Doa Berzakat

Posted on 7 Mei 2011 by Tausiyah Islami Dianjurkan untuk mendoakan orang yang membayar zakat. Hal ini sesuai dengan bunyi firman Allah Swt “Ambillah sebagian dari harta mereka sebagai sedekah (zakat) supaya dengannya engkau membersihkan mereka dari dosa dan menyucikan mereka. Lalu doakanlah mereka sebab hal itu akan menentramkan mereka. Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (QS at-Taubah: 103) Nabi saw juga biasa mendoakan orang yang berbuat kebaikan. Namun demikian, tidak ada doa khusus yang beliau ajarkan terkait dengannya. Yang penting isinya berupa kebaikan dunia dan akhirat. Di antara bentuk doa yang bisa dibaca adalah: jazakkallah fiima a’thayta wa ja’alahu laka thohuran wa baraka laka fima abqayta Artinya: (Semoga Allah membalas apa yang kau berikan, menjadikannya sebagai penyuci, dan semoga Allah memberkahi harta yang kau miliki)

Doa Niat Zakat Fitrah
3 September 2010 · by pawiet · in dari BLOG er's, Islami. ·

5 Votes

Sebagaimana sujud sahwi yang menyempurnakan kekurangan dalam sholat. Dalam riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah disebutkan : “Rosululloh SAW mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan bagi yang puasa daripada siasia dan kekotoran mulut dan sebagai makanan bagi orang miskin. sebab menemui sebagian bulan Romadlon dan bulan Syawal. Zakat fitrah atau dikenal dengan sebutan zakat badan. Rosululloh SAW mewajibkan zakat fitrah satu sho’ dari kurma atau satu sho’ dari gandum atas hamba/budak dan orang merdeka. Membersihkan jiwa dan menyempurnakan pahalanya orang yang telah berpuasa Romadlon. Dan Rosul memerintahkan supaya diberikan sebelum orang-orang keluar untuk sholat (Idul fitri)” Diantara hikmah syari’ah zakat fitrah yang bisa kita ambil adalah : 1. nilai ibadah puasa Romadlon yang barangkali berkurang karena hal-hal yang kurang baik yang dilakukan seorang muslim. Dalam riwayat lain disebutkan : . maka (termasuk) zakat yang diterima. laki-laki dan perempuan. Dengan berzakat fitrah.ia berkata. Zakat fitrah khusus disyari’ahkan kepada ummat Nabi Muhammad. Dalam hadits riwayat Bukhori Muslim diriwayatkan : “Dari Ibnu Umar RA . zakat ru’us atau shodaqoh fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan bagi setiap muslim yang mampu. maka (termasuk) shodaqoh dari beberapa shodaqoh”. Mengeluarkan zakat fitrah hukumnya wajib bagi setiap orang yang telah menetapi syarat wajibnya.menjadi sempurna. Barang siapa mengeluarkan zakat sebelum sholat. yang kecil dan yang besar dari kaum muslimin. PENGERTIAN DAN DASAR HUKUMNYA. Dan barang siapa mengeluarkan zakat setelah sholat.1. dan mulai diwajibkan pada dua hari menjelang hari ‘Idul fitri pada tahun kedua Hijriah.

Menemui waktu wajib mengeluarkan zakat fitrah. 2. 2. Daruquthni dan Baihaqi) 2. SYARAT WAJIB ZAKAT FITRAH. alat-alat rumah tangga dan lain-lain.dengan syarat sebagai berikut : 1. Islam.harta atau nilai uang “yang lebih” dari yang diperlukan pada malam dan siangnya hari raya. apabila pada han ‘Idil Fitri tidak mempunyai kelebihan. Mempunyai makanan.Sedangkan syarat wajib bagi orang yang dizakati adalah : 1. seperti tempat tinggal yang layak (tidak berlebihan). tidak diwajibkan mengeluarkan zakat fitrah.yaitu menemui sebagian bulan Romadlon dan bulan Syawal.baik untuk dirinya sendiri ataupun untuk orang-orang yang ditanggung nafkahnya. . Artinya. maksud dari ‘(tidak diangkat)’ adalah sebagai kinayah dari sempurnanya puasa (Romadlon) itu tergantung dari orang yang berpuasa. Dalam kitab As-Syarqowi diterangkan.tanpa zakat fitrah berarti puasa tidak diterima. Seseorang wajib mengeluarkan zakat fitrah. Oleh sebab itu. maka tidak wajib zakat walaupun (yakin) keesokan harinya punya kelebihan. apakah mengeluarkan zakat fitrah atau tidak. Bukan berarti. Islam. Rosululloh SAW bersabda (yang artinya): “Kayakanlah mereka (orang-orang faqir) dari kehinaan meminta-minta dihari ini” (HR. Lebih jauh. namun sunnah untuk hutang guna untuk fitrah. MEKANISME DAN KADARNYA ZAKAT FITRAH. 2. Merdeka (bukan budak/hamba sahaya) 3. Baik untuk keperluan dirinya sendiri ataupun orang-orang yang wajib dinafkahi. Abu Hafs bin Syahin) Dalam I’anah At-Tholibin dijelaskan. 3. standar lebih tidaknya mencakup harta yang menjadi kebutuhan pokok.“Puasa Romadlon itu digantungkan diantara langit dan bumi. Membahagiakan orang-orang fakir. maka tidak wajib menjual harta pokok guna untuk membayar zakat fitrah. ‘devinisi lebih’ dalam zakat fitrah diartikan mempunyai kelebihan makanan atau materi dari yang diperlukan pada malam dan siangnya hari ‘Idil Fitri. tidak diangkat puasa tersebut kecuali dengan zakat fitrah” (HR. Bagi orang yang tidak menetapi persyaratan diatas. apabila saat waktu wajib fitrah tidak mempunyai kelebihan makanan/materi. pakaian.

Diantara syarat-syarat benda yang digunakan sebagai zakat fitrah adalah : a. Oleh sebab itu. seperti beras campur jagung. Misalnya. Sejenis (tidak campuran) Bahan makanan yang digunakan zakat fitrah harus sejenis. menzakati anaknya yang berada di Madura dengan makanan pokok jagung. jenis jagung dan lain-lain.75 Kg. maka jenis makanan pokok yang digunakan zakat dan tempat memberikannya disesuaikan dengan daerahnya orang yang dizakati. Menurut Madzab Syafi’i. namun makanan/harta yang lebih hanya beberapa sho’ (tidak mencukupi untuk semua keluarga). Seorang ayah yang berada didaerah Kediri dengan makanan pokok beras. beras campur gandum dan lain-lain. Dikeluarkan ditempat orang yang dizakati. Sedangkan seseorang yang mempunyai kewajiban menzakat fitrahi satu keluarga. dengan memberikan barang yang paling diperlukan dalam hidup. Maka makanan pokok yang digunakan untuk zakat adalah jagung dan diberikan pada golongan penerima zakat di Madura. Apabila tempat dan standart makanan pokok dari orang yang dizakati dan orang yang menzakati berbeda. d. tidak boleh menggunakan makanan pokok campuran. tidak campuran. jenis gandum. namun agar lebih hati-hati kita mengambil pendapat ulama yang mengatakan satu sho’ adalah 3 Kg. Berupa bahan makanan. maka metode pentasarufannya (pengeluaran zakatnya) adalah sesuai urutan berikut ini : . maka boleh menggunakan salah satu dari jenis makanan tersebut. Apabila makanan/harta “yang lebih” jumlahnya kurang dari satu sho’. yaitu makanan. Misalnya.Salah satu dari hikmah syari’ah zakat fitrah adalah berbagi kebahagiaan dengan orang-orang yang kurang mampu pada hari yang berbahagia (hari raya). Sebagaimana telah disebutkan dalam hadits Rasulullah. Oleh sebab itu. benda yang digunakan sebagai zakat fitrah harus berupa makanan (bukan uang) yang pada masa itu (tahun/hari raya) dijadikan sebagai makanan pokok oleh mayoritas orang dalam daerah tersebut. makanan yang digunakan sebagai zakat fitrah distandartkan dengan makanan yang paling dominan dalam masyarakat pada masa itu. namun ada pula yang mengatakan bahwa satu sho’ sama dengan 2. Satu sho’ untuk setiap orang. Apabila terdapat beberapa makanan pokok yang terlaku. Satu sho’ tersebut kurang lebih 2. b. c.5 Kg. Dan diperbolehkan menggunakan jenis makanan yang paling banyak mengandung kadar kekuatan (paling mengenyangkan). maka tetap wajib dikeluarkan sebagai zakat fitrah. walaupun kurang dari satu sho’. Makanan pokok yang dikeluarkan sebagai zakat fitrah kadarnya adalah satu sho’. Dan hukumnya tetap sah. jenis beras.

WAKTU MENGELUARKAN ZAKAT FITRAH. Artinya. bukan waktu sebelum Romadlon. 4. sejak akhir Romadlon (menemui sebagian bulan Romadlon) sampai 1 Syawal (menemui sebagian bulan Syawal). setelah fajar dan sebelum sholat hari raya Idul Fitri 1 Syawal. 6. Jika pengakhiran tersebut . Yaitu. Waktu jawaz. orang. Atas nama anaknya yang masih kecil. Oleh sebab itu. Yaitu. Orang yang menemui (masih hidup) disebagian bulan Romadlon dan bulan Syawal wajib mengeluarkan zakat fitrah (untuk dirinya sendiri) atau dizakat fitrahi oleh orang yang berkewajiban menanggung nafkahnya atau oleh orang lain dengan seidzin orang yang dizakati. Waktu mengeluarkan / memberikan zakat fitrah terbagi menjadi 5. Waktu haram. Mengakhirkan zakat fitrah sehingga keluar dan 1 Syawal hukumnya haram apabila tanpa udzur. 5. apabila tidak ada udzur. Atas nama budaknya. sedangkan bayi yang lahir setelah Magribnya 1 Syawal tidak wajib dizakati. Atas nama ibunya. Mengeluarkan zaakat fitrah setefah sholat hari raya hukumnya makruh. Oleh sebab itu. seperti menanti kerabat atau orang yang lebih membutuhkan. Atas nama dirinya sendiri /orang yang mengeluarkan zakat.1. 3. setelah tenggelamnya matahari pada tanggal 1 Syawal. apabila pengakhiran tersebut karena ada udzur. maka hukumnya tidak makruh. Atas nama ayahnya. Waktu sunnah. Yaitu. 3. Waktu Makruh. Atas nama anaknya yang sudah besar dan dalam kondisi tidak mampu. Waktu Wajib. 4. yaitu : 1. Yaitu. Yaitu. 5. 2. setelah sholat Idul Fitri sampai tenggelamnya matahari pada tanggal 1 Syawal. mulai awal bulan Romadlon sampai awal bulan Syawal (waktu wajib). 4. zakat fitrah boleh diberikan sejak memasuki bulan Romadlon. yang meninggal setelah Magribnya 1 Syawal wajib dizakati. 2.

Melihat fenomena zakat fitrah yang memungkinkan dilakukan oleh orang lain (yang menanggung nafkahnya atau yang mendapat idzin dari orang yang dizakati). Waktunya niat zakat fitrah boleh dilakukan pada saat memisahkan makanan pokok yang digunakan zakat. maka hukumnya tidak haram. atau waktu antara memisahkan zakat dan memberikan zakat pada fakir miskin. maka yang niat pelaku zakat itu sendiri. Apabila zakat atas nama orang lain. b. maka yang melakukan niat adalah pelaku zakat tanpa harus mendapat idzin dari orang yang dizakati. Oleh sebab itu. . agar melakukan niat sendiri. Zakat untuk orang yang tidak ditanggung fitrahnya. walaupun tidak mendapat idzin dari pelaku zakat (penanggung fitrah). saudara. Zakat untuk dirinya sendiri. seperti menunggu hartanya yang tidak ada ditempat. atau saat memberikan zakat pada orang yang berhak menerimanya. c. seorang suami/kepala rumah tangga mengeluarkan zakat atas nama istrinya. seorang istri yang kaya mengeluarkan zakat untuk dirinya sendiri. Zakat untuk orang yang ditanggung fitrahnya. maka zakat dan niat dari pelaku zakat hukumnya tidak sah. Seperti.karena udzur. Sedangkan status dari zakat fitrah yang dikeluarkan setelah 1 Syawal adalah qodlo’. orang yang dizakati wajib mengeluarkan zakat fitrah sendiri. anaknya yang masih kecil. orang tua yang tidak mampu dan lain lain. Seperti. seorang pelaku zakat mengeluarkan zakat atas nama anaknya yang sudah dewasa (kecuali jika dalam kondisi cacat atau sedang belajar ilmu agama). Dan seandainya “orang yang fitrahnya” menjadi tanggungan pelaku zakat mengeluarkan zakat fitrah atasnama dirinya sendiri dan dengan hartanya sendiri. 5. Seperti. atau menunggu orang yang berhak menerima zakat. NIAT ZAKAT FITRAH. pelaku zakat memberikan makanan yang akan digunakan zakat kepada orang yang akan dizakati. alias tidak bisa menggugurkan kewajiban fitrahnya orang yang dizakati. Apabila zakat atas nama orang lain. anak buah atau orang lain yang fitrahnya tidak menjadi tanggungan pelaku zakat. Apabila zakat fitrah atas nama dirinya sendiri (pelaku zakat). Dan diperbolehkan. maka hukumnya sah. maka zakat dan niat dari pelaku zakat dihukumi sah apabila sudah mendapat idzin dari orang yang dizakati. yang fitrahnya menjadi tanggungan dari pelaku zakat. yang fitrahnya tidak menjadi tanggungan dari pelaku zakat. maka pelaku niat dalam zakat fitrah ada 3 macam : a. Zakat fitrah merupakan sebuah ibadah fardlu yang sudah barang tentu membutuhkan niat. Jika tidak mendapat idzin dari orang yang dizakati.

Fardhu karena Allah Ta’ala 5. Niat zakat Fitrah untuk Istri ‫نويت أن أخرج زكاة الفطر عن زوجتي فرضاِل تعالى‬ َ َ َ ِ ً ْ َ ْ َِ ْ َ ْ َ ِ ْ ِ ْ َ َ َ َ ِ ْ ُ ْ َ ُ ْ َ َ NAWAITU AN-UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI ‘AN ZAUJATII FARDHAN LILLAHI TA’AALAA Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas istri saya. Fardhu karena Allah Ta’ala 4. Fardhu karena Allah Ta’ala 3. Niat zakat Fitrah untuk diri sendiri ‫نويت أن أخرج زكاة الفطر عن نفسى فرضاِل تعالى‬ َ َ َ ِ ً ْ َ ْ ِ ْ َ ْ َ ِ ْ ِْ َ َ َ َ ِ ْ ُ ْ َ ُ ْ َ َ NAWAITU AN-UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI ‘ANNAFSII FARDHAN LILLAHI TA’AALAA Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas diri saya sendiri. Niat zakat Fitrah untuk diri sendiri dan untuk semua orang yang ia tanggung nafkahnya ‫نويت أن أخرج زكاة الفطر عنى وعن جميع ما يلز ُنى نفقاتهم شرعا فرضاِل تعالى‬ َ َ َ ِ ً ْ َ ً ْ َ ْ ُ ُ َ َ َ ْ ِ ‫َ َ ْ ُ َ ْ ُ ْ ِ َ َ َ َ ْ ِ ْ ِ َ ّ ْ َ َ ْ َ ِ ْ ِ َ َ ْ َم‬ NAWAITU AN-UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI ‘ANNII WA ‘AN JAMII’I MAA YALZAMUNII NAFAQAATUHUM SYAR’AN FARDHAN LILLAHI TA’AALAA . (sebut nama orangnya).( فرضاِل تعالى‬ َََ ِ ً ْ َ ْ َ ِ ْ ِْ َ َ َ َ ِ ْ ُ ْ َ ُ ْ َ َ NAWAITU AN-UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI ‘AN (……) FARDHAN LILLAHI TA’AALAA Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas….1. Fardhu karena Allah Ta’ala 2. Niat zakat Fitrah untuk orang yang ia wakili ‫نويت أن أخرج زكاة الفطر عن )….. Niat zakat Fitrah untuk anak laki-laki atau perempuan ‫نويت أن أخرج زكاة الفطر عن ولدي… / بنتي… فرضاِل تعالى‬ َ َ َ ِ ً ْ َ ْ ِْ ِ ْ ِ ََ ْ َ ِ ْ ِ ْ َ َ َ َ ِ ْ ُ ْ َ ُ ْ َ َ NAWAITU AN-UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI ‘AN WALADII… / BINTII… FARDHAN LILLAHI TA’AALAA Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas anak laki-laki saya (sebut namanya) / anak perempuan saya (sebut namanya).

" RABBANAA TAQABBAL MINNAA INNAKA ANTAS SAMII'UL 'ALIIM “Ya Tuhan kami.” .Sengaja saya mengeluarkan zakat atas diri saya dan atas sekalian yang saya dilazimkan (diwajibkan) memberi nafkah pada mereka secara syari’at. WALAA TAJ'ALHAA MAGHRAMAN "Ya Allah jadikanlah ia sebagai simpanan yang menguntungkan dan jangan jadikanlah ia pemberian yang merugikan. terimalah amal kami sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. fardhu karena Allah Ta’aala DOA ZAKAT 19:19 Remas An Nuur Jember DOA MUZAKKI Doa yang dibaca oleh orang yang mengeluarkan zakat (muzakki) ‫أللهم اجعلها مغنما ول تجعلها مغرما‬ ً َ ْ َ َ َْ ْ َ َ ً َْ َ َ َْ ْ ّ ّ ALLAHUMMA-J'ALHAA MAGHNAMAN.

.. memberikan berakah atas apa yang masih ada di tanganmu dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu......(nama keluarga muzakki)" .. WAJ'ALHU LAKA THAHUURAA "Mudah-mudahan Allah memberi pahala atas apa yang engkau berikan...." Kemudian ditambahkan dengan doa kepada keluarga muzakki ALLAHUMMA SHALLI 'ALA 'ALII.............DOA AMIL/ PENERIMA ZAKAT Doa yang dibaca oleh Amil (pengelola zakat) dan orang-orang yang berhak atas zakat (mustahik) َ ‫آجرك ال فيما أعطيت، وبارك لك فيما أبقيت، واجعله ل‬ ‫َ َ َ ُ ِ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ َ َ َ َ َ ِ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ْ ُ َك‬ ‫طهورا‬ ًَُْ AAJARAKA-LLAAHU FIIMA A'THAITA. WA BAARAKA LAKA FIIMAA ABQAITA...(sebut nama keluarga muzakki) "Semoga Allah memberi kesejahteraan kepada keluarga ....

WAGHFIRLAHUM "dan ampunilah mereka" .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful