabinet pada 27 September 2006 akhirnya memutuskan untuk membuang lumpur panas Sidoardjo langsung ke Kali Porong. Tim dipimpin Basuki Hadi Muljono. [sunting] Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur Pada 9 September 2006. Pantai baru dengan hutan bakau di atasnya dapat ditetapkan sebagai kawasan lindung yang menjadi sumber inspirasi dan sarana pendidikan bagi masyarakat terhadap pentingnya pelestarian kawasan pantai. menjaga infrastruktur dasar. tim dibentuk untuk menyelamatkan penduduk di sekitar lokasi bencana. daerah penyangga untuk pertambakan udang. Freddy Numberi. Jawa Timur. menyatakan luapan lumpur Lapindo mengakibatkan produksi tambak pada lahan seluas 989 hektar di dua kecamatan mengalami kegagalan panen. bisa mengakibatkan dampak yang semakin meluas yakni sebagian besar tambak di sepanjang pesisir Sidoarjo dan daerah . dengan tim pengarah sejumlah menteri.. mencapai Rp10.reklamasi pantai secara alamiah dalam beberapa dekade terakhir disebabkan oleh proses sedimentasi dan dinamika perairan Selat Madura. Seluruh biaya untuk pelaksanaan tugas tim nasional ini dibebankan pada PT Lapindo Brantas.9 miliar per tahun. Pantai rawa baru yang akan menjadi lahan reklamasi tersebut dikembangkan menjadi hutan bakau yang lebat dan subur. yang bermanfaat bagi pemijahan ikan. seperti pembentukan lahan basah (rawa) baru di kawasan pantai Kabupaten Sidoardjo. Dan rencana pembuangan lumpur yang dilakukan dengan cara mengalirkannya ke laut melalui Sungai Porong. [sunting] Pendapat Kontra pembuangan lumpur secara langsung Banyak pihak menolak rencana pembuangan ke laut ini. Sehingga upaya membentuk kawasan lahan basah di pantai yang terbuat dari lumpur panas Sidoardjo. dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR RI. dan menyelesaikan masalah semburan lumpur dengan risiko lingkungan paling kecil. diantaranya Walhi [4] dan ITS [5]. merupakan hal yang selaras dengan proses alamiah reklamasi pantai yang sudah berjalan beberapa dekade terakhir. pantai Sidoardjo bertambah 40 meter. Menteri Kelautan dan Perikanan. yaitu Keppres Nomor 13 Tahun 2006.000 meter kubik per hari. Setiap tahunnya. lumpur tersebut dapat dicegah masuk ke Selat Madura sehingga tidak mengancam kehidupan nelayan tambak di kawasan pantai Sidoardjo dan nelayan penangkap ikan di Selat Madura. Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) memperkirakan kerugian akibat luapan lumpur pada budidaya tambak di kecamatan Tanggulangin dan Porong Sidoarjo. Dalam Keppres itu disebutkan.Namun upaya Timnas yang didukung oleh Rudy Rubiandini ternyata gagal total walaupun telah menelan biaya 900 milyar rupiah. Keputusan itu dilakukan karena terjadinya peningkatan volume semburan lumpur dari 50. 5 September 2006. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani surat keputusan pembentukan Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo.

Kalau air bisa dibuang ke laut. Polda Jawa Timur telah menetapkan 13 tersangka yakni : 1. Energy Mega Persada. 6. 8. Tiga Musim Mas Jaya. lumpur otomatis mencemari Selat Madura dan sekitarnya. Lumpur itu mengandung 70 persen air. Sampai tahun 2009 ternyata teori itu tidak bisa membuktikan adanya dampak tersebut. Tbk. 5.600 hektare di pesisir Sidoarjo akan terpengaruh. [sunting] Penetapan tersangka Dalam kasus ini. 13. Ir. SLAMET BK selaku Drilling Supervisor PT.M. "Otomatis UU pencemaran lingkungan hidup ini sudah termasuk kejahatan korporasi karena merusak lingkungan hidup. 9. [6] Dampak lumpur itu bakal memperburuk kerusakan ekosistem Sungai Porong. 12. Medici Citra Nusa. Inc. NUR ROCHMAT SAWOLO. Tiga Musim Mas Jaya. Energy Mega Persada. 4. Medici Citra Nusa. EDI SUTRIONO selaku Drilling Manager PT. SLAMET RIYANTO selaku Project Manager PT. tetapi ditolak oleh penyidik Polda Jawa Timur (tidak ditanggapi). 10. para ahli terkemuka Indonesia dan luar negeri yang tergabung dalam Engineer Drilling Club (EDC) yang mendukung fakta kesalahan pemboran berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan tersebut. IMAM PRIA AGUSTINO selaku General Manager Lapindo Brantas." kata Wakil Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Anton Bachrul Alam yang sejak tahun 2009 menjadi Kapolda Jawa Timur. Medici Citra Nusa. 11. MESc selaku Vice President Drilling Share Services PT. YENNY NAWAWI. Ir. Medici Citra Nusa. Para tersangka dijerat Pasal 187 dan Pasal 188 KUHP dan UU No 23/1997 Pasal 41 ayat 1 dan Pasal 42 tentang pencemaran lingkungan. dengan ancaman hukum 12 tahun penjara. 2. sisanya bahan endapan. 3. H. LILIK MARSUDI selaku Driller PT. Tbk. SARDIANTO selaku Tool Pusher PT. karena lumpur yang sampai di pantai akan terbawa aliran transpor sedimen sepanjang pantai. 7. ASWAN PINAYUNGAN SIREGAR selaku mantan General Manager Lapindo Brantas. adanya perbedaan pendapat para ahli. Inc. Selain itu. SE selaku Dirut PT. dan tekanan pada tanggul bisa dikurangi. RAHENOD selaku Drilling Supervisor PT. Ir. Ir. tentu danau penampungan tak perlu diperlebar. Alternatif yang sudah dikaji lembaga seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. SUBIE selaku Drilling Supervisor PT. dengan memisahkan air dari endapan lumpur lalu membuang air ke laut. Tiga Musim Mas Jaya. [sunting] Kritik . Areal tambak seluas 1. Gerakan Menutup Lumpur Lapindo pernah mengajukan nama-nama ahli tambahan. ALI selaku Rig Superintendent PT. Ketika masuk ke laut. SULAIMAN Bin H. Inc. Ir.kabupaten lain di sekitarnya. WILLEM HUNILA selaku Company Man Lapindo Brantas. Namun perkara pidana tersebut dihentikan oleh penyidik Polda Jawa Timur dengan alasan bahwa dalam perkara perdatanya gugatan YLBHI dan Walhi kepada Lapindo dan pemerintah telah gagal. Medici Citra Nusa.

walhi. salah satunya adalah soal wacana bahwa lumpur akan dibuang ke laut karena tindakan tersebut justru berpotensi merusak lingkungan sekitar muara.000 berkas yang diselesaikan kebanyakan dari korban yang berasal dari Perumtas Tanggulangin Sidoarjo. padahal pembayarannya diangsur belum lunas hingga sekarang.org/wiki/Banjir_lumpur_panas_Sidoarjo Bencana alam .com 3. untuk 4 desa (Kedung Bendo. ^ indymedia. ^ www.000 berkas baru sekitar 8.Menurut sebagian media.metrotvnews. ^ www. ^ www.antara.Pemerintah dianggap tidak serius menangani kasus luapan lumpur panas ini. Renokenongo.or. [7][8] PT Lapindo Brantas Inc sendiri lebih sering mengingkari perjanjian-perjanjian yang telah disepakati bersama dengan korban.kompas. padahal kenyataannya dari 12. juga penanganan infrastruktur yang rusak. Hal ini menunjukkan bahwa banyak keterangan dan penjelasan yang masih simpang siur dan tidak jelas. ^ Kok Lunas 20 Persen Aja Belum Dibayar http://id.com 4.5 juta masing-masing permeter persegi.com 2. 100 ribu.org 9.antara. di mana mereka harus mengungsi dan kehilangan mata pencaharian tanpa adanya kompensasi yang layak.wikipedia. Dalam keterangannya kepada DPRD Sidoarjo pada Oktober 2010 ini Andi Darusalam Tabusala mengakui bahwa dari sekitar 13. ^ indymedia.id 5.id 7. dan jatirejo) sementara desa-desa lainnya ditanggung APBN. ^ Warga Pengontrak Tetap Menuntut 12.id 6. [9][10][11][12] [sunting] Referensi 1. ^ Surat Terbuka Kepada Presiden RI Korban Lapindo Menagih Janji 10. Pemerintah hanya membebankan kepada Lapindo pembelian lahan bersertifikat dengan harga berlipat-lipat dari harga NJOP yang ratarata harga tanah dibawah Rp.detiknews. Siring.co. Namun para warga korban banyak yang menerangkan kepada Komnas HAM dalam penyelidikannya bahwa para korban sudah diminta menandatangani kuitansi lunas oleh Minarak Lapindo Jaya.org 8. ^ www.co. Selain mengecam lambatnya pemerintah dalam menangani lumpur. ^ www. ^ www. Salah satu pihak yang paling mengecam penanganan bencana lumpur Lapindo adalah aktivis lingkungan hidup. Masyarakat adalah korban yang paling dirugikan. mereka juga menganggap aneka solusi yang ditawarkan pemerintah dalam menangani lumpur akan melahirkan masalah baru.Hal ini dianggap wajar karena banyak media hanya menuliskan data yang tidak akurat tentang penyebab semburan lumpur ini. ^ Diundang Pertemuan Lapindo Mangkir 11.dibeli oleh Lapindo sebesar Rp 1 juta dan bangunan Rp 1.883 buah dokumen Mei 2009 hanya tinggal 400 buah dokumen yang belum dibayarkan karena status tanah yang belum jelas.

letusan gunung berapi.[3] Pada zaman dahulu.2 Bencana alam geologi o 3.1 Bencana alam meteorologi o 3.1 Zaman kuno o 2. salah satu bencana yang disebabkan oleh alam.2 Bencana alam di abad ke-20 sampai 21 3 Jenis bencana alam o 3. gempa bumi.4 Bencana alam dari ruang angkasa 4 Dampak bencana alam 5 Penanggulangan 6 Bencana alam di Indonesia dan penanggulangannya 7 Lihat pula 8 Referensi [sunting] Pengertian dalam kebudayaan manusia dan pemahaman religius Sejak masa lalu manusia telah menghadapi bencana alam yang berulang kali melenyapkan populasi mereka.Dari Wikipedia bahasa Indonesia. seperti asteroid dan badai matahari. cari Kebakaran liar.[2] Contohnya adalah kelaparan. kekeringan.[2] Daftar isi [sembunyikan]         1 Pengertian dalam kebudayaan manusia dan pemahaman religius 2 Bencana alam sepanjang masa o 2. taifun.[1] Peristiwa alam dapat berupa banjir. tanah longsor. manusia sangat rentan akan dampak bencana alam dikarenakan keyakinan bahwa bencana alam adalah hukuman dan simbol kemarahan dewa- . ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. badai tropis.[2] Beberapa bencana alam terjadi tidak secara alami. badai salju.3 Wabah o 3. hurikan. tornado. kebakaran liar dan wabah penyakit. gelombang panas. yaitu kekurangan bahan pangan dalam jumlah besar yang disebabkan oleh kombinasi faktor manusia dan alam. Bencana alam adalah suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia.[2] Dua jenis bencana alam yang diakibatkan dari luar angkasa jarang mempengaruhi manusia. hujan es. tsunami.

Mesir. Siprus.[3] Sejarawan meyakini bahwa Demam Antonine tidak lain adalah wabah cacar air yang dibawa oleh para serdadu Romawi yang pulang berperang dari timur. tahun 79. dengan kekuatan diperkirakan mencapai 8 skala richter atau lebih.[7] Catatan mengenai bencana alam ini paling baik terdokumentasikan di Alexandria (Iskandariah). yang berasal dari keyakinan bahwa bintang dapat memprediksi suatu kejadian termasuk peristiwa yang buruk.[3] Seorang sejarawan bernama Dio Cassius menulis bahwa di Roma sendiri. penyakit yang menyebar pada masa Kekaisaran Romawi tahun 165 M -189 M.[4] Semua peradaban kuno menghubungkan lingkungan tempat tinggal mereka dengan dewa atau tuhan yang dianggap manusia dapat memberikan kemakmuran maupun kehancuran.[1] Kedua kata tersebut jika dikombinasikan akan menghasilkan arti "kemalangan yang terjadi di bawah bintang".[5] Bencana alam yang terjadi di zaman kuno umumnya diketahui secara jelas lewat catatan sejarah dan hasil penelitian arkeologi. lukisan karya Karl Briullov yang menceritakan letusan Gunung Vesuvius di Pompeii. Italia. Banjir lahar yang ditimbulkan Gunung Vesuvius mengubur kota Pompeii dan   .[7] Letusan Gunung Vesuvius.[3] Dinamakan demikian karena salah satu korbannya adalah Marcus Aurelius Antoninus.[7] Sejarawan Ammianus Marcellinus menuliskan dengan detail bagaimana air laut menghempas dan menghancurkan kota Alexandria.[7] Dimulai dengan gempa bumi besar yang terjadi di dasar Laut Tengah dekat Pulau Kreta.[7] Gempa ini menghancurkan hampir seluruh kota di pulau tersebut yang kemudian diikuti tsunami besar yang melanda Yunani. kaisar Romawi.[3] Gempa Kreta dan Tsunami Alexandria. hampir 2000 orang meninggal setiap harinya. Dinamakan juga Demam Galen karena didokumentasikan dengan baik oleh Galen.dewa.[6] Beberapa di antaranya:  Wabah Antonine. terjadi pada tanggal 21 Juli tahun 365. Libya. Bencana alam yang dialami oleh manusia pada masa kuno tercatat dalam kitab suci. mitos.[4] Kata bencana dalam Bahasa Inggris "disaster" berasal dari kata Bahasa Latin "dis" yang bermakna "buruk" atau "kemalangan" dan "aster" yang bermakna "dari bintangbintang".[3] Akibat wabah ini lebih dari 5 juta orang tewas di Kekaisaran Romawi. terjadi pada tanggal 29 Agustus 79 di Teluk Napoli. Yunani. Sisilia dan Mesir. cerita-cerita rakyat.[1] [sunting] Bencana alam sepanjang masa [sunting] Zaman kuno The Last Day of Pompeii (1833). seorang dokter Yunani.

[7] Awalnya dimulai dengan gempa bumi namun diabaikan oleh warga kota tersebut. keberadaan kota ini secara jelas terkuak dengan jasad-jasad manusia yang telah menjadi fosil utuh. banjir lahar dan asap yang membumbung tinggi.Herculaneum yang berdekatan.[7] Namun akhirnya menjadi lebih besar diiringi muntahan debu. Yunani tenggelam ke dasar laut.[2] Dalam sejarah.[8] Pada zaman moderen. bencana alam yang semakin banyak terjadi adalah bencana terkait iklim yang disebabkan meningkatnya suhu bumi (pemanasan global). terjadi pada tahun 375 SM.[8] Diketahui bahwa tahun 1645 SM.[7]  Erupsi Santorini.[10] Pemanasan global sebagian besar diikuti banjir. lebih banyak manusia yang terkena dampaknya dikarenakan kemiskinan. dengan korban 30 juta orang tewas selama masa kelaparan di Cina dari tahun 1958-1961.[2] Di Uni Soviet.[10] . cuaca ekstrim dan musim yang tak bisa diramal.[2] Pandemi terburuk terutama adalah menularnya Flu Spanyol di seluruh dunia dari tahun 1918-1919 yang membunuh 50 juta orang.[2] Bencana alam terburuk lainnya pada abad ke20 adalah wabah. lebih banyak daripada korban Perang Dunia I yang terjadi sebelumnya. beberapa bencana alam yang paling umum adalah kelaparan dan wabah. jalan-jalan dan artefak.[10] Perubahan iklim berpotensi meningkatkan kemiskinan dan kerentanan dalam jumlah besar. kelaparan telah mengakibatkan munculnya sifat buruk manusia seperti kekejaman dan kanibalisme. pertumbuhan populasi. beberapa kali terjadi kelaparan yang diakibatkan kebijakan kolektif Stalin yang membunuh jutaan orang. terjadi sekitar tahun 1645 SM. Pada abad ke-20. kurangnya sumber daya. gunung berapi yang meletus di Santorini menghancurkan permukiman di pulau tersebut beserta Pulau Kreta di dekatnya.[2] Pada abad ke-21.[7] Kota Pompeii dan Herculaneum ditemukan pada tahun 1631 setelah dilakukannya pembersihan oleh warga setempat. kekeringan.[9]  [sunting] Bencana alam di abad ke-20 sampai 21 Pemanasan Global karena suhu yang meningkat drastis selama tahun 2000-2009. Pada abad ke-20.[8] Bencana alam ini mengakibatkan kota Helike yang berada di Teluk Korintus.[8] Korban jiwa tak diketahui. pergerakan dan penempatan manusia ke daerah yang tidak menguntungkan. sisa-sisa peradaban manusia yang lenyap akibat bencana tersebut telah ditemukan dan masih terus dipelajari.[8] Gempa Bumi dan Tsunami Helike.[2] Sejak awal abad ke-20.[8] Informasi bencana alam ini umumnya diketahui lewat penelitian arkeologi. lebih dari 70 juta orang tewas akibat kelaparan.[8] Penelitian terhadap reruntuhan permukiman manusia zaman itu mulai dilakukan sejak akhir abad ke-19 dengan penemuan reruntuhan kota.[10] Pada saat yang sama bencana iklim semakin meningkat.

[2] [sunting] Bencana alam meteorologi Bencana alam meteorologi atau hidrometeorologi berhubungan dengan iklim. hurikan. kekeringan atau badai tropis (siklon. taifun) dikenal terjadi pada daerah-daerah tertentu. tanah longsor dan gunung meletus. 2005.[sunting] Jenis bencana alam Hurikan Katrina. yaitu bencana alam yang bersifat meteorologis.[11] [sunting] Bencana alam geologi Letusan Gunung Merapi.[11] Gempa bumi dan gunung meletus terjadi di hanya sepanjang jalur-jalur pertemuan lempeng tektonik di darat atau lantai . Bencana alam dapat dibagi menjadi beberapa kategori.[11] Misalnya hurikan terjadi hanya di Karibia.[11] Beberapa di antaranya hanya terjadi suatu wilayah dengan iklim tertentu.[11] Bencana ini umumnya tidak terjadi pada suatu tempat yang khusus. walaupun ada daerah-daerah yang menderita banjir musiman. Bencana alam geologi adalah bencana alam yang terjadi di permukaan bumi seperti gempa bumi. bencana alam yang bersifat geologis.[11] Bencana alam bersifat meteorologis seperti banjir dan kekeringan merupakan bencana alam yang paling banyak terjadi di seluruh dunia. tsunami. wabah dan bencana ruang angkasa. Amerika Tengah dan Amerika Selatan bagian utara.[4] Kekhawatiran terbesar pada abad moderen adalah bencana yang disebabkan oleh pemanasan global.

[11] Dalam hitungan detik dan menit.[11] Jadi saat mencapai perairan dangkal.[11] Gunung meletus diawali oleh suatu periode aktivitas vulkanis seperti hujan abu. Bencana alam dapat mengakibatkan dampak yang merusak pada bidang ekonomi. 20 kali lebih banyak daripada korban gunung meletus. cacar dan tuberkulosis. semburan gas beracun. asteroid kecil tersebut berjumlah sangat banyak sehingga berkemungkinan besar untuk menabrak bumi. sementara kerusakan lingkungan dapat mencakup hancurnya hutan yang melindungi daratan. jumlah besar luka-luka yang sebagian besar tidak menyebabkan kematian. tsunami dan gunung meletus.samudera.[12] [sunting] Bencana alam dari ruang angkasa Bencana dari ruang angkasa adalah datangnya berbagai benda langit seperti asteroid atau gangguan badai matahari. banjir lahar dan muntahan batu-batuan.[11] Contoh bencana alam geologi yang paling umum adalah gempa bumi.[13] Bencana ruang angkasa seperti asteroid dapat menjadi ancaman bagi negara-negara dengan penduduk yang banyak seperti Cina. atau dapat disebabkan hujan lebat dan akumulasi material yang tidak stabil. hilangnya tempat tinggal dan kekacauan komunitas. Jepang. dampak dalam bidang sosial mencakup kematian.[11] Gelombang yang disebabkan oleh peristiwa seismik memuncak pada ketinggian kurang dari 1 meter di laut lepas namun bergerak dengan kecepatan ratusan kilometer per jam. sakit.[11] Gempa bumi pada lantai samudera dapat memicu gelombang tsunami ke pesisir-pesisir yang jauh. selama 5 abad terakhir.[11] Aliran lahar dapat berupa banjir lumpur atau kombinasi lumpur dan debu yang disebabkan mencairnya salju di puncak gunung.[14] Kerusakan infrastruktur dapat mengganggu aktivitas sosial. India.[13] [sunting] Dampak bencana alam Kehancuran fasilitas akibat Gempa bumi Haiti 2010. . luka-luka.[11] [sunting] Wabah Wabah atau epidemi adalah penyakit menular yang menyebar melalui populasi manusia di dalam ruang lingkup yang besar.[12] Contoh wabah terburuk yang memakan korban jiwa jumlah besar adalah pandemi flu. telah menyebabkan lebih dari 5 juta orang tewas.[14] Salah satu bencana alam yang paling menimbulkan dampak paling besar. Amerika Serikat. misalnya gempa bumi. tinggi gelombang dapat melampaui 10 meter. dan Asia Tenggara. membutuhkan pertolongan medis segera dari fasilitas kesehatan yang seringkali tidak siap.[13] Meskipun dampak langsung asteroid yang berukuran kecil tidak berpengaruh besar.[11] Gempa bumi terjadi karena gerakan lempeng tektonik. sosial dan lingkungan. misalnya antar negara atau seluruh dunia.

[3] Ketidakberdayaan manusia.[11] Bencana seperti tanah longsor pun dapat memakan korban yang signifikan pada komunitas manusia karena mencakup suatu wilayah tanpa ada peringatan terlebih dahulu dan dapat dipicu oleh bencana alam lain terutama gempa bumi. struktural dan korban jiwa. meminta bantuan dan serta rencana rehabilitasi dalam cara dan kemungkinan yang paling baik. Kerugian yang dihasilkan tergantung pada kemampuan manusia untuk mencegah dan menghindari bencana serta daya tahannya.[15]. Penanggulangan bencana alam atau mitigasi adalah upaya berkelanjutan untuk mengurangi dampak bencana terhadap manusia dan harta benda.[16] Pada wilayah-wilayah yang memiliki tingkat bahaya tinggi ("hazard").[15] Menurut Bankoff (2003): "bencana muncul bila bertemu dengan ketidakberdayaan". maka daerah tersebut dapat meminta bantuan ke tingkat nasional dan internasional.[16] Jika sumber daya lokal kurang mencukupi. bencana alam tidak memberi dampak yang luas jika masyarakat setempat memiliki ketahanan terhadap bencana ("disaster resilience").[16] Perbedaan tingkat bencana yang dapat merusak dapat diatasi dengan menggerakan program mitigasi yang berbeda-beda sesuai dengan sifat masing-masing bencana alam.[15] Artinya adalah aktivitas alam yang berbahaya dapat berubah menjadi bencana alam apabila manusia tidak memiliki daya tahan yang kuat. letusan gunung berapi. runtuh karena gempa. hujan lebat atau topan.[4] Manusia dianggap tidak berdaya pada bencana alam.[15] Konsep ketahanan bencana merupakan valuasi kemampuan sistem dan infrastrukturinfrastruktur untuk mendeteksi. mencegah dan menangani tantangan-tantangan serius dari . bahkan sejak awal peradabannya.[16] Persiapan menghadapi bencana alam termasuk semua aktivitas yang dilakukan sebelum terdeteksinya tanda-tanda bencana agar bisa memfasilitasi pemakaian sumber daya alam yang tersedia.[16] Lebih sedikit orang dan komunitas yang akan terkena dampak bencana alam dengan menggerakan program ini.[16] Kesiapan menghadapi bencana alam dimulai dari level komunitas lokal.[15] [sunting] Penanggulangan Konstruksi rumah yang menggunakan sistem pegas untuk persiapan terjadinya gempa bumi.rusak. memiliki kerentanan/kerawanan ("vulnerability'"). akibat kurang baiknya manajemen darurat menyebabkan kerugian dalam bidang keuangan.

[17] Laporan Bencana Asia Pasifik 2010 menyatakan bahwa masyarakat di kawasan Asia Pasifik 4 kali lebih rentan terkena dampak bencana alam dibanding masyarakat di wilayah Afrika dan 25 kali lebih rentan daripada di Amerika Utara dan Eropa.[18] Laporan PBB tersebut memperkirakan bahwa lebih dari 18 juta jiwa terkena dampak bencana alam di Indonesia dari tahun 1980 sampai 2009.[18] Daerah-daerah yang rentan bencana alam masih lemah dalam aplikasi sistem peringatan dini. tanah longsor. kebijakan tersebut belum menciptakan perubahan sistematis di tingkat lokal. berbagai bencana alam yang terjadi selanjutnya menunjukkan diperlukannya perbaikan yang lebih signifikan. para pejabat daerah dan provinsi diharuskan berada di garis depan dalam manajemen bencana alam.[18] .[18] Menurut kebijakan pemerintah Indonesia.[17] Materi-materi pendidikan yang berhubungan dengan bencana alam juga tidak banyak.[18] Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia yang dimulai tahun 2005. banjir dan angin puting beliung. kelemahan manajemen bencana di Indonesia salah satunya dikarenakan kurangnya sumber daya dan kecakapan pemerintah daerah yang masih bergantung kepada pemerintah pusat.bencana alam.[18] Laporan Penilaian Global Tahun 2009 pada Reduksi Resiko Bencana juga memberikan peringkat yang tinggi untuk Indonesia pada level pengaruh bencana terhadap manusia – peringkat 3 dari 153 untuk gempa bumi dan 1 dari 265 untuk tsunami. tsunami.[17] Gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia pada tahun 2004 yang memakan banyak korban jiwa di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumatera Utara memaksa diadakannya upaya cepat untuk mendidik masyarakat agar dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi bencana alam.[18] Sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan tentara dapat membantu pada saat yang dibutuhkan. Aceh. kewasapadaan resiko bencana dan kecakapan manajemen bencana.[17] Namun. letusan gunung berapi.[18] Namun.[15] [sunting] Bencana alam di Indonesia dan penanggulangannya Meulaboh.[18] Selain itu. Indonesia merupakan negara yang sangat rawan dengan bencana alam seperti gempa bumi.[17] Sekitar 13 persen gunung berapi dunia yang berada di kepulauan Indonesia berpotensi menimbulkan bencana alam dengan intensitas dan kekuatan yang berbeda-beda. masih dalam tahap pengembangan.[18] Badan penanggulangan bencana daerah direncanakan di semua provinsi namun baru didirikan di 18 daerah. pasca Gempa bumi Samudra Hindia 2004.[18] Dari laporan yang sama Indonesia mendapat peringkat 4 sebagai salah satu negara yang paling rentan terkena dampak bencana alam di Asia Pasifik dari tahun 1980-2009. upaya yang dilaksanakan tidak efektif karena persiapan menghadapi bencana alam belum menjadi mata pelajaran pokok dalam kurikulum di Indonesia.[18] Walaupun perkembangan manajemen bencana di Indonesia meningkat pesat sejak bencana tsunami tahun 2004.[15] Sistem ini memperkuat daerah rawan bencana yang memiliki jumlah penduduk yang besar.

banjir.wikipedia. gempa bumi. Dari 265 negara Indonesia peringkat pertama dengan 5. Bahkan untuk beberapa jenis bencana alam. Dari berbagai jenis bencana alam. letusan gunung berapi. kekeringan. tanah longsor.[sunting] Lihat pula     Gunung Api Dekade Ini Air Bah (mitologi) Flu babi SARS ttp://id. Badan PBB untuk Strategi Internasional Pengurangan Risiko Bencana). Mengalahkan Jepang (4. dan kekeringan.645 korban). Inilah yang menasbihkan Indonesia sebagai negara dengan resiko dan dampak bencana alam tertinggi di dunia. dan kebakaran hutan rawan terjadi di Indonesia. Indonesia „absen‟. Dan dari keenam jenis bencana alamtersebut.239 orang terkena dampaknya. angin topan. United Nations International Stategy for Disaster Reduction (UNISDR) merangking jumlah korban pada 6 jenis bencana alam yang meliputi tsunami. Indonesia menduduki peringkat pertama dalam paparan terhadap penduduk atau jumlah manusia yang menjadi korban meninggal akibat bencana alam. Indonesia menduduki peringkat pertama pada dua bencana alam yakni tsunami dan tanah longsor. dan peringkat keenam pada banjir. Sisa bencana alam banjir bandang di Pidie NAD. peringkat ketiga pada gempa bumi. banjir. Maret 2011 Berikut peringkat negara terdampak bencana alam selengkapnya:  Bencana alam tsunami.org/wiki/Bencana_alam Indonesia merupakan negara yang paling rawan bencana alam di dunia demikian menurut United Nations International Stategy for Disaster Reduction (UNISDR.402. Hanya di dua bencana alam yakni kekeringan dan angin topan. tsunami. . tanah longsor.497. Berbagai bencana alam mulai gempa bumi.

960 korban).403. BAKORNAS ini adalah suatu lembaga koordinasi yang ditugaskan untuk mengkoordinasikan semua kegiatan penanggulangan bencana alam.     Bangladesh (1. kerugian materi. dan Kamboja (1. atau yang biasa dikenal dengan nama BAKORNAS saja.704 korban). China (121. dan Filipina (894.404.388 korban). Bencana alam banjir.bnpb.870) dan Filipina (12. dan Ethiopia. Mengungguli India (180.com/2011/08/29/indonesia-negara-paling-rawan-bencana-alam/ Penanggulangan Bencana Yang dimaksud dengan bencana alam adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang disebabkan oleh gejala-gejala alam yang dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan.unisdr.625.548. maka sudah sepatutnya kita bertindak lebih arif terhadap alam. Bencana alam tanah longsor.479 korban.488 korban). Indonesia musti mempunyai standar penanganan yang baik terhadap dampak bencana alam.279.139.go. India (1.859. India (15.598. Mengingat bencana alam yang terjadi selain disebabkan oleh faktor alam juga oleh faktor manusia yang merusak alam. Bencana alam angin topan.068) dan Taiwan masing-masing dengan 8. Bencana alam kekeringan. Dari 153 negara Indonesia meraih peringkat ketiga dengan 11.640). Pakistan. yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediteran. Ranking pertama dikuasai Jepang dengan 22.470 korban) Bencana alam gempa bumi.972. Sedangkan dilihat dari segi geografis. dan Taiwan.502).120 korban disusul oleh Filipina. Kondisi alam seperti inilah yang menyebabkan wilayah Indonesia rawan terhadap berbagai jenis bencana alam.700 disusul India. dan Ethiopia (64.765.507 orang yang terkena dampaknya.372 orang terkena dampaknya. sebagian wilayah Indonesia merupakan daerah rawan bencana karena wilayah ini adalah tempat pertemuan antara dua rangkaian jalur pegunungan muda dunia.674).182. Referensi dan gambar:   www.254 korban).546 korban). Vietnam (3. Karena Indonesia menjadi salah satu negara yang rawan bencana alam.806 orang terkena dampaknya setelah Jepang (13. . Peringkat sebelumnya berurutan diduduki oleh Bangladesh (19.wordpress. Dari 162 negara Indonesia peringkat pertama dengan 197.139.org gambar: www. Dua peringkat di bawah Indonesia adalah China (8. maupun korban manusia. China (3. Amerika Serikat. India. Dari 162 negara Indonesia berada diurutan ke-6 dengan 1. Peran Pemerintah Upaya penanggulangan bencana alam di Indonesia secara koordinatif telah digariskan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 28 tahun 1979 tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Alam (BAKORNAS PBA).454). China.297.id/website/asp/index. Indonesia berada pada posisi silang antara benua Asia dan Australia serta antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik yang membujur pada daerah tropis.056.114. Ditinjau dari segi geologi.068 dan 6. Filipina (110.848 korban).101.asp http://alamendah.041). Peringkat pertama adalah negara China dengan 71.

regu penyelamat. di masing-masing propinsi terdapat Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana Alam (SATKORLAK PBA) yang komposisi perangkat operasionalnya melibatkan hampir setiap instansi. Melakukan pendataan terhadap faktor penyebab timbulnya bencana alam maupun besarnya kemungkinan korban yang diderita untuk bahan tindakan selanjutnya serta berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait. 2. Segera membentuk posko-posko penanggulangan bencana. berkesinambungan. kesiagaan yang mengarah kepada peningkatan kemampuan dan keterampilan para petugas atau aparat penanggulangan bencana alam bersama-sama dengan masyarakat akan lebih dimantapkan. Dalam hal ini. faktor manusia juga disinyalir menjadi salah satu penyebabnya. dapur umum. . baik berupa tindakan preventif maupun represif dan yang dilakukan atas bimbingan pemerintah di bawah koordinasi SATKORLAK. Dengan demikian. Antara lain adalah dengan cara membuat perencanan yang mantap dan terarah untuk menanggulangi faktor penyebab bencana alam di daerahnya. kepada masyarakat di daerah-daerah rawan bencana. konsepsional. yang dilaksanakan secara mendasar. BAKORNAS di tingkat pusat harus melakukan koordinasi dengan SATKORLAK di tingkat daerah untuk mengkoordinir dan memadukan kegiatan-kegiatan penanggulangan bencana alam yang secara fungsional dilakukan oleh sektor masing-masing tanpa mengurangi wewenang dan tanggung jawabnya. 3. Upaya Swadaya Masyarakat Selain disebabkan oleh faktor alam. atau setidaknya mengurangi penderitaan dan kerusakan yang mungkin terjadi. Melaksanakan tindakan darurat dengan mengutamakan keselamatan manusia dan harta bendanya. Begitu pula secara teknis tenaga-tenaga terampil akan lebih siap sesuai dengan persyaratan yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas fungsionalnya. dan lain-lain. Upaya preventif diarahkan untuk mencegah dan menanggulangi berbagai jenis bencana alam pada setiap daerah kejadian.Realisasinya. kecuali bencana alam yang terjadi di luar jangkauan kemampuan manusia. tetapi terutama kita harus mampu mencegah terjadinya bencana. Karena itu penanggulangan terhadap bencana alam harus diarahkan kepada kepada kedua faktor tersebut. perlu diberikan penyuluhan-penyuluhan tentang kewaspadaan dan kesiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam termasuk usaha menghindar atau menyelamatkan diri dari bencana. perlu juga ada upaya-upaya yang sifatnya represif. Beberapa contoh upaya-upaya tersebut adalah: 1. Selain itu yang paling penting adalah masyarakat harus memperhatikan dan memelihara kelestarian alam dan lingkungan sekitar. Tentunya upaya-upaya tersebut harus dikoordinasikan secara baik dengan pemerintah. Upaya penanggulangan bencana alam ini telah berkembang di mana kita tidak hanya mengutamakan atau menunggu terjadinya bencana untuk siap memberikan pertolongan penyelamatan dan bantuan kepada para korban saja. Lebih daripada itu. secara bertahap kejadian bencana alam dapat dikurangi. Selain upaya yang bersifat preventif. dan tuntas. Kesiagaan dan kewaspadaan masyarakat sebagai objek utama dan yang terkena langsung di lokasi sangatlah diperlukan dalam sebuah upaya penanggulangan bencana alam.

Perlunya melaksanakan sebuah program pemantapan terhadap semua faktor kehidupan yang realisasinya dikaitkan dengan pelaksanaan pembangunan demi terwujudnya konsolidasi dan normalisasi secara penuh. bahwa bencana yang paling mematikan di Indonesia pada awal abad ke-21 bermula dari gempa bumi besar terjadi di dalam alur sebelah Barat Pulau Sumatera. http://bpbdserang01. segera menetapkan program rehabilitasi baik bidang fisik. Djoko Kirmanto menyatakan. Sesuai dengan situasi dan perkembangan bencana alam serta kemajuan yang dicapai dari upaya-upaya penanggulangan darurat.4. yaitu lempeng Indo-Australia. Dipl. Demikian hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU). dekat Pulau Simeuleu – Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada tanggal 26 Desember 2004. Djoko Kirmanto. meletusnya gunung berapi dan kekeringan.me/61. gelombang pasang. yaitu benua Asia dan Australia serta dua lautan yaitu lautan Pasifik dan lautan Hindia. . lempeng Eurasia dan lempeng Pasifik.page4. 16 September 2011 16:51 Indonesia merupakan negara tropis dan juga negara kepulauan dimana secara geografis berada pada pertemuan tiga pergerakan atau tumbukan lempeng tektonik dunia. dan ekonomi. sehingga Indonesia dapat dikatakan “supermarket” bencana alam. “Bencana alam tersebut antara lain banjir bandag. gempa bumi. angin puting beliung. 5. Indonesia adalah sebuah negeri yang rawan bencana alam terkait dengan iklim (climate related disaster) dan geologi. Atas dasar tiga hal tersebut diatas.html Seminar Nasional Penanganan Aliran Sedimen. tsunami. Ir. sosial. Indonesia juga terletak diantara dua benua.” sebut Menteri PU. HE saat memberikan sambutan pada acara “Seminar Nasional Penanganan Aliran Sedimen” di Universitas Gadjah Mada (UGM) – Yogyakarta (12-13/9). Indonesia “Supermarket” Bencana Alam Terkait Iklim Jumat.

harta benda. ekonomi. Indonesia selalu tidak lepas dari bencana alam yang terjadi hampir setiap tahun yang menimbulkan banyak korban jiwa dan kerugian. serta bagaimana mengaplikasikannya.” katanya. di tahun 2010 antara lain terjadi banjir bandang Waisor di Kabupaten Teluk Wondoma – Papua Barat. selain menyebabkan ancaman aliran sedimen.7 ribu jiwa warga NAD dan nilai kerusakan yang ditimbulkannya lebih dari Rp. gempa bumi berkekuatan 7. 48 triliun. sosial dan dampak trauma kepada masyarakat luas. juga menyebabkan banyak korban jiwa. telah jelas disebutkan bagaimana definisi prabencana. tanggap darurat. Dalam Pasal 34 UU No. 24 tahun 2007 disebutkan. dan erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta.” tegas Menteri PU. bahwa prabencana adalah situasi tidak terjadi bencana dan situasi terdapat potensi terjadinya bencana. Misalnya saja. rehabilitasi dan rekonstruksi. Kerjasama Penanganan Menurut Djoko Kirmanto. Kegiatan-kegiatan yang harus .2 SR yang diikuti dengan tsunami di Kepulauan Mentawai – Sumatera Barat. “Kondisi ini semua.“Kemudian diikuti dengan tsunami yang menewaskan sekitar 165. dalam UU No. 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

pendidikan dan pelatihan. pelaksanaan dan penegakan rencana tata ruang. Gunung Kelud. Gunung Semeru dan Gunung Galunggung. Kementerian Pertanian dan Kementerian Lingkungan Hidup. 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. Copenhagen Accord 2009 dan Cancun Commitments 2010.” ujar Menteri PU. “Contoh lain adalah upaya mengatasi permasalahan erosi dan sedimentasi pada wilayah sungai seperti melaksanakan konservasi dan terasering pada lairan arus air off stream. Menteri PU menyatakan. lahirnya Bali Roadmap atau Bali Action Plan 2007. pemaduan dalam perencanaan pembangunan. pencegahan. seraya menambahkan hal tersebut sesuai dengan amanah UU No. bahwa teknologi sabo telah diterapkan dan dikembangkan di daerah gunung berapi untuk mengurangi resko bencana melalaui pembangunan penampungan lahar seperti di kawasan Gunung Merapi. Sebagai contoh. Kita bekerjasama dengan Kementerian Kehutanan. pengurangan resiko bencana. Lebih lanjut Menteri PU menyampaikan. 6 tahun 1994 tentang Ratifikasi Konvensi Perubahan Iklim. bahwa Indonesia juga menjadi salah satu Negara yang menyepakati “Konvensi PBB Tentang Perubahan Iklim” pada KTT Bumi di Rio de Janaeiro – Brasil tahun 1992 dan Indonesia telah menindaklanjuti dengan UU No. persyaratan analisis resiko bencana. serta persyaratan standar teknis penanggulangan bencana. khususnya mengenai pengendalian bahaya daya rusak air. . Kedelapan point tersebut adalah perencanaan penanggulangan bencana.dilakukan dalam situasi tidak terjadi bencana meliputi delapan point.

dan peneliti bidang penanganan aliran dan bencana sedimen di Indonesia dan Jepang Pada kesempatan tersebut juga diperingati Dies Natalis X Program Pendidikan Bencana. hanyalah salah satu faktor dalam usaha mitigasi bencana dan masih banyak faktor lain yang perlu secara paralel dikembangkan. bahwa dengan semakin baiknya proses penyiapan tenaga yang memahami tentang penanggulangan bencana alam dan peningkatan pendidikan yang disertai dengan penelitian sejak prabencana hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Penyelenggaraan seminar nasional yang merupakan kerjasama antara Ditjen SDA Kementerian PU. 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Magister Pengelolaan Bencana Alam – UGM. maka penanganan bencana alam yang berwawasan lingkungan akan berjalan lancar dan kehidupan baru masyarakat yang terkena bencana alam akan cepat tumbuh atau berkembang kembali. Djoko Kirmanto juga mengharapkan. menurut Djoko Kirmanto. akademisi. berdasarkan UU No. maka Kementerian PU telah menyiapkan Rencana Aksi Nasional Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Bidang ke-PU-an. ditandai dengan pemotongan tumpeng lanang dan tumpeng wadon sebagai simbol kesuksesan dan terus berlangsungnya program studi tersebut dalam upaya peningkatan mutu sumber daya manusia dalam pengelolaan bencana alam. Proses peningkatan sumber daya manusia.” kata Djoko. pedoman teknis dan lain-lain. menghadirkan pembicara yang berasal dari kalangan praktisi. Magister Pengelolaan Bencana Alam – UGM dan JICA – Jepang tersebut. seperti peraturan. “Dengan pengembangan faktorfaktor lain tersebut disertai dengan usaha pemberdayaan masyarakat.” kata Menteri PU. Selain itu. .“Mengingat hal tersebut. 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air dan UU No. maka harapan saya program mitigasi tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan terukur.

**faz/ad FOTO TERKAIT : http://dsdan. Inspektur Jenderal Kementerian PU. Direktur Jenderal Sumber Daya Air – Kementerian PU. peneliti dan pemerhati masalah manajemen bencana alam di Indonesia.go. Civitas Akademika Program Magister Pengelolaan Bencana Alam UGM.Ditjen SDA Kementerian PU. Direktur Sungai dan Pantai .Turut hadir di acara tersebut.php?option=com_content&view=article&id=406:seminar-nasionalpenanganan-aliran-sedimen-indonesia-supermarket-bencana-alam-terkait-iklim&catid=38:beritadewan&Itemid=29 .id/index. praktisi. para alumni. antara lain Rektor UGM. Sekretaris Harian Dewan Sumber Daya Air Nasional (Dewan SDA Nasional).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->