P. 1
Khasiat Daun Ketepeng (Cassia Alata l)

Khasiat Daun Ketepeng (Cassia Alata l)

|Views: 412|Likes:
Published by Anas Nurdianto R

More info:

Published by: Anas Nurdianto R on Dec 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2014

pdf

text

original

KHASIAT DAUN KETEPENG (Cassia Alata L) SEBAGAI ANTIFUNGI “Trichophyton sp”

Klasifikasi
• Divisi: Spermatophyta Sub divisi: Angiospermae Kelas: Dicotyledonae Bangsa: Resales Suku: Leguminosae Marga: Cassia Jenis: Cassia alata L.

Karakter
• Ketepeng cina (Cassia alata) merupakan jenis perdu yang besar dan banyak tumbuh secara liar di tempat-tempat yang lembab • Bunga ketepeng cina mempunyai mahkota yang pada bagian bawahnya berwarna kuning dan ujung kuncup pada tandan berwarna coklat muda. Buahnya berupa buah polong yang bersayap dan pipih berwarna hitam. Ketepeng Cina tumbuh subur pada dataran rendah sampai ketinggian 1400 meter diatas permukaan laut. (Yohana dan Yovita – 2008)

Penggunaan
• Untuk mengobati kadas/kurap yang disebabkan oleh trichophyton sp.

Trichophyton

Klasifikasi
• • • • • • Sub Divisio : Eumycotina Classis ( Kelas) : Deuteromycetes Ordo (Bangsa) : Moniliales Family (Suku) : Moniliaceae Genus (Marga) : Trichophyton Spesies (Jenis) : Trichophyton rubrum

Karakteristik
• Trichophyton termasuk dalam golongan jamur yang thalusnya berupa hifa atau miselium dengan beberapa percabangan. Hifa tau miselium tersebut umumnya tidak bersekat, kecuali pada bagian hifanya yang akan membentuk atau menghasilkan konidia (konidiaspora). • Trichophyton tersebut dapat melakukan fragmentasi hifa yang merupakan cara untuk perkembangbiakannya sekaligus penularan dari sel jamur Trichophyton.

Perkembangan hidup trichophyton
• Pertumbuhan Trichophyton, dijelaskan oleh Alcamo (1984) dapat diartikan sebagai pertambahan ukuran atau panjang hifa (miselium) sebagai akibat dari pertunasan hifa. Pertunasan hifa tersebut akan membentuk percabangan yang bagian terminalnya akan membentuk konidia. Reproduksi aseksual yang dimiliki oleh Trichophyton ini ditambahkan oleh Alexopoulus (1964) akan terjadi melewati pembentukan konidia melalui pertunasan, fragmentasi (pemotongan) hifa dan pembentukan konidiosposra.

Kadas / kurap

Definisi dan gejala kadas/kurap
• Penyakit Kurap adalah satu penyakit kulit menular yang disebabkan oleh fungi(jamur). Biasanya masa infeksi kurap hingga terkena penyakit adalah beberapa hari. Gejala kurap adalah terdapat bagian kecil yang kasar pada kulit dengan dikelilingi lingkaran merah muda. • Kurap dapat dicegah dengan mencuci tangan dengan sempurna, menjaga kebersihan tubuh, dan menghindari kontak dengan penderita.

Penggunaan daun ketepeng terhadap kadas/kurap di daerah desa Bandung Purworejo
• Daun ketepeng segar, dicuci, kemudian ditumbuk dan di tempelkan secara merata di bagian tubuh yang mengalami gejala kadas/kurap

Komposisi daun ketepeng
• SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Pedas, hangat, insecticidal, menghilangkan gatal-gatal, obat kelainan kulit yang disebabkan oleh parasit kulit. • KANDUNGAN KIMIA: Rein aloe-emodina, rein aloeemodina-diantron, rein, aloe emodina, asam krisofanat, (dihidroksimetilanthraquinone), tannin.

Hasil pengujian secara ilmiah
Zat kimia di dalam daun ketepeng cina (Cassia alata L.) yang bersifat fungistatik, yang daya hambatnya terhadap pertumbuhan sel jamur dipengaruhi oleh waktu dan konsentrasi zat yang terdapat didalamnya. Zat antimicrobial fungistatik bersifat menghambat kerja enzim tertentu yang mengakibatkan terganggunya metabolisme sel jamur.

Zat antimicrobial fungistatik
• Zat antimicrobial fungistatik bersifat menghambat kerja enzim tertentu yang mengakibatkan terganggunya metabolisme sel jamur, sehingga proses pemanjangan hifa (misellium) jamur menjadi terhambat. Jika pertumbuhan sel jamur yang ditandai dengan pemanjangan hifa (misellia) terhambat, maka fragmentasi hifa pun menjadi terganggu sehingga dapat dikatakan bahwa sel jamur tidak dapat berkembangbiak.

Lanjutan
• Hifa atau misselium yang tidak dapat mengalami fragmentasi disebabkan oleh rusaknya jaringan hifa selnya mengakibatkan sel jamur pada saat bersamaan menjadi peka dan rentan terhadap fluktuasi perubahan lingkungan, sehingga sel jamur mudah mati.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->