P. 1
Ppt Gugus Fungsi Ku

Ppt Gugus Fungsi Ku

|Views: 696|Likes:
Published by Ana Romlah Aza

More info:

Published by: Ana Romlah Aza on Dec 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2014

pdf

text

original

GUGUS FUNGSI

GUGUS FUNGSI
& IDENTIFIKASI SENYAWA

& IDENTIFIKASI SENYAWA
KARBON

KARBON
DISUSUN OLEH:

DISUSUN OLEH:
NAMA: ROMLAH

NAMA: ROMLAH
NIM : 4112131016

NIM : 4112131016
KELAS : KIMIA DIK. C

KELAS : KIMIA DIK. C
2011

2011

Pengertian :

Bagian aktif dari senyawa karbon
yang merupakan ciri khas suatu
golongan atau deret homolog

Kelebihan atom C :
1.Mampu berikatan sesama atom C, sehingga
membentuk suatu rantai karbon
2.Mampu membentuk ikatan jenuh dan tidak
jenuh (alkana, alkena dan alkuna )

GUGUS

GUGUS
FUNGSI

FUNGSI

GUGUS FUNGSI SENYAWA

GUGUS FUNGSI SENYAWA
KARBON

KARBON

GOLONGAN
SENYAWA

RUMUS
SENYAWA

GUGUS FUNGSIRUMUS UMUM

CONTOH
SENYAWA

ALKIL
HALIDA

R − X

− X

CnH2n+2X

CH3 - Cl

ALKOHOL
(ALKANOL)

R − OH

− OH

CnH2n+2O

CH3 - OH

ETER
(ALKOKSI
ALKANA)

R − O − R’

− O −

CnH2n+2O

CH3 – C – CH3

ALDEHID
(ALKANAL) O
//
R − C

\

H

O

//
− C

\

H
−CHO

CnH2nO

O

//
CH3 − C
\
H

KETON
(ALKANON)

O

R − C − R’

O

− C −
−CO−

CnH2nO

O

//
CH3−C-CH3

ASAM
KARBOKSILAT
(ASAM
ALKANOAT)

O

//
R − C
\

OH

O

//

− C

\

OH
−COOH

CnH2n+2O

O

//
CH3 −C
\

OH

ESTER (ALKIL
ALKANOAT)

O

//
R − C
\
OR’

O

//

− C
\

O −

−COO−

CnH2nO2

O

//
CH3 −C
\
OCH3

AMINA

R − NH2

− NH2

Cn H2n + 1NH2CH3 − NH2

Beberapa Gugus Fungsi Senyawa Karbon

1.Haloalkana :
Senyawa haloalkana merupakan kepanjangan dari
halogen alkana dan mempunyai rumus umum:
R – X (CnH2n + 1 – X)

X= unsur halogen
= F, Cl, Br, I

Halogen yang terikat bisa lebih dari satu baik jumlah
maupun jenisnya.
Contoh:
CH3Cl; CH2Cl2; CHCl3; CCl4; CH3CH2Cl; CH3CH2Br; CH3I

TATA NAMA SENYAWA HALOALKANA

a. Tata nama

Tata nama senyawa haloalkana bisa dengan cara sebagai
berikut.
1) Nama halogen disebutkan terlebih dahulu dan diberi
nama halo seperti F dengan fluoro, Cl dengan kloro,
Br dengan bromo, dan iod dengan iodo.
2) Penomoran C1 berdasarkan nomor halogen yang
terkecil. Halogen dianggap cabang seperti alkil

3) Jika halogen yang sama lebih dari satu diberi
awalan:
– 2 dengan di, – 4 dengan tetra,
– 3 dengan tri, – 5 dengan penta.
4) Jika jenis halogen lebih dari satu penomoran
C1 berdasarkan
halogen yang lebih reaktif.
5) Untuk kereaktifannya: F > Cl > Br > I

Sifat kimia dan fisika:

1) Mempunyai titik didih yang lebih tinggi daripada
alkana asalnya.
Suku rendah berwujud gas, suku tengah berwujud
cair, dan padat untuk suku yang lebih tinggi.
2) Sukar larut dalam air, dan mudah larut dalam pelarut
organik.
3) Atom halogen yang terikat, mudah disubstitusikan
oleh atom/ gugus lain.

b. Pembuatan

Pembuatan senyawa haloalkana bisa melalui beberapa
reaksi seperti berikut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->