P. 1
Motivasi Berprestasi Dalam Wirausaha

Motivasi Berprestasi Dalam Wirausaha

|Views: 23|Likes:
Published by Dini Lestari

More info:

Published by: Dini Lestari on Dec 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2013

pdf

text

original

MOTIVASI BERPRESTASI DALAM WIRAUSAHA Di dalam kehidupan kewirausahaan pengenalan terhadap diri sendiri, baik yang menyangkut kekuatan

maupun kelemahan dari seorang wirausahawan sangat penting. Dengan mengenal akan gambaran dirinya, seorang wirausahawan dapat mengerti secara persis potensi yang sebenarnya ada dan terkandung dalam diri seorang wirausahawan akan memberikan dorongan yang kuat dalam mencapai tujuan usaha yang telah diterpakan. Menganalisis dan berusaha memahami kekuatan dan kelemahan diri dan upaya melakukan halhal yang perlu ditingkatkan merupakan modal dasar bagi seorang wirausahawan. Mereka yang berhasil dalam usahanya sehingga mampu membesarkan perusahaannya pasti memahami segala kekuatan dan kelemahan diri mereka. Semakin yakin seseorang dapat mengorganisasikan berbagai kekuatan dan kelemahan, maka semakin yakin bahwa dirinya dapat mewujudkan suatu prestasi. Keyakinan dapat meraih prestasi mampu mengakal berbagai kemungkinan buruk yang mengarahkan seseorang ke dalam jurang kegagalan. Pribadi seorang wirausahawan yang memiliki keyakinan mampu meraih prestasi optimal adalah pribadi wirausahawan yang antara lain : 1. Perilakunya berorientasi pada tindakan serta memiliki motivasi yang tinggi dalam mengambil risiko guna mencapai tujuan usaha yang telah ditetapkan. 2. Ia mampu mendayagunakan kekuatan-kekuatan yang ada padanya secara positif dan secara konsisten berupaya mengurangi berbagai kelemahan yang ada. 3. Ia mempunyai prilaku yang agresip dalam mengejar tujuan usahanya, dengan kata lain perilakunya berorientasi pada tujuan dan hasil. 4. Mau belajar dari pengalaman dan menjalankan usahanya dari waktu ke waktu. 5. Memupuk dan mengembangkan pribadinya secara terus-menerus. Setiap wirausahawan yang menghendaki prestasi optimal harus membentuk dirinya menurut gambaran yang diinginkannya. Gambaran kepribadian seorang wirausahawan yang berprestasi tidak datang begitu saja, ia bukan anugrah tetapi lebih merupakan keadaan prilaku yang terus menerus berproses, dapat dipelajari dan dikembangkan. Keberhasilan dan kegagalan merupakan serangkaian pengalaman dari praktik bisnis yang harus dihadapi supaya seorang wirausahawan dapat mawas diri. Mengungkapkan motivasi berprestasi pada diri seorang wirausahawan adalah hal yang cukup sulit. Meskipun demikian, motivasi berprestasi seorang wirausahawan itu mencerminkan cara berfikir dan berprilaku dalam rangka pencapaian aspirasi dan aktualisasi diri. Untuk itu, seorang wirausahawan harus mengembangkan cara berfikir dan berprilaku positif. Sikap positif seorang wirausahawan ditandai dengan hal-hal sebagai berikut : 1. selalu menggunakan fikiran secara produktif. 2. bergaul dengan orang yang berfikiran dan bertindak bisnis. 3. fleksibel terhadap gagasan dan ide. 4. dapat menyelesaikan konflik mental secepat mungkin. 5. mampu mengambil keputusan dalam suasana stress. 6. dapat mengubah lingkungan ke arah yang lebih positif.

Kemauan (Willingness) Seorang wirausahawan yang telah memiliki dan menguasai kemampuan baik manajerial maupun teknis produksi bisa tidak berarti bila ia tidak memiliki “kemauan” untuk menjalankannya. Kemampuan (Competence) Kemampuan wirausahawan ini menyangkut kemampuan baik manajerial maupun teknis produksi. Kemauan berprestasi sering disebut juga sebagai motivasi. maka bekerja dan berusaha adalah sesuatu yang lumrah dan wajar. serta mengendalikan bidang usaha yang dijalaninya. Pengembangan Motivasi Berprestasi Apabila suatu kegiatan usaha diartikan sebagai suatu aktivitas yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. dan pengalaman kerja. artinya bila Anda ingin mendapatkan manfaat yang sebesarbesarnya dari pelatihan ini. . Seorang wirausahawan dianggap berkemampuan secara manajerial apabila ia menguasai bagaimana merencanakan. mengorganisasikan. Mc. Antara kemauan dan kemampuan haruslah berinteraksi satu dengan yang lainnya. Ada dua persyaratan pokok pokok yang harus dipenuhi oleh seseorang apabila ingin berprestasi optimal. Anda harus berminat besar untuk mengenal diri Anda sendiri serta berkeinginan untuk untuk mempelajari bagaimana cara meningkatkan motif berprestasi. mengkoordinasikan. Untuk menjelaskan hal ini perlu melihat pada faktor yang mempengaruhi presasi dan kinerja seseorang. Kemampuan ini dapat ditingkatkan melalui pendidikan. Clelland dari Harvard University Amerika. Untuk mengenal lebih dekat tentang pribadi dan berbagai motif yang mempengaruhi prestasi kerja seseorang terutama seorang wirausahawan. baik kita mencoba mengikuti program pelatihan pengembangan motivsi berprestasi motivasi maupun yang dikembangkan oleh David C. pelatihan. dari kata dasar “motive” yang diartikan sebagai dorongan yang ada pada diri seseorang untuk bertingkah laku mencapai tujuan tertentu. prosedur. maupun teknik pengerjaan suatu produk baik barang maupun jasa. Sedangkan kemampuan yang menyangkut teknis produksi adalah kemampuan untuk menguasai cara. Wirausahawan yang memiliki kemampuan teknis produksi lebih mudah menggerakan sumber daya (resources) yang ada guna mencapai tujuan yang telah di tetapkan. Metode yang digunakan adalah metode belajar melalui pengalaman.Sejumlah aspek yang menyangkut sikap positif seorang wirausahawan sebagaimana disebutkan diatas dapat membantu mengembangkan prestasi diri yang pada gilirannya akan sangat membantu wirausahawan dalam menjalankan usahanya. Karena tidak ada seorang pun diantara kita yang sanggup mencapai sesuatu tanpa usaha. 2. yaitu : 1. Kini yang menjadi permasalahan adalah sejauh mana seseorang sanggup menampilkan usaha kerja terbaik yang tercermin pada prestasi kerja yang optimal. melaksanakan. mengoptimalkan. dan keduanya secara resultant akan mendorong diri seorang wirausahawan mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan.

. sehingga Anda bisa memperoleh informasi baru tentang diri anda.Tujuannya agar Anda dapat memperbaiki dan memperoleh kepuasan yang lebih besar dari hasil pribadi Anda sendiri. Instruktur akan membantu Anda menafsirkan pola pemikiran dan tindakan Anda sendiri. instruktur akan menjadi partner Anda yang akan membantu Anda menggunakan buku dan bahan-bahan pelatihan. Selama pelatihan berlangsung.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->