P. 1
Pengiriman Data Dalam Jaringan

Pengiriman Data Dalam Jaringan

|Views: 11|Likes:
Published by Keni Rachmann

More info:

Published by: Keni Rachmann on Dec 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/09/2014

pdf

text

original

PENGIRIMAN DATA DALAM JARINGAN

1. Zero generation (0G) Generasi awal (0G) adalah teknologi telepon selular modern permulaan, dimana menggunakan jaringan gelombang radio khusus dengan jangkauan jaringan yang terbatas. Mobile radio telephone ini dikenal dengan nama dagang WCCs (Wireline Common Carriers), RCCs (Radio Common Carriers), and two-way radio dealers. Prinsipnya seperti jaringan komunikasi polisi atau Taxi (walkie-talkie). - Kemampuan teknologi 0 G: Melayani komunikasi suara saja dan merupakan teknologi awal komunikasi bergerak (mobile) yang di implementasikan dan di komersilakan. - Kelemahan teknologi 0G: Metoda transmisinya masih half-duplex, jumlah pelangan dan jangkauan jaringannya sangat terbatas, tidak mendukung komunikasi data. 2. Generasi Pertama (1G) 1G adalah jaringan yang pertama dibuat dengan hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan System analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). - Kemampuan teknologi 1 G Hanya bisa melayani komunikasi suara saja tidak dapat melayani komunikasi data dalam kecepatan tinggi dan besar. - Kelemahan teknologi 1 G Kapasitas trafik yang kecil, jumlah pelanggan yang dapat ditampung dalam satu sel sedikit, penggunaan spektrum frekuensi yang boros karena satu pengguna menggunakan satu buah kanal frekuensi, dan suara tidak jernih. 3. Generasi Kedua (2G)

2G adalah digital yang dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah – menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT
Kemampuan teknologi 2G Kapasitas lebih besar, suara yang dihasilkan menjadi lebih jernih. Hemat baterai. - Kelemahan teknologi 2 G Kecepatan transfer data masih rendah, tidak efisien untuk trafik rendah, jangkauan jaringan masih terbatas dan sangat tergantung oleh adanya BTS (cell tower). 4. Generai Dua Setengah (2.5G) Teknologi 2.5G merupakan peningkatan dari teknologi 2G terutama dalam platform dasar GSM telah mengalami penyempurnaan, khususnya untuk aplikasi data. Untuk yang berbasis GSM teknologi 2.5G di implementasikan dalam GPRS (General Packet Radio Services) dan WiDEN, sedangkan yang berbasis CDMA diimplementasikan dalam CDMA2000 1x. 5. Generasi Ketiga (3G) 3G merupakan Digital yang mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. - Kemampuan teknologi 3G Memiliki kecepatan transfer data cepat (144kbps-2Mbps) sehingga dapat melayani layanan data broadband seperti internet, video on demand, music on demand, games on demand, dan on demand lain yang memungkinkan kita dapat memilih program musik, video, atau game semudah memilih channel di TV. - Kelemahan Teknologi 3G Memerlukan kontrol daya “ideal” dan belum mencukupinya kecepatan transfer data dalam melayani layanan multimedia yang memerlukan kecepatan yang mumpuni. 6. Generasi Keempat (4G) 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G, kecepatan transfer datanya lebih cepat dibanding 3G.

-

-

Kemampuan Teknologi 4G Mendukung service multimedia Interaktif, telekonfrensi, Wireless Intenet, bandwidth yang lebar, bit rates lebih besar dari 3G, global mobility, Service Portability, Low-cost service, dan skalabilitas untuk jaringan mobile. - Kelemahannya Teknologi 4G Belum banyak di kebangkan di Indonesia karena biayanya tinggi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->