P. 1
pengkodean character

pengkodean character

|Views: 337|Likes:
Published by hendysino
:)
:)

More info:

Published by: hendysino on Dec 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/12/2014

pdf

text

original

Bab V Pengkodean Karakter

1.

Pengantar
 

Dari Bit Ke Informasi Satuan Data,Satuan Waktu dan Frekwensi

2.

Sistem Pengkodean Karakter

Dari Bit Ke Informasi

Sejak pertama kali diciptakan, komputer bekerja atas dasar sistem biner. Sistem biner adalah sistem bilangan yang hanya terdiri atas dua macam angka yang disebut dengan istilah bit (binary digit), berupa 0 (off) dan 1 (on). Bit-bit digunakan untuk menyusun karakter. Istilah karakter dalam dunia komputer berarti :  Huruf, misalnya A dan z  Digit,misalnya 0,2 dan 9  Spesial karakter, seperti tanda +, & dan simbol seperti ß

Pendekatan Sistem “Manusia vs Mesin”
Contoh :

Pemakai Mengetikkan 1+2

Komputer Mengkonversinya ke sistem biner dan melakukan perhitungan

Pemakai melihat hasil perhitungan berupa 3

Komputer Mengkonversi hasil perhitungan dalam bentuk biner ke bentuk yang difahami manusia

Orientasi Manusia Vs Mesin (Komputer)

Orientasi Manusia : Bilangan dalam sistem desimal Kata atau Kalimat Simbol dan Gambar

Orientasi Mesin : Bit Byte

Satuan Data
Bit Merupakan satuan terkecil dalam sistem komputer. (lihat tabel berikut) :
Satuan
byte Kilobyte (KB) 8 bit 1024 byte

Ekivalen

Keterangan
Untuk menyimpan sebuah karakter pada sistem ASCII atau EBCDIC Awal PC hanya memiliki memory sebesar 640 kilobyte

Megabyte (MB)
Gigabyte (GB) Terabyte Petabyte

1024 kilobyte
1024 megabyte 1024 gigabyte 1024 terabyte

Memory PC saat ini berkisar antara 32 – 512 MB
Ukuran Harddisk yang digunakan saat ini berkisar antara 20 – 80 GB Untuk menampung Database yang sangat besar Untuk penggunaan dimasa datang

Satuan Waktu dan Frekwensi

Bagi manusia 1 detik merupakan waktu yang sangat cepat tetapi tidak bagi komputer. Kecepatan komputer dalam memproses sebuah data sangatlah cepat (orde waktu yang digunakan oleh komputer untuk melaksanakan sebuah instruksi jauh dibawah 1 detik). Satuan milidetik Ekivalen 1/ 1.000 detik

mikrodetik nanodetik pikodetik

1/ 1.000.000 detik 1/ 1.000.000.000 detik 1/ 1.000.000.000.000 detik

Satuan Waktu dan Frekwensi (Lanjut..)

Satuan lain yang digunakan dalam sistem komputer adalah satuan untuk frekwensi. Frekwensi berarti jumlah siklus dalam satu detik, diukur dengan Hertz (Hz). 1 hertz berarti bahwa dalam 1 detik terbentuk sebuah siklus. Ukuran frekwensi yang lebih besar adalah kilohertz (KHz) dan megahertz (MHz). 1 KHz = 1000 Hz dan 1 MHz = 1000 KHz. Selain itu, dikenal pula satuan untuk menyatakan hubungan antara jumlah data dengan waktu “bit per detik” (bit per second). Yaitu : Mbps (megabit per second), Kbps (kilobit per Second), Gbps (gigabit per second). 1 Mbps = 1.000.000 bit.

Sistem Pengkodean Karakter

ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Dikembangkan oleh ANSI (American National standards Institute). Awalnya ASCII-7bit lalu di sempurnakan dengan ASCII-8 bit EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange code). Merupakan standar yang dibuat oleh IBM pada tahun 1950-an dan menggunakan 8 bit untuk setiap kode. Pertama kali digunakan pada komputer IBM System/360. Standar ini diterapkan pada berbagai komputer mainframe. Unicode. Merupakan standar yang lebih baru dari ASCII dan EBCDIC. Pada standar ini sebuah karakter dinyatakan dengan 16 bit, sehingga standar ini dapat mencakup 65.536 karakter. Dengan cara ini berbagai simbol dalam bahasa seperti Arab dan Cina bisa ditampung. (see : http://www.unicode.org/

Latihan : Ukuran Data dan Satuan-Satuan
    

45 GB = ….KB = …..B = …..bit 18.888.800 bit = ….. B = ….MB = …. GB 50 milidetik = …. Mikrodetik 5,GHz = …. MHz = ….. KHz = ……….. = Hz 158 Kbps = …………. = MBps = ………… Gbps = ………..Bps

Latihan = Memahami kode ASCII 8 BIT SUSILO  QUESNOZ

BERSAHAJA :
 

Tentukan nilai dalam HexaDesimal Tentukan nilai dalam biner Tentukan nilai dalam Oktal Tentukan nilai dalam biner X1 : Digit ke-3 nama anda X2 : Digit terakhir nama anda

2008 02 0075 :
 

QUEX1NX2Z desimal biner
 

Latihan : Konversi Bilangan
4D16 = ….2 ?= ….8 ? = ….10 ?  668 = ….2 ?= ….10 ? = ….16 ?  6610 = ….2 ?= ….8 ? = ….16 ?  011100012 = ….8 ?= ….10 ? = ….16 ?

 Sistem Bilangan Biner

(sistem bilangan berbasis 2). Elemen bilangan biner adalah 0 & 1  Sistem Bilangan Desimal (sistem bilangan berbasis 10). Elemen bilangan desimal adalah 0 – 9  Sistem Bilangan Oktal (sistem bilangan berbasis 8). Elemen bilangan oktal adalah 0 - 7  Sistem Bilangan Hexadesimal (sistem bilangan berbasis 16). Elemen bilangan hexadesimal adalah 0 – 9 & A – F, dimana A=10; B=11; C=12; D=13; E=14; F=15).

Desimal (Perkalikan dengan position valuenya)

Biner

Oktal (kelompokkan per 3 digit) Hexadesimal (kelompokkan per 4 digit) Biner (Bagi 2 )

Desimal

Oktal (Bagi 8) Hexadesimal (Bagi 16)
Desimall (Perkalikan dengan position valuenya)

Oktal

Biner ( Setiap digit oktal dikonversi ke 3 digit biner Hexadesimal (Oktal Biner Hexadesimal)) Desimal (Perkalikan dengan position valuenya)

Hexadesimal

Oktal (Hexa

Biner

Oktal )

Biner (setiap digit hexa dikonversi ke 4 digit biner)

Pedoma n

27
128

26
64

25
32

24
16

23
8

22
4

21
2

20
Ekivalen
1

Contoh : 0 0 1 64 1 32

Kalikan antara kolom yang bersesuaian
0 0 0 0 0 0 1 2 1 1

Bil. Yang dikonvers i Hasil Konersi

99

 5510

=……. 2 =……. 8 = …….16 a. 5510 = 001101112
Penyelesaian : 55 : 2 = 27 sisa 1 27 : 2 = 13 sisa 1 13 : 2 = 6 sisa 1 6 : 2 = 3 sisa 0 3 : 2 = 1 sisa 1

b. 5510 = 678 Penyelesaian : 55 : 8 = 6 sisa 7 c. 5510 =3716 Penyelesaian : 55 : 16 = 3 sisa 7

001101112 = ………8 = ………10 =……..16
a.

001101112 = 678
2 1 4 2 1 4 2 1

0
b.

6

7

0 0

1 1 0

1 1 1

001101112 = 37
8 4

16
2 1 8 4 2 1

3

7

0 0 1 1

0 1 1 1

c.

001101112 = 5510
= (0x27) + (0x26) + (1x25) + (1x24) + (0x23) + (1x22) + (1x21)+(1x20) = (0x128) + (0x64) + (1x32) + (1x16) + (0x8) + (1x4) + (1x2) + (1x1) = 0 + 0 +32 + 16 + 0 + 4 + 2 + 1 = 55

cara 1 : Perkalikan dengan position valuenya

Cara 2 :

128
Contoh : 0 0

64

32

16

8

4

2

1

0 0

1 32

1 16

0 0

1 4

1 2

1 1

Contoh : Konversi Bilangan Hexadesimal
 a.

D716 = ……….2 = ……….8 = …….10
D716 = …..2
13
8 4 2 1 8 4 2 1

1 1 0 1

0 1 1 1

= ..?...8
b.

11010111 2
3 2 7

4 2 1

4 2 1

4

2 1

1 1

0 1 0

1 1 1

= 3278

c.

D716 = ………..10 = (13 x 161) + (7x160) = 208 + 7 = 215

Contoh : Konversi Bilangan Oktal
 a.

458 = ……….2 = ……….16 = …….10
458 = 1001012
4 2 1 4 2 1

1 0 0

1 0 1

= ..?...16
b.

100101 2
8 4 2 1

8 4 2 1

2

5

0 0 1 0

0 1 0 1

= 2516

c.

458 = ………..10 = (4 x 81) + (5x80) = 32 + 5 = 3710

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->