P. 1
PPT Bioteknologi

PPT Bioteknologi

|Views: 122|Likes:
Published by Ulfha Nurhamidah

More info:

Published by: Ulfha Nurhamidah on Dec 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/25/2012

pdf

text

original

Muhamad Fuad Al Israry 0904015181 Oetari Anggun Larasati 1004015201 Riki Subagja 0904015228 Ulfa Nurhamidah 1004015280

METABOLIT PRIMER, METABOLIT SEKUNDER DAN TEKNIK IMOBILISASI

METABOLISME
Metabolisme adalah serangkaian reaksi kimia yang terjadi dalam organisme hidup untuk mempertahankan hidup. Proses ini memungkinkan organisme untuk tumbuh dan berkembang biak, menjaga struktur mereka, dan merespon lingkungan mereka. Metabolisme biasanya dibagi menjadi dua kategori. Katabolisme memecah bahan organik, misalnya untuk energi panen dalam respirasi selular. Anabolisme, menggunakan energi untuk membangun komponen sel seperti protein dan asam nukleat.

METABOLIT PRIMER
Metabolit primer adalah suatu metabolit atau molekul yg merupakan produk akhir atau produk antara dalam proses metabolisme makhluk hidup. Fungsinya esensial bagi kelangsungan hidup organsime tersebut. Karena sifatnya yg esensial bagi kelangsungan hidup, metabolisme primer (proses penghasil metabolit primer) terjadi pada semua makhluk hidup.

CIRI-CIRI METABOLIT PRIMER Terbentuk melalui metabolisme primer  Memiliki fungsi esensial dan jelas bagi kelangsungan hidup organisme tsb  Sering berhubungan dengan pertumbuhan organisme penghasilnya  Bersifat tidak spesifik karena ada pada hampir semua makhluk hidup  Dibuat. lalu disimpan secara intraseluler  Dibuat dalam jumlah yang cukup banyak  .

nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus. Molekul protein mengandung karbon. hidrogen.CONTOH METABOLIT PRIMER Protein Protein adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. oksigen. .

kitin pada hewan dan jamur). Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup.Karbohidrat Karbohidrat adalah polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton. . terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa). dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan. atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis. cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan). Karbohidrat mengandung gugus fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil.

06 kjoule atau 9. Lemak juga biasanya disebutkan kepada berbagai minyak yang dihasilkan oleh hewan. dan oksigen.Lipid Lemak atau Lipid tidak sama dengan minyak.3 kcal. .1 gram lemak menghasilkan 39. hidrogen. Orang menyebut lemak secara khusus bagi minyak nabati atau hewani yang berwujud padat pada suhu ruang. Lemak terdiri atas unsur-unsur karbon. lepas dari wujudnya yang padat maupun cair.

. oleh karena itu disebut pula sebagai polinukleotida. Asam nukleat terdapat di dalam tubuh dalam bentuk nukleoprotein yaitu gabungan antara asam nukleat dan protein yang terdapat di dalam inti sel yang disebut juga sebagai kromatin. struktur nukleotida. Untuk mempelajari asam nukleat perlu dipelajari nukleotida. Ada dua jenis asam nukleat yaitu DNA dan RNA.Asam nukleat Asam nukleat merupakan polimer dari mononukleotida. terdapat di dalam semua sel dan berperan dalam proses biosintesis protein.

Setiap organisme biasanya menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang berbeda-beda. Fungsi metabolit sekunder adalah untuk mempertahankan diri dari kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan. tetapi hanya pada saat dibutuhkan saja atau pada fase-fase tertentu. misalnya untuk mengatasi hama dan penyakit. . bahkan mungkin satu jenis senyawa metabolit sekunder hanya ditemukan pada satu spesies dalam suatu kingdom. dan sebagai molekul sinyal. menarik polinator. Senyawa ini juga tidak selalu dihasilkan.METABOLIT SEKUNDER Metabolit sekunder adalah senyawa metabolit yang tidak esensial bagi pertumbuhan organisme dan ditemukan dalam bentuk yang unik atau berbedabeda antara spesies yang satu dan lainnya.

CONTOH METABOLIT SEKUNDER Asam Amino Terdapat 20 asam amino yang terbagi menjadi dua kelompok. kerangka dasar sejumlah senyawa penting dalam metabolisme (terutama vitamin. Protein adalah senyawa organik yang terdiri dari satu atau lebih asam amino.    . berupa asam amino esensial yang harus didapatkan melalui makanan. Asam amino di dapatkan dari sumber-sumber protein. 12 jenis asam amino non-enensial di produksi oleh tubuh. dan asam nukleat) pengikat logam penting yang di perlukan dalam reaksi enzimatik (kofaktor). asam amino non-enensial dan asam amino esensial. Sedangkan 8 sisanya. termasuk enzim. hormon. Protein yang di dapatkan melalui makanan sehari-hari di urai dalam pencernaan dalam bentuk asam amino. Fungsi Asam Amino antra lain : Penyusun protein.

 Prolin. Asam amino non esensial Tirosin Berfungsi sebagai obat stimulan dan penenang yang eektif untuk meningkatkan kinerja mental dan fisik di bawah tekanan. bawang putih. pertama kali di isolasi dari protein serat sutra pada tahun 1865. sekalipun asam amino bukan esensial kandungan atom sistein hampir sama dengan metionin.  Sistein. .  Serin. bawang bombai. tanpa efek samping. dan inti bulis gandum. fungsi terpentingnya di ketahui sebagai komponen protein. haver. brokoli. Sistein juga di temukan pada bahan pangan seperti cabai.

Sedangkan dari produk tumbuhan. Aspartat juga dimungkinkan berperan dalam daya tahan terhadap kepenatan. protein itu sendiri tidak banyak mengandung glisin (kecuali pada kolagen yang mengandung glisin dari dua per tiga kandungannya). Asam glutamat. telur. sering pula di sebut aspartat. dan berbagai olahannya. karena ion glutamat yang dapat merangsang beberapa type saraf yang ada pada lidah manusia. susu. secara umum. Fungsinya di ketahui sebagia pembangkit neurotransmiter di otak dan saraf otot. .    Glisin. Ariginin. glutamat di manfaatkan dalam industri penyedap rasa. Asam aspartat. Pangan sumber utama ariginin ditemukan pada produk-produk peternakan seperti daging. ariginin banyak ditemukan pada cokelat dan biji kacang tanah.

    Alanin. merupakan asam amino yang dikenal pula dengan sebutan asam glumatik. Asparagin di temukan pula pada daging (segala macam sumber). Histidin. telur dan susu (serta produk turunanya). dan kacang-kacangan. telur. di perlukan oleh sistem saraf untuk menjaga kesetimbangan dan di perlukan pula dalam transformasi asam amino. ditemukan dalam bahan pangan bentuk lain seperti daging. . Asam amino ini berfungsi sebagai bahan bakar otak yang mengontrol kelebihan amonia yang terbentuk dalam tubuh akibat proses biokimia. glutamin di temukan dalam gandum dan kedelai. susu. Glutamin. ikan. bagi manusia. histidin merupakan asam amino yang esensial bagi anak-anak. Secara alami. Asparagin.

kacang merah. harus di ambil dari bahan pangan. Rata-rata kebutuhan lisin per hari adalah 1-1. Asam Amino Esensial  Triptofan. tahu tempe).5 g. Oleh sebab itu. .  Metionin: bersifat esencial.bici polongpolongan. ini merupakan beberapa sumber di dapatkan dari karbonhidrat. saturan (bayam. dan ikan. daging.dan bici wijen. beberapa jenis keju). kacang mete.pisang.  Treonin: terdapat pada bahan pangan berupa susu. daging. Triptofan terdapat pada telur. terdapat dalam protein kedelai. merupakan asam amino esensial. sapi. bawang putih. ikan . susu skim. pistacio. daging (ayam.  Lisin. dan keju. serta kacang-kacangan (kapri. jagung).susu (susu murni. ikan. Sumber utama metionin hádala buah-buahan. susu.

susu dan keju. wijen. susu. telar. seperti daging. dan kedelai. asam amino esensial ini terdapat pada bici-bijian yang mengandung minyak seperti kacang tanah. sapai. Pada produk-produk susu kedelai juga banyak di temui kandungan leusin. dan gentil). telur. beras merah dan kacang kedelai. ikan.  Valin. Katekolamin ini di kenal sebagai peningkat kewaspadaan penting bagi tranmisi impuls saraf. Fenilalamin terdapat pada daging ayam. merupakan asm amino esensial yang menjadi bahan baku bagi pembentukan katekolamin. Selain itu.  .  Fenilalanin.Leusin. banyak tersedia pada makanan yang tinggi protein. terdapat pada produk-produk peternakan seperti daging.

065% . Glukosa merupakan komponen utama gula darah. fruktosa. Glukosa dapat terbentuk dari hidrolisis pati. Glukosa sangat penting bagi kita karena sel tubuh kita menggunakannya langsung untuk menghasilkan energi. glikogen dan maltosa.0. o Glukosa Merupakan suatu aldoheksosa.Gula sederhana Gula sederhana (monosakarida) adalah karbohidrat yang tidak dapat dihidrolisis menjadi bentuk yang lebih sederhana. disebut juga dekstrosa karena memutar bidang polarisasi ke kanan. menyusun 0. Monosakarida meliputi glukosa. .11% darah kita. maltosa dan lain lain. galaktosa.

yaitu gulas yang terdapat dalam susu. Seperti halnya glukosa. disebut juga levulosa karena memutar bidang polarisasi ke kiri. terdapat di dalam madu dan buah-buahan bersama glukosa. Monosakarida ini jarang terdapat bebas di alam. Fruktosa dapat terbentuk dari hidrolisi suatu sakarida yang disebut sukrosa. Fruktosa merupakan gula termanis. Fruktosa Adalah suatu heksulosa. .o Galaktosa o Merupakan suatu aldoheksosa. Umumnya berkaitan dengan glukosa dalam bentuk laktosa. galaktosa juga merupakan gula pereduksi. Merupakan satu-satunya heksulosa yang terdapat di alam. Galaktosa memiliki rasa yang kurang manis jika dibandingkan dengan glukosa dan kurang larut dalam air.

yang di dalam air akan terdisosiasi sebagian. wax.Asam lemak Asam lemak merupakan asam lemah. trigliserida. Beberapa jenis persenyawaan lipida tersebut antara lain prostaglandin. Persenyawaan lipida tersebut sering dijumpai di dalam tubuh organisme yang memiliki fungsi khusus dalam penyusunan sel organism. Umumnya asam lemak berfase cair atau padat pada suhu ruang (27 °C). semakin mudah membeku dan juga semakin sukar larut. Asam lemak dapat bereaksi dengan senyawa lain membentuk persenyawaan lipida. . gliserofosfolipida. sfingolipida dan glikofosfolipida. Semakin panjang rantai karbon penyusunnya.

Sementara riboflavin dapat dihasilkan oleh jamur Ashbya gossypii. Jenis mikroba yang mampu menghasilkan vitamin B12 adalah bakteri Propionibacterium sp. meski beberapa jenis jamur lain. .Mononukleutida Monukleotida merupakan monomer dari asam nukleat. dan Pseudomonas denitrificans. Vitamin Jenis vitamin yang merupakan metabolit sekunder mikroorganisme yang dapat diproduksi dengan fermentasi antara lain vitamin B12 dan riboflavin. Ada dua jenis Asam nukleat yaitu asam deoksiribonukleat (DNA/ Deoxyribonucleic Acid) dan asam ribonukleat (RNA/ Ribonucleic Acid) berperan dalam pemindahan sifat keturunan dari orang tua ke keturunannya. bakteri dan yeast dilaporkan juga dapat memproduksi riboflavin .

telah menjadi pilihan utama sebagai pengganti pigmen sintetik yang aman dan alam . telah digunakan sebagai bahan pewarna makanan pada produk-produk ikan. Sejak diketahui bahwa pewarna dari tar batubara bersifat karsinogenik. tahu dan anggur. Jamur ini juga telah ratusan tahun digunakan sebagai suatu agen enzimatis pada pembuatan makanan fermentasi Cina dan bahan obat tradisional Cina.Zat warna (Pigmen) Pigmen yang dihasilkan Monascus spp. maka pigmen yang dihasilkan Monascus spp.

.

METABOLIT PRIMER VS SEKUNDER Met. sekunder primer sebagai prekursor Produk masih diperlukan untuk pertumbuhan & perkembangbiakannya Produk bersifat umum Disintesis selama hidup Produk sudah tidak diperlukan lagi untuk pertumbuhan dan perkembangbiakannya Produk bersifat spesies spesifik dari kimiawi & fungsinya Disintesis pd kondisi pertumbuhan terbatas atau kondisi kritis Contoh: Glikolisis. Primer Dihasilkan oleh semua jenis sel Met. Sekunder Dihasilkan oleh sel khusus (spesifik) Proses nya terjadi mandiri dan tidak Proses nya melibatkan metabolit memerlukan met. dll Contoh: Antibiotik . Siklus Krebs.

sehingga dapat menahan aktivitas katalitiknya serta dapat digunakan secara berulang-ulang dan kontinyu. .TEKNIK IMOBILISASI ENZIM Enzim terimobilisasi adalah enzim yang secara fisik ditempatkan di dalam suatu daerah/ruang tertentu.

 Hasil tidak terkontaminasi enzim (untuk pangan dan farmasi)  Dapat digunakan untuk tujuan analisis. misalnya menentukan umur tengah enzim dan perkiraan penurunan aktivitas  Dapat digunakan untuk proses kontinyu  Pengontrolan lebih baik .KEUNTUNGAN IMOBILISASI: o Dapat digunakan berulang  Penghentian proses cepat (diambil dengan filtrasi. laju alir <<)  Kestabilan lebih baik dengan adanya ikatan pada imobilisasi.

DASAR TEKNOLOGI IMOBILISASI Membuat Konformasi Aktif Enzim Tahan Terhadap Lingkungan .

METODE IMOBILISASI ENZIM Metode Pengikatan dengan bahan penyangga  Metode ikatan silang  Metode penjeratan Seluruh metode menghasilkan struktur granula padat yang stabil  .

4 dinitrobenzene. 2. heksametilenn diisosianat.2-0. diazobenzidin.5-difluoro 2.METODE IMOBILISASI ENZIM Metode Pengikatan Silang  Didasarkan pada pembentukan ikatan melintang di antara sel-sel dengan bantuan pereaksi bifungsional atau multifungsional  Contoh pereaksi bifungsional : glutaraldehida.4-Diisotiosianat toluen.6% dan enzim 50-200 mg/ml. . 1. trikloro-S-triazin.  Yang paling banyak digunakan : glutaraldehida Glutaraldehida yang biasa digunakan 0.

DEAE-Sephadex. dekstran sulfat dan Amberlit IRC (penukar kation)  Pengikatan enzim dengan logam yang dapat mencengkeram (chelating). ionik. kolagen. tanah lempung. gelas. logam dan kovalen. tanah diatom dan hidroksi apatit. Contoh : titanium klorida .  Adsorpsi fisik : mudah dan murah  Bahan penyanga : aluminium hidroksida. CMSephadex. Amberlit IRA (penukar ion).Metode Pengikatan dengan Bahan Penyangga  Didasarkan pada pengikatan enzim langsung pada pembawa yang tidak larut air dengan 4 metode penyerapan : fisik. karbon aktif.  Pengikatan enzim dengan ikatan ion sehingga lebih stabil  Bahan penyangga : DEAE (Dietilaminoetil) Selulosa.

 Metode pengikatan dengan ikatan kovalen. misal :  Gugus fungsional pada lisin  Gugus –SH atau S-S pada sistein  Gugus fenol pada tirosin  Gugus imidazol pada histidin  Gugus karboksil bebas pada aspartat . Bagian enzim yang diikat polimer penyangga merupakan gugus fungsional asam amino penyusun yang bebas dan tidak atau belum diikat pada rantai polipeptida protein enzim. sehingga diperlukan kondisi lingkungan yang kompleks. tapi enzim imobilnya lebih stabil.

polivinil asetat.  Sarana penempatan enzim dapat berbentuk gel.  Bahan penjerat yang banyak digunakan adalah gel yang sudah berbentuk polimer seperti : kolagen. agar.  Enzim diperangkap secara fisik bukan kimiawi sehingga penurunan aktivitas enzim lebih kecil dibanding pengikatan secara kimia.  Dapat juga berbentuk mikrokapsul yang dibuat dari polimer organik seperti nitroselulosa. gelatin. polistiren. karagenan dan kitosan. . bentuk serabut kapiler atau suatu mikrokapsul. alginat.Metode Penjeratan  Menjerat enzim secara langsung ke dalam matriks polimer atau dibungkus dalam membran semipermiabel dengan erat sehingga enzim menjadi tidak bebas dan menjalankan fungsi katalitiknua di dalam kisi-kisi polimer tersebut.

Cara pemisahan enzim terimobilisasi dari substrat  sentrifusi  filtrasi Enzim yang diperoleh dapat digunakan kembali pada proses selanjutnya Cara pemakaian berulang enzim imobil :  digunakan di dalam kolom dan mengalirkan substrat ke dalam kolom  diikat sebagai kompleks pada suatu lempeng berpori  ditempatkan dalam membran ultrafiltrasi  diikat pada suatu bead (granula) kaca atau polimer plastik .

 .APLIKASI IMOBILISASI ENZIM Glukosa isomerase di dalam pembuatan gula cair untuk merubah glukosa menjadi fruktosa  Laktase imobil : hidrolisis laktosa dalam whey.  L-amino asilase yang diisolasi dari A. yaitu glukosa + galaktosa menjadi susu berlaktosa rendah  Amiloglukosidase : menguraikan komponen laktosa dalam whey sehingga meningkatkan pemanfaatannya dalam pembuatan es krim dan produk olahan susu.oryzae menggunakan teknik imobilisasi : pengikatan ionik pada DEAE-Sephadex (Dietilaminoetil Sepharosa Dextrin) menguraikan gugus asetil dari asam amino bentuk L dalam produksi asam L methionin.

 Aplikasi dalam pembuatan elektroda enzim yang digunakan untuk analisis komponen kimia tertentu. .  Nutrisi susu kedelai diperbaiki dengan penambahan enzim galaktosidase imobil. Enzim galaktosidase imobil mengkatalisa hidrolisis komponen antinutrisi golongan oligosakarida (contoh : rafinosa) yang dapat menimbulkan gas dan diare pada leguminosa.  Katalase imobil untuk menguraikan sisa H2O2 yang diberikan pada pasteurisasi dingin.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->