HASIL OBSERVASI SANITASI TEMPAT UMUM (MASJID DAN MUSHOLA

)
Disusun untuk memenuhi Tugas Sanitasi Pemukiman dan Tempat-tempat Umum Dosen Pengampu : Arum Siwiendrayanti, S.KM, M.Kes Disusun Oleh : Lailatul Hikmah Bianka Beladina F Iffa Failasufa Asmorowati N. Aerita Estydyah N Mustafidah Nourma Izul Khusna Victa Sonia Rombel : 01 6411409058 6411409078 6411409079 6411409081 6411409087 6411409089 6411409090 6411409118

JURUSAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2011

PENDAHULUAN Tempat – tempat umum (TTU) adalah suatu tempat dimana orang – orang berkumpul dan beraktifitas (Sekolah, taman, terminal, mesjid, musholla,dll). Persyaratan hygiene sanitasi ada ketentuan teknis yang ditetapkan terhadap tempat/lokasi, produk, personel, dan perlengkapan yang memenuhi persyaratan kesehatan agar dapat mencegah terjadinya penyakit atau gangguan kesehatan A. MASJID Masjid berasal dari kata sajada-yasjudu-sujudan, yang secara entomologis berarti tunduk, patuh dengan mengakui segala kekurangan, kelemahan dihadapan Yang Maha Kuasa dan Sempurna. Dalam pengertian sehari-hari, masjid merupakan bangunan tempat shalat orang muslim. Masjid berukuran kecil juga disebut musholla, langgar atau surau. Selain tempat ibadah masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim. Kegiatan - kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Al Qur'an sering dilaksanakan di Masjid. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan hingga kemiliteran. FUNGSI MASJID Masjid memiliki multifungsi dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, fungsifungsi tersebut memiliki perbedaan antara zaman dahulu dengan zaman sekarang. Fungsi masjid pada jaman nabi: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Tempat ibadah, Tempat konsultasi dan komunikasi (masalah ekonomi – social budaya), Tempat pendidikan, Tempat santunan social, Tempat tempat latihan militer dan persiapan alat-alatnya, Tempat pengubatan korban perang, Tempat perdamaian dan pengadilan sengketa,

Pusat penerangan atau pembelaan agama. menyimpan. Tempat menawan tahanan. 10. Tempat membina keutuhan ikatan jamaah dan gotong royong untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. dan membagikannya. . 6. yakni: 1. 9. 7. Ayub (1997:7) mengemukakan paling sedikit ada Sembilan fungsi yang dapat diperankan oleh masjid dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Tempat konnsultasi mengajukan kesulitan-kesulitan. 9. 3. Masjid dengan Majlis Ta’limnya merupakan wahana untuk meningkatkan kecerdasan dan ilmu pengetahuan. Musholla juga sering disebut dengan surau atau langgar. 8. Tempat kaum muslim beri’tikaf membersihkan diri menggembleng batin / keagamaan. Tempat menghimpun dana. Merupakan tempat kaum muslim beribadah dan mendekatkan diri pada Allah SWT. Tempat pembinaan dan pengembangan kader-kader pemimpin umat. meminta bantuan dan pertolongan. 5. 4. Tempat bermusyawarah kaum muslim guna memecahkan persoalan-persoalan yang timbul dalam masyarakat. Aula dan tempat menerima tamu. Menurut Moh. MUSHOLA Musala atau Musholla (Arab: ‫ )مصصلى‬adalah tempat atau rumah kecil menyerupai ّ masjid yang digunakan sebagai tempat mengaji dan salat bagi umat Islam. B. 2. Tempat melaksanakan pengaturan dan supervise social.8. E.

berwarna terang. Dinding • 5. sejuk dan nyaman (tdk pengap dan tdk panas). Rapat. Letak/lokasi • • • Sesuai dengan rencana tata kota. musholla juga digunakan untuk kegiatan yang berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat. Tidak berada pada jarak < 100 meter dari sumber pencemaran debu. 6.FUNGSI MUSHOLA Pada dasarnya musholla memiliki fungsi yang sama dengan masjid. kedap air dan mudah dibersihkan. Selain digunakan untuk tempat ibadah umat muslim. . Lantai • Kuat. cukup landai dan tidak bocor.asap. 2. rapat air. 4. bebas serangga dan tikus. Minimal 10% dari luas bangunan. asap.bau dan cemaran lainnya). Ventilasi Dinding bersih.kuat. tidak licin dan mudah dibersihkan. Bangunan • • 3. bersih. PERSYARATAN KESEHATAN TEMPAT IBADAH (MESJID/MUSHOLA) 1. Pintu Menutup bangunan. tersebar merata dan tidak silau ( min. Tidak berada pada arah angin dari sumber pencemaran (debu. Atap • • • 8. kokoh dan permanen. Penerangan/Pencahayaan 7. tidak terbuat dari tanah. 10 fc). Pencahayaan terang. C. bersih. bau & cemaran lainnya. Kuat.

tidak berasa & tidak berwarna. Kadar bahan kimia tidak melebihi NAB. Terbuat dari bahan yang kuat dan mudah dibersihkan. Pagar • Kuat. Berwarna terang dan mudah dibersihkan. menutup dengan baik dan membuka ke arah luar. Saluran kedap air. Air limbah mengalir dengan lancar.• Rapat serangga dan tikus. Air Bersih • • • • Jumlah mencukupi / selalu tersedia setiap saat. Kuat. tidak terdapat lubang-lubang. Tidak berbau. Pembuangan Air Kotor .4 m dr lantai. Halaman • Bersih. terdapat tempat sampah yang cukup. Terlindung. Terdapat penampungan air limbah yang rapat serangga. 13. Langit – langit • • • 10. 11. • • • • 3. 12. Jaringan instalasi • • • • Aman (bebas cross conection). 2. Dan terdapat tempat parkir yang cukup. tdk berdebu dan becek. Tinggi minimal 2. Saluran air limbah FASILITAS SANITASI 1. Mengalir dengan lancar. Saluran tertutup. tdk terdapat genangan air. aman dan dapat mencegah binatang pengganggu masuk. Tertutup. 9. Toilet/ WC • Bersih. Angka kuman tidak melebihi NAB (Nilai Ambang Batas).

Dilengkapi dengan kran pembersih. dan dilengkapi dengan penutup. tidak berbau yang tidak enak. Saluran pembuangan air limbah dilengkapi dengan penahan bau (water seal).• • • • • • • Letaknya tidak berhubungan langsung dengan bangunan utama. Tersedia air yang cukup. Peturasan • • • • • • • • • • • • • • Bersih. Bersih. Kolam air wudhu tertutup (rapat serangga). Tempat Wudhu  Tempat Sembahyang Bersih. Bebas kutu busuk & serangga lainnya. 4. Tempat Sampah 6. Tersedia sabun & alat pengering. Tempat sampah kuat. & ruang mesjid. peturasan. Tidak terdapat jentik nyamuk pada kolam air wudhu. Limbah air wudhu mengalir lancar. Tempat wudhu pria dan wanita sebaiknya terpisah. . kedap air. Toilet pria & wanita terpisah. tahankarat. Sampah diangkut setiap 24 jam ke TPA. Jumlahnya mencukupi untuk pengunjung terbanyak. Sepanjang bagian depan tiap sap dipasang kain putih yang bersih dengan lebar 30 cm sebagai tempat sujud. Air wudhu keluar melalui kran – kran khusus & jumlahnya mencukupi. Terpisah dari toilet. Jumlah tempat sampah mencukupi. 5. Lubang penghawaan harus berhubungan langsung dengan udara luar. Kapasitas tempat sampah terangkat oleh 1 orang. Jumlahnya mencukupi.

perpustakaan. pujasera. dan menara pandang. Sedangkan prasati yang asli sudah dipasang secara permanen di halaman depan masuk Masjid setinggi 3. Sedang pelatarannya seluas 7500 m2 dilengkapi enam payung raksasa yang bisa membuka dan menutup secara otomatis seperti yang ada di Masjid Nabawi di kota Madinah. gedung perkantoran. Masjid Agung Jawa Tengah dibangun di areal seluas kurang lebih 10 hektar. dengan luas bangunan induk seluas 7. . Masjid yang megah dan spektakuler ini berdiri di atas lahan 10 hektare dan memiliki fasilitas yang sangat lengkap.Masjid Agung diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tang 14 Nopember 2006 dengan menekan tombol sirine dan penandatanganan replika prasasti. adalah batu alam yang diambil dari lereng Gunung Merapi. Semarang. PEMBAHASAN 1. tepatnya berlokasi di Jalan Gajah.669 m2.8 ton. Kabupaten Magelang. dan mampu menampung 6000 jamaah. mampu untuk menampung 10 ribu jamaah. Masjid Agung Semarang / Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Profil: Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang dibangun pada tahun 2001 sampai dengan 2006 ini berada di kawasan Semarang Timur. Tempat sandal dan sepatu Tersedia tempat sandal & sepatu yang khusus. Jawa Tengah. Bersih dan kuat. souvenir shop. seperti convention hall (auditorium).2 meter dengan berat 7.

Arab dan Yunani. selain disiapkan sebagai tempat ibadah. Abimanyu. sehingga para peziarah yang ingin bermalam bisa memanfaatkan fasilitas. SH (lurah).Muntari. Semarang . Untuk menunjang tujuan tersebut. Kalimasada Gg.Kantil Gunung Pati. Dengan ukuran 20x15 meter. Banaran. Masjid Agung ini dilengkapi dengan wisma penginapan dengan kapasitas 23 kamar berbagai kelas. Gg. juga dipersiapkan sebagai objek wisata religius. didirikan tahun 1994 oleh H.Arsitektur masjid ini merupakan perpaduan antara arsitektur Jawa. serta ruang perkantoran yang disewakan. sedang disayap kiri dipersiapkan untuk perpustakaan yang nantinya di desain menjadi perpustakaan modern (digital library). 3. Masjid Agung Jawa Tengah ini. Di bangunan sayap kanan terdapat Convention Hall atau auditorium yang mampu menampung 2000 jamaah. Musholla Hidayatullah Profil: Musholla ini terletak di Jln. Masjid Baitul Ma’mun Profil: Merupakan masjid yang teletak di Jl. 2. Banaran Semarang.

MASJID Masjid adalah suatu tempat termasuk fasilitasnya. mudah diangkat. Tempat sampah (V) Tersedia tempat pengumpul sampah yang tertutup rapat. Halaman (V) Bersih tidak terdapat sampah berserakan dan genangan air. kedap air dan mudah dibersihkan. Nama masjid : Masjid Agung Jawa Tengah (Semarang) Alamat NO I II LETAK (V) Sesuai dengan rencana Tata kota. Gajah Semarang Timur KOMPONEN BOBOT 10 30 NILAI 10 10 SKOR 100 300 . PERSYARATAN 1. KONTRUKSI (V) Kuat dan aman sesuai dengan petunjuk III dari PU. dimana umum pada waktu – waktu tertentu berkumpul untuk melakukan ibadah keagamaan islam. 2. 4 180 60 4 240 : Jl.

5.jumlah dan kapisitas disesuaikan 4 180 dengan kebutuhan. saluran bersambung dengan saluran pembuangan air kotor umum yang kedap air. Pembuangan air kotor / bekas. 4. (V) Air menglir lancar. Air wudhu keluar melalui kran – kran kusus. Persediaan air (V) a. Jamban / peturusan (V) Tersedia jamban / peturusan seniter minimum masing – masing satu buah yang dilengkapi dengan kran 4 240 pembersih. (V) 4 240 3 180 3 180 . Ruang tempat mengambil air wudhu harus terpisah dari jamban peturusan dan ruang mesjid. Mutu mmenuhi persyaratan air minum atau air bersih dan harus selalu tersedia pada setiap saat. 6. b. 3.

NO KOMPONEN 2. 4. Alat sembahyang (V) a. Cukup terang minimal 10 fc. 5. JUMLAH KRITERIA : Memenuhi Syarat : 2040 – 3400 Tidak Memenuhi syarat : < 2040 60 4 240 2. Tempat sandal dan sepatu (V) Tersedia tempat sandal dan sepatu yang khusus. BOBOT 60 NILAI SKOR 3 120 3 60 60 60 4 4 240 180 60 3 3 120 180 6. bila mungkin dilengkapi dengan ventilasi mekanis. Pencahayaan (V) a. yang dipergunakan sebagai tempat sujud.980 PETUGAS : • Lailatul Hikmah . b. b. Ventilasi (V) Lubang penghawaan harus disesuaikan dengan jumlah pengunjung terbanyak. 3.Sepanjang bagian depan tiap sap dipasang kain putih yang bersih dengan lebar 30 cm. Bersih dan bebas dari kutu busuk dan lain serangga. Lantai (V) Mudah dibersihkan dan tidak lembab. Tidak menyilaukan.

980. Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Dari hasil pengamatan kelompok kami. Estydyah N Mustafidah Nourma Izul Victa Sonia ANALISIS A. berarti Masjid Agung Jawa Tengah sudah memenuhi persyaratan sanitasi tempat-tempat ibadah.• • • Aerita • • • Khusna • Bianka Beladina F Iffa Failasufa Asmorowati N. sedangkan skor penilaian minimal memenuhi syarat adalah 2040. MAJT mendapatkan skor penilaian sejumlah 2. Dilihat dari : 1. Letak : sesuai dengan rencana tata kota .

Kontruksi : kuat dan aman sesuai dengan petunjuk dari PU 3. Gunung Pati. peturusan dan ruang masjid Alat dan tempat sembahyang bersih Lantai bersih dan tidak lembab Pada ventilasi terdapat lubang penghawaan yang sesuai dengan banyaknya jumlah pengunjung bila mungkin dilengkapi dengan ventilasi mekanis Pencahayaan cukup terang minimal 10fc dan tidak menyilaukan Tersedia tempat sandal dan sepatu yang khusus MASJID Masjid adalah suatu tempat termasuk fasilitasnya. Semarang KOMPONEN BOBOT NILAI SKOR . kedap air dan mudah dibersihkan Pembuangan air kotor atau bekas kedap air Persediaan air : air minum atau air bersih selalu tersedia setiap saat Jamban atau peturusan dilengkapi dengan kran pembersih Ruang tempat mengambil air wudhu terpisah dari jamban. Persyaratan : Halaman bersih tidak terdapat sampah berserakan Tempat sampah tertutup rapat. Banaran. Abimanyu. dimana umum pada waktu – waktu tertentu berkumpul untuk melakukan ibadah keagamaan islam. Nama masjid : Masjid Baitul Makmun Alamat NO : Gang.2.

Persediaan air (V) a. Halaman (V) Bersih tidak terdapat sampah berserakan dan genangan air. mudah diangkat. b. 3. 6. 5. Mutu mmenuhi persyaratan air minum atau air bersih dan harus selalu tersedia pada setiap saat. Pembuangan air kotor / bekas. PERSYRATAN 1. 4. Ruang tempat mengambil air wudhu harus terpisah dari jamban peturusan dan ruang mesjid. KONTRUKSI (V) Kuat dan aman sesuai dengan petunjuk dari PU. saluran bersambung dengan saluran pembuangan air kotor umum yang kedap air. Jamban / peturusan (V) Tersedia jamban / peturusan seniter minimum masing – masing satu buah yang dilengkapi dengan kran pembersih. Tempat sampah (V) Tersedia tempat pengumpul sampah yang tertutup rapat. kedap air dan mudah dibersihkan. (V) 10 30 10 10 80 300 III 60 4 120 4 0 4 60 3 120 3 180 4 60 4 240 . Air wudhu keluar melalui kran – kran kusus.I II LETAK (V) Sesuai dengan rencana Tata kota. (V) Air menglir lancar. 2. jumlah dan kapisitas disesuaikan dengan kebutuhan.

JUMLAH KRITERIA : Memenuhi Syarat : 2040 – 3400 Tidak Memenuhi syarat : < 2040 60 4 0 2000 PETUGAS : • Lailatul Hikmah . Alat sembahyang (V) a.NO KOMPONEN 2. b. 4. 3. Ventilasi (V) Lubang penghawaan harus disesuaikan dengan jumlah pengunjung terbanyak. Tempat sandal dan sepatu (V) Tersedia tempat sandal dan sepatu yang khusus. Sepanjang bagian depan tiap sap dipasang kain putih yang bersih dengan lebar 30 cm. b. BOBOT 60 NILAI SKOR 3 120 3 120 60 60 4 4 180 180 60 3 3 120 180 6. yang dipergunakan sebagai tempat sujud. Pencahayaan (V) a. Lantai (V) Mudah dibersihkan dan tidak lembab. Bersih dan bebas dari kutu busuk dan lain serangga. Tidak menyilaukan. 5. bila mungkin dilengkapi dengan ventilasi mekanis. Cukup terang minimal 10 fc.

Masjid Baitul Ma’mun Dari hasil pengamatan kelompok kami. Dilihat dari : 1. Letak : kurang sesuai dengan rencana tata kota 2.• • • • • • • Bianka Beladina F Iffa Failasufa Asmorowati N. Persyaratan : Halaman bersih tidak terdapat sampah berserakan . sedangkan nilai minimal memenuhi syarat adalah 2040. Masjid Baitul Ma’mun belum memenuhi persyaratan sanitasi tempattempat ibadah.000. Kontruksi : kuat dan aman sesuai dengan petunjuk dari PU 3. Masjid Baitul Ma’mun mendapatkan skor penilaian sejumlah 2. Aerita Estydyah N Mustafidah Nourma Izul Khusna Victa Sonia ANALISIS B.

peturusan dan ruang masjid - Alat dan tempat sembahyang bersih Lantai bersih dan tidak lembab Pada ventilasi terdapat lubang penghawaan yang sesuai dengan banyaknya jumlah pengunjung bila mungkin dilengkapi dengan ventilasi mekanis - Pencahayaan cukup terang minimal 10fc dan tidak menyilaukan Tidak tersedia tempat sandal dan sepatu yang khusus MUSHOLLA Masjid adalah suatu tempat termasuk fasilitasnya. Nama Musholla Alamat NO I II LETAK (V) Sesuai dengan rencana Tata kota. Gunung pati. dimana umum pada waktu – waktu tertentu berkumpul untuk melakukan ibadah keagamaan islam. Kantil. KONTRUKSI (V) Kuat dan aman sesuai dengan petunjuk dari PU. : Musholla Hidayatullah : Gg.- Tidak terdapat tempat sampah Pembuangan air kotor atau bekas kedap air Persediaan air : air minum atau air bersih selalu tersedia setiap saat Jamban atau peturusan dilengkapi dengan kran pembersih Ruang tempat mengambil air wudhu terpisah dari jamban. Banaran. Semarang KOMPONEN BOBOT 10 30 NILAI 10 10 SKOR 0 0 .

2. jumlah dan kapisitas disesuaikan dengan kebutuhan. b.III PERSYRATAN 1. mudah diangkat. kedap air dan mudah dibersihkan. saluran bersambung dengan saluran pembuangan air kotor umum yang kedap air. Persediaan air (V) a. Jamban / peturusan (V) Tersedia jamban / peturusan seniter minimum masing – masing satu buah yang dilengkapi dengan kran pembersih. 3. 4. 5. (V) Air menglir lancar. (V) 60 4 60 4 60 4 0 3 0 3 0 4 0 4 120 NO KOMPONEN BOBOT NILAI SKOR . Halaman (V) Bersih tidak terdapat sampah berserakan dan genangan air. Mutu mmenuhi persyaratan air minum atau air bersih dan harus selalu tersedia pada setiap saat. Tempat sampah (V) Tersedia tempat pengumpul sampah yang tertutup rapat. Ruang tempat mengambil air wudhu harus terpisah dari jamban peturusan dan ruang mesjid. Pembuangan air kotor / bekas. 6. Air wudhu keluar melalui kran – kran kusus.

bila mungkin dilengkapi dengan ventilasi mekanis. Sepanjang bagian depan tiap sap dipasang kain putih yang bersih dengan lebar 30 cm. Tempat sandal dan sepatu (V) Tersedia tempat sandal dan sepatu yang khusus. 4. Ventilasi (V) Lubang penghawaan harus disesuaikan dengan jumlah pengunjung terbanyak. yang dipergunakan sebagai tempat sujud. Alat sembahyang (V) a. Cukup terang minimal 10 fc. b. 60 3 60 3 0 60 60 4 4 120 60 60 3 3 180 180 6. Tidak menyilaukan. Pencahayaan (V) a. b. JUMLAH KRITERIA : Memenuhi Syarat : 2040 – 3400 Tidak Memenuhi syarat : < 2040 60 4 0 840 PETUGAS • • • Lailatul Hikmah Bianka Beladina F Iffa Failasufa . Lantai (V) Mudah dibersihkan dan tidak lembab.2. Bersih dan bebas dari kutu busuk dan lain serangga. 3. 5.

Kontruksi : kurang kuat dan aman tidak sesuai dengan petunjuk dari PU 3. Persyaratan : . sedangkan nilai minimal memenuhi syarat adalah 2040. Mushola Hidayatullah mendapatkan skor penilaian sejumlah 840. Mushola Hidayatullah belum memenuhi persyaratan sanitasi tempat-tempat ibadah. Letak : tidak sesuai dengan rencana tata kota 2. Mushola Hidayatullah Dari hasil pengamatan kelompok kami. Dilihat dari : 1. Estydyah N Mustafidah Nourma Izul Victa Sonia ANALISIS C.• Aerita • • • Khusna • Asmorowati N.

tetapi tidak berfungsi Tidak ada persediaan air bersih Tidak ada Jamban atau peturusan Ruang tempat mengambil air wudhu terpisah dari jamban. kedap air dan mudah dibersihkan Pembuangan air kotor ada. peturusan dan ruang masjid - Alat dan tempat sembahyang kotor Lantai bersih tapi lembab Pada ventilasi terdapat lubang penghawaan yang sesuai dengan banyaknya jumlah pengunjung bila mungkin dilengkapi dengan ventilasi mekanis - Pencahayaan cukup terang minimal 10fc dan tidak menyilaukan Tidak tersedia tempat sandal dan sepatu yang khusus DOKUMENTASI Masjid Agung Jawa Tengah (Semarang) .- Halaman kurang bersih karena mushola kurang terawat Tempat sampah tertutup rapat.

Tempat parkir kendaraan bermotor (kiri) dan salah satu tempat sampah yang berada di sekitar tempat parkir (kanan).Gambar halaman depan Masjid Agung Jawa Tengah (kiri) dan stupa atas masjid (kanan). .

. Kran wudhu (kiri) yang tersedia di masjid yang bagian bawahnya didesain dengan celahcelah agar air sisa wudhu dapat langsung mengalir ke saluran pembuangan. Sedangkan di sisi kanan terdapat gambar tempat sampah yang disediakan di dekat pintu masuk toilet/tempat wudhu. Dan lantai masjid (kanan) tampak bersih dan mengkilap.Toilet masjid (kiri) yang tampak bersih dan terawat.

. serta dilengkapi jendela – jendela kecil untuk pencahayaan. Tempat penyimpanan mukena/ alat sholat (kiri) yang cukup rapi. Langit-langit masjid (kanan) yang tampak indah dan bersih.Terdapat rak penitipan sepatu/sandal (kiri) yang tersusun rapi. Terdapat jendela dan ventilasi (kanan) yang cukup berfungsi untuk sirkulasi udara dan penerangan masjid.

Dokumentasi anggota kelompok dengan salah satu petugas masjid di depan ruang Direktorat Operasional Masjid Agung Jawa Tengah. .

.Masjid Baitul Ma’mun Halaman depan Masjid Baitul Ma’mun Toilet (kiri) dan tempat wudhu (kanan) yang tampak kurang bersih karena kurangnya perawatan.

Gambar anggota kelompok (kanan) yang melakukan observasi di Masjid Baitul Ma’mun .Bagian dalam masjid (kiri) nampak bersih dan rapi. sedangkan tempat penyimpanan alat sholat (kanan) tampak berantakan dan tidak teratur. Saluran pembuangan air (kiri) yang terdapat di bagian belakang masjid.

.Mushola Hidayatulloh Bagian depan Mushola Hidayatulloh (kiri) dan tempat wudhu (kanan) yang tampak kurang terawat. Bagian dalam mushola dengan penyekat kain dan lantai keramik yang tampak cukup bersih.

Jendela (kiri)yang cukup besar untuk sirkulasi udara dan pencahayaan dalam mushola. . Tempat menyimpan alat sholat dan Al Qur’an (kanan) yang tampak berantakan. Gambar anggota kelompok yang melakukan observasi (kanan) di depan mushola. Tempat sampah (kiri) dengan penutup berada di depan mushola.